137686 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Ekstrak Kunyit (Curcuma longa Linn.) untuk Meningkatkan Karakteristik Fisik, Kimia, dan Mikrobiologi Yoghurt Sebagai Pangan Fungsional
Yoghurt merupakan alternatif susu yang aman dikonsumsi oleh penderita
intoleran laktosa. Inovasi yoghurt dengan penambahan rempah-rempah berupa
kunyit dapat meningkatkan karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi yoghurt.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kunyit
dengan variasi kosentarsi 0%; 5%; 10%; dan 15% terhadap peningkatan
karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi dari yoghurt serta diketahui formulasi
terbaik dari yoghurt dengan penambahan ekstrak kunyit.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembuatan ekstrak
kunyit, peremajaan starter, pembuatan yoghurt dengan penambahan ekstrak
kunyit, dan analisis karakteristik yoghurt. Analisis yang dilakukan pada penelitian
ini terdiri dari analisis fisik yaitu viskositas atau kekentalan yoghurt, analisis kimia
berupa pH, aktivitas antioksidan dan total fenol, serta analisis mikrobiologi berupa
total bakteri asam laktat (BAL) dan kemampuan antibakteri. Data yang diperoleh
kemudian dianalisis menggunakan ANOVA untuk mengetahui pengaruh
perlakuan.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik fisik yoghurt dengan
penambahan ekstrak kunyit memiliki nilai viskositas dengan rentang 987,00 –
1536,33 cP. Pada karakteristik kimia dihasilkan pH dengan rentang 4,060 – 4,133,
kadar total fenolik 5,438 – 27,785 mgGAE/gr, aktivitas antioksidan berupa persen
inhibisi dengan rentang 50,987 – 70,149 %. Pada karakteristik mikrobiologi
memiliki jumlah total BAL dengan rentang 7,206 – 8,300 Log CFU/ml dan aktivitas
antibakteri berupa diameter zona hambat terhadap E.coli dengan rentang 0,20 –
1,15 mm dan terhadap S.aureus dengan rentang 0,30 – 2,50 mm. Perlakuan
terbaik dari yoghurt dengan penambahan ekstrak kunyit ditunjukkan pada
perlakuan penambahan ekstrak kunyit sebesar 15% dengan viskositas 987,00 cP,
pH 4,133, kadar total fenolik 27,785 mgGAE/gr, persen inhibisi 70,149%, jumlah
total BAL 7,206 Log CFU/ml, dan diameter zona hambat terhadap E.coli dan
S.aureus sebesar 1,15 mm dan 2,50 mm. Pemanfaatan senyawa bioaktif pada
kunyit berpengaruh pada karakteristik yoghurt dengan meningkatkan kadar total
fenolik, aktivitas antioksidan, dan jumlah total BAL serta menurunkan viskositas
yoghurt. Namun pemanfaatan senyawa bioaktif kunyit tidak berpengaruh pada pH
yoghurt
Penerapan Prinsip 5c Dalam Pemberian Kredit Usaha Rakyat Pt Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Malang Soekarno Hatta
Penelitian ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan implementasi 5C
dalam pemberian KUR di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Kantor
Cabang Malang Soekarno Hatta, Mengidentifikasi kendala PT. Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Kantor Cabang Malang Soekarno Hatta
dalam mengimplementasikan 5C dalam pemberian KUR kepada
pelaku UMKM, Mendeskripsikan solusi PT. Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Cabang Malang Soekarno Hatta guna mengatasi
kendalanya pada implementasi 5C. Jenis penelitian ini adalah
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya meliputi
wawancara mendalam, observasi, Implementasi prinsip 5C dalam
pemberian KUR di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor
Cabang Malang Soekarno Hatta sudah dilakukan dengan baik,
karena dalam pengambilan keputusan kredit telah menerapkan
prinsip character, capital, capacity, collateral, dan condition of
economy; Kendala PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor
Cabang Malang Soekarno Hatta dalam mengimplementasikan
prinsip 5C, antara lain: nilai market dari agunan tidak sebanding
dengan pembiayaan yang diajukan, calon debitur tidak memiliki
agunan sama sekali, diprediksi ada kerjasama antara calon debitur
dengan pihak ketiga untuk menaikkan nilai market agunan,
sehingga menyulitkan pihak bank untuk menaksir nilai marketnya;
Solusi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Kantor Cabang Malang
Soekarno Hattauntuk mengatasi kendala-kendala itu, antara lain:
menaksir dengan baik nilai market dari agunan, menjalin
komunikasi yang baik dengan pihak ketiga dalam rangka mencari
informasi riili tentang calon debitur
Pengaruh Kuat Medan Listrik dan Lama Proses Pretreatment Pulsed Electric Field (PEF) pada Serbuk Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Choline Chloride dan Lactic Acid
Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan salah satu biomassa perkebunan dari
hasil samping atau limbah yang berasal dari proses produksi minyak sawit mentah (Crude
Palm Oil). Hanya 10% dari limbah TKKS dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler dan
kompos namun masih banyak yang menjadi limbah. Proses konversi biomassa sangat
dibutuhkan di berbagai industri, karena dapat diolah menjadi produk yang sangat
dibutuhkan sebagai bahan baku ataupun bahan tambahan salah satunya adalah selulosa.
