137686 research outputs found
Sort by
Analisis Yuridis Kriteria Varietas Tanaman Yang Bertentangan Dengan Norma-Norma Agama Dalam Pengujian Varietas Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Perlindungan Varietas Tanaman
Dalam skripsi ini, isu yang diangkat penulis yakni terkait batasan kriteria
varietas tanaman yang melanggar norma agama yang tidak dapat didaftarkan
perlindungan varietas tanaman. Hal yang mendasari penelitian ini adalah
ditemukannya ketidaklengkapan hukum pada Pasal 3 UU PVT tentang PVT, dimana
pada pasal tersebut memberikan larangan varietas tanaman yang akan didaftarkan
atas hak PVT. Akan tetapi tidak memberikan penjelasan secara eksplisit pelarangan
tersebut.
Berdasarkan penjelasan tersebut, rumusan masalah yang diangkat dari
penelitian ini adalah terkait bagaimana kriteria varietas tanaman yang
bertentangan dengan norma-norma agama dalam lingkup perlindungan varietas
tanaman di Indonesia berdasarkan UU PVT dan bagaimana pengaturan hukum
yang tepat terhadap batasan syarat pemberian perlindungan varietas tanaman
yang bertentangan dengan norma agama di Indonesia yang dapat memberikan
kepastian hukum berdasarkan UU PVT. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian yuridis normatif. Adapun bahan hukum primer yang digunakan dalam
penelitian ini adalah UU PVT Tentang Perlindungan Varietas Tanaman.
Hasil dari penelitian ini didapatkan adanya ketidaklengkapan hukum dalam
Pasal 3 UU PVT yang tidak menjelaskan secara eksplisit bagaimana kriteria varietas
tanaman yang melanggar norma agama. Hal ini menunjukkan perlunya pengkajian
ulang ketentuan dalam Pasal 3 UU PVT oleh pemerintah demi memberikan
kepastian hukum bagi masyarakat. Alternatif untuk memberikan kepastian hukum
dari isu Pasal 3 UU PVT tentang Perlindungan Varietas Tanaman yakni berupa
reformulasi aturan hukum yakni dengan mengatur ulang bagian penjelasan dalam
Pasal 3 tersebut tanpa menghapus pelarangan berdasarkan norma-norma agama
dengan menjelaskan secara eksplisit dan jelas gen-gen apa sajakah dari hewan
yang tidak bisa disisipkan dari injeksi transgenik menuju tanaman
Penerapan Pijat Punggung Dengan White Petroleum Jelly Terhadap Pencegahan Nekrosis Kulit Pada Pasien Risiko Dekubitus Di RSUD Bangil
Kondisi panas dan ruangan ber-AC di ruang rawat inap RSUD Bangil berpotensi
meningkatkan keringat berlebih dan kulit kering. Keringat berlebih dapat merusak
kulit dan menyebabkan nekrosis jaringan yang berujung pada luka dekubitus.
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pijat punggung dengan white petroleum
jelly dalam pencegahan nekrosis kulit pada pasien dengan risiko dekubitus di
RSUD Bangil. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus pada pasien lakilaki berusia 70,3 tahun dengan diagnosis Pneumonia, Sepsis, Acute Kidney Injury
(AKI), Hipoksemia, Hiponatremia, Anemia, dan Hipotensi, serta pembengkakan
pada beberapa bagian tubuh termasuk tangan, siku, dan kaki. Prosedur yang
dilakukan adalah pijat punggung menggunakan white petroleum jelly sebagai
pelembab dan pelumas dengan teknik massage effleurage. Variabel yang diukur
meliputi kemerahan kulit, kelembapan kulit, dan abrasi kulit pasien. Penelitian ini
berlangsung selama 3 hari di ruang HCU Melati, dan data yang terkumpul
dianalisis secara deskriptif. Pengkajian sebelum implementasi menunjukkan skor
kemerahan kulit sebesar 4, penggantian linen dan baju 5-6 kali per hari, dan tidak
ditemukan abrasi pada kulit. Setelah implementasi selama 3 hari, terjadi perbaikan
kondisi pasien dengan skor kemerahan kulit menurun menjadi 2, penggantian linen
dan baju berkurang menjadi 2 kali per hari, dan tidak ditemukan abrasi pada kulit.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa white petroleum jelly memiliki potensi
untuk mencegah nekrosis yang berujung pada luka dekubitus
Hubungan Glasgow Coma Scale (GCS) dengan Keparahan Cedera Pasien Cedera Kepala Menggunakan TRISS
Cedera kepala ialah trauma mekanik pada kepala yang mengakibatkan perubahan
fungsi sistem saraf baik temporer maupun permanen, salah satu faktor yang
berhubungan dengan keparahan pasien cedera kepala yaitu GCS. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis hubungan GCS dengan keparahan cedera pasien
cedera kepala menggunakan TRISS. Penelitian ini menggunakan metode cross
sectional study. Pengukuran variabel independen berupa GCS dan variebel
dependen berupa keparahan cedera pasien cedera kepala menggunakan TRISS.
