JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Not a member yet
    176 research outputs found

    Improving Speaking Skills through Cooperative Learning Model Talking Stick Type on Students of Class XI IPS 2 SMA Negeri 7 Singkawang School Year 2015/2016

    Get PDF
    This research is motivated by low speech skills, this is due to low student interest and lack of confidence in students and has difficulty in playing the drama. This research is focused on the material to play the drama through Cooperative Type Talking Stick Learning Model. The purpose of this study is to describe the planning, implementation, and results of the Drama through Cooperative Learning Model Type Talking Stick. The formulation of this research problem is how the planning, how the implementation, and how the results of learning activities play the drama through Cooperative Type Talking Stick Learning Model. the method used in this research is descriptive with the form of qualitative and quantitative research. The implementation procedure of this research consists of planning, implementation, observation, and reflection. Research design in the form of Class Action Research. Planning in cycle 1 is good with percentage equal to 74,11% whereas planning in cycle 2 with percentage 80%. Implementation in cycle 1 first meeting is good with percentage equal to 71,81% while implementation in cycle 1 second meeting equal to 72,17%. The percentage achieved in cycle 1 overall was 74.54%. Implementation in cycle 2 first meeting Very good with percentage 85.45%, the percentage achieved in cycle 2 second meeting very good with percentage 87,27%. Percentage achieved in cycle 2 overall by 86,36%. Research Result Action Class at cycle 1 with average score reach 69,01 and percentage mastery learn student equal to 53,33%, themean value in cycle 2 increased become 71,41 with student mastery percentage equal to 83,33%. Based on this research, it can be concluded that speaking skill in playing drama through Cooperative Learning Model Talking Stick Type is good, it is suggested to teachers especially Indonesian teachers using Cooperative Learning Model Talking Stick Type improves speaking skill especially on play plays material

    Analisis Struktural Antologi Puisi Hujan Lolos di Sela Jari Karya Yudhiswara

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur fisik dan struktur batin puisi yang terdapat dalam kumpulan puisi Hujan Lolos di Sela Jari karya Yudhiswara. Metode yang digunakan adalah deskriptif berbentuk kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah analisis struktural. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa hal yang berkenaan dengan struktur fisik yakni, kumpulan puisi Hujan Lolos di Sela Jari karya Yudhiswara menggunakan struktur fisik kecuali metrum. Pada struktur batin sebagian besar bertema ketuhanan dan kemanusiaan. Perasaannya menunjukkan rasa religius. Nada atau sikap yang diperlihatkan melalui kata-kata yang lugas berupa kritik dan menasehati. Amanatnya adalah mengajak kepada kebaikan, mencegah kemunkaran sebagai cerminan beriman kepada Tuhan

    Kelayakan Kebahasaan dan Isi Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas XII Semester 1 SMA

    Get PDF
    Buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 masih dikeluhkan guru karena memiliki banyak kekurangan dari aspek kebahasaan dan isi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis kelayakan buku teks Bahasa Indonesia kelas XII semester 1 yang digunakan di SMA Islam Sudirman. Aspek kelayakan yang dinilai adalah aspek kebahasaan dan isi. Data dalam penelitian kualitatif  ini dikumpulkan dengan metode simak dan cakap sedangkan untuk menganalisis data digunakan metode analisis isi. Penelitian ini menggunakan triangulasi pakar untuk menguji keabsahan data, yaitu data dihasilkan oleh peneliti, guru, dan siswa dengan mengisi kartu data berdasarkan aspek kelayakan buku teks. Hasil penelitian ini menunjukkan kelayakan aspek kebahasaan dan isi dalam buku teks tersebut. Aspek kebahasaan dan isi mendapatkan skor 50,97 dan 52,27 sehingga tergolong masih kurang layak. Kedua aspek tersebut perlu diperbaiki agar buku teks tersebut layak digunakan oleh guru dan siswa

    Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Pidato dengan Model Pembelajaran Cooperative Group Investigation Pada Siswa Kelas XA SMA Negeri 1 Samalantan

