SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEJIGSAW GUNA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IS 2 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAK Ratih Rahmawati. K8412067. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW GUNA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IS 2 SMA NEGERI 3 BOYOLALI                                                                          TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2016. Tujuan Penelitian ini adalah perbaikan pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan keaktifan belajar sosiologi pada siswa kelas XI IS 2 SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan perbaikan pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan hasil belajar sosiologi pada siswa kelas XI IS 2 SMA Negeri 3 Boyolali tahun pelajaran 2015/2016 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IS 2 SMA Negeri 3 Boyolali yang berjumlah 32 siswa Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus tindakan. Siklus pertama membahas pokok bahasan keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural dan siklus kedua membahas pokok bahasan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikulturalData hasil penelitian diperoleh dari  hasil observasi selama kegiatan pembelajaran sosiologi berlangsung dengan menggunakan lembar observasi keaktifan belajar siswa, catatan lapangan, dan tes. Data yang diperoleh dari lembar observasi keaktifan belajar siswa dianalisis dengan menghitung  dari keseluruhan aspek yang diamati. Data yang diperoleh dari test dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas XI IS 2 tiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan dan hasil belajar sosiologi siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada materi keanekaragaman kelompok sosial dalam masyarakat multikultural dan perkembangan kelompok sosial dalam masyarakat multikultural mengalami peningkatan. Hasil ini terlihat dari rata-rata aspek keaktifan belajar dan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IS 2 SMA Negeri 3 Boyolali yang mengalami peningkatan. Keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan dari pratindakan sebesar 12,5%; siklus I sebesar 34,38%; siklus II 78,1%. Dengan demikian keaktifan belajar siswa kelas XI IS 2 SMA Negeri 3 Boyolali yang mulanya rendah setelah tindakan menjadi cukup. Hasil belajar siswa yang terlihat dari nilai test pada setiap siklus mengalami peningkatan, dari pratindakan sebesar 65,1; siklus I  sebesar 74,38; siklus II sebesar 85,63. Kata kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, keaktifan belajar, hasil belajar. 

    FASHION SEBAGAI KOMUNIKASI IDENTITAS SOSIAL MAHASISWA FKIP UNS

    Get PDF
    ABSTRACT Ghani Firdaus. K8412032. FASHION AS SOCIAL IDENTITY OF STUDENTS OF FKIP UNS. Essay. Surakarta: the Faculty of Education. March Surakarta University, November 2016.This research aimed to identified factors underlying students of FKIP UNS in used the fashion when studying, and described strategy of FKIP students in used the fashion when studying.This research used descriptive-qualitative approaches with case study. The objects of this research is all the students of FKIP UNS. Data were gained from informant. Making the subject of research with purposive sampling. In collecting data using direct observation and structured interviews. Triangulation data used to test the validity of the data. The technique of data analysis used interactive analysis model.The results of this research showed (1) the factors underlying students of FKIP UNS in used the fashion when studying are: a) the recategorization was less going well; b) the recategorization was strong to others identity; c) fashion as artifactual’s communication of students of FKIP UNS. (2) Strategy of students in used the fashion when studying is crossing category. The truth is individual may have more than one identity, with the result that crossing category are consequence of double identity. When students was studying and used the uniforms that combined their fashion. However, the uniforms and fashion have differential identity, this is crossing category in the context of social identity communication in the fashion.Based on the results, it can be concluded that the use of fashion on students of FKIP UNS when studying is a manifestation of sosial identity. Besides uniforms, students also have another identity that they show in the same time when studying, that is fashion. Keywords : fashion, communication, social identity 

    MOTIVASI SISWA SMA MENGIKUTI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR DI KOTA SURAKARTA

    Get PDF
    ABSTRAKFattah Widodo. K8412029. MOTIVASI SISWA SMA MENGIKUTI LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR DI KOTA SURAKARTA. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, November 2016.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui motivasi siswa mengikuti lembaga bimbingan belajar di luar sekolah.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan subjek penelitian dengan purposive sampling. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi langsung dan wawancara terstruktur. Triangulasi sumber dan triangulasi metode digunakan untuk uji validitas data. Untuk analisis data menggunakan empat komponen, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi siswa mengikuti lembaga bimbingan belajar di luar sekolah berasal dari diri siswa itu sendiri dan dorongan dari teman sebaya atau orang tua. Terkait dengan pemilihan lembaga bimbingan belajar GO sebagai lembaga bimbingan belajar yang diikuti oleh siswa merupakan pilihan rasional dari siswa. Dengan pilihan rasional siswa memilih lembaga bimbingan belajar GO untuk diikuti daripada lembaga bimbingan belajar lainnya yang ada di Kota Surakarta.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa motivasi dan pilihan rasional menentukan lembaga bimbingan belajar GO sebagai lembaga bimbingan belajar yang diikuti oleh siswa SMA di Kota Surakarta.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Pilihan Rasional, Lembaga Bimbingan Belaja

