137686 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pengguna (Studi Pada Mahasiswa Pengguna Bus Trans Jatim Koridor 1)
Bus Trans Jatim merupakah salah satu transportasi publik yang berada di
Provinssi Jawa Timur. Bus Trans Jatim ini dibuat oleh pemerintahan Provinsi Jawa
Timur. Kebijakan pembuatan transportasi publik yang dioperasikan pada wilayah
Gebangkertasusila (Gresik-Surabaya-Sidoarjo) ini memiliki tujuan untuk
mengurangi kemacetan dan kepadatan kendaraan bermotor di Provinsi Jawa Timur.
Dengan hadirnya trasnportasi publik baru masyarakat masih mempertanyakan
bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan. Asumsinya, kualitas pelayanan yang
baik akan memberikan kepuasaan bagi pengguna. Namun, capaian di atas masih
terkendala dengan berbagai masalah. Masalah tersebut tentunya berpengaruh pada
kepuasan yang pengguna rasakan. Berkenaan dengan hal tersebut, penelitian ini
mengajukan satu pertanyaan: “Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap
kepuasan pengguna?”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian kuantitatif dengan jenis explanatory research. Teknik analisis data
yang digunakan yaitu analisis regresi linier sederhana, alat analisis data yang
digunakan yakni SPSS 25.0. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa
pengguna Bus Trans Jatim Koridor 1. Metode pengambilan sampel dilakukan
dengan rumus slovin dengan jumlah sebanyak 100 sampel. Teknik pengumpulan
data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner (angket), metode ini
dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner yang berisi pernyataan yang
nantinya akan dijawab oleh responden. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial
diketahui bahwa Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap
Kepuasan Pengguna
Studi Efektivitas Penyisihan Ion Kalsium Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Dengan Elektroda Aluminium-Besi Serta Variasi pH Awal Larutan Dan Jarak Elektroda
Ion kalsium merupakan mineral yang dapat menyebabkan kesadahan pada air. Air
proses yang digunakan PT Petrokimia Gresik berasal dari sungai Brantas yang memiliki
kandungan kalsium sebesar 220 ppm, sedangkan ambang batas sebesar 70 ppm. Metode
untuk penyisihan kalsium adalah elektrokoagulasi. Elektrokoagulasi merupakan proses
penggabungan antara proses flokulasi-koagulasi dan elektrolisis dengan proses redoks
sebagai prinsip dasarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH awal
larutan yaitu 6, 7, 8, dan 9, juga jarak elektroda yaitu 0,5 cm; 1,0 cm; 1,5 cm; and 2,0 cm.
Dalam proses elektrokoagulasi ini, aluminium digunakan sebagai anoda dan besi digunakan
sebagai katoda, yang disusun secara monopolar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa
pH awal larutan dan jarak elektroda yang paling optimal untuk penyisihan kesadahan
kalsium dalam air menggunakan metode elektrokoagulasi adalah sebesar 7 dengan jarak
elektroda 0,5 cm, dengan persentase penurunan kalsium tertinggi yaitu sebesar 90%
Rancangan Social Media Marketing Melalui Instagram Dalam Membangun Branding Pada Cv. Takaho Sarana Teknik
Penggunaan media sosial yang sangat pesat dimanfaatkan sebagai
strategi promosi bagi pebisnis atau pengusaha dalam meningkatkan
usaha. Begitupun dengan CV. Takaho Sarana Teknik yang merupakan
salah satu perusahaan di Kabupaten Bekasi yang bergerak di bidang
teknik, yang memanfaatkan media sosial instagram sebagai branding
digital dan strategi mempromosikan produk dan layanan yang diberikan.
