Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
1262 research outputs found
Sort by
Keefektifan Minyak Mimba Azadirachta indica dalam Mengendalikan Hama Crocidolomia pavonana pada Pertanaman Kubis
Ulat krop kubis Crocidolomia pavonana merupakan salah satu hama utama yang dapat menurunkan hasil produksi tanaman kubis. Salah satu cara pengendaliannya adalah menggunakan insektisida berbahan nabati yang merupakan salah satu komponen pengendalian dalam PHT. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan insektisida nabati yang berasal dari minyak mimba terhadap C. pavonana. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, selama 4 bulan dari bulan Juli sampai Oktober 2017. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari minyak mimba dengan konsentrasi 5 ml/l, 10 ml/l, 20 ml/l, 30 ml/l, dan 40 ml/l, insektisida deltametrin 2 cc/l, insektisida asefat 75% 2 g/l dan kontrol. Analisis data menggunakan ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan Mutiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak mimba menurunkan populasi larva C. pavonana dan populasi larva total serangga. Minyak mimba konsentrasi 5 ml/l, 10 ml/l, 20 ml/l, 30 ml/l, dan 40 ml/l, mempunyai nilai efikasi terhadap populasi C. pavonana dan populasi larva total serangga sebesar (100.0% dan 97.8%). Penggunaan minyak mimba pada konsentrasi yang tinggi mulai dari 20 ml/l - 40 ml/l menunjukan gejala fitotoksisitas terhadap tanaman.Kata kunci : C. pavonana, keefektifan, kubis, minyak mimb
PENGARUH PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium PADA FASE VEGETATIF
Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi, Banyak permintaan terhadap tanaman anggrek Dendrobium akan tetapi tidak diimbangi dengan produksi yang memadai dikarenakan pertumbuhan anggrek yang relatif lambat. Pemupukkan pada bibit anggrek Dendrobium sangat diperlukan untuk mempercepat pertumbuhan serta meningkatkan kualitas bibit, salah satu pupuk yang digunakan adalah pupuk Growmore 32-10-10 (N:P:K). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk Growmore yang terbaik bagi pertumbuhan anggrek Dendrobium. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu pupuk daun dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel, dengan jumlah total keseluruan populasi adalah 75 tanaman. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi pupuk Growmore, p1: 1 g/l, p2: 1,5 g/l, p3: 2 g/l, p4: 2,5 g/l dan p5: 3 g/l. Variabel yang diamati adalah: pertambahan tinggi tanaman (cm), pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan lebar daun (cm) dan jumlah anakan (anakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi Pupuk Growmore memberikan respon yang sama terhadap pertambahan semua variabel pengamatan. Pada penelitian ini tidak ditemukan konsentrasi Pupuk Growmore yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium tetapi konsentrasi efektif untuk pertumbuhan bibit Anggrek Dendrobium adalah pemberian Pupuk Growmore konsentrasi 1 g/l. Kata kunci : Anggrek Dendobium, pupuk daun.
STRATEGY OF MARKETING LOCAL HYDROPONIC VEGETABLE IN PONTIANAK
AbstractThe demand for hydroponic vegetables is quite a lot, producers are also starting to increase, so it needs a strategy for the hydroponic market. The purpose of this study is to formulate a marketing strategy by identifying internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats of hydroponic vegetable business. Data collection was carried out by distributing questionnaires, interviews and direct observation of 25 respondents. Analysis of research data using SWOT analysis. The results showed that the position of the hydroponic vegetable marketing strategy in Pontianak City in mapping the strategic environment (internal and external environment) was in the first (one) quadrant, which supported aggressive growth policies (Growth Oriented Strategy) or used the Strengths-Opportunities strategy (SO Strategy). The SO strategy is to optimize and utilize technology development as best as possible to attract potential customers, maintain and improve product quality to meet consumer needs, and expand the distribution and marketing network of hydroponic vegetables. Keywords: Hydroponic Vegetables, SWOT, marketing Strategy
PENGARUH BOKASI AKAR PAKIS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL
PENGARUH BOKASI AKAR PAKIS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS PADA TANAH ALUVIAL Asteria Andrianti Marsela1), Dwi Zulfita2), Surachman3),1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi akar pakis yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil buncis pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini dimulai dari tanggal 5 Mei 2017 sampai dengan 5 Juli 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 sampel, sehingga terdapat 75 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : b1 = 5 % bokasi setara dengan 500 g/polybag, b2 = 10 % bokasi setara dengan 1000 g/polybag, b3 = 15 % bokasi setara dengan 1.500 g/polybag, b4 = 20 % bokasi setara dengan 2.000 g/polybag, b5 = 25 % setara dengan 2.500 g/polybag. Variabel pengamatan yang diamati adalah volume akar, klorofil daun, luas daun, berat kering tanaman, umur berbunga, jumlah polong/tanaman, panjang polong/tanaman, dan berat polong/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak diketemukannya pemberian bokasi akar pakis yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil buncis tetapi dosis yang efektif untuk pertumbuhan dan hasil buncis ditunjukkan pada tanaman buncis yang diberi dosis 5 % dari berat tanah aluvial 10 kg. Kata kunci : bokasi akar pakis,buncis,tanah aluvial
EFFECT OF ORGANIC MATERIAL COMPOSTED BY Trichoderma Spp. TO CHILI PEPPER IN CONTAMINATED MEDIA BY Fusarium oxysporum
ABSTRACT Chili pepper is one of horticultural crop that is quite important in Indonesia, it has a high economic value. Chili pepper plant productivity tends to fluctuate due to Fusarium wilt disease. This study aims to suppress the development of F. oxysporum disease in chili pepper plant using compost inoculated by Trichoderma spp. which de Decomposers and as biological agent. This research was conducted at Plant Disease Laboratory Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The experiment ased a randomized block design with 4 treatments: (Trichoderma spp. that has inoculated capability as dissolving cellulosa), (Trichoderma spp. Isolates as antagonists, and mixed two isolates Trichoderma spp. cellulose solvent with antagonist), and Control (EM4 as decomposer). This research is divided into two stages, on nursery and planting in the field. Trichoderma both as decomposer and antagonist treatment can suppress disease incidence at nursery 14.21%. composting give Trichoderma spp. has ent been able to stop the development Fusarium attacks on chili papper although the plant can still produce the fruit
