University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Analisis Kesesuaian Data Curah Hujan Satelit Terhadap Data Curah Hujan Stasiun Di DAS Wampu, Sumatera Utara

    No full text
    Data curah hujan sangat penting dalam pemodelan hidrologi untuk pengelolaan sumber daya air di Indonesia. Data hujan biasanya dikumpulkan dari berbagai penakar hujan yang ada di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS), tetapi distribusinya tidak tersebar merata secara spasial dan temporal, seperti pada lokasi studi ini yaitu DAS Wampu. Untuk mengatasi masalah ini, data satelit digunakan sebagai alternatif untuk analisis curah hujan. Namun, data hujan satelit harus dilakukan koreksi agar merepresentasikan hujan di bumi. DAS Wampu sebagai lokasi studi terletak di Provinsi Sumatera Utara memiliki 4 stasiun hujan yaitu Stasiun DolokSiau, Munthe, Payung, dan Merek. Jenis satelit yang digunakan pada studi ini adalah Global Precipitation Measurement (GPM) yang memiliki spesifikasi temporal 30 menit dan spasial 0.1o x 0.1o atau sekitar 10 km x 10 km. Metode yang digunakan untuk mengkoreksi data hujan satelit yaitu Trial and Error koefisien koreksi. Hasil koreksi diperiksa kewajaran curah hujan rencana menggunakan distribusi GEV dengan software Hydrognomon. Kemudian, dilakukan validasi data satelit terkoreksi menggunakan tiga parameter statistik yaitu RMSE – observation standard deviation ratio (RSR), Nash-Sutchliffe Efficiency (NSE), dan Koefisien Korelasi (r). Analisis koreksi menghasilkan koefisien koreksi untuk mengoreksi data hujan satelit GPM yaitu interval hujan 0 – 10 mm = 0.9; 10 – 20 mm = 0.91; 20 – 40 mm = 0.95; 40 – 50 mm = 0.99; 50 – 100 mm = 1.01; 100 – 110 mm = 1.011; dan >110 mm = 1.012. Hasil pengujian kualitas data dan pemeiriksaan kewajaran curah hujan rencana dari data satelit GPM terkoreksi memenuhi syarat yang ditentukan. Kemudian, validasi data satelit GPM terkoreksi menunjukkan tingkat keakuratan “Sangat Baik” terhadap data stasiun hujan

    Identifikasi Kelebihan dan Kelemahan Karakter Morfologi pada Anggrek Dendrobium Spp. Berdasarkan Preferensi Konsumen.

    No full text
    Anggrek Dendrobium merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Permintaan konsumen terhadap anggrek Dendrobium sangat dipengaruhi oleh preferensi konsumen. Karakter morfologi merupakan atribut penting yang mempengaruhi selera atau preferensi konsumen terhadap komoditas tanaman hias terutama pada anggrek Dendrobium. Maka dari itu, informasi terkait preferensi konsumen terhadap anggrek Dendrobium sangat penting untuk diketahui karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi karakter morfologi yang menjadi kelebihan dan karakter morfologi yang menjadi kelemahan pada anggrek Dendrobium. Kelebihan dan kelemahan karakter morfologi tersebut digunakan untuk menentukan jenis anggrek Dendrobium yang sesuai dengan preferensi konsumen. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023 – Oktober 2023. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui media sosial dan pengamatan secara langsung pada 78 anggrek Dendrobium di Antonia Orchid. Identifikasi kelebihan dan kelemahan karakter morfologi berdasarkan preferensi konsumen dilakukan pada 20 karakter morfologi mengacu pada mengacu pada deskriptor untuk Dendrobium dari Community Plant Variety Office (CPVO) dan buku panduan karakterisasi tanaman anggrek dari Balai Penelitian Tanaman Hias tahun 2007. Hasil survei kemudian dianalisis menggunakan Chi-Square untuk mengetahui karakter yang mempengaruhi preferensi konsumen serta mengidentifikasi karakter morfologi yang menjadi kelebihan dan kelemahan pada anggrek Dendrobium. Kelebihan dan kelemahan karakter morfologi digunakan untuk menyeleksi 78 anggrek Dendrobium di Antonia Orchid yang sesuai dan kurang sesuai dengan preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 karakter yang memberikan pengaruh nyata pada preferensi konsumen. Tipe karakter yang menjadi kelebihan pada anggrek Dendrobium sehingga banyak diminati oleh konsumen mencakup ukuran tanaman sedang dengan bentuk daun lonjong, tipe tangkai bunga tegak dan panjang, posisi pembungaan di samping, jumlah bunga banyak dengan arah hadap bunga ke segala arah, lebar bunga sedang dan tebal, bentuk bunga keriting, bunga memiliki 2 kombinasi warna, serta memiliki aroma harum. Sedangkan tipe karakter yang menjadi kelemahan karena kurang disukai oleh konsumen mencakup ukuran tanaman kecil, bentuk daun oval tipis, tangkai bunga horizontal dan pendek, pembungaan di pucuk batang, jumlah bunga sedikit, bunga menghadap pada satu arah, lebar bunga sempit dan tipis, bentuk bunga bulat, bunga memiliki lebih dari 3 kombinasi warna, serta tidak memiliki aroma harum. Karakter morfologi tersebut dapat dijadikan sebagi bahan pertimbangan atau evaluasi dalam perbanyakan dan pemuliaan tanaman anggrek Dendrobium selanjutnya

