University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, dan Nilai Pasar Terhadap Return Saham (Studi Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2022)

    No full text
    Perusahaan sub sektor telekomunikasi menjadi perusahaan yang menyediakan dan meningkatkan layanan akses internet saat pandemi dikarenakan seluruh kegiatan dilakukan secara daring. Sehingga minat investor untuk berinvestasi di perusahaan sub sektor telekomunikasi meningkat dan mengharapkan return saham yang tinggi. Tetapi tidak seluruh perusahaan sub sektor telekomunikasi dapat memberikan return saham sesuai dengan ekspektasi investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, solvabilitas, dan nilai pasar terhadap return saham pada perusahaan sub sektor telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2022 secara parsial dan simultan. Variabel profitabilitas diproksikan oleh Return On Asset (ROA) dan Return On Equity (ROE), variabel solvabilitas diproksikan oleh Debt to Equity Ratio (DER), variabel nilai pasar diproksikan oleh Price Earning Ratio (PER) dan Price to Book Value (PBV). Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif yang dimana bertujuan untuk menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel lainnya melalui pengujian hipotesis. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Pemilihan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik nonprobability sampling jenis purposive sampling yang dimana menentukan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian. Berdasarkan teknik pengambilan sampel yang telah dilakukan, maka diperoleh sampel penelitian sebanyak enam perusahaan dari 13 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Return On Asset (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Price Earning Ratio (PER) tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Sedangkan variabel Return On Equity (ROE) dan Price to Book Value (PBV) berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel ROA, ROE, DER, PER, dan PBV berpengaruh signifikan terhadap return saham. Nilai R pada penelitian ini sebesar 0,610 yang menunjukkan bahwa hubungan variabel ROA, ROE, DER, PER, dan PBV terhadap return saham memiliki hubungan korelasi yang kuat. Nilai Adjusted R Square pada penelitian ini sebesar 0,264 yang menunjukkan bahwa perubahan variabel return saham dipengaruhi oleh variabel ROA, ROE, DER, PER, dan PBV sebesar 26,4%

    Pola Penyebaran Indeks Pembangunan Manusia Menggunakan Spatial Kluster Analysis by Tree Edge Removal dan Local Indicators Of Spatial Association (LISA) Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah

    No full text
    Analisis klaster spasial merupakan metode pengelompokkan dengan melibatkan efek spasial. Salah satu penerapannya adalah untuk melihat pola spasial dalam data pembangunan manusia, yang merupakan indikator untuk mengukur kesejahteraan suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola penyebaran indikator pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Tengah menggunakan dua metode pada analisis klaster spasial, yaitu Spatial Kluster Analysis by Tree Edge Removal (SKATER) dan Local Indicators Of Spatial Association (LISA). Data yang digunakan adalah data IPM dan indikator pembentuk IPM (usia harapan hidup, harapan lama sekolah, rata – rata lama sekolah, dan pendapatan per kapita) pada tahun 2023. SKATER digunakan untuk analisis pada indikator pembentuk IPM dan LISA digunakan untuk analisis pada IPM. Hasil analisis menggunakan SKATER menghasilkan 2 klaster, yaitu klaster menengah dan klaster tinggi. Hasil analisis menggunakan LISA menghasilkan 2 klaster, yaitu klaster cold spot (wilayah dengan IPM rendah dikelilingi oleh wilayah IPM yang sama rendahnya) dan outliers (wilayah dengan IPM tinggi dikelilingi oleh wilayah dengan IPM rendah). Kedua metode dibandingkan dengan rasio simpangan baku, SKATER menghasilkan rasio sebesar 0,14 dan LISA menghasilkan rasio sebesar 1,35. Disimpulkan bahwa SKATER lebih unggul dalam pengelompokkan di penelitian ini dibandingkan dengan LISA

    Perencanaan Destinasi Ramah Disabilitas Sebagai Upaya Untuk Mendorong Inklusifitas (Studi Pada Museum Probolinggo, Kota Probolinggo)

