137686 research outputs found
Sort by
Analisis Penerapan Prinsip 5C Dalam Meningkatkan Kelayakan Kredit Briguna Golongan Karya Pada Calon Nasabah (Studi Kasus PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Lumajang Tahun 2023)
Penerapan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan
Condition of Economy) merupakan salah satu komponen penting dalam
meningkatkan kelayakan kredit pada Bank BRI terutama jenis kredit
BRIguna Karya. Penelitian ini dilakukan secara langsung di Bank Rakyat
Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Lumajang. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer
untuk menganalisis penerapan prinsip 5C dalam pemberian kredit BRIguna
Karya. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana
penerapan prinsip 5C dapat meningkatkan kelayakan kredit BRIguna Karya
dan mengatasi kredit bermasalah. Dalam penelitian ini diketahui bahwa
penerapan prinsip 5C dapat membantu Bank Rakyat Indonesia
(Persero)Tbk. Kantor Cabang Lumajang dalam mengurangi resiko kredit
bermasalah. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar Bank
Rakyat Indonesia (Persero)Tbk. Kantor Cabang Lumajang terus
menerapkan analisis prinsip 5C dalam pemberian kredit BRIguna Karya
untuk meningkatkan kelayakan kredit dan mengurangi resiko kredit
bermasalah
Implementasi Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Berdasarkan SAK ETAP pada Yayasan X
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode perhitungan
penyusutan aset tetap berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas
Tanpa Akuntabilitas (SAK ETAP) di Yayasan x. Metode yang digunakan
adalah studi lapang untuk mendapatkan data primer dan studi pustaka
untuk mengumpulkan data sekunder. Penelitian ini bersifat deskriptif
kualitatif. Hasil penelitian mengungkapkan adanya kesalahan dalam
menentukan tahun perolehan aset di Yayasan x, yang berdampak pada
perhitungan beban dan akumulasi penyusutan, sehingga tidak sesuai
dengan standar SAK ETAP. Yayasan x menggunakan metode penyusutan
garis lurus, yang memerlukan penentuan masa manfaat dan nilai residu
aset secara tepat. Kesalahan dalam menentukan tahun perolehan
menyebabkan perhitungan menjadi tidak akurat dan perlu disesuaikan.
Penelitian ini menghasilkan perhitungan penyusutan aset tetap yang sesuai
dengan SAK ETAP untuk tahun 2022, sehingga meningkatkan akurasi dan
kepatuhan laporan keuangan Yayasan x terhadap standar yang berlaku
Perancangan Sistem Disposisi Persuratan Berbasis Website Dengan Studi Kasus Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur
Dalam penulisan tugas akhir ini, diusulkan sebuah rancangan Sistem
Disposisi Persuratan Berbasis Website dengan studi kasus di Sekretariat
DPRD Provinsi Jawa Timur. Sistem ini dirancang dengan user-friendly dan
memberikan fitur manajemen informasi yang dapat mengoptimalkan
implementasi sistem disposisi persuratan. Aplikasi ini mencakup berbagai
fitur seperti pengajuan nomor NODIN (Nota Perjala Dinas), NPD (Nota
Pencairan Dana), dan pendataan media. Selain itu, aplikasi ini menampilkan
data persuratan dan menyediakan fitur verifikasi bagi pengguna yang
bertindak sebagai penata ahli tingkat satu. Salah satu keunggulan aplikasi
ini adalah kemampuannya untuk secara otomatis menginformasikan kepada
pengaju jika dana pagu telah habis, sehingga staf tidak dapat mengajukan
pencairan.
Penerapan teknologi digital pada portal ini memungkinkan pengelola
operasi sistem informasi persuratan dan staf untuk mengajukan dan
mengelola informasi persuratan secara menyeluruh. Untuk mempermudah
pengajuan dan pembacaan informasi, aplikasi ini dibangun berbasis website
menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework Laravel.
