137686 research outputs found
Sort by
Optimasi Kekuatan Tarik Sambungan Las Gesek Aa6061 Dengan Variasi Sudut Chamfer Ganda, Waktu Gesek Dan Gaya Tekan Akhir Menggunakan Box-Behnken Design.
Saat ini penggunaan aluminium dan logam paduan aluminium didunia industri terus
berkembang di era modernisasi karena merupakan elemen dasar untuk membuat suatu yang
berguna dalam bidang industri manufaktur, industri otomotif maupun konstruksi bangunan.
Salah satu material yang digunakan adalah Alumunium A6061. Alumunium A6061 merupakan
alumunium paduan yang mengandung Mg2Si yang memiliki kelemahan dalam proses
penyambungannya. Penelitian ini meneliti sifat-sifat las gesek pada material simillar
aluminium A6061.
Las gesek merupakan metode pengelasan logam dalam keadaan solid state dengan
memanfaatkan panas karena adanya gesekan dan pemberian tekanan. Keuntungan
menggunakan las gesek adalah dapat melakukan penyambungan dengan efisien waktu dan
memiliki kelebihan pada benda silinder. Dalam penelitian ini menggunakan logam Alumunium
A6061 dengan tujuan untuk mengoptimalkan dan menganalisis pengaruh sudut chamfer, waktu
gesek, dan gaya tekan akhir terhadap kekuatan tarik sambungan las. Rancangan percobaan
menggunakan metode box-behnken design dengan foto makrostruktur dan mikrostruktur untuk
mengamati luasan daerah pengelasan dan besar butiran yang terbentuk.
Hasil pengujian kekuatan tarik sambungan las didapatkan pada spesimen dengan kekuatan
tarik tertinggi yaitu pada spesimen maximum dengan nilai 147,16 MPa dengan variasi sudut
chamfer 30˚, waktu gesek 7s, dan gaya tekan akhir 28 kN. Pada spesimen optimasi yang
memiliki nilai kekuatan tarik 138,27 MPa dengan variasi sudut chamfer 30˚, waktu gesek 5s,
dan gaya tekan akhir 28 kN. Kemudia pada spesimen pembanding memiliki kekuatan tarik
sebesar 135,01 MPa dengan sudut chamfer 90˚, waktu gesek 5s, dan gaya tekan akhir 28 kN,
dan spesimen minimum yang memiliki nilai kekuatan tarik sebesar 56,01 MPa dengan variasi
sudut chamfer 60˚, waktu gesek 9s, dan gaya tekan akhir 15,75 kN
Tingkat Keterkendalian Harga Pangan Di Kabupaten Madiun Triwulan 1 Tahun 2023
Bahan pangan merupakan kebutuhan bagi setiap manusia yang merupakan
hak dasar yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Selain itu ketersediaan dari
bahan pangan tersebut menjadi faktor penting yang dapat menentukan tingkat
kesehatan dan tingkat pengetahuan manusia sebagai sumber daya produktif
Berdasarkan hal tersebut, maka keterkendalian harga pangan merupakan hal yang
penting untuk diperhatikan. Beberapa faktor yang dapat dilihat untuk mengetahui
keterkendalian harga bahan pokok diantaranya adalah fluktuasi dan disparitas.
Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan
harga eceran harian dan tingkat disparitas pasar, perkembangan harga eceran
bulanan bahan pangan, perkembangan fluktuasi harga eceran bulanan bahan
pangan serta mnganalisis tingkat keterkendalian harga eceran bulanan bahanpangan
di Kabupaten Madiun pada triwulan 1 tahun 2023.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian
ini dilaksanakan pada 4 lokasi pasar yang berbeda, yaitu meliputi Pasar Dolopo,
Pasar Pagotan, Pasar Dungus dan Pasar Caruban. Penentuan lokasi penelitian
dilakukan berdasarkan ketersediaan data yang digunakan, yakni diambil dari
website Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pangan
Pokok (SISKAPERBAPO) Kabupaten Madiun Jawa Timur. Data penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini merupakan data pada Triwulan 1 Tahun 2023 yaitu
Bulan Januari hingga Maret.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa disparitas harga tertinggi terjadi pada
komoditas cabai merah besar dengan persentase mencapai 60,4% pada bulan
Januari dan terendah terendah sebesar 0% terjadi pada komoditas beras medium,
gula kristal putih, minyak goreng kemasan premium, daging sapi paha belakang,
daging ayam kampung, telur ayam ras, tepung terigu, kedelai lokal, cabai merah
keriting, bawang merah dan buncis. Komoditas dengan tingkat perubahan harga
paling tidak stabil dialami oleh tomat merah. Pada komoditas tomat merah terjadi
perubahan penurunan harga sebesar 27,63% pada periode Bulan Januari-Februari
dan kenaikan harga sebesar 40,72% pada periode Bulan Februari-Maret.
