Jurnal Peternakan Indonesia
Not a member yet
    495 research outputs found

    Halaman Belakang JPI Vol 24 No 3 2022

    No full text
    UCAPAN TERIMA KASIHRedaksi Jurnal Peternakan Indonesia memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pakar yang telah diundang selaku Editorial Board dan Mitra Bebestari, yang telah menelaah naskah yang kami kirimkan baik yang layak terbit maupun yang tidak layak dalam Volume 24 (3) Edisi Oktober 2022. Berikut adalah daftar nama pakar yang berperan dalam edisi ini: Ade Sukma, Ph.D. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Indri Juliyarsi, SP, MP. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. I Made Sugita, M.Sc. Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas UdayanaDr. Dwi Yuzaria, SE, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Fitrimawati, S.Pt, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasIr. Fransiskus Trisakti Haryadi, M.Si., Ph.D., IPM. Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah MadaProf. Dr. Ir. Wizna, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Yose Rizal, M.Sc. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Sri Purwanti, S.Pt., M.Si, IPM., ASEAN.Eng. Fakultas Peternakan, Universitas HasanuddinProf. Dr. Ir. Nuraini, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Khalil, M.Sc. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDeni Novia, STP, MP Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Dwi Yuzaria, SE, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Rizki Palupi, S.Pt, MP. Fakultas Pertanian, Universitas SriwijayaProf. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian, Universitas BengkuluDr. Ir. Ade Djulardi, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Maria Endo Mahata, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Mirzah, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Bagus Priyo Purwanto, M.Agr. Fakultas Peternakan, IPB UniversityDr. Ir. Jaswandi, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Asdi Agustar, M.Sc. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Yetti Marlida, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasArief Darmawan, S.Pt, M.Si Fakultas Peternakan, IPB Universit

    Pengaruh Penggunaan Produk Fermentasi Rumput Laut Turbinaria murayana dalam Ransum terhadap Organ Pencernaan dan Aksesori Broiler

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh dari penggunaan produk fermentasi rumput laut Turbinaria murayana menggunakan mikroorganisme lokal (MOL) dari limbah buah-buahan dalam ransum terhadap organ pencernaan dan aksesori broiler. Materi penelitian adalah produk fermentasi rumput laut Turbinaria murayana, dan bahan-bahan penyusun ransum yaitu: jagung giling, bungkil kedelai, tepung ikan, dedak halus, tepung tulang dan minyak kelapa. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan level penggunaan produk fermentasi rumput laut Turbinaria murayana yaitu: 0, 5, 10, 15, dan 20% dalam susunan ransum broiler. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Parameter yang diamati yaitu: organ pencernaan (tembolok, proventrikulus, dan ventrikulus) dan organ aksesori (hati, jantung, pankreas, dan limfa). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh berbeda tidak nyata (P<0,05) dalam penggunaan produk fermentasi rumput laut Turbinaria murayana MOL limbah buah-buahan dengan level berbeda dalam susunan ransum broiler terhadap organ pencernaan (tembolok, proventrikulus, dan ventrikulus), dan organ aksesori (jantung, hati, pancreas dan limfa). Penggunaan produk fermentasi rumput laut Turbinaria murayana dalam susunan ransum sampai level 20% dapat digunakan tanpa mengganngu kerja dan fungsi organ pencernaan dan aksesori broiler

