JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
Not a member yet
    210 research outputs found

    ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA CV. CAHAYA ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE SERVICE PERFORMANCE

    Get PDF
    Cv Cahaya Elektronik merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa service dan penjualan audio mobil Cv. Cahata Elektonik memiliki 19 keluhan selama 5 bulan terakhir. Hal tersebut mengakibatkan pendapatan setiap bulannya yang semakin menurun. Kualitas pelayanan Cv. Cahaya Elektronik dapat ditingkatkan dengan memperbaiki pelayanan yang dirasa kurang memuaskan konsumen. Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh perusahaan mencerminkan performa kinerja perusahaan tersebut.  Untuk itu perlu  diketahui performa kinerja perusahaan sehingga pihak perusahaan dapat mengetahui sampai seberapa jauh kualitas pelayanan yang telah diberikan dan atribut pelayanan mana saja yang perlu ditingkatkan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu service performance untuk mengukur tingkat kepentingan dan tingkat kinerja, menggunakan impotance performance analisys untuk mengetahui pelayanan apa saja yang perlu ditingkatkan dan dipertahankan, dan  untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan pada toko secara menyeluruh menggunakan metode customer satisfaction index. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai csi sebesar 78,48 termasuk kategori Borderline atau perbatasan. Hal ini berarti kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang telah diberikan CV. Cahaya Elektronik secara keseluruhan menunjukkan seimbang antara puas dan tidak puas.

    Usulan Redesign Fasilitas Kerja untuk Meminimalisasi Musculosceletal Disorders (MSDs) dengan Pendekatan Ergonomi

    Get PDF
    PT. Bumi Sama Ganda merupakan perusahaan manufaktur dibidang pengolahan kelapa sawit menajdi CPO (Crude Palm Oil). Masalah yang dihadapi yaitu operator mengalami keluhan pada otot skeletal yang disebut dengan keluhan Musculosceletal Disorders (MSDs). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi keluhan operator produksi. Metode penelitian adalah Standard Nordic Questionnaire (SNQ) yang digunakan untuk mengidentifikasi keluhan operator produksi. Hasil dan Pembahasan, Persentasi keluhan operator produksi adalah keluhan pada pinggang (100%), kaki kiri (62,5%), kaki kanan (62,5%), punggung (50%), lengan atas kanan (50%), siku kiri (50%), siku kanan (50%), leher (37,5%), lengan atas kiri (37,5%), tangan kiri (25%), tangan kanan (25%), lutut kiri (25%), lutut kanan (25%), tengkuk (12,5%), bahu kiri (12,5%), pinggul (12,5%), pergelangan tangan kiri (12,5%), pergelangan tangan kanan (12,5%), betis kiri (12,5%) dan betis kanan (12,5%). Keluhan operator stasiun sortasi terdapat 20 titik keluhan dengan persentase tertinggi adalah pada otot skeletal pinggang

    Perancangan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Laboratorium Desain Produk dan Inovasi

    Get PDF
    Dalam menjalankan fungsinya sebagai tempat pembelajaran mahasiswa terkait desain produk, maka perancangan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di Laboratorium Desain Produkdan Inovasi (Lab Desprin) menjadi bagian penting agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar dan terhindar dari potensi bahaya dan resiko. Implementasi metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Asessment, and Risk Control) pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko pada beberapa fasilitas di Lab Desprin. Pada aktivitas penggunaan meja dan kursi komputer terdapat potensi dan meja dan kursi tutorial terdapat potensi ergonomi sebanyak 28 potensi risiko, 1 potensi risiko bahaya fisik, 1 potensi risiko bahaya mekanik, dan 2 potensi risiko bahaya listrik. Pada aktivitas penggunaan 3D printer terdapat 2 potensi risiko bahaya fisik, 1 potensi risiko bahaya kimia, dan 3 potensi risiko bahaya listrik. Pada aktivitas penggunaan acetone terdapat 4 potensi bahaya kimia. Sementara penggunaan ruangan kedap suara dan karpet pada lantai laboratorium terdapat potensi bahaya biologi masing-masing 2 potensi risiko

