JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
Not a member yet
210 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN ALAT PEMBUAT MATA PISAU MESIN PEMOTONG SINGKONG DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI
UD Doa Emak merupakan sebuah UKM yang memproduksi mesin-mesin yang digunakan untuk industri skala rumah tangga. Produk yang dihasilkan oleh UKM ini antara lain mesin pemotong singkong, mesin pemarut kelapa, mesin pemeras santan, mesin pencabut bulu ayam dan masih banyak lagi. Inovasi keripik singkong yang ada dipasar saat ini semakin beragam terutama yang telah diproduksi oleh perusahaan-perusahaan besar yang banyak dijual di pasar ataupun supermarket. Penelitian ini merancang sebuah alat yang dapat membuat mata pisau berbentuk gelombang yang dapat digunakan untuk mata pisau mesin pemotong singkong yang diproduksi oleh UKM Doa Emak. Rancangan alat dibuat dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dengan menggunakan ukuran antropometri 25 pekerja. Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat pembuat mata pisau gelombang yang telah dirancang mampu menghasilkan mata pisau gelombang dengan kualitas yang baik dan hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk menghasilkan satu mata pisau. Alat pembuat mata pisau bentuk gelombang ini mampu memproduksi pisau gelombang hingga 1.260 pcs per hari yang dapat digunakan untuk membuat 315 mesin pemotong singkong. Sehingga hasil produksi pisau berbentuk gelombang tersebut dapat menjadi stock untuk pembuatan mesin pemotong singkong dalam 20 hari ke depan
Simulasi Optimasi Antrian Truk Pada Proses Loading Sembako Gudang PT.XYZ
Gudang memiliki peranan penting bagi perusahaan, tak terkecuali PT. XYZ yang berlokasi di Jakarta Utara. Salah satu kegiatan operasional yang dilakukan di gudang PT. XYZ adalah proses loading sembako ke truk angkut. Namun, waktu yang dibutuhkan oleh setiap truk angkut untuk melakukan proses loading sembako dapat mempengaruhi jumlah truk angkut yang menunggu untuk dilayani. Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi waktu truk angkut pada proses loading sembako di gudang PT. XYZ menggunakan metode simulasi optimasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa jumlah truk angkut yang dapat dilayani dapat ditingkatkan dengan menambah jumlah dock door. Berdasarkan percobaan simulasi optimasi, penelitian ini mengusulkan 32 dock door untuk melayani kegiatan loading sembako di gudang PT. XYZ yang dapat mengurangi waktu rata-rata pelayanan truk Fuso dan truk CDD masing-masing sebesar 76.3 menit dan 73.45 menit. Selain itu, utilitas di parking line 1 dapat berkurang hingga 9.2 % dan 48.39 % di parking line 2
ANALISIS BEBAN KERJA UNTUK MENGOPTIMALKAN JUMLAH QC DENGAN METODE WORK LOAD ANALYSIS DAN NASA TLX DI PT. ASIANAGRO AGUNGJAYA
PT. Asianagro Agungjaya merupakan perusahaan yang mengolah kelapa sawit ( Crude Palm Oil ) menjadi cooking oil, margarine, shortening, powder fat dan flaker. Produk-produk tersebut dihasilkan melalui beberapa proses produksi yaitu ; Blending Oil, Filling Oil, Refinery 124, Fraksinasi 124, Fraksinasi 3 dan Tanki Stock Oil, Blending Fat, Filling Fat, Scd (Semi Continous Deodorized), Hydrogenasi, Powder/Flaker dan Tanki Stock Fat. Dalam upaya memenuhi semua permintaan customer perusahaan berencana meningkatkan kapasitas produksi dengan menambah jumlah plant Refinery, Fraksinasi, Blending Fat dan Filling Fat. Dengan rencana penambahan jumlah plant tersebut maka akan menambah jumlah sampel, saat ini rata-rata jumlah sampel QC Oil : 4.068 pcs dan QC Fat : 2.372 pcs sehingga beban kerja QC Oil lebih besar dibandingkan QC Fat, untuk itu perlu dilakukan penyelarasan beban kerjanya. Pada penelitian ini diukur beban kerja fisik dengan metode Work Load Analysis dan beban kerja mental dengan metode NASA