Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)
Not a member yet
    199 research outputs found

    ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN JENIS TURBO CYCLONE DAN INTAKE MANIFOLD MODIFIKASI TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR KARBURATOR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor dengan pemasangan jenis turbo cyclone dan intake manifold modifikasi dibandingkan dengan kondisi sepeda motor standar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan putaran mesin atau rotation per minutes  (rpm) sebagai variabel kontrolnya, yaitu pada 1500 rpm, 4500 rpm dan 7500 rpm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil dari penelitian ini adalah konsumsi bahan bakar mengalami penurunan paling baik pada saat menggunakan  free vane turbo cyclone  dengan intake manifold standar dengan rata-rata penurunan sebesar 0,67 ml/menit atau 13,4% pada putaran mesin 1.500 rpm, pada putaran mesin 4.500 rpm sebesar 1,5 ml/menit atau 11,54%, dan  pada putaran mesin 7.500 rpm sebesar 1,5 ml/menit atau 7,5%. Dan untuk jumlah total konsumsi bahan bakar mengalami penurunan sebesar 11 ml/menit atau 9,65% bila dibandingkan dengan kondisi standar

    ANALISIS PERBANDINGAN BIODIESEL MINYAK SAWIT, MINYAK BIJI KEPUH DAN MINYAK JELANTAH TERHADAP EMISI GAS BUANG DAN OPASITAS PADA MESIN DIESEL

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah : (1) Membuktikan biodiesel manakah yang lebih baik dalam mengurangi opasitas gas buang pada mesin diesel. (2) Membuktikan biodiesel manakah yang lebih baik dalam mereduksi emisi gas buang CO pada mesin diesel. (3) Membuktikan biodiesel manakah yang lebih baik dalam mereduksi emisi gas buang HC pada mesin diesel. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Populasi diambil dari varian biodiesel yang digunakan dengan sampel yaitu biodiesel minyak sawit, minyak biji kepuh dan minyak jelantah. Sampel dicampur minyak solar murni dengan konsentrasi 20% (B20) dari masing-masing biodiesel dengan solar yang terjual dipasaran. Data penelitian diambil dari hasil pengukuran emisi gas buang serta opasitas melalui hasil print out cetakan alat uji emisi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Campuran B20 minyak biji kepuh memiliki tingkat emisi gas CO paling rendah. (2) Campuran B20 minyak biji kepuh memiliki tingkat emisi gas HC yang paling rendah. (3) Campuran B20 minyak biji kepuh menjadi campuran yang memiliki kadar opasitas paling renda dengan penurunan rata-rata sebesar 26%.

    PENGARUH FASILITAS BELAJAR BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

    Get PDF
    Pendidikan sangat penting bagi kita, negara bisa maju karena orang-orangnya berpendidikan. Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh kualaitas pendidikan itu sendiri. Untuk mengetahui kualitas pendidkan diperlukan suatu hasil atau prestasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi adalah fasilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh fasilitas belajar terhadap prestasi belajar siswa. Pengambilan sample menggunakan sistem simple random sampling sebanyak 58 orang dari total populasi keseluruhan sebanyak 70 orang pada jenjang pendidikan formal. Metode yang digunakan dalam pengambilan data yaitu menggunakan quisioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis diketahui bahwa kedua variabel yaitu fasilitas belajar (X) dan prestasi belajar siswa (Y) mempunyai pengaruh yang positif, hal ini dibuktikan dengan r = 0,277 dimana pedoman yang digunakan untuk memberikan interpretasi yang dikemukakan oleh Sugiyono berada pada interval 0,20 – 0,399 yang mana termasuk dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan oleh penulis yang mana terdapat pengaruh antara fasilitas belajar terhadap prestasi belajar dengan kategori rendah, maka perlu ditingkatkan efektifitas penggunaan fasilitas belajar serta dilakukan penelitian lain tentang faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar siswa selain fasilitas belajar

    PENGARUH PENAMBAHAN SERAT LIMBAH BANNER TERHADAP KUAT LEKAT DAN MIKROSTRUKTUR BETON SERAT PASCA BAKAR SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR MATA KULIAH TEKNOLOGI BETON

    Get PDF
    The purpose of this study, 1) know how the addition of fiber length variation of banners and combustion temperature variations to bond strength post-burn concrete, 2) know the change of microstructures of concrete by the addition of fiber the waste banner on some variations of the length of the fiber and temperature variations pre and post-burn, 3) know optimum value the addition of fiber waste banner that will produce concrete with bond strength post-burn concrete maximum.This research using quantitative research methods with experimental approach. Variables that affect in this study is 1) free variables include the addition of long fiber waste banner that is 3 cm, 6 cm, 9 cm and in the amount of 0.2% of the weight of the concrete and the temperature variation of combustion that is room temperature (28 ˚ C), 200 ˚ C ˚ C, 300, and 400 ˚ C, 2) variable bound to include bond strength and microstructures of concrete due to variations in the length of the fiber waste banner and combustion temperature variations. Research results as follows 1) addition of long fiber waste banner resulting in a decrease in the temperature of 300 ˚ C and rise at a temperature of 400 ˚ C, 2) change in microstructures of concrete with addition of waste fiber banner on some variations of the length of the fiber and combustion temperature variations can be seen from the pores and cracks in the concrete post-burn that looks more than concrete pre-burn, 3) addition of long fiber waste banner that generates maximum value bond strength the concrete post-burn occurred at the addition of long fiber waste banner 3 cm with combustion temperatures 200 ˚ C