    No full text
    Pariwisata ramah disabilitas merupakan konsep pariwisata yang memastikan bahwa semua orang, termasuk individu dengan disabilitas, dapat menikmati pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan (Mustapic & Marusic, 2024). Penerapan konsep pariwisata ramah disabilitas atau accessible tourism merupakan pengembangan pariwisata yang penting guna memperhatikan hak para penyandang disabilitas serta dapat meningkatkan inklusifitas. Pemerintah Kota Probolinggo mengkampanyekan program kota inklusi yang dapat diaplikasikan pada sektor pariwisata. Museum Probolinggo merupakan salah satu destinasi unggulan di Kota Probolinggo. Destinasi ini selain memiliki daya tarik berupa nilai sejarah dan budaya juga memiliki letak yang strategis. Berada di wilayah tengah kota, Museum Probolinggo dapat dijadikan sebagai destinasi ramah disabilitas. Penerapan fasilitas ramah disabilitas di Museum Probolinggo hanya sebatas bidang miring untuk pengguna kursi roda dan belum memiliki strategi dalam perencanaan fasilitas di masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengkaji bagaimana perencanaan destinasi ramah disabilitas di Museum Probolinggo melalui konsep fasilitas aksesibilitas universal design. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Rumusan masalah yang dibahas oleh peneliti yaitu: (1) Fasilitas apa saja yang dapat diterapkan oleh Museum Probolinggo untuk menunjang wisatawan disabilitas sebagai upaya mewujudkan inklusifitas? (2) Bagaimana strategi perencanaan konsep pariwisata ramah disabilitas yang digunakan di Museum Probolinggo menggunakan analisis SWOT?. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dengan unit pengelola Museum Probolinggo, pengunjung dengan disabilitas, perwakilan komunitas disabilitas di Kota Probolinggo serta menggunakan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui empat tahap yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan fasilitas ramah disabilitas di Museum Probolinggo masih belum memehuhi standar dari universal design, pengelola hanya menyediakan fasilitas berupa bidang miring dan peminjaman kursi roda. (2) Museum Probolinggo belum memiliki strategi perencanaan sebagai destinasi ramah disabilitas, diperlukan analisis SWOT dengan mempertimbangkan faktor pendukung baik eksternal maupun internal dari Museum Probolinggo

    Pengaruh Influencer Credibility dan Message Value Terhadap Purchase Intention Produk skincare The Originote Melalui Trust (Survei pada pengguna media sosial TikTok)

    No full text
    Media sosial telah memengaruhi cara orang menerima serta membagikan informasi dan berita. Pentingnya peran media sosial membuka peluang besar bagi merek untuk menarik perhatian konsumen dan membangun hubungan pemasaran yang lebih erat melalui platform ini. Salah satu cara yang dilakukan merek dalam melakukan kegiatan pemasaran melalui media sosial yaitu influencer marketing atau berkolaborasi dengan influencer media sosial. Penelitian ini berjenis explanatory research dengan pendekatan kuantitatif dan bertujuan untuk melihat pengaruh dari kredibilitas seorang influencer di media sosial dan nilai pesan periklanan dalam konten endorsement terhadap pembentukan minat beli produk skincare The Originote melalui kepercayaan terhadap konten endorsement tersebut. Penelitian ini dilakukan kepada 110 responden yang merupakan pengguna media sosial TikTok yang pernah melihat konten endorsement dari influencer yang mempromosikan produk skincare The Originote. Metode analisis statistik inferensial yang digunakan dalam penelitian ini adalah Stucturals Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS). Langkah pertama dalam analisis ini yaitu menguji outer model untuk memastikan reliabilitas dan validitas dari outer model tersebut. Setelah outer model dikonfirmasi, langkah selanjutnya yaitu dengan menguji inner model atau model structural. Hasil olah data menunjukkan bahwa pengaruh langsung kredibilitas influencer dan nilai pesan periklanan tidak signifikan terhadap minat beli. Namun, melalui mediasi kepercayaan terhadap konten endorsement, pengaruhnya menjadi signifikan

    Penentuan Sistem Pengumpulan Sampah Pada Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara

    No full text
    Pengelolaan sampah merupakan suatu tantangan yang besar bagi masyarakat, hal tersebut menjadi penting bagi keberlanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kelurahan Kalibaru merupakan kelurahan yang berada di pesisir pantai Jakarta Utara, banyak dari masyarakat yang memanfaatkan wilayah ini sebagai penunjang ekonomi. Kelurahan Kalibaru termasuk wilayah terpadat dan termiskin di Jakarta. Hal terseebut dikarenakan adanya persimpangan antara tantangan sosal ekonomi dengan kondisi lingkungan dikarenakan kurangnya layanan dasar perkotaan. Permasalahan yang ditemukan yaitu adanya pembuangan sampah secara illegal (Illegal Dumping) yang dilakukan oleh masyarakat dengan membuang sampah langsung ke sungai ataupun ke pesisir mengakibatkan penumpukan sampah yang semakin bertambah. Permasalahan selanjutnya yang ditemukan yaitu pelayanan pengumpulan yang belum menyeluruh di Kelurahan Kalibaru, khususnya di RW 10 yang belum memiliki pelayanan pengumpulan oleh petugas dan membuang sampahnya ke laut dan lahan kosong. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi sistem pengumpulan, menghitung efektivitas pengumpulan, menentukan pola pengumpulan dan menentukan sarana pengumpulan. Hasil penelitian menunjukan pengumpulan sampah di Kelurahan Kalibaru belum efektif, tingkat efektivitas dari 5 TPS di Kelurahan Kalibaru belum mencapai 50%. Maka dari itu, direkomendasikan penentuan kondisi ideal sistem pengumpulan yaitu dengan menambahkan ritasi ataupun sarana. Penentuan pola pengumpulan meliputi pola individual tak langsung, komunal langsung dan komunal tak langsung. Penambahan pada ritasi sebanyak 2-3 kali dilakukan terhadap seluruh sarana gerobak di Kelurahan Kalibaru. Sedangkan, penambahan ritasi serta gerobak dilakukan terhadap beberapa RW yaitu RW 04, RW 05, RW 06, RW 08, RW 09 dan RW 10. Penambahan pada sarana gerobak juga diselaraskan dengan penambahan rute baru untuk meningkatkan sistem pengumpulan sampa

    Pengaruh Persepsi Harga dan Kualitas Produk terhadap Minat Pembelian Ulang Produk Skincare Viva Cosmetics (Survei pada Mahasiswa Aktif di Kota Malang)

    No full text
    Viva Cosmetics merupakan merek produk kosmetik yang berdiri di Indonesia pada tahun 1962. Seiring berjalannya waktu, produk Viva Cosmetics terus melakukan inovasi untuk bersaing dengan produk-produk baru yang ada saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui pengaruh Persepsi Harga secara parsial terhadap Minat Pembelian Ulang Produk Skincare Viva Cosmetics, (2) Mengetahui pengaruh Kualitas Produk secara parsial terhadap Minat Pembelian Ulang Produk Skincare Viva Cosmetics, (3) Mengetahui pengaruh Persepsi Harga dan Kualitas Produk secara simultan terhadap Minat Pembelian Ulang Produk Skincare Viva Cosmetics. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan sampel sebanyak 96 orang responden. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Persepsi Harga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan, sedang variabel Kualitas Produk memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Minat Pembelian Ulang

    Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Sebelum dan Sesudah Initial Public Offering (IPO) (Studi pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2020)

    No full text
    Initial Public Offering (IPO) merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk mendapatkan pendanaan dari pihak eksternal demi kemajuan perusahaan. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjelaskan mengenai perbedaan kinerja keuangan antara sebelum dan sesudah IPO yang diukur menggunakan current ratio, debt ratio, debt to equity ratio, working capital turnover, total assets turnover, net profit margin, return on investment, return on equity, dan earning per share. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik purposive sampling terhadap perusahaan yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020 dengan total sampel sebanyak 43 perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial berupa uji normalitas serta uji hipotesis menggunakan paired sample t-test dan wilcoxon signed rank test. Sumber data yang digunakan yaitu data keuangan perusahaan dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah perusahaan melakukan IPO yang berasal dari website BEI dan website masing-masing perusahaan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kinerja keuangan perusahaan antara sebelum dan sesudah IPO jika diukur menggunakan current ratio, debt ratio, debt to equity ratio, total assets turnover, dan return on equity. Sedangkan, jika diukur dari working capital turnover, net profit margin, return on investment, dan earning per share tidak ditemukan adanya perbedaan signifikan pada kinerja keuangan perusahaan antara sebelum dan sesudah perusahaan melakukan IPO

    Implementasi Visualisasi Data pada Data Penjualan Produk Air Minum dalam Kemasan SWA dengan Microsoft Power BI di PT Swabina Gatra

