Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Not a member yet
    1823 research outputs found

    Peran Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah terhadap Pengembangan UMKM di Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi dan inklusi keuangan syariah terhadap pengembangan UMKM di Indonesia. Penelitian mengkaji bagaimana literasi keuangan syariah mempengaruhi keputusan UMKM dalam memilih produk dan layanan keuangan syariah, serta bagaimana inklusi keuangan syariah dapat meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder  seperti referensi, jurnal, buku, atau data dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan studi pustaka dilakukan melalui beberapa tahapan, antara lain merumuskan pertanyaan penelitian, mencari sumber-sumber pustaka, dan mengevaluasi sumber-sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan keuangan syariah (literasi keuangan syariah) sangat penting bagi UMKM. Literasi keuangan syariah yang baik membantu UMKM membuat keputusan keuangan yang lebih baik dan mengelola keuangan dengan lebih efisien, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan mereka. Selain itu, akses terhadap layanan keuangan syariah (inklusi keuangan syariah) juga penting bagi UMKM. Inklusi keuangan syariah yang baik memudahkan UMKM mengakses pembiayaan dan layanan keuangan syariah lainnya

    PENGARUH KEPERCAYAAN NASABAH, BIAYA ADMINISTRASI, DAN MANFAAT TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PRODUK TABUNGAN WADIAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA (Studi Kasus Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang)

    Full text link
    Abstract This study aims to analyze the influence of customer trust, administrative fees, and perceived benefits on customers’ decisions to use Wadiah savings products at Bank Syariah Indonesia. A quantitative approach was employed through a survey conducted among teachers at the Irsyadul Ibad Foundation in Pandeglang. The results reveal that customer trust has a significant influence on the decision to use Wadiah savings, followed by perceived benefits. Meanwhile, administrative fees were found to have no significant effect. These findings highlight that improving customer trust and perceived benefits are the main drivers in encouraging customers to choose Islamic banking products. This research provides important implications for the development of marketing strategies and service improvements in the Islamic banking sector.   Keywords: Bank Syariah Indonesia, Administrative Fees, Customer Trust, Customer Decision, Benefits, Wadiah SavingsAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan nasabah, biaya administrasi, dan manfaat terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan produk tabungan Wadiah pada Bank Syariah Indonesia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap tenaga pengajar di Yayasan Irsyadul Ibad Pandeglang sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan nasabah berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan tabungan Wadiah, diikuti oleh manfaat produk. Sementara itu, biaya administrasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kepercayaan dan persepsi manfaat menjadi kunci utama dalam mendorong nasabah memilih produk perbankan syariah. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pemasaran dan peningkatan pelayanan pada sektor perbankan syariah.   Kata Kunci: Bank Syariah Indonesia, Biaya Administrasi, Kepercayaan Nasabah, Keputusan Nasabah, Manfaat Tabungan Wadia

    DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DENGAN PENDEKATAN MAQASHID SYARIAH ASY-SYATIBI: DI JAWA TIMUR

    Full text link
    Indonesia is currently in an era of demographic dividend, which is expected to peak in 2035, when the majority of the population will be of productive age. This bonus is both an opportunity and a challenge, especially in the context of human development. This study aims to analyze the influence of five elements of Maqasid Shariah, namely Hifdz Ad-Din, Hifdz An-Nafs, Hifdz Al-Aql, Hifdz An-Nashl, and Hifdz Al-Mal on the Human Development Index (HDI) in 36 districts/cities in East Java in the period 2016-2020. Using panel data analysis and fixed effect model (FEM) method, the study found that Hifdz An-Nafs (health budget) and Hifdz An-Nashl (total population) have a significant positive effect on increasing HDI, while Hifdz Al-Aql (education budget) and Hifdz Al-Mal (GRDP per capita) have a positive but insignificant effect. On the other hand, Hifdz Ad-Din has a significant negative effect on HDI, indicating that increasing crime rates have an impact on reducing HDI. This research provides new insights into the integration of Sharia values into development strategies to create sustainable material and spiritual well-being.Indonesia saat ini berada di era bonus demografi yang puncaknya diperkirakan pada tahun 2035, dengan mayoritas penduduk berada dalam usia produktif. Bonus ini merupakan peluang sekaligus tantangan, khususnya dalam konteks pembangunan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lima unsur maqashid syariah yakni Hifdz Ad-Din, Hifdz An-Nafs, Hifdz Al-Aql, Hifdz An-Nashl, dan Hifdz Al-Mal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di 36 kabupaten/kota di Jawa Timur pada periode 2016–2020. Dengan menggunakan analisis data panel dan metode Fixed Effect Model (FEM), penelitian menemukan bahwa Hifdz An-Nafs (anggaran kesehatan) dan Hifdz An-Nashl (total populasi) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap peningkatan IPM, sementara Hifdz Al-Aql (anggaran pendidikan) dan Hifdz Al-Mal (PDRB per kapita) memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan. Di sisi lain, Hifdz Ad-Din menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap IPM, yang mengindikasikan bahwa meningkatnya angka kriminalitas berdampak pada penurunan IPM. Penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai integrasi nilai-nilai syariah dalam strategi pembangunan untuk menciptakan kesejahteraan material dan spiritual yang berkelanjutan