Konten yang menarik merupakan salah satu hal terpenting untuk
melakukan sosial media marketing agar dapat menarik perhatian audiens
atau calon konsumen. Strategi promosi yang dilakukan Takaho Sarana
Teknik sebelumnya dinilai kurang optimal. Hal ini dikarenakan perusahaan
ini masih kurang dalam hal branding. Oleh karena itu, dibutuhkan konten
yang informatif dan interaktif agar dapat meningkatkan branding dan
interaksi di dalamnya. Jenis konten seperti ini seringkali digunakan oleh
merek atau produk yang ingin meningkatkan promosi dan interaksi
dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konten yang
menarik pada media sosial instagram @takahoteknik agar dapat
memperluas jangkauan audiens. Metode penelitian yang digunakan yaitu
metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
rancangan konten yang bersifat informatif dan interaktif banyak disukai
pada akun instagram @takahoteknik. Tak hanya audiens/pengikut,
sebagian besar jangkauan akun instagram @takahoteknik berasal dari
akun yang bukan pengikut. Hal ini sesuai dengan data insight konten
media sosial instagram @takahoteknik yang dibuat pada bulan Mei 2024
meningkat secara perlahan
Rancang Bangun Website Company Profile dan Penerimaan Santri Didik Baru (PSDB) Yayasan Al-Madinah Jombang
Laporan Tugas Akhir dengan judul “Rancang Bangun Website
Company Profile dan Sistem Penerimaan Santri Didik Baru Yayasan AlMadinah Jombang” telah dilaksanakan sejak 22 Februari 2022 – 1 Juni
2023. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk menciptakan
website company profile Yayasan Al-Madinah Jombang yang terintegrasi
dengan sistem penerimaan santri didik baru Yayasan Al-Madinah Jombang
untuk mempermudah panitia penerimaan santri dalam mendapatkan
peserta didik baru. Dalam laporan tugas akhir ini akan terdiri atas data flow
diagram, ERD, desain input dan output, rancangan dan hasil website. Untuk
teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara dengan operator
IT Yayasan Al-Madinah. Sedangkan teknologi yang digunakan dalam
pembuatan website ini adalah React.js, node.js, dan SQL. Dalam
pembuatan webiste ini telah melewati tahapan perancangan spesifikasi,
desain, implementasi, testing, dan hosting
Penambahan Ekstrak Buah Kemang (Mangifera kemanga) dalam Pembuatan keju Mozzarella Ditinjau dari Nilai pH, Daya Leleh, Kemuluran dan Tekstur
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi terbaik penambahan ekstrak
buah kemang (Mangifera kemanga) dalam pembuatan keju mozzarella yang ditinjau dari nilai
pH, daya leleh, kemuluran, dan tekstur. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023
sampai Januari 2024. Pembuatan sampel, uji pH, dan uji daya leleh dilaksanakan di
Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya. Uji
kemuluran dan tekstur dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Mutu dan Keamanan Pangan,
Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya.
Materi penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah keju mozzarella yang
terbuat dari susu sapi menggunakan bahan pengasam ekstrak buah kemang. Bahan yang
digunakan pada penelitian ini adalah susu sapi yang diperoleh dari KUD Mitra Bhakti, renet
dan Calcium Chloride (CaCl2) diperoleh dari e-commerce (Homemadcheese), buah kemang
diperoleh e-commerce (Rumahfresh), asam sitrat, garam (cap kapal), dan natrium sitrat
diperoleh dari toko Nurra Gemilang Malang serta peralatan yang digunakan dalam pembuatan
keju mozzarella meliputi kompor gas, panci, pengaduk, penyaring, wadah stainless steel,
termometer, timbangan digital, gelas ukur, aluminium foil, wadah plastik, sarung tangan karet,
blender, alat tulis, dan label.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan konsentrasi
ekstrak buah kemang yang berbeda yaitu P0 (0%), P1 (1,5%), P2 (2%) dan P3 (2,5%). Data yang
didapat dianalisis menggunakan analisis ragam, apabila diperoleh hasil yang berbeda nyata
maka dilanjutkan dengan Uji Berjarak Duncan pada taraf 5%.
Hasil penambahan ekstrak buah kemang dengan persentase yang berbeda pada keju
mozzarella menunjukkan bahwa penambahan ekstrak buah kemang tidak memberikan
pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pH, daya leleh, kemuluran dan tekstur keju mozzarella.
