Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
Not a member yet
    1262 research outputs found

    KEEFEKTIFAN INSEKTISIDA SIPERMETRIN 100 g/l TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK Spodoptera lituraF PADA TANAMAN KEDELAI

    No full text
    Spodoptera litura merupakah salah satu hama penting tanaman kedelai yang bisa merusak sampai 80%. Sipermetrin merupakan insektisida non-sistemik dan bekerja sebagai racun kontak dan racun lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan membunuh insektisida sipermetrin terhadap larva S litura.Penelitian ini dilaksanakan  di Lahan dan  Laboratorium Hama Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan. Metode penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak kelompokdengan 4 taraf dan 1 kontrol dengan 5 ulangan yaitu (0,5 ml/l, 1 ml/l, 1,5 ml/l, dan 2 ml/l). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa konsentrasi insektisida yang efektif dalam mengendalikan larva S litura dengan aplikasi sebagai racun kontak adalah pada konsentrasi 2 ml/l dalam waktu 3 JSA sedangkan sebagai racun perut adalah pada konsentrasi 1,5 ml/l dan 2 ml/l dalam waktu 96 JSA. Kata kunci :insektisida sipermetrin, mortalitas, tanaman kedelai, ulat graya

    ABSTRACT

    No full text
    The continuous catches of freshwater prawns in Batu Ampar Village done by fishermen are predicted to cause a decrease in the stock of freshwater prawns. This study aims to estimate the stock of freshwater prawns in this village. Research variables cover the frequency distribution of carapace length, the relationship between length and weight, growth rate, and mortality as well as the exploitation rate of freshwater prawns. The data were collected in October - December 2019 from collectors in Batu Ampar Village. The data were then analyzed using Ms. Excel Software and FISAT II (FAO-ICLARMStock Assessment TolII). The results showed the frequency distribution of carapace lengths in male and female prawns with sizes of 31-36 mm. Analysis of the relationship between the length and weight showed a negative allometric growth pattern with b-values of 1.98 for male prawns and 1.82 for female prawns. Male prawns have an asymptotic length of (L?) 91.5 mm, with a growth coefficient of 0.40 per year. Meanwhile, female prawns have values of (L?) 75 mm with a coefficient of 0.38 per year. The slow growth of female prawns was due to the allocation of energy needed to ripen the gonads until spawning. The exploitation rate (E) of the result of prawn catches in Batu Ampar Village showed a low utilization rate (under exploited)

    PENGARUH NITROGEN DAN FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI EDAMAME PADA TANAH GAMBUT

    Get PDF
    Edamame soybeans contain antioxidants and isoflavones. Consumption of foods rich in antioxidants is associated with strengthening the body's immune system and reducing the risk of cancer. Application of N fertilizer to stimulate overall plant growth, is part of the plant cell itself, for the synthesis of amino acids and proteins in plants and stimulates vegetative growth. P fertilizer is useful for transporting energy from metabolism in plants, stimulating flowering and fruiting, stimulating root growth, stimulating seed formation, stimulating plant cell division and enlarging cell tissue. This study aims to determine the effect of applying N and P fertilizers and the interaction of N and P fertilizers on the growth and yield of edamame soybeans on peat soils. This study used a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 2 factors which were repeated 3 times. The first factor was N fertilizer consisting of 3 levels (n1: 50 kg/ha, n2: 100 kg/ha, n3: 150 kg/ha) and P fertilizer consisting of 3 levels (p1: 150 kg/ha, p2: 200 kg /ha, p3: 250 kg/ha Observational variables observed in this study were plant height, dry weight of plants, root volume, number of pods/plant, weight of pods/plant, weight of 100 seeds.Based on the research results that the interaction of N fertilizer and P fertilizer was able to affect plant height 2 WAP, but root volume, plant dry weight, plant height 3 WAP and 4 WAP, number of pods/plant, weight of pods/plant, and weight of 100 seeds had no significant effect and the same good growth was obtained. Keywords : nitrogen, phosphorus, soya bean, edamame, peat soi

    PENGARUH BOKASI LIMBAH SAGU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bokasi limbah sagu terhadap pertumbuhan dan hasil seledri pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 30 Agustus 2018 sampai dengan 15 November 2018 di Desa kuala Ambawang Parit Masigi satu Kabupaten Kubu Raya. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah k1 = 15 ton/ha bokasi limbah sagu setara dengan 60 g/tanaman, k2 = 22.5 ton/ha bokasi limbah sagu setara dengan 90 g/tanaman , k3= 30 ton/ha bokasi limbah sagu setara dengan 120 g/tanaman, k4 = 37.5 ton/ha bokasi limbah sagu setara dengan 150 g/tanaman, k5=45 ton/ha boksi limbah sagu setara dengan180 g/tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu volume akar, tinggi tanaman, jumlah tangkai daun, berat segar tanaman dan berat kering total tanaman. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian bokasi limbah sagu dengan 45 ton/ha setara dengan dosis180 merupakan dosis terbaik dalam meningkatkan jumlah tangkai daun seledri pada tanah podsolik merah kuning. Kata kunci:  bokasi limbah sagu, podsolik merah kuning, seledri

