Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Not a member yet
1823 research outputs found
Sort by
Analisis 1 Dekade Pengaruh Belanja Pemerintah pada Indikator Keberhasilan Ekonomi Pembangunan dengan Perspektif Islam di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Anggaran Belanja Pemerintah (XBG) terhadap pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berperspektif Islam atau Islamic Human Development Index (IHDI) berbasis Maqashid Syariah dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), World Bank (WB), dan BAZNAS selama periode 2014–2023, penelitian ini menguji sebelas model regresi linear sederhana (OLS) untuk menilai pengaruh XBG terhadap setiap indikator IHDI yang merepresentasikan lima dimensi maslahah, yaitu ad-din (agama), an-nafs (jiwa), al-aql (intelektualitas), an-nasl (keturunan), dan al-mal (harta). Setiap variabel maslahah dikonstruksi berdasarkan kerangka teori pembangunan manusia dengan perspektif Maqashid Syariah. Hasil analisis menggunakan EViews 12, setelah melalui uji asumsi klasik, menunjukkan bahwa XBG berpengaruh signifikan terhadap lima variabel, yaitu: (1) tingkat kelahiran, (2) Gini Ratio, (3) GDP per kapita, (4) angka partisipasi sekolah, dan (5) tingkat kriminalitas. Namun, XBG tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap empat variabel lainnya, yaitu: (1) indeks persepsi korupsi, (2) tingkat pengangguran, (3) tingkat kemiskinan, dan (4) tingkat pengumpulan zakat. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas belanja pemerintah lebih terlihat pada dimensi pembangunan yang memerlukan intervensi langsung negara, sementara pada aspek-aspek yang bersifat kompleks seperti korupsi, ketenagakerjaan, dan keagamaan, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dan multidimensional.
 
Korelasi Kebijakan Pemerintah, Kesadaran Halal dan Kompensasi Terhadap Kompetensi Pendamping Produk Halal : Pengembangan Sumber Daya Manusia Sebagai Variabel Intervening
Indonesia is intensifying the acceleration of halal certification in Indonesia to realize Indonesia as the Number 1 Halal Food and Beverage Producer in the world, and this hope is targeted to be carried out in 2024. Through this acceleration program, it directly has a positive implication in accelerating the inclusion of strengthening halal literacy in society. This study examines the Correlation of Government Policy, Halal Awareness and Compensation on Halal Product Companion Competence: Human Resource Development as an Intervening Variable. The research method uses Quantitative Descriptive, with 50 respondents. The results of the study indicate that Government Policy has a negative and insignificant effect on P3H Competence, Halal Awareness has a negative or indirect and insignificant effect on P3H Competence. Compensation has a positive or indirect but insignificant effect on P3H Competence. Government Policy has a positive or indirect but insignificant effect on P3H Human Resource Development. Halal Awareness has a positive or indirect and significant effect on P3H Human Resource Development. Compensation has a positive or indirect and significant effect on P3H Human Resource Development. Human resource development has a positive or unidirectional and significant effect on P3H Competence. The indirect effect of Government Policy through Human Resource Development on P3H Competence is positive but not significant. The indirect effect of Halal Awareness through Human Resource Development on P3H Competence is positive but not significant. The indirect effect of Compensation through Human Resource Development on P3H Competence is positive but not significant
Analisis Penerapan Prinsip Syariah dan Dampak Terhadap Kinerja Keuangan UMKM
Perekonomian daerah, khususnya di Kabupaten Probolinggo, sangat didukung oleh keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, UMKM juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Meskipun diakui bahwa penerapan prinsip-prinsip syariah dalam UMKM dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan konsumen, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan prinsip-prinsip syariah memengaruhi kinerja UMKM di Pasar Wangkal, Kabupaten Probolinggo, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi oleh para pelaku usaha dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah ke dalam operasional bisnis mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik UMKM yang dipilih secara purposive dan melalui observasi lapangan. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan prinsip-prinsip syariah dalam usaha UMKM serta pengaruhnya terhadap stabilitas usaha, loyalitas pelanggan, dan efisiensi operasional, penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip syariah mendukung usaha UMKM dalam hal pertumbuhan penjualan, stabilitas keuntungan, dan kepuasan pelanggan. Usaha yang menerapkan nilai-nilai syariah seperti sertifikasi halal produk, transparansi transaksi, dan kejujuran dalam pelayanan memperoleh kepercayaan konsumen yang lebih besar dan menunjukkan kemampuan menjaga keberlanjutan usaha. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman terhadap konsep bisnis syariah, terbatasnya akses terhadap pembiayaan berbasis syariah, dan dominasi praktik bisnis konvensional dalam persaingan pasar menjadi hambatan dalam penerapan prinsip syariah. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya integrasi prinsip-prinsip syariah dalam UMKM sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat perekonomian yang berbasis nilai-nilai Islam. Untuk dapat menerapkan praktik bisnis yang sesuai syariah secara sukses, para pelaku UMKM memerlukan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan lembaga keuangan syariah
