Research Report - Engineering Science

Research Report - Engineering Science
Not a member yet
    269 research outputs found

    Pembangunan Robot Forex Pada MEta Trader 4

    No full text
    Trading forex adalah jual beli mata uang dalam pasar forex melalui broker untuk mendapatkan keuntungan. Forex adalah berasal dari kata ”Foreign Exchange”, yang berarti pertukaran mata uang asing , atau pertukaran mata uang yang satu dengan yang lainnya , yang tujuan awalnya adalah untuk pembayaran luar negeri .Karena adanya perbedaan supply and demand dalam suatu waktu tertentu, mengakibatkan adanya fluktuasi nilai mata uang yang satu dibandingkan dengan yang lainnya. Selisih dari pebedaan nilai uang pada suatu waktu inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan.Meta Trader 4 adalah sebuah platform untuk melakukan trading forex secara online. Platform ini menyediakan fitur indikator untuk menganalisis kondisi pasar dan expert advisor untuk membangun robot trader. Penelitian ini membangun robot trader yang dapat melakukan transaksi jual dan beli secara otomatis untuk meningkatkan keuntungan dan meminimalkan kerugian dalam perdagangan forex. Eksperimen menunjukkan robot yang dibangun memiliki performansi yang baik jika tetap memperhatikan berita fundamental, yaitu pada saat terjadi tren. Pengaktifan robot pada saat tidak terjadi tren (kondisi sideways) mengurangi keuntungan yang diperoleh robot. Keuntungan menggunakan robot dibanding melakukan trading secara manual adalah posisi jual atau beli akan dilakukan secara otomatis oleh robot dengan memperhatikan indikator teknikal tertentu

    PENERAPAN APLIKASI PEMBUKUAN USAHA MIKRO DAN KECIL (UMK) BERBASIS TEKNOLOGI MOBILE CLOUD

    Full text link
    Usaha Mikro dan Kecil (UMK) merupakan usaha non formal yang memiliki populasi terbesar di Indonesia. Berdasarkan statistik tahun 2011, UMK ada sebanyak 55,1 juta dari 55,2 juta seluruh unit usaha atau 99%. Selain itu, UMK juga menyerap 98,9 juta tenaga kerja (98,9%) dengan kontribusi Pendapatan Domistik Bruto (PDB) sebesar Rp 3,2 Triliun (43,4%) lebih besar dari usaha besar (42,0%). Dengan demikian UMK merupakan tulang punggung utama ekonomi Indonesia. Selain perkembangan yang pesat, UMK juga memiliki 3 masalah, antara lain: manajemen, permodalan dan pemasaran. Khusus terkait dengan permodalan, pemerindah juga menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada tahun 2011, hanya 11,5% dari UMK yang memenuhi syarat memperoleh KUR. Masalah utama adalah banyak UMK tidak bankable, akibat tidak memiliki sistem pembukuan sehingga tidak dapat menunjukkan kapasitas usahanya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam rangka menerapkan teknologi mobile cloud aplikasi pembukuan kepada UMK. Penerapan teknologi dilakukan melalui kerjasama dengan mitra Bank BJB/ Bank BRI untuk melaksanakan rangkaian kegiatan: (1) memilih pelaku UMK yang potensial mendapatkan KUR namun belum bankable, karena belum memiliki sistem pembukuan untuk menunjukkan kapasitas usahanya, (2) memberikan paket aplikasi pembukuan UMK yang dikemas pada smartphone/ tablet Android 5/ 7 inch, (3) memberikan pelatihan penggunaan, (4) menyediakan paket operasional (voucher internet) dan mendampingi hingga waktu 3 bulan. Pada akhir rangkaian kegiatan, diharapkan pelaku UMK sudah memenuhi syarat untuk menerima KUR. Pada kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat mencapai sasaran 10 UMK

    INDIKASI KEESTETIKAAN LINGKUNGAN PERKOTAAN KAWASAN PUSAT KOTA WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA FEBRUARI s/d OKTOBER 2015