    Optimalisasi Konten Feeds Instagram Untuk Membentuk Brand Awareness Pada Akun @spt.co.id

    No full text
    Modern ini, media sosial terutama Instagram telah menjadi alat yang penting dalam mempermudah berbagai kegiatan, salah satunya promosi bisnis. Contoh implementasi strategi ini terlihat pada akun @spt.co.id yang merupakan penyelenggara Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP). Meskipun telah mencapai kesuksesan dengan jumlah konsumen yang banyak, analisis terhadap akun Instagram mereka menunjukkan ketidaksesuaian antara jumlah pengikut yang tinggi dan interaksi yang rendah, seperti jumlah like dan komentar yang minim. Masalah ini menunjukkan bahwa konten Instagram @spt.co.id masih kurang terkonsep dan dapat menyebabkan terhambatnya upaya mereka dalam membangun brand awareness. Tujuan dari pengoptimalisasian konten feeds pada akun Instagram @spt.co.id adalah untuk membentuk brand awareness dengan cara menaikkan jumlah pengikut, like, komentar pada setiap postingannya, yang sebelumnya hanya 357 pengikut, rata-rata 4 like, dan 0 komentar di setiap postingannya. Setelah pengoptimalisasian konten dilakukan, target pencapaian peningkatan jumlah pengikut, like, dan komentar sudah tercapai dengan tercapainya 402 pengikut, 38 like dan 12 komentar pada salah satu postingan @spt.co.id selama tiga siklus yang sudah diterapkan dari tanggal 4 Mei – 21 Mei 2024. Solusi dari permasalahan sebelumnya, diperlukan perbaikan dalam perencanaan konten Instagram @spt.co.id dengan fokus pada strategi yang lebih terarah, konten yang menarik, dan peningkatan kualitas visual. Merancang dan menerapkan konten feeds yang lebih terarah dan menarik, @spt.co.id dapat meningkatkan daya tarik pengguna dan dapat menciptakan brand awareness secara keseluruhan. Langkah ini dapat membantu menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan pengikut, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap layanan yang ditawarkan oleh @spt.co.id sebagai penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan resmi yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pajak

    Preferensi Petani Terhadap Pemilihan Benih Jagung Hibrida di Desa Sumbersuko Kecamatan Wagir Kabupaten Malang.