    Get PDF
    Penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran menulis. Hal tersebut disebabkan kurangnya minat siswa dalam menulis. Penelitian ini difokuskan pada materi menulis teks pidato dengan model cooperative group investigation. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, bagaimanakah pelaksanaan, dan bagaimanakah hasil dari kegiatan pembelajaran menulis teks pidato dengan model cooperative group investigation. Metode yang digunakan dalam rencana penelitian ini adalah metode deskriptif. Deskriptif artinya data terurai dalam bentuk kata-kata atau gambar-gambar bukan dalam bentuk angka-angka [8]. Metode ini digunakan untuk mengetahui tentang peningkatan keterampilan menulis teks pidato dengan model pembelajaran Cooperative Group Investigation pada siswa kelas X A SMA Negeri 1 Samalantan. Bentuk penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Menurut McMilan Schumacher dalam [4] “Kualitatif adalah suatu pendekatan yang juga disebut pendekatan investigasi, karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dan berinteraksi dengan orang-orang di tempat penelitian”. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri atas perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi hasil kegiatan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran siklus 1 terdiri atas merumuskan tujuan pembelajaran,  menentukan model pembelajaran, memilih materi, menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, serta pedoman penilaian. Perencanaan pada siklus 2 sama dengan siklus 1, tetapi lebih ditekankan pada pemahaman terhadap materi dan penerapan model pembelajaran cooperative group investigation. Pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan perencanaan yang telah disusun. Pelaksanaan siklus 1 memiliki kendala pada kesiapan siswa, kesiapan kelas, pemilihan tema, serta pemberian motvasi. Pelaksanaan siklus 2 berjalan dengan baik, semua aspek dalam perencanaan sudah silaksanakan oleh guru. Berdasarkan analisis data pada Penelitian Tindakan Kelas ini, sebelum adanya tindakan nilai rata-rata siswa 68,2%. Setelah tindakan siklus 1 adanya peningkatan menjadi 70,25%, dan meningkat lagi pada siklus 2 menjadi 79,48%. Berdasarkan penelitian ini, disarankan agar guru dapat menerapkan model pembelajaran cooperative group investigation untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa

    Nilai Pendidikan Novel Padang Bulan serta Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP

    Get PDF
    Penelitian deskripstif kualitatif ini menitikberatkan kajiannya pada nilai-nilai pendidikan apa sajakah yang ingin disampaikan Andrea Hirata dalam Novel Padang Bulan, serta bagaimana pemanfaatannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Data penelitian ini berupa (1) kata, kalimat, atau paragraf dengan paparan berupa monolog, dialog, atau narasi dalam novel Padang Bulan, (2) hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia, dan (3) hasil observasi pembelajaran di kelas VIII G SMP Negeri 1 Malang. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai pendidikan dalam novel Padang Bulan ini meliputi nilai sosial, nilai ilmiah, nilai moral, dan nilai agama serta layak untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP

    Campur Kode Pada Novel 99 Cahaya Di Langit Eropa Karya Hanum Salsabiela Rais Dan Rangga Almahendra (Kajian Sosiolinguistik)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode pada novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra yang meliputi wujud dan bentuk campur kode serta faktor-faktor terjadinya campur kode pada novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik langsung artinya peneliti sebagai instrumen kunci dan dibantu kartu pencatat data.Berdasarkan analisis data dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra terdapat wujud campur kode meliputi penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata sebanyak 37 buah, frasa sebanyak 10 buah, baster sebanyak 5 buah, perulangan kata sebanyak 7 buah, dan penyisipan unsur yang berwujud idiom sebanyak 2 buah. Bentuk campur kode yaitu bentuk ke dalam dan bentuk ke luar. Terjadinyacampurkodedisebabkanolehbeberapafaktor yaitu tempat dan waktu terjadinya sebuah tuturan (settings), peserta tutur  (participants), tujuan dari suatu peristiwa dalam suatu masyarakat (ends), pokok tuturan (act sequences), nada tutur (keys), sarana tutur (instrumentalities), norma tutur (norms), dan jenis tutur (genre). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam bidang sosiolinguistik, khususnya kajian mengenai campur kode dalam karya sastra

    Peningkatan Keterampilan Mengubah Teks Wawancara Menjadi Narasi Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 11 Singkawang

    Get PDF
    Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatkan keterampilan mengubah teks wawancara menjadi narasi menggunakan model kooperatif tipe think talk write pada siswa kelas VII B SMP Negeri 11 Singkawang yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil yang dicapai. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunaan metode kualitatif deskripsif. Rancangan penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Data penelitian berupa proses pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi dan hasil  belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write. Teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran (tes), observasi, dan dokomentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe think talk write dapat meningkatkan keterampilan mengubah teks wawancara menjadi narasi siswa kelas VIIB SMP Negeri 11 Singkawang. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, dan kegiatan partisipasi siswa dalam mengikuti proses pembealajaran. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran terus meningkat dari 78,77% pada siklus 1 menjadi 88,63% pada siklus 2. Nilai sikap siswa di kelas mengikuti proses pembelajaran pada siklus 1 mencapai 77,24% meningkat menjadi 86,37% pada siklus 2. Nilai aktiviatas siswa di kelas mengikuti proses pembelajaran pada siklus 1 mencapai 77,49% meningkat menjadi 87,81% pada siklus 2. Hasil pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe think talk write mengalami peningkatan, hal ini dapat diketahui setelah membandingkan hasil pratindakan, siklus 1, dan siklus 2. Nilai rata-rata siswa pratindakan adalah 57,03 berada dalam kategori cukup, pada siklus 1 rata-rata nilai 72,5 dalam kategori baik, dan pada siklus 2 nilai rata-rata 85,62 berada dalam kategori sangat baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think talk write dalam penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran mengubah teks wawancara menjadi narasi

