JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Not a member yet
176 research outputs found
Sort by
Positioning the Chinese Princess of Peace in World Literature
The novel Putri Cina or The Chinese Princess by Sindhunata builds on the intertextuality of various texts such as myths, chronicles, history, and pop culture. In the light of René Girard’s theory of desire, revenge, and scapegoating, this study aims (1) to show the inter-relationship among the texts in question; and (2) placing this novel in the work of World Literature. Through qualitative research methods and close reading techniques, this study finds out that Putri Cina recounts the history of conflicts to promote peace rather than revenge. The novel narrates such conflicts as the war between the descendants of the Javanese kings; the feud between the Chinese and Javanese people in colonial time; and the May 1998 ethnic riots in Indonesia. It concludes that it is necessary to circulate the narrative of the Chinese Princess as a peace ambassador in World Literature through the process of adaptation and translation. In a world prone to conflict, literary works can be effective agents of transformation
Prosedur Pewarisan dan Penciptaan Sastra Lisan Tanduk Masyarakat Adat Genaharjo Kabupaten Tuban
Penelitian ini berusaha untuk memahami prosedur pewarisan dan proses penciptaan sastra lisan Tanduk masyarakat adat Genaharjo Kabupaten Tuban. Teori yang digunakan dalam penelitian yang dimaksud adalah teori struktur naratif Parry-Lord. Melalui teori tersebut, dapat dipahami bahwa prosedur pewarisan sastra lisan Tanduk tidak dilakukan dalam bentuk pendidikan formal seperti pewarisan penyair Yugoslavia. Pewarisan sastra lisan Tanduk dilakukan dengan cara ketiban sampur yaitu orang-orang yang dipilih berdasarkan seleksi alam sesuai dengan kehendak Sang Pencipta. Tukang Tanduk pemula hanya bertanya kepada tukang tanduk yang lebih senior. Pertanyaan paling inti yaitu tentang bermacam-macam Tanduk disesuaikan dengan tokoh yang dihormati dalam penampilan. Proses penciptaan sastra lisan Tanduk dilakukan secara spontan ketika tukang tanduk berhadapan langsung dengan tumpeng. Tukang tanduk tidak memiliki persiapan khusus dan tidak menghafal. Ia hanya mengingat-ingat formula kunci dalam penampilan sastra lisan Tanduk
Tindak Tutur Ilokusioner Ekspresif Plesetan Nama Kota di Jawa Tengah: Kajian Pragmatik
This study aims to explore the forms of expressive speech acts that play on the names of cities in Central Java. The data in this study is a play on the names of the cities in Central Java that are expressively valued. The data source in this study is a play on the names of Cities in Central Java. Data collection in this study uses the documentation method, and see continued recording techniques. Analysis of the data in this study uses the intralingual equivalent method. The results of this study indicate that the play on the names of Cities in Central Java is expressed with expressions of sadness, happiness, disappointment, complaining, convincing, hope, forgiveness, praise, and criticism. The most widely used expressive speech act is sadness expression. This shows that many speakers experience a sad experience
The Use of Multisensorial Media in Learning Writing Narration Based on Balance of Brain Functions in Elementary Schools
The purpose of this study is to describe the application of the use of multisensory media in learning to write narratives based on balancing brain function. The research method used is descriptive method with a qualitative approach. Place of research in elementary schools in Ponorogo. Subjects in the study were teachers and elementary school students in grade IV. Data collection techniques are direct observation techniques, interview techniques, and tests. The instruments of data collection are observation guides, interview guides, and test questions. The data analysis technique uses mastery learning guidelines. The results showed that the use of multisensory media in the form of media images, concrete objects, and film media can be used to ignite emotions as a basis for the initial search and development of ideas. The use of picture media can produce students categorically mastery as many as 30 students, the use of concrete media objects 59 students, and the use of film media as many as 63 of the 72 students studied. The use of multisensory media is very important in implementing learning based on balancing brain function
