Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
    1262 research outputs found

    KARAKTERISASI PADI BERAS MERAH ENSALANG YANG TELAH DIRADIASI DENGAN SINAR GAMMA COBALT-60 300 GRAY DI LAHAN SAWAH

    No full text
    The aim of this study was to determine the morphological and agronomical characters of Ensalang mutant rice, which had been radiated by Gamma Cobalt-60 300 Gray and posible any differencial to wild type. This research was carried out on tidal rice fields belonging to BBI, at Sungai Kakap. The research conducted in November 2017- Mei 2018 (± 6 months). Research is direct observation of plants. Planted using 4 : 1 planting system with 25 x 25 cm spacing. The seedling used are 21 days old. Seedling planted singlely. The variables are various characters of plants, namely morphological and agronomical characters of rice. The number of plant populations observed was 100 plants. The results of observations of each character from each plant are very diverse both in terms of quantitative and qualitative. From the comparison with the original species planted on the same land, there was a slight difference in the characteristics of seedling height, leaf ligule length, leaf ligule shape, stem segment color, panicle type, seed width, seed thickness, panicle release, grain fertility , weights of 100 seeds of plants.Keywords : agronomy, ensalang rice, morphology, red rice, tides, gamma rays

    PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH PMK DENGAN KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK

    Get PDF
    PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH PMK DENGAN KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK                                                                                                                Ade Sagita Wiguna(1) ,  Nurjani(2),  Tantri Palupi(3)                                                                                                                        (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) dan Staf Pengajar Fakultas Pertanian         Universitas Tanjungpura PontianakEmail : [email protected] ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi pupuk organik dan anorganik yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Desa Bodok Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat selama 5 bulan sejak bulan Juli sampai November 2016. Metode eksperimen yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) 6 perlakuan diulang sebanyak 4 kali terdapat 24 bedengan dan 4 sampel tanaman per bedengan, sehingga seluruhnya berjumlah 96 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah A= 100% pupuk kotoran ayam, B= 80% pupuk kotoran ayam + 20% NPK Mutiara, C= 60% pupuk kotoran ayam + 40% NPK Mutiara, D= 40% pupuk kotopran ayam + 60% NPK Mutiara, E= 20% pupuk kotoran ayam + 80% NPK Mutiara, dan F= 100% NPK Mutiara. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, umur panen, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi 60% pupuk organik + 40% pupuk anorganik menunjukkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik pada tanah PMK.Kata kunci : Cabai rawit, Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik, Tanah PMK                                                                                                                                           GROWTH AND RESULT CAYENNE PEPPER ON LAND YRP WITH ORGANIC AND ANORGANIC FERTILIZER COMPONENTS                                         Ade Sagita Wiguna(1) ,  Nurjani(2),  Tantri Palupi(3)                                                      (1) Students of Agriculture Faculty (2) and Lucturer of Agriculture of Faculty in Tanjungpura University PontianakEmail : [email protected]  ABSTRACT           This study aims to determine the best combination of organic and inorganic fertilizers for growth and yield of cayenne pepper on YRP soil. The research was conducted in Bodok Village, Parindu Sub-district, Sanggau District, West Kalimantan for 5 months from July to November 2016. The experimental method used was Randomized Block Design (RAK) 6 repeated treatments as many as 4 times there were 24 beds and 4 samples of plants per bed, so that all amounted to 96 plants sample. The treatment is A = 100% chicken manure, B = 80% chicken manure + 20% NPK Mutiara, C = 60% chicken manure + 40% NPK Mutiara, D = 40% chicken manure + 60% NPK Mutiara, E = 20% chicken manure + 80% NPK Mutiara, and F = 100% NPK Mutiara. The variables observed in the study were plant height, root volume, plant dry weight, harvest age, number of fruits per plant, and fruit weight per plant. The results showed that treatment of 60% organic fertilizer + 40% of inorganic fertilizer showed the best growth and yield of cayenne on  YRP soil. Keywords :  Cayenne pepper, Organic Fertilizer and Inorganic Fertilizer, YRP soil      