    No full text
    Berdasarkan hasil penelitian lapangan dan wawancara di PT Swabina Gatra, terlihat bahwa manajemen data penjualan saat ini menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah kesulitan dalam mengelola unit produk saat melakukan entri data ke dalam sistem ERP, yang menyebabkan adanya perbedaan antara unit penjualan aktual dengan yang tercatat dalam sistem. Masalah ini mempersulit pemahaman data dan perhitungan yang akurat, sering kali memerlukan koreksi manual. Selain itu, sistem pelaporan saat ini mengalami keterbatasan dalam kemampuan visualisasi, menghambat analisis penjualan yang mendalam dan pemahaman tren secara efektif. Konsolidasi data dan pembuatan laporan bulanan juga terbukti memakan waktu dan rumit, yang berdampak pada proses administrasi. Tantangan-tantangan ini menunjukkan perlunya solusi komprehensif untuk meningkatkan efisiensi manajemen dan analisis data. Untuk mengatasi masalah ini, diusulkan implementasi visualisasi data menggunakan Microsoft Power BI. Solusi ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan menganalisis data penjualan secara komprehensif, memungkinkan PT Swabina Gatra untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang kinerja penjualan dan mempermudah pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dengan memanfaatkan kemampuan Power BI, seperti manajemen unit yang fleksibel dan alat visualisasi yang powerful, sistem dapat mengakomodasi berbagai unit penjualan dengan lancar. Peningkatan ini tidak hanya akan memperlancar integrasi data dan pembuatan laporan tetapi juga memberdayakan manajemen untuk menjelajahi analisis penjualan secara detail dengan efisien. Pada akhirnya, implementasi yang diusulkan bertujuan untuk mengatasi tantangan manajemen data saat ini dan mengoptimalkan operasional penjualan produk air minum kemasan SWA di PT Swabina Gatra

    Variasi Bentuk dan Jumlah Pakan Larva Hermetia illucens sebagai Upaya Percepatan Reduksi Limbah Organik dari PT BeeJay Group Probolinggo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kombinasi bentuk dan jumlah pakan (feeding rate) yang paling baik terhadap pertumbuhan larva Black Soldier Fly (H. illucens) serta performa biokonversi limbah organik dari PT BeeJay Group Probolinggo. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan tiga taraf. Faktor pertama berupa bentuk limbah organik yang terdiri dari limbah utuh (U), limbah cacah (C) manual dengan pisau, serta limbah giling (G) dengan mesin. Faktor kedua berupa jumlah pakan yang diberikan (feeding rate) berupa 100, 200, dan 300 mg/larva/hari. Limbah organik diperoleh dari BeeJay Seafood dan BeeJay Bakau Resort. Pengukuran parameter penelitian seperti biomassa, survival rate, efficiency of digested-feed, approximate digestibility, waste reduction index, dan faktor abiotik dilakukan bersamaan dengan pergantian pakan. Analisis data menggunakan analisis ragam dengan software IBM SPSS Statistics 29.0 trial version. Hasil penelitian menunjukkan biomassa larva BSF dipengaruhi oleh bentuk limbah organik dengan nilai tertinggi diperoleh dari pakan giling (141,89 ± 0,017 mg/larva). Nilai survival rate dan AD dipengaruhi feeding rate dengan hasil tertinggi pada perlakuan 100 mg/larva/hari (SR = 61,33 ± 23,89%; AD = 73,15 ± 6,38%). Bentuk limbah organik dan feeding rate mempengaruhi nilai ECD tetapi tidak terdapat interaksi antara keduanya. Nilai ECD tertinggi diperoleh dari perlakuan limbah giling dan feeding rate 100 mg/larva/hari (13,94 ± 3,25%). Nilai WRI dipengaruhi oleh bentuk limbah organik dan feeding rate serta terdapat interaksi antara keduanya dengan nilai WRI tertinggi yakni C100 (6,78 ± 0,15%)

    Perancangan Desain UI dan UX Sistem Informasi Atraksi pada Website Nakula Sadewa Kabupaten Trenggalek dengan Metode Goal Directed Design

    No full text
    Kabupaten Trenggalek memiliki peluang besar untuk mengembangkan Desa Wisata dengan keberagaman potensi wisata alam, buatan, dan budaya. Namun, pandemi Covid-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan jumlah wisatawan. Untuk mengatasi hal tersebut, dirancanglah Sistem Informasi Atraksi Nakula Sadewa berbasis website sebagai salah satu cara mempromosikan wisata di Kabupaten Trenggalek. Desain User Interface (UI) dan User Experience (UX) menjadi aspek penting dalam menciptakan website yang menarik. Metode yang digunakan dalam merancang UI dan UX pada tugas akhir ini adalah Goal Directed Design, yang terdiri dari enam langkah yaitu research, modelling, requirement, framework, refinement, dan support (evaluasi). Evaluasi dilakukan dengan metode SUS (System Usability Scale) untuk menguji kelayakan dan ketergunaan desain website. Hasil pengujian menunjukkan skor rata-rata 76,69 yang termasuk dalam kategori acceptable pada skala acceptability range

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