137686 research outputs found
Sort by
Non-Western Konsep dalam Serat Centhini Tema Peperangan (Analisis Lingkar Hermeneutika Gadamer)
Perkembangan Ilmu Komunikasi di negara-negara Asia Tenggara, termasuk
Indonesia, sering dianggap stagnan. Hal ini mendorong perlunya memperkaya cara
pandang Ilmu Komunikasi Non-Western dengan memanfaatkan sumber-sumber nonkonvensional, seperti naskah kuno. Penelitian ini menggunakan teks Serat Centhini Jilid
Satu, khususnya tema tentang peperangan, sebagai sumber data.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menafsirkan makna (menggambarkan secara
mendalam) pesan ilmu komunikasi non-western dalam bab perang Serat Centhini.
Penelitian ini menggunakan teori Perspektif Asia Tipe A dan Tipe B, dengan metode
penelitian kualitatif dan Paradigma Teori Kritis, serta menganalisis dengan analisis
lingkaran Hermeneutik Gadamer untuk menafsirkan makna teks dalam tiga horizon. Tiga
horizon ini adalah horizon pencipta teks, horizon pembaca, dan horizon latar belakang
sejarah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teks Serat Centhini tema
peperangan dilihat dari sudut pandang ilmu komunikasi non-Western dengan paradigma
kritis menggunakan analisis lingkar hermeneutika Gadamer, Serat Centhini memberikan
pemahaman yang lebih kaya tentang budaya Jawa dan tradisi komunikasi dalam
peperangan. Pemahaman tersebut berupa; peperangan dalam Serat Centhini ternyata
dipahami sebagai pertempuran multidimensi yang melibatkan aspek fisik, spiritual, dan
moral. Pemahaman tersebut juga menunjukkan adanya perlawanan terhadap kolonial
yang mucul dalam analisis teks ini.
Hal tersebut terlihat, dengan tidak adanya teks yang mempelihatkan keterlibatan
negara-negara Eropa dalam ceritanya, yang dapat diinterpretasikan sebagai perlawanan
simbolis Pakubuwana V terhadap kolonialisme. Penggunaan latar belakang sejarah dan
situasi peperangan dalam Serat Centhini juga memiliki makna tersendiri bagi
Pakubuwana V, yaitu untuk memperkuat posisi Mataram Islam dalam masyarakat Jawa
dan dunia. Penggunaan Tokoh sunan Giri dalam Serat Centhini yang juga memiliki posisi
Wali Songo atau ulama besar islam adalah sebagai simbol penting bukti kekuatan
berdirinya Mataram Islam. Diceritakan juga dalam Serat Centhini bahwa negosiasi alat
komunikasi dalam peperangan lebih penting daripada pertumpah darahan. Dari hasil
tersebut selaras dengan ciri-ciri Teori Tipe B yakni Teori Postkolonial Resistensi
(Resistance), Hibrida (Hybridity), Hegemoni, dan Subaltern.
Penelitian ini menunjukkan bahwa teks klasik seperti Serat Centhini dapat menjadi
sumber pengetahuan dan kritik sosial yang berharga yang mencerminkan masyarakat
Jawa dalam sudut pandang ilmu komunikasi Non-western. Hal ini membuka peluang bagi
penelitian Ilmu Komunikasi di masa depan untuk memanfaatkan naskah kuno dan
sumber-sumber non-konvensional lainnya sebagai sumber memperkaya cara pandang
dan metodologi penelitian. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan untuk
mempertagaskan aspek poskolonial non western
Isi Pesan Program Pasar Bebas Plastik melalui Media Sosial Instagram (Analisis Isi Pesan Kampanye Sosial pada Program Pasar Bebas Plastik melalui akun Instagram @iddkp)
Tantangan utama dalam menggunakan media sosial sebagai saluran komunikasi
pada kampanye sosial, terletak pada konten sebagai bentuk pesan. Pesan yang sulit
dipahami dan tidak dapat mempersuasif target audience untuk mengadopsi
perilaku kearah tujuan yang ditetapkan oleh pemasar sosial menjadi kegagalan
dalam program social marketing. Penelitian ini berfokus untuk mengidentifikasi
pesan kampanye sosial yang terbagi menjadi tiga, diantaranya : pesan utama,
pesan pendukung dan pesan testimoni target audience. Selain itu, melihat
penggunaan message appeals dalam strategi pesan kampanye sosial yang dilihat
dari tiga kategori diantaranya : informational appeal, emotional appeal dan mix
appeal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui isi pesan kampanye
sosial pada unggahan konten program Pasar Bebas Plastik dan mengetahui
penggunaan message appeals yang paling dominan dalam unggahan konten
