Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
    1262 research outputs found

    Efisiensi Harga Peternakan Ayam Pedaging (Broiler) di Kabupaten Sanggau

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ayam pedaging, serta untuk menganalisis efisiensi harga produksi peternak ayam pedaging. Data yang digunakan adalah data produksi selama satu periode pemeliharaan seluruh usaha peternakan ayam pedaging, penelitian dilaksanakan di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau. Model analisis yang digunakan adalah fungsi Cobb_Douglas, Uji Asumsi Klasik, Uji Statistik, Efisiensi Alokatif. Hasil uji terhadap faktor produksi menunjukkan bahwa variabel bibit ayam (DOC) dan pakan berpengaruh nyata terhadap produksi ayam pedaging, sedangkan variabel luas kandang, vitamin dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi ayam pedaging. Hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan penggunaan bibit (DOC) belum efisien, sedangkan penggunaan pakan tidak efisien dalam peternakan ayam pedaging di Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau

    KARAKTERISTIK MI BASAH DENGAN SUBSTITUSI EKSTRAK DAUN BAYAM (Amaranthus. Spp)

    Get PDF
    Sayur bayam merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, vitamin A, B dan C. komoditi pangan masih belum banyak dimanfaatkan dan berbasis pangan lokal adalah bayam. Mi basah merupakan mi berbahan dasar terigu, untuk melengkapi kandungan gizi perlu ditambahkan daun bayam hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi mi basah dengan substitusi ekstrak daun bayam yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori terbaik. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 (satu) faktoryaitu formulasi tepung terigu dan daun bayam yang terdiri dari 6 taraf (100% : 0%; 95% : 5%; 90% : 10%; 85% : 15%; 80% : 20%; dan 75% : 25%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar abu, uji sensoris dan penentuan perlakuan terbaik. Analisis data untuk karakteristik fisik dan kimia menggunakan F ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan substitusi ekstrak daun bayam terbaik adalah perlakuan tepung terigu 75% dan ekstrak daun bayam 25% mempunyai karakteristik fisikokimia sebagai berikut: kadar air 56,26%, kadar abu 2,49% dan nilai sensori terbaik yaitu warna 4,30 (suka), tekstur 3,96 (suka) dan rasa 3,90 (suka). Kata Kunci : Substitusi, mi basah, baya

    IDENTIFIKASI SIFAT FISIKA TANAH PADA BEBERAPA UMUR PENGELOLAAN LAHAN KELAPA SAWIT DI PT SATYANUSA INDAH PERKASA KECAMATAN BINJAI HULU KABUPATEN SINTANG

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat fisika tanah pada pengelolan tanaman kelapa sawit pada usia 7, 14 dan 21 tahun di PT KSP AGRO AP INVESMEN Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang. Pengambilan sampel tanah dilakukan dengan metode yang digunakan secara acak dengan mengambil 5 sampel pada kedalaman 0-30 cm dan 5 sampel pada kedalaman 30-60 cm di setiap tingkatan umur. Analisis sifat fisika tanah dilaksanakan di Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Hasil uji-t menunjukkan bahwa hasil fraksi tanah pada kedalaman 0-60 cm tidak berbeda nyata dari tiga perbandingan fraksi tanah (pasir, debu, dan liat) antar umur kelapa sawit pada kedalaman 0-60 cm. Bobot isi antar KS 14 dan 21 beda nyata pada kedalaman 30-60 cm, KS 14 memiliki bobot isi yang lebih tinggi yaitu 1,48 g/cm3. Artinya jumlah ruang pori menurun dan kepadatan tanah yang meningkat. Porositas total antara KS 7 dan KS 14 beda nyata pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm, KS 7 memiliki porositas total yang lebih tinggi yaitu 59,85 % dan 53,33 % di banding KS 14 kandungan fraksi pasir pada KS 7 yang lebih tinggi di banding KS 14. Kadar air kapasitas lapang beda nyata pada perbandingan antar kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm pada KS 14 dan KS 21, pada KS 14 kadar air kapasitas lapang pada kedalaman 0-30 cm sebesar 47,85% menurun menjadi 35,59%. Pada kedalaman 30-60 cm pada KS 21 dengan kedalaman 0-30 cm sebesar 43,45% menurun menjadi 38,28% pada kedalam 30-60 cm. Hal ini disebabkan tanah pada lapisan atas top soil yang kaya dengan bahan organik tanah berstruktur remah mampu untuk mengikat air yang lebih banyak. Permeabilitas tanah beda nyata pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm pada KS 7, terjadi penurunan nilai permeabilitas tanah dengan meningkatnya kedalaman dimana pada KS 7, permeabilitas tanah pada kedalaman 0-30 cm sebesar 25,33 cm/jam (sangat cepat) menurun menjadi 13,16 cm/jam (cepat) pada kedalaman 30-60 cm. Hal ini disebabkan bobot isi tanah pada lapisan bawah meningkat, seiring dengan meningkatnya fraksi liat. Kata kunci : Sifat Fisika Tanah, Kelapa Sawit dan Umur Pengelolaan