TLX sehingga didapatkan hasil beban kerja fisik QC Oil sebesar 81% dan QC Fat sebesar 62%. Bagian QC Oil ditambahkan beban kerja dari sampel Refinery dan Fraksinasi sebesar 18%, sedangkan QC Fat ditambahkan beban kerja dari sampel blending fat dan filling fat sebesar 35%. Hasil penelitian didapatkan beban kerja fisik baru QC Oil 99% dan QC Fat 97% sehingga sudah terjadi keselarasan dan sudah optimal sesuai sesuai standard yang ditetapkan perusahaan yaitu 95%. Beban kerja mental pada QC Oil dengan WWL (Weighted Workload) sebesar 72,6 termasuk tingkat beban kerja tinggi, sedangkan QC Fat dengan WWL (Weighted Workload) sebesar 69,1 termasuk tingkat beban kerja tinggi. Selanjutnya, diharapkan dari pengukuran beban kerja ini, dapat digunakan sebagai acuan dalam penentuan jumlah pekerjaan di bagian Quality Control PT. Asianagro Agungjaya sebagai objek penelitian
Simulasi-Optimasi Sistem Transportasi Penentuan Kebutuhan Truk Tangki Pada Proses Distribusi BBM: Studi Kasus TBBM Plumpang
Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi masyarakat, salah satunya yaitu sebagai bahan bakar kendaraan. Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) memiliki peran penting untuk mengatur kegiatan operasional dan ketersediaan BBM bagi masyarakat. Adanya fluktuasi permintaan BBM akan mempengaruhi jumlah kebutuhan truk tangki yang digunakan untuk mendistribusikan BBM ke masing-masing Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Penelitian ini menggunakan model simulasi-optimasi untuk merancang dan mengembangkan model proses distribusi BBM dari TBBM Plumpang ke SPBU COCO di DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan model simulasi-optimasi untuk menentukan kebutuhan truk tangki yang optimal pada pada prses pendistribusian BBM dengan menggunakan software simulasi Promodel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai utilitas truk tangki pada kondisi saat ini adalah sebesar 11.49%. Setelah dilakukan simulasi-optimasi didapatkan hasil jumlah mobil tangki yang diusulkan sebanyak 5 unit dengan peningkatan utilitas kendaraan sebesar 48.27%. Terdapat penurunan waktu idle sebesar 86.82% dari kondisi saat ini dan rata-rata waktu penggunaan kendaraan per hari menjadi 0.42 hari lebih singkat daripada kondisi saat ini
Usulan Perbaikan Pelayanan Pendidikan Menggunakan Metode QFD dengan Pendekatan Variabel SERVQUAL
Pendidikan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. Kualitas manusia, yang diantaranya tergambarkan pada nilai Indeks Prestasi Manusia (IPM), dapat ditingkatkan melalui pendidikan. Di Indonesia, pendidikan dilakukan melalui tiga jalur: formal, nonformal, dan informal. Namun, pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari kekurangan. Salah satu institusi pendidikan non formal yang terletak di Depok yang hanya mampu meraih akreditasi C adalah contohnya. Akreditasi C menggambarkan kualitas pendidikan yang masih rendah pada institusi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek perbaikan apa saja yang harus diprioritaskan pada guru untuk menghasilkan kualitas pendidikan dan akreditasi yang lebih baik pada institusi pendidikan tersebut. Metode QFD dengan pendekatan variabel SERVQUAL digunakan untuk merumuskan usulan perbaikan kualitas pendidikan pada institusi tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi responsiveness (indikator: kemampuan guru dalam membangkitkan motivasi saat kegiatan belajar mengajar, kemampuan guru dalam mendiskusikan masalah mata pelajaran di kelas, kemampuan guru dalam membahas soal atau tugas yang diberikan dan kesediaan guru menyediakan waktu untuk berkonsultasi di luar jam mengajar) dengan skor 3,70 adalah dimensi dengan skor terendah sehingga dimensi ini harus diprioritaskan paling pertama. Adapun berdasarkan pendekatan parameter instrumen akreditasi BAN PAUD PNF, kompetensi guru dengan skor 26,18 merupakan parameter terpenting yang harus menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan
Business Plan Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak Sebagai Implementasi Social Entrepreneurship di Pulau Harapan
Saat ini pesisir Teluk Jakarta telah berkembang menjadi kawasan multifungsi yakni sebagai kawasan pariwisata, perikanan, industri, perdagangan, hingga pelabuhan internasional yang memiliki frekuensi transportasi perkapalan tinggi. Kondisi ini berujung pada pembuangan limbah hasil kegiatan seluruh warga Jakarta dan sekitarnya melalui sungai-sungai yang mengelilinginya. Tiga sungai besar yaitu Sungai Angke, Sungai Sunter, dan Sungai Ciliwung telah lama dikenal sebagai pembawa limbah ke Teluk Jakarta. Hal ini menyebabkan mayoritas warga lokal yang berprofesi sebagai nelayan khususnya di Pulau Harapan mengalami penurunan penangkapan ikan setiap harinya. Maka dibutuhkan perancangan bisnis melalui implementasi social entrepreneurship yaitu bisnis BBM Plastik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan observasi. Pengolahan data dilakukan perhitungan aspek organisasi dan manajemen, aspek biaya, aspek produksi, serta dilakukan analisis ekonomi berupa perhitungan R/C Rasio, ROI, Payback Periode, Keuntungan, serta BEP. Didapatkan hasil bahwa bisnis BBM Plastik menguntungkan dengan hasil R/C sebesar 4,17, menetapkan harga jual yang lebih rendah yaitu Rp. 6000/liter dengan keuntungan Rp. 146.983.600,-/tahun dengan memproduksi 100 liter solar/harinya dan pengembalian modal selama 0,09 tahun
PENDEKATAN ALGORITMA GENETIKA DALAM UPAYA OPTIMALISASI PENJADWALAN DI PT. NUANSA INDAH
Dari hasil observasi diketahui penjadwalan proses produksi pada industri Pengecatan di PT. Nuansa Indah memiliki kendala, terutama dalam melakukan pengaturan dan penjadwalan pekerjaan sehingga masih ditemuinya kesulitan dalam memenuhi tenggat waktu pengiriman yang diinginkan konsumen. dengan variasi jenis barang mencapai 30 jenis. Setiap jenis barang akan melalui 15 proses yang terkelompok dalam 4 tahapan yang harus dilakukan secara berurut. Adanya limitasi fleksibilitas proses pada keempat tahapan ini menyebabkan masalah penjadwalan menjadi kompleks.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan dua metode dispatching rule, yaitu SPT (shortest processing time) dan EFT (earliest finish time). Kombinasi kedua metode ini dituangkan ke dalam suatu algoritma multiproduct-multistage dan diaplikasikan pada inisialisasi solusi. Dari inisialisasi solusi ini dihasilkan penjadwalan awal untuk masing-masing tahapan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa optimasi penjadwalan menggunakan pendekatan Genetic Algorithm menunjukkan pengurangan makespan sebesar 17090 detik atau 20.2385%
Perancangan Prototype Alat Pengumpulan Bola Tenis Meja Untuk Alat Bantu Latihan Pemain Di PTM GNR Menggunakan Metode Rasional
Persatuan Tenis Meja (PTM) Gading Nias Residence (GNR) merupakan suatu tempat perkumpulan organisasi yang memiliki minat yang sama pada kegiatan olahraga tenis meja. Selain itu PTM GNR juga terdapat pelatihan bola banyak yang ditujukan untuk menyalurkan bakat pemain yang dapat meningkatkan permainan bagi pemain. Pada saat proses latihan terdapat permasalahan yaitu berdasarkan hasil dari kuesioner dengan 4 pemain yang melakukan latihan di PTM GNR, proses pengumpulan bola tenis meja masih secara manual dan sederhana dengan kedua tangan sehingga pemain merasa tidak nyaman dan pegal pada proses pengumpulan bola. Waktu latihan untuk latihan bola banyak yaitu dalam satu kali latihan terdapat 4 sesi latihan bagi satu pemain, biasanya dalam 1 sesi latihan pemain menggunakan waktu 10-15 menit untuk latihan bola banyak. Biasanya dalam satu kali sesi latihan pemain mengumpulkan sebanyak 25 s/d 50 bola. Dengan