    No full text
    Setiap tahunnya pemenuhan kebutuhan komoditas jagung mengalami peningkatan yang berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Pada Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang produksi komoditas jagung tergolong rendah dan cenderung fluktuatif. Untuk itu perlu adanya peningkatan produksi salah satunya dengan penggunaan benih jagung varietas unggul hibrida. Salah satu penghasil jagung hibrida di Kecamatan Wagir yaitu Desa Sumbersuko. Banyaknya merek dan produsen benih jagung hibrida di desa tersebut menimbulkan persaingan yang semakin ketat antar produsen. Pada setiap produk benih jagung hibrida memiliki tingkat kualitas atribut yang berbeda-beda sehingga menimbulkan perbedaan preferensi pada setiap petani. Hal tersebut membuat produsen untuk melakukan pengembangan mengenai produknya dengan melihat preferensi petani agar dapat memenuhi harapan petani untuk meningkatkan produksi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui preferensi petani dan kesediaan membayar atau willingness to pay petani jagung terhadap atribut benih jagung hibrida. Atribut benih jagung hibrida yang digunakan adalah harga benih, produktivitas, daya tumbuh benih, volume kemasan benih, ketahanan hama penyakit, dan tempat pembelian benih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive), yaitu di Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Sampel penelitian yang digunakan berjumlah 105 petani yang ditentukan berdasarkan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu discrete choice experiment atau DCE menggunakan software Rstudio. Hasil penelitian ini yaitu Petani jagung di Desa Sumbersuko memiliki preferensi produk benih jagung hibrida dengan atribut seperti produktivitas 13 – 17 ton/ha, daya tumbuh benih cepat (4-6 hari), volume kemasan benih satu kg, ketahanan terhadap hama, dan tempat pembelian di kios. Selain itu, analisis marginal willingness to pay terhadap pemilihan benih jagung hibrida menunjukkan bahwa petani di Desa Sumbersuko bersedia membayar Rp. 50.138 lebih tinggi untuk produktivitas 13-17 ton/ha. Pada atribut daya tumbuh benih, petani di Desa Sumbersuko bersedia membayar Rp. 32.424 lebih tinggi untuk daya tumbuh benih cepat (4-6 hari). Selanjutnya adalah atribut volume kemasan benih, petani di Desa Sumbersuko bersedia membayar Rp. 21.341 lebih tinggi untuk volume kemasan benih 1 kg. Pada atribut ketahanan hama dan penyakit, petani di Desa Sumbersuko bersedia membayar Rp. 38.953 lebih tinggi untuk benih dengan ketahanan hama. Terakhir yaitu atribut tempat pembelian, petani di Desa Sumbersuko bersedia membayar Rp. 14.007 lebih tinggi untuk tempat pembelian benih di kio

    Penerapan Video Youtube Company Profile Sebagai Brand Awareness Juragan Kantong

    No full text
    Juragan Kantong merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi dan penjualan berbagai jenis kantong atau kemasan yang diluncurkan oleh PT.Industri Kemasan Semen Gresik sebagai bentuk inovasi untuk menambah income perusahaan. Namun, berdasarkan wawancara dengan pihak Pemasaran media informasi yang digunakan selama ini dinilai masih kurang efektif dan representative perusahaan dikarenakan tidak detailnya dalam memberikan informasi mengenai Juragan Kantong terutama pada bagian profile perusahaan dan hasil survei membuktikan terdapat 86,2% responden tidak mengetahui Juragan Kantong. Sehingga pihak Pemasaran membutuhkan media untuk profile perusahaan yang representative dan informatif dengan tujuan untuk meningkatkan brand awareness Juragan Kantong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan produksi video meliputi : 1) Pra Produksi ; 2) Produksi ; 3) Pasca Produksi. Pada akhirnya, hasil penelitian pada Penerapan Video Company Profile Juragan Kantong ini berhasil, terbukti dari adanya peningkatan penjualan dan respon positif dari masyarakat mengenai Juragan Kantong. Dengan demikian, diharapkan Juragan Kantong dapat mengiplementasikan video yang kreatif dan inovatif dengan memperhatikan beberapa perkembangan yang ada

    Peran Moderatif Pengungkapan Environmental, Social, and Governance pada Hubungan Struktur Kepemilikan Perusahaan dan Penghindaran Pajak

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis peran moderatif pengungkapan environmental, social, and governane dalam hubungan struktur kepemilikan perusahaan dan penghindaran pajak. Struktur kepemilikan perusahaan terdiri dari kepemilikan keluarga, kepemilikan asing, dan kepemilikan institusional. Penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total observasi 254 data perusahaan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan keluarga berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak, kepemilikan asing berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Selain itu, kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Pengungkapan Environmental, Social, and Governance dapat memperlemah hubungan kepemilikan keluarga dan memperkuat hubungan kepemilikan asing terhadap penghindaran pajak. Selain itu, pengungkapan Environmental, Social, and Governance tidak dapat memperkuat atau memperlemah hubungan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak

    Simbolisme Perempuan Dan Keluarga Dalam Film Roma: Perspektif Semiotika

    No full text
    Keluarga merupakan unit paling kecil dalam masyarakat, terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anak, dengan peran yang semakin berkembang sesuai zaman. Saat ini, perempuan sering menjadi kepala keluarga, menghadapi tantangan dalam berbagai bidang seperti politik, ekonomi, hukum, dan sosial budaya. Film, sebagai media komunikasi massa, mampu menggambarkan realita kehidupan dengan kreatif, termasuk peran perempuan dalam dan dinamika keluarga. Penelitian ini berfokus pada simbolisme perempuan dan keluarga dalam film "Roma" karya Alfonso Cuarón. Adapun hal yang melatarbelakangi peneliti dalam menyusun Tugas Akhir ini adalah untuk menjelaskan simbolisme perempuan dan keluarga dalam film "Roma" karya Alfonso Cuarón. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan teori semiotika Roland Barthes. Simbolisme perempuan dan keluarga dalam film "Roma" karya Alfonso Cuarón yang dibangun dengan banyak tanda dianalisis menggunakan pemaknaan denotasi, konotasi, dan mitos. Sehingga pesan-pesan tersirat dari beberapa adegan film tersebut dapat tersampaikan jelas maksudnya kepada penonton dan pembaca

    Pembuatan Briket Tempurung Kelapa Sesuai SNI Dengan Penambahan KNO3.

    No full text
    Briket tempurung kelapa sering digunakan sebagai bahan bakar. Standar kualitas briket menggunakan standar nasional 01-6235-2000 yang memiliki spesifikasi persyaratan mutu berkaitan dengan kadar air, kadar abu, nilai kalori dan volatile matter. Arang tempurung kelapa digunakan sebagai bahan pembuatan briket karena memiliki karakteristik yang sesuai dengan standar serta juga tidak bersaing sebagai bahan baku untuk produk lain. Arang tersebut banyak ditemukan sehingga pembuatan briket lebih efisiensi. Maka dari itu, tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan KNO3 dan pembentukan lapisan KNO3 terhadap kualitas briket sesuai dengan SNI. Jumlah oksidator KNO3 yang digunakan adalah 0%, 5%, 10% dan 20% terhadap total arang briket. KNO3 tersebut dicampur pada arang dengan massa sebesar 5%, 10% dan 15% terhadap total arang briket membentuk lapisan KNO3. Kemudian lapisan KNO3 tersebut ditambah lapisan arang tanpa KNO3 sebesar 95%, 90% dan 85% berturut-turut pada setiap lapisan KNO3 sehingga terbentuk dua lapisan briket. Berdasarkan hasil yang didapatkan, dengan penambahan KNO3 dalam bentuk lapisan briket mempercepat waktu nyala dengan waktu nyala tercepat sebesar 31 detik pada briket dengan KNO3 sebesar 2% serta lapisan KNO3 sebesar 5% dan mempercepat laju pembakaran briket dengan laju pembakaran tercepat sebesar 0,120 gram/menit pada briket dengan KNO3 sebesar 2% dan lapisan KNO3 sebesar 15%. Selain itu, penambahan KNO3 dalam bentuk lapisan pada briket tidak mempengaruhi nilai kadar air dan kadar volatile matter setiap sampel hampir sama. Namun, untuk kadar abu dan nilai kalori dipengaruhi penambahan KNO3. Kadar abu mengalami peningkatan dengan kadar abu tertinggi sebesar 6,88% pada briket dengan KNO3 sebesar 2% dan nilai kalori mengalami penurunan dengan nilai kalor tertinggi sebesar sebesar 7214,75kal/gr pada briket dengan KNO3 sebesar 2%

    Optimalisasi Margin Keuntungan Produk melalui Penerapan Activity-Based Costing: Studi Kasus UMKM Home Industri

