University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Hubungan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif dengan Perkembangan Motorik Kasar Pada Anak Usia Toddler di Posyandu RW 08 Kelurahan Bareng Kota Malang

    No full text
    ASI merupakan nutrisi yang diperlukan bayi selama 6 bulan pertama kehidupan dan dianjurkan hingga anak berusia 2 tahun. Namun, cakupan pemberian ASI ekslusif di Jawa Timur masih belum mencapai Renstra nasional. Padahal ASI memiliki manfaat yang baik untuk meningkatkan kecerdasan dan perkembangan motorik kasar. Perkembangan motorik kasar yang terlambat akan berdampak pada tahap perkembangan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI ekslusif dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia toddler. Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 42responden. Pengambilan data dilakukan menggunakan KMS untuk variabel riwayat ASI dan DDST untuk variabel perkembangan motorik kasar Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 71,4% ibu memberikan ASI ekslusif dan 81% toddler memiliki perkembangan motorik kasar normal. Uji analisis menggunakan Chi-Square didapatkan nilai p 0,018 (p<0,05) dengan Odds Ratio 6,429. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan riwayat pemberian ASI ekslusif dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia toddler. Disarankan bagi institusi Kesehatan dapat lebih meningkatkan pemberian edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan perkembangan motori

    Hubungan Klasifikasi Cedera Kepala Dengan Respon Time Triage di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Bangil

    No full text
    Response Time adalah kecepatan memberikan pertolongan yang memadai pada pasien gawat darurat. Pasien gawat darurat harus diberikan tindakan pertolongan < 5 menit setelah sampai di IGD. Salah satu keadaan gawat darurat yang sangat bergantung pada respon time adalah cedera kepala. Cedera kepala merupakan penyebab utama disabilitas dan mortalitas di negara berkembang. Pasien gawat darurat harus diberikan tindakan pertolongan < 5 menit setelah sampai di IGD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara klasifikasi cedera kepala dengan response time triage di IGD RSUD Bangil. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional study. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 55 responden dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 47 responden memberikan respon time cepat sedangkan respon time lambat didapatkan oleh 8 responden. Adapun kategori cedera kepala menunjukkan bahwa sebanyak 30 orang mengalami cedera kepala ringan, 15 orang cedera kepala sedang dan 10 orang cedera kepala berat. Uji korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai\ud signifikansi 0,007 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara klasifikasi cedera kepala dengan respon time triage di IGD RSUD Bangil Pasurua

    Studi Kasus: Terapi Kelompok Terapeutik Untuk Meningkatkan Perkembangan Psikososial Anak Usia Sekolah

    No full text
    Anak usia sekolah digolongkan pada rentang usia 6-12 tahun dengan tahap perkembangan fase industri. Pada fase industri terdapat karakteristik yang terdiri dari 8 aspek perkembangan meliputi aspek motorik, kognitif, bahasa, kepribadian, moral, spiritual, dan psikososial. Pentingnya untuk mencapai aspek perkembangan tersebut, karena apabila anak tidak mencapai 8 aspek perkembangan pada tahap industri anak akan menjadi tidak percaya diri atau disebut dengan inferiority. Untuk membantu anak mencapai 8 aspek perkembangan itu adalah dengan stimulasi, salah satunya adalah Terapi Kelompok Terapeutik (TKT). Tujuan Karya Ilmiah Akhir ini adalah untuk meningkatkan perkembangan psikososial pada anak usia sekolah melalui terapi kelompok terapeutik. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fase industri pada anak usia sekolah murid kelas VI MI Nurul Huda. Rekomendasi dari pelaksanaan terapi kelompok terapeutik ini yaitu dilakukan dengan melibatkan orangtua dan guru atau kader jiwa sebagai caregiver dalam pelaksanaan stimulasi fase industri anak usia sekolah

    Mutu Organoleptik Kombucha dengan Formulasi Teh Bunga Telang dan Sari Jambu Biji Merah untuk Penderita Obesitas