Implementasi Hybrid Contract Pada Perbankan Syariah di Indonesia (Perspektif Fiqih)
Hybrid Contract is part of the form of ijtihad which is built in order to develop functions and products in Shari'ah Banking, so that Shari'ah Banking can fulfill the needs of the current economic transactions of modern Muslim communities, so that there is a need for innovation in contract development shari'ah. The purpose of this paper is to find out the types of transactions that use Hybrid Contract especially in the Syari'ah Banking area, and analyzed from the standpoint of Islamic economic law (fiqh mu'amalah). The method used is a normative juridical method using data from primary and secondary legal sources, so that there is a match or difference in the theory and facts of economic transactions in Islamic Banking in Indonesia. The results of this study are that the permissibility of multi-contracts based on the principle of the original law of the contract is permissible and the law of multi-contracts is likened to the law of the contracts that build it, must pay attention to the religious provisions that limit it. This means that even though multi-contracts are permitted, there are limits that must not be violated, because these limits are signs for multi-contracts so that they do not fall into prohibited muamalah practices. The limits as explained in the previous section are the boundary lines for multi-contract practices that must not be crossed
Analisis Motivasi Kerja Islami Pegawai Kedai Geprek81 Pondok Pesantren Darul Hikmah Bangkalan
Bekerja di lingkungan pesantren bukan hanya sekedar mencari uang/gaji melaikan juga sebagai bentuk ibadah. Motivasi kerja yang berlandaskan nilai-nilai Islami menjadi pendorong utama bagi pegawai Kedai Geprek81 di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bangkalan dalam melaksanakan tugas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja Islami pegawai melalui pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus, yang mencakup pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai didasari oleh tiga aspek utama: (1) bekerja sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada pesantren; (2) penerapan nilai-nilai Islam dalam etos kerja, seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab; (3) harapan akan keberkahan dan keberlanjutan usaha sebagai bagian dari dakwah ekonomi. Selain itu lingkungan pesantren yang suportif dan kepemimpinan yang berbasis spiritual semakin memperkuat semangat kerja pegawai. Dengan memahami motivasi kerja Islami yang berfokus pada nilai-nilai islam dan penuh dengan khidmah ini, manajemen dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha sejalan dengan prinsip-prinsip IslamBekerja di lingkungan pesantren bukan hanya sekedar mencari uang/gaji melaikan juga sebagai bentuk ibadah. Motivasi kerja yang berlandaskan nilai-nilai Islami menjadi pendorong utama bagi pegawai Kedai Geprek81 di Pondok Pesantren Darul Hikmah Bangkalan dalam melaksanakan tugas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja Islami pegawai melalui pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi kasus, yang mencakup pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai didasari oleh tiga aspek utama: (1) bekerja sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada pesantren; (2) penerapan nilai-nilai Islam dalam etos kerja, seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab; (3) harapan akan keberkahan dan keberlanjutan usaha sebagai bagian dari dakwah ekonomi. Selain itu lingkungan pesantren yang suportif dan kepemimpinan yang berbasis spiritual semakin memperkuat semangat kerja pegawai. Dengan memahami motivasi kerja Islami yang berfokus pada nilai-nilai islam dan penuh dengan khidmah ini, manajemen dapat merumuskan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha sejalan dengan prinsip-prinsip Islam
Analisis Pengaruh Pengetahuan, Budaya, Dan Religiusitas Terhadap Minat Menabung Di KSPPS BMT Muamalat Bekonang