    Pembelajaran Tutor Sebaya: Solusi Praktis Dalam Rangka Menyongsong Pembelajaran Sastra Yang Menyenangkan Bagi Siswa SMP

    Get PDF
    Permasalahan umum yang sering ditemukan dalam pembelajaran sastra adalah ketimpangan prosentase peserta didik yang menaruh minat terhadap sastra dengan yang tidak. Contoh kasus, di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) terdapat sebagian kecil peserta didik yang menyukai sastra, baik itu puisi, prosa, dan drama. Namun, sebagian besar peserta didik lain justru sama sekali tidak menyukai sastra. Berdasarkan kasus tersebut, makalah ini memiliki tujuan: 1) memaparkan hakikat cooperative learning, 2) memaparkan hakikat metode tutor sebaya, 3) memaparkan konsep metode pembelajaran tutor sebaya, dan 4) mendeskripsikan simulasi penerapan metode turor sebaya dalam pembelajaran sastra di SMP. Model pembelajaran cooperative merupakan model pembelajaran yang prinsip utamanya adalah bekerja sama dalam satu kelompok. Model ini cocok untuk pembelajaran sastra di sekolah, baik di kelas maupun di luar kelas. Model cooperative learning yang mendukung pembelajaran sastra yaitu metode tutor sebaya (peer tutoring). Metode tutor sebaya berfokus pada kegiatan peserta didik. Dalam hal ini, peserta didik yang memiliki kemampuan dan motivasi belajar sastra yang lebih tinggi dari teman satu kelasnya, dijadikan tutor untuk membimbing teman-temannya dalam proses belajar. Dengan metode tersebut, pembelajaran sastra yang biasanya terkesan membosankan dapat berubah suasana menjadi menyenangkan. Selain itu, metode ini dapat pula menumbuhkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya bidang sastra.

    Penerapan Metode Demonstrasi Bermediakan Video Pidato Soekarno Dalam Pembelajaran Berpidato Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lemahabang Cirebon

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menunjukkan keefektifan metode demonstrasi bermediakan pidato Soekarno dalam pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk berpidato pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Lemahabang.Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Desain.Artinya, pada desain ini kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol tidak dipilih secara random. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa metode demonstrasi bermediakan pidato Soekarno efektif dalam pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk berpidato. Hal ini dibuktikan oleh hasil tes akhir berpidato siswa eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol yang mempelajari materi berpidato  tanpa menerapkan metode demonstrasi bermediakan video pidato Soekarno. Nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen mencapai 79,38, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol hanya 73,38. Sementara itu, perhitungan uji t pun menunjukkan bahwa t hitung (2,47) > t tabel (1,99) pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasannya mencapai angka 77. Lalu, hasil uji hipotesis menyatakan bahwa t hitung (2,73) > t tabel (1,69)

    Nilai Moral dalam Dwilogi Novel Saman dan Larung Karya Ayu Utami

    Get PDF
    Novel Saman dan Larung merupakan sebuah novel yang berisikan potret peristiwa sejarah dan politik. Tentu saja di dalamnya terdapat nilai-nilai moral yang dapat diambil hikmahnya. Oleh karena itu, peneliti ingn mengetahui bagaimana nilai moral dalam dwilogi novel Saman dan  Larung karya Ayu Utami? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, bentuk penelitian kualitatif, dan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah dwilogi novel Saman dan Larung karya Ayu Utami yang di dalamnya terdapat nilai-nilai moral sebagai objek penelitian hal ini dilakukan agar peneliti mampu memperoleh data sesuai masalah yang diteliti. Data yang diambil berupa kata-kata, kalimat, maupun wacana yang secara tersirat menandung nilai-nilai moral. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tiga nilai moral dalam  Dwilogi Novel Saman dan Larung karya Ayu Utami. (1) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai tersebut digolongkan menjadi: rasa takut akan Tuhan dan tidak percaya atau ragu akan Tuhan.  (2) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Masyarakat. Nilai moral kaitannya dalam hubungan manusia dalam masyarakat dibedakan mejadi: jujur terhadap orang lain, pertalian persahabatan, tolong-menolong, kewajiban mengabdi kepada orang lain atau melaksanakan kewajiban dan perintah, saling mengenal, dan penyimpangan seksual. (3) Nilai moral dilihat dari hubungan manusia dengan Individu (diri sendiri). Nilai tersebut dapat dibedakan menjadi: pengendalian diri, takut berdosa atau bersalah, senang hidup sederhana, berani mengakui dosa, percaya diri, berlaku adil, dan bertindak hati-hati

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