    No full text
    Suatu usaha membutuhkan perhitungan yang tepat mengenai biaya-biaya yang dikeluarkan. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi salah satu UMKM yang ada di Kota Malang yaitu UMKM Home Industri yang bergerak dalam usaha pembuatan kerajinan tangan. Pokok pembahasan dalam penelitian ini mencakup perhitungan harga pokok produksi dan juga margin keuntungan yang digunakan oleh UMKM Home Industri yang akan dibandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan metode Activity-Based Costing. Dalam perhitungan harga jual di UMKM Home Industri terdapat biaya-biaya yang sesungguhnya terjadi tidak dicantumkan dalam perhitungan, sehingga laba terlihat besar. Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis dapat mengetahui bahwa dengan menggunakan metode Activity-Based Costing, biaya-biaya sesungguhnya yang dikeluarkan UMKM akan diketahui dan laba yang sebenarnya juga diketahui. Dengan demikian, penulis mengharapkan penelitian yang dilakukan dapat memberikan masukan dan menjadikan UMKM Home Industri lebih baik lagi

    Keanekaragaman Lalat Buah (Diptera: Drosophilidae) Menggunakan Atraktan Cuka Apel Pada Penggunaan Lahan Agroforestri dan Hortikultura Di UB Forest.

    No full text
    Famili Drosophilidae merupakan lalat yang tergolong beragam dan kosmopolitan yang mencakup lalat buah, lalat cuka atau lalat pomace. Drosophila merupakan salah satu jenis lalat buah dari famili Drosophilidae yang banyak ditemukan pada buah-buahan yang matang atau yang telah membusuk. Pada tahun 1986 di Australia membutuhkan hampir 100 juta dolar AS rupiah, sedangkan di Jepang telah menelan biaya kira-kira 32 juta dollar untuk mengendalikan lalat buah ini. Besarnya potensi kerusakan yang ditimbulkan, maka dibutuhkan perlindungan terhadap pertanian dengan adanya monitoring seperti menggunakan perangkap yang diberi umpan atraktan. Studi mengenai keanekaragaman lalat buah (Diptera: Drosophilidae) pada pada penggunaan lahan agroforestri dan hortikultura di UB Forest masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman dan kelimpahan lalat buah (Diptera: Drosophilidae) pada beberapa penggunaan lahan agroforestri dan hortikultura di UB Forest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023-Januari 2024 di UB Forest yang terdiri dari empat plot lahan agroforestry yang terdiri dari pohon pinus, pohon pinus dengan tanaman kopi, pohon pinus dengan tanaman pisang, dan pohon pinus dengan tanaman manisa. dan empat plot lahan hortikultura buah-buahan yang terdiri dari tanaman apel, tanaman apel dan jeruk polikultur, tanaman jeruk, dan tanaman alpukat. Jumlah perangkap yang digunakan di seluruh area pengamatan adalah 24 buah dengan menggunakan atraktan cuka apel. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak delapan kali dengan interval dua kali dalam seminggu pada setiap lokasi pengamatan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji sidik ragam taraf 5% dan uji lanjut menggunakan uji DMRT. Keanekaragaman dianalisis indeks keanekaragaman Shannon-Weiner (H’), indeks kemerataan Pielou (E), indeks dominansi Simpson’s (D), dan analisis kesamaan yang dihitung dari indeks Bray-Curtis. Data penelitian dianalisis menggunakan perangkat lunak R-Studio. Hasil penelitian yang diperoleh dari keseluruhan plot, terdapat sembilan spesies dengan total individu sebanyak 4.118 individu. Spesies yang ditemukan yaitu Drosophila biarmipes, Drosophila immigrans, Drosophila ananassae, Drosophila quadrilineata, Drosophila infuscata, Drosophila melanogaster, Drosophila eugracilis, Drosophila sp. 1, dan Drosophila sp. 2. Spesies yang mendominasi pada kedelapan plot pengamatan yaitu D. ananassae. Kelimpahan individu tertinggi pada tanaman jeruk monokultur (849 individu), sementara terendah pada agroforestri manisa (279 individu). Kekayaan spesies tertinggi pada agroforestri pinus dengan enam spesies, sementara terendah pada tanaman manisa dengan dua spesies. Keanekaragaman tertinggi pada agroforestri pinus (1,518) dengan kategori sedang. Kemerataan tertinggi pada agroforestri pinus (0,633) termasuk kedalam kemerataan sedang, dan dominansi tertinggi juga pada agroforestri pinus (0,757) dengan kategori tinggi. Hasil analisis kesamaan komunitas, menunjukkan terdapat dua kelompok komunitas Drosophila yang mempunyai kesamaan komunitas diantaranya tanaman agroforestri manisa degan agroforestri kopi

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