Campur Kode dan Alih Kode Tim Pewawancara dengan Peserta Wawancara Beasiswa “PIB Berbagi” Tahun Akademik 2018-2019 di Politeknik Internasional Bali
Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bentuk dan fungsi penggunaan campur kode dan alih kode antara pewawancara dan peserta wawancara beasiswa “PIB Berbagi” Tahun Akademik 2018-2019. Adapun manfaat yang didapatkan dalam penelitian ini ialah civitas academica PIB memahami tentang bentuk dan fungsi variasi bahasa sebagai sebuah sarana komunikasi yang positif. Selain itu, penelitian ini juga dapat memeperkaya pengetahuan berbahasa civitas akademica PIB. Penelitian ini tergolong dalam penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kampus Politeknik internasional Bali yang berlokasi di Jalan Pantai Nyanyi, Banjar Nyanyi, Desa Braban, Tabanan. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode simak melalui teknik sadap dan teknik dokumentasi. Prosedur analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian yang ditemukan ialah campur kode dan alih kode yang digunakan oleh tim pewawancara dan peserta wawancara berwujud kata, frasa, klausa, dan kalimat. Wujud campur kode dan alih kode tersebut digolongkan ke dalam campur kode ekstern yaitu campur kode bahasa Indonesia dan bahasa asing (Inggris). Fungsi campur kode dan alih kode antara peserta wawancara dan pewawancara dalam kegiatan tes “PIB Berbagi” ialah 1) untuk menegaskan maksud, 2) untuk memberikan informasi, dan 3) untuk mengakrabkan diri. Kajian campur kode dan alih kode ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan civitas academika PIB dan menjadikannya sebagai sarana komunikasi yang positif dalam dunia pariwisata
Analisis Kesalahan Penggunaan Pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) Pada Tugas Makalah dan Laporan Praktikum Mahasiswa IT Telkom Purwokerto
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk kesalahan penggunaan pedoman ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) yang meliputi kesalahan huruf, kata, tanda baca, kata serapan, diksi, kalimat, dan paragraf; (2) faktor penyebab terjadinya kesalahan dalam makalah dan laporan praktikum mahasiswa IT Telkom Purwokerto; dan (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesalahan penggunaan pedoman ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif pendekatan analisis isi dengan sampel makalah dan laporan praktikum mahamahasiswa IT Telkom Purwokerto yang berjumlah 10. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam makalah dan laporan praktikum mahasiswa IT Telkom Purwokerto meliputi: kesalahan huruf, kata, tanda baca, kata serapan, diksi, kalimat, dan paragraf. Kedua, faktor penyebab kesalahan penggunaan pedoman ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) dalam makalah dan laporan praktikum disebabkan oleh empat faktor, antara lain: penguasaan kaidah kebahasaan mahasiswa kurang, ketidaktelitian dalam menulis, kurangnya motivasi menulis, dan kurangnya kosakata mahasiswa. Ketiga, upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesalahan penggunaan pedoman ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) dalam makalah dan laporan praktikum, antara lain: melaksanakan pembelajaran menulis dengan pendekatan proses, meningkatkan penguasaan kaidah bahasa mahasiswa dengan membaca, dan memperbanyak latihan menulis
Representasi Ketidakadilan pada Kumpulan Puisi Nyanyian Akar Rumput Karya Wiji Thukul
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai representasi ketidakadilan yang terdapat di dalam kumpulan puisi Nyanyian Akar Rumput karya Wiji Thukul serta implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menyimpulkan puisi yang dianalisis mempresentasikan adanya tindak ketidakadilan kreatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1)Representasi ketidakadilan kreatif ditemukan pada puisi berjudul “Peringatan” yang mengungkapkan tentang ketidakbebasan rakyat dalam menyuarakan kritik untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai warga negara; (2) Implikasi representasi ketidakadilan pada puisi dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa sebagai bahan pembelajaran sastra