Perkembangan fluktuasi harga eceran bulanan bahan pangan di pasar Kabupaten
Madiun terdapat 13 komoditas yang memiliki tingkat keterkendalian fluktuasi
harga sebesar 100% yaitu gula kristal putih, daging sapi paha belakang, telur ayam
ras, telur ayam kampung, tepung terigu, cabai merah keriting, cabai merah besar,
cabai rawit merah, bawang putih, kubis, kentang, wortel dan buncis
Tingkat Keterkendalian Harga Bahan Pangan Pokok Kota Surabaya Triwulan Iii Tahun 2023
Pangan sebagai kebutuhan dasar utama manusia dalam konteks Indonesia.
Meskipun permintaan pangan tinggi, terdapat ketidakseimbangan antara
permintaan dan pasokan, yang menyebabkan fluktuasi harga komoditas pangan di
pasar. Faktor utama yang memengaruhi fluktuasi harga termasuk ketidakpastian
cuaca, serangan hama pertanian, dan kurangnya infrastruktur yang memadai.
Fluktuasi harga pangan memiliki implikasi signifikan terhadap tingkat inflasi dan
daya beli masyarakat, terutama kelompok dengan pendapatan rendah.
Metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis
deskriptif dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk runtun waktu. Fokus
penelitian ini terpusat pada 20 komoditas pangan pokok, termasuk namun tidak
terbatas pada beras premium, beras medium, gula kristal putih, minyak goreng
curah, minyak goreng kemasan premium, daging sapi paha belakang, daging ayam
ras, daging ayam kampung, telur ayam ras, telur ayam kampung, terigu protein
sedang, cabai merah besar, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, kacang
hijau, kacang tanah, kubis, tomat merah, dan wortel. Pasar yang menjadi fokus
penelitian berlokasi di Kota Surabaya, yakni Pasar Wonokromo, Pasar Tambahrejo,
Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng, Pasar Soponyono, dan Pasar Keputran. Data
yang digunakan dalam penelitian ini mencakup perkembangan harga harian yang
diperoleh dari SISKAPERBAPO, terkait dengan triwulan ketiga, yaitu periode Juli
hingga September 2023. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan harga acuan
untuk menghitung tingkat harga, sementara koefisien variasi digunakan untuk
mengukur tingkat disparitas harga dan fluktuasi harga. Pendekatan ini
memungkinkan peneliti untuk mengamati tingkat kendali harga pada bahan pangan
pokok dan harga pasar yang bersangkutan.
