SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
Not a member yet
    432 research outputs found

    IMPLEMENTASI NILAI KEDISIPLINAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI EKSTRAKULIKULER PRAMUKA DI SMA N 7 SURAKARTA

    Full text link
    ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peran Dewan Ambalan, Pembina, Guru dan Kepala Sekolah dalam penanaman kedisiplinan siswa yang diterapkan di SMA N 7 Surakarta Surakarta melalui ekstrakulikuler Pramuka. (2) Mengetahui proses implementasi kedisiplinan dalam pendidikan karakter melalui ekstrakulikuler pramuka di SMA Negeri 7 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan, arsip, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Validitas data menggunakan triangulasi data (sumber). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran yang dilaksanakan oleh kepala sekolah, guru, pembina, dan Dewan Ambalan sudah sesuai dengan pedoman penyelenggaraan ekstrakulikuler Pramuka dalam kurikulum 2013 dan Undang-Undang No.12 tahun 2010. (2) Implementasi nilai kedisiplinan melalui ekstrakulikuler Pramuka mengacu pada Tri Satya dan Dasa Darma yang diselenggarakan melalui tahap pengembangan program dan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, penilaian ekstrakulikuler dan evaluasi kegiatan ekstrakulikuler dengan menggunakan metode Kepramukaan. Kata Kunci : implementasi, kedisiplinan, Pramuka

    PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE EVERYONE IS TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI PADA SISWA KELAS XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Full text link
    PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE EVERYONE IS TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI PADA SISWAKELAS XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTATAHUN PELAJARAN 2016/2017APPLICATION OF COOPERATIVELEARNING MODEL TYPE EVERYONE IS TEACHER HERE TO INCREASE THE ACTIVITY AND LEARNING RESULT OF SOCIOLOGY MATTERING IN STUDENT GRADE XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTA ACADEMIC YEAR  2016/2017Zuliana Muvida Fazri, Slamet Subagya, NurhadiSkripsi. Surakarta. Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas Maeret SurakartaJuli 2013ABSTRAKPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua (2) siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTA Tahun Ajaran 2016/2017 sebanyak 29 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa penerapan  penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is Teacher Here dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTA Tahun Ajaran 2016/2017 mulai dari prestasi siswa pra tindakan, siklus I, dan siklus II,  yaitu pra tindakan rata-rata keaktifan belajar siswa menunjukkan prosentase 31,44%, kemudian naik menjadi 44,91% pada siklus I dan pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 78,62%. Prestasi belajar siswa menunjukkan peningkatan dari nilai rata-rata kelas 50,37 pada tindakan pra siklus, meningkat menjadi 69,36 pada siklus I dan 75,68 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is Teacher Here dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar sosiologi siswa kelas XI IPS 3 SMA BATIK 2 SURAKARTA Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Everyone is Teacher Here, Keaktifan dan Hasil Belajar.

    HABITUASI PLAGIARISME TUGAS KULIAH DI KALANGAN MAHASISWA FKIP UNS

    Full text link
    HABITUASI PLAGIARISME TUGAS KULIAH DI KALANGAN MAHASISWA FKIP UNSDhanis Hidrawati, Atik Catur Budiati, Zaini RohmadPendidikan Sosiologi Antropologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Sebelas [email protected] ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui cara-cara yang digunakan mahasiswa dalam melakukan plagiarisme tugas kuliah di kalangan mahasiswa FKIP UNS (2) Mengetahui strategi mahasiswa dalam menghindari plagiarisme tugas kuliah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   terdapat   4   cara-cara   yang   digunakan mahasiswa dalam melakukan plagiarisme tugas kuliah. (1) Mahasiswa menggunakan laptop sebagai media untuk browsing di internet. Memasukkan Keyword di Google. Cara yang digunakan mahasiswa yakni mencari referensi utama dari Blog. Menambahkan materi dengan pemikiran sendiri dan menambahkan materi dari sumber buku. Hal ini menghasilkan proses habituasi plagiarisme yang sering dilakukan oleh mahasiswa FKIP UNS. (2) Strategi mahasiswa dalam menghindari plagiarisme tugas kuliah diantara nya membaca dan mengutip materi dari buku maupun jurnal dan diskusi rutin.Kata   Kunci   :   Habituasi,   Plagiarisme,   Tugas,   Dikalangan,   Mahasisw

    PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017

    Full text link
    PENGARUH KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI SMAN GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017  Zaini Rohmad, Slamet Subagyo, dan Fikriyatul HasanahPendidikan S Sosiologi Antropologi, FKIP Universitas Sebelas MaretSurakarta, 57126, [email protected]   ABSTRAK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pengaruh keaktifan berorganisasi terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. 2) Pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. 3) Pengaruh keaktifan berorganisasi dan intensitas penggunaan media sosial terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA N Gondangrejo, sebanyak 251 peserta didik. Sampel yang diambil dengan cluster random sampling, dengan 59 peseta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan analisis korelasi product moment Karl Pearson dan analisis regresi ganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan  keaktifan berorganisasi terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan intensitas penggunaan media sosial terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan  keaktifan berorganisasi dan intensitas penggunaan media sosial terhadap keaktifan belajar peserta didik kelas XI SMAN Gondangrejo Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci: Kuantitatif, Keaktifan Belajar, Keaktifan Belajar, Intensitas Penggunaan MediaSosial.