Populasi yang digunakan adalah semua pasien cedera kepala di IGD Rumah Sakit
Pendidikan Tipe B. Besar sampel yang digunakan adalah 14 responden dengan
mengunakan total sampling. Data diuji menggunakan uji komparatif Mann Whitney
dengan level signifikan < 0.000. Hasil uji menunjukkan adanya hubungan GCS
dengan keparahan cedera pasien cedera kepala menggunakan TRISS dengan
nilai p =0.00 < 0.05. Semakin rendah nilai GCS maka semakin rendah nilai TRISS.
Hasil penelitian ini memperkuat akan pentinya penanganan tepat dan cepat pada
penderita cedera kepala yang mengalami penurunan kesadaran diawal trauma
Hubungan Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Mengenai Kanker Serviks dengan Perilaku Pencegahan Primer di Puskesmas Kedungkandang
Prevalensi kanker serviks di Indonesia cukup meningkat, sementara itu
tingkat pengetahuan WUS mengenai kanker serviks yang buruk secara umum
dapat mengakibatkan perilaku pencegahan primer menjadi buruk. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan wanita usia
subur (WUS) mengenai kanker serviks dengan perilaku pencegahan primer
kanker serviks di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungkandang. Penelitian
menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode purposive sampling
pada 106 WUS. Instrumennya adalah kuesioner tingkat pengetahuan dan
perilaku pencegahan primer. Hasil penelitian didapatkan mayoritas WUS memiliki
tingkat pengetahuan baik (63,2%) dan perilaku pencegahan primer baik (98,1%).
Hasil uji analisis hubungan menggunakan spearman product moment
menunjukkan p value 0,031 (p value < 0,05). Peneliti menyimpulkan bahwa ada
hubungan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan primer
kanker serviks pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Kedungkandang. Hasil
penelitian ini diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pemberian penyuluhan
mengenai pentingnya pengetahuan akan kanker serviks dan peningkatan
perilaku pencegahan primer kanker serviks
Pemberian Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Ibu Post Partum Dengan Laserasi Jalan Lahir
Nyeri laserasi perineum merupakan gejala umum pada ibu yang dapat terjadi
segera setelah lahir dan bertahan hingga pasca natal. Nyeri tersebut dapat
memunculkan dampak negatif sehingga diperlukan perawatan nyeri pada luka
perineum ibu postpartum. Terapi hipnosis 5 jari adalah sebuah teknik pengalihan
pemikiran sesorang dengan cara menyentuh pada jari-jari tangan sambil
membayangkan hal-hal yang menyenangkan atau yang disukai. Terapi ini dapat
mengatasi nyeri berdasarkan teori gate control yang menyatakan bahwa impuls
nyeri dapat diatur atau dihambat oleh mekanisme pertahanan disepanjang sistem
saraf pusat. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan
responden ibu post partum status obstetric G1P1A0. Pengkajian nyeri responden
didapatkan nyeri skala 5 (nyeri sedang). Responden diberikan intervensi
keperawatan hipnosis lima jari untuk mengurangi tingkat nyeri. Intervensi terapi
hipnosis lima jari diberikan selama tiga hari berturut-turut selama 15 menit dan
responden dianjurkan melakukan secara mandiri dengan dikontrol menggunakan
jadwal latihan mandiri. Sehingga pelaksanaan terapi hipnosis lima jari yaitu dua
kali dalam sehari. Berdasarkan hasil intervensi keperawatan yang telah diberikan
