University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    A Case Study Investigating Phonological Process in The Speech of an Indonesian-English Bilingual Child

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman bahasa yang paling banyak di dunia dengan bahasa resmi dan ratusan bahasa daerah. Dengan adanya fenomena globalisasi dan bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan dunia, bilingualisme di Indonesia bergeser dari pemerolehan bahasa Indonesia dan bahasa daerah menjadi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang meluas di berbagai lingkungan komunikasi seperti media massa dan pendidikan telah menyebabkan preferensi di kalangan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, untuk berkomunikasi dalam bahasa-bahasa tersebut dibandingkan dengan bahasa daerah orang tua mereka. Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris memiliki sistem fonologi yang berbeda yang mewakili ciri-ciri linguistik yang unik dari bahasa masing-masing. Memahami perbedaan ini penting bagi penutur kedua bahasa tersebut untuk pengucapan yang akurat dan komunikasi yang baik. Penelitian ini adalah studi kasus yang bertujuan untuk menelusuri proses fonologis dalam tuturan seorang anak bilingual yang menguasai bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode yang dilakukan adalah dengan mendiskusikan proses fonologis yang terjadi dalam produksi ujaran anak tersebut dalam kedua bahasa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari seorang anak berusia lima tahun yang menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara bersamaan. Proses fonologis seperti substitusi, penghapusan, asimilasi, penyisipan, penghubung dan bunyi intrusi ditemukan dalam pemunculan bunyi bahasa Inggris dan bahasa Indonesia oleh anak tersebut. Hasil penelitian ini memberikan bukti tentang pola universal dari proses fonologi pada anak-anak di berbagai bahasa dan budaya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh paparan dan interaksi dengan keluarga dan teman sebaya. Selain itu, temuan ini mendukung anggapan bahwa proses fonologis terkait dengan perkembangan kesadaran fonologis, yaitu kemampuan untuk memanipulasi dan menganalisis bunyi-bunyi bahasa. Kesimpulannya, penelitian ini memperkaya studi tentang anak-anak dwibahasa di Indonesia, terutama dalam studi tentang proses fonologis dan faktorfaktor yang mungkin mempengaruhinya

    The Influence of Environmental Cost, Environmental Performance, and Carbon Emission Disclosure on Financial Performance.

    No full text
    The objective of the study is to examine the influence of environmental cost, environmental performance, and carbon emission disclosure on a company’s financial performance. The population in this study included the mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2020 to 2022. The samples were determined using the purposive sampling technique with several predetermined criteria, resulting in a total of 60 samples. The data used in this study is secondary data obtained from the company's financial reports, annual reports, and sustainability reports. The data analysis technique used is multiple linear regression using SPSS to test each hypothesis in this study. The results of this study demonstrate that including environmental costs in the company's business strategy can improve the company's financial performance. Additionally, a company with good environmental performance can also enhance the company’s financial performance. However, a company that discloses its carbon emissions information does not affect the company’s financial performance

    Pengaruh Media Kultur terhadap Pertumbuhan, Biomassa, Kandungan Nutrisi, dan Pigmen Thalassiosira sp