    KAJI BANDING KUALITAS REPAIR WELDING DENGAN METODE OXY-ACITELYN, TIG DAN MIG PADA CAST WHEEL ALUMINIUM

    Get PDF
    Penelitian yang telah dilakukan adalah reparasi cast wheel (velg) aluminium yang telah mengalami kerusakan (retak) dengan metode pengelasan. Pengalasan yang akan diteliti meliputi 3 metode yaitu: las Oksi-Asitelin, las TIG (Tungsten Inert Gas) dan MIG (Metal Inert Gas). Pengelasan pada velg berbahan Aluminium memungkinkan digunakan untuk memperbaiki kerusakan sejauh kekuatan sambungan las tersebut mendekati kekuatan dari velg utuh. Sebelum percobaan pengelasan Oksi-Asitelin, TIG dan MIG dilakukan, maka dilakukan dahulu beberapa pengujian untuk mengetahui data awal. Pengujian bertujuan untuk mengetahui kondisi material asli (base material).  Dari pengujian awal diperoleh bahwa material asli adalah Al-7,3%Si yang memiliki kekerasan sebesar 57,63 HBN dan memiliki kekuatan impak sebesar 0,108 Joule/mm2. Data yang diperoleh pada pengujian tersebut merupakan data acuan untuk menjadi pembanding hasil percobaan dengan pengelasan Oksi-Asitelin, TIG dan MIG. Hasil uji kekerasan masing masing proses pengelasan pada daerah perbatasan antara logam induk dan logam lasan serta pada logam lasan, untuk pengelasan Oksi-Asitelin sebesar 38,69 BHN dan 54,80 BHN, untuk pengelasan TIG sebesar 30,47  BHN dan 45,15 BHN, sedangkan untuk pengelasan MIG sebesar 36,16 BHN dan 44,18 BHN. Hasil uji impak untuk masing-masing proses pengelasan, untuk pengelasan Oksi-Asitelin sebesar 0,085 Joule/mm2, untuk pengelasan TIG sebesar 0,096 Joule/mm2 dan untuk pengelasan MIG sebesar 0,102 Joule/mm2. Dari hasi pengujian kekerasan dan impak dapat diketahui bahwa nilai kekerasan dan kekuatan impak hasil lasan masih lebih kecil dibandingkan dengn kekerasan dan kekuatan impak logam induk. Hal ini berarti bahwa hasil pengelasan belum layak digunakan, karena nilai kekerasan dari hasil pengelasan belum mendekati nilai kekerasan logam induk

    STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN BAJA S45C PADA PENGELASAN SMAW DENGAN VARIASI MEDIA QUENCH

    Get PDF
    The purpose of this research is to find out the effect of current on microstructure and hardness value in S45C steel before (raw material) and after welding using Shielded Metal Arc Welding (SMAW). This research using experiment method. The Technique of data analysis using descriptive comparative research. The instruments that used for testing microstructure and hardness is Olympus Metallurgical Microscope and Vickers Hardness Tester. Based on the results of the research conclude that (1) the results of the microstructure testing showed the improved martensite structure after welding. In the raw material, martensite structure didn’t exist but the result of SMAW welding methods using quenching media of water, oil, and air that showed martensite structure was exist. (2) The hardness value of raw material is 232 VHN. The specimen with water media had highest average hardness value that is 411 VHN, oil media had average hardness value that is 308 VHN, air media had lowest average hardness value that is 263 VHN. This research showed that the result of SMAW welding using varying quenching media can changed the microstructure and hardness of S45C steel

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH PANGKAS RAMBUT LANJUTAN

    Get PDF
    Pemanfaatan bahan ajar dalam proses belajar mengajar merupakan pilihan utama bagi seorang dosen dalam membangkitkan motivasi. Fakta di lapangan tentang mata kuliah pangkas menunjukkan, proses pembelajaran belum berjalan sebagaimana yang dikehendaki. Hal ini disebabkan karena mahasiswa hanya berpegang pada demonstrasi pangkas dari dosen tanpa disertai media yang mendukung saat proses belajar mengajar, sehingga anak kurang memahami dalam melakukan teknik pangkas rambut. Tujuan penelitian: menghasilkan produk berupa bahan ajar  (modul praktik) yang valid, reliabel dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model Borg dan Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dihasilkan modul praktik pangkas rambut lanjutan yang valid dan reliabel, (2) kualitas bahan ajar ditinjau dari expert judgement termasuk dalam kriteria sangat baik dengan skor rata-rata 3,7 sehingga bahan ajar dikatakan valid atau layak digunakan, (3) kualitas bahan ajar dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan N-gain untuk tes hasil belajar mahasiswa diperoleh nilai <g> sebesar 0, 712 dengan kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa, penggunaan bahan ajar efektif dalam memberikan dampak peningkatan terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah pangkas rambut lanjutan. Saran: hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi dosen untuk mencoba mengembangkan bahan ajar untuk praktik, sehingga memudahkan mahasiswa dalam melakukan teknik pangkas rambu