    Implementasi Etika Bisnis Islam pada Distributor Tiens Wilayah Bangkalan dan Sekitarnya

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis oleh distributor Tianshi Syariah serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip etika bisnis yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, termasuk wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar distributor memahami pentingnya prinsip syariah dalam berbisnis; namun, terdapat tantangan signifikan terkait transparansi dan distribusi komisi yang adil. Banyak distributor mengungkapkan bahwa tekanan untuk mencapai target keuangan sering kali membuat mereka lebih fokus pada merekrut anggota baru dibandingkan dengan penjualan produk. Selain itu, sistem komisi yang mengandalkan struktur piramida menciptakan ketidakadilan, di mana distributor yang lebih berpengalaman memperoleh keuntungan lebih besar sementara distributor baru lebih berisiko mengalami kerugian. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan tentang prinsip-prinsip syariah, evaluasi terhadap sistem komisi, serta dorongan untuk fokus pada penjualan produk berkualitas guna menciptakan lingkungan bisnis yang lebih adil dan berkelanjutan

    Pengaruh JII 70 Dan ISSI Terhadap Pertumbuhan Perekonomian Indonesia

    Full text link
    This research is based on the discrepancy between theory and facts found in the field, as well as inconsistent results from previous studies that serve as references in this study. The aim of this research is to analyze the influence of the Jakarta Islamic Index 70 (JII 70) and the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) on Indonesia's economic growth during the period of 2019-2023. The research method used is a quantitative approach with secondary data obtained from BPS, OJK, and investing web pages. The sample selection was done using purposive sampling technique, covering two sharia stock indices, namely JII 70 and ISSI. The partial test results show that JII 70 has a negative and significant effect on economic growth, while ISSI has a positive and significant effect. The simultaneous test indicates that overall, JII 70 and ISSI have a positive and significant impact on economic growth. The coefficient of determination of 95.7% indicates that these two variables can explain economic growth, while the remaining 4.3% is influenced by other factors.Penelitian ini didasarkan pada ketidaksesuaian antara teori dan fakta yang terdapat di lapangan, serta hasil yang tidak konsisten dari penelitian terdahulu yang menjadi acuan dalam studi ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Jakarta Islamic Index 70 (JII 70) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia pada periode 2019-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang didapat dari BPS, OJK, dan laman web investing. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang mencakup dua indeks saham syariah, yaitu JII 70 dan ISSI. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa JII 70 memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan ISSI berpengaruh positif dan signifikan. Uji simultan mengindikasikan bahwa secara keseluruhan, JII 70 dan ISSI memiliki dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Koefisien determinasi sebesar 95,7% menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan pertumbuhan ekonomi, sementara sisanya sebesar 4,3% dipengaruhi oleh faktor lain

    Optimizing the Potential of Halal Media and Entertainment in Indonesia: Analysis of Opportunities, Challenges, and Strategic Steps