    Full text link
    Perkara ke-estetika-an lingkungan seringkali menjadi suatu intensi seseorang atau sekelompok masyarakat, dalam menanggapi sesuatu ungkapan ekspresi keindahan atas tatanan fisik/spasial dan kultural, yang akan dapat menunjukkan eksistensi kegiatan dan pola aktivitas lingkungan perkotaan tertentu. Premis mayor ini merupakan landasan penelitian bertema keestetikaan lingkungan perkotaan yang berbasis pada aspek kultural historiografis, dengan tujuan memperoleh fakta unsur fisik/spasial dan unsur normatif yang secara eksistensial maupun arsitektural memiliki potensi determinatif-indikatif dalam upaya mencipta keestetikaan lingkungan. Penelitian ini merupakan pengembangan tema tipologis dari penelitian sebelumnya di Kota Cirebon (2012), Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman (Kecamatan Depok) DIY (2013).Lingkungan perkotaan yang diamati dan diteliti difokuskan pada Kawasan Pusat kota Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY. Kawasan perkotaan ini memiliki keterkaitan fungsional maupun normatif eksistensial dan simbolik dengan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang secara historis maupun administratif mendefinisikan basis model kultur Yogyakarta terkait fenomena perkembangan fungsi kepariwisataan. Koridor KH.Agus Salim, Brigjen Katamso dan Sugiyapranata menjadi orientasi spasial utama/primer, yang akan berpendar ke koridor-koridor sekitarnya dan simpul-simpul sirkulasi strategis lainnya. Ketiga segmen koridor ini secara spasial perkotaan merupakan simpul strategis atas pertumbuhan sosial-ekonomi yang langsung berdampak pada perkembangan struktur tatanan rupa fisik kawasan terkait.Saat ini secara eksistensial / fungsional koridor telah bertumbuh menjadi area kegiatan campuran secara linier, yang tentu akan dampak pada nilai strategis yang dimilikinya. Sementara pada ruas koridor lainnya tetap sebagai fungsi sosial-ekonomi, yang seharusnya juga berfungsi sebagai pengendali kesinambungan rupa eksistensial tradisi dan budaya, walaupun saat ini berkembang menjadi jalur sirkulasi kepariwisataan. Dilain pihak kondisi lokasi ini secara estetis bisa menjadi picu keunikan tata-rupa spasial, yang tetap memberikan ekspresi nilai strategis kultural karena gejala pertumbuhan dan pemenuhan peningkatan kebutuhan masyarakat melalui ragam aktivitas dan kegiatannya berlangsung melalui proses keselarasan antara nilai-budaya tradisi serta nilai-modernitas kehidupan urban.Metoda kualitatif & kuantitatif serta analisis visual lingkungan, akan didaya-gunakan terhadap tatanan maupun ekspresi rupa ragam elemen fisik/spasial panorama perkotaan (“townscape”) dan di-sintesis padu-padankan dengan norma kultural strategis, perilaku dan pola aktivitas disepanjang koridor maupun simpul-simpul ruang strategis perkotaan. Berbasis metoda tersebut diharapkan dapat menunjuk berbagai model indikasi positif eksistensi nilai-nilai keestetikaan lingkungan. Praduga yang mengemuka pada observasi awal adalah, bahwa indikasi keestetikaan yang berbasis pada nilai kultural belum optimal dikelola, selaras dengan pengendalian citra lingkungan kultural strategis dan eksistensial Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Oleh karenanya manfaat dari penelitian ini, bisa memberi inspirasi cara pola pikir keestetikaan lingkungan dan memberi alternatif model pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan estetika lingkungan perkotaan.Penelitian ini dilakukan dalam format multidisiplin keilmuan, antara bidang desain arsitektur lingkungan perkotaan dan bidang estetika filsafati; yang difokuskan pada bidang arsitektur-kota dan bidang seni-rupa lingkungan, melalui proses studi literatur, observasi visual lapangan, pengolahan data, analisis fenomenologis citra kultural kota, diskusi dengan para nara-sumber terkait dan penyimpulan atas praduga awal.Kata kunci : keestetikaan lingkungan, panorama perkotaan, strategis kultural, analisis visual

    IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK WIRAUSAHA MUDA UNPAR

    Full text link
    Kegiatan kewirausahaan merupakan aktivitas yang penting dalam penguatan ekonomi Indonesia dan perlu didukung dengan program yang tepat dan sesuai dengan karakteristik wirausaha Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian iklim kewirausahaan secara umum di Indonesia dan membandingkannya dengan penilaian iklim kewirausahaan di Teknik Industri UNPAR. Penelitian didasarkan pada hasil penelitian GEM yang dimiliki UNPAR, khususnya dengan menggunakan data Adult Population Survey (APS) tahun 2013 dan mereplikasi instrument penelitian untuk mahasiswa Teknik Industri UNPAR. Dengan menggunakan responden seluruh mahasiswa Teknik Industri yang telah mendapatkan materi kuliah Technopreneurship, perbandingan intensi kewirausahaan dan atribut-atribut pendukung sikap kewirausahaan ilakukan. Dengan menggunakan metode regresi linier logistik diperoleh bahwa secara umum, intensi berwirausaha dipengaruhi oleh adanya role model, adanya kesempatan berwirausaha, adanya kemampuan, dan adanya persepsi bahwa berwirausaha adalah pilihan karir yang baik. Namun, khusus untuk mahasiswa Teknik Industri, atribut yang mempengaruhi intensi hanyalah kesempatan berwirausaha. Oleh karena itu, peningkatan kesempatan didukung dengan aspek lain yang bukan hanya atribut sosial dan individu yang diidentifikasi dalam penelitian ini perlu dilakukan.Kata kunci: intensi berwirausaha, kesempatan berwirausaha, regresi linier logistik, kewirausahaan, Global Entrepreneurship Monitor

    PERANCANGAN ALAT BANTU SORTIR BIJI KOPI PEABERRY

    Full text link
    Kopi merupakan salah satu minuman yang paling digemari di dunia, minuman kopi ini dihasilkan dari biji kopi. Dalam pengklasifikasiannya, biji kopi dibagi menjadi dua yaitu biji kopi Arabica dan biji kopi robusta, berdasarkan sifat dapat diklasifikasikan menjadi biji kopi peaberry dan biji kopi biasa atau juga disebut dengan longberry, biji kopi peaberry dapat menghasilkan rasa kopi yang lebih enak serta dapat meningkatkan semangat, akan tetapi pemilahan biji kopi ini sangat sulit karena hanya ada 5 persen dibandingkan dengan seluruh populasi biji kopi yang ada, maka dari itu dibuatlah alat sortir untuk biji kopi ini. Pertama-tama dilakukan wawancara dengan 4 orang responden dan didapatkan kriteria biji kopi peaberry yang baik dan dengan melalui pengukuran didapatkan bahwa standar biji kopi peaberry adalah panjang dari 8 mm sampai 14,2 mm, lebar dari 6,7 mm sampai 8,1 mm. Perancangan alat bantu sortir dilakukan berdasarkan kebutuhan serta kegunaannya, perlakuan paertama adalah membuang biji kopi yang memiliki ukuran kecil dulu yang sudah pasti adalah biji kopi peaberry dulu sehingga digunakan lubang yang kecil, setelah itu dilakukan pembuangan biji kopi dengan ukuran besar yang sudah pasti adalah biji kopi longberry; Pada irisan ukuran yang ada pada biji kopi longberry serta peaberry digunakanlah alat bantu sortir yang menggunakan lego mindstorm guna memberikan tenaga getaran yang dapat membuat biji kopi peaberry yang memiliki karakteristik bulat dapat terlempar keluar. Proses sortir ini melibatkan 4 buah tempat penampungan yang berfungsi menampung biji kopi peaberry dan longberry, Hasil dari percobaan menunjukkan bahwa penampung untuk peaberry memiliki error sebesar 34 persen, serta tingkat keberhasilan sortir biji kopi peaberry adalah sebesar 14,16 persen

