Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
    1262 research outputs found

    KARAKTERISASI PADI BERAS HITAM SELASIH PADA FASE GENERATIF DI LAHAN SAWAH PASANG SURUT

    Get PDF
    Karakterisasi Padi Beras Hitam Selasih pada Fase Generatif di Lahan Sawah Pasang Surut Restu Nurkhamdani (1), Tantri Palupi (2), Fadjar Rianto (2)(1) Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Univerisitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Karakterisasi padi beras hitam lokal Selasih perlu dilakukan untuk memahami sifat atau karakter yang dipunyai. Karakter baik yang dimiliki padi beras hitam Selasih dapat dimanfaatkan untuk program pemuliaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi karakter morfologi dan agronomi padi lokal beras hitam Selasih saat fase generatif. Penelitian ini dilaksanakan di dusun Cendrawasih, Kecematan Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya. Penelitian berlangsung selama 8 bulan dari 25 Maret sampai 16 November 2019. Penelitian ini mengunakan eksperimen lapangan. Pengamatan karakter dilakukan pada 100 tanaman sapel yang dipilih secara acak. Penanaman dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 menggunakan satu bibit/lobang tanam. Variabel pengamatan yang diamati sebanyak 18. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah anakan produktif tergolong sedikit, tipe malai antara kompak dan sedang, poros malai terkulai, panjang malai 21,45 cm, warna ruas batang berwarna hijau, diameter ruas batang bawah 7,85 mm, warna ujung gabah berwarna ungu. Panjang biji 7,65 mm, lebar biji 2,53 mm, bentuk biji agak membulat, keluarnya malai seluruh malai dan leher keluar, ketegaran batang agak kuat, kerontokan tergolong mudah, gabah per malai 166 butir,  fertilitas gabah tergolong fertil. Tinggi tanaman tergolong pendek yaitu 88,10 cm, umur tanaman tergolong dalam yaitu 236 hari dan bobot 1000 butir 18,07g. Kata kunci:, Generatif, Karakter Agronomi, Karakter  Morfologi, Padi Beras  Hitam, Varietas Loka

    Kualitas Daging Broiler yang Dimarinasi Menggunakan Air Perasan Jeruk Sambal (Citrus microcarpa) dengan Konsentrasi dan Lama Perendaman yang Berbeda

    No full text
    Sambal lime juice is one of the marinated ingredients that contain citric acid that have the function of preserving the quality of broiler meat. This research aimed to determine the quality of broiler meat marinated using sambal lime (Citrus microcarpa) juice with different concentrations and the immersion durations. The materials of this research were 24 pieces of broiler meat breasts. This research has used the factorial, completely randomized design (CRD). The first factor was the concentrations and the second factor was immersion durations of sambal lime, with the treatment combination were: 10%;10 minutes (K1L1), 10%;20 minutes (K1L2), 10%;30 minutes (K1L3), 20%;10 minutes (K2L1), 20%;20 minutes (K2L2), dan 20%;30 minutes (K2L3) with four replicated. The observed variables were the pH, protein content and water holding capacity. The results showed that the quality of broiler meat marinated using sambal lime juice, with different concentrations, did not affect all variables. However, the different immersion duration had a very significant effect on the pH value (4,67-5.47) and did not influence on protein content (21.38-22.54%) and water holding capacity (65.50-69.50%). The conclusion of this research is the best treatment of marinating using sambal lime juice on broiler meat quality is a concentration of 10% with an immersion duration of 20 minutes

    THE GROWTH OF BLACK PEPPER CUTTING AS EFFECT OF SHADING AND AUXIN

    No full text
    One of the successfull of black pepper production is influenced by the use of healthy and good black pepper seedling quality. The research aims to obtain the best combination of the use of growth hormone origin with the intensity of shade on the success rate and growth of pepper cuttings. The study was conducted in jerora village I Sintang district. The study was conducted in August-December 2018. The research was conducted using two factors with the split plot model research design. The main plot is a shade consisting of 2 levels (n1 = 25% shade and n2 = 75% shade) and subplot is an auxin hormone consisting of ho = control, h1 = 1% synthetic IAA, h2 = shallot extract and h3 = Sprout Extract. The results showed that the percentage of cutting growth in paranet shade was 75% higher with paranet usage 25%. The average number of leaves using natural auxin hormone derived from onions shows the highest number of leaves, 9 strands. The highest plant height is shown in the shade treatment of 75% which is 18.7 cm. In the root dry weight variable the best combination treatment was shown in the use of the origin of the natural auxin hormone derived from the sprouts and 75% shade extract of root dry weight 0.42 g, and root shoot ratio 0, 61%Keywords: IAA, shallot extract, bean sprout extract

    pengaruh jenis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pakcoy pada tanah gambut