    No full text
    Mikroalga telah dikenal sebagai sumber pakan alami berkelanjutan di bidang akuakultur. Thalassiosira sp. merupakan salah satu mikroalga dari golongan diatom yang potensial dimanfaatkan sebagai pakan alami karena mengandung protein mencapai 21,85-37%, lipid 11,8%, dan karbohidrat 26,1%, serta memiliki ukuran sel yang sesuai dengan bukaan mulut larva udang. Pertumbuhan dan kandungan nutrisi dari Thalassiosira sp. dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor lingkungan dan ketersediaan nutrien di dalam media kultur. Pemilihan media kultur merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam budidaya dikarenakan pada setiap media mengandung nutrisi yang berbeda, sehingga respon pertumbuhan yang dihasilkan juga akan berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kultur terhadap pertumbuhan, biomassa, kandungan nutrisi, dan pigmen pada Thalassiosira sp. serta menentukan jenis media yang paling sesuai dalam kegiatan kultur Thalassiosira sp. Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari A (walne), B (Blue Green-11), C (Blod’s Basal Medium), dan D (f/2 Guillard). Parameter utama yang diamati pada penelitian ini meliputi pertumbuhan, biomassa, kandungan nutrisi, dan pigmen Thalassiosira sp., serta parameter penunjang meliputi suhu, pH, dan salinitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kultur yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, biomassa, kandungan nutrisi, dan pigmen pada Thalassiosira sp. Penggunaan media walne mampu menghasilkan laju pertumbuhan spesifik maksimum dan biomassa tertinggi dengan nilai masing-masing sebesar 0,991/hari dan 1,483 ± 0,050 gr/L. Kandungan nutrisi yang dihasilkan tergolong cukup tinggi meliputi karbohidrat 26,210 ± 0,388%, protein 36,864 ± 0,701%, dan lipid 17,521 ± 0,571%. Profil pigmen yang dihasilkan juga tinggi meliputi klorofil-a 2,698 µg/g, klorofil-b 1,865 µg/g, dan karotenoid 2,874 µg/g. Kualitas air selama penelitian berada pada kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan Thalassiosira sp., yaitu salinitas 29-30 ppt, suhu 28,2-30,8 ºC, dan pH 7,84-9,39. Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan media kultur yang berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, biomassa, kandungan nutrisi, dan pigmen pada Thalassiosira sp. serta media yang paling sesuai untuk kultur Thalassiosira sp. adalah media walne

    Strategi Manajerial Penguatan Kinerja Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Murid Dengan Moderator Variabel Karakteristik Murid di SMK Negeri 2 Garut

    No full text
    Strategi manajerial untuk memperkuat kinerja guru dalam meningkatkan prestasi murid dengan mempertimbangkan moderator variabel karakteristik murid menjadi fokus penting dalam konteks pendidikan modern. Latar belakang ini didasarkan pada pengakuan akan peran krusial guru dalam mencapai tujuan pendidikan, yakni meningkatkan pencapaian akademik siswa. Kualitas pengajaran yang diberikan oleh guru memiliki dampak signifikan terhadap pembelajaran dan prestasi akademik siswa. Pendekatan teoritis ini mengasumsikan bahwa kualitas pengajaran yang ditingkatkan dan strategi manajerial yang efektif dapat secara langsung mempengaruhi pencapaian akademik siswa. Kinerja guru dianggap sebagai variabel yang dapat dimoderasi oleh karakteristik murid seperti jenis kelamin, usia, dan latar belakang pendidikan mereka. Interaksi antara kinerja guru dan karakteristik murid dianalisis untuk memahami bagaimana faktor-faktor ini saling mempengaruhi dalam konteks pendidikan. Pengembangan strategi pendidikan yang lebih terfokus dan adaptif, serta implementasi kebijakan manajerial yang mendukung pengembangan profesionalisme guru. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat ditemukan metode yang lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah kejuruan, seperti yang terjadi di SMK Negeri 2 Garut dan institusi pendidikan sejenisnya. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling dengan Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menginvestigasi hubungan antara kinerja guru, karakteristik murid, dan interaksi keduanya terhadap prestasi murid di SMK Negeri 2 Garut. Data dianalisis dari evaluasi kinerja guru dan catatan prestasi akademik siswa. Temuan utama menunjukkan bahwa kinerja guru (koefisien = 0.056) dan karakteristik murid (koefisien = 0.093) secara signifikan berkontribusi terhadap prestasi murid. Interaksi antara kinerja guru dan karakteristik murid (koefisien = 0.080) juga memperkuat pengaruh positif terhadap prestasi murid. Selain itu, jenis kelamin guru (koefisien = 0.080), masa kerja guru (koefisien = 0.090), dan usia guru (koefisien = 0.477) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi murid. Di sisi lain, jenis kelamin murid (koefisien = 0.002) tidak signifikan memengaruhi prestasi murid. Hasil ini mengindikasikan perlunya pengembangan strategi pendidikan yang lebih berfokus pada peningkatan kinerja guru dan pengelolaan karakteristik murid untuk meningkatkan prestasi akademik secara efektif di sekolah menengah kejuruan. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai landasan untuk merancang program intervensi pendidikan yang lebih terarah dan efisien di masa depan. Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi yang dapat disampaikan antara lain, mengadopsi pendekatan kontinyu untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru melalui pelatihan, workshop, dan sumber daya pengembangan profesional lainnya. Fokuskan pada peningkatan kemampuan guru dalam merespons kebutuhan dan karakteristik beragam siswa. Merancang strategi pembelajaran yang memanfaatkan berbagai gaya belajar dan kecerdasan majemuk siswa. Hal ini dapat membantu guru menyesuaikan metode pengajaran mereka sesuai dengan karakteristik individual siswa, yang dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Membangun kemitraan yang kuat antara guru, orang tua/wali murid dan siswa untuk mendukung pembelajaran di rumah dan di sekolah. Komunikasi yang terbuka dan transparan dapat membantu dalam memahami kebutuhan dan perkembangan siswa secara holistik. Memanfaatkan teknologi pendidikan untuk menyediakan sumber daya yang beragam dan mendukung dalam proses belajar mengajar. Ini dapat mencakup penggunaan platform pembelajaran daring, aplikasi pembelajaran interaktif, dan alat bantu pengajaran lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual siswa. Rekomendasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan interaksi antara kinerja guru dan karakteristik murid sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik secara menyeluruh di SMK Negeri 2 Garut dan institusi pendidikan lainnya. Dengan mengimplementasikan rekomendasi ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih responsif dan mendukung bagi semua siswa