    Halaman Depan JPI Vol 24 No 2 Juni 2022

    No full text
    EDITORIALPuji syukur kita haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas izin-Nya Jurnal Peternakan Indonesia (JPI) dapat kembali terbit menjumpai pembaca sekalian. Tim redaksi dan penelaah telah menyeleksi naskah-naskah pada edisi ini, Volume 24 Nomor 2 Tahun 2022. Naskah-naskah tersebut meliputi bidang atau topik-topik sebagai berikut: Efektivitas Pupuk Kompos Pelepah Sawit terhadap Kandungan Potein Kasar, Serat Kasar, dan Abu Rumput Kumpai (Hymenachne amplexicaulis (Rudge) Nees.) di Tanah Podzolik Merah Kuning; Optimasi Pupuk Kompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil Rumput Kumpai (Hymenachne amplexicaulis (Rudge) Nees.); Review: Strategi Pencegahan dan Penanganan Gangguan Metabolis pada Ternak Ruminansia; Partisipasi Peternak dalam Pengelolaan Limbah Sapi Perah untuk Mendukung Program Desa Wisata Gunungsari Kota Batu; Potensi Pengembangan Usaha Ternak Sapi Perah Desa Kemiri Kecamatan Jabung Jawa Timur; Profil Leukosit Burung Puyuh yang Mengalami Cekaman Panas setelah Pemberian Aspirin; Kandungan Fraksi Serat Galur Sorgum Mutan Brown Midrib Patir 3.7 (Sorghum bicolor L. Moench) dengan Level Pemupukan Nitrogen Berbeda; Pengaruh Penggunaan Produk Fermentasi Rumput Laut Turbinaria murayana dalam Ransum terhadap Organ Pencernaan dan Aksesori Broiler; Pemanfaatan Limbah Alpukat sebagai Imbuhan dalam Pakan terhadap Produktivitas, Kondisi Fisiologis, dan Karkas Kambing Kacang; The efficiency of Leguminoceae Production Grains Plus Maize as A Feeding on Growth Phase of Local Swine (Potamochoerus porcus) in Timor-Leste; dan Corrigendum: Efek Dinamika Faktor Lingkungan terhadap Perilaku Ayam Broiler di Kandang Close House.Redaksi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan jurnal ini. Semoga dengan terbitnya jurnal ini dapat bermanfaat sebagai sarana komunikasi bagi masyarakat ilmiah, khususnya masyarakat peternakan dan umumnya bagi masyarakat luas.Padang, Juni 2022 Edito

    Kurva Pertumbuhan Isolat Bakteri Asam Laktat dari Saluran Pencernaan Itik Lokal Asal Aceh

    Full text link
    Bakteri memiliki 4 fase pertumbuhan, yaitu: fase lag, fase eksponensial, fase stationer dan fase kematian. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri, salah satunya adalah kondisi lingkungan seperti kondisi keasaman ataupun basa (pH). Tujuan penelitian ini untuk melihat kemampuan Tumbuh isolat BAL yang diperoleh dari hasil isolasi bakteri pada saluran pencernaan Itik lokal asal Aceh. Kemampuan tumbuh dilihat pada kurva pertumbuhan dan juga dilihat kemampuan tumbuh pada kondisi pH saluran pencernaan yaitu pH 2 dan 7. Bahan penelitian yang digunakan adalah 19 isolat BAL yang diperoleh dari hasil isolasi pada saluran pencernaan itik lokal betina dewasa berumur satu tahun dan sehat asal Kabupaten Bireuen-Aceh (C1, C2, C3, P1, V1, V2, D1, D2, D3, J1, J2, J3, I1, I2, I3, S1, S2, S3 dan S4). Uji pertumbuhan dan pH dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer Optical density (OD) pada absorbansi λ= 640 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Isolat BAL terpilih dari saluran pencernaan Itik lokal asal Aceh memiliki kemampuan tumbuh pada media MRS broth dan menunjukkan kurva pertumbuhan pada fase lag terjadi selama 1-2 jam pertama waktu inkubasi. Isolat BAL terpilih juga memiliki kemampuan tumbuh yang berbeda pada kondisi pH 2 dan 7

    Evaluasi Spermatozoa Domba Jantan Berekor Tipis yang Digembalakan di Lahan Kering