    PENGARUH KEAKTIFAN MAHASISWA DALAM ORGANISASI DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam organisasi terhadap kesiapan kerja mahasiswa mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Sebelas Maret Surakarta. (2) Pengaruh prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta.(3) Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam organisasi dan prestasi belajar secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja mahasiswa mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta.Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah keaktifan mahasiswa dalam organisasi ), prestasi belajar (), dan kesiapan kerja (Y). Populasi ada 166 mahasiswa PTIK angkatan 2014 2015 dan 2016. Teknik sampling adalah simple random sampling. Sampel penelitian sebanyak 114 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keaktifan mahasiswa dalam organisasi terhadap kesiapan kerja. ( = 0.779 >  = 0.1824 ; p value = 0.00 < 0.05). Tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan antara prestasi belajar terhadap kesiapan kerja. ( = 0.124 <  = 0.1824 ; p value = 0.188 > 0.05). Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara keaktifan mahasiswa dalam organisasi dan prestasi belajar secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja. ( = 89.243 >  = 3.08) Kata kunci: Keaktifan, Prestasi Belajar, Kesiapan Kerj

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN DESKTOP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI RPL B SMK NEGERI 2 KARANGANYAR

    Get PDF
    The objective of research was to find out (1) the improvement of learning outcome in the 11th RPL B graders of SMK Negeri 2 Karanganyar by applying Project Based Learning model to Desktop Programming Subject, and (2) the improvement of activeness in the 11th RPL B graders of SMK Negeri 2 Karanganyar by applying Project Based Learning model to Desktop Programming Subject. This study was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, acting, observing, and reflecting. The subject of research was the 11th RPL B graders of SMK Negeri 2 Karanganyar in the school year of 2015/2016, consisting of 38 students: 28 boys and 6 girls. Techniques of collecting data used were documentation, observation, test, and interview. Data validation was conducted using triangulation and data analysis was carried out using a statistic descriptive comparative. The result of research showed that the application of Project Based Learning (PBL) learning model in desktop programming subject could improve the learning outcome of students. The result of research indicated the increasing proportion of students passing successfully of 33.33% in pre-cycle, 40.00%  in cycle I, and 96.97% in cycle II for cognitive domain; of 3,03% in pre-cycle, 56,25% in cycle I, and 84,85% in cycle II for affective domain; of 0.00% in pre-cycle, 40,63% in cycle I, and 81,82% in cycle II for psychomotor domain; and of 6.06% in pre-cycle, 50.00%  in cycle I, and 93.94% in cycle II for activeness aspect. The result of interview with students showed that the application of Project Based Learning model was joyful and made the students participating more actively in learning process. The conclusion of research was that the application of project based learning (PBL) learning model in desktop programming subject could improve the learning outcome of the 11th RPL B graders of SMK Negeri 2 Karanganyar in the school year of 2015/2016

    REKAYASA PENGOLAHAN LIMBAH BATOK KELAPA SEBAGAI AKSESORIS SANGGUL

    Get PDF
    Limbah batok kelapa banyak dijumpai dibeberapa pasar tradisional, bahkan terjadi penumpukan  karena  kurang dimanfaatkan secara optimal, sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan, yang selama ini belum mendapat perhatian cara mengatasinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui 1).validitas cara pembuatan produk inovatif batok kelapa sebagai aksesoris dan  2). kelayakan rekayasa limbah batok kelapa sebagai aksesoris. Disain eksperimen yang digunakan one shot case study, obyek penelitian/ sampel produk 8 model aksesoris sanggul dan subyek penelitian adalah masyarakat pengguna untuk mengukur kelayakan produk. Uji validitas menggunakan expert judgment dan kelayakan menggunakan uji indrawi dan uji kesukaan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi dengan analisis diskriptif persentase. Hasil penelitian validitas produk dari panelis ahli diperoleh 87%, Uji indrawi 84% dan uji kesukaan 82% dengan indikator bentuk, ukuran, keserasian dan kekuatan serta ketertarikan. Simpulan adalah aksesoris limbah batok kelapa dinyatakan valid dan rekayasa limbah batok kelapa layak sebagai aksesoris sanggul melalui uji indrawi dan uji kesukaan

    196

    full texts

    199

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