    Struktur Komunitas Makrobentos pada Ekosistem Mangrove di Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur

    No full text
    Kawasan Banyuurip Mangrove Center (BMC) Ujungpangkah berada disekitar aktivitas pelabuhan dan pertambakan. Adanya aktivitas tersebut diduga mempengaruhi kualitas perairan dan kehidupan makrobentos yang ada di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan struktur komunitas dan kelimpahan makrobentos yang hidup pada ekosistem mangrove. Lokasi penelitian berada pada kawasan Banyuurip Mangrove Center (BMC), Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2023, dengan metode survei. Lokasi penelitian dibagi dalam 3 stasiun dengan masing-masing 3 titik pengambilan sampel, sebagai berikut: stasiun 1 berada di dekat pintu masuk wilayah BMC, stasiun 2 berada di dekat muara sungai kawasan BMC, stasiun 3 berada di daerah terluar BMC dekat dengan laut utara. Pengambilan makrobentos dilakukan pada saat surut, sampel diambil secara komposit dengan mengambil substrat menggunakan cetok dengan transek 50 x 50 cm sebanyak ±2 liter. Sampel selanjutnya di letakkan pada saringan bentos (4 tingkat) dengan mesh size terkecil 100 µm. Pengawetan sampel dilakukan dengan pemberian alkohol 50% dari total sampel. Setelah di pilah selanjutnya sampel diidentifikasi dan dihitung. Kualitas lingkungan yang diamati meliputi suhu, salinitas, pH dan tekstur tanah. Makrobentos yang ditemukan pada penelitian ini sebanyak 23 Genus dari 3 kelas (Gastropoda, Malacostraca, Bivalvia). Kelimpahan makrobentos pada semua stasiun masingmasing 368, 431, dan 472 individu/m2. Makrobentos yang paling banyak di temukan pada stasiun 1 dan 2 yaitu Assiminea (56 dan 59 ind/m2) dan Physa (52 dan 41 ind/m2). Stasiun 3 yang paling banyak ditemukan yaitu Cerithium (55 ind/m2). Indeks keanekaragaman tergolong sedang (2,737-2,831) menunjukkan jenis makrobentos pada wilayah tersebut merata. Indeks dominansi tergolong rendah karena berkisar 0,066-0,079 dimana hal ini menunjukkan bahwa tidak adanya Genus yang mendominasi pada setiap stasiun. Indeks keseragaman tergolong tinggi karena berkisar 0,930-0,962 dimana hal ini menunjukkan bahwa Genus pada wilayah tersebut melimpah. Indeks Kesamaan Komunitas yang tertinggi yaitu sebesar 75% dan terendah 65%, dapat dikatakan bahwa kesamaan komunitas pada semua stasiun sama karena nilainya diatas 50%. Manrove yang ditemukan pada semua stasiun antara lain Avicennia marina, Rhizopora apiculata, Rhizopora mucronate dan Sonneratia alba. Mangrove yang paling banyak ditemukan yaitu Avicennia marina dengan total 121 individu. Pada fisika dan kimia perairan suhu berkisar antara 27,6-29,4 °C, salinitas berkisar antara 25-30 ppt, pH berkisar antara 8-9, dapat dikatakan bahwa parameter fisika dan kimia perairan di wilayah BMC tergolong optimal. Tektur tanah yang di dapatkan pada semua stasiun yaitu liat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka perlu dilakukan upaya pengelolaan lingkungan perairan muara sungai di Kawasan sekitar Banyuurip Mangrove Center (BMC), Ujungpangkah, Kabupaten Gresik agar kondisinya tetap terjaga dengan baik