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi spermatozoa ternak domba jantan berekor tipis yang digembalakan di lahan kering. Populasi ternak domba yang ada di wilayah Timor Tengah Utara tergolong kecil yakni 8 ekor domba jantan dan 13 ekor betina sehingga penelitian ini hanya menggunakan 8 ekor pejantan dewasa berumur 2 tahun. Penampungan semen dilakukan seminggu sekali di pagi hari menggunakan vagina buatan. Hasil evaluasi spermatozoa secara makroskopis menunjukkan bahwa rataan volume semen yang diejakulasi mL 0,85 ± 0,09, warnanya putih/krem kekuningan, berbau khas ternak domba, konsistensinya kental, rataan pH : 7,18± 0,19. Penilaian Kualitas Spermatozoa secara  makroskopis diantaranya  nilai motilitas massa: +++ (baik), nilai  motilitas individu: 80%, daya hidup spermatozoa (Viabilitas): 81,5%± 4,54 konsentrasinya : 2,94 x 109/mL ± 0,50  dan abnormalitas spermatozoa: 15,85% ± 7,57.  Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa domba jantan berekor tipis yang digembalakan di lahan kering memiliki kualitas spermatozoa yang tinggi dan dapat di lanjutkan tahapan pengeceran semen dan pembekuan semen serta pengujian bioteknologi reproduksi inseminasi buatan

    Review: Strategi Pencegahan dan Penanganan Gangguan Metabolis pada Ternak Ruminansia

    Full text link
    Konsep dan permasalahan budidaya ternak ruminansia sesuai dengan 3 pilar peternakan yaitu feeding, breeding, dan manajemen. Manajemen merupakan pilar penting dalam menjaga produktivitas dan kesehatan ternak terutama yang berhubungan dengan penyakit-penyakit akibat kesalahan dan kegagalan metabolisme. Beberapa penyakit yang menyerang sistem metabolisme antara lain bloat atau kembung, ketosis atau acetomia, milk fever, fatty liver, dan asidosis yang berdampak pada perlambatan pertumbuhan sehingga berdampak negatif pada produksi ternak. Setiap penyakit memiliki cara pencegahan dan penanganan yang berbeda-beda. Pencegahan yang paling umum dilakukan adalah dengan vaksinasi dan penerapan biosekuriti termasuk perbaikan manajemen pemeliharaan. Pengembangan obat, vaksin, dan suplemen herbal dapat dijadikan alternatif potensial untuk meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak

    Halaman Belakang JPI Vol 24 No 2 Juni 2022

    No full text
    UCAPAN TERIMA KASIH Redaksi Jurnal Peternakan Indonesia memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pakar yang telah diundang selaku Editorial Board dan Mitra Bebestari, yang telah menelaah naskah yang kami kirimkan baik yang layak terbit maupun yang tidak layak dalam Volume 24 (2) Edisi Juni 2022. Berikut adalah daftar nama pakar yang berperan dalam edisi ini:Prof. Dr. Ir. Nuraini, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Wizna, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Edi Erwan, S.Pt, M.Sc, Ph.D Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim RiauProf. Dr. Ir. Maria Endo Mahata, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Simel Sowmen, S.Pt, MP. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Ir. Irma Badarina, MP. Fakultas Pertanian, Universitas BengkuluDr. Iwan Prihantoro, S.Pt, M.Si. Fakultas Peternakan, IPB UniversityProf. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Fitrimawati, S.Pt, M.Si. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasProf. Dr. Ir. Salam N. Aritonang, MS. Fakultas Peternakan, Universitas AndalasDr. Rizki Palupi, S.Pt, MP. Fakultas Pertanian, Universitas SriwijayaWidhi Kurniawan, S.Pt, M.Si Fakultas Peternakan, Universitas Halu Ole

    Path Data in Marketing: A Case Study of Broiler Chickens’ Partnership System in Kediri Regency, Indonesia