Selama periode Juli-September 2023 di Kota Surabaya, harga harian
komoditas pangan mengalami stabilitas dengan beberapa fluktuasi signifikan pada
beberapa tanggal dan pasar tertentu. Beras premium menunjukkan stabilitas harga,
sementara beras medium mengalami fluktuasi tinggi, terutama di Pasar
Wonokromo. Minyak goreng kemasan premium mengalami perubahan signifikan
di Pasar Tambahrejo, mencapai puncak tertingginya pada Juli. Harga daging ayam
ras, telur ayam ras, bawang merah, tomat, dan kubis juga mengalami fluktuasi pada
tanggal-tanggal tertentu. Bulanan, beras premium mengalami penurunan dan
kenaikan harga, sementara beras medium, gula kristal putih, daging ayam ras, dan
telur ayam ras mengalami variasi harga yang berbeda. Analisis fluktuasi harga
bulanan menunjukkan variasi tingkat fluktuasi di berbagai pasar dan komoditas,
dengan Pasar Wonokromo menjadi pusat fluktuasi tinggi. Meskipun sebagian besar
komoditas dan pasar menunjukkan stabilitas harga yang baik, beberapa komoditas
dan pasar tertentu memerlukan perhatian khusus. Analisis tingkat keterkendalian harga berdasarkan fluktuasi dan harga acuan menunjukkan sebagian besar
komoditas memiliki tingkat keterkendalian yang baik, tetapi fluktuasi masih terjadi
pada beberapa komoditas dan lokasi tertentu di Kota Surabaya
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Karyawan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Dan Perkebunan Kabupaten Malang
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, maka
perusahaan harus memperhatikan kepuasan dari sumber daya manusia tersebut.
Kepuasan kerja bertujuan untuk mendorong karyawan agar dapat memberikan hasil
yang efisien. motivasi menjadi cara yang terbaik dalam memuaskan karyawan
sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dalam organisasi selain
itu Lingkungan kerja juga memiliki peran penting dalam menciptakan dan
meningkatkan kepuasan karyawan. Berdasarkan informasi yang didapatkan Dinas
TPHP Kabupaten Malang mengalami beberapa masalah yang dihadapai
diantaranya yaitu terdapat beberapa tugas yang belum sepenuhnya terlaksana
ditunjukan dengan hasil realisasi dan hasil capaian yang presentasenya belum
memenuhi target.
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi motivasi kerja , lingkungan
kerja, dan kepuasan karyawan Dinas TPHP Kabupaten Malang. Mengetahui
pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja secara parsial dan simultan terhadap
kepuasan karyawan Dinas TPHP Kabutapen Malang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode analisis SEM-PLS. Penentuan sampel
menggunakan probability sampling dengan simple random sampling. Sampel pada
penelitian ini yaitu karyawan yang bertempat di kantor Dinas TPHP. Sampel
berjumlah 44 karyawan yang ditemukan dengan rumus chocran.
Berdasarkan hasil uji hipotesis, menunjukan bahwa secara parsial motivasi
kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan karyawan ditunjukan
dengan nilai t statistic > 1,96 yaitu 4.319 , dan lingkungan kerja tidak memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan karyawan ditunjukan dengan nilai t
statisticnya yaitu 1.551, namun secara simultan motivasi kerja dan lingkungan kerja
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan karyawan ditunjukan dengan
nilai R Square 0.587 yang tergolong dalam memiliki nilai efek sedan
Pengaruh Pemberian Ekstrak Tinta Cumi (Loligo Sp.) dengan Pelarut n-Heksan terhadap Daya Hambat Bakteri Vibrio parahaemolyticus secara In Vitro
Kegiatan akuakultur memiliki nilai ekonomis tinggi dan potensi memajukan
perekonomian yang ada di Indonesia, tetapi kegiatan akuakultur sering kali mengalami
permasalahan. Permasalahan yang sering muncul adalah munculnya penyakit akibat
parasit, bakteri, virus, dan juga jamur khususnya pada budidaya udang vaname. Salah
satu bakteri yang sering menyerang kegaiatan akuakultur adalah bakteri V.
parahaemolyticus. Pengobatan pada komoditas yang terserang bakteri V.
parahaemolyticus umumnya menggunakan antibiotik, akan tetapi penggunaan antibiotik
dapat menjadikan bakteri menjadi lebih resisten. Penggunaan bahan alami adalah
alternatif dalam mengatasi penyakit bakterial, oleh karena itu digunakanlah bahan alami
yaitu tinta cumi-cumi (Loligo sp.) sebagai pengganti penggunaan antibiotik.
