JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
Not a member yet
    210 research outputs found

    ANALISIS KEBIJAKAN PERAWATAN DAN PENENTUAN SISA UMUR HIDUP MESIN INJEKSI PLASTIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED MAINTENANCE (RBM) DAN REPLACEMENT ANALYSIS DI CV XYZ

    Get PDF
    CV XYZ merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang industri pengadaan produk dan penyedia jasa perawatan mold, part, dan injeksi sejak tahun 1987. Salah satu produk spare part yang diproduksi oleh CV XYZ adalah spare part yang berfungsi untuk meminimasi gesekan yang terjadi pada shockbreaker. Mesin injeksi plastik merupakan mesin yang digunakan untuk memproduksi spare part tersebut. Dalam memastikan kondisi dari suatu mesin, peralatan, maupun komponen yang digunakan dalam suatu perusahaan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya dapat melakukan kegiatan maintenance. Metode perawatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Risk Based Maintenance (RBM) dan Replacement Analysis. Metode RBM merupakan model pemeliharaan berbasis risiko menggunakan historis kegagalan tanpa perlu memperhatikan alasan fisik dari kegagalan yang digunakan untuk mengetahui nilai risiko yang harus diterima perusahaan ketika mesin injeksi plastik mengalami kegagalan. Berdasarkan metode RBM diperoleh nilai risiko sebesar Rp 439,219,486. Metode Replacement Analysis digunakan untuk menentukan kebijakan kapan mesin injeksi harus dilakukan penggantian dan berapa sisa umur hidup dari mesin tersebut. Berdasarkan metode Replacemnet Analysis diperoleh kebijakan waktu penggantian dan sisa umur hidup dari mesin injeksi plastik adalah 7 tahun lagi

    PENENTUAN METODE PERAMALAN PADA PRODUKSI PART NEW GRANADA BOWL ST Di PT.X

    Get PDF
    Menentukan rencana produksi yang aktual dan benar adalah hal yang utama bagi organisasi demi menghindari kerugian yang besar akibat kesalahan dalam memprediksi jumlah produksi, PT.X  saat ini masih menemukan kendala di dalam meramalkan jumlah produksi yang akan datang khususnya untuk produksi New Granada Bowl ST, tujuan penelitian ini untuk menetuan langkah optimal dalam menetukan perencanaan produksi melalui perbandingan tiga metode pendekatan peramalan yaitu  Moving Average , Eksponential Smoothing & Linier Regresion untuk mengetahui jumlah Mean Absolute Persentage Error (MAPE)yang paling minimum dalam menentukan metode pendekatan peramalan dalam menentukan  jumlah produksi sehingga kerugian dapat ditekan, dari hasil perbandingan tiga metode pendekatan peramalan dengan pemanfaatan program QM for Windows diketahui nilai MAPE tertinggi adalah peramalan dengan menggunakan pendekatan metode Moving Average  yang mempunyai nilai MAPE sebesar 73,84% dan nilai MAPE terendah adalah peramalan dengan menggunakan pendekatan metode Linier Regresion dengan nilai MAPE sebesar 55,82%, dengan demikian pengunaan peramalan produksi New Granada Bowl ST melalui pendekatan Linier Regresion adalah metode pendekatan peramalan yang disarankan karena mempunyai nilai MAPE terendah

    PENERAPAN PDCA DALAM MEMINIMASI DEFECT SALAH VARIAN PANEL DASH JOIN FRONT DI PT.XYZ

    Get PDF
    PT. adalah perusahaan yang bergerak dibidang otomotif di Indonesia yang memproduksi kendaraan roda empat, salah satunya adalah unit pick up D30N. Dalam proses produksinya, permasalahan utama yang dialami adalah masalah kualitas. Berdasarkan data defect yang didapatkan dari September 2017 hingga Februari 2018, permasalahan utama terdapat pada jalur Under Front yang memiliki defect terbesar yaitu Salah Varian Panel Dash Join Front Floor sebanyak 25 item, yang termasuk dalam kategori defect function. Sedangkan target manajemen untuk defect function yaitu 0 item. Selain itu, defect tersebut menyumbang kerugian akibat part scrap sebanyak 12 pcs dengan jumlah kerugian Rp 1.637.569,- dalam periode September 2017 sampai bulan Februari 2018. Kegiatan perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang ada dengan menerapkan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA). Dari hasil analisis penyebab masalah, didapatkan beberapa implementasi perbaikan yaitu dengan menambahkan papan pengecekan WOS, membuat display pengecekan varian, mengurangi buffer stock, membuat identitas penempatan dolly , dan identitas varian pada dolly.Dari kegiatan perbaikan tersebut, defect Salah Varian Panel Dash Join Front Floor dapat diturunkan  dari 25 item menjadi 0 item pada bulan Mei sampai Juni 2018 dan jumlah part scrap dari 12 pcs menjadi 0 sehingga kerugian akibat scrap menjadi menurun. Sehingga target manajemen untuk defect tersebut dapat tercapai

