SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
432 research outputs found
Sort by
STRATEGI ADAPTASI MENJADI SINGLE MOTHER (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF PEREMPUAN SINGLE MOTHER DI DESA CEPOKOSAWIT KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) makna perempuan dalam kehidupan menjadi seorang single mother di masyarakat Desa Cepokosawit; (2) penerapan strategi ekonomi yang dilakukan single mother sebagai orangtua tunggal dalam mempertahankan kelangsungan hidup keluarganya di Desa Cepokosawit.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menghasilkan dan mengolah data penelitian yang sifatnya deskriptif, seperti transkrip wawancara dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua warga perempuan di Desa Cepokosait, Kecamatan Sawit, Boyolali. Informan yang terpilih adalah beberapa single mother di Desa Cepokosawit. Teknik pengambilan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, yaitu (1) informan adalah seorang single mother yang telah berpisah dengan suaminya minimal selama 4 tahun; (2) mempunyai tanggungan anak yang masih sekolah dan belum menikah; (3) berasal dari keluarga menengah kebawah. Pengumpuan data dilaksanakan dengan teknik wawancara dan observasi tentang kehidupan single mother dalam menjalankan perannya sebagai pencari nafkah utama keluarga. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data (data reduction), sajian data (data display) dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data (conclution drawing).Hasil penelitian adalah sebagai berikut ini. Pertama, pemaknaan single mother di Desa Cepokosawit adalah sebagai wanita tangguh yang mempunyai daya juang hidup tinggi. Bentuk ketangguhan dan perjuangan hidup yang tinggi tersebut terlihat dari bagaimana single mother dalam menangani ranah domestik yaitu mengurus rumah dan mendidik anak seorang diri serta dalam ranah publik menjadi pejuang keras sebagai tulang punggung keluarga. Kedua, strategi adaptasi ekonomi pada keluarga single mother nampak pada bagaimana mereka menyelaraskan antara jumlah pendapatan dengan kebutuhan hidup keluarga setiap harinya. Bentuk perencanaan ekonomi juga terlihat dari cara single mother menabung, menyisihkan sebagaian pendapatannya sedikit demi sedikit yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya dan digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Sebagian single mother yang tidak bisa menabung dan kekurangan biaya pendidikan anaknya akan meminta bantuan kepada kerabat yang lebih mampu. Kata Kunci : keluarga, stretegi, single mother
KOMPARASI ANTARA METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS DAN METODE RESITASI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI PEMINATAN IPS DI SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2015/2016
AbstrakRatih Nurseta. K8412066. KOMPARASI ANTARA METODE TEAMS GAMES TOURNAMENTS DAN METODE RESITASI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI PEMINATAN IPS DI SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2015/2016. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2016.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan penggunaan metode teams games tournaments (TGT) dan metode resitasi terhadap hasil belajar sosiologi. (2) Pengaruh penggunaan metode teams games tournaments (TGT) dan metode resitasi terhadap hasil belajar sosiologi. (3) Besar pengaruh metode teams games tournaments (TGT) dan metode resitasi terhadap hasil belajar sosiologi.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kausal komparatif dengan bentuk Quasi Eksperimen Rearch. Populasi adalah seluruh siswa kelas X, XI, XII peminatan IPS. Sampel penelitian adalah kelas XI IPS 2 dan XI IPS 4. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain: tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji t dua variabel independent.Hasil penelitian adalah: (1) Terdapat perbedaan penggunaan metode TGT dan Resitasi terhadap hasil belajar sosiologi dengan perolehan mean sebesar 82.82 untuk metode TGT dan 77.57 untuk metode resitasi. (2) Terdapat pengaruh metode TGT dan Resitasi sebesar 4.098 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.000 (sangat signifikan) terhadap hasil belajar siswa. (3) Metode TGT dan Resitasi memberikan pengaruh terhadap hasil belajar sosiologi sebesar 18.4% dan sisanya 81.6% dipengaruhi oleh faktor lain. Kata kunci: hasil belajar sosiologi, metode Teams Games Tournaments, metode resitas