    Full text link
    This study aims to identify the opportunities and challenges and formulate strategies for developing halal media and entertainment in Indonesia. This research is a library research using a qualitative approach. The study was conducted by reading, reviewing, and analyzing various existing literatures, such as books, journals, news, and research findings. The study results indicate that Indonesia's main opportunities for halal media and entertainment include a significant market potential, global demand for Islamic media content, and the positive influence of social media and digital technology development. However, the industry also faces significant challenges, such as limited definitions and halal standardization, the perception that it limits creativity, the dominance of non-halal content, a lack of innovation, and challenges in filtering and monitoring digital content. To overcome these challenges and optimize potential, the proposed strategies include strengthening the regulatory framework and government policies, improving the quality and diversity of content, developing competent human resources, building an integrated industrial ecosystem, and educating and promoting halal media literacy to the public. Implementing these strategies is expected to drive the industry's growth, contribute to the national economy, and position Indonesia as a global Islamic economy hub.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan serta merumuskan strategi pengembangan media dan hiburan halal di Indonesia. Penelitian ini adalah library research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan membaca, menelaah, dan menganalisis berbagai literatur yang ada, berupa buku, jurnal, berita maupun hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peluang utama media dan hiburan halal di Idoonesia meliputi potensi pasar yang besar, dorongan global terhadap media konten Islami, dan pengaruh positif perkembangan media sosial dan teknologi digital. Namun, industri ini juga menghadapi tantangan yang signifikan, seperti keterbatasan definisi dan standarisasi halal, anggapan bahwa hal itu membatasi kreativitas, dominasi konten non-halal, kurangnya inovasi, serta kendala dalam penyaringan dan pengawasan konten digital. Untuk mengatasi tantangan ini dan mengoptimalkan potensi, strategi yang diusulkan meliputi penguatan kerangka regulasi dan kebijakan pemerintah, peningkatan kualitas dan keberagaman konten, pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, pembangunan ekosistem industri yang terintegrasi,serta edukasi dan literasi media halal bagi masyarakat. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri, berkontribusi pada perekonomian nasional, dan memposisikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Berdonasi Green Waqf di Kalangan Muslim yang Peduli Lingkungan: Peran Mediasi dari Attitude

    Full text link
    This study analyzes the factors influencing the intention to donate to green waqf among environmentally conscious Muslims in Indonesia. The examined factors include green waqf literacy, subjective norms, and access to information media on the intention to donate to green waqf, with attitude acting as a mediating variable. The theoretical foundation of this study is the Theory of Planned Behaviour (TPB). This is a quantitative study that employs the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method, with a minimum sample size of 60 respondents. A purposive sampling technique was used, based on three respondent criteria, and the data were analyzed using SmartPLS version 4. This research contributes to the literature by exploring the mediating role of attitude in the relationship between green waqf literacy, subjective norms, and information media access on the intention to donate to green waqf. Additionally, this study specifically focuses on environmentally conscious Muslims, as their knowledge and awareness of environmental issues can play a vital role in supporting and promoting green waqf initiatives. The findings indicate that attitude and subjective norms significantly influence the intention to donate to green waqf among environmentally conscious Muslims in Indonesia. In particular, subjective norms have both direct and indirect effects through attitude, underscoring the importance of social influence in encouraging donation intention. In contrast, green waqf literacy and access to information media show positive but insignificant effects on donation intention, both directly and indirectly through attitude.Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat untuk berdonasi green waqf di kalangan enviromentally conscious Muslims di Indonesia. Faktor-faktor tersebut mencakup variabel green waqf literacy, subjective norms, dan information media access terhadap intention to donate green waqf. Hubungan tersebut diperkuat dengan peran mediator attitude. Teori dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah Theory of Planned Behaviour sebagai. Merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan jumlah minimum sampel adalah 60 responden. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan responden dengan menentukan tiga kriteria dan data diolah menggunakan software SmartPLS V.4. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur dengan menggali peran mediasi attitude, terhadap hubungan green waqf literacy, subjective norms, information media access, pada intention to donate green waqf. Selain itu, penelitian ini berfokus pada enviromentally conscious Muslims karena dengan pengetahuan dan pemahaman yang mereka miliki tentang isu-isu lingkungan, dapat memainkan peran penting dalam mendukung dan mempromosikan green waqf. Temuan penelitian menunjukkan bahwa attitude dan subjective norms berpengaruh signifikan terhadap niat berdonasi wakaf hijau di kalangan Muslim yang peduli lingkungan di Indonesia. Secara khusus, subjective norms memiliki pengaruh langsung maupun tidak langsung melalui attitude, yang menegaskan pentingnya pengaruh sosial dalam mendorong niat berdonasi. Sebaliknya, literasi wakaf hijau dan akses terhadap media informasi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap niat berdonasi, baik secara langsung maupun melalui mediasi attitud

    Implementasi Anjak Piutang Syariah dan Kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI No. 67 Tahun 2008 dan No. 117 Tahun 2018 Serta POJK No. 10 Tahun 2022: Studi Kasus PT Alami Fintek Sharia