Proses produksi selulosa yang dilakukan di Indonesia saat ini lebih difokuskan pada proses
pretreatment pemisahan komponen selulosa dari komponen lainnya. Teknologi
pretreatment selulosa berbasis non-thermal process dapat dilakukan dengan
menggunakan Pulsed Electric Field (PEF) dengan pelarut Deep Eutectic Solvent (DES)
yang merupakan pelarut terdiri dari dua komponen yakni garam ammonium kuartener
dengan hydrogen bond donor dicampur dengan rasio yang telah ditentukan sehingga dapat
mencapai titik eutectic dengan dilakukan bleaching dan tanpa bleaching. Hasil analisa
kandungan Tandan Kosong Kelapa Sawit adalah 5,74 ± 2,69% lignin, 79,62 ± 3,72%
alfaselulosa dan 8,3929 ± 4,59% hemiselulosa. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana
kandungan lignin, alfaselulosa, hemiselulosa setelah pretreatment Pulsed Electric Field
(PEF) menggunakan Deep Eutectic Solvent (DES) dengan Bleaching dan tanpa Bleaching
pada Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS). Penelitian ini analisa statistik menggunakan
metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan uji lanjut menggunakan duncan (DMRT)
dan Tukey HSD dengan perlakuan lama pretreatment PEF 1 menit, 2 menit, 3 menit dengan
kuat medan listrik pretreatment PEF 6 kV/cm, 10 kV/cm, 14 kV/cm dengan bleaching dan
tanpa bleaching dengan bahan tiap sampel sebanyak 5 gram yang telah digiling sampai 60
mesh. Hasil menunjukkan bahwa kontrol sebelum pretreatment PEF tidak begitu tinggi nilai
alfaselulosa, namun setelah dilakukan pretreatment PEF menggunakan DES berhasil
memecah ikatan lignoselulosa dan melepas selulosa
Analisis Kandungan Sisa Chlor Bebas pada Air Kran Siap Minum Perumda Tugu Tirta Kota Malang
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting dan kebutuhan vital
bagi kehidupan. Air minum merupakan contoh pemanfaatan air bersih dan menjadi
salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan air di dalam tubuh manusia. Zona Air
Minum Prima (ZAMP) merupakan program air minum yang menjadi salah satu
upaya pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat melalui produksi air minum
langsung dari kran oleh Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Perumda
Tugu Tirta mengelola air baku melalui tahap desinfeksi dengan injeksi gas chlor
untuk memenuhi kualitas air minum pada parameter biologi. Untuk memantau
kualitas air minum dalam jaringan perpipaan, sisa chlor yang dihasilkan harus
sesuai dengan baku mutu yang telah diizinkan, yaitu sebesar 0,2-0,5 mg/L. Tujuan
dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kelayakan air kran siap minum ZAMP di
Kota Malang berdasarkan kualitas air minum, menganalisis hubungan antara
parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi terhadap konsentrasi sisa chlor bebas
pada air minum, serta menentukan penyebaran sisa chlor bebas pada jaringan
distribusi air minum menggunakan software Epanet 2.2. Lokasi penelitian berada
di Kecamatan Lowokwaru dan Klojen dengan 7 kran air siap minum ZAMP sebagai
titik pengambilan sampel. Identifikasi kelayakan kran air siap minum ZAMP
dilakukan melalui pengujian parameter kualitas air pada setiap titik yang meliputi
parameter pH, suhu, TDS, kekeruhan, E.coli, dan sisa chlor. Sampel air dengan
parameter yang telah memenuhi standar baku mutu dikatakan layak. Selanjutnya
dilakukan analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan antara parameter
kualitas air terhadap sisa chlor. Data hasil pengujian lapangan dan beberapa data
sekunder yang meliputi data jaringan distribusi air minum, spesifikasi pipa, kualitas
air pada sumber dan reservoir setiap bulan, konsentrasi gas chlor yang
diinjeksikan serta sisa chlor yang dihasilkan akan digunakan untuk membuat
simulasi penyebaran sisa chlor pada jaringan distribusi ZAMP menggunakan
Epanet 2.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 dari 7 titik pengambilan sampel
(85,7%) telah memenuhi syarat (MS) sebagai air minum. Satu titik yang tidak
memenuhi syarat disebabkan karena sampel air mengandung bakteri Escherichia
coli. Namun seluruh titik sampel belum memenuhi standar baku mutu untuk
parameter sisa chlor dengan konsentrasi pada rentang 0,011 - 0,24 mg/L.