    RESOLUSI KONFLIK PENGELOLAAN SUMBER MATA AIR COKRO TULUNG KABUPATEN KLATEN.

    Full text link
    Yunita Ayu Permatasari K8410063. RESOLUSI KONFLIK PENGELOLAAN SUMBER MATA AIR COKRO TULUNG KABUPATEN KLATEN. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret 2017.          Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui konflik yang terjadi di Sumber Mata Air Cokro Tulung Kabupaten Klaten; (2) untuk mengetahui resolusi konflik pengelolaan air di Sumber Mata Air Cokro Tulung Kabupaten KlatenKonflik ini terjadi antara warga dengan warga, warga dengan petani, petani dengan petani, warga dengan PDAM Solo dan PDAM Klaten, petani dengan PDAM Solo dan PDAM Klaten, warga dengan Pabrik Air Minum, petani dengan Pabrik Air Minum,  dan Pemkab Klaten dengan PDAM Solo. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif dengan pendekatan study kasus.  Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan dari teori Fisher tentang tingkatan konflik dan sumber konflik.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa air di sumber mata air Cokro menimbulkan konflik yang menyangkut banyak pihak. Telah dilakukan upaya-upaya dalam mengatasi konflik diantaranya musyawarah, kolaborasi, negosiasi dan mediasi. Dampak konflik dan resolusi konflik mempengaruhi kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan di masyarakat desa Cokro Kata Kunci : resolusi Konflik, mata air, Cokr

    HUBUNGAN OUTDOOR LEARNING METHOD DAN BIMBINGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA XI IPS SMAN 2 BOYOLAL TAHUN 2016/2017

    Full text link
    ABSTRAK Muntari Dian Nurbaitti, K8413050. HUBUNGAN OUTDOOR LEARNING METHOD DAN BIMBINGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SOSILOGI KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. April 2017.            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Hubungan antara Outdoor Learning Method dan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. (2) Hubungan antara Bimbingan Belajar dan prestasi belajar mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. (3) Hubungan Outdoor Learning Method dan Bimbingan Belajar dengan Prestasi Belajar mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Boyolali tahun ajaran 2016/2017,yang berjumlah 113 siswa. Sampel yang digunakan sejumlah 60 siswa diambil dengan teknik simple random sampling . Teknik  pengumpulan data diakukan dengan angket dan tes.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) hipotesis 1 “Terdapat hubungan antara Outdoor Learning Method dengan prestasi belajar mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017”, diterima, karena ry = 0,490 dan  p = 0,000. (2) hipotesis 2 “Terdapat hubungan antara bimbingan belajar dengan prestasi belajar mata pelajaran sosiologi siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017”, diterima, karena  ry= 0,999 dan p = 0,000. (3) hipotesis 3 “Terdapat hubungan antara Outdoor Learning Method dan bimbingan belajar dengan prestasi belajar sosiologi siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial SMA Negeri 2 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017”, diterima karena  r table n53= 0,266, dan R hitung 0,999.Kata Kunci:     Penelitian Kuantitatif, Outdoor Learning Method, Bimbingan Belajar dan Prestasi Belajar

    SMARTPHONE DAN KELUARGA (DETERITORIALISASI KELUARGA PEMAKAI SMARTPHONE DI KOTA SURAKARTA)

    Full text link
    ABSTRAK Era globalisasi membawa sebuah dunia yang mengalami deteritorialisasi, ruang makna baru ditampilkan karena eksistensi teritorial tidak bertahan di satu lokasi. Deteritorialisasi memuat peleburan batas-batas kebudayaan yang ada di dalam suatu masyarakat. Dengan melalui kerja lapangan secara partisipatif, penelitian ini bertujuan memahami pola perilaku dan hubungan antar anggota keluarga yang diwujudkan dalam keluarga pemakai smartphone di Kota Surakarta, dimana memiliki relevansi dengan konteks deteritorialisasi yang muncul dalam keluarga perkotaan saat ini. Anggotaanggota keluarga mampu keluar dari teritorial ruang keluarga ketika mereka berada di dalam rumah sebuah institusi keluarga. Hal ini mengahsilkan dinamika dan penciptaan ruang baru berupa “ruang virtual” dan “ruang konsumsi” dalam rumah-rumah keluarga di Kota Surakarta. Disisi lain, ada sebuah skema baru yang dapat digamabarkan dari kasus keluarga pemakai smartphone ini adalah adanya negosiasi atau penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan oleh anggota keluarga melalui sosialisasi dan interaksi dalam rumah keluarga pemakai smartphone. Kata kunci: keluarga perkotan, smartphone, sosialisasi, interaksi, deteritorialisas

    PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI TEKNIK DEBAT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2016/2017

