Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
1262 research outputs found
Sort by
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA
PENGARUH FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LADA Nurmi Kurniati (1), Iwan Sasli (2), Dwi Zulfita (2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak ABSTRACT Effort for get healthy and qualified black pepper seedling can we do with usage of Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) and urea fertilization. This research aims to knows interaction between AMF inoculation and urea fertilization to black pepper seedling growth, know influence of AMF inoculation and urea fertilization to black pepper seedling growth, finds the best dosage of urea to black pepper seedling growth. This research was carried out at sungai guntung subvillage, sungai palah village, galing district, sambas regency. The time of research was on going from may, 2016 untill august, 2016. The method was used Completely Randomized Design (CRD) with factorial. The first factor is AMF (M) and the second factor is urea (U). The threatment are used AMF consist of two levels, : without FMA, : AMF and Urea, : without urea, : 2,5 g urea, , : 5 g urea, : 10 g urea. Observed variables in this study were, number of leaves (pieces), plant dry weight (g), root infection by mycorrhizae (%), leaf area ( ), leaf chlorophyll content (SPAD units), and P uptake (g). The result showed with FMA inoculation able to increase black pepper seedling growth. Urea fertilization with various of dosage able to increase black pepper seedling growth. The interaction between AMF and urea don’t increase black pepper seedling growth. Keyword: Black Pepper, Growth, Mycorrhiza Fungi, Ure
PENGARUH PUPUK KOTORAN ITIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA DI TANAH GAMBUT
Pemanfaatan tanah gambut untuk tanaman selada terkendala pada beberapa faktor pembatas yaitu sifat kimia dan biologi yang kurang baik. Salah satu usaha untuk mengatasi masalah pada tanah gambut adalah dengan pemberian pupuk kotoran itik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pupuk kotoran itik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada di tanah gambut.Penelitian dilaksanakan di lahan kosong terletak di Jalan Parit Haji Husen I Kelurahan Bangka Belitung Laut Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak. Penelitian berlangsung selama dua bulan dari tanggal 1 Agustus 2013 sampai dengan 20 September 2013. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari enam taraf perlakuan, empat kali ulangan dan setiap perlakuan terdapat tiga tanaman sampel. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian kotoran itik dengan dosis 0 g/polybag, 50 g/polybag, 100 g/polybag, 150 g/polybag, 200 g/polybag dan 250 g/polybag. Variabel pengamatan adalah jumlah daun, berat segar tanaman, volume akar, berat kering tanaman dan berat kering akar, serta dilakukan pengamatan terhadap suhu, kelembaban dan pH tanah.Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa, pemberian pupuk kotoran itik meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada di tanah gambut. Dosis 250 g/polybag setara dengan 50 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil jumlah daun minggu ke-2 dan minggu ke-4, berat segar, volume akar, berat kering tanaman dan berat kering akar
PENGARUH KAPUR DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG DI LAHAN SULFAT MASAM
EFFECT OF LIME AND CHICKEN DUNG FERTILIZER ON THE GROWTH AND YIELD OF CORN ON ACID SULPHATE SOIL Lusiana(1), Dini Anggorowati(2), Elly Mustamir(2), Basuni,(2) (1)Student and (2)Lecturer of Agriculture Faculty Tanjungpura University Pontianak Email : [email protected] ABSTRACT This study aims to determine the best dosage of lime and chicken dung fertilizer on the growth and yield of corn on acid sulphate soil and to investigate the interaction between lime and chicken dung fertilizer. The research conducted at Parit Canggek Village District of Sungai Kakap Kubu Raya Regency using a split plot design with two factors. The first factor is lime with two levels of treatment (1 ton/ha and 2 ton/ha), the second factor is chicken dung with 3 levels of treatment (0 ton/ha, 7,5 ton/ha and 15 ton/ha). The observed variables in this study consist of plant height, leaf area, plant dry weight, root volume, cob length, cob diameter, cob weight and weight of 1000 seeds. The results showed that the lime adding is only significant on the root volume, while the chicken dung fertilizer significantly affected all the observed variables, but no interaction between the lime addition and chicken dung fertilizer. In this study, additoin of the dose of lime 1-2 ton/ha and chicken dung fertilizer 7,5-15 ton/ha can increase growth and yield of cord in acid sulphate soil. The addition of chicken dung 7,5 ton/ha dosage for root volume and plant height on fourth week. The addition of chicken dung 15 ton/ha for the dry weight, leaf area and plant height on second, third and fifth week, while the effective dosage results for cob length, cob diameter and weight of 1000 seeds is 15 ton/ha of chicken dung, but for the cob weight is 7,5 ton/ha. The addition of lime 1 ton/ha for plant height on second, third and fifth week, while on generative growth the effective dose for cob diameter is 2 ton/ha of lime dosage and for 1000 grain weight, cob length and cob weight per plot is 1 ton/ha of lime dosage. Keywords: acid sulphate soil, chicken dung, corn, lim