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN KAMAR HOTEL BERBASIS WEBSITE (WEB) MENGGUNAKAN DATA FLOW DIAGRAM (DFD)

    Get PDF
    Hotel Kartika Kota Langsa adalah salah satu hotel tertua yang ada di Kota Langsa dan Hotel Kartika masih berstatus bintang 2, hotel ini berdiri pada tahun 1982 yang di dirikan oleh bapak H.Abdullah Hanafiah dan sampai sekarang masih beroperasi dalam melayani pelanggan hotel. Hotel Kartika mempunyai 47 orang tenaga kerja yang terbagi dari beberapa bagian yang sudah terstruktur.  Hotel Kartika Kota Langsa memiliki 70 kamar, dengan 52 kamar di lantai 1 dan 18 kamar di lantai 2. Hotel Kartika dalam sehari dapat terisi 25 sampai 35 kamar. Harga kamar Hotel Kartika berkisar antara 150 ribu sampai 800 ribu/kamar.   Permasalahan pada Hotel Kartika adalah belum berjalan nya sistem informasi pemesanan kamar hotel secara online, sehingga konsumen (tamu hotel) masih memesan kamar hotel secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah Merancang sistem informasi pemesanan kamar hotel agar dapat mempermudah konsumen (tamu hotel) dalam memesan kamar hotel secara online yang berbasis website (WEB). Penelitian ini menggunakan metode data flow diagram (DFD) untuk merancang aliran sistem dan bahasa pemrograman menggunakan personal home page (PHP) dalam merancang website (WEB). Hasil dan pembahasan pada perancangan website (WEB) terdapat 2 level proses yang akan berjalan dalam pemesanan kamar hotel secara online yaitu level 1 terdiri dari daftar akun login tamu, login admin, check-in hotel dan cetak struk pemesanan harian, sedangkan untuk level 2 tediri dari login tamu,pesan kamar, pilih tipe kamar, pengisian data pemesanan,pilih jenis bank transaksi, konfirmasi pembayaran, konfirmasi pemesanan, input data tamu,id card kamar hotel, pengolahan laporan harian,bulanan dan tahunan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Sistem informasi pemesanan kamar hotel yang berbasis website (WEB) ini memudahkan pelanggan untuk mengetahui informasi hotel dan sistem pemesanan kamar pada Hotel Kartika. website (WEB)  juga menampilkan data fasilitas hotel, data kamar hotel,data laporan hotel beserta data harga kamar hotel dan tipe kamar hotel secara jelas karena tersedianya database yang baik dalam bentuk file-file komputer. Website yang telah di rancang bisa di kunjungi dengan nama domain hotel-kartika.epizy.co

    PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UKM EKO BUBUT DENGAN METODE COMPUTERIZED RELATIONSHIP LAYOUT PLANNING (CORELAP)

    Get PDF
    Perancangan sebuah tata letak fasilitas produksi merupakan salah satu hal yang penting untuk meningkatkan hasil produksi serta memperlancar alur proses produksi. Penelitian kali ini dilakukan di Usaha Kecil Menengah (UKM) Eko Bubut yang memproduksi kerajinan dari kayu. Kendala yang dihadapi UKM Eko bubut yaitu, banyaknya produk yang menumpuk di departemen jigsaw dan bubut. Selain adanya penumpukan produksi, penghambat aliran produksi yaitu adanya back tracking di departemen oven ke departemen pengecatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang layout usulan dengan metode CORELAP. Produk yang diambil untuk melakukan penelitian ini adalah sendok kayu yang memiliki 9 departemen. Penelitian ini menggunakan metode CORELAP merupakan metode construction yang mengubah data kualitatif menjadi data kuantitatif sehingga menentukan fasilitas pertama yang diletakkan didalam layout diperlukan data keterkaitan hubungan aktivitas. Terdapat 3 hasil alternatif menggunakan CORELAP, alternatif 1 memiliki OMH sebesar 13.410,96 dan skor sebesar 30. Alternatif 2 OMH sebesar 6.318,21 dan skor sebesar 31. Alternatif 3 memiliki OMH sebesar 5.304,59 dan skor 26. Dari hasil perhitungan CORELAP maka dipilih usulan alternatif 3