    PERAN LEMBAGA SOSIAL PPAP SEROJA DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI BELAJAR KEPADA ANAK RAWAN DI KOTA SOLO

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang dilakukan Lembaga Sosial PPAP Seroja dalam memberikan motivasi belajar kepada anak rawan di Kota Solo beserta dampaknya. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga Sosial PPAP Seroja dengan teknik pemilihan informan berupa purposive sampling. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pengurus dan tentor di PLK Seroja, anak rawan di PLK Seroja, dan staff Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Solo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis studi kasus. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini diawali dengan pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan terakhir menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara yang dilakukan oleh Lembaga Sosial PPAP Seroja adalah (1) pemberian dana bantuan atau beasiswa pendidikan bersyarat (2) menjalin komunikasi personal (3) menyisipkan motivasi dan materi belajar dalam aktivitas anak rawan. Dampak yang dirasakan adalah (1) meningkatnya jumlah anak rawan dampingan Lembaga Sosial PPAP Seroja yang mau sekolah (2) berubahnya persepsi negatif anak rawan tentang suasana pembelajaran di sekolah (3) meningkatnya minat anak rawan untuk belajar.Kata Kunci : Lembaga Sosial PPAP Seroja, Anak Rawan, Pendidikan Layanan Khusus (PLK), Motivasi Belajar

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IIS 2 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016.

    Get PDF
    ABSTRAK Arif Rachmanto. K8411011. HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BERPRESTASI DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA MATA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IIS 2 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. April. 2016. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016. (2) Hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016. (3) Hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Boyolali. Sampel yang digunakan sejumlah 60 siswa diambil dengan random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi ganda. Kesimpulan penelitian ini bahwa : (1) Hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar sosiologi pada kelas XI SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016 dinyatakan diterima.Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh nilai signifikansi >0,05, yaitu 0,709. Jadi dapat dinyatakan bahwa korelasi signifikan, dengan hasil korelasi sebesar 0,327. (2) Hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar sosiologi pada kelas XI SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016 dinyatakan diterima. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh nilai signifikansi >0,05, yaitu 0,407. Jadi dapat dinyatakan bahwa korelasi signifikan, dengan hasil korelasi sebesar 0,056. (3) Hipotesis yang berbunyi “Ada hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan  minat belajar siswa dengan prestasi belajar sosiologi pada kelas XI SMA Negeri 3 Boyolali tahun ajaran 2015/2016 dinyatakan diterima. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh nilai signifikansi >0,05, yaitu 0,379. Jadi dapat dinyatakan bahwa korelasi signifikan, dengan hasil korelasi sebesar 0,328.           Kata Kunci: Prestasi Belajar Sosiologi, Minat belajar, Motivasi Berprestasi.

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X-3 SMA NEGERI 1 MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAKAditya Surya Pratama. K8410004.  PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X-3 DI SMA NEGERI 1 MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2015/2016. SKRIPSI. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Oktober 2016.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Soiologi kelas X-3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2015/2016.Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdari dari perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi atas tindakan yangtelah dilakukan. Subjek penelitian adalah peserta didik kleas X-3 SMA Negeri 1 Mojolaban yang berjumlah 36 peserta didik. Sumber data berasal dari guru dan peserta didik. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Sosiologi di kelas X-3 SMA Negeri 1 Mojolaban. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai hasil belajar pada pra tindakan dengan nilai rata-rata 74.17 meningkat menjadi 77.94 pada siklus I dan 86.64 pada siklus II.Simpulan penelitian ini adalah penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X-3 SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2015/2016.Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning, Hasil Belajar Peserta Didik

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) “PINILIH” DI DESA GUMPANG KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dan strategi yang di kembangkan PKBM. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Pinilih” dengan subyek penelitian pengurus dan warga belajar PKBM Pinilih.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari observasi, wawancara dan dokumen. Wawancara di lakukan dengan informan kunci yaitu ketua dan warga belajar PKBM serta informan pendukung adalah staff pengajar dan alumni warga belajar. Observasi berkaitan dengan partisipasi warga Desa Gumpang terhadap PKBM Pinilih. Dokumen yang di gunakan berkaitan dengan jumlah warga belajar, struktur kepengurusan, dan data staff pengajar. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan cara purposive. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat Desa Gumpang dan sekitarnya diwujudkan dalam bentuk tenaga pikiran, sebagai staff pengajar, sarana  prasarana, uang, dan menjadi warga belajar. Strategi yang di kembangkan PKBM Pinilih dalam mengelola lembaga sosialnya antara lain dengan cara menyelenggarakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menyediakan berbagai macam koleksi buku melalui perpustakaan PKBM, memberikan kriteria bagi calon pengelola, pengurus dan staff pengajar, dan menjalin kemitraan dengan beberapa instansi.Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Pusat Kegaitan Belajar Masyarakat      (PKBM), Partisipasi, Strategi