terdapat penurunan skor nyeri pada klien yaitu pada skala 3 (nyeri ringan). Dengan
demikian rencana perawatan pasien dihentikan dan menganjurkan pasien untuk
menerapkan hipnosis lima jari secara mandi
Pengaruh Work Life Balance Terhadap Employee Engagement dimediasi Job Satisfaction (Studi pada Tenaga Kesehatan RS Muhammadiyah Lamongan)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh Work Life
Balance terhadap Employee Engagement dimediasi oleh Job Satosfaction. Jenis
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research
dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga
Kesehatan RS Muhammadiyah Lamongan, dengan jumlah sampel sebesar 190
orang. Metode sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan
metode proportional sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik
analisis jalur dengan menggunakan program SmartPLS 3.0. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa variabel Work Life Balance berpengaruh positif dan
signifikan terhadap Job Satisfaction, variabel Work Life Balance berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Employee Engagement, variabel Job Satisfaction
berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement. Variabel Job
Satisfaction juga mampu memediasi pengaruh tidak langsung antara Work Life
Balance terhadap Employee Engagement
Perlindungan Hukum Pemegang Saham Atas Dikeluarkannya Saham Sebagai Jaminan Hutang Perseroan Terbatas Yang Dinyatakan Pailit (Studi Putusan No. 40/Pdt.Sus PKPU/2019/PN.Niaga.Sby)
Pada skripsi ini, peneliti membahas terkait perlindungan hukum pemegang
saham atas dikeluarkannya saham sebagai jaminan hutang PT yang dinyatakan pailit
pada Putusan Nomor 40/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby. Dari putusan tersebut
muncul akar permasalahan ketika hakim telah memasukan dan mengeksekusi
seluruh saham yang ada pada PT Citra Gading Asritama kedalam boedel pailit,
mengingat entitas yang pailit adalah perseroan bukan pemegang saham. Maka
berdasarkan latar belakang tersebut, dalam skripsi ini peneliti merumuskan masalah:
(1) Apakah dasar pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 40/Pdt.Sus
PKPU/2019/PN.Niaga.Sby dalam memasukkan saham kedalam boedel pailit sudah
tepat jika ditinjau dari Akibat Hukum Akta Perjanjian Kredit No.113 tertanggal 29
November 2014 dan ruang lingkup harta pailit ? (2) Apakah dasar pertimbangan
hakim dalam Putusan Nomor 40/Pdt.Sus PKPU/2019/PN.Niaga.Sby sudah
menerapkan perlindungan hukum terhadap pemegang saham pada perseroan yang
dinyatakan pailit ?
Selanjutnya untuk metode penelitian dalam skripsi ini sendiri peneliti
menggunakan jenis penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan,
kasus dan analitis. Lalu untuk bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data primer sekunder, dan tersier yang ditelusuri menggunakan teknik
penelusuran berupa studi kepustakaan atau dokumen. Setelah bahan hukum yang
ditelusuri sudah terkumpul, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis
interpretasi sistematis. Selain itu, dalam analisis bahan hukum ditambah
menggunakan analisis kasus berupa putusan pengadilan guna memperluas analisis
sehingga nantinya menghasilkan hasil dan kesimpulan penelitian yang lebih
maksimal.