Nilai Sosial Budaya dalam Novel Namaku Teweraut Karya Ani Sekarningsih Pendekatan Antropologi Sastra
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tentang nilai sosial budaya dengan pendekatan antropologi yang ditinjau dari kutipan terdapat dalam novel Namaku Teweraut karya Ani Sekarningsih. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan metode mendeskripsikan data secara mendalam. Data dikumpulkan melalui tahapan pembacaan novel secara seksama, membuat sinopsis, mengklasifikasikan data, menafsirkan hasil analisis data, mengkonfirmasi hasil analisis dan tafsiran kepada ahli satra, dan mendeskripsikan bagian yang telah dianalisis secara terperinci. Analisis dan interpretasi data menunjukkan bahwa: 1) Nilai sosial aspek pengetahuan paling mendominasi, terdapat keberagaman flora, fauna yang ada di suku Asmat. Sifat tokoh utama memberikan pesa moral agar pembaca memiliki watak hidup sederhana, gigih, sabar, berpikir maju, praktis, berpendirian teguh, rajin, cinta lingkungan, cinta tanah air, waspada, rendah hati, peka, cerdas, dan keratif. 2) Nilai sosial aspek sistem organisasi memiliki hubungan, asosiasi, dan kesatuan hidup yang baik di suku Asmat dan dengan suku yang lain. Musyawarah dilakukan sebelum mengadakan upacara, mengambil keputusan, dan menetapkan aturan. 3) nilai sosial aspek religi tidak hanya animisme tetapi suku Asmat menyakini agama kristen. 4) nilai sosial aspek kesenian suku Asmat memiliki kreativitas yang tinggi dalam kesenian,yaitu: seni ukir, seni tari, seni, menyanyi, dan seni musik. Hal tersebut ditunjukkan pada setiap prosesi upacara yang dilakukan.
Alih Fungsi Hutan Sumatera dalam Novel Luka Perempuan Asap Karya Nafi’ah Al-Ma’rab
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dampak alih fungsi hutan dan upaya menjaga lingkungan dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab dengan perspektif ekokritik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh diuji secara validitas semantik dan reliabilitas melalui kegiatan membaca secara berulang-ulang. Data selanjutnya dianalisis dengan empat tahap, yaitu pengumpulan, reduksi data, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian memberikan gambaran sebagai berikut. Pertama, dampak yang ditimbulkan dari alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit, seperti berkurangnya kandungan air tanah, tanaman di sekitar sawit mati, pemanasan global, kebakaran hutan, kabut asap, gangguan pernapasan dan kematian. Kedua, upaya mencegah kerusakan lingkungan dari alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit adalah dengan mengubah pola pikir masyarakat kembali kesistem pertanian agraris, memperketat perizinan, melaksanakan uji kelayakan dan analisis lingkungan oleh lembaga kredibel. Berdasarkan penjelasan tersebut novel Luka Perempuan Asap mengajakarkan kepada pembaca agar tidak melakukan bentuk-bentuk pengintimidasian terhadap alam secara berlebihan. Pengintimidasian terhadap alam secara tidak langsung menimbulkan banyak masalah yang berdampak buruk bagi lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya
Pemahaman Guru Sekolah Dasar Kabupaten Melawi Kalimatan Barat dalam Menulis Kalimat Bahasa Indonesia (Studi Kasus Peserta PPG Daerah Khusus)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman guru sekolah dasar Kabupaten Melawi Kalimantan Barat dalam menulis kalimat bahasa Indonesia sesuai dengan strukutur dan pola kalimat. Jenis penelitian adalah kualitiatif deskriptif. Data berupa kontruksi kalimat bahasa Indonesia yang didapat dari hasil kuisioner yang diberikan kepada guru-guru sekolah dasar Kabupaten Melawi yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) daerah khusus yang berjumlah tiga puluh satu peserta. Instrumen penelitan adalah berupa soal. Keabsahan data yang dilakukan dengan menggunakan trianggulasi. Hasil penelitan menunjukan bahwa pemahaman menulis guru Kabupaten Melawi Kalimantan Barat termasuk dalam kriteria “cukup baik”. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase jawaban yanng benar sebanyak 64% sedangkan yang tidak sesuai dengan instruksi adalah 36%. Kesalahan yang dilakukan para guru meliputi: (1) Ketidakpahaman Konsep Subjek; (2) Kesalahan Pemahaman Objek; (3) Kesalahan Penempatan Keterangan; (4) Kesalahan Fungsi Pelengkap