    IMPLEMENTASI JAM TERSINKRONISASI DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO DAN PROTOKOL RS-485

    Full text link
    Standar waktu di lingkungan FTIS pada saat ini masih belum menggunakan standar baku yang dapat diterima oleh seluruh warga FTIS. Terkadang perbedaan jam dapat membuat masalah yang cukup rumit. Salah satu contohnya adalah pada saat ujian, baik itu UTS atau UAS. Dosen diwajibkan membuka ruangan ujian pada saat 20 menit sebelum ujian dimulai. Jam yang digunakan oleh dosen dan staf TU kadang tidak sama sehingga membuat dosen terlalu cepat membuka atau bahkan terlambat untuk mengambil arsip soal di TU. Masalah lain adalah perbedaan jam antara mahasiswa dan ruang ujian, sehingga peserta ujian protes bahwa ruang ujian telah ditutup sebelum jam yang seharusnya.Dengan perkembangan teknologi di bidang hardware dan software, pembuatan jam digital tersinkronisasi dianggap dapat membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di lingkungan FTIS. Dengan adanya standar jam baku yang digunakan, mahasiswa, dosen dan warga FTIS yang lain tidak akan mengalami kebingungan saat terjadi masalah yang berkaitan dengan waktu. Standar waktu yang digunakan adalah standar waktu Greenwich Mean Time (GMT) +7, yang didapatkan langsung dari internet. Jam digital yang menunjukkan waktu di lingkungan FTIS pun akan secara otomatis menyesuaikan standar waktu GMT

    PERENCANAAN FASILITAS SOSIAL DAN PENDIDIKAN PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    Full text link
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan bantuan keahlian teknis dalam bidang perencanaan tapak dan perancangan arsitektur bagi mitra kegiatan. Bantuan teknis ini berbentuk pemrograman fungsi dan perencanaan tata letaknya pada lahan. Perencanaan tersebut didukung pula dengan rancangan fisik untuk mewadahi fasilitas layanan pendidikan dan sosial bagi mitra kegiatan sebagai bantuan teknisMetode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui survey, diskusi, studi literatur dan referensi, yang dilanjutkan dengan perencanaan tapak, pemrograman fungsi dan perancangan arsitektur sesuai dengan kaidah keteknikan dan standard kerja profesi arsitek. Pendekatan akan berangkat dari data tentang kebutuhan fungsi dan ruang, besaran atau batasan dan karakteristik alamiah tapak yang dipilih, serta latar belakang budaya masyarakat di daerah di mana tapak berada.Selanjutnya dilakukan analisis terhadap data- data primer dengan menggunakan data sekunder (studi tipologi, referensi, standard teknis, dan lain-lain) sebagai pelengkap atau pembanding. Sintesa dituangkan dalam bentuk rencana perletakan sirkulasi, fungsi dan massa bangunan serta rancangan arsitektur bagi tiap bangunan atau fasilitas yang diperlukan

    KARAKTERISASI CARBON NANOSPHERES (CNSs) DARI MINYAK GORENG DENGAN KATALIS FERROCENE DI PERMUKAAN KARBON AKTIF

    Full text link
    Carbon nanospheres (CNSs) merupakan salah satu golongan nano karbon yang terbentuk sebagai produk samping dalam pembuatan carbon nanotubes (CNTs). CNSs memiliki ukuran antara 50 nm sampai 1 μm, dapat berupa bola kosong atau berisi. CNSs memiliki ikatan yang menggantung (dangling bonds) yang menyebabkan sifatnya reaktif. Dewasa ini CNSs banyak diteliti untuk dimanfaatkan sebagai support katalis, adsorbent, atau pun elektroda baterai dan superkapasitor.Pada penelitian ini, dilakukan sintesis CNSs dengan menggunakan support karbon aktif. Katalis yang digunakan adalah katalis besi yang berasal dari ferrocene, Fe(C5H5)2. Sementara itu minyak goreng digunakan sebagai sumber karbon pembentuk CNSs. Campuran minyak goreng, katalis, dan karbon aktif kemudian dikarbonisasi dengan menggunakan electrical furnace pada 700oC selama 1 jam dengan atmosfer nitrogen. Dalam percobaan ini divariasikan konsentrasi awal katalis 2,5, 5, 7,5 dan 10g katalis/100 ml minyak goreng, dengan rasio karbon aktif terhadap minyak goreng 1:3 (b/b). Karakterisasi produk menggunakan x-ray diffraction (XRD), analisa luas permukaan BET, Raman spektroskopi, energy dispersive X-ray spectroscopy (EDS), dan xray photoelectron spectroscopy (XPS). Morfologi permukaan karbon aktif diamati dengan scanning electron microscope (SEM) dan transmission electron microscopy (TEM).Hasil analisa SEM dan TEM menunjukkan bahwa dari sintesis yang dilakukan, terbentuk CNSs, yang tersusun atas C(002) dan C(100). Dapat diamati pula semakin besar katalis yang digunakan, semakin banyak CNSs yang terbentuk. Seiring peningkatan jumlah katalis, peningkatan kandungan besi dan oksigen di dalam sampel juga teramati dengan pengukuran EDS, akan tetapi berdasarkan analisa XPS, tidak ada perubahan komposisi gugus fungsi di permukaan karbon aktif. Penurunan luas permukaan karbon aktif teramati pada setiap sampel dengan penurunan maksimum 50%. Hal ini yang mengakibatkan penurunan kapasitas adsorpsi saat digunakan sebagai adsorbent. Saat sampel 2,5g/100mL diuji dengan cyclic voltammetry sebagai anoda baterai litium, performansinya stabil.Kata kunci: karbon aktif, katalis besi, minyak goreng, CNS