Untuk hasil dari penelitian yang sudah dilaksanakan oleh peneliti didapat
jawaban sebagai berikut: Pertama, dasar pertimbangan hakim dalam putusannya
adalah tidak tepat jika menimbang Pasal 1 angka 4 jo Pasal 21 UU Kepailitan dan
PKPU bahwa entitas yang dipailitkan adalah PT selaku debitur bukan entitas lain
dalam hal ini pemegang saham, disisi lain hakim telah mengesampingkan fakta-fakta
hukum yang ada berupa Perubahan Akta Perjanjian No.113 tertanggal 29 November
2014 dimana saham bukan objek jaminan utang PT maka tidak bisa dieksekusi.
Kedua, adanya prinsip separate legal entity pada kedudukan pemegang saham yang
diatur dalam pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Perseroan Terbatas, memberikan
perlindungan terhadap pemegang saham, sehingga pemegang saham tidak
bertanggung jawab secara pribadi atas nama perseroan maupun kerugian yang
ditimbulkan oleh perseroan. Maka ketika hakim mengeksekusi seluruh saham yang
ada pada PT Citra Gading Asritama, mengakibatkan perlindungan hukum terhadap
hak pemegang saham yang sudah diatur dalam regulasi yang ada menjadi tidak
berjalan dengan optimal
Pengaruh Beban Kerja, Disiplin Kerja, dan Kompensasi Finansial Terhadap Kinerja Juru Pungut (Studi Pada Juru Pungut Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang)
Pada tahun 2021-2023 Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang mengalami
kinerja yang tergolong rendah diketahui realisasi penerimaan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) melalui sektor pajak daerah di Kabupaten Malang gagal mencapai
target yang telah ditetapkan. Banyak faktor yang mempengaruhi kinerja yang
mempengaruhi kinerja pada Bapenda Kabupaten Malang salah diantaranta adalah
beban kerja, disiplin kerja, dan kompensasi finansial. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui serta menganalisis pengaruh beban kerja, disiplin kerja, dan
kompensasi finansial terhadap kinerja. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan eksplanasi. Jenis data yang
digunakan adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan
secara langsung kepada sampel yang berjumlah 92 responden pada pegawai Badan
Pendapatan Daerah Kabupaten Malang yang menjadi juru pungut. Sampel dipilih
dengan menggunakan teknik probability sampling dengan jenis proportional
random sampling. Analisis data menggunakan analisis linier berganda dengan
bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) beban
kerja secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja, (2)
disiplin kerja secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja, (3)
kompensasi finansial secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap
kinerja, (4) beban kerja, disiplin kerja, dan kompensasi finansial secara simultan
berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja
Kajian Morfometrik Induk Betina Terhadap Telur Yang Di Kulum Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dalam Satu Kali Pemijahan
Ikan nila adalah ikan air tawar introduksi. Jumlah induk ikan nila pada suatu
kolam pemijahan ditentukan oleh induk jantan dan ukuran induk, hal ini disebabkan
sifat ikan nila memijah adalah dimana induk jantan membuat suatu daerah teritorial
yang tidak boleh diganggu oleh ikan lain. Kajian morfometrik pada ikan merupakan
salah satu studi yang banyak digunakan dalam biologi perikanan karena dapat
mengetahui diferensiasi dan hubungan antar spesies ikan dalam populasi dan
analisis faktor lingkungan.
Kajian morfometrik dapat mengetahui berapa ukuran ikan mulai dari
pengukuran panjang standar,lingkar badan,tinggi badan dan tinggi kepala dengan
hasil telur yang didapatkan pada kulum ikan nila. Metode penelitian ini
menggunakan metode deskriptif, yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala,
peristiwa, kejadian yang terjadi pada saat sekarang, untuk pendekatan kuantitatif
bahwa pendekatan dengan menggunakan kuantitatif karena menggunakan angka,
mulai dari pengumpulan.