Pengaruh Kombinasi Nutrisi AB-Mix dan POC Rebung Bambu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L) secara Hidroponik)
PENGARUH KOMBINASI NUTRISI AB-MIX DAN POC REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAGODA (Brassica narinosa L) SECARA HIDROPONIK Noval Apriawan(1), Tatang Aburrahman(2), Nurjani(2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan konsentrasi terbaik dari kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak. Waktu Penelitian dari tanggal 19 April sampai dengan 2 Juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sebagai berikut. Perlakuannya p1 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p2 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p3 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air, p4 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L, p5 = pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p6 = pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun pertanaman, luas daun pertanaman, berat segar bagian atas tanaman, berat kering bagian atas tanaman dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar. Perlakuan 5 ml AB-Mix + 10ml POC rebung bambu merupakan perlakuan kombinasi yang terbaik pada parameter jumlah daun 51,66 helai, berat segar 10,38 g dan berat kering tanaman sawi pagoda 2,84 g. Kata kunci: hidroponik, nutrisi AB-Mix, POC rebung bambu, sawi pagod
RESPONSE GROWTH AND PRODUCTION OF LETTUCE (Lactuca sativa L.) AGAINST GIVING OF ORGANIC FERTILIZER
This reseach aims to determine the response growth and production of lettuce against giving of organic fertilizer. This reseach using the design of random group with the treatment dose of organic fertilizer : without organic fertilizer, dose of 10% organic fertilizer/polybag, dose of 12% organic fertilizer/polybag, dose of 14% organic fertilizer/polybag, dose of 16% organic fertilizer/ polybag, dose of 18% organic fertilizer/polybag. The results of research suggests that giving organic fertilizer can increase growth and production of lettuce. Organic fertilizer with dose of 16% organic fertilizer/polybag giving root volume, number of leaves, weight of dry economically, weight of fresh economically.Keywords : lettuce, organic fertilizer, growth, productio
PENGARUH KONSENTRASI DAN WAKTU PENYEMPROTAN PAKLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN PADI BERAS HITAM DI TANAH ALUVIAL
Padi beras hitam merupakan salah satu jenis padi yang diketahui memiliki kandungan antosianin yang berguna bagi kesehatan manusia. Kalimantan Barat memiliki varietas lokal yaitu padi beras hitam di Kabupaten Landak daerah Senakin. Budidaya tanaman padi beras hitam di daerah Kalimantan Barat dilakukan dengan sistem sawah dan memiliki tinggi tanaman melebihi 120 cm. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui interaksi antara konsentrasi dan waktu penyemprotan paklobutrazol terhadap pertumbuhan padi beras hitam dan mengetahui konsentrasi paklobutrazol dengan waktu penyemprotan yang tepat. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial, dimana faktor pertama konsentrasi paklobutrazol yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 ppm, 50 ppm, 100 ppm dan 200 ppm, faktor kedua waktu penyemprotan paklobutrazol yang terdiri dari 2 taraf yaitu 15 hari dan 30 hari setelah tanam.Parameter yang diamatiyaitu pertambahan tinggi tanaman, kehijauan daun, diameter batang, panjang ruas batang, total luas daun, berat kering tanaman dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara konsentrasi dan waktu penyemprotan paklobutrazol terhadap pertumbuhan padi hitam di tanah aluvial. Konsentrasi 100 ppm paklobutrazol menunjukan lebih baik dalam memacu jumlah klorofil daun, diameter batang, panjang ruas batang dan total luas daun
pengaruh lumpur kering hasil pengolahan air bersih terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada tanah gambut
The Effect of Dry Sludge Water Treatment Plant To Growth and Yield of Pakcoy on Peat Soi
NILAI INDIVIDU DAN MUTU PRODUK PADA PERILAKU KONSUMEN TERHADAP PRODUK PANGAN REKAYASA GENETIK