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HIJAU LAMTORO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GAMBAS PADA TANAH ALUVIAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk hijau lamtoro yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman gambas pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2015 di kebun percobaan  Fakultas  Pertanian Untan Pontianak. Rancangan yang digunakan adalah metode eksperimen lapang dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima taraf perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman dengan jumlah tanaman seluruhnya 100 tanaman. Perlakuan terdiri dari tanpa pupuk hijau lamtoro (I1), 900 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 9% bahan organik (I2), 1.100 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 11% bahan organik (I3), 1.300 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 13% bahan organik (I4), dan 1.500 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 15% bahan organik (I5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk hijau lamtoro dapat meningkatkan diameter buah, panjang buah, dan berat buah per tanaman, sehingga dosis efektif yang didapatkan yaitu pada perlakuan pupuk hijau lamtoro sebanyak 1.300 g/polybag pupuk hijau lamtoro setara 13% bahan organik

    pematahan dormansi benih seledri dengan perendaman mol sayuran

    No full text
    ABSTRAK Benih seledri merupakan benih dorman yang akan mulai berkecambah setelah melalui masa dormansi atau perlakuan khusus sebelum penyemaian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi MOL sayuran terbaik terhadap pematahan dormansi benih seledri. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan terdiri dari p0(Perendaman tanpa MOL Sayuran), p1(Perendaman MOL Sayuran 2%), p2(Perendaman MOL Sayuran 4%), p3(Perendaman MOL Sayuran 6%), dan p4(Perendaman MOL 8%) dengan banyak ulangan 5 jumlah biji pervariabel pengamatan 25 biji. Hasil penelitian pemberian MOL Sayuran berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah, keserempakan tumbuh dan kecepatan tumbuh. Konsentrasi terbaik ditunjukkan pada 6% untuk kecepatan tumbuh dan 8% untuk keserempakan tumbuh.   Katakunci :Benih Seledri, Dormansi, MOL Sayura

    PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN ANGGREK Vanda sp

    Get PDF
             Anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati dan dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia, salah satunya adalah jenis anggrek Vanda sp. Anggrek yang dibudidayakan memerlukan pemeliharaan dan nutrisi yang mencukupi untuk menunjang pertumbuhannya. Penambahan nutrisi dapat dilakukan melalui pemupukan. Umumnya nutrisi untuk tanaman anggrek diberikan lewat daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari pupuk organik cair Super Bionik untuk pertumbuhan vegetatif Anggrek Vanda sp. Pelaksanaan penelitian dilakukan di rumah penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dan setiap unit perlakuan terdiri dari 4 tanaman. Total keseluruhan diperoleh 100 sampel tanaman. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi Pupuk Organik Cair Super Bionik, dimana k1: 1 ml/l, k2: 2 ml/l, k3: 3 ml/l, k4: 4 ml/l, k5: 5 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah persentase hidup tanaman (%), pertambahan panjang daun (cm), pertambahan jumlah daun (helai), dan pertambahan jumlah akar (helai). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi POC 1; 2; 3; 4 dan 5 ml/l memberikan pertumbuhan yang sama untuk tanaman anggrek Vanda sp, namun pemberian konsentrasi POC yang efektif adalah 2 ml/l. Kata kunci: Anggrek Vanda sp, Konsentrasi, Pupuk Organik Cair

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH PADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIK

    No full text
    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAHPADA BERBAGAI MACAM KOMPOSISI MEDIA SECARA HIDROPONIKMuhammad Rusli 1), Dini Anggorowati 2), Ahmad Mulyadi 2)1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan mengetahui komposisi media tanam yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 13 april sampai 11 juni 2017, penelitian dilaksanakan di Jalan Tanjung Raya 1, Kecamatan Pontianak Timur. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf α = 5%. Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu (A= 100% media arang sekam, B= 80% arang sekam : 20% cocopeat, C= 60% arang sekam : 40% cocopeat, D= 40% arang sekam : 60% cocopeat, E= 20% arang sekam : 80% cocopeat dan F= 100% media cocopeat) dan perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik, komposisi media 40% arang sekam : 60% cocopeat merupakan komposisi media yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah secara hidroponik. Kata Kunci: Komposisi Media, Bawang Merah, Hidroponi

    The Improvement Chemical Property of Peatlands By fertilizer mussel shell ( Polymesoda erosa) To cultivation of the Sweet Corn

    No full text
    ABSTRACT This study aims to increase the pH of peat soil with shellfish flour and sweet corn crop yield on peatland. This research was conducted from March 19 to May 27 2018. This research was located in Sepakat II, Jl Reformasi Southeast Pontianak Subdistrict, Bansir Laut sub-district, UNTAN. The method used is Completely Randomized Design consisted of 5 treatments, 5 replications and each replication there were 3 plant samples. The treatments were as follows: without treatment (p0), 2.7 kg / plot (p1), 4.5 kg / plot, (p2) 6.3 kg / plot (p3), and 8.1 kg / plot (p4) . The variables observed in this study were root volume (cm3), dry weight (g), chlorophyll leaf (sped unit), plant height (cm), weight of cob with skin (g), weight of cob without skin (g), length of cob (cm), and the diameter of the cob (cm). The results showed that the usage of shellfish flour can increase the pH of peat soil, growth and yield of sweet corn on peatlands. This study did not find the best dose of shellfish flour for the growth and yield of sweet corn crops on peat soil but the effective dose of shellfish flour was found in sweet corn plants which were given shells 2.7 kg / plot.Keyword :  shellfish flour, sweet corn, peat soi