program Pasar Bebas Plastik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan metode analisis isi berjenis deskripsi. Sampel yang digunakan dalam
penelitian ini sejumlah 32 foto, 13 video reels dan 45 caption. Hasil dari penelitian
ini menunjukan bahwa pesan utama terkait penyampaian perilaku yang
diharapkan paling banyak ditemukan dalam bentuk caption. Pesan pendukung
dengan format penyajian berbentuk foto dan video seringkali menyampaikan
informasi seputar isu sosial yaitu sampah plastik di pasar tradisional. Sedangkan,
pesan testimoni target audience yang harusnya dapat mendorong perubahan
perilaku melalui penyajian pesan yang berisi kepuasan, sulit ditemukan. Kategori
message appeal yang paling dominan digunakan sebagai strategi pesan kampanye
sosial adalah informational appeal. GIDKP mendesain pesan yang
mengutamakan fakta, manfaaat, tujuan hingga penyajian data untuk memperkuat
isu sampah plastik
DNA Barcoding untuk Scopellaria marginata Asal Kota Malang, Jawa Timur Berdasarkan Sekuen rbcL, matK, trnK, dan ITS1
Penelitian ini bertujuan untuk mengonfirmasi spesies terduga
Scopellaria marginata asal Kota Malang, Jawa Timur dan
mengkarakterisasi DNA barcodes dari spesies tersebut berdasarkan
sekuen rbcL, matK, trnK, dan ITS1. Tahapan DNA barcoding yang
dilakukan meliputi ekstraksi DNA dari tiga sampel S. marginata yaitu
Sm_UB1; Sm_UB2; dan Sm_UB3, amplifikasi DNA dengan empat
pasang primer barcode yaitu rbcL, matK, trnK, dan ITS1, dan
sekuensing basa DNA dua arah dengan metode Sanger sequencing.
Data yang diperoleh, dianalisis menggunakan perangkat lunak
MEGA11 meliputi analisis data sekuen, analisis komposisi
nukleotida, dan konstruksi pohon filogenetik. Hasil amplifikasi DNA
dengan primer rbcL, matK, trnK, dan ITS1 menunjukkan seluruh
sampel telah berhasil teramplifikasi dengan ukuran amplikon masingmasing ~290 bp, ~700 bp, ~170 bp, dan ~290 bp. Hasil BLAST dan
konstruksi pohon filogenetik, berdasarkan barcode rbcL, matK, dan
ITS1 menunjukkan bahwa seluruh sampel merupakan spesies S.
marginata dan ketiganya berada dalam percabangan yang sama
dengan spesies S. marginata dari basis data GenBank. Sementara hasil
analisis BLAST berdasarkan barcode trnK menunjukkan similaritas
tertinggi dengan spesies Trichosanthes schlechteri dan dari konstruksi
pohon filogenetik berdasarkan barcode tersebut belum mampu
mengelompokkan ketiga sampel dengan spesies S. marginata. Nilai
Correct Assignment Rate (CAR) dari barcode rbcL, matK, dan ITS1
sebesar 100% dan trnK sebesar 0% untuk sampel S. marginata. Oleh
karena itu, rbcL, matK, dan ITS1 merupakan kandidat barcode yang
cocok untuk mendeterminasi spesies S. marginata
Optimalisasi Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Pada Tiktok Ming Promotion (@ming_promotion)
Pemasaran digital telah menjadi sebuah fenomena di masa kini, tercermin
melalui platform media sosial yang umum digunakan setiap hari oleh
masyarakat. Tiktok menjadi salah satu media sosial popular yang telah
menjadi budaya baru di Indonesia mulai sejak 2020. Pada tugas akhir ini
menunjukkan bagaimana pengoptimalan media sosial sebagai sarana
promosi pada tiktok @ming_promotion. Data yang digunakan bersumber
dari laporan analitik TikTok. Pengambilan data dilakukan selama 2 bulan
menggunakan teknik observasi untuk mengumpulkan data impresi konten
TikTok @ming_promotion berupa likes, comment, dan share. Dari hasil
tugas akhir ini menunjukkan bahwa adanya penurunan engagement rate
secara signifikan sebesar 816.69% yang didapat selama periode
penelitian
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Kegiatan Bimbingan Teknis Pada Pusdibang Tapem Studi Kasus Udacoding Indonesia
Dalam era teknologi informasi saat ini, perangkat desa memiliki
peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan
efisiensi dan efektivitas. Pusat Studi dan Pengembangan Tata Kelola
Pemerintahan menghadapi kendala dalam menyediakan pengalaman
interaktif melalui website mereka, seperti keterbatasan fitur verifikasi
dokumen dan ketersediaan informasi yang kurang lengkap. Sebagai solusi,
penambahan fitur untuk verifikasi keaslian dokumen perlu dilakukan untuk
mencegah pemalsuan dan meningkatkan efisiensi layanan digital.