Kontribusi Pangan Rekayasa Genetik (PRG) sebagai sumber daya tinggi untuk mengatasi masalah kekurangan pangan masih menimbulkan pro dan kontra terhadap risiko yang ditimbulkan. Permasalahan tersebut memicu untuk perlu dilakukannya edukasi terhadap masyarakat sebagai konsumen agar dapat memiliki pengetahuan yang jelas dan benar terhadap produk dari hasil rekayasa genetika. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh nilai individu dan mutu produk terhadap produk PRG, pada 100 responden yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software Lisrel versi 8.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu produk berpengaruh positif terhadap perilaku konsumen, dengan indikator paling dipengaruhi adalah daya tahan produk, diikuti dengan ketersediaan produk, kemasan, kemudahan penggunaan, kandungan gizi, dan proses produksi. Hal ini dapat dimanfaatkan produsen untuk lebih memperhatikan mutu produk PRG melalui ketahanan dan daya simpan yang cukup lama, jaminan keamanan bahan baku, jaminan kandungan gizi, jaminan perizinan produk, serta eksklusifitas kenyamanan dan ketertarikan yang dapat membentuk loyalitas konsumen. Jika penggunaan bahan baku PRG yang melebihi ambang batas di atas 5%, maka produsen wajib mencantumkan keterangan pada label kemasan.Kata Kunci: mutu produk, nilai individu, perilaku konsumen, PRG, Structural Equation Modeling (SEM)
Respon Pertumbuhan Anggrek Cattleya sp. Setelah Aklimatisasi Terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair
Konsentrasi pemberian pupuk yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan pertumbuhan bibit anggrek yang optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit anggrek Cattleya sp. setelah diaklimatisasi. Penelitian dilaksanakan di rumah penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, mulai dari tanggal 28 Oktober 2017 sampai dengan 12 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari 5 taraf konsentrasi pupuk organik cair Bio Sugih yaitu p1= 0,5 ml/l, p2= 1,0 ml/l, p3= 1,5 ml/l, p4= 2,0 ml/l dan p5= 2,5 ml/l dengan 5 kali ulangan yang terdiri dari 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu: pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan panjang daun (cm), pertambahan lebar daun (cm), pertambahan jumlah akar (helai), pertambahan panjang akar (cm) dan jumlah anakan per tanaman (anakan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair pada berbagai konsentrasi memberikan respon pertumbuhan yang baik terhadap panjang daun dan lebar daun anggrek Cattleya sp. setelah aklimatisasi. Konsentrasi pemberian pupuk organik cair yang efektif untuk pertumbuhan anggrek Cattleya sp. adalah 0,5 ml/l.ABSTRAKKonsentrasi pemberian pupuk yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan pertumbuhan bibit anggrek yang optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit anggrek Cattleya sp. setelah diaklimatisasi. Penelitian dilaksanakan di rumah penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, mulai dari tanggal 28 Oktober 2017 sampai dengan 12 Februari 2018. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari 5 taraf konsentrasi pupuk organik cair Bio Sugih yaitu p1= 0,5 ml/l, p2= 1,0 ml/l, p3= 1,5 ml/l, p4= 2,0 ml/l dan p5= 2,5 ml/l dengan 5 kali ulangan yang terdiri dari 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu: pertambahan jumlah daun (helai), pertambahan panjang daun (cm), pertambahan lebar daun (cm), pertambahan jumlah akar (helai), pertambahan panjang akar (cm) dan jumlah anakan per tanaman (anakan).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair pada berbagai konsentrasi memberikan respon pertumbuhan yang baik terhadap panjang daun dan lebar daun anggrek Cattleya sp. setelah aklimatisasi. Konsentrasi pemberian pupuk organik cair yang efektif untuk pertumbuhan anggrek Cattleya sp. adalah 0,5 ml/l
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Anggrek Cattleya sp
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cattleya sp pada masa vegetatif. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot, sebagai anak petak konsentrasi pupuk (K), 3 taraf perlakuan dan petak utama frekuensi (F), 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga dihasilkan 81 satuan percobaan. Perlakuan tersebut adalah konsentrasi, k1= 1 ml/l air, k2= 3 ml/l air, k3= 5 ml/l air dan frekuensi f1= 2 hari sekali, f2= 3 hari sekali f3= 4 hari sekali. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, pertambahan jumlah tunas, pertambahan jumlah akar.Hasil penelitian diketahui bahwa interaksi pemberian POC super bionik dengan konsentrasi dan frekuensi yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada pertambaahan panjang daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian POC Super bionik dengan konsentrasi 1 ml/liter air dan frekuensi 4 hari sekali memberikan pengaruh terhadap pertambahan panjang daun pada pertumbuhan tanaman anggrek Cattleya sp. Kata Kunci: Cattleya sp, frekuensi dan konsentrasi, pupuk organik cair, super bioni