    PENGARUH PUPUK KANDANG KELINCI DAN ABU KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PARE PADA TANAH ALUVIAL

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang kelinci dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah aluvial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi antara pupuk kandang kotoran kelinci dan abu kayu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di desa Parit Deraman, Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilaksanakan selama ± 3 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang kelinci dengan 3 taraf dan abu kayu sebanyak 3 taraf, sehingga diperoleh kombinasi 27 perlakuan. Tiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 sampel dan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 81 unit percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, jumlah daun per tanaman, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, panjang buah per tanaman, diameter buah per tanaman dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara pupuk kandang kelinci dan abu kayu berpengaruh nyata terhadap volume akar dan berat kering tanaman. menunjukan bahwa interaksi pemberian pupuk kandang kelinci dan abu kayu berpengaruh nyata terhadap jumlah daun per tanaman, volume akar, berat segar buah per tanaman, dan berat kering tanaman. Sedangkan untuk pemberian pupuk kandang kelinci berpengaruh nyata pada jumlah daun per tanaman, volume akar, berat segar buah per tanaman, dan berat kering tanaman. Pemberian abu kayu berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun per tanaman, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, panjang buah per tanaman, diameter buah per tanaman, dan berat kering tanaman

    PENGARUH LUMPUR LAUT DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MELON PADA TANAH GAMBUT

    No full text
    This study aims to determine the effect of sea mud and NPK fertilizer on the growth and yield of melon plants and to find out the interaction between sea mud and NPK fertilizers against growth and melon yield in peat soil. The research was carried out from January to May 2018, in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Tanjungpura University. The method used is a Complete Accurate Design (CRD) of two factors consisting of sea mud (l) with 4 levels namely l0 = 0 kg / plant, l1 = 0.6 kg / plant, l2 = 1.2 kg / plant, l3 = 1.8 kg / plant and NPK fertilizer factor (p) with 3 levels, namely p0 = 16.5 g / plant, p1 = 22.5 g / plant, p2 28.5 g / plant. Observation variables include, number of leaves, amount of chlorophyll, number of flowers, weight of dried plants, fruit diameter and weight. The results showed that the application of 1.2 kg of sea mud/plant was the best for growth and yield of melons in peatlands and NPK fertilizers of 22.5 g / plant was the best dose for dried plants variable, and there was an interaction between of sea mud and NPK fertilizer on variable amounts of chlorophyll and dry weight of melon plants in peat soil. Keywords: melons, NPK, peat, sea mu

    POTENSI UMBI KERIBANG (Dioscorea alata) SEBAGAI SUSU NABATI DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI CMC DAN SUSU KENTAL MANIS

    No full text
    POTENSI UMBI KERIBANG (Dioscorea alata) SEBAGAI SUSU NABATI DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI CMC DAN SUSU KENTAL MANIS Dodi Chandra(1), Sulvi Purwayanti(2), Dwi Raharjo(2)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan berbagai konsentrasi CMC dan SKM terhadap karakteristik susu keribang yang dihasilkan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), disusun secara faktorial dengan 2 faktor, yaitu penstabil (0,5; 0,8; 1%) dan pemanis (5; 10; 15%) dan diulang 3 kali. Variabel pengamatan meliputi total padatan terlarut, pH, viskositas, kadar protein, kadar lemak, kadar gula total dan uji sensoris, jika perlakuan perpengaruh nyata dilanjutkan uji BNJ 5 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan konsentrasi CMC dan SKM berpengaruh nyata terhadap total padatan terlarut, viskositas, total gula, aroma, rasa, dan warna namun tidak berpengaruh nyata terhadap pH, kadar protein, kadar lemak. Perlakuan terbaik susu keribang adalah perlakuan CMC 1 : SKM 15 % menghasilkan rerata total padatan terlarut 12,27 %, pH 7,63, viskositas 30,04 Cps, kadar protein 4,55 %, kadar lemak 10,17 %, total gula 3,04 %, aroma 3,44 (agak suka), rasa 3,68 (suka), warna 4,12 (suka).).  Kata kunci : CMC, Umbi Keribang, Susu Nabati, SK

    403

    full texts

    1,262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