Studi kasus perancangan sistem informasi pada PT. Udacoding
Indonesia menunjukkan manfaat peningkatan kinerja bisnis dan
ketersediaan informasi yang mendukung keputusan manajerial. Oleh
karena itu, penulis tertarik untuk membuat tugas akhir dengan rancangan
sistem informasi yang memperbaiki kekurangan tersebut dan menyediakan
solusi yang aman, efisien, dan efektif untuk manajemen kegiatan bimbingan
teknis di Pusat Studi dan Pengembangan Tata Kelola Pemerintahan. Metode
yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah model waterfall untuk
memastikan tahapan pengembangan sistem dilakukan secara terstruktur
dan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Intensi Merokok Berdasarkan Theory of Planned Behavior dengan Kebijakan Cukai Rokok sebagai Instrumen Kontrol (Studi pada Pengguna Rokok Konvensional di Kota Batu).
Merokok masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat secara
global. Hal ini disebabkan karena sebagian besar risiko penyakit disebabkan karena
kebiasaan merokok, bahkan rokok dapat menyebabkan kematian. Akan tetapi, tren
merokok di Indonesia cenderung terus meningkat, Indonesia merupakan salah satu
negara dengan tingkat perokok aktif tertinggi ke tiga di dunia. Tingginya konsumsi
rokok masyarakat, mendorong pemerintah membuat kebijakan berupa menaikkan
Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk rokok dengan rata-rata sebesar 10% pada
tahun 2023 dan 2024. Theory of Planned Behavior digunakan dalam penelitian ini
untuk memahami faktor-faktor yang menentukan penggunaan rokok tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara variabel
sikap, norma subjektif, dan perceived behavior control terhadap intensi merokok.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif
dengan pendekatan explanatory research menggunakan metode pengumpulan data
survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 155 responden. Metode
pengambilan sampel menggunakan motode akar kuadrat terbalik. Teknik analisis
daata yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square (PLS)
menggunakan software Smart-PLS 4.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel sikap dan perceived
behavior control berpengaruh terhadap intensi merokok. Sedangkan variabel norma
subjektif tidak berpengaruh terhadap intensi merokok
Konsep Community Based Tourism dalam Pengelolaan Kampoeng Heritage Kajoetangan Kota Malang
Kota Malang mempunyai beragam daya tarik wisata yang khas dan Kampoeng
Heritage Kajoetangan menjadi salah satunya. Kampoeng Heritage Kajoetangan
berhasil bangkit setelah mati akibat pandemi yang dapat dilihat dari kenaikan
jumlah pengunjung. Kampung wisata ini juga berhasil meraih banyak pretasi mulai
dari penghargaan PPD 2023 hingga termasuk ke dalam salah satu desa wisata
terbaik pada ADWI 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
pengembangan Kampoeng Heritage Kajoetangan, penerapan konsep community
based tourism, faktor pendukung dan penghambat, dan strategi penerapan konsep
community based tourism dalam Pengelolaan Kampoeng Heritage Kajoetangan.
Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil
penelitian ini adalah komponen pengembangan meliputi attraction, activities,
accessibility, accommodation, dan amenity sudah terpenuhi tetapi belum
sepenuhnya optimal karena pengembangan atraksi wisata intangible belum
maksimal, hanya memiliki dua homestay, dan belum memiliki pusat-oleh-oleh.