Hal ini menunjukkan bahwa hasil pH memberikan rataan berkisar 6,05-6,35, daya leleh
memberikan rataan berkisar 48,69 - 53,15 mm, kemuluran memberikan rataan berkisar 0,30 -
0,34 1/N, dan tekstur memberikan rataan berkisar 7,55-8,63 N.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak buah
kemang sebagai bahan pengasam keju mozzarella memberikan perlakuan konsentrasi terbaik
pada perlakuan P3 (2,5%) dengan variabel pH sebesar 6,25, daya leleh sebesar 5,32, kemuluran
sebesar 0,34 1/N, dan tekstur sebesar 7,55 N. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut denganv
menggunakan ekstrak buah kemang (Mangifera kemanga) lebih dari 2,5% sebagai bahan
pengasam pada pembuatan keju mozzarella
Perencanaan Pajak Penghasilan 21 Dengan Metode Gross Up Pada Klien Kkp I Gede Arianta
Pajak merupakan iuran wajib mengacu pada tanggung jawab untuk
berutang kepada pemerintah, dengan prinsip-prinsip yang dapat
diterapkan secara umum, bergantung pada kondisi tertentu. Pajak
Penghasilan Pasal 21 ini adalah salah satu jenis pajak yang digunakan oleh
pemerintah untuk menghimpun pendapatan pajak dari individu yang
memperoleh penghasilan dari pekerjaan. Metode yang umum digunakan
adalah metode Net Basis dan Gross Up. Perusahaan yang merupakan klien
dari KKP I Gede Arianta menggunakan Metode Net Basis dalam
perhitungan PPh Pasal 21 karyawan. Perhitungan PPh Pasal 21 merupakan
perhitungan pajak yang akan berpengaruh pula pada perhitungan pajak
badan pada suatu perusahaan. Dalam hal ini perusahaan yang merupakan
Klien KKP I Gede Arianta ingin menerapkan perencanaan pajak untuk lebih
menghemat pajak yang akan dibayarkan oleh perusahaan. Perencanaan
pajak yang dianggap cukup efektif dan efisien untuk diterapkan pada Klien
KKP I Gede Arianta adalah penerapan Metode Gross Up pada perhitungan
PPh Pasal 21 pegawai. Metode Gross Up merupakan metode dimana
perusahaan memberikan tunjangan pajak yang besarnya sama dengan
PPh Pasal 21 yang dipotong dari pegawai, sehingga take home pay yang
akan diterima oleh pegawai tidak akan berkurang. Kemudian tunjangan
pajak yang diberikan oleh perusahaan tersebut bisa dikoreksi negatif
karena pembebanannya bersifat deductible expenses dimana hal tersebut
akan berpengaruh pada penghematan PPh Badan perusahaan tersebut.
Sehingga dengan menggunakan Metode Gross Up maka akan memberikan
keuntungan baik bagi perusahaan maupun bagi pegawai. Sedangkan jika
menggunakan Metode Net Basis pembebanannya merupakan nondeductible expenses dan harus dikoreksi positif sehingga tidak ada
keuntungan bagi perusahaan. Metode Gross Up dianggap lebih efektif dan
efisien karena dapat mengurangi PPh Badan yang terutang. Dengan
Metode Gross Up, pembayaran PPh Badan menjadi Rp6.093.467.824,-,
menghasilkan penghematan bersih sebesar Rp227.016.320,- dibandingkan
dengan Metode Net Basis
Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dengan Stres Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Tenaga Perawat Irna Ii Rsud Dr.Saiful Anwar Malang).
Kinerja sebagian dari tenaga perawat IRNA II RSUD Dr.Saiful Anwar Malang
mengalami penurunan. Hal ini disinyalir disebabkan oleh Stres Kerja sebagai
dampak dari Beban Kerja dan Kepuasan Kerja yang menurun pada sebagian
perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja terhadap
Stres Kerja, pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Stres Kerja, Pengaruh Beban Kerja
terhadap Kinerja, pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja, pengaruh Stres Kerja
terhadap Kinerja, mengetahui apakah Stres Kerja dapat memediasi pengaruh Beban
Kerja terhadap Kinerja dan apakah Stres Kerja dapat memediasi pengaruh
Kepuasan Kerja terhadap Kinerja. Jenis penelitian ini adalah kausalitas dengan
jumlah responden sebanyak 53 tenaga perawat di IRNA II. Metode pengumpulan
data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara sebagai sumber
primer serta data karyawan dalam company profile sebagai sumber sekunder.
Metode analisis data terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji
hipotesis, analisis jalur dan uji sobel dengan bantuan SPSS 25. Hasil dari penelitian
ini menunjukkan Beban Kerja berpengaruh terhadap Stres Kerja, Kepuasan Kerja
berpengaruh terhadap Stres Kerja, Beban Kerja berpengaruh terhadap Kinerja,
Kepuasan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja, Stres Kerja berpengaruh terhadap
Kinerja, Stres Kerja dapat memediasi pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja dan
Stres Kerja dapat memediasi pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja
Analisa Maturitas Proses Bisnis Menggunakan Business Process Orientation Maturity Models (BPO-MM) Pada Proses Produksi Usaha Konveksi Sevencols
Sevencols merupakan bentuk usaha industri garmen dari CV. DAMAI JAYA yang
bergerak di bidang konveksi. Proses bisnis utama dalam Sevencols merupakan
proses produksi yang mengubah bahan mentah menjadi produk pakaian. Namun
dalam pelaksanaannya, terdapat Permasalahan yang dihadapi oleh Sevencols
seperti penerapan SOP kerja yang belum maksimal, adanya efisiensi sumber daya
manusia, serta kurangnya standarisasi dalam proses penjahitan. Berdasarkan
permasalahan tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengukur serta
mengetahui tingkat maturitas proses bisnis pada Sevencols. Penelitian dimulai
dengan memetakan aktivitas utama dalam proses produksi serta aktor yang
terlibat menggunakan RACI Matrix dan dimodelkan dengan Bizagi Modeler.