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh pengetahuan, budaya, religiusitas terhadap minat menabung menggunakan BMT. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data melalui observasi langsung dengan cara menyebarkan kuesioner, wawancara kepada anggota KSPPS BMT Muamalat Cabang Bekonang. Penelitian ini menggunakan Uji Multikolineritas, Uji Heteroskedastisitas, dan Uji Analisis Regresi Linier Berganda menggunakan Uji t dan F serta Uji Determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan variabel pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Variabel budaya berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Variabel religiusitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Terdapat pengaruh antara pengetahuan, budaya, religiusitas terhadap minat menabung anggota BMT.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh pengetahuan, budaya, religiusitas terhadap minat menabung menggunakan BMT. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengumpulan data melalui observasi langsung dengan cara menyebarkan kuesioner, wawancara kepada anggota KSPPS BMT Muamalat Cabang Bekonang. Penelitian ini menggunakan Uji Multikolineritas, Uji Heteroskedastisitas, dan Uji Analisis Regresi Linier Berganda menggunakan Uji t dan F serta Uji Determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan variabel pengetahuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Variabel budaya berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Variabel religiusitas tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat menabung anggota menggunakan BMT. Terdapat pengaruh antara pengetahuan, budaya, religiusitas terhadap minat menabung anggota BMT
Strategi Pengembangan Wisata Halal, Tinjauan Ekonomi Syariah Pada Permandian Air Panas Pincara Di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan destinasi wisata serta untuk mengidentifikasi nilai-nilai ekonomi syariah dalam membentuk nilai tauhid, nilai halal, dan nilai akuntabilitas di pemandian air panas Pincara, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi tauhid. Sumber data penelitian menggunakan data noema dan data noesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pemandian air panas Pincara dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan memberdayakan masyarakat setempat sebagai bentuk kerja sama. Tidak ada pembagian pendapatan yang diperoleh dengan Desa Pincara ataupun dengan dinas pariwisata karena pembayaran dilakukan langsung ke Pemerintah Daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Luwu Utara. Jika ditinjau berdasarkan nilai-nilai ekonomi syariah, maka: (1) terdapat kesesuaian terhadap nilai tauhid dalam keyakinan, etika, dan aturan; (2) nilai halal pada makanan dan minuman telah memenuhi ketentuan halal, namun akomodasi serta fasilitas dan infrastruktur belum memenuhi kriteria halal; dan (3) dalam nilai akuntabilitas, terdapat kesesuaian dalam pertanggungjawaban kepada Tuhan, manusia, dan alam
INVESTASI AKHIRAT: MEMAKSIMALKAN POTENSI ZAKAT MAL UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
This study aims to analyze the potential for optimizing zakat mal in improving the welfare of the people through the concept of “investment in the hereafter.” Zakat mal, as one of the pillars of Islamic economics, plays an important role in the distribution of wealth and economic empowerment of the community. However, its distribution has not yet reached its maximum potential in overcoming poverty and social inequality. This study employs a descriptive qualitative approach through a literature review of various primary and secondary sources related to zakat, community welfare, and the concept of investment from an Islamic perspective. Data collection methods include academic literature reviews, books, scientific journals, and official documents from zakat management institutions. Data analysis was conducted thematically, identifying key concepts, patterns, and relationships between variables to build a conceptual framework for afterlife investment through zakat mal. The research findings indicate that an afterlife investment approach in zakat mal management can transform zakat from mere consumption into sustainable productive capital. This concept emphasizes the distribution of zakat for programs that not only meet basic needs (consumptive) but also create economic independence (productive) for mustahik, such as skills training, business capital, or sustainable education programs. Optimizing zakat mal as an investment in the afterlife requires transparent, accountable, and innovative management strategies from zakat management institutions, as well as awareness among zakat payers of the long-term impact of their zakat. The implementation of this concept is expected to significantly improve the holistic and sustainable well-being of the community, in line with the objectives of Islamic sharia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi optimalisasi zakat mal dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui konsep "investasi akhirat". Zakat mal, sebagai salah satu pilar ekonomi Islam, memiliki peran penting dalam distribusi kekayaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, penyalurannya masih belum mencapai potensi maksimal dalam mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang berkaitan dengan zakat, kesejahteraan umat, dan konsep investasi dalam perspektif Islam. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur akademik, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi dari lembaga amil zakat. Analisis data dilakukan secara tematik, dengan mengidentifikasi konsep-konsep kunci, pola, dan hubungan antarvariabel untuk membangun kerangka konseptual investasi akhirat melalui zakat mal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan investasi akhirat dalam pengelolaan zakat mal dapat mentransformasi zakat dari sekadar konsumsi menjadi modal produktif yang berkelanjutan. Konsep ini menekankan penyaluran zakat untuk program-program yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar (konsumtif) tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi (produktif) bagi mustahik, seperti pelatihan keterampilan, modal usaha, atau program pendidikan berkelanjutan. Optimalisasi zakat mal sebagai investasi akhirat memerlukan strategi pengelolaan yang transparan, akuntabel, dan inovatif dari lembaga pengelola zakat, serta kesadaran muzaki akan dampak jangka panjang dari zakatnya. Implementasi konsep ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan kesejahteraan umat secara holistik dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan syariah Islam