Pengujian aplikasi dilakukan menggunakan metode black box untuk
memastikan performanya dalam penggunaan aplikas
Rancangan Konten Sosial Media TikTok Prokopim Ponorogo Sebagai Media Penyampaian Informasi Humas Pemerintahan
Tugas akhir ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil dari rancangan
konten sosial media TikTok yang digunakan oleh Bagian Protokol dan
Komunikasi Pimpinan (Prokopim) dalam menyampaikan informasi melalui
sosial media. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam tugas akhir
ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitan tugas akhir ini menunjukan
perkembangan yang cukup baik dari akun TikTok Prokopim Ponorogo
setelah melakukan tahap uji coba. sedangkan yang menjadi faktor
penghambat diantaranya Jumlah personil yang terbatas, formasi personil
berubah-ubah dan tida memiliki kemampuan yang sama, dan terbatasnya
kemampuan SDM personal, belum adanya SK mengenai kerjasama media
digital milik instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Ponorogo
Rancang Bangun Sistem Informasi Tamu Wajib Lapor di Rt/Rw 003/001 Desa Kutosari Berbasis Website
Sistem Informasi Tamu Wajib Lapor di Rt/Rw 003/001 Desa Kutosari yang
dikembangkan dengan menggunakan framework Codeignater III dengan
berbasis website, merupakan sistem yang dikembangkan untuk pelayanan
pelaporan tamu yang datang menginap. Dengan teknik pengambilan data
yang digunakan yaitu melalui wawancara dan observasi. Hasil dari
penelitian ini memberikan informasi terkait proses pelaporan tamu yang
masih manual dengan mengisi blanko dan belum terkomputerisasi serta
integritas. Menjadikan kurang efisiennya waktu yang digunakan untuk
memproses pelayanan keamanan dan ketertiban dalam pelaporan tamu.
Oleh karena itu, dikembangkanlah website sistem informasi tamu wajib
lapor yang memiliki menu utama untuk masyarakat yang ingin melakukan
pelaporan tamu. Sistem ini diharapkan dapat membantu pihak ketua rt
dalam melayani penduduk. Secara khusus dalam mengatasi kelemahankelemahan administrasi secara manual, khususnya pelaporan tamu.
Pelaporan tamu yang terkomputerisasi juga akan mempermudah
pembuatan laporan data pengunjung setiap bulan dan mudah mengetahui
siapa saja yang datang menginap
Analisis Penyelesaian SP2DK atas Selisih Jumlah Pembelian pada SPT Tahunan PPh Badan dengan Jumlah Perolehan Pada SPT Masa PPN (Studi Kasus PT C tahun pajak 2019)
bertujuan untuk mengetahui tentang Penyelesian atas diterbitkannya
Surat Permintaan Penjelasan Data dan/atau Keterangan atas selisih
Jumlah Pembelian pada SPT Tahunan PPh Badan dengan Jumlah
Perolehan pada SPT Masa PPN. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap
perusahaan pasti akan mendapatkan SP2DK. Dalam hal diterbitkannya
SP2DK ada faktor yang mempengaruhi seperti benar adanya kesalahan
perhitungan atas SPT yang telah dilaporkan, bisa juga karena kesalahan
pencatatan pada SPT yang telah dilaporkan. Namun pada sisi KPP, KPP
memiliki target atas pencapaian kewajiban perpajakan atas Wajib pajak di
daerah masing-masing. Namun, tidak semua atas diterbitkannya SP2DK
terjadi karena adanya kesalahan perhitungan atau penjelasan. Dari kasus
dibawah ini selisih terjadi karena adanya PPN Masa Tidak Sama dan
Pembelian Non PPN
Pengaruh Aplikasi Asam Humat dan Pupuk Kompos Terhadap P Tersedia, pH Tanah, Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Desa Nongkojajar
Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang berpotensi untuk
dikembangkan dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Komoditas jagung
mempunyai fungsi multiguna, baik untuk konsumsi langsung, sebagai bahan baku
utama industri pakan dan industri pangan. Kebutuhan jagung yang tinggi masih belum
mampu terpenuhi dengan produksi dalam negeri, hal ini disebabkan oleh proses