Selanjutnya, hasil uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa parameter pH, jarak,
dan kecepatan tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap sisa chlor.
Sedangkan parameter suhu, TDS, kekeruhan, dan E.coli memiliki hubungan yang
signifikan terhadap sisa chlor. Hasil simulasi dengan software Epanet juga
menunjukkan penyebaran sisa chlor pada jaringan distribusi DMA TL 2 2J dan TL
1O dengan konsentrasi yang berada pada rentang 0,01 – 0,39 mg/L dan tergolong
rendah
Evaluasi Tata Kelola Kearsipan Pada Pt. Pln (Persero) Up3 Malang (Studi Di Bagian Niaga / Pemasaran Dan Pelayanan Pelanggan)
Penelitian ini berjudul Evaluasi Tata Kelola Kearsipan Pada PT. PLN
(Persero) UP3 Malang bagian Niaga, bagaimana tata kelola kearsipan dan
hambatan yang ada pada PT. PLN (Persero) UP3 Malang bagian Niaga.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kegiatan tata kelola dan hambatan
kearsipan di PT. PLN (Persero) UP3 Malang bagian Niaga. Dalam penelitian
ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang merupakan analisis
deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data premier dan data
sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan
adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian daya, dan penarikan
kesimpulan data.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada PT. PLN (Persero)
UP3 Malang di Bagian Niaga menyatakan masih terdapat beberapa
hambatan dalam proses tata kelola kearsipan salah satu dari penciptaan
arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, dan pemusnahan arsip.
Hambatan yang ditemukan di bagian Niaga yaitu kurangnya sarana dan
prasarana yang memadai sehingga penyimpanan arsip fisik menjadi kurang
tertata rapi. Dapat disimpulkan hasil penelitian dan pembahasan tata Kelola
kearsipan PT. PLN (Persero) UP3 Malang di Bagian Niaga cukup baik
walaupun masih ada beberapa yang perlu diperbaiki. Sebaiknya diadakan
sosialisasi terhadap hambatan yang sudah dialami yaitu meningkatkan
sistem sarana dan prasarana pada tata kelola kearsipan demi menunjang
kebersihan dan kelancaran aktivitas pegawai ketika bekerja
Redesain Bengkel Mobil Bmn Performance Nganjuk Dengan Pendekatan Activity-Centered Design
Bengkel mobil merupakan tempat untuk perawatan/pemeliharaan, perbaikan mesin pada mobil, oleh karena itu kondisi dalam bengkel juga diperlukan perawatan supaya menunjang aktivitas pengguna bengkel. Aspek penting bangunan bengkel yang perlu diperhatikan adalah luas ruangan, fasilitas ruangan, aktivitas pengguna, fungsi ruangan, kebersihan ruangan, keamanan dan keselamatan kerja. Melalui pendekatan Activity-
Centered Design yang diterapkan pada redesain bengkel mobil BMN Performance Nganjuk yaitu desain yang berfokus pada aktivitas yang dilakukan oleh pengguna ruang sehingga fungsi ruang digunakan secara maksimal, organisasi ruang menyesuaikan kebutuhan, sirkulasi yang bervariatif sehingga dapat memperlancar aktivitas didalamnya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan teknik pengumpulan data primer berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan data sekunder berupa studi literatur. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi konsep desain interior bengkel mobil yang mampu memberikan kenyamanan bagi pengguna serta dapat memudahkan aktivitas didalam bengkel tersebut
Analisis Gaya Kepemimpinan di PT Cara Bicara Multitalenta
PT Cara Bicara Multitalenta merupakan sebuah perusahaan rintisan
atau startup yang bergerak dalam pengembangan keterampilan komunikasi.