Tahap selanjutnya dilakukan pengukuran maturitas proses bisnis menggunakan
Business Process Orientation Maturity Model (BPO-MM). Setelah diketahui
tingkat maturitasnya, nilai pengukuran maturitas yang masih berada dalam
kategori sangat kurang sampai cukup dicari akar permasalahannya menggunakan
Root Cause Analysis. Pada penelitian ini diperoleh hasil pengukuran maturitas
proses bisnis Sevencols masuk dalam kategori Linked dan setelah dilakukan Root
Cause Analysis ditemukan beberapa akar permasalahan pada tiap kategori akar
permasalahan pada Fishbone Diagram seperti alur kerja yang masih bersifat
konvensional, banyaknya pesanan yang harus dikerjakan, kurangnya kesadaran
antar individu, tidak adanya divisi yang berperan dalam mengukur kinerja proses
dan adanya ketidakseimbangan antara sumber daya perusahaan dengan
banyaknya variasi pesanan
Karakteristik NuggetiEntokndengan SubstitusinTepungnKentang dan TepungnTerigunDitinjau darinKadarnAir, SusutnMasak, pH dannTekstur
Daging entok memiliki karakteristik daging alot dan kering, berwarna
gelap danimemilikiibauiyangiamis menyengat. Salahisatu inovasiiuntuk mengatasi
hal tersebut adalah dengan mengolah daging entok menjadi nugget. Dalamiproses
pembuataninugget selainnbahan utama yaitundaging giling dannbumbu yang
dicampurnsering pula ditambahkannbahannpengisi (filler). Penggunaannbahan
pengisi (filler) padamproduk restrukturisasi memiliki perannuntuk meminimalkan
biaya produksi dan untuk meningkatkan volume produk restrukturisasi. Tepung
kentang dan tepung terigu merupakan dua bahannbaku umum yangndigunakan
dalammpembuatan produk pangan, termasuk olahanmdaging seperti nugget.
Karakteristik dari tepung kentang yaitu memiliki dayanserapitinggi, teksturihalus,
rasansedikitimanis, serta beraroma harumnkhasitepungnkentang.
Penelitiannini dilaksanakan pada 11 September 2023 sampai 12 Oktober
2023. Pembuatan nugget entok dilakukanidi LaboratoriumiTeknologinHasil
TernakiFakultasnPeternakannUniversitasnBrawijaya. Pengujian kadar air, susut
masak, dan pHidilakukanndinLaboratoriumnTeknologinHasilnTernakmFakultas
PeternakannUniversitasnBrawijaya. Pengujianiteksturidilakukan diiLaboratorium
Klinik Hewan Satwa Sehat Indonesia. Materiipenelitianiyangidigunakannadalah
nuggetnyangndibuatidariidaging entok dengannperbandinganitepungikentang dan
tepungiterigu. MetodeipenelitianimenggunakaniRancanganiAcaknLengkap (RAL)
dengann5nperlakuanndan 5nulangan. Perlakuanndalamnpenelitianminimadalah
perbandingan tepung terigu dengan tepung kentang, yaitu P0 (tepung kentang 0%,
tepung terigu 100%), P1 (tepungikentang 25%, tepungiterigu 75%), P2 (tepung
kentang 50%, tepung terigu 50%), P3 (tepung kentang 75%, tepung terigu 25%),
dan P4 (tepung kentang 100%, tepung terigu 0%). Dataiyangndiperolehndianalisis
denganmanalisisnragam/analysis of varians (ANOVA), jikanhasilnanalisisv
menunjukkannperbedaan, makandilanjutkanmdenganmmenggunakanmUjinJarak
BergandamDuncan (UJBD).