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PALA DI TANAH ALUVIAL
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati feng shou serta untuk mengetahui konsentrasi terbaik terhadap pertumbuhan bibit pala di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan Nopember 2016 di rumah penelitian yang terletak di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair yaitu p0 = tanpa pupuk hayati cair, p1 = 5 ml/liter air, p2 = 10 ml/liter air, p3 = 15 ml/liter air, p4 = 20 ml/liter air. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 3 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, klorofil daun, volume akar, luas daun dan berat kering. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan, hasil penelitian menunjukkan konsentrasi yang dicoba dari 5 ml sampai dengan 20 ml dan tanpa pupuk hayati cair menunjukkan pertumbuhan cenderung sama baiknya. Kata kunci : Aluvial, Pala, Pupuk Hayati Cai
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI HIJAU
Penelitian ini mempelajari pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil sawi hijau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan campuran tanah media tanam siap pakai, pupuk kandang sapi, arang sekam, serbuk sabut kelapa, dan arang tempurung kelapa sebagai media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 16 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018, dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat 5 Perlakuan media tanam yaitu A, B, C, D, dan E, masing-masing perlakuan memiliki 4 ulangan dan setiap ulangan ditanam satu individu tanaman. Variabel pertumbuhan dan hasil yang diukur adalah berat segar bagian atas tanaman, berat kering tanaman, berat kering akar, volume akar, dan jumlah daun. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa dengan sidik ragam dan apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji BNJ. Perlakuan media tanam yang berbeda berpengaruh nyata terhadap berat segar tanaman, volume akar, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tanam aluvial + arang sekam dan aluvial + arang tempurung kelapa dapat mempengaruhi pertumbuhan volume akar tanaman dan berat kering tanaman sawi hijau sedangkan media tanam siap pakai dan aluvial + pupuk kandang sapi sebagai media tumbuh tanaman sawi hijau dapat meningkatkan jumlah daun dan hasil berat segar tanaman sawi hijau yang terbaik
PRODUCTION PERFORMANCES OF DUROC PIG IN FAJAR SEMESTA INDAH INC. SINGKAWANG WEST KALIMANTAN
Starting a pig farming business, breeders have difficulty in determiningwhat kind of breed they want to farm because of the lack of conception andinformation about production performances of pig farming; thus, productionperformances tests are required. The results of production performances tests canbe a conception and information for pig breeder who wants to establish a farmingbusiness. The known production performances can be used as a means to increaselivestock productivity. Production performances that considerably determineprofit in pig farming business are litter size, birth mortality, birth weight, preweaning mortality, and weaning weight. The method used in this research issurvey method, the data used secondary data (company’s recording data) andprimary data (field data) from Duroc sows totaling 30 pigs in Fajar SemestaIndah Inc. Singkawang West Kalimantan. The results of the research show thatDuroc pig’s production performances are as follows: litter size 8,37±3,34 pigs,birth mortality 1,07±1,17 pigs or 12,75 % birth weight 1,47±0,25 kg, pre-weaningmortality 0,97±1,50 pigs or 15,26 % and weaning weight 6,63±1,63 kg.Keywords: Pig, Duroc, performances, productio
UJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS PADI UN GGUL BARU PADA SAWAH TADAH HUJAN
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari daya adaptasi dan produksi beberapa varietas padi unggul baru pada sawah tadah hujan. Penelitian dilaksanakan di Desa Sungai Dungun Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat berlangsung dari Desember 2015 sampai April 2016. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok. Perlakuan dalam penelitian terdiri dari 5 jenis varietas padi yakni: A (Inpari 30), B (Inpari 32), C (Inpari 33), D (IPB 3S) dan E (IPB 4S). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap unit percobaanterdiri dari 5 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan, persentase anakan produktif, panjang malai, bobot 1000 butir, jumlah gabah per malai, persentase gabah bernas per malai, jumlah biji total per rumpun, berat gabah per petakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan dan produksinya yang ditanam tidak optimal dibandingkan dengan deskripsinya yang disebabkan oleh faktor genetik dan factor lingkungan. Kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian yaitu serangan hama tikus yang mengakibatkan 3 varietas padi tidak dapat dipanen. Kata kunci: adaptasi, padi, pertumbuhan, produksi, sawah tadah hujan, varietas unggul baru
PENGARUH PUPUK LENGKAP TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAYAM MERAH SECARA HIDROPONIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi pupuk lengkap yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura dari tanggal 7 Desember 2016 sampai 7 Januari 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor perlakuan dengan 4 taraf yang berbeda, diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu p0= AB Mix 10 ml/L air (kontrol), p1= 250 mg/L air, p2 = 500 mg/L air, p3 = 750 mg/L air dan p4 = 1000 mg/L air. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk lengkap dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil bayam merah pada semua variabel pengamatan, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat kering tanaman, luas daun dan berat segar. Perlakuan pupuk lengkap dengan konsentrasi 1.000 mg/L air merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil bayam merah secara hidroponik.Kata Kunci : Bayam Merah, Hidroponik, Pupuk Lengkap