SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    ALTERNATIF PEMBIAYAAN PENDIDIKAN MELALUI TRADISI TU’U PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI DESA BATUTUA, ROTE BARAT DAYA, ROTE NDAO, NUSA TENGGARA TIMUR)

    Get PDF
    Abstrak& Kata KunciPenelitian ini bermaksud untuk mengetahui, 1) Bagaimana sejarah dan bentuk-bentuk penyelenggaraan tu’u yang berkembang di masyarakat Batutua 2) Bagaimana tahapan penyelenggaraan tu’u pendidikan pada masyarakat Batutua 3) Bagaimana peran dan fungsi tradisi tu’u pendidikan dalam konteks masyarakat Batutua.Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus intrinsik. Informan berasal dari masyarakat Batutua yang telah menyelenggarakan dan mengikuti tu’u pendidikan. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara tidak terstruktur, observasi dan dokumentasi. Uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan data. Teknik analisis data menggunakan tahapan pemilahan, interpretasi dan abstraksi.Hasil penelitian yang di peroleh yaitu: 1) Sejarah tu’u dimulai dari kebutuhan pendanaan untuk memenuhi kebutuhan belis perkawinan. Tu’u terbagi kedalam tu’u pernikahan, tu’u mencari pekerjaan, tu’u membangun rumah dan tu’u pendidikan.     2) Tahapan dalam penyelenggaraan tu’u dimulai dari mendengarkan manaleo, menyebar undangan, menata rumah, menunggu tamu dan mbale ndunak. 3) Secara struktural fungsional tu’u ini menjalankan fungsi-fungsi sosial sebagai pengikat hubungan, pembagian kekuasaan, pemenuhan ekonomi, mempertahankan identitas kebudayaan serta melestarikan kebudayaan yang terintegritas dengan kemajuan jaman.  Kata kunci : Tu’u pendidikan, pembiayaan, identita

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAKKartika Mega Pertiwi. K841037. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 5 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Univesitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2016.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah  peserta didik kelas XI IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta dengan jumlah 30 peserta didik. Teknik utama pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, test, dan angket, sementara teknik pengumpulan data pendukung menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualititatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat  meningkatkan motivasi  dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta tahun pelajaran 2015/2016. Pada siklus I motivasi belajar peserta didik yang berkriteria baik 66,60%, meningkat menjadi 86,67% pada siklus II. Pada pra tindakan hasil belajar peserta didik menunjukkan rata-rata 70,13, meningkat menjadi 76,4 pada siklus I, dan meningkat menjadi 87,06 pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS 1 SMA Negeri 5 Surakarta. Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Jigsaw, Motivasi Belajar, Hasil Belajar.

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 1 MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAKUmi Hani Arifiyanti. K8412080. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATF TIPE MAKE A MATCH DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS 4 SMA NEGERI 1 MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2015/2016.  Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Sosiologi pada siswa kelas XI IPS 4 SMA negeri 1 Mojolaban tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yakni, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan serta refleksi. Subjek  penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Mojolaban dengan jumlah siswa 34 anak. Teknik  pengumpulan data utama dilakukan dengan teknik observasi dan tes, sedangkan teknik pendukung yaitu wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa di kelas XI IPS 4 pada setiap siklus. Peningkatan rata-rata hasil belajar kognitif siswa meningkat dari tahap pra siklus sebesar 69,38 meningkat menjadi 78,52 pada siklus I, kemudian meningkat kembali menjadi 82,32 pada siklus II. Selain itu presentase siswa yang mengalami ketuntasan dalam belajar Sosiologi juga mengalami peningkatan yaitu pada prasiklus sebesar 47%, meningkat pada siklus I menjadi 71%, dan pada siklus II menjadi 82%.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Mojolaban tahun ajaran 2015/2016.Kata Kunci : Hasil Belajar, Make a Match, PTK.    

    EKSISTENSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI (Studi Kasus Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah di SMA Negeri 1 Surakarta)

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan siswa mengenai perpustakaan sekolah, untuk mengetahui dampak perkembangan teknologi informasi terhadap eksistensi perpustakaan sekolah SMA Negeri 1 Surakarta, dan untuk mengetahui upaya pihak sekolah dalam menjaga eksistensi perpustakaan sekolah SMA Negeri 1 Surakarta.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan strategi studi kasus. Sumber data rimer didapat dari informan yaitu wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, pustakawan, siswa, dan guru. Sedangkan sumber data sekunder yaitu profil, dokumen, atau arsip sekolah. Teknik cuplikan yang digunakan yakni teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi langsung dan pengupulan dokumen. Untuk meningkatkan keshahihan data menggunakan teknik triangulasi data.Hasil penelitian menunjukkan pandangan siswa terhadap perpustakaan dipengaruhin oleh persepsi mereka tentang kelengkapan sarana prasarana perpustakaan. Siswa yang mempunyai pola balajar mandiri menanggapi positif keberadaan perpustakaan sekolah dengan memanfaatkannya secara aktif sebagai sumber belajar. Sedangkan siswa yang jarang berkunjung ke perpustakaan cenderung menyikapi perpustakaan sebagai tempat untuk mengeprint tugas dan tempat untuk berinternet. Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan perpustakaan membenahi layanan dengan mengadakan sistem otomasi untuk mempermudah pelayanan kepada pengguna. Upaya pihak sekolah untuk mempertahankan eksistensi perpustakaan sekolah adalah dengan cara bekerjasama secara aktif dengan pihk pepustakaan. Kata Kunci: Perpustakaan Sekolah, Eksistensi, Perkembangan Teknolog