Penelitian tersebut dilaksanakan di Laboratorium Eksplorasi Sumberdaya
Perikanan dan Kelautan dan Laboratorium Penyakit dan Kesehatan Ikan Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang pada bulan Desember 2023
– Januari 2024. Tujuan penelitian tersebut adalah untuk mengetahui pengaruh
pemberian dosis ekstrak tinta cumi-cumi (Loligo sp.) dengan pelarut n-Heksan dalam
menghambat pertumbuhan dari bakteri V. parahaemolyticus secara in vitro.
Metode penelitian ini adalah metode eksperimental. Rancangan percobaan yang
digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan 3 perlakuan,
3 ulangan dan 2 kontrol. Dosis bubuk tinta cumi-cumi (Loligo sp.) yang digunakan yaitu
A (200 ppm), B (250 ppm), dan C (300 ppm). Kontrol positif menggunakan antibiotik
chloramphenicol 30 ppm dan kontrol negatif tanpa perlakuan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa bakteri V. parahaemolyticus sensitif terhadap setiap dosis bubuk
tinta cumi-cumi (Loligo sp.) yang diberikan. Hasil rerata diameter terbesar pada
perlakuan dosis B (250 ppm) sebesar 9,54 ± 0,44 mm dan terkecil pada perlakuan dosis
C (300 ppm) sebesar 9,48 ± 0,39 mm. Hubungan zona bening antar perlakuan bubuk
tinta cumi-cumi (Loligo sp.) terhadap bakteri V. parahaemolyticus berbentuk kuadratik
dengan koefisien R2 = 0,7164 dengan persamaan y = -0,0004x2 + 0,2138x – 16,07
diperoleh x maksimal = 249,18 dan y maksimal = 10,5678.
Kesimpulan yang didapat bahwa dosis ekstrak tinta cumi-cumi (Loligo sp.)
dengan pelarut n-Heksan berpengaruh nyata terhadap bakteri V. parahaemolyticus.
Bakteri V. parahaemolyticus sesnsitif terhadap pemberian perlakuan ekstrak bubuk tinta
cumi-cumi (Loligo sp.) dengan cara menghambat. Dosis perlakuan terbaik yaitu pada
perlakuan B (250 ppm) dengan rerata yang didapat 10,58 m
Redesign Kapal Rawai Tuna (Longline) Dilengkapi Dengan Unit Pengolah Ikan Fillet Untuk Operasional di Indonesia Bagian Selatan
Kapal Longline merupakan salah satu jenis kapal yang digunakan dalam
menangkap ikan. Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman merupakan
salah satu Pelabuhan yang menjadi lokasi sandar serta bongkar muat kapal
longline. Pelarangan bongkar muat di tengah laut menyebabkan terjadinya
penurunan kualitas hasil tangkapan akibat lamanya durasi trip. Penurunan kualitas
hasil tangkapan ini menyebabkan berkurangnya ketersediaan bahan baku yang
memiliki kualitas sesuai standar. Menanggapi permasalahan ini diperlukan solusi
untuk mengatasinya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu redesign kapal
rawai tuna agar mempunyai unit pengolah ikan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perubahan ukuran
utama dan tata letak kapal eksisting dan redesign kapal longline, serta mengetahui
perbedaan stabilitas dan seakeeping pada kapal rawai tuna eksisting dan
redesign. Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam
Zachman, Jakarta Utara. Pada lokasi tersebut dilakukan pengukuran dimensi
utama kapal seperti Length Over All (LOA), Length Between Perpendicular (LBP),
Length Water Line (LWL), Breadth (B), Sarat Kapal (T), dan Tinggi Kapal (H).
Selain itu dilakukan juga penentuan tata letak diatas kapal longline. Kapal yang
digunakan menjadi objek penelitian yaitu Kapal KM Naili II. Penelitian ini dilakukan
selama dua minggu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimental
yang berupa kuantitatif deskriptif. Metode kuantitatif deskriptif yang ada dalam
penelitian ini dilakukan dengan mengolah data-data penelitian yang kemudian
akan disajikan dalam bentuk tabel atau pun diagram. Analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis stabilitas kapal dan analisis seakeeping kapal.
Analisis stabilitas dilakukan menggunakan aplikasi Maxsurf Stability Advanced for
Student. Analisis seakeeping dilakukan menggunakan Maxsurf Motion for Student.