    PENERAPAN METODE ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENURUNKAN BALOK KAYU

    Get PDF
    Material Handling Equipment (MHE) adalah alat bantu yang berfungsi untuk meringankan beban kerja suatu pekerjaan. Namun di receiving area Perusahaan X masih melakukan aktivitas bongkar bahan baku dengan cara manual tanpa bantuan MHE, terutama pada bagian proses menurunkan balok kayu dari truk pemasok. Proses tersebut dilakukan berulang-ulang dalam waktu yang lama. Sehingga pekerja berisiko terkena Musculoskeletal Disorders (MSDs). Selain itu, proses penurunan secara manual dianggap masih kurang efektif dan efisien dengan proses bongkar bahan baku pada sebuah truk dapat menghabiskan waktu berjam-jam karena harus menurunkan balok kayu satu persatu. Untuk itu dilakukan proses perancangan suatu MHE yang ergonomis dengan pendekatan Ergonomic Function Deployment (EFD) yang menerapkan aspek ergonomi yaitu ENASE (Efektif, Nyaman, Aman, Sehat, dan Efisien). Sehingga, dari penelitian ini dihasilkan suatu konsep MHE usulan yang ergonomis yang dapat mengurangi risiko terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang dapat dilihat dari perubahan nilai REBA postur pekerja dan membuat proses bongkar bahan baku yang lebih efektif dan efisien

    PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING INDIKATOR KINERJA SUSTAINABLE PRODUCTION BERBASIS MODEL SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE PADA INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT

    Get PDF
    Pembentukan industri yang berkelanjutan menjadi hal krusial bagi perusahaan penyamakan kulit di Indonesia, hal tersebut dikarenakan industri penyamakan kulit di Indonesia mengalami ke-naikan pada indeks limbah produksi di tahun 2016 dan 2017. Peraturan pemerintah menyatakan bahwa industri harus memanfaatkan sumber daya dengan cara yang berkelanjutan,peraturan tersebut mengharuskan perusahaan meningkatkan pencapaian dalam menerapkan aspek sus-tainability didalam proses bisnisnya. Penelitian ini berfokus kepada pengukuran nilai kinerja sustainable production di PT. ELCO dengan menggunakansupply chain operations reference (SCOR) sebagai media untuk memilih key performance indicators (KPI) sustainable production. KPI terpilih diverifikasi oleh perusahaandan dilakukan pembobotan menggunakan metode analytical hierarchy process (AHP), kemudian dinormalisasi nilai kinerjanya menggunakan Snorm De Boer normalization. Nilai KPI yang telah diukur didapatkan sebesar 48,63 yang mengindikasikan bahwa kinerja dari penerapan sustainable production oleh perusahaan, dalam posisi marginal performance. Hasil pengukuran nilai KPI, ditampilkan pada suatu aplikasi sistem monitoring berbasis web untuk memfasilitasi perusahaan dalam melakukan identifikasi, pemantauan, dan evaluasi dari kinerja perusahaan dalam menerapkan sistem sustainable production

    PERANCANGAN PROGRAM KOMUNIKASI PEMASARAN TAS PADA UKM LEVAYA MENGGUNAKAN METODE BENCHMARKING

    Get PDF
    Usaha Kecil Menengah Levaya merupakan UKM yang memproduksi produk tas wanita dengan nama brandnya yaitu Levaya. UKM ini didirikan oleh Siska pada tahun 2017. Saat ini lokasi penjualan tas Levaya ini berada di daerah Kota Depok. Namun, untuk pabrik pembuatan produk tas ini berpusat di Kota Bandung. Produk tas Levaya ini mengikuti acara bazar di salah satu mall di Kota Depok sebagai pusat penjualan langsungnya. Hingga saat ini Levaya belum memiliki toko fisik tetap. Selain itu untuk komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh UKM Levaya ini sudah melalui beberapa bauran komunikasi pemasaran.Penelitian ini menggunakan metode benchmarking untuk membandingkan kinerja program komunikasi pemasaran yang sudah dilakukan oleh Levaya yang dijalankan antara produk tas Levaya dengan produk partner benchmark atau produk yang sejenis yang memiliki keunggulan dalam sisi kinerka program komunikasi pemasaran yang dilakukan. Namun untuk menentukan partner benchmark tersebut dilakukan penentukan partner benchmark terpilih dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Penentuan partner benchmark dengan metode AHP ini berguna untuk mencari partner benchmark  yang sesuai. Setelah ditentukan partner benchmark dilakukan identifikasi mengenai program komunikasi pemasaran yang dilakukan, kemudian ditentukan indikator sebagai parameter dalam pengukuran praktik yang telah dilakukan, selanjutnya identifikasi gap untuk menemukan perbedaan, dan terakhir menentukan target perbakan untuk program komunikasi pemasaran yang baru bagi produk tas Levaya. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh rancangan program komunikasi pemasaran yang baru untuk UKM Levaya pada produk tas wanitanya. Rancangan program komunikasi pemasaran tersebut, diusulkan berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh UKM Levay

    ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER CASE A YANG OPTIMAL DI PT. ABC

    Get PDF
    PT. ABC merupakan perusahaan industri manufaktur yang bergerak di bidang peralatan elektronik rumah tangga. PT. ABC seringkali mengalami keterlambatan sebanyak delapan kali dalam satu periode dengan target maksimum keterlambatan sebanyak lima kali dalam pengiriman barang terhadap bahan baku Case A oleh supplier. Permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah apa saja kriteria dalam pemilihan supplier Case A serta berapa bobot setiap kriteria, siapa saja supplier terbaik untuk pemasok Case A di PT. ABC. Penelitian ini untuk menentukan supplier terbaik dengan cara pemilihan supplier berdasarkan kriteria dan subkriteria berdasarkan metode AHP dibantu dengan software expert choice dan TOPSIS. Penelitian ini menggunakan data berupa kuesioner yang berada dalam departemen purchasing, accounting, finance, dan quality control yang mengetahui kinerja supplier. Dari hasil penilaian tingkat kepentingan kriteria dalam pemilihan supplier dengan menggunakan metode AHP menghasilkan skala prioritas prioritas I harga (0,537), prioritas II pengiriman (0,304), prioritas III kualitas (0,189), prioritas IV pelayanan (0,109) dengan hasil perhitungan TOPSIS menghasilkan supplier potensial secara berurut adalah PT. KM, PT. DI, dan PT. TMS

    PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI MESIN PRESS PADA PANEL FRONT DOOR OUTER RH SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PRESS SHOP PADA INDUSTRI OTOMOTIF

    Get PDF
    Dengan diberlakukannya peraturan lalu lintas tentang ketentuan ganjil genap untuk kendaraan roda empat, maka diperkirakan terjadi pula peningkatan terhadap unit kendaraan roda empat tersebut.  Hal ini juga menjadi salah satu pemicu makin maraknya industry otomotif. PT ABC merupakan salah satu perusahan yang bergerak dalam industry otomotif yang tentunya mengambil porsi dalam kebijakan dan aturan pemerintah seperti tersebut di atas. Pada kenyataannya PT ABC mengalami permasalahan produktivitas di  department press yang merupakan tempat pembuatan atau pembentukan sheet metal body mobil dimana produktivitas saat ini  93% dimana nilai ini lebih rendah dari target perusahaan sebesar 98% sehingga perlu dilakukan perbaikan.Metode yang digunakan untuk melakukan analisis yaitu menggunakan metode PDCA dengan langkah-langkah diantaranya mencari gap produktivitas terbesar, menentukan besarnya target yang akan dicapai, mencari penyebab terjadinya masalah produktivitas, merencanakan perbaikan dalam rangka meningkatkan produktivitas, melakukan perbaikan, analisis hasil perbaikannya.Dari hasil pengolahan data awal diperoleh bahwa penyebab rendahnya produktivitas pada mesin press adalah rendahnya kapasitas produksi pada  panel front door outer RH , hal ini disebabkan karena cycle time robot 1 dan 2 pada panel tersebut bekerja cukup lamban sebagai akibat adanya proses yang tidak sinkron pada dies. Setelah dilakukan  analisa dan perbaikan dengan menggunakan metode PDCA  kapasitas produksi per jam yang semula   506 stroke/jam menjadi 557 stroke/jam dan cycle time robot 1 & 2 mengalami penurunan dari 5,5 detik menjadi 4.5 detik dan produktivitas mesin press meningkat menjadi 92,8%

    200

    full texts

    210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