    Reliabilitas Interobserver Pada Pengukuran Tinggi Patella Populasi Dewasa Normal Di Indonesia

    No full text
    Patella merupakan tulang yang berperan penting dalam berbagai gerakan fisiologis sendi lutut. Letak dan posisi patella seperti patellar height, patellar shift, dan patellar tilt menyebabkan patella memiliki fungsi biomekanikal untuk meningkatkan dan memusatkan gaya tarik dari otot quadriceps. Dan diantara pengukuran tersebut, patellar height menjadi faktor yang penting untuk diketahui karena dapat menjadi faktor predisposisi terjadinya berbagai kelainan pada sendi lutut. Terdapat banyak metode untuk mengukur patellar height, namun hingga saat ini, banyak penelitian yang berusaha membandingkan berbagai teknik perhitungan patellar height, namun masih belum ada teknik yang diakui sebagai pilihan utama untuk mengukur ketinggian patella yang paling reliabel dan akurat di Indonesia. Metode Metode penelitian ini dilakukan dengan mengambil data primer pada sample yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penilaian bentuk patella pada sendi lutut dilakukan melalui foto X-ray lateral view lutut. Patellar height selanjutnya diukur oleh 3 observer yang tersertivikasi dengan menggunakan metode Insall-Salvati, rasio modified Insall-Salvati, indeks CatonDeschamps, dan indeks Blackburne-Peel. Data kemudian dilakukan uji deskriptif untuk mencari nilai rata – rata dan selanjutnya data diolah dan dilakukan uji reliabilitas dengan menggunakan Interclass Corellation Coefficients (ICC) pada program Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil Dari hasil penelitian didapatkan Patellar height menggunakan metode Insall salvati memiliki rata – rata sebesar 1,152 ± 0,141, metode Modified insall salvati rata – rata sebesar 1,817 ± 0,302, metode Caton deschamps rata – rata 1,215 ± 0,188, dan Blackburne peel index 0,974 ± 0,085. Dengan metode Blackburne-peel index memiliki reliabiltias yang paling tinggi yaitu 0,9. Diskusi Pemeriksaan menggunakan Blackburne-Peel dapat diigunakan pada semua kondisi normal maupun abnormal dan tetap memiliki kecenderungan hasil yang konstan apabila dibandingakn dengan metode pengukuran yang lain. Selain itu, Blackburne-Peel merupakan yang paling mudah diaplikasikan dan selalu mendapatkan hasil yang konsisten dalam mengukur tinggi patella Kesimpulan Metode pengukuran Blackburne-Peel memiliki reliabilitas lebih tinggi diantara metode pengukuran yang lain

    Peramalan Volatilitas Inflasi Di Indonesia Menggunakan Model Autoregressive Integrated Moving Average-Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (Arima-Garch)