budidaya jagung, pengolahan lahan yang intensif, dan penggunaan pupuk yang belum
optimal. Pengolahan lahan dan penggunaan pupuk terus menerus akan memberikan
dampak negatif pada kesuburan tanah. Kondisi lahan sangat berpengaruh terhadap
pertumbuhan jagung, dimana permasalahan yang terjadi di lahan penelitian di
Nongkojajar ialah rendahnya pH tanah dengan nilai 4,5 sehingga tanah menjadi masam
dan unsur hara P yang rendah dengan nilai 7,89. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk
menganalisis pengaruh aplikasi asam humat dan pupuk kompos terhadap P-tersedia,
pH tanah, pertumbuhan dan produksi tanaman jagung.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Kabupaten
Pasuruan. Kegiatan analisis sampel tanah dilakukan di laboratorium Kimia dan Fisika
Tanah, Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Pelaksanaan
penelitian ini dimulai pada bulan Juni hingga bulan November 2021. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan
4 kali ulangan. Perlakuannya yaitu A. Perlakuan Kontrol (Tanpa Asam humat dan
Pupuk kompos), B. Perlakuan Asam Humat 100 %, C. Perlakuan Pupuk Kompos 100
%, D. Perlakuan Asam Humat 50% + Pupuk kompos 50%, E. Perlakuan Asam Humat
25% + Pupuk Kompos 75%, F. Asam Humat 75% + Pupuk Kompos 25%. Parameter
yang diamati meliputi pertumbuhan tanaman (tinggi tanaman, jumlah daun), produksi
tanaman (diameter tongkol (cm), berat tongkol (gram)), analisis tanah (P-Tersedia
(ppm), pH, Tekstur), analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA)
dengan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) taraf 5%.
Hasil penilitian didapatkan bahwa pengaplikasian asam humat dan pupuk
kompos berpengaruh terhadap penurunan P-tersedia di dalam tanah tetapi tidak
berpengaruh nyata terhadap perubahan pH tanah. Aplikasi asam humat dan pupuk
kompos mampu mengoptimalkan pertumbuhan serta produksivitas tanaman jagung.
Hasil produksi rerata diameter tongkol pada seluruh perlakuan didapatkan perlakuan E
(Asam Humat 25% + Pupuk Kompos 75%) memiliki diameter 18,90 cm dan yang
terendah pada perlakuan A (Tanpa Asam humat dan Pupuk kompos) memiliki diameter
11,33 cm. Rerata berat tongkol jagung didapatkan yang tertinggi pada perlakuan E
(Asam Humat 25% + Pupuk Kompos 75%) memiliki berat tongkol sebesar 304,65
gram sedangkan yang terendah ialah perlakuan A (Tanpa Asam Humat dan Pupuk
Kompos) memiliki berat tongkol sebesar 176,15 gram
Pengaruh Penambahan Enzim Papain Cair Pada Pakan Komersial Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)
Komoditas ikan air tawar yang sangat diminati dan banyak dibudidayakan
oleh masyarakat yaitu ikan nila (Oreochromis niloticus). Pakan merupakan salah
satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan budidaya ikan karena
pertumbuhan ikan ditentukan oleh kandungan protein dalam pakan. Sementara
total biaya produksi budidaya ikan yang berasal dari pakan dapat mencapai 60%.
Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan
pakan termasuk mengoptimalkan pencernaan dan penyerapan pakan serta
efisiensi protein, yaitu dengan penambahan enzim papain. Enzim papain
merupakan enzim eksogenous yang berasal dari getah pepaya yang dapat
digunakan untuk memecah ikatan peptida dalam protein menjadi asam amino
sederhana yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh ikan. Berdasarkan latar
belakang tersebut, penelitian ini akan membahas tentang pengaruh penambahan
enzim papain cair pada pakan komersial dengan dosis berbeda terhadap
pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus).
Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Perikanan Budidaya (IPB)
Kepanjen, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini
mengunakan variabel berupa penambahan enzim papain cair dengan dosis P0 (0
ml/kg pakan), P1 (1 ml/kg pakan), P2 (2 ml/kg pakan) dan P3 (3 ml/kg pakan).
Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahapan antara lain mencuci bersih
semua peralatan, menyeleksi hewan uji agar seragam, aklimatisasi, pemeliharaan
ikan, penambahan enzim papain cair pada pakan, pemberian pakan,
penimbangan ikan dan pengukuran kualitas air. Analisis data dalam penelitian ini
menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) menggunakan aplikasi SPSS versi
26.0 dengan selang kepercayaan 95%. Jika hasil analisis diketahui bahwa
perlakuan mempunyai pengaruh yang berbeda nyata atau sangat berbeda, maka
dilanjutkan uji lanjut wilayah berganda Duncan untuk mengetahui perbedaan
perlakuan dan dosis penambahan enzim papain cair terbaik.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan
enzim papain cair dengan dosis yang berbeda (1, 2 dan 3 ml/kg pakan)
berpengaruh terhadap laju pertumbuhan relatif (RGR) dan efisiensi pemanfaatan
pakan (EPP) benih ikan nila strain jatimbulan. Dosis enzim papain cair terbaik pada
parameter laju pertumbuhan relatif (RGR) dan efisiensi pemanfaatan pakan (EPP)
terdapat pada perlakuan P2 (2 ml/kg pakan) dengan rata – rata sebesar 7%/hari
dan 65%. Sedangkan penambahan enzim papain cair dengan dosis berbeda tidak
memberikan pengaruh nyata terhadap kelulushidupan (SR) benih ikan nila strain
jatimbulan
Pengaruh Kombinasi Pupuk Organik Cair (POC) Daun Turi (Sesbania grandiflora) dan Salinitas Terhadap Kandungan Lipid, Klorofil α, dan β-karoten Dunaliella salina
Fitoplankton memiliki peranan sebagai produsen primer yang dapat
menghasilkan makanan sendiri dan melakukan fotosintesis. Dunaliella salina
merupakan salah satu jenis fitoplankton yang memiliki banyak manfaat.
Kandungan D. salina 50 – 60% pada protein, 40 – 50% karbohidrat, dan 6 – 18%
lipid. Kondisi yang tidak optimal pada lingkungan hidup seperti salinitas tinggi akan
menyebabkan D. salina pada kondisi stres yang dapat meningkatkan akumulasi
kandungan pada D. salina. Meningkatkan pertumbuhan fitoplankton dapat
dilakukan dengan pemberian pupuk. Salah satu alternatif pupuk yang dapat
digunakan yaitu pupuk organik cair daun turi.
Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh kombinasi pupuk organik
cair (poc) daun turi dan salinitas berbeda terhadap kandungan lipid, klorofil α, dan
β-karoten D. salina serta untuk menentukan dosis dan salinitas yang optimal untuk
kandungan lipid, klorofil α, dan β-karoten D. salina. Penelitian ini dilaksanakan di
Laboratorium Budidaya Ikan Divisi Reproduksi Ikan, Laboratorium Budidaya Ikan
Divisi Penyakit dan Kesehatan Ikan, serta Laboratorium Perikanan Air Tawar
Sumberpasir, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, pada
bulan Maret – Mei 2024.
Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan pemberian 3
dosis pupuk yang berbeda, 3 salinitas yang berbeda, dengan 3 kali ulangan.
Perlakuan yang diberikan untuk dosis pupuk yaitu 5 ml (A1), 10 ml(A2), dan 15 ml
(A3), perlakuan salinitas yaitu 25 ppt (B1), 30 ppt (B2), dan 35 ppt (B3). Parameter
utama yaitu kandungan lipid, klorofil α, dan β-karoten, parameter penunjang yaitu
kepadatan D. salina dan kualitas air seperti suhu, pH, nitrat, dan fosfat.