    Pengaruh Konsentrasi POC Limbah Batang Pisang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis pada Tanah Gambut

    No full text
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC limbah batang pisang yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis pada tanah gambut. Penelitian ini dilakukan di lahan gambut dengan tingkat kematangan saprik yang terletak di Jl. Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara. Waktu penelitian berlangsung dari 10 Februari s/d 2 Mei. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 perlakuan pemberian POC batang pisang dengan taraf konsentrasi berbeda yaitu P1= 20 ml/ liter air, P2= 40 ml/ liter air, P3= 60 ml/ liter air, P4= 80 ml/ liter air, P5= 100 ml/ liter air. Variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, berat tongkol dengan kelobot per petak, berat tongkol dengan kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan konsentrasi terbaik dari POC batang pisang dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis pada tanah gambut, tetapi konsentrasi POC batang pisang yang efektif ditunjukkan dengan perlakuan POC batang pisang konsentrasi 40 ml/liter air.Kata kunci : Gambut, Jagung Manis, PO

    IDENTIFIKASI PENYAKIT HAWAR BAKTERI MALAI PADI DI KABUPATEN KUBU RAYA

    Get PDF
    Padi (Oryza sativa) adalah tanaman pangan yang rentan terserang oleh serangan organisme pengganggu tanaman. Hawar malai yang bakteri Burkholderia glumae dapat menghambat perkecambahan benih, busuk bibit, rebah bibit, busuk pelepah, pembungaan steril, dan busuk bulir. Penelitian bertujuan untuk mengetahui serangan patogen penyebab penyakit hawar bakteri bulir padi yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya. Metode yang dilakukan meliputi survei di lapangan dan pengambilan sampel padi secara acak. Sampel padi diisolasi menggunakan media King’s B dan media selektif CCNT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa didapatkan gejala yang menunjukkan tanaman itu terserang oleh bakteri Burkholderia glumae akan menunjukkan gejala seperti hitam kecoklatan, bulir hampa dan pada bagian daun akan kemerahan di bagian tepi yang dikelilingi warna kuning seperti hawar pada daun. Tidak semua isolat bakteri yang digoresi walaupun dapat menginfeksi tanaman tetapi dari 11 isolat ternyata 2 isolat yang terkonfirmasi sebagai B.glumae hanya isolat kode BGKP 1 dan BGKR 5 yang diuji pada padi varietas Ciherang.Kata kunci : tanaman padi, Burkholderia glumae, hawar bakteri malai pad

    APLIKASI KOMPOS KULIT PISANG DAN TRICHODERMA SP SEBAGAI BIO-AKTOVATOR PADA TANAH ULTISOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI

    Get PDF
    Cabai rawit merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang memiliki nilai ekonomi tinggi tetapi juga juga karena buahnya yang memiliki kombinasi warna, rasa dan nilai nutrisi yang lengkap. Tanaman cabai rawit dapat tumbuh di setiap jenis tanah. Tanah ultisol merupakan satu diantara jenis tanah yang berpotensi untuk dijadikan media tanam hanya saja tanah jenis ultisol memiliki kekurangannya seperti sifat fisik dan biologi.  Upaya yang dapat dilakukan agar tanah ultisol ini dapat menjadi media tanam yang baik bagi tanaman cabai rawit perlu di tambahkan bahan organik seperti penggunaan kompos kulit pisang dan penambahan Trichoderma sp. Tujuan utama penelitian ini adalah melihat interaksi antara kompos kulit pisang dan Trichoderma sp pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di KIPS Agro Sungai Raya Dalam ujung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan Faktorial Rancangan Acak Lengkap (RAL Faktoria). Kompos kulit pisang sebagai taraf perlakuan terdiri dari 4 taraf yaitu k1= 300 gram/plybag, k2= 600 gram/plybag, k3= 900 gram/polybag, k4= 1200 gram/polybag dan Trichoderma sp sebagai taraf kedua terdiri dari dua taraf perlakuan yaitu b1= tanpa Trichoderma sp serta b2= 15 gram/polybag, sehingga terdapat 8 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali dan disetiap ulangan memiliki 3 sampel. Variabel yang diamatai adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, volume akar, berat kering tanaman, julmah buah per tanaman, berat buah per tanmaan dan berat buah per buah. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi terjadi pada volume akar dan berat kering tanaman, secara mandiri kompos kulit pisang berpengaruh nyata pada variabel jumlah cabang umur 9 MST, volum akar, berat kering dan jumlah buah per tanaman. Kesimpulan penelitian ini yaitu pertumbuhan tanaman cabai rawit yang baik diperoleh dengan pemberian kompos kulit pisang 900 gram/polybag dan Trichoderma sp 15 gram/polybag. Pemberian kompos kulit pisang dengan dosis diatas 600 gram/polybag memberikan pengaruh yang baik untuk pertumbuhan tanaman cabai rawit yaitu pada jumlah cabang dan pada dosis diatas 300 gram/polybag memberikan pengaruh yang baik pula pada hasil tanaman cabai rawit yaitu pada jumlah buah pertanaman