    Full text link
    The study aimed to determine the distribution and marketing channels of the broiler chickens’ partnership system in Kediri Regency, Indonesia. Data were collected from July to August 2020. The respondents used in this study were plasma farmers and marketing agencies involved in the marketing of broiler chickens. The analytical model used in this research is a descriptive analysis of marketing channels from producers to consumers and an analysis of marketing efficiency. The results showed that there were five marketing distribution channels. Distribution channel 1 consisted of plasma farmers, core companies, wholesalers, intermediate traders, retailers, and consumers. Distribution channel 2 consisted of plasma farmers, core companies, wholesalers, intermediate traders, and consumers. Distribution channel 3 consisted of plasma farmers, core companies, wholesalers, retailers, and consumers. Distribution channel 4 consisted of plasma farmers, core companies, wholesalers, and consumers. Distribution channel 5 consisted of plasma farmers, core companies, intermediate traders, retailers, and consumers. The marketing margins for distribution channels 1, 2, 3, 4 and 5 were IDR 2,250/kg, IDR 1,600/kg, IDR 1,200/kg, IDR 1,500/kg, and IDR 1,950/kg, respectively

    Peningkatan Pertumbuhan, Efisiensi Pakan, dan Pendapatan dalam Penggemukan Domba Menggunakan Pakan Debu Sawit Terfermentasi

    Full text link
    Penelitian bertujuan menganalisis Peningkatan Pertumbuhan, Efisiensi Pakan, dan Pendapatan dalam Penggemukan Domba Menggunakan Pakan Debu Sawit Terfermentasi. Materi penelitian meliputi domba lokal jantan, bahan pakan dari limbah agroindustri dan debu sawit terfermentasi (DSF). Metode penelitian percobaan dengan rancangan acak kelompok ada 4 perlakuan dan 3 kelompok bobot badan (KBB). Perlakuan pakan kontrol tanpa  DSF dan Pakan DSF 10%, 20% 30%. Variabel yang diamati konsumsi pakan, PBB, konversi pakan, efisiensi pakan, dan pendapatan. Analisis data menggunakan ANOVA, dilanjutkan Uji BNT. Hasil penelitian penggunaan DSF dalam pakan dan KBB berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan (kg/ekor/hari) naik dari 1,033 sampai 1,083 dan KBB naik dari 1,04 sampai 1.075; PBB (g/ekor/hari) naik 139,79 sampai 160,00 dan KBB naik dari 142,75 sampai 154,58; konversi pakan menurun dari 7,39 sampai 6,77 dan KBB turun dari 7,31 sampai 6,97; efisensi pakan (%) naik dari 15,53 sampai 14,77, dan KBB naik 13,70 sampai 14,37 dan pendapatan IOFC (Rp/ekor) naik 195325 sampai 37525 dan  KBB naik 203233 sampai 224993 pada penggemukan domba selama 30 hari. Disimpulkan, semakin besar penggunaan pakan debu sawit terfermentasi dalam pakan lengkap meningkatkan efisiensi pakan dan pendapatan IOFC pada penggemukan domba

    The efficiency of Leguminoceae Production Grains Plus Maize as A Feeding on Growth Phase of Local Swine (Potamochoerus porcus) in Timor-Leste

    Full text link
    In Timor Leste, swine Farmers did not yet use legume production grains to maintain feed swine performance and respond to market demand. The research aims to evaluate the Efficiency of Leguminoceae Production grains Plus Maize in feeding on the Growth Phase of Local Swine in Timor Leste. This research used Latin Square Design with four rows and four columns employed. The swine feeding has 4 treatments such as R1 (corn 50% + mungbean 15% + soybean 20% + common bean 15%), R2 (corn 40% + mungbean 20% + soybean 15% + common bean 25%), R3 (corn 40% + mungbean 20% + soybean 20% + common bean 20%), R4 (corn 50% + mungbean 10% + soybean 15% + common bean 25%). This research showed that Swine that consumed R2 rates were very good compared to other feedings for Swine. Look at the performance of the Swine with an increase in body weight of 31.16kg and body length of 72.75cm in the grower phase. All data were analyzed by ANOVA Latin Square Design, and Least Significance Difference (LSD) was conducted when the means were significantly different (p<0.05)

    432

    full texts

    495

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Peternakan Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