    Full text link
    PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI TEKNIK DEBAT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 3 BOYOLALI TAHUN AJARAN 2016/2017USING DISCUSSION LEARNING DISCUSSION METHOD DEBATE TO INCREASE THE ACTIVITY AND STUDY RESULTS  XI IPS 3 SOCIOLOGY SUBJECT SENIOR HIGH SCHOOL 3 BOYOLALI 2016/2017SCHOOL YEAR ESSAYDeden RamdaniSkripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2017ABSTRAK            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan penerapan teknik Debat untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Sosiologi peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari tahap Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Observasi dan Refleksi atas tindakan yang telah dilakukan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Boyolali yang terdiri dari 30 peserta didik. Sumber data diperoleh dari guru dan peserta didik. Teknik utama dalam penelitian ini melalui observasi dan tes, sementara teknik pendukung pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Diskusi Teknik Debat dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 3 Boyolali tahun pelajaran 2016/2017. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar pada pra siklus, siklus pertama, dan siklus kedua. dalam pra siklus, ada 10 siswa (33,33%) yang memiliki tingkat keaktifan belajar yang tinggi, kemudian meningkat pada sikus I menjadi 13  siswa (43,33%), dan pada siklus II aktivitas belajar meningkat menjadi 21 siswa (70%). Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dalam pra siklus, siklus pertama, dan siklus kedua. dalam pra siklus, nilai rata-rata siswa 80,27 pada skala 0-100, meningkat menjadi 81,23 pada siklus I, 86,03 pada siklus II. Jumlah siswa yang tuntas Kriteria Ketuntasan Minimum pada pra siklus adalah 24 siswa (80%) , kemudian pada siklus I jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 26 siswa (86,67%), dan pada siklus II jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 30 siswa (100%).Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Teknik Debat, Keaktifan belajar Siswa, Hasil Belaja

    Penerapan Metode Pembelajaran Role Playing Melalui Game Sosiodrama Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sosiologi Siswa Kelas X IPS 4 SMAN 4 Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017

    Full text link
    ABSTRAKYeni Purwaningsih. K8413076. Penerapan Metode Pembelajaran Role Playing Melalui Game Sosiodrama Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sosiologi Siswa Kelas X IPS 4 SMAN 4 Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2017. Dra. Siti Rochani, M.Pd dan Atik Catur Budiati S.Sos, M.A            Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Gejala Sosial Dalam Masyarakat dengan materi pokok Penyimpangan Sosial (Definisi, Faktor-faktor penyebab, Bentuk-bentuk, Dampak) dan materi pokok Pengendalian Sosial (Definisi, Sifat-sifat, Peran agen pengendalian sosial) dengan menerapkan Metode Pembelajaran Role Playing Melalui Game Sosiodrama Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sosiologi Siswa Kelas X IPS 4 SMAN 4 Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017.            Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara, kajian dokumen, dan  tes. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis secara kuantitatif dan kualitatif.            Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari nilai rata-rata kelas 74,866 dengan prosentase ketuntasan siswa sejumlah 66,66% pada pratindakan meningkat nilai rata-ratanya menjadi 76,33 dengan prosentase ketuntasan siswa sejumlah 70% pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 78,66 pada nilai rata-rata dengan prosentase ketuntasan siswa sejumlah 80% pada siklus II. Kata kunci : Penelitian Tindakan Kelas, Role Playing, Game Sosiodrama, Hasil Belaja

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COORPERATIVE LEARNING EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X10 SEMESTER 2 SMA N KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017

    Full text link
    ABSTRAK Rachmad Bayu Prasetyo. K8413063. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COORPERATIVE LEARNING EXAMPLES NON EXAMPLES DALAM PEMBELAJARAN SOSIOLOGI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X10 SEMESTER 2 SMA N KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret, Juli 2017.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menerapkan model pembelajaran Coorperative Learning tipe Examples Non Examples dalam pembelajaran sosiologi untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X10 Semester 2 SMA N Kebakkramat Tahun Ajaran 2016/2017.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap interpretasi, tahap analisis dan refleksi atas tindakan yang telah dilakukan. Dalam setiap sikus dilakukan selama tiga pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X10 SMAN Kebakkramat tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 35 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik utama dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tertulis, sementara teknik pendukung dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Coorperative Learning Examples Non Examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas X10 SMAN Kebakkramat. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar prasiklus, siklus I, dan siklus II. Dalam prasiklus, nilai rata-rata adalah 57,2 dalam skala 0-100. Kemudian meningkat menjadi 73 pada siklus I, dan 83,6 pada siklus II. Jumlah siswa yang mendapat nilai diatas KKM (75) pada pra siklus adalah 0 siswa (0%), kemudian pada siklus I jumlah siswa yang mendapat nilai diatas KKM meningkat menjadi 17 siswa (48,6%), dan pada siklus II jumlah siswa yang mendapat nilai diatas KKM menjadi 100 siswa (100%).  Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Examples Non Examples, Hasil Belajar.

    398

    full texts

    432

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