    PENGARUH BERBAGAI KOMPOS LIMBAH KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN LOBAK PADA TANAH OVERBURDEN

    Get PDF
    ABSTRAK Tanah bekas tambang (overburden) merupakan tanah yang telah terdegradasiakibat kegiatan pertambangan. Tanah overburden memiliki permasalahan yangkompleks terutama pada sifat fisik. Perbaikan sifat fisik tanah dapat dilakukandengan pemberian bahan organik. Penambahan bahan organik mampu meningkatkankemampuan tanah untuk mengikat air dan hara sehingga dapat mengatasipermasalahan pada sifat fisik tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jeniskompos limbah kelapa sawit yang tebaik untuk pertubuhan lobak putih padaoverburden. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sungai Mayam Desa SungaiMayam Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.Penelitan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4perlakuan dan 6 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 5 sampel tanamansehingga terdapat 120 tanaman. Perlakuan yang dimaksud adalah A= KomposTandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS), B= Kompos Wet Decenter Solid (WDS), C=Kompos Kernel Kelapa Sawit (KKS) dan D= Kompos Pelepah Kelapa Sawit (PKS)masing- masing perlakuan diberikan sebanyak 2500 gram/polybag. Variabel yangdiamati pada peneltian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), beratsegar umbi (gram), diameter umbi (cm), panjang umbi (cm) dan berat kering bagianatas tanaman (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jeniskompos limbah kelapa sawit berpengaruh nyata pada variabel tinggi tanaman, jumlahdaun, berat segar umbi, panjang umbi dan berat kering bagian atas tanamansedangkan pada variabel diameter umbi berbeda tidak nyata. Pemberian kompos WetDecenter Solid memberikan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan tinggitanaman, jumlah daun, panjang umbi, berat segar umbi dan berat kering bagian atastanaman.Kata Kunci : kompos limbah kelapa sawit, lobak, tanah bekas tambang (overburden

    PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL

    Get PDF
    Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura yang sangat diminati di kalangan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari interaksi dari pemberian pupuk hayati dan pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik pada tanah aluvial, untuk mencari konsentrasi pupuk hayati yang memberikan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik pada tanah aluvial, dan untuk mencari dosis pupuk NPK yang memberikan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik pada tanah aluvial.Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang berlokasi di Gang Sospol, Bansir Darat, Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada tanggal 6 Januari – 31 Maret 2022. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola factorial dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk hayati yang terdiri dari 3 taraf yaitu h1 = pupuk hayati sebanyak 1%, h2 = pupuk hayati sebanyak 2% dan h3 = pupuk hayati sebanyak 3%, sedangkan faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK (16:16:16) yang terdiri dari 3 taraf yaitu n1 = 225 kg/ ha, n2 = 150 kg/ha and n3 = 75 kg/ ha. Sehingga jumlah total kombinasi perlakuan sebanyak 9 dan diulang 3 kali sampel perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga terdapat 108 unit percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat buah pertanaman, jumlah buah pertanaman dan berat perbuah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk hayati dan pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit. Pemberian pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, volume akar berat kering tanaman dan jumlah buah, Pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah aluvial. Pemberian pupuk hayati sebanyak  1% dapat meningkatkan meningkatkan volume akar, berat kering tanaman dan tinggi tanaman cabai rawit. Pada konsentrasi 2% berpengaruh nyata pada variabel jumlah buah per tanaman.Kata Kunci : Cabai Rawit,Pupuk Hayati, Pupuk NPK dan Tanah Aluvia

    Performansi Pengering Sistem Adsorpsi untuk Pengeringan Irisan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia)

    No full text
    Buah mengkudu segar mengandung banyak nutrisi, komponen aktif dan memiliki kadar air tinggi. Tingginya kadar air mengakibatkan masa simpan yang singkat, sehingga perlu dilakukan proses pengeringan. Pengering adsorpsi dengan menggunakan adsorben berfungsi untuk menurunkan kelembaban mutlak udara. Penurunan kelembaban ini dapat meningkatkan kemampuan udara untuk menguapkan air sehingga efisiensi pengeringan dapat lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengujian performansi pengering sistem adsorpsi berdasarkan jumlah dan suhu pengeringan irisan buah mengkudu. Irisan mengkudu yang digunakan sebanyak 7 kg dan 14 kg dan suhu pengeringan yaitu 50 C, 57C dan 65 C. Parameter yang diamati yaitu berat bahan, suhu, energi listrik dan kecepatan aliran udara. Alat pengering kabinet sistem adsorpsi ini memiliki performa terbaik pada suhu 50 C dan 14 kg irisan mengkudu dengan efisiensi termal sebesar 36,6% dan efisiensi total sebesar 26,5% dengan total waktu pengeringan 27 jam

    403

    full texts

    1,262

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