REPRODUKSI PELANGGARAN PERATURAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SURAKARTA (Studi Kasus Pelajar Sekolah Menengah Atas Di Kota Surakarta Yang Mengendarai Kendaraan Bermotor Tanpa Surat Izin Mengemudi )
ABSTRAKMuhamad Yusuf Nur Rakhman. NIM K8411049 REPRODUKSI PELANGGARAN PERATURAN LALU LINTAS YANG DILAKUKAN OLEH PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SURAKARTA (Studi Kasus Pelajar Sekolah Menengah Atas Di Kota Surakarta Yang Mengendarai Kendaraan Bermotor Tanpa Surat Izin Mengemudi ). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2016.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan pelajar melanggar peraturan lalu lintas, respon orang tua dan peran sekolah dalam menyikapi pelanggaran aturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar. Penelitian ini dilakukan di SMA N 4 Surakarta, SMA N 7 Surakarta, SMA Al Islam 1 Surakarta dan SMA Batik 1 Surakarta.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Studi kasus. Pengumpulan data berasal dari wawancara. Wawancara dilakukan dengan informan yang terdiri dari 16 pelajar, 4 orang tau pelajar dan 4 perwakilan sekolah. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Dalam melakukan uji validitas data, yang dilakukan yaitu dengan metode cara pengumpulan data yang berbeda dan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan serta verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, mendapatkan hasil sebagai berikut: (1) alasan pelajar mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah adalah (a) Kondisi angkutan umum yang kurang memadai, (b) Malu diantar dan dijemput oleh orang tua dan (c) Kesibukan orang tua dan kondisi kesehatan orang tua pelajar. (2) respon orang tua respon orang tua pelajar dalam menanggapi maraknya pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar. (a) menganggap pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar adalah hal yang umum, dan (b) mendukung dalam bentuk pemberian fasilitas kendaraan bermotor. (3) Peran peran sekolah dalam menyikapi pelanggaran peraturan lalu linats yang dilakukan oleh pelajar adalah dengan menghimbau pelajar untuk menaati peraturan yang berlaku.Dalam fenomena pelanggaran peraturan lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar, apa yang dilakukan oleh orang tua dan sekolah mementahkan gagasan dan konstruski berpikir Foucault tentang pendisiplinan dan membuat mekanisme pendisiplinan yang dikemukakan oleh Michel Foucault tidak berjalan sama sekali. Dukungan dari orang tua dan sekolah juga menyebabkan mekanisme panopticon yang digunakan oleh pihak kepolisian untuk mendisplinkan pengguna jalan menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Bukan hanya kondusif, situasi ini sempurna bagi pelajar untuk melanggar peraturan yang berlaku, mengendarai kendaraan bermotor sendiri ke sekolah meskipun belum memiliki surat ijin mengemudi.Kata kunci : Pelanggaran, Disiplin, Pelajar, Kendaraan Bermotor
EKSISTENSI TOKOH ADAT PEREMPUAN (Studi Fenomenologi Tradisi Mitoni Di Desa Palur, Mojolaban, Sukoharjo)
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) peran tokoh adat perempuan dalam tradisi mitoni (2) strategi tokoh adat perempuan dalam mempertahankan eksistensinya dalam tradisi mitoni. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data berasal dari wawancara dengan sumber data utama yaitu tokoh adat perempuan, ibu-ibu warga desa yang pernah melakukan tradisi mitoni. Sedangkan data lainnya bersumber dari dokumentasi berupa profil Desa Palur, foto prosesi mitoni dengan adat Jawa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Uji validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Teknik analisis menggunakan model analisis data interaktif yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Peran tokoh adat perempuan dalam tradisi mitoni adalah mempersiapkan sesajen, menyiapkan segala perlengkapan, memberikan pengarahan pada setiap prosesi mitoni, dan sebagai pemimpin do’a ketika berlangsungnya prosesi mitoni dan merupakan peran sentral dalam tradisi mitoni. (2) Strategi tokoh adat perempuan dalam mempertahankan eksistensinya adalah sosialisasi yang terus-menerus kepada warga baik secara formal maupun informal sehingga menjadi kebiasaan. Simpulan penelitian ini adalah tokoh adat perempuan berperan sentral dalam pelaksanaan tradisi mitoni. Tokoh adat perempuan sebagai agen yang memiliki kekuasaan dengan rutinitas memimpin banyak kegiatan tradisi di masyarakat khususnya dalam penelitian ini adalah tradisi mitoni. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tradisi mitoni di Desa Palur dipimpin oleh seorang tokoh adat perempuan yang menggunakan statusnya sebagai seorang ketua RW. Status tersebut dipergunakan tokoh adat bernama Ibu Sulastri untuk menekan warga supaya terus menyelenggarakan segala tradisi di Desa Palur. Hal ini sesuai dengan teori strukturasi dari Anthony Giddens yang menerangkan bahwa seorang agen mampu untuk memberi tekanan kepada individu lain untuk melakukan sebuah praktik sosial dalam masyarakat. Kata Kunci : tradisi mitoni, tokoh adat, strukturasi, eksistens
STRATEGI PENYEIMBANGAN PERAN GANDA PEREMPUAN (STUDI KASUS PADA PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEREMPUAN BEKERJA DI DUSUN KAPLINGAN, KECAMATAN JEBRES, KOTA SURAKARTA)
ABSTRAKDania Nurul Aini. K8412014. STRATEGI PENYEIMBANGAN PERAN GANDA PEREMPUAN (STUDI KASUS PADA PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEREMPUAN BEKERJA DI DUSUN KAPLINGAN, KECAMATAN JEBRES, KOTA SURAKARTA). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2016.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan perempuan bekerja dan strategi penyeimbangan peran ganda. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kaplingan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dengan subyek penelitian perempuan yang bekerja sekaligus memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data berasal dari wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Wawancara mendalam dilakukan dengan informan kunci yaitu perempuan yang bekerja sekaligus memiliki peran ganda sebagai ibu rumah tangga, dan suami dari perempuan yang bekerja tersebut. Observasi berkaitan dengan perilaku, situasi dan suasana dalam penyeimbangan peran yang dilakukan perempuan setelah bekerja ketika berada di rumah. Dokumentasi yang digunakan berupa foto ketika wawancara sedang berlangsung dengan informan dan interaksi serta kedekatan informan dengan keluarganya. Teknik pengambilan informan yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai alasan yang mendasari dalam proses pengambilan keputusan perempuan bekerja yaitu sebagai ajang untuk aktualisasi diri, sarana ibadah, membantu perekonomian keluarga, keinginan dari diri sendiri, bosan di rumah, serta adanya kesempatan bekerja yang dirasa sayang jika dilewatkan begitu saja.Berbagai alasan tersebut masing-masing tidak selalu memiliki fungsi laten (fungsi yang diharapkan) tetapi juga terdapat fungsi manifest (fungsi yang tidak diharapkan). Sehingga, dalam mengatasinya, terdapat strategi penyeimbangan peran yang diterapkan oleh perempuan bekerja di Dusun Kaplingan yaitu dengan menitipkan anak pada orang terdekat, menghabiskan waktu bersama keluarga saat hari libur kerja, tetap memantau perkembangan dan pendidikan anak, memberikan pengertian kepada anak tentang pekerjaan yang dilakukan, dan membagi waktu sesuai pada ruangnya. Strategi yang dilakukan adalah sebagai mekanisme alternatif fungsional yang digunakan untuk menjaga keseimbangan peran sehingga keteraturan sistem tetap dapat tercapai.Kata Kunci : Strategi, Peran Ganda, Proses Pengambilan Keputusan, Perempuan
HEGEMONI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA
ABSTRAK Widyantoro Adi Nugroho. K8412083. HEGEMONI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMA. Skripsi, Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) alasan siswa memilih sebuah bimbingan belajar (2) dampak prestasi siswa yang sudah mengikuti lembaga bimbingan belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnometodologi. Sumber data yang digunakan diperoleh dari informan, yaitu siswa SMA kelas X, XI, XII di Kota Surakarta. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Triangulasi sumber digunakan dalam teknik validitas data. Untuk menganalisis data penelitian ini menggunakan empat komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 1) Alasan siswa memilih ikut lembaga bimbingan belajar sebagai tempat meningkatkan prestasinya, yaitu : (a) merasa nilai mata pelajarannya kurang sehingga membutuhkan bantuan untuk meningkatkan nilai mata pelajarannya. (b) saran dari orang tua yang merasa nilai anaknya kurang bagus. (c) ingin lulus UN dan masuk universitas ternama. Dari sini dapat diketahui bahwa alasan siswa mengikuti sebuah lembaga bimbingan belajar beragam, tidak terbatas pada keinginan untuk meningkatkan nilai mata pelajaran saja. 2) Dampak siswa yang sudah mengikuti lembaga bimbingan belajar : (a) nilai mata pelajaran UN meningkat tetapi nilai mata pelajaran non UN turun. (b) rata-rata nilai mata pelajaran meningkat. (c) mendapat rangking 10 besar kelas maupun sekolah. Lembaga bimbingan belajar boleh saja mengatakan membantu meningkatkan prestasi belajar siswa, namun pada akhirnya peran sekolah dan kemauan dari siswa sendiri yang akan berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Hegemoni, Lembaga Bimbingan Belajar, Prestasi Belajar, Siswa SMA
HEGEMONI DI BALIK MUDIK LEBARAN DI DESA BRAJAN KRISAK KABUPATEN WONOGIRI
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui mencari tahu bagaimana proses dan faktor pendorong terjadinya hegemoni mudik lebaran di Desa Brajan Krisak Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, penelitian kualitatif dipilih untuk digunakan karena dirasa lebih tepat dalam mengungkapkan sudut pandang dari masyarakat lingkungan Brajan. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam. Hasil wawancara dan observasi kemudian dilengkapi dengan memakai analisi pemikiran Gramsci yang dirasa tepat untuk mengetahui bagaimana latar belakang hegemoni mudik lebaran di lingkungan Brajan. hasil penelitian dapat disimpulkan menjadi dua hal yakni, perantau yang melakukan kegiatan mudik dilatarbelakangi oleh pendapat masyarakat tentang mudik yang secara turun temurun diteruskan kepada generasi perantau Kedua, hegemoni mudik lebaran terbentuk akibat dorongan dari masyarakat daerah asal yang dilakukan secara berulang-ulang. Proses hegemoni mudik ini didorong oleh paksaan yang dialami masyarakat, sanksi yang diterapkan penguasa, hukuman yang menakutkan. Yang akhirnya menjadi kebiasaan yang dilakukan berulang – ulang dan secara persuasif diteruskan sehingga pemudik tidak lagi merasa terpaksa dalam melakukanya. Kata Kunci: Hegemoni, Mudik, Peranta
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI PADA SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ABSTRAK Linda Roseta Ristiyani. K8412042. PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI PADA SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 2 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2016.Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Sosiologi melalui penggunaan multimedia interaktif pada siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Karanganyar yang berjumlah 40 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis kritis. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penggunaan multimedia interaktif dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Sosiologi siswa dari pratindakan ke siklus I dan siklus II. Proses pembelajaran pratindakan bersifat teacher-centered sehingga keaktifan dan hasil belajar siswa rendah. Pada pratindakan, dapat diperoleh skor keaktifan belajar siswa sebesar 59,2 pada siklus I sebesar 63,2 dan siklus II perolehan hasil capaian aspek keaktifan siswa sebesar 80. Untuk persentase sebesar 20% siswa aktif pada pratindakan, 40% siswa aktif pada siklus I, dan meningkat sebesar 90% siswa aktif pada siklus II. Pada pratindakan rata-rata kelas hasil belajar kelas sebesar 65,8. Pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 66,4, pada siklus II dengan mendapatkan rata-rata nilai yaitu, sebesar 91. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan multimedia interaktif dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016. Kata kunci: multimedia interaktif, keaktifan, hasil belajar
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2006 PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016.