Analisis stabiltas kapal yang dilakukan menghasilkan perbedaan nyata.
Perbandingan stabilitas pada kapal longline KM Naili II eksisting dan KM Naili II
redesign menunjukkan perubahan nilai maksimal GZ. Selisih antara kapal
eksisting dan kapal redesign pada loadcase 1 sebesar 0,072 m dan 2,7°. Selisih
antara kapal eksisting dan kapal redesign pada loadcase 2 sebesar 0.272 m dan
5,4°. Perbandingan tersebut dapat menyimpulkan bahwa adanya perubahan dan
penambahan unit pengolah ikan pada kapal redesign berpengaruh terhadap nilai
maksimal GZ, dengan nilai maksimal GZ pada kapal redesign lebih rendah
daripada nilai maksimal GZ pada kapal eksisting. Kelayakan teknis yang ditinjau
dari hasil analisa stabilitas pada kapal Longline KM Naili II redesign menunjukkan
kapal ini layak beroperasi yang dibuktikan dengan kecilnya perubahan nilai
stabilitas pada kapal redesign serta terpenuhinya seluruh kriteria stabilitas
menurut IMO Code A.749(18) Ch – 3 design applicable to all ships.
Analisis seakeeping pada kapal KM Naili II redesign memiliki hasil yang
berbeda dengan hasil seakeeping pada kapal KM Naili II eksisting. Nilai MSI pada
tinggi gelombang 0,5 meter dengan sudut 90° dan 180° pada kapal longline KM Naili II redesign memiliki nilai vertical acceleration dengan range 0,036 m/s2 –
0,141 m/s2. Hasil ini menyimpulkan bahwa KM Naili II eksisting pada gelombang
0,5 meter termasuk kriteria “nyaman” karena memiliki nilai vertical acceleration
dibawah 0,315 m/s2. Berbeda dengan nilai MSI sebelumnya, nilai MSI pada tinggi
gelombang 3 meter dengan sudut 90° dan 180° pada KM Naili II redesign memiliki
nilai vertical acceleration dengan range 0,202 m/s2 – 0,480 m/s2. Hasil ini
menyimpulkan bahwa KM Naili II redesign pada gelombang 3 meter termasuk
kriteria “sedikit tidak nyaman”.
Analisis kenyamanan dan stabilitas kapal Naili II menunjukkan perbedaan
yang signifikan antara kapal eksisting dan redesign. Pada kondisi gelombang 0,5
meter, kapal Naili II redesign menawarkan peningkatan ke tingkat "nyaman" berkat
nilai percepatan vertikal yang lebih rendah di bawah 0,315 m/s2. Sementara kapal
Naili II eksisting berada pada tingkat "sedikit tidak nyaman" dengan kisaran nilai
0,083 m/s2 - 0,333 m/s2. Perbedaan ini semakin terlihat pada gelombang 4 meter.