    MINIMASI BIAYA PEMBUATAN SABUN DARI MINYAK JELANTAH

    Get PDF
    Saat ini, penelitian pemanfaatan limbah minyak jelantah telah banyak dilakukan, salah satunya yaitu pembuatan sabun transparan dari minyak jelantah oleh anggota bank sampah. Pemanfaatan limbah minyak dalam pembuatan sabun diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru di bank sampah dengan menjadikannya produk yang diperjual belikan. Pada penelitian ini sabun dibuat dengan tiga jenis essence yaitu lemon, jasmin tea dan biji bunga matahari. Perlu kita ketahui, sebelum produk didistribusikan ke konsumen, perlu dilakukan perhitungan perencaaan produksi agar hasil produksi dapat memenuhi permintaan konsumen. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian untuk menentukan perencanaan produksi yaitu berupa penentuan jumlah produk yang akan diproduksi dari setiap jenis sabun dimana produksi yang dilakukan menggunakan sistem batch. Pada 1 batch  produksi akan menghasilkan 8 pcs sabun dengan essence yang sama dalam satu 1 batch agar tercapai biaya produksi minimum. Penelitian ini menggunakan metode integer linear programing dengan fungsi tujuan minimasi biaya produksi guna mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dengan hasil berupa bilangan bulat. Probabilitas permintaan dalam penelitian ini dihitung menggunakan rantai marcov yang merujuk dari berbagai penelitian mengenai penentuan probabilitas kejadian yang akan datang berdasarkan data sebelumnya. Perhitungan berdasarkan data kuisioner minat konsumen terhadap sabun, dihitung menggunakan matriks hingga diperoleh keadaan steady state dan hasilnya dijadikan nilai batasan permintaan. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan software LINGO 11.0 sehingga diperoleh biaya minimum produksi sabun transparan sebesar Rp 219.632,- dengan jumlah sabun yang diproduksi pada masing-masing essence adalah 32 lemon, 24 jasmine tea dan 8 biji bunga matahari. Selanjutnya dilakukan analisis sensitivitas pada kapasitas sumber daya baik bahan baku maupun sumber daya manusia untuk mengetahui pengaruhnya terhadap hasil yang optimal

    Strategi Persaingan Jamu Gunanty Menggunakan Matriks: Internal Eksternal, Bowman Strategy, Grand Strategy dan Profil Kompetitif

    Get PDF
    Jamu Gunanty memiliki pangsa pasar yang cukup luas, namun tidak menutup kemungkinan ada kompetitor yang bergerak dalam bidang yang sama. Keberhasilan perusahaan dalam persaingan yang semakin kompetitif tergantung pada keunggulan bersaingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor penentu keberhasilan, posisi bersaing, serta merumuskan alternatif strategi bersaing pada UMKM Jamu Gunanty. Analisis Strategi Persaingan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Competitive Profile Matrix (CPM), Internal External (IE), Grand Stratagy dan analisis Bowman Strategy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai bobot matriks Internal Factor Evaluation (IFE) sebesar 2,75 (relatif sedang) dan External Factor Evaluation (EFE) 3,01 (posisi kuat). Pada matriks Internal External (IE) strategi yang harus dilakukan adalah growth and build. Pada matriks kompetitif Jamu Gunanty dengan menggunakan dua kompetitor berada pada posisi kedua atau tengah. Posisi bersaing berdasarkan matriks bowman strategy, Jamu Gunanty berada pada posisi hybrid (harga relatif murah, nilai produk standar)

    PENINGKATAN KONTROL KUALITAS SISTEM INCOMING DAN TRADING MELALUI METODE DMAIC: STUDI KASUS PT. XYZ SURABAYA

    Get PDF
    PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi kemasan untuk berbagai merk kosmetik dan perawatan tubuh. Dalam pemenuhan tingkat permintaan konsumen, PT. XYZ terkadang melakukan pembelian material dari perusahaan lain yang disebut dengan sistem incoming dan trading. Sebanyak 39 kali frekuensi pembelian produk incoming dan trading tidak memenuhi spesifikasi kualitas pada tahun 2019. Hal inilah yang mendasari tujuan penelitian ini, yaitu menemukan penyebab produk tidak memenuhi spesifikasi dan memberikan upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas dari produk incoming dan trading pada PT XYZ. Penelitian ini menggunakan metode six sigma dengan konsep DMAIC. Dengan menggunakan diagram Pareto diketahui bahwa jenis kecacatan visual dan fungsi menjadi prioritas perbaikan. Selanjutnya perbaikan difokuskan pada penyebab kecacatan dengan nilai RPN terbesar, yaitu jumlah sample tidak sesuai standar yang disebabkan karena terbatasnya waktu untuk melakukan inspeksi. Perbaikan yang dilakukan adalah dengan mengurangi beban kerja operator sebanyak 30%, dengan tujuan agar operator memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan inspeksi. Perbaikan yang dilakukan ini berhasil mengurangi beban kerja operator dari 70,04% menjadi 49,55%

    Perancangan Tata Letak Fasilitas Pada Rumah Produksi Taman Eden 100

    Get PDF
    Small and Medium Enterprise (SME) Taman Eden 100 or CV Andaliman Mangintir is a manufacturing company that produces various andaliman derivative products, including Andaliman Dried Seeds, Andaliman Powder, SikArsik, and Andaliman Seeds. Some of Andaliman's derivative products are already halal certified and some of them do not yet have a halal certificate but already have a PIRT DINKES permit. Thus, it is necessary to have a different room to produce halal products and products that have not been certified halal, so it is necessary to design a layout using the Systematic Layout Planning (SLP) method. The Systematic Layout Planning (SLP) method has several stages in making the layout, namely activity linkage analysis such as Activity Relationship Chart (ARC) analysis, Activity Relationship Diagram (ARD) analysis, and making proposed layouts based on the 5S concept (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke). Based on the research conducted, it was found that the total travel time and distance of Material Handling  in the initial layout within 1 month was 3.720 seconds and 2.155 seconds for the time of Andaliman Powder and SikArsik; and 43,69 m and 88,03 m for the distances of Andaliman Powder and SikArsik. By using the Systematic Layout Planning (SLP) method, it is obtained that the total travel time and distance of Material Handling  in the  proposed layout within 1 month is 2.800 seconds and 1.465 seconds for the time of Andaliman proposed layout within 1 month is 2.800 seconds and 1.465 seconds for the time of Andaliman Powder and SikArsik; and 31,28 m and 74.32 m for the Andaliman powders and SikArsik, resulting in a reduction in Material Handling  time and distance of  920 seconds and 12,41 m for Andaliman Powder products; and 690 seconds and 13,71 m for SikArsik products