Prinsip community based tourism sudah terlaksana yang dibuktikan adanya
keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan, keuntungan dari pengembangan
kampung dirasakan semua masyarakat, dan terdapat pemberdayaan masyarakat
serta distribusi keuntungan secara proposional. Selain itu, ditemukan faktor yang
mendorong dan menghambat dari dalam hingga luar kampung yang kemudian
dianalisis menggunakan analisis SWOT sehingga mendapatkan alternatif stratategi
yang dapat digunakan pihak pengelola. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih
ditemukan komponen pengembangan yang kurang maksimal dan pengelolaan
Kampoeng Heritage Kajoetangan sudah sesuai dengan prinsip community based
tourism
Urgensi Penambahan Syarat Kewajiban Pre Notification Terhadap Emiten Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Untuk Mengatur Praktik Transaksi Backdoor Listing
Latar belakang dari perumusan skripsi ini yakni peningkatan jumlah perseroan
yang go public agar tercatat dalam bursa efek melalui proses Initial Public Offering
(IPO). Namun adanya persyaratan yang banyak dan memakan waktu yang
panjang, menjadikan alasan bagi perusahaan tertutup mencari jalan lain melalui
backdoor listing. Dalam transaksi backdoor listing menimbulkan kerugian oleh
pemegang saham publik atau minoritas karena menghambat potensi capital gain
dan tidak dapat menjual saham mereka pada Perusahaan tersebut. Sehingga
perlunya pengungkapan niat-niat dari adanya transaksi backdoor listing.
Adapun rumusan masalah yakni (1) Bagaimana analisis Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 dan Nomor 74/POJK.04/2016 terkait Praktik
Transaksi Backdoor Listing di Pasar Modal? Dan (2) Bagaimana urgensi
penambahan syarat kewajiban Pre Notification dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan guna melindungi kepentingan pemegang saham publik atau minoritas
atas adanya praktik transaksi Backdoor Listing di Indonesia?
Penelitian ini menerapkan metode penelitian yuridis normatif melalui pendekatan
perundang-undangan, komparatif dan konseptual dengan melakukan studi
kepustakaan dan penelusuran internet.
Dengan demikian, Penulis menjabarkan adanya urgensi penambahan syarat
kewajiban pre notification terhadap emiten melalui perumusan POJK yang khusus
mengatur transaksi backdoor listing. Tidak kunjung adanya peraturan yang
mengakomodir perlindungan hukum terhadap investor akan menurunkan
kepercayaan masyarakat untuk berkontribusi dalam Pasar Modal. Sehingga,
Penulis menuliskan terkait urgensi penambahan syarat kewajiban pre notification
yang diterapkan pada proses persyaratan dan tata cara pengambilalihan
Perusahaan terbuka yang tujuan nya untuk listing di bursa dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan
Analisis Penggunaan E-commerce Shopee PT Kasual Jaya Sejahtera Sebagai Media Promosi dan Penjualan Produk
Penulisan Tugas Akhir ini memiliki tujuan untuk memberikan
pemahaman yang lebih mendalam mengenai penggunaan e-commerce
Shopee pada PT Kasual Jaya Sejahtera. Jenis penulisan ini ialah deskriptif
kualitatif, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kualitatif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana penggunaan
Shopee efektif dalam meningkatkan visibilitas merek dan volume penjualan
perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shopee secara signifikan
membantu meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar PT
Kasual Jaya Sejahtera. Fitur-fitur seperti Shopee Live, Shopee Ads, dan
program flash sale terbukti efektif dalam menarik perhatian konsumen dan
meningkatkan interaksi dengan produk. Selain itu, platform ini juga
menyediakan alat analitik yang membantu perusahaan dalam memantau
kinerja penjualan dan merancang strategi promosi yang lebih tepat sasaran.
Penggunaan Shopee sebagai media promosi dan penjualan sangat
menguntungkan bagi PT Kasual Jaya Sejahtera. Disarankan agar perusahaan
terus memanfaatkan fitur-fitur yang tersedia di Shopee dan mengoptimalkan
strategi digital marketing untuk mempertahankan dan meningkatkan
pertumbuhan penjualan di masa depan
Sistem Informasi Layanan Pengaduan dan Aspirasi Masyarakat Berbasis Web di ISI Surakarta
Perkembangan teknologi informasi saat ini memberikan banyak
dampak positif bagi kehidupan manusia salah satunya dalam bidang
pelayanan pengaduan. Layanan pengaduan yang mudah digunakan, mudah
diakses, dan cepat diproses merupakan hal yang dibutuhkan oleh masyarkat
saat ini. Perguruan tinggi merupakan salah satu instansi yang
membutuhkan layanan pengaduan dan aspirasi guna memperbaiki dan
meningkatkan kualitasnya. ISI Surakarta sebagai salah satu perguruan
tinggi sangat membutuhkan sistem informasi layanan pengaduan dan
aspirasi masyrakat berbasis web untuk memberikan kemudahan bagi civitas
akademik serta masyarakat yang ingin membuat laporan pengaduan,
aspirasi, atau permintaan informasi mengenai ISI Surakarta. Pelayanan
pengaduan yang masih dilakukan secara manual akan menimbulkan
permasalahan-permasalahan yang lebih besar apabila tidak segera
diperbaik