kapal Naili II redesign mengalami penurunan signifikan pada nilai percepatan
vertikal, membuatnya berada pada tingkat "sedikit tidak nyaman" dengan kisaran
0,202 m/s2 – 0,480 m/s2. Sebaliknya, kapal Naili II eksisting berada pada tingkat
"tidak nyaman" dengan kisaran nilai 0,417 m/s2 – 0,925 m/s2. Secara keseluruhan,
kapal Naili II redesign berhasil meningkatkan kenyamanan dan stabilitas kapal
pada berbagai kondisi gelombang, terutama pada gelombang tinggi
Pengembangan Aplikasi Perangkat Bergerak Sistem Manajemen Pembelian dan Patungan Hewan Kurban Berbasis Android (Studi Kasus Masjid Al Huda, Malang)
Masjid Al Huda, Malang mengalami permasalahan terhadap kurangnya jumlah
serta minat masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam program patungan
hewan kurban, sebagai akibat dari kurangnya efektivitas manajemen pengelolaan
dan metode penyebaran informasi. Hasil survei terhadap 51 umat Islam
menunjukkan bahwa meskipun terdapat platform pembelian hewan kurban
secara daring, 90,2% responden memilih berkurban dengan membeli atau
patungan hewan kurban di masjid terdekat agar dapat melihat fisik hewan kurban
secara langsung. Saat ini, aplikasi untuk meningkatkan efektivitas manajemen
pembelian dan patungan hewan kurban telah banyak dikembangkan. Namun,
belum terdapat aplikasi yang memfasilitasi pembelian dan patungan hewan
kurban tanpa mengharuskan jemaah untuk mencari partner patungan secara
mandiri, serta memungkinkan mereka untuk dapat melihat hewan kurban mereka
secara langsung. Dengan demikian, penelitian ini dilakukan untuk
mengembangkan aplikasi yang dapat memanajemen dan menjadi media informasi
terbaru dari program patungan hewan kurban masjid Al Huda, serta dapat
meningkatkan partisipasi jemaah, yaitu dengan memungkinkan mereka untuk
melihat hewan kurban secara langsung melalui fitur pencarian lokasi masjid
penyedia hewan kurban terdekat, dan tidak mengharuskan mereka untuk mencari
partner patungan secara mandiri. SDLC Waterfall dipilih untuk menjamin
pengembangan aplikasi telah terencana dengan baik, sehingga menghasilkan
produk aplikasi berkualitas tinggi dan memiliki seluruh fitur yang dibutuhkan.
Pengujian unit dengan pendekatan white-box testing memastikan seluruh
algoritma hasil perancangan telah sesuai dengan jalur dasar. Pengujian validasi
terhadap seluruh fungsionalitas aplikasi dengan pendekatan black-box testing
mendapatkan skor 100% valid. Sementara itu, pengujian usabilitas aplikasi dengan
metode System Usability Scale (SUS) mendapatkan skor 81,75, sehingga masuk
dalam kategori excellent-acceptable. Hal ini membuktikan bahwa aplikasi dapat
menyelesaikan masalah secara efektif dan efisien, serta memuaskan pengguna
dalam mencapai tujuanny
Analisis Implementasi Pedoman Penyusutan Arsip Melalui Pemindahan, Pemusnahan, dan Penyerahan Arsip (Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang)
Penciptaan arsip yang tidak dibarengi dengan penyusutannya
menimbulkan berbagai masalah seperti hilang dan rusaknya arsip. Nyatanya
masih banyak instansi yang tidak mengimplementasikan penyusutan arsip yang
sesuai dengan pedoman, sehingga rumusan masalah dalam skripsi ini ialah
bagaimanakah implementasi pedoman arsip serta apa saja yang menjadi
penghambat dan pendukungnya.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif, sehingga pengumpulan data menggunakan teknik wawancara,
observasi, serta dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik
snowball, sehingga didapatkan tiga informan. Teknik analisis menggunakan
teknik interaktif kualitatif dengan mereduksi data, penyajian data, penarikan
kesimpulan dan verifikasi, serta uji keabsahan data menggunakan tiga jenis
triangulasi yaitu triangulasi sumber, teknik serta waktu.
Hasil penelitian ini ditemui bahwa penyusutan arsip pada Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang tidak
mengimplementasikan pedoman penyusutan arsip. Hasil analisis peneliti
menunjukkan kegiatan penyusutan arsip dari pemindahan arsip inaktif hingga
penyerahan arsip statis tidak pernah dilakukan. Sehingga pengelolaan arsip yang
telah tercipta masih disimpan oleh unit pencipta arsip walaupun telah melewati
masa retensinya. Hal tersebut diakibatkan karena tidak adanya arsiparis yang
mumpuni sehingga tidak ada unit kearsipan serta tidak ada records center.
Sehingga dapat dikatakan bahwa penyusutan arsip tidak berjalan dan tidak
mengimplementasikan pedoman penyusutan.