ABSTRAK Oktaviky Dwi Muliawan. K8411054. IMPLEMENTASI KURIKULUM 2006 PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2016.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengimplementasian kurikulum 2006 pada mata pelajaran sosiologi dan mengetahui kendala pendidik mata pelajaran sosiologi serta solusi dari kendala yang dihadapi pendidik dalam pengimplementasian kurikulum 2006 pada mata pelajaran sosiologi di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar tahun pelajaran 2015/2016.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan strategi fenomenologi. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu wawancara, dokumentasi dan observasi. Wawancara dilakukan terhadap 3 pendidik mata pelajaran sosiologi dan 3 peserta didik. Observasi dilakukan di kelas X IPS 1, XI IPS 2 dan XI IPS 1 dengan dokumentasi berupa perangkat pembelajaran sosiologi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, proses pembelajaran sosiologi mencakup tiga tahap, yakni (1) tahap perencanaan yang meliputi penyiapan perangkat pembelajaran yaitu kalender pendidikan, prota, promes, silabus dan RPP, (2) proses pembelajaran yakni kegiatan belajar mengajar di kelas dan (3) evaluasi atau penilaian. Kendala yang dihadapi pendidik mata pelajaran sosiologi adalah dari aspek sarana dan prasarana yang belum lengkap serta kegiatan pembelajaran yang dipotong oleh kegiatan lain. Sedangkan solusi yang ditemukan adalah dengan penggunaan media pembelajaran lain serta membagi ulang waktu pembelajaran sehingga seluruh materi dapat disampaikan. Kata kunci : implementasi, kurikulum 2006, sosiologi, hambatan, sekola
ANALISIS KONSEP DRAMATURGI ERVING GOFFMAN DALAM POLA PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAFE OLEH MAHASISWA DI KOTA SURAKARTA
ABSTRAK ANALISIS KONSEP DRAMATURGI ERVING GOFFMAN DALAM POLA PENGGUNAAN RUANG PUBLIK KAFE OLEH MAHASISWA DI KOTA SURAKARTA. Metta Rahma Melati. K8412049. Skripsi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2016Tujuan penelitian ini adalah untukMengetahui pemetaan ruang publik kafe di kota Surakarta.Mengetahui pola penggunaan ruang publik kafe oleh mahasiswa di kota Surakarta.Mengetahui bagaimana konstruksi front stage dan realitas back stage mahasiswa dalam pola penggunaan ruang publik kafe di Kota Surakarta terkait teori dramaturgi.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dilaksanakan dengan mengambil sampel sejumlah empat mahasiswa sebagai informan. Pengumpulan data untuk melihat pemetaan ruang publik kafe di kota Surakarta menggunakan metode observasi. Untuk mengetahui pola penggunaan ruang publik kafe oleh mahasiswa di kota Surakarta menggunakan metode wawancara. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana konstruksi front stage dan realitas back stage mahasiswa dalam pola penggunaan ruang publik kafe di Kota Surakarta terkait teori dramaturgi menggunakan metode wawancara pula.Pemetaan kafe di Kota Surakarta menurut dikelompokkan peneliti menjadi tiga bagian yaitu Solo Bagian Timur, Solo Bagian Tengah, dan Solo Bagian Barat. Pola penggunaan kafe oleh mahasiswa di ketahui sebagai berikut, kepentingan pribadi seperti pacaran, kualitas waktu dengan teman – teman, akdemik, waktu luang, dan kepentingan pekerjaan. Untuk konstruksi front stage dan realitas back stage mahasiswa di dapat sebagi berikut, informan mengkonstruksi dirinya agar orang lain terkesan. Namun realiatasnya, mereka menggunakan strategi tertentu untuk membangun kesan tersebut, seperti menyisihkan uang dan mencari tambahan pendapatan dengan bekerja secara freelance. Kata kunci : Kafe, mahasiswa, dan, dramaturgi.