    PENERAPAN HALAL LOGISTIK PADA DISTRIBUSI DAGING SAPI DI KABUPATEN KARAWANG

    Get PDF
    Indonesia merupakan “Largest Halal Market” di dunia. Tidak berlebihan bila kita melihat bagaimana umat muslim merupakan mayoritas di negara ini. Sebaran umat muslim dari Sabang sampai Merauke sangat besar. Khususnya umat muslim terpadat ada di Pulau Jawa termasuk Karawang didalamnya menjadi sebaran masyarakat muslim yang padat. Untuk itu diperlukan sertifikasi halal guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pelanggan yang sebagian umat muslim. Namun faktanya, Semua Rumah Potong Hewan milik pemerintah Kabupaten Karawang belum mempunyai sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Namun praktik pemotongan hewan sudah halal. Hal tersebut berdasarkan basic standarisasi penyembelihan hewan menurut Majelis Ulama Indonesia sudah dilaksanakan dengan baik. Alur Distribusi Rumah Potong Hewan sudah bagus. Daging sapi dipisahkan dari produk- produk non halal, lalu dihindarkan dari kontak langsung dengan lantai dan permukaan kendaraan. Dalam pengiriman juga dipastikan tidak terkena air hujan dan debu dengan menutup daging dengan kain terpal. Meski disini belum sesuai standard karena tidak mencantumkan informasi kehalalan dalam proses pengiriman, setidaknya handling product yang dilakukan pihak Rumah Potong Hewan menunjukan usaha yang baik. Hasil”dari Penelitian ini adalah’berupa checklist”yang digunakan sebagai’standard yang harus di terapkan di Rumah Potong Hewan khususnya Pemerintah Kabupaten Karawang

    Simulasi Sistem Penggunaan Ruangan di Gedung Griya Legita Universitas Pertamina

    Get PDF
    Pendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas manusia yang diperoleh dari proses belajar mengajar. Universitas Pertamina adalah perguruan tinggi swasta yang membutuhkan infrastruktur dalam mendukung Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Gedung Griya Legita adalah salah satu infrastruktur yang digunakan Universitas Pertamina untuk proses KBM, perkumpulan organisasi, UKM, dan kegiatan lainnya. Permasalahan yang dihadapi dalam penggunaan gedung Griya Legita adalah terhambatnya kegiatan yang akan dilakukan akibat keterbatasan jumlah ruang kelas dan jadwal perkuliahan. Simulasi diskrit atau discrete event simulation (DES) dikembangkan untuk mencari alternatif solusi. Berdasarkan hasil pengembangan model simulasi, alternatif solusi optimal yang dihasilkan adalah dengan membangun 6 unit ruang kelas tambahan, sehingga variabel decline bernilai 0. Penambahan 6 unit ruang kelas mengakibatkan penurunan utilitas rata – rata ruang kelas menjadi 70,01%

    IMPLEMENTASI METODE HOUSE OF RISK PADA PENGELOLAAN RISIKO RANTAI PASOKAN HIJAU PRODUK BOGIE S2HD9C (Studi Kasus: PT Barata Indonesia)

    Get PDF
    In carrying out its business processes, PT Barata Indonesia requires raw material supply and services from related partners to be able to complete work on time. But increasingly complex business competition makes the company inseparable from a risk that can disrupt the normal operation of the system. Therefore supply chain risk management is needed in managing supply chain activities to reduce the impact of the risk. This study uses the House of Risk (HOR) method with the GSCOR approach to minimize the occurrence of risks and potential risk events that can occur in the company's business processes. The results of the identification with the tools why why analysis and the calculation of the house of risk method, identified 82 risk events, 22 risk agents and 22 risk minimization actions. Of the 22 risk agents, 10 risk agents are prioritized based on the largest ARP value in the calculation of HOR1 and 10 risk minimization actions on HOR2 based on the greatest value of Effectiveness to Difficulty Ratio. Based on the results of the analysis of 10 priority risk minimization actions from the calculation of HOR2 obtained 5 risk mitigation strategies namely, 1) implementing the HR development strategy, 2) conducting information disclosure and a customer-focused approach, 3) Determining supplier selection policies that are green certified, 4) procurement planning inverter, 5) Good communication with third parties and partnersek)

    200

    full texts

    210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