hal tersebut menyebabkan dapat terjadinya kecelakaan atau keluhan Mukuloskeletal bagi pemain yang melakukan latihan bola banyak. Hasil dari perancangan produk prototype alat pengumpulan bola tenis meja menggunakan metode rasional berakhir dengan hasil yang baik karena keluhan muskuloskeletal yang dirasakan pemain yang melakukan latihan dapat dilihat dengan hasil dari kuesioner Nordic Body Map (NBM) dengan hasil kuesioner yang dominan pada skor sebesar 4 denga kriteria tidak nyeri, hasil tersebut menunjukan tidak adanya keluhan yang dirasakan pemain pada saat implementasi menggunakan alat pengumpulan bola tenis meja. Hasil perancangan juga menunjukan peningkatan waktu yang signifikan dengan total waktu rata-rata sebesar 12 menit setelah menggunakan alat pengumpulan bola tenis meja
UPAYA MENGURANGI WASTE PADA PRODUKSI KERUDUNG DENGAN PENERAPAN METODE LEAN SIX SIGMA DI UMKM ARRYNA RAYA
UMKM Arryna Raya merupakan salah satu industri rumahan yang ada di Kabupaten Gresik. UMKM Arryna Raya memproduksi berbagai jenis kerudung yaitu, kerudung orang dewsa, anak, pashmina instaan diamond dan bergo maryam diamond tali. Pada proses produksi terutama proses pembuatan kerudung terdapat adanya permasalahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi waste yang terjadi pada proses produksi, menganalisa faktor penyebab waste serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meminimalkan waste. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lean Six Sigma yang merupakan gabungan dari Lean dan Six Sigma untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan. Pada penelitian ini digunakan tahapan DMAIC sesuai dengan prosedur Six Sigma. Diantara tujuh pemborosan yang teridentifikasi dalam proses produksi pembuatan kerudung yaitu defect, waiting, inventory, transportasi dan process. Diusulkan rekomendasi perbaikan pada penelitian ini mkerupakan hasil identifikasi critical to waste yang telah dianalisis menggunakan digram sebab-akibat (fishbone diagram) dan FMEA untuk menentukan waste mana yang menjadi prioritas diberikan rekomendasi perbaikan. Dari hasil perhitungan RPN terdapat 3 waste yang memiliki nilai tertinggi yaitu waste defect, waste waiting dan waste transportation. Rekomendasi perbaikan yangb diusulkan untuk ketiga waste tersebut adalah mengganti material bahan baku yang lebih bagus, perawatan mesin secara berkala dan mengubah layout mesin produksi
ANALISIS NILAI TAMBAH UNTUK MENINGKATKAN KEBERLANJUTAN RANTAI PASOK AGROINDUSTRI KOPI MENGGUNAKAN HAYAMI
Index keberlanjutan rantai pasok agroidustry kopi di Indonesia mempunyai indikasi tidak memiliki nilai keberlanjutan yang tinggi. Hal ini diakibatkan karena terjadinya banyak persoalan, salah satu diantaranya adalah rendahnya pendapatan petani yang menunjukkan terjadinya ketidakseimbangan distribusi nilai tambah. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk melakukan analisis besarnya nilai tambah yang diperoleh oleh para aktor dan merancang usulan strategi untuk meningkatkan index keberlanjutan pada rantai pasok agroindustry kopi. Analisis nilai tambah dilakukan dengan menggunakan Hayami. Tahapan yang dilakukan adalah analisis konversi, identifikasi aktor yang terlibat dalam rantai pasok dan melakukan perhitungan keuntungan setiap aktor. Besarnya nilai keuntungan yang diperoleh oleh para aktor pada rantai pasok yang ada, cukup beragam, dimana keuntungan terbesarnya diperoleh oleh pengumpul (81,04%), sedangkan keuntungan terkecilnya diperoleh oleh petani yaitu 57,77%. Rendahnya keuntungan petani akan berdampak terhadap rendahnya kualitas biji kopi dan terhadap produktivitas, sehingga diusulkan untuk dirancang sebuah kelembagaan untuk menghapus sistem ijon dan mendorong petani untuk dapat berinteraksi dengan bank dan pasar, serta terbuka kesempatan petani untuk menentukan harga