    EVALUASI KELELAHAN DAN TINGKAT STRES PENGEMUDI TRAVEL DAN MASINIS KERETA API BERDASARKAN PENGUKURAN TINGKAT KANTUK DAN DENYUT JANTUNG

    Full text link
    Transportasi umum telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, terutama antar kota. Transportasi darat dengan bus, kereta api, maupun travel lebih banyak dipilih karena harganya yang lebih murah. Namun transportasi darat biasanya berdurasi panjang. Bagi penumpang mungkin durasi panjang bisa dimanfaatkan untuk tidur selama perjalanan, namun tidak demikian halnya bagi pengemudi. Pengemudi dituntut untuk terus fokus dan terjaga selama perjalanan (pekerjaan) durasi panjang tersebut agar terhindar dari kecelakaan. Pekerjaan megemudi durasi panjang dapat menimbulkan kelelahan baik secara fisik maupun mental. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi kelelahan untuk 2 jenis jasa transportasi darat yaitu travel dan kereta api. Travel dan kereta api memiliki karakteristik pekerjaan yang sangat berbeda bagi pengemudinya. Evaluasi kelelahan akan dilakukan dengan melihat hasil pengukuran kelelahan menggunakan Karolinska Sleepiness Scale (KSS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan pengukuran denyut jantung. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi tingkat stres pengemudi travel dan kereta api menggunakan kombinasi model Karasek dan self assessment. Hasil evaluasi kelelahan menunjukkan bahwa pengemudi dan masinis memiliki tingkat kantuk yang tinggi akibat kualitas tidur yang buruk dan jadwal kerja yang tidak teratur. Penilaian stres menunjukkan bahwa pekerjaan pengemudi dan masinis dapat menimbulkan stres akibat rendahnya kontrol pengemudi dan masinis terhadap pekerjaannya. Usulan perbaikan berupa jadwal kerja usulan (perbaikan administratif) dan usaha intervensi kantuk (perbaikan teknis).Kata kunci : kelelahan, tingkat stress, KSS, PSQI, pengukuran denyut jantung, model Karase

    INTEGRASI SITUS NAVIGASI DENGAN SITUS CROWDSOURCING RUTE ANGKOT

    Full text link
    Penelitian ini mengintegrasikan situs navigasi rute angkot http://kiri.travel dengan situs crowd-sourcing rute angkot https://angkot.web.id, di mana pengguna dapat berkontribusi memperbaiki rute angkot yang salah. Integrasi yang dimaksud adalah sinkronisasi data secara berkala dan otomatis, sehingga hasil navigasi yang diberikan mendekati ketepatan sesuai di lapangan.Di akhir penelitian, integrasi berhasil diimplementasikan secara teknis, namun partisipasi pengguna dalam memperbaiki rute dirasa masih kurang. Sebagai catatan, hasil survei juga menyatakan rute yang dimiliki KIRI saat ini sudah baik, sehingga dapat menjelaskan alasan kurangnya partisipasi perbaikan data

    261

    full texts

    269

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Research Report - Engineering Science
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