Hasil dari perhitungan morfometrik terhadap hubungan masing-masing
karakter morfometrik terhadap telur yang dikulum seperti panjang total, panjang
standar,tinggi badan,lingkar badan dan tinggi kepala,panjang kepala dari hasil
jumlah telur yang di kulum mendapatkan hasil yang berbeda-beda dan yang paling
berkaitan karakter morfometrik nya yaitu hubungan panjang standar dengan hasil
telur yang dikulum, yang kedua yaitu hubungan lingkar badan dengan hasil telur
yang dikulum dengan hasil tertinggi dengan nilai determinasi R² = 0,9982 dan R²
= 0,993
Analisis Produktivitas Bagan Tancap dengan Pendekatan Akustik di Perairan Muncar Banyuwang
Akustik kelautan merupakan ilmu yang mempejari gelombang suara pada
medium air laut. Salah satu manfaat yang dapat digunakan adalah untuk
mengetahui kondisi perairan secara real time. Salah satu alat dari akustik adalah
echosounder. Echosounder merupakan alat akustik yang memanfaatkan
gelombang suara. Alat tersebut dapat digunakan pada bidang perikanan seperti
halnya pada pengoperasian bagan tancap. Pemanfaatan echosounder pada
pengoperasian bagan tancap digunakan untuk mengetahui kondisi perairan
seperti gerombolan ikan yang terekam dan hasil rekaman akan muncul pada
display. Hal tersebut digunakan untuk membantu nelayan untuk mengetahui
dimana kedalaman ikan yang memiliki gerombolan terbesar dan waktu kapan ikan
bergerombol
Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2024. Penelitian
ini menggunakan metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif yang mana
menjelaskan angka atau nilai yang dihasilkan. Data yang digunakan adalah data
primer berupa data hasil tangkapan, waktu pengoperasian bagan tancap dan data
hasil rekaman menggunakan echosounder. Data hasil tangkapan bagan tancap
digunakan untuk menghitung analisis komposisi hasil bagan tancap. Data waktu
pengoperasian bagan tancap digunakan untuk menghitung produktivitas bagan
tancap pada analisis produktivitas. Data hasil rekaman menggunakan
echosounder digunakan untuk mengambil data gerombolan ikan dengan interval
sebanyak 7 kali setiap 30 menit. Data hasil rekaman tersebut akan dihitung
menggunakan aplikasi image-j dan hasilnya akan dibandingkan dengan hasil
tangkapan setiap tripnya.
Hasil tangkapan bagan tancap selama penelitian yakni sebesar 1022,9 kg
dengan 9 jenis spesies yang tertangkap. Spesies yang mendominasi hasil
tangkapan adalah jenis ikan peperek (Leiognathidae sp) sebanyak 312 kg. Jenis
tangkapan lainnya adalah ikan alu-alu (Sphyaena jello), kuwe (Caranx sp), teri
(Stolephorus sp), cumi (Loligo sp), rajungan (Portunus pelagicus), selar
(Selariodes leptoplepis), belanak (Mugil cephalus), kiper (Scatophagus argus).
Analisis komposisi hasil tangkapan bagan tancap yakni ikan peperek yang memiliki
nilai tertinggi (30,50%) diikuti alu-alu (21,17%), kuwe (16,50%), teri (9,27%),
belanak (6,99%), selar (6,91%), cumi (4,84%), kiper (2,97%), dan rajungan
(0,85%). Surbakti & Sir, (2021) dijelaskan bahwa komposisi hasil tangkapan bagan
tancap di perairan Oesapa dan Kelapa Lima yang tertinggi adalah ikan peperek.
Hasil perhitungan waktu hauling memilik rentang 7 – 14 menit dan immersing 137
– 262 menit. Menurut Limbong et al., (2020), rata-rata lama waktu perendaman
adalah berkisar 2-3 jam apabila diubah dalam menit yakni 120 – 180 menit.
Produktivitas bagan tancap di Muncar memiliki nilai sebesar 0,388 kg/m3 menit
selama 10 trip penangkapan. Hasil perhitungan luasan gerombolan ikan tertinggi
terdapat pada trip keempat dengan nilai 8,75 pixel/meter pada kedalaman 4 meter.
Hasil menunjukkan kedalaman dengan gerombolan terbesar rata-rata terdapat
pada kedalaman 3 meter – 6 meter