Kesimpulan pada skripsi ini ialah pedoman penyusutan arsip pada
akhirnya tidak diimplementasikan. Faktor yang menghambat ialah tidak adanya
arsiparis atau unit kearsipan dan records center yang mumpuni dan layak,
walaupun dengan faktor pendukung berupa motivasi serta pedoman-pedoman
yang ada
Pengaruh Corporate Governance dan Capital structure terhadap Corporate performance dengan Competitive advantage Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2022)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan pengaruh
Corporate Governance, capital structure, competitive advantage terhadap
corporate performance. Studi ini mengkaji tentang peran Corporate Governance,
capital structure dan competitive advantage dalam menguatkan corporate
performance pada perusahaan sektor consumer non-cyclical di Indonesia.
Penelitian ini tergolong sebagai penelitian explanatory research, yang bertujuan
untuk menjelaskan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh antara variabel
melalui pengujian hipotesa. Objek yang digunakan berupa perusahaan sektor
consumer non-cyclical yang terdaftar di BEI Periode 2019-2022. penelitian ini
menggunakan 26 perusahaan dengan total ukuran sampel sebanyak 104. Teknik
pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan
pengelolaan data menggunakan software WarpPLS 7.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Governance berpengaruh secara
positif dan signifikan terhadap corporate performance dengan nilai koefisien
sejumlah 0.774 dan p-value senilai <0.001 (H1 diterima); Corporate Governance
berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap competitive advantage dengan
nilai koefisien sejumlah -0.235 dan p-value senilai 0.006 (H2 diterima); capital
structure berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap competitive advantage
dengan nilai koefisien sejumlah 0.236 dan p-value senilai 0.006 (H3 diterima);
capital structure berpengaruh secara positif namun tidak signifikan terhadap
corporate performance dengan nilai koefisien 0.146 dan p-value senilai 0.062 (H4
ditolak); serta competitive advantage berpengaruh secara negatif dan signifikan
terhadap corporate performance dengan nilai koefisien sejumlah -0.215 dan pvalue 0.011 (H5 diterima). Sedangkan pengaruh mediasinya, competitive advantage
tidak mampu memediasi pengaruh antara Corporate Governance terhadap
corporate performance dengan nilai koefisien senilai 0,050 dan p-value senilai
0.232 dan competitive advantage tidak mampu memediasi pengaruh antara capital
structure dengan corporate performance dengan nilai koefisien -0.051 dan nilai pvalue senilai 0.230
Pengaruh Perceived Value, Product Quality, dan Store Atmosphere terhadap Purchase Decision (Survei Pada Konsumen Uniqlo Pondok Indah Mall 3).
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dan menjelaskan pengaruh
Perceived Value terhadap Purchase Decision; (2) Menganalisis dan menjelaskan
pengaruh Product Quality terhadap Purchase Decision; (3) Menganalisis pengaruh
Store Atmosphere terhadap Purchase Decision; (4) Mengetahui pengaruh Perceived
Value, Product Quality, dan Store Atmosphere terhadap Purchase Decision.
Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research menggunakan
pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 116 responden yang
terdiri dari Warga Negara Indonesia yang pernah mengunjungi dan membeli produk
Uniqlo pada Uniqlo Pondok Indah Mall 3 dalam satu tahu terakhir. Teknik
pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan metode
pengumpulan data melalui kuesioner online. Analisis data yang digunakan adalah
analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, Uji F,
Uji T, dan Koefisien Determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) variabel Perceived Value
berpengaruh signifikan terhadap variabel Purchase Decision diterima; (2) variabel
Product Quality berpengaruh signifikan terhadap variabel Purchase Decision
diterima; (3) variabel Store Atmosphere berpengaruh signifikan terhadap Purchase
Decision diterima. Selain itu, penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa adanya
hubungan simultan atau hubungan dari variabel independen secara bersama-sama
mempengaruhi variabel dependen, yaitu variabel Perceived Value, Product Quality,
dan Store Atmosphere terhadap Purchase Decision. Hasil dari penelitian ini
diharapkan mampu menjadi saran kepada Perusahaan Uniqlo agar dapat selalu
meningkatkan hal-hal penting dalam meningkatkan persepsi baik Uniqlo di benak
pelanggan, sehingga dapat berpengaruh kepada peningkatan penjualan