    SOLIDARITAS SOSIAL DALAM PERISTIWA KEMATIAN PADA MASYARAKAT DUSUN NGULU TENGAH, DESA PRACIMANTORO, KECAMATAN PRACIMANTORO, KABUPATEN WONOGIRIABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan perilaku sosial dalam peristiwa kematian. Penelitian i

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan perilaku sosial dalam peristiwa kematian. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Ngulu Tengah, Desa Pracimantoro, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri dengan subjek penelitian masyarakat Dusun Ngulu Tengah.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dengan informan kunci yaitu tokoh masyarakat seperti Ketua RT dan Tokoh Agama Dusun Ngulu Tengah sedangkan informan pendukungnya masyarakat Dusun Ngulu Tengah. Observasi berkaitan dengan partisipasi dan kegiatan warga saat upacara kematian maupun slametan setelah kematian. Dokumentasi yang digunakan berupa video dan foto kegiatan upacara kematian dan slametan setelah kematian. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan informan dengan snowball sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan kematian dimaknai sebagai suatu siklus kehidupan yang sudah menjadi ketentuan Sang Pencipta bahwa yang hidup pada akhirnya akan mengalami kematian, manusia hanya tinggal antri menunggu giliran. Untuk itu masyarakat mengadakan seremonial upacara kematian dengan tujuan untuk melepas kepergian seseorang secara damai dan tenang. Sedangkan untuk slametan setelah kematian dimaknai sebagai bentuk ungkapan mendoakan almarhum. Sedangkan makna peristiwa kematian dalam hal ini sebagai bentuk solidaritas sosial. Dalam hal ini solidaritas sosial yang lebih dominan pada masyarakat Dusun Ngulu Tengah adalah solidaritas mekanik, hal ini didukung dengan tingkat homogenitas mereka yang masih tinggi dalam hal rasa, emosional, agama/kepercayaan, tradisi, tempat tinggal dan mata pencaharian.Kata Kunci : Peristiwa Kematian, Upacara Kematian, Slametan setelah Kematian, Solidaritas Sosial

    TU’UPENDIDIKAN SEBAGAI ALTERNATIF PEMBIAYAAN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKATDI BATUTUA, ROTE BARAT DAYA, ROTE NDAO, NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Abstrak& Kata KunciPenelitian ini bermaksud untuk melihat kedudukan tu’u pendidikan di dalam sistem sosial budaya masyarakat dan mekanisme pembiayaannya.Menunjukan  peran aktor dalam membangun,melestarikan dan mengembangkan tu’u pendidikan. Serta untuk menunjukan bahwa tu’u pendidikan sebagai salah satu alternatif pembiayaan pendidikan yang berasal dari masyarakat.Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus intrinsik dan masayarakat Desa Batutua, Rote Barat Daya sebagai narasumbernya. Dari hasil penelitian menggambarkan bahwa, tu’u pendidikan memiliki peran strategis dalam sistem moral, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang di kemas dalam lembaga adat ke sukuan. Serta, tu’u pendidikan menjadi sistem gotong royong yang mengikat anggotanya untuk mendapatkan dana pendidikan yang cepat dan mudah. Sehingga tu’u pendidikan menjadi alternatif pembiayaan pendidikan yang bersumber dari masyarakat yang berintegrasi dengan kearifan lokal masyarakat Rote Ndao. Kata kunci :Tu’u, pembiayaan, dan manaleo

    PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X-2 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2015/2016

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar sosiologi  peserta  didik  kelas  X-2  SMA  Negeri  Kebakkamat  tahun pelajaran 2015/2016 melalui penggunaan media audio visual video. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan   dalam   dua   siklus.   Setiap   siklus   terdiri   dari   perencanaan, pelaksanaan,  tindakan,  observasi  dan  refleksi.  Subjek  penelitian  adalah  pesrta didik kelas X-2  SMA  Negeri  Kebakkamat dengan jumlah 30 peserta didik. Teknik utama pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi dan test, sementara teknik pengumpulan data pendukung menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualititatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual video dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sosiologi di kelas X-2  SMA  Negeri  Kebakkamat tahun pelajaran 2015/2016. Pada pra tindakan hasil belajar peserta didik menunjukkan rata-rata 70.67 Meningkat menjadi 75.06 pada siklus I, dan meningkat menjadi 80.03 pada siklus  II. Simpulan penelitian ini adalah penggunaan media audio visual video dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sosiologi kelas X-2  SMA  Negeri  Kebakkamat. Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Media Audio visual, Hasil Belajar

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