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS 2 SMA N 1 MOJOLABAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAK Martha Lorinda. K8412046. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI  SISWA KELAS XI IPS 2 SMA N 1 MOJOLABAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Mei 2016.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Mojolaban tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran Teams Games Tournaments.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Mojolaban sebanyak 35 siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data secara kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Sosiologi siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Mojolaban. Peningkatan hasil belajar diamati dari peningkatan rata-rata siswa mulai dari pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada saat pra tindakan, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 51 % atau sekitar 18 siswa yang dinyatakan tuntas dengan capaian nilai rata – rata kelas 73,37. Kemudian pada siklus I setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Games Tournament ketuntasan belajar siswa mencapai 80 % atau sekitar 28 siswa yang dinyatakan tuntas dengan capaian nilai rata – rata kelas yang meningkat menjadi 81. Pada siklus II ketuntasan belajar siswa mencapai 100 % atau seluruh siswa dinyatakan tuntas dengan capaian nilai rata – rata kelas yang meningkat menjadi 89,97. Hasil tersebut sudah mencapai kriteria pencapaian yaitu pada siklus I dengan kriteria 75 % dan siklus II dengan kriteria 90 %.Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS 2 SMA N 1 Mojolaban. Kata kunci : Penerapan, Teams Games Tournament, Hasil Belajar, Sosiolog

    JILBAB SEBAGAI IDENTITAS DIRI DI LINGKUNGAN SEKOLAH (STUDI FENOMENOLOGI TENTANG ALASAN DAN DAMPAK PEMAKAIAN JILBAB OLEH SISWI KELAS XI SMA NEGERI 3 SRAGEN

    Get PDF
    ABSTRAK Elisa Lisdiyastuti. K8409021. JILBAB SEBAGAI IDENTITAS DIRI DI LINGKUNGAN SEKOLAH (Studi Fenomenologi Tentang Alasan dan Dampak Pemakaian Jilbab Oleh Siswi Kelas XI SMA Negeri 3 Sragen). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2015.Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui alasan siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen mengenakan jilbab di sekolah (2) dan untuk mengetahui dampak pemakaian jilbab pada siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Strategi penelitian dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Sumber data diperoleh dari studi pustaka, peristiwa atau aktivitas, tempat atau lokasi, informan yaitu siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen yang menggunakan jilbab. Teknik sampling yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Dalam menguji validitas data, peneliti menggunakan teknik triangulasi data atau sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : (1) alasan pemakaian jilbab oleh siswi kelas XI SMA Negeri 3 Sragen sangatlah beragam, diantaranya karena syariat agama, motivasi dari lingkungan sekitar, untuk menunjang penampilan, dan karena adanya paksaan dari orang tua. (2) berbagai dampak yang ditimbulkan dari antusiasme siswi untuk mengenakan jilbab di sekolah, baik dampak positif maupun negatif. Adapun dampak positifnya adalah adanya pembentukan citra diri atau identitas diri bagi siswi yang mengenakan jilbab sebagai perempuan yang alim, terhormat dan mulia. Jilbab juga dapat memberikan ketenangan bagi siswi, siswi merasa lebih terjaga dirinya dari godaan laki – laki. Sedangkan dampak negatifnya adalah pemakaian jilbab yang tidak sesuai dengan syariat agama, beberapa siswi mengenakan jilbab secara “buka-tutup”atau tidak rutin (hanya di sekolah atau kegiatan tertentu saja), pemakaian jilbab tidak membangun keaktifan mereka dalam organisasi yang dapat mengembangkan pengetahuan mereka dalam bidang keagamaan.Pemakaian jilbab oleh para siswi ini merupakan sebuah peneguhan identitas yang dimilikinya. Mereka mengenakan jilbab untuk menunjukkan bahwa jilbab dijadikan sebagai identitas keagamaan, pemakaian jilbab sebagai suatu tindakan sosial, dan pemakaian jilbab membentuk identitas diri pada pemakainya. Kata kunci : identitas diri, jilbab, tindakan sosia