Analisis Kelayakan Anggota Dalam Pembiayaan Qardh Bisyarti Rahni di KSPPS-BMT Lima Satu Cabang Kedung
This study aims to analyze the eligibility of members in Qardh Bisyarti Rahni financing at KSPPS BMT Lima Satu Kedung Branch using the 6C assessment (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of economy and Compliance). The research method used is descriptive qualitative, with data collection through in-depth interviews, documentation, and direct observation. The results of the study indicate that the eligibility of members in this financing is influenced by several factors, including financial capacity, previous financing history, and members' commitment to sharia principles that avoid usury, gharar and maysir. BMT Lima Satu not only provides funds effectively to support the utilization of financing by members. In addition, this institution implements strict procedures to ensure compliance with sharia principles. This research is expected to contribute to the development of more effective and efficient sharia financing products in the future, as well as improving the welfare of members through responsible financing access.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan anggota dalam pembiayaan Qardh Bisyarti Rahni di KSPPS BMT Lima Satu Cabang Kedung dengan menggunakan penilaian 6C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of economy dan Compliance). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara yang mendalam, dokumentasi, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan anggota dalam pembiayaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kemampuan finansial, riwayat pembiayaan sebelumnya, serta komitmen anggota terhadap prinsip syariah yang menghindari riba, gharar dan maysir. BMT Lima Satu tidak hanya menyediakan dana secara efektif untuk mendukung pemanfaatan pembiayaan oleh anggota. Selain itu, lembaga ini menerapkan prosedur ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan produk pembiayaan syariah yang lebih efektif dan efisien di masa depan, serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui akses pembiayaan yang bertanggung jawab
Analysis of the Influence of Financial Literacy and Financial Inclusion on Use of Financial Technology (Fintech) (Case Study of Islamic Bank Customers )
This research is motivated by the rapid development technology digital finance ( financial technology or fintech ) which also change behavior customers in accessing and utilizing service finance , including in the sector Islamic banking . However , the high fintech adoption doesn't always work along with level literacy and inclusion finance society , especially Islamic bank customers who have characteristics and preferences special based on Sharia principles . Formulation The problem in this research is focused on the question : (1) What is the influence of financial literacy to use of fintech by sharia bank customers ? (2) How is the influence financial inclusion to use of fintech by Islamic bank customers ? and (3) What are financial literacy and financial inclusion? in a way simultaneous influential significant to use of fintech by sharia bank customers ?
The purpose of This research is to analyze in a way in-depth how the level literacy finance and inclusion finance influence pattern use fintech services by Islamic bank customers , as well as to identify connection simultaneous between second variables independent the to variables dependent . This study uses approach qualitative with method studies bibliography and descriptive-analytical , which examines various primary and secondary sources , including research results previous studies , scientific journals , and academic books relevant .
Research result shows that good financial literacy and financial inclusion own influence positive and significant to the use of fintech by sharia bank customers is good in a way partial and simultaneous . Literacy level adequate finances help customers understand risks and benefits fintech services , as well as making decisions smart finance . Meanwhile that , level inclusion good finances open wider access to products and services finance digital- based . Combination both of them push improvement optimal adoption of fintech in the context Islamic banking , in line with findings study previously stated that the ability individuals in understanding information finance as well as access to institution finance are two factors crucial in acceleration transformation digital finance .