Peran pemimpin merupakan salah satu faktor utama dalam
keberlangsungan sebuah startup. Dengan demikian, seorang pemimpin
harus memiliki gaya kepemimpinan yang sesuai dengan perusahaan yang
dipimpin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gaya
kepemimpinan yang diterapkan di PT Cara Bicara Multitalenta. Metode
penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan observasi, wawancara, serta
dokumentasi dengan informan utama yaitu pemimpin dan empat informan
tambahan yaitu karyawan di PT Cara Bicara Multitalenta. Analisis data yang
digunakan adalah reduksi data, triangulasi data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya gaya kepemimpinan yang
diterapkan oleh pemimpin di PT Cara Bicara Multitalenta adalah gaya
kepemimpinan transformatif yang agile dimana pemimpin mengutamakan
beberapa hal, seperti fokus pada tim, pengambilan keputusan yang
kolaboratif, peningkatan adaptabilitas dan fleksibilitas, serta peningkatan
inovasi. Disarankan untuk perusahaan memberikan program
pengembangan profesional yang terstruktur dan berkelanjutan untuk
membantu anggota tim berkembang lebih optimal
Rancang Bangun Sistem Peminjaman Ruangan Di Malang Creative Center Berbasis Web
Di era saaat ini kemajuan teknologi informasi tidak dapat dipungkiri
dan perkembangannya semakin pesat. Dengan adanya kemajuan teknologi
tentunya semakin memudahkan penggunanya dalam kehidupan sehari –
hari. Malang Creative Center atau sering disebut MCC merupakan salah
satu pengelola 17 subsektor ekonomi kreatif yang ada di kota Malang. Salah
satu fasilitas yang dapat digunakan sebagai penunjang ekonomi kreatif
adalah dengan cara menyewakan ruangan secara gratis kepada 17 sub
sektor tersebut. Tentunya MCC harus memiliki sistem peminjaman ruangan
yang memadai, pada saat ini MCC masih menggunakan cara manual yang
dimana hal tersebut kurang efektif dan efisien. Maka dari itu Malang
Creative Center perlu membangun sistem peminjaman ruangan berbasis
web agar lebih mempermudah pelaku ekonomi kreatif dalam peminjaman
ruangan dan tentunya lebih efektif dan efisien. Dengan cara ini pula Malang
Creative Center akan lebih mudah untuk menerima permintaan peminjaman
ruangan dan melakukan pengecekan dokumen karena semua dilakukan di
dalam web
Perancangan Ulang Identitas Visual Keripik Tempe Tono untuk meningkatkan Brand Awareness melalui pendekatan Eco-friendly
Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang identitas visual Keripik Tempe Tona menggunakan pendekatan eco-friendly guna meningkatkan Brand Awareness. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seperti Keripik Tempe Tono, berperan penting dalam ekonomi nasional namun sering menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi identitas visual dan menerapkan praktik bisnis yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pemilik dan konsumen untuk mendapatkan wawasan tentang persepsi terhadap identitas visual dan preferensi eco-friendly. Data kuantitatif diperoleh melalui survei untuk mengevaluasi tingkat brand awareness sebelum dan sesudah perubahan identitas visual. Analisis data menggunakan metode USP (Unique Selling Proposition), STP (Segmentation, Targeting, Positioning), dan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi perubahan identitas visual dan kemasan eco-friendly Output dari penelitian ini mencakup desain kemasan yang ramah lingkungan, Graphic Standards Manual, serta berbagai merchandise lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi Keripik Tempe Tono dalam memperkuat posisi pasar dan meningkatkan Brand Awareness melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan
Perancanagn UI/UX Aplikasi Kasir Mobile Pada Cafe Kombukei Menggunakan Metode Design Thingking
Perancangan UI/UX Aplikasi Kasir Mobile Pada Café Kombukei
Menggunakan Metode Design Thinking dengan tujuan untuk memberikan
solusi dengan mendesain antarmuka yang mudah digunakan dan
dimengerti oleh karyawan dan berfokus pada kebutuhan pengguna.
Perancangan ini menggunakan metode Design Thinking, yang meliputi
tahap-tahap sebagai berikut: empathize, define, ideate, prototype, dan test.
System Usability Scale (SUS) digunakan sebagai alat ukur untuk
menentukan kelayakan desain, dengan tujuan untuk memastikan apakah
desain telah memenuhi kebutuhan pengguna. Mendapatkan Hasil nilai
pengujian 80,5 menjadi bukti bahwa perancangan sistem informasi ini
sudah layak dikatakan memenuhi kebutuhan pengguna dengan efektif dan
efisie