    PENGARUH PENGGUNAAN METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) DAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA PANGUDI LUHUR St. VINCENTIUS GIRIWOYO WONOGIRI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa (2) pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa (3) berapa besar pengaruh penggunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dengan metode Group Investigation (GI) terhadap hasil belajar siswa. Adapun penelitian ini dilakukan pada kelas XI IPS di SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri.Penelitian ini bersifat eksperimental- semu (Quasy- Experimental Research).Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri Tahun Pelajaran 2014/ 2015. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diambil dengan teknik multistage cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, angket dan tes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada perbedaan penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan rata- rata metode TGT sebesar 84,00 dan rata- rata metode GI sebesar 71,33 dengan ρ= 0,000 (sangat signifikan). (2) Ada pengaruh penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Hal ini dapat dilihat dari dari hasil analisis data yang menunjukkan harga t= 8,382; ρ= 0,000 (sangat signifikan). (3) Besar pengaruh penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri sebesar 27%.Kesimpulan penelitian adalah ada perbedaan penggunaan metode TGT dengan metode GI terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo Wonogiri. Nilai rata- rata kelas TGT lebih tinggi daripada nilai rata- rata pada kelas GI. Metode belajar memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 27% sedangkan 73% dipengaruhi oleh faktor lain.Kata Kunci : Hasil Belajar Sosiologi, metode Teams Games Tournament (TGT),metode Group Investigation (GI

    RESPON ORANG TUA DALAM BIAYA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS (STUDI KASUS DI SMA KRISTEN KALAM KUDUS SUKOHARJO) TAHUN 2015

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon orang tua terhadap biaya pendidikan dan pemaknaan orang tua terhadap pendidikan anak mereka yang bersekolah.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi studi kasus.Sumber data berasal dari wawancara yang dilakukan pada subyek penelitian yaitu orang tua dan siswa, yang kedua subjek penelitian masih menyekolahkan atau bersekolah di SMA Kristen Kalam Kudus Sukoharjo. Penelitian ini tidak menggunakan sampel, tetapi menentukan sejumlah informan untuk diwawancarai guna memperoleh informasi tentang permasalahan yang diteliti.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa respon orang tua mengenai biaya pendidikan mayoritas mengatakan ‘mahal’, mereka menyadari bahwa untuk menuntaskan anaknya pada sebuah pendidikan menengah bukan suatu hal yang mudah. Namun seiring berjalannya waktu, orang tua menyadari ketika kualitas semakin terlihat dan telah dirasakan, predikat ‘mahal’ itu menjadi sesuatu yang sebanding dengan manfaat yang telah didapat.Dari respon orang tua terdapat juga beberapa makna didalamnya, yang pertama orang tua adalah pihak yang menginvestasikan biaya pendidikan dalam skala besar, hingga menyebabkan orang tua berekspetasi penuh kepada sekolah.Kedua, mahalnya biaya pendidikan sekolah beriringan dengan kualitas yang ditawarkan sekolah, kesebandingan antara kualitas dan biaya pendidikan menjadi kepuasan tersendiri bagi orang tua.Ketiga, respon orang tua menunjukkan terjadinya pergeseran makna hakikat pendidikan mengarah pada kebutuhan semu (false needs) yang pada akhirnya membawa pendidikan kepada posisi prioritas yang diutamakan.Berkaitan dengan teori budaya konsumen, respon orang tua terhadap biaya pendidikan tidak terlepas dari ekspetasi pada sekolah yang membawa pada harapan-harapan cemerlang bagi anak dan masa depan orang tua itu sendiri.Kata kunci :Budaya Konsumen, Ekspetasi Pendidikan, Pendidikan Investasi,Kapitalisme Pendidika

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK PERILAKU MENYIMPANG DAN SIKAP ANTISOSIAL KELAS X 7 SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015

    Get PDF
    Bella Mayang Sari. K8411017. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI POKOK PERILAKU MENYIMPANG DAN SIKAP ANTISOSIAL KELAS X 7 SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Juli 2015.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menerapkan model pembelajaran kooperatif  tipe Team Game Tournamentuntuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Sosiologi kelas X 7 SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi atas tindakan yang telah dilakukan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X 7 SMA Negeri 2 Boyolali tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 33 peserta didik. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pedukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan  kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournamentdapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Salatiga. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan prestasi belajar peserta didik pada pra siklus dengan nilai rata-rata 69,24 meningkat menjadi 82,27 pada siklus I dan 87,27 pada siklus II.Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournamentdapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik kelas X 7 SMA Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2014/2015. Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Team  Game Tournament, Prestasi Belajar Peserta didik

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS-5 SMA NEGERI 3 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2014/2015

    No full text
    ABSTRAK            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS-5 SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran Examples Non Examples.            Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus.Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-5 SMA Negeri 3 Sukoharjo sebanyak 39 siswa.Sumber data berasal dari guru dan siswa.Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan dokumentasi.Teknik analisis data ada dua.Data kuantitatif dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif sedangkan data kualitatif menggunakan teknik analisis kritis.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Examples Non Examplesdapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS-5 SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun ajaran 2014/2015. Ketuntasan belajar siswa menunjukkan peningkatan dari prosentase 56,41% pada tahap pratindakan meningkat menjadi 74,36% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 87,18% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas menunjukkan peningkatan dari 71,49 pada pratindakan meningkat menjadi 74,87 pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 81,33 pada siklus II.             Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Examples Non Examplesdapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi siswa kelas XI IPS-5 SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun ajaran 2014/2015.Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Examples Non Examples, Hasil Belajar Sosiolog

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