    No full text
    Prevalensi obesitas di Indonesia berdasar atas RISKESDAS tahun 2018 pada usia >18 tahun mencapai 21,8%. Hal ini sangat meningkat dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 14,8%. Salah satu penyebab obesitas yakni dikarenakan oleh peningkatan stress oksidatif. Kejadian obesitas dapat meningkatkan sitokin pro-inflamasi yang dapat menyebabkan komplikasi metabolik sindrom. Minuman fermentasi dapat membantu menghambat sitokin pro-inflamasi yang disebabkan akumulasi lemak berlebih. Pemilihan bahan yang dipakai pada kombucha yakni teh bunga telang dan sari jambu biji merah. Bahan dasar tersebut belum pernah dipakai sebagai bahan dasar pembuatan kombucha sehingga diperlukan penelitian mutu organoleptik dengan (warna, aroma, rasa, tekstur, dan tampilan keseluruhan) dengan metode hedonik. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui mutu organoleptik berdasar atas parameter warna, aroma, rasa, tekstur, dan tampilan keseluruhan serta perlakuan terbaik pada kombucha dengan formulasi teh bunga telang dan sari jambu biji merah untuk penderita obesitas. Penelitian ini memakai rancangan True Experimental dengan 4 buah perlakuan yakni P0 (100% teh bunga telang), P1 (75% teh bunga telang : 25% sari jambu biji merah), P2 (50% teh bunga telang : 50% sari jambu biji merah) dan P3 (25% teh bunga telang : 75% sari jambu biji merah) metode uji hedonik 5 skala pada 25 panelis agak terlatih. Analisis data memakai uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Mann-whitney. Analisis perlakuan terbaik memakai metode Zeleny. Hasil penelitian mencemrinkan bahwasanya produk P3 menjadi hasil perlakuan terbaik pada parameter warna, aroma, rasa, tekstur dan tampilan keseluruhan ialah netral. Dapat disimpulkan berdasar atas mutu organoleptik P3 yang paling diterima oleh panelis

    Hubungan Pemberian Natrium Pada Enteral Nutrition Terhadap Kadar Natrium Pasien ICU Di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur

    No full text
    Pasien yang dirawat pada ruang Intensive Care Unit (ICU) mengalami ketidakstabilan organ sehingga lebih beresiko mengalami ketidaksetimbangan elektrolit. Akibat penurunan fungsi organ yang dialami, kompensasi asupan natrium yang masuk tidak berjalan sebagaimana mestinya seperti pada tubuh dengan kondisi normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian natrium dalam enteral nutrition terhadap kadar natrium pasien ICU di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan rancangan observational cross sectional. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dimana sampel ditentukan dengan pertimbangan tertentu sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Dari keseluruhan pasien ICU yang memenuhi kriteria diperoleh 10 sampel dengan usia diatas 18 tahun dan lama perawatan di ICU minimal 3 hari serta dilakukan pengecekan laboratorium pada kadar natrium (n = 10). Variabel yang di teliti yaitu asupan natrium dan juga kadar natrium dari tiap pasien yang menerima enteral nutrition pada hari ke 4. Didapatkan hasil ratarata kadar natrium pasien adalah 142,3 ± 143,0 mmol sementara rata-rata asupan natrium pasien adalah 648,3 ± 665,6 mg. Analisis hubungan dilakukan dengan uji Pearson dengan hasil p value sebesar 0,015 (p<0,05) serta nilai r sebesar 0,74 dengan interpretasi kekuatan yang erat. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan dengan korelasi positif antara asupan natrium dalam enteral nutrition terhadap kadar natrium pasien ICU pasien ICU di Rumah Sakit Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur dengan keeratan yang kuat

    Penerapan Expressive Writing dalam Mengelola Ansietas pada Remaja di Wilayah Puskesmas Bululawang

    No full text
    Remaja adalah individu yang sedang dalam transisi perubahan baik dari segi fisik, psikis, dan emosi. Perubahan emosional pada remaja salah satunya adalah ansietas. Solusi untuk mengurangi kecemasan salah satu diantaranya adalah dengan terapi expressive writing. Terapi expressive writing secara tidak langsung mampu membangun kesehatan fisik dan psikis yang lebih kuat. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan klien remaja yang sedang mengalami ansietas. Gejala cemas yang dirasakan antara lain, cemas dan takut tak beralasan, gugup, sakit kepala, dan sulit tidur. Klien diberikan intervensi keperawatan terapi expressive writing untuk mengurangi tingkat ansietas. Berdasarkan hasil intervensi keperawatan yang telah diberikan terdapat penurunan skala skor tingkat ansietas pada klien. Dengan demikian disimpulkan bahwa asuhan keperawatan jiwa pada klien dengan ansietas dapat teratasi dengan baik. Hasil karya ilmiah ini dapat dijadikan masukan untuk puskesmas terkait pemantauan skrining perkembangan remaja dan melatih keluarga untuk membangun hubungan serta komunikasi yang baik pada anak

    Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kebugaran Kardiorespirasi Anggota Fitness di UB Sport Center

    No full text
    Prevalensi obesitas yang ditandai oleh tingginya Indeks Massa Tubuh dan persentase lemak tubuh, meningkat setiap tahun. Hal tersebut diiringi oleh peningkatan kejadian penyakit tidak menular serta prevalensi aktivitas fisik kurang. Aktivitas fisik yang kurang merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas serta menurunnya kebugaran kardiorespirasi individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persentase lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh dengan kebugaran kardiorespirasi anggota fitness yang melakukan latihan kekuatan dan aerobik secara rutin minimal 3x/minggu selama 45-60 menit. Penelitian cross sectional ini dilakukan selama satu bulan dengan melibatkan 47 anggota fitnes sebagai responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data persentase lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) OMRON HBF 375 Karada Scan, tinggi badan diukur menggunakan stadiometer SECA 213, dan kebugaran kardiorespirasi yang dinyatakan dalam nilai VO2max diukur menggunakan metode Cooper Test dengan menggunakan Curved Non Motorized Treadmill. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan responden laki-laki memiliki persentase lemak tubuh 20,45±5,74 %, BMI 25,55±4,24 kg/m2, dan kebugaran kardiorespirasi 22,99±8,84 ml/kg/menit dan responden perempuan memiliki persentase lemak tubuh 32,61±5,75 %, BMI 25,58±4,43 kg/m2, dan kebugaran kardiorespirasi 17,74±3,33 ml/kg/menit. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan kebugaran kardiorespirasi pada semua jenis kelamin (p>0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kebugaran kardiorespirasi pada responden laki-laki (p=0.230) namun terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kebugaran kardiorespirasi pada responden perempuan (p=0.049; r=-0.669). Persentase lemak tubuh berpengaruh terhadap kebugaran kardiorespirasi responden perempuan, semakin rendah persentase lemak tubuh maka kebugaran kardiorespirasi semakin tingg

    Analisis Sentimen Electronic Word Of Mouth Pengguna Sosial Media X Terhadap Keputusan Pembelian Depot Panjang Umur Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Classifier

    No full text
    Era Digital yang semakin berkembang telah menciptakan perubahan signifikan dalam perilaku konsumen dan interaksi mereka dengan dunia online. Jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 212,9 juta pada Januari 2023 77% populasi menggunakan internet. 14,75 juta pengguna tercatat aktif menggunakan media sosial X atau Twitter. Respon pengguna X telah memberikan pengaruh signifikan pada kegiatan bisnis. Pada akhirnya, banyak pelaku bisnis memanfaatkan media sosial tersebut untuk mengenalkan produk atau layanan mereka dalam berbagai format, termasuk teks, gambar, dan video. Dengan begitu peluang terbuka luas bagi para pelaku usaha untuk menambah strategi pemasaran mereka dengan memanfaatkan kemajuan teknologi internet melalui Electronic Word of Mouth. Hal tersebut tidak terlepas juga terjadi pada Depot Panjang Umur, meski terbilang baru, namun keberadaannya sudah sering kali disebutkan dalam X. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian Depot panjang umur pada media sosial X terhadap keputusan pembelian, menguji akurasi klasifikasi sentimen dengan Naïve Bayes Classiffier (NBC), dan mendeskripsikan keputusan pembelian berdasarkan Electronic Word of Mouth. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dan menggunakan data X untuk menganalisa sejauh mana kondisi pemasaran depot panjang umur. Dari 101 data tweet yang masuk dengan diperoleh menggunakan crawling data, selanjutnya menggunakan rapid miner dan Google colab untuk melakukan preprocessing data agar dapat dianalisa. Hasil penelitian ini menunjukkan tweet yang mendapatkan kelas positif lebih banyak dibandingkan kelas negatif sehingga dapat diartikan secara umum bahwa depot panjang umur mendapatkan respon positif. Hal ini dapat dilihat dari nilai hasil accuracy sebesar 58% dari data pengujian yang diprediksi dengan benar oleh model

    Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi di Kota Malang

    No full text
    Prevalensi hipertensi semakin meningkat di seluruh dunia, terutama pada kelompok usia lansia. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit kronis lain, serta berpotensi menyebabkan penurunan kualitas hidup hingga kematian. Rendahnya tingkat aktivitas fisik akan berpengaruh pada penurunan kesehatan, kondisi fisik dan psikologis seseorang, yang akan berpengaruh pada penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan peningkatan kualitas hidup lansia hipertensi di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan rancangan analisa korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diperoleh dengan cara nonprobability sampling dan teknik sampling yaitu Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly dan kuesioner WHOQOL BREF (World Health Organization Quality of Life BREF). Uji analisa statistik menggunakan uji spearman-Rho dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini mendapatkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup pada lansia penderita hipertensi (p-value: < 0,002 ; α: 0,05). Diketahui bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik seseorang maka semakin baik kualitas hidup lansia semakin baik (r: 0,267). Penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas fisik mempunyai peran dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Oleh sebab itu, aktivitas fisik menjadi intervensi keperawatan penting dalam peningkatan derajat kesehatan lansia guna mendorong kualitas hidup dan angka harapan hidup lansia yang lebih baik di Kota Malang

    Urgensi Pengaturan Justice Collaborator Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor 28/Pid.Sustpk/2020/Pt.Bdg.)

    No full text
    Pada skripsi ini, penulis mengangkat permasalahan terkait Urgensi Pengaturan Justice Collaborator Dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia. Pilihan permasalahan tersebut dilatarbelakangi oleh kekosongan hukum di Indonesia yang mengatur terkait Justice Collaborator, mengacu pada keadaan dimana belum ada ketentuan hukum yang cukup atau memadai yang secara khusus mengatur peran, perlindungan, atau insentif bagi individu yang bersedia untuk bekerja sama dengan penegak hukum dalam kasus pidana. Berdasarkan hal tersebut diatas, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah: (1) Bagaimana analisis yuridis dasar pertimbangan hakim dalam menentukan terdakwa sebagai Justice Collaborator dalam putusan nomor 28/Pid.Sus-TPK/2020/PT.BDG.? (2) Bagaimanakah urgensi pengaturan Justice Collaborator dalam pengungkapan perkara tindak pidana korupsi di Indonesia?. Penulisan karya tulis ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Selanjutnya bahan hukum (primer, sekunder, dan tersier) yang digunakan didapat dari studi kepustakaan dan studi internet. Teknik analisis yang digunakan yaitu interpretasi gramatikal dan interpretasi sistematis. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memperoleh kesimpulan atas permasalahan yang ada bahwa dalam praktiknya masih ada kekurangan berupa penghargaan bagi mereka yang sudah menjadi Justice Collaborator dalam peradilan pidana, dalam hal ini terdakwa Kadar Slamet telah terus terang mengakui kejahatan yang dilakukannya dan mengungkap pelaku-pelaku lain serta membantu aparat penegak hukum dalam mengungkap masalah korupsi kasus ini sebagaimana mengacu kepada pengajuan dari JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagaimana Surat Tuntutan Penuntut Umum Nomor:81/Tut.01.06/24/10/2020. Isinya, menetapkan terdakwa adalah saksi pelaku yang bekerja sama atau Justice Collaborator. Tetapi pada putusan hakim terdakwa Kader Slamet ditetapkan hukuman 8 (delapan) tahun penjara, sama berat dengan terdakwa Tomtom Dabbul Qamar. Kemudian Justice Collaborator memainkan peranan yang amat penting pada sistem peradilan pidana di negara Indonesia. Oleh karena itu, perlindungan hukum haruslah diberikan untuk mereka yang telah bersedia bekerja sama, dimana hal tersebut harus diterapkan secara menyeluruh dalam seluruh tahapan yakni, dimulai melalui tahapan pelaporan, penyelidikan dan penyidikan, penuntutan dan juga dalam pemeriksaan dalam konferensi serta saat persidangan sesudahnya usai. Dalam menghadapi kekosongan hukum ini, pemerintah dan badan legislatif dapat mempertimbangkan untuk mengadopsi undang-undang atau peraturan yang khusus mengatur peran, perlindungan, insentif, dan prosedur yang berkaitan dengan Justice Collaborator. Langkah-langkah ini akan mendukung bagi individu yang bersedia untuk bekerja sama dengan penegak hukum

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