    PENGARUH BIOURINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BUNCIS PADA TANAH GAMBUT

    Get PDF
     Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi biourine sapi yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman buncis pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di jalan Purnama 2 Kota Pontianak, dimulai sejak bulan September-November 2020, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 4 sampel jadi jumlah keseluruhan sebanyak 120 tanaman. Perlakuan yang diberikan yaitu: p0= tanpa biourine, p₁= konsentrasi 10%, p₂= konsentrasi 20%, p₃= konsentrasi 30%,p₄= konsentrasi 40%, p₅= konsentrasi 50%. Variabel pengamatan dalam penelitian ini yaitu volume akar (cm3), berat kering (g), jumlah polong per tanaman (buah), berat polong per tanaman (g), panjang polong (cm), dan berat polong per buah (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biourine sapi pada berbagai konsentrasi berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan seperti volume akar, berat kering, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, panjang polong, dan berat polong per buah. Kata kunci : biourine sapi, tanah gambut, tanaman bunci

    PERTUMBUHAN ANGGREK Cymbidium Finlaysonianum PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK NPK

    Get PDF
    Anggrek adalah tanaman hias yang sangat populer karena memiliki jenis yang beragam. Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman anggrek adalah media tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam dan  konsentrasi pupuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian dilakukan di rumah paranet Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam dan konsentrasi pupuk NPK,  terdiri dari 3 taraf perlakuan media tanam dan 4 taraf perlakuan konsentrasi NPK,  dikombinasikan menjadi 12 perlakuan, 3 ulangan dan 3 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan tersebut adalah media tanam, m1= 1 pakis, m2= kadaka, m3= lumut dan konsentrasi NPK, k1= 1 g/l air, k2= 2 g/l air, k3= 3 g/l air, k4= 4 g/l air. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, , pertambahan jumlah akar dan pertumbuhan tunas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk NPK. Pemberian pupuk NPK sebanyak 3g/l merupakan konsentrasi efektif untuk pertumbuhan tunas anggrek Cybidium finlaysonianum

    Analysis of the Factors that Influence the Production of Rice Farming in the Pelang Rive Vilalage, Matan Subdistrict of Ketapang District

    No full text
    Rice farming is food crops for the growth of rumput-berumpun need puddle. The purpose of this research is to find factors influencing the cultivation of rice farming production in the village in south river pelang former downstream, ketapang districtThe sample technique used is the method. simple random sampling The primary data ( interview ) directly to 60, respondents data on skunder pelang, river from the village office agriculture department and the statistics. ketapang districtVariables used in this research includes, area seed, fertilizer urea, , npk mkp, a herbicide, insecticides and labor.Data analysis used the, a method of linear regression and use multiple, cobb-douglas production function then processed on the spss 20 version. Based on the research done show that the use of production factors in the area, mkp and labor seeds superior significant on britain, while the seed, fertilizer urea, npk, herbicides and insecticides not significant against the production of rice fields in the river Pelang in former south Ketapang downstream district. Key word: rice farming production, production factor, linear regression and the worship of idols, cobb-douglass

    PERTUMBUHAN ANGGREK Cymbidium Finlaysonianum PADA BERBAGAI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK NPK

    No full text
    Anggrek adalah tanaman hias yang sangat populer karena memiliki jenis yang beragam. Salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman anggrek adalah media tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media tanam dan  konsentrasi pupuk NPK terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cymbidium finlaysonianum. Penelitian dilakukan di rumah paranet Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu media tanam dan konsentrasi pupuk NPK,  terdiri dari 3 taraf perlakuan media tanam dan 4 taraf perlakuan konsentrasi NPK,  dikombinasikan menjadi 12 perlakuan, 3 ulangan dan 3 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 tanaman. Perlakuan tersebut adalah media tanam, m1= 1 pakis, m2= kadaka, m3= lumut dan konsentrasi NPK, k1= 1 g/l air, k2= 2 g/l air, k3= 3 g/l air, k4= 4 g/l air. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, , pertambahan jumlah akar dan pertumbuhan tunas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara media tanam dan konsentrasi pupuk NPK. Pemberian pupuk NPK sebanyak 3g/l merupakan konsentrasi efektif untuk pertumbuhan tunas anggrek Cybidium finlaysonianum

    PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT PADA TANAH ALUVIAL

    Get PDF
    ABSTRAK Tanaman tomat merupakan tanaman sayuran yang sudah dibudidayakan sejak ratusan silam maka dilakukan budidaya tanaman tomat pada tanah aluvial menggunakan pupuk organik menggunakan pupuk kandang ayam yang dikombinasikan dengan pupuk anorganik menggunakan pupuk NPK majemuk.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk kandang ayamdan NPK dalam peningkatan pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial.Penelitian dilaksanakan di Lahan yang terletak di sepakat II, Pontinak. penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor perlakuan kombinasipupuk kandang ayam dan NPK yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, yaitu p1 = NPK 5g, p2 =pupuk kandang 80 g + NPK 4 g, p3= pupuk kandang 160 g + NPK 3 g, p4 =pupuk kandang ayam 240 g + NPK 2 g, p5 = pupuk kandang ayam 320 g + NPK 1 g,p6 = pupuk kandang ayam 400 g. Setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan dan sebanyak4 sampel. Variabel pengamatan dalam penelitian ini meliputi: tinggi tanaman, Volumeakar, berat kering tanaman, berat buah pertanaman, berat buah perbuah, dan jumlahbuah. Hasil penelitian menunjukkan pelakuan kombinasi pupuk kandang ayam danNPK mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tomat pada tanah aluvial.Pemberian pupuk kandang ayam 240 g yang dikombinasikan dengan pupuk NPK 2 gmenunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap tanaman tomat pada tanahaluvial

    KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI SELAI LEMBARAN CEMPEDAK (Artocarpus champeden): KOMBINASI DAGING BUAH DAN JERAMI CEMPEDAK

    Get PDF
    Selai lembaran merupakan diversifikasi dari produk selai oles. Bahan utama dalam pembuatan selai lembaran adalah produk hasil pertanian yang berpotensi untuk dijadikan selai. Buah cempedak merupakan buah yang memiliki serat pangan, karbohidrat, protein, lemak, gizi yang paling tinggi terutama vitamin C, sedangkan jerami sebagai kombinasi selai lembaran bertujuan untuk memanfaatkan serat dan pektin pada jerami cempedak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perbandingan kombinasi daging dan jerami cempedak terbaik berdasarkan karakteristik fisikokimia dan sensori selai lembaran cempedak. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan yaitu rasio daging : jerami cempedak yang digunakan (kontrol; 3:1; 2:1; 1:1; 1:2; dan 1:3), masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Analisa data fisik, kimia dan sensori menggunakan ANOVA (α=0,05) dan uji lanjut BNJ (α=0,05). Hasil penelitian terbaik selai lembaran cempedak yaitu perlakuan dengan rasio daging dan jerami cempedak 3:1, dengan nilai kadar air 12,6%; total asam 0,24%; vitamin C 0,30%; pH 4,4; total padatan terlarut 10%; sensori warna 3,67 (kuning); aroma 4,13 (beraroma cempedak); tekstur 3,9 (kenyal) dan kesukaan 4,43 (sangat suka)

    RESPON PERTUMBUHAN BIBIT PEPAYA CALIFORNIA AKIBAT PEMBERIAN BOKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN PUPUK NITROGEN PADA TANAH ALUVIAL

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara bokasi tandan kosong kelapa sawit dan pupuk nitrogen yang memberikan pertumbuhan bibit pepaya California yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Komplek Untan Jalan Silat Baru Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Penelitian ini berlangsung selama 3 bulan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen lapangan dengan pola faktorial rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari 2 faktor yaitu faktor pertama pemberian bokasi TKKS dan faktor kedua pemberian pupuk nitrogen. Pemberian bokasi TKKS terdiri dari 3 taraf dan pemupukan nitrogen 3 taraf. Didapatkan kombinasi perlakuan sebanyak 9 kombinasi yaitu : a1n1 = 400 g bokasi TKKS + 0,3 g N,  a1n2 = 400 g bokasi TKKS + 0,5 g N, a1n3 = 400 g bokasi TKKS + 0,7 g N, a2n1 = 800 g bokasi TKKS + 0,3 g N, a2n2 = 800 g bokasi TKKS + 0,5 g N,  a2n3 = 800 g bokasi TKKS + 0,7 N, a3n1 = 1200 g bokasi TKKS + 0,3 g N, a3n2 = 1200 g bokasi TKKS + 0,5 g N, a3n3 = 1200 g bokasi TKKS + 0,7 g N . Adapun variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering tanaman, kadar klorofil daun, dan volume akar. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi TKKS dan urea tidak saling mempengaruhi untuk pertumbuhan bibit pepaya California. Namun, semakin tinggi dosis pemberian bokasi TKKS dan urea semakin efektif untuk pertumbuhan bibit pepaya California hal tersebut dapat dilihat dari variabel berat kering tanaman pada dosis bokasi TKKS 800 g dan dosis urea 0,7 g. Kata Kunci: aluvial, bibit pepaya california, bokasi tandan kosong kelapa sawit, nitroge

    403

    full texts

    1,262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