    No full text
    Stabilitas inflasi merupakan indikator krusial dalam menilai kesehatan perekonomian suatu negara. Inflasi yang stabil memiliki potensi untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menciptakan lapangan pekerjaan. Inflasi di Indonesia cenderung tidak stabil dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode yang dapat menggambarkan pergerakan dan menjelaskan pola volatilitas inflasi di Indonesia menggunakan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) dan meramalkan inflasi di Indonesia untuk tiga bulan ke depan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada inflasi dari Januari 2020 sampai April 2024, model ARIMA(0, 2, 1)-ARCH(1) ditemukan sebagai model terbaik untuk menggambarkan pergerakan inflasi yang juga menganalisa volatilitas yang terjadi selama periode ini. Penelitian ini menemukan empat titik volatilitas pada inflasi yang disebabkan pandemi COVID-19, konflik Rusia-Ukraina dan kebijakan fiskal maupun non fiskal pemerintah Indonesia dalam menghadapi perubahan akibat dua peristiwa tersebut. Menurut model yang didapat, inflasi pada bulan Mei, Juni dan Juli 2024 bergerak naik secara perlahan yang berarti tidak ada efek volatilitas pada bulan yang akan datang

    Rancang Bangun Sistem Informasi Penyedia Asisten Rumah Tangga Pada PT. Bosko Top Service Berbasis Website

    No full text
    Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi penyedia asisten rumah tangga pada PT. Bosko Top Service supaya dapat memudahkan pengguna jasa asisten rumah tangga dalam mencari dan menggunakan jasa asisten rumah tangga tanpa harus datang langsung ke lokasi penyaluran tenaga kerja. Metode penelitian yang dilakukan adalah studi lapangan, studi lapangan yang dilakukan meliputi observasi dan wawancara. Sistem ini dirancang menggunakan metode waterfall dan dibangun dengan menggunakan PHP, HTML, CSS, JS, dan database MySQL. Metode pengujian yang digunakan adalah dengan black box testing dan hasil yang didapat adalah sistem ini dapat menyediakan informasi terkait data asisten rumah tangga, melakukan pemesanan, membatalkan pemesanan, dan mengirimkan bukti pembayaran pemesanan yang dilakukan secara online

    Penentuan Dana Pensiun Dengan Menggunakan Metode Benefit Prorate Dan Metode Frozen Initial Liability

    No full text
    Dana pensiun adalah badan hukum yang mengelola dan menjalankan program pensiun yang menjanjikan manfaat pensiun. Program pensiun diberikan sebagai imbalan atas kontribusi yang diberikan pekerja selama masa kerja mereka. Program pensiun merupakan investasi jangka panjang yang preminya dicicil selama peserta aktif bekerja. Program dana pensiun dibagi menjadi dua kategori, yaitu program pensiun manfaat pasti dan program pensiun iuran pasti. Penelitian ini membahas program pensiun manfaat pasti. Metode yang digunakan adalah metode benefit prorate dan metode frozen initial liability. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan penghitungan aktuaria dana pensiun PNS, meliputi penghitungan iuran normal dan kewajiban aktuaria. Hasil penghitungan menunjukkan bahwa besar iuran normal metode benefit prorate mengalami kenaikan setiap tahunnya dan besar iuran normal metode frozen initial liability mengalami perubahan jika ada peserta yang keluar dari program pensiun. Besar kewajiban aktuaria kedua metode meningkat setiap tahun, akan tetapi pada saat periode tertentu, nilai tersebut akan mengalami perubahan dikarenakan peserta yang keluar karena pensiun ataupun peserta yang masih bertahan

    Peran Director Of Photography Dalam Pembuatan Film Pendek Fiksi Dengan Judul “Setelah 69”

    No full text
    Latar Belakang penelitian ini berawal dari ide sutradara yang ingin mengangkat cerita tentang judi online dan pinjaman online dan diangkat menjadi sebuah film pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan visual film pendek fiksi dengan judul Setelah 69. Pada Tugas Akhir ini penulis mengusung rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana melakukan pengambilan gambar sebagai Director Of Photography sesuai ide cerita sutradara pada pembuatan film pendek fiksi yang berjudul Setelah 69. Jenis penelitian adalalah penelitian observasi menggunakan angket dan menggunakan pendeketan kualitatif. Hasil yang didapatkan ialah visual yang baik dari pengambilan gambar dan penataan cahaya untuk film pendek ini. Saran perbaikan dalam hal pengambilan gambar atau penataan cahaya agar mendapatkan informasi latar tempat, waktu dan situasi kepada penonto

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