    No full text
    Pengaruh Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy Pada Tanah Gambut Angelina Julinda 1), Dini Anggorowati 2), Mulyadi Safwan2) 1) Mahasiswa Fakultas Pertanian 2) Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 14 Mei sampai dengan 16 Juni 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dengan 6 ulangan dimana tiap ulangan  terdiri dari 3 sampel. Jadi total  keseluruhan yang diperoleh  4 x 6 x 3 = 72 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A = Pupuk Kandang Kotoran Ayam, S = Pupuk Kandang Kotoran Sapi,   K = pupuk Kandang Kotoran Kambing, dan P = Pupuk Kandang Kotoran Puyuh, dengan perbandingan    (2 volume tanah : 1 volume pupuk kandang).  Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah volume akar (cm3), jumlah klorofil daun (spad unit), luas daun  (cm2), berat kering tanaman (g), jumlah daun (helai) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang pada semua jenis memberikan pertumbuhan dan  hasil tanaman pakcoy yang sama pada tanah gambut. Kata kunci: gambut, pupuk kandang, pakco

    KAJIAN FORMULASI AGAR-AGAR DAN GULA TERHADAP MUTU PERMEN JELLY BUAH LAKUM (Cayratia trifolia (L.) Domin)

    No full text
    Permen jelly  yang terbuat dari buah lakum merupakan salah satu upaya dalam penganekaragaman produk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi konsentrasi agar-agar dan gula terbaik pada pembuatan permen jelly buah lakum berdasarkan sifat fisikokimia dan sensori. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu perbandingan agar-agar dan gula yang digunakan dengan 6 taraf, yang terdiri dari 1,5% agar-agar : gula 50%, 3% agar-agar : gula 50%, 4,5% agar-agar : 50% gula, 1,5% agar-agar : gula 60%, 3% agar-agar : gula 60%, 4,5% agar-agar : 60% gula. Permen jelly terbaik dihasilkan dengan formulasi 3% agar-agar : 60% gula. Karakteristik kimia permen jelly terbaik menghasilkan kadar air (16,65 %), kadar abu (0,31 %), TPT (26,750Brix), total asam (0,7 %), Vitamin C (8,01 mg/100g), tingkat kekerasan (0,11 kgf). Karakteristik sensori terbaik yaitu tingkat kekerasan yaitu kenyal (3,90), manis (3,87), cukup ada aroma buah (3,57), ungu (4,63), dan suka (4,23). De Garmo (0,62).Kata kunci : buah lakum, jelly, permen, agar-agar, gula      

    PENGARUH NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL YANG APLIKASI PUPUK KANDANG AYAM

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh pemberian NPK terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang diaplikasikan pupuk kotoran ayam pada tanah aluvial. Mendapatkan dosis NPK dan pupuk kotoran ayam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap hasil cabai rawit pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dan dilakukan di lahan petani desa Kalimas Tengah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 2 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 3 desember 2016. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam yang terdiri dari 2 taraf dan faktor kedua yaitu pupuk NPK dinar yang terdiri dari 5 taraf. Jumlah tanaman sampel yaitu 4 tanaman perpetak sehingga jumlah sampel 120 tanaman dan jumlah seluruh tanaman cabai rawit  yaitu 300 tanaman. Perlakuan yang di maksud adalah k1a1 = 10 kg pukan /bedeng + 10 g NPK /tanaman k1a2 = 10 kg pukan / bedeng + 8 g NPK / tanaman k1a3 = 10 kg pukan / bedeng + 6 g NPK / tanaman k1a4 = 10 kg pukan / bedeng + 4 g NPK / tanaman k1a5 = 10 kg pukan / bedeng + 2 g NPK / tanaman k2a1 = 20 kg pukan / bedeng + 10 g NPK / tanaman k2a2 = 20 kg pukan / bedeng + 8 g NPK / tanaman k2a3 = 20 kg pukan / bedeng + 6 g NPK / tanaman k2a4 = 20 kg pukan / bedeng + 4 g NPK / tanaman k2a5 = 20 kg pukan / bedeng + 2 g NPK / tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu Tinggi Tanaman (cm), Volume Akar (cm), Berat Kering Tanaman (g), Berat Buah Pertanaman (g), Jumlah Buah Pertanaman (buah). Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Interaksi pupuk kotoran ayam dan pupuk NPK memberikan pengaruh terhadap volume akar pada tanaman cabai rawit. Pemberian pupuk kandang kotoran ayam 10 kg/bedeng dan pupuk NPK 4 g/bedeng menghasilkan rata-rata tertinggi pada variabel pengamatan volume akar tanaman cabai rawit. Kata kunci: Cabai Rawit, Tanah aluvial, Pupuk kandang ayam, Pupuk NPK,                                          Mulsa plastik hitam perak, kapur dolomit, dan Gelas plastik.