    Full text link
    Abstract Sharia factoring is a transfer of settlement of receivables or short-term bills from the party with the debt to another party who then collects the receivables from the debtor or the party appointed by the debtor in accordance with sharia principles. Sharia factoring itself has been used as a peer to peer lending sharia fintech product, also known as invoice financing or factoring financing. This study uses a qualitative research method in the form of a case study with an empirical legal approach using primary data through interviews with PT Alami Fintek Sharia. While secondary data obtained through various sources including; books, journals, archives as well as reports and publications that can be accessed through the website. The results of this study indicate that; First, the provisions for sharia factoring in the fatwa of DSN-MUI use a Wakalah bil Ujrah contract which can be accompanied by bailout funds (qarḍ) and LPBBTI provisions include legal entity provisions, share ownership, operator capital requirements, controlling shareholders, access and use of personal data, sanctions administrative and others. Second, sharia factoring at PT Alami Fintek Sharia is implemented in invoice financing products by fulfilling the provisions of good corporate governance. Third, the implementation of sharia factoring at PT Alami Fintek Sharia is in accordance with fatwa of DSN-MUI No. 67/2008 and No. 117/2018 and POJK No. 10/2022.  Abstrak Anjak piutang syariah merupakan pengalihan penyelesaian piutang atau tagihan jangka pendek dari pihak yang berpiutang kepada pihak lain yang kemudian menagih piutang tersebut kepada pihak yang berutang atau pihak yang ditunjuk oleh pihak yang berutang sesuai prinsip syariah.  Anjak piutang syariah sendiri telah digunakan sebagai produk fintech syariah peer to peer lending atau yang dikenal dengan produk invoice financing atau pembiayaan anjak piutang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif berupa studi kasus dengan pendekatan hukum empiris yang menggunakan data primer melalui hasil wawancara dengan pihak PT Alami Fintek Sharia. Sedangkan data sekunder didapatkan melalui berbagai sumber di antaranya; buku, jurnal, arsip serta laporan dan publikasi yang dapat diakses melalui website. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa; Pertama, ketentuan anjak piutang syariah pada fatwa DSN-MUI menggunakan akad Wakalah bil Ujrah yang dapat disertai dana talangan (qarḍ) dan ketentuan LPBBTI mencakup ketentuan badan hukum, kepemilikan saham, syarat permodalan penyelenggara, pemegang saham pengendali, akses dan penggunaan data pribadi, sanksi administratif dan lainnya. Kedua, anjak piutang syariah di PT Alami Fintek Sharia diterapkan dalam produk invoice financing dengan memenuhi ketentuan tata kelola perusahaan yang baik. Ketiga, implementasi anjak piutang syariah di PT Alami Fintek Sharia telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 67 tahun 2008 dan No. 117 tahun 2018 serta POJK No. 10 tahun 2022. &nbsp

    ANALISIS KINERJA BPR SYARIAH AL SALAAM KOTA DEPOK: PENDEKATAN MASLAHAH PERFORMA: Islamic Rural Bank Performance Analysis

    No full text
    This research describes the analysis of performance measurement in Islamic Rural Bank Al Salaam based on orientation to benefit all stakeholders and shareholders. This study specifically measures aspects of the methodology for implementing performance measurement that are still limited. Therefore, Maslahah Performa is used to recalculate performance measurement in Islamic Rural Bank Al Salaam. The study aims to measure performance of Islamic rural bank al salaam with two sides of analysis, which are process performance and result performance. The methodology used in this study is qualitative research methods with case study design. The results of the Islamic Rural Bank Al Salaam process performance was 0.950. It shows that the company is very good at preparing the company's running process. The Islamic Rural Bank Al Salaam performance result is 0.678. This provides quite good benefits for stakeholders. These results are not perfect because several strategic targets have not been fully achieved. The company is supposed to give more maslahah in the target which are not fully covered. The research findings indicate that six benefit orientations exist in Islamic Rural Bank Al Salaam. These orientations include worship, internal processes, talents, learning, customers, and property.&nbsp

    Can Islamic Values Support Fraud Prevention in Village Fund Management? A Study in Ngoro Subdistrict, Mojokerto

    Full text link
    This study examines the role of Islamic values in preventing fraud in the management of village funds in Mojokerto Regency. Using a quantitative approach, the research involved 57 respondents from Ngoro Subdistrict, directly engaged in village financial management, specifically village heads, secretaries, and treasurers. The findings reveal that Islamic values have a positive and significant effect on fraud prevention efforts, emphasizing their role in enhancing governance integrity. These results highlight the importance of embedding Islamic principles in village governance to enhance transparency and accountability. This study provides recommendations for policymakers and practitioners to integrate Islamic approaches into training programs and village fund management to achieve better governanc

    1,681

    full texts

    1,823

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