Hasil penelitian menunjukkan kombinasi pupuk organik cair (poc) daun turi
dan salinitas berbeda berpengaruh terhadap kandungan kandungan lipid, klorofil
α, dan β-karoten D. salina. Perlakuan terbaik pada kandungan lipid yaitu pada
dosis 15 ml dengan salinitas 35 ppt yang menghasilkan lipid sebesar 8,6%.
Perlakuan terbaik untuk klorofil α dan β-karoten terdapat pada perlakuan 5 ml
dengan salinitas 25 ppt yaitu sebesar 1,62 μg/ml untuk klorofil α dan 2,55 μg/ml
untuk β-karoten. Kepadatan tertinggi yaitu pada perlakuan 5 ml dengan salinitas
25 ppt yaitu sebesar 22 × 105 sel/ml. Serapan nitrat terbesar yaitu pada perlakuan
5 ml dan salinitas 25 ppt yaitu sebesar 93,10% dan serapan fosfat tertinggi yaitu
perlakuan 5 ml dan salinitas 25 ppt sebesar 93,9%. Kualitas air untuk suhu dan pH
pada penelitian kisaran optimal untuk pertumbuhan D. salina.
Kesimpulan yang didapat yaitu kombinasi pupuk organik cair (poc) daun
turi dan salinitas berpengaruh terhadap kandungan lipid, klorofil α, dan β-karoten
D. salina. Dosis dan salinitas untuk kandungan lipid terbaik yaitu 15 ml dengan
salinitas 35 ppt dan untuk kandungan klorofil α dan β-karoten yaitu pada 5 ml dan
salinitas 25 ppt. Saran menggunakan dosis pupuk organik cair (poc) yaitu sebesar
5 ml dengan salinitas 25 ppt dan pupuk disimpan pada suhu rendah seperti dalam
kulkas
Hubungan Kesulitan Makan dengan Tumbuh Kembang pada Anak Pra sekolah (3-6 tahun) di Kota Malang
Periode anak usia pra sekolah (3-6 tahun) merupakan tahap tumbuh kembang yang
pasti dilalui setiap manusia. Pada tahap tersebut anak menjadi konsumen aktif,
menunjukkan preferensi terhadap makanan tertentu namun menolak makanan lain.
Sehingga hal tersebut dapat berujung pada kesulitan makan pada anak yang kemungkinan
berdampak pada tumbuh kembang anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan antara kesulitan makan terhadap tumbuh kembang pada anak pra sekolah (3-6
tahun) di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik
korelasi dengan rancangan penelitian cross sectional dengan menggunakan Purposive
sampling. Responden pada penelitian ini terdiri dari 196 anak beserta orang tua atau
pengasuh. Pertumbuhan anak dinilai dengan beberapa indikator yaitu BB/U, TB/U, BB/TB,
dan IMT/U. Instrumen penelitian yang digunakan adalah microtoise, timbangan, Standar
Antropometri Anak Permenkes 2020, Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), dan
The Montreal Children’s Hospital Feeding Scale (MCH-FS). Uji hubungan dua variabel
penelitian ini menggunakan uji Spearman-rank dengan p-value 0,05. Hasil penelitian ini
mendapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesulitan makan dengan
berat badan dengan nilai koefisien korelasi -0,204 dan p-value 0,030, tinggi badan dengan
nilai koefisien korelasi -0,200 dan p-value 0,034, dan status gizi dengan nilai koefisien
korelasi -0,269 dan p-value 0,004 pada anak pra sekolah (3-5 tahun) di TK Kota Malang.
Didapatkan pula bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesulitan makan dengan
status gizi anak usia 5-6 tahun di Kota malang dengan nilai koefisien -0,646 dan p-value
0,000. Sedangkan untuk status perkembangan dengan kesulitan makan pada anak pra
sekolah (3-6 tahun) di Kota Malang tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai
koefisien korelasi 0,041 dan p-value 0,572. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi
memberikan informasi untuk pengembangan intervensi keperawatan yang bertujuan untuk
mempromosikan kebiasaan makan sehat dan mendorong pertumbuhan dan perkembangan
optimal di antara anak-anak pra sekolah berusia 3 hingga 6 tahun di Kota Malang