Hasilnpenelitiannmenunjukkanmbahwa perbandingan tepungmkentang
dengan tepung terigu dengan persentasenberbeda pada setiap perlakuan tidak
memberikannpengaruhmnyatamterhadapnkadarnair, susut masak, dan pH, tetapi
memberikan pengaruh nyata terhadap tekstur. Nilai rataan rata kadar air berkisar
antara 52,62 – 53,55%, nilai terendah P3 sebesar 51,62% dan tertinggi P2 sebesar
53,55%. Nilai rataan susut masak berkisar antara 1,09 – 2,03%, nilai terendah P1
sebesar 1,09% dan tertinggi 2,03%. NilainrataannpH berkisariantara 5,78 – 5,82,
nilai pH tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan nugget tanpa
penambahan tepung kentang. Nilai rataan tekstur berkisar antara 14,66 – 18,02
mm/gr/10s, nilai terendah P0 sebesar 14,66 mm/gr/10s dan tertinggi P4 sebesar
18,02 mm/gr/10s. Kesimpulanndarinpenelitianmini yaitumberdasarkanmhasil
penelitian bahwa fungsi penggunaan tepung kentang dan tepung terigu pada
pembuatan nugget entok yaitu untuk meningkatkan volume dan memperbaiki
tekstur pada nugget, hal itu ditunjukkan oleh perlakuan P2 (tepung kentang 50% :
tepung terigu 50%) yang memiliki nilai tektur yang paling baik.. Saran dari
penelitian ini yaitu Perlakuan P2 (tepung kentang 50% : tepung terigu 50%) dapat
digunakan sebagai formulasinpembuatannnugget entok denganmsubstitusintepung
kentang dan tepung terigu karena memiliki nilai tekstur yangnbaik
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kasar Daun Jarak Pagar (Jatropha Curcas Linn) terhadap Daya Hambat Bakteri Pseudomonas Fluorescens secara In Vitro
Penyakit infeksi bakteri adalah penyakit yang paling sering menyebabkan
kegagalan kegiatan budidaya. Bakteri yang sering menyebabkan penurunan
efisiensi budidaya ikan air tawar adalah bakteri Pseudomonas fluorescens.
Penanganan dan pemberantasan bakteri P. fluorescens dapat dilakukan dengan
pemberian antibiotik. Namun pemberian antibiotik sebagai pengobatan ikan telah
terbukti berdampak kurang baik bagi ikan dan lingkungan. Pengobatan alternatif
yang tepat untuk menghindari pemakaian antibiotik adalah dengan penggunaan
antibakterial bersifat alami. Bahan alami yang dapat digunakan adalah tanaman
jarak pagar (Jatropha curcas Linn) karena mengandung senyawa antibakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis terbaik pemberian
ekstrak kasar daun jarak pagar (J. curcas Linn) terhadap daya hambat bakteri P.
fluorescens secara in vitro.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksplorasi Sumberdaya
Perikanan dan Kelautan, Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Penyakit dan
Kesehatan Ikan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya,
Kota Malang, Jawa Timur pada bulan Desember 2023 – Maret 2024. Metode yang
digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian eksperimental. Rancangan
yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan menggunakan 5 perlakuan dengan 3 kali pengulangan dan terdapat dua
kontrol. Perlakuan yang diberikan yaitu ekstrak kasar daun jarak pagar dengan
dosis 400 ppm, 450 ppm, 500 ppm, 550 ppm, dan 600 ppm. Kontrol positif dengan
menggunakan antibiotik tetracyline (50 ppm) dan kontrol negatif (DMSO 10%).
Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kasar daun jarak pagar memberikan
pengaruh berbeda nyata dalam menghambat pertumbuhan bakteri P. fluorescens.
Dosis perlakuan terbaik dari 5 perlakuan pada penelitian ini diperoleh pada
perlakuan E (600 ppm) dengan diameter zona hambat sebesar 8,93 ± 0,04 mm
pada pengamatan 24 jam. Hubungan zona hambat yang dihasilkan oleh ekstrak
kasar daun jarak pagar terhadap bakteri P. fluorescens membentuk hubungan
linear dengan persamaan y = 0,87 + 0,0138x dan koefisien determinasi (R2)
sebesar 0,95.
Kesimpulan yang diperoleh pada penelitian ini adalah pemberian ekstrak
kasar daun jarak pagar (J. curcas Linn) berpengaruh terhadap daya hambat
bakteri P. fluorescens secara in vitro. Dosis perlakuan terbaik dari 5 perlakuan
pada penelitian ini diperoleh pada perlakuan E (600 ppm) dengan diameter zona
hambat sebesar 8,93 ± 0,04 mm pada pengamatan 24 jam. Pemberian ekstrak
kasar daun jarak pagar bersifat bakteriosidal atau dapat membunuh bakteri pada
pengamatan 48 jam