    THE EFFECT OF CHICKEN MANURE ON THE GROWTH AND YIELD OF PURPLE LONG BEAN ON ALLUVIAL

    No full text
    This study aimed to find the best dosage of chicken manure on the growth and yield of the purple long bean (Vigna sinensis L.) on the alluvial soil. The research was conducted at the research field of Agricultural Faculty Tanjungpura University Pontianak from April 19th - June 23th 2019. The Completely Randomized Design (CRD) was used in the experiment with 5 levels of chicken manure dosage and 5 replications respectively. The levels of chicken manure dosage were 400, 800, 1.200, 1.600 dan 2.000 grams/polybag consecutively. The observed variables were root volume, chlorophyll content of leaf, plant dry weight, the fruit number per plant, and fruit weight per plant. The results showed that the best dosage of chicken manure for growth and yield of purple long bean (Vigna sinensis L.) was 1.200 grams/polybags equivalent to 15% chicken manure of the soil weight.Keywords: Alluvial, chicken manure, purple long bean

    Studi Karakteristik Sifat Kimia Tanah Ultisol Pada Lahan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Di Desa Sejotang Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau

    No full text
    as agricultural land for the oil palm plantation sector is common so palm plantation  in west kalimantan are spread in several districts ,one of them is Tayan hilir Regency.            This Study aims to provide information to farmers about the characteristics and chemical and nutrient properties palm soil plantation in ultisol soil.            This research carried out in the palm plantation area in the sejotang Tayan Hilir District, Sanggau  Regency. The Analysis at the Laboratory of Chemistry and Soil Fertility, Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The research take 3 months, Starting from 16 April 2019  preparation to presentation of results.            Based on the results of the study, the soil reaction (pH) in the study site was classified as very  acidic. Textures in the study locations use code K (composite) that is K2, K3, K5 are clay texture class, K1 belongs to class of dusty clay texture and K4 is clay texture class. The Bulk density ranged from 1.06 to 1.55 gr / cm3. N-Total and C-Organic are classified as low to moderate, phosphorus and Potassium are very low to low, Ca, Mg and base saturation (KB) are very low, CEC is low and saturation of Al are very high. The level of soil fertility at the study site ask low.Keywords: Chemical Properties, Ultisols, Palm Oil

    BIOLOGI Spodoptera litura F Pada Kondisi Stres Pakan Buatan Di Laboratorium.

    Get PDF
    BIOLOGI Spodoptera litura F Pada Kondisi Stres Pakan Buatan Di Laboratorium. Azwan (1), Tris Haris Ramadhan (2), Sri Rahayu (2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Spodoptera litura Fabricius merupakan hama penting pada tanaman karena mempunyai kisaran inang yang luas. Larva S. litura yang mengakibatkan kerugian pada petani sehingga diperlukan pengkajian lebih mendalam tentang biologi serangga Spodoptera litura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siklus hidup, nisbah seks (sex ratio), serta keperidian (fekunditas) serangga S. litura pada kondisi stres pemberian pakan buatan di Laboratorium. Penelitian dilaksanakan selama ±4 bulan di Laboratorium Hama Tanaman S. litura dipelihara dalam gelas plastik (kap es). Pakan yang digunakan ialah pakan yang berbahan Phaseolus vulgaris L. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen berupa rancangan acak lengkap 1 faktor yaitu terdiri dari 5 perlakuan pemberian pakan buatan dan 50 kali diulang. Hasil penelitian pada pakan buatan Phaseolus vulgaris L dengan jumlah yang berbeda menunjukkan kecenderungan semakin banyak pakan yang dimakan akan memperpendek masa hidup artinya dengan semakin tercukupinya pakan fase hidup serangga cenderung lebih cepat. Pada nisbah sex ratio keadaan makanan tercukupi maka perbandingan antara jantan dan betina akan seimbang, tetapi ketika makanan tidak tercukupi maka perbandingan kelamin pada keadaaan itu hampir seluruhnya terdiri atas serangga jantan. Fekunditas S. litura dipengaruhi faktor kuantitas makanan yang dikonsumsi serangga terhadap proses reproduksinya, semakin banyak jumlah makanan yang dikonsumsinya akan menghasilkan kelompok telur dan jumlah telur yang banyak. Rata rata berat larva menunjukkan masa hidup larva setiap instar yang tercukupi makanannya masa hidupnya semakin cepat. Kata kunci : Biologi, Pakan buatan, Phaseolus vulgaris L., S. litura. (1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontiana

    Growth Response And Results On Peanut Some Variety Against Of Palm Bunch Ash in Alluvial Soil

    No full text
    The aim of this research is to find out the best variety and dose of palm bunch ash on peanut on alluvial soil, and to know whether there is interection between variety and dosage of palm bunch ash on peanut on alluvial soil. This study used Split Plot Design with two treatment factors consisting of variety (V) as main plot and palm bunch ash (A) as subplot. The variety consist of three levels, namely : v1 = (jerapah), v2 = (talam 2) and v3 = (talam 3) and palm bunch ash consist of three levels, namely : a1 = ( 1,5 ton/ha), a2 = ( 3 ton/ha) and a3 = ( 4,5 ton/ha). Each of the treatment was repeated 3 times. The observed variables in this study are plant height (cm), root volume (cm3), the dry weight of the plant (g), the number of pods per plant, the dry weight of kernel per plant (g) and dry weight of kernel per plot. The results showed that the using of jerapah variety and 3 ton/ha dose of palm bunch ash is best average are the number of pods per plant (pod), the dry weight of kernel per plant (g) and dry weight of kernel per plot (g) . But there is no interaction between variety and palm bunch ash on the growth and nyield of peanut on alluvial soil. Key word : variety, peanut, palm bunch ash, alluvial soil

    403

    full texts

    1,262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