137686 research outputs found
Sort by
Analisis Yuridis Pengaturan Robotic Surgery Dalam Bedah Urologi (Studi Undang-Undang No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan)
Dalam skripsi ini, penulis membahas bahwa perkembangan teknologi medis seperti
robotic surgery sudah dipergunakan di Indonesia yang masih terbatas, salah satunya
pada kasus urologi. Robotic surgery di Indonesia menggunakan robotic surgery da
vinci buatan Amerika Serikat dengan perusahaan Intiutive surgical. Dengan kemajuan
pesat teknologi ini, pemerintah terus memperbarui ketentuannya yang tertuang dalam
UU 17/2023 tentang Kesehatan yang mengatur mengenai teknologi kesehatan yang
sedang marak digunakan. Akan tetapi dalam aturan terbaru ini belum ada definisi dan
pengaturan lebih lanjut mengenai sertifkasi, standar robotic surgery dan rumah sakit
serta untuk dokter sehingga berimplikasi pada belum ditetapkannya pengaturan
standar nasional, maintenance, pengawasan, serta batas-batas tanggung jawab
berbagai pihak seperti dokter dan rumah sakit, hingga perlindungan pasien. Dengan
demikian, tidak adanya suatu pengaturan mengenai robotic surgery menimbulkan
kekosongan hukum.
Merujuk pada penjelasan diatas, maka muncul dua terkait rumusan masalah yaitu: (a)
bagaimana idealnya pengaturan robotic surgery dalam bedah urologi di Indonesia?
Dan (b) bagaimana pengaturan perlindungan pasien robotic surgery pada bedah
urologi di Indonesia?
Dalam skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang kemudian
dikaitkan pendekatan perundang-undangan (statuteapproach) dan Pendekatan
konsep (conceptual approach), dan Pendekatan Perbandingan (Comparative
Approach) dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang didapat dari studi
kepustakaan. Yang selanjutnya dianalisa menggunakan teknik interpretasi analogi dan
komparasi dalam mengidentifikasi permasalahan hukum yang akan dikaji.
Hasil penelitian dalam skripsi ini yang dapat penulis simpulkan bahwa peraturan UU
17/2023 tentang Kesehatan dan UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen serta
peraturan pelaksana lainnya tidak dapat mengakomodir ketentuan terkait robotic
surgery lebih lanjut. Oleh sebab itu, diperlukan peraturan tambahan yang membahas
mengenai robotic surgery yang dapat diadopsi dari standar internasional dan Amerika
Serikat yang lebih berpengalaman dalam mengatur dan memastikan penggunaan
robotic surgery aman dan efektif sehingga terwujud kejelasan dan kepastian hukum
bagi berbagai pihak, khususnya dalam melindungi pasie
Pengaruh Lama Ekuilibrasi Suhu Dingin Dan Ekuilibrasi Uap Nitrogen Cair Terhadap Kualitas Semen Beku Domba Merino Yang Disuplementasi Dengan Antioksidan Quercetin”
Peningkatan populasi Domba Merino dapat dilakukan dengan penerapan teknologi reproduksi ternak dengan inseminasi buatan, namun dalam inseminasi buatan diperlukan kualitas semen beku yang baik. Penurunan suhu atau pembekuan dalam proses pembekuan semen menjadi faktor yang sangat berpengaruh pada penurunan kualitas semen beku karena semen akan mengalami cold shock atau ROS (Reactive Oxygen Species). Penambahan pengencer tris aminomethane kuning telur yang disuplementasi antioksidan quercetin menjadi solusi untuk bisa menghambat penurunan atau mempertahankan kualitas semen beku. Tris aminomethane kuning telur sebagai krioprotektan ekstraseluler karena kuning telur mengandung lipoprotein dan lesitin yang dapat melindungi memran sel spermatozoa saat pembekuan dan antioksidan quercentin mampu menangkah radikal bebas pada spermatozoa sehingga dapat meminimalisir kerusakan spermatozoa akibat ROS (Reactive Oxygen Species).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama ekuilibrasi suhu dingin, ekuilibrasi uap pada uap nitrogen, dan interaksi keduanya terhadap kualitas semen beku domba Merino menggunakan pengencer tris aminomethane yang disuplementasi quercetin. Harapannya penelitian ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk memperbaiki proses produksi semen beku Domba Merino. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2024 di Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijawa.
Materi penelitian ini adalah semen segar dari domba Merino milik PT. KTHR Indonesia. Penampung semen dari pejantan domba Merino menggunakan vagina buatan (artificial vagina). Semen segar yangdigunakan dalam penelitian ini memiliki nilai motilitas massa minimal (+++), motilitas individu ≥ 70%, viabilitas ≥ 70%, dan abnormalitas < 10%. Semen yang sudah ditampung selanjutnya dilakukan evaluasi semen segar secara makroskopis (volume, konsistensi, warna, bau) dan mikroskopis (motilitas massa, motilitas individu, konsentrasi). Kemudian diencerkan dengan pengencer tris aminomethane kuning telur dengan tambahan antioksidan quercetin 30 μM. Selanjutnya dilakukan ekuilibrasi terhadap semen yang telah diencerkan. Semen diekuilibrasi pada suhu dingin 5⁰C selama (1 jam; 1,5 jam; 2 jam; 2,5 jam) dan masing-masing diekuilibrasi pada uap nitrogen cair dengan ketinggian dari permukaan nitrogen cair 10 cm selama (5 menit, 10 menit, 15 menit). Pemeriksaan post ekuilibrasi dilakukan dua kali yaitu setelah ekuilibrasi suhu dingin dan setelah post thawing.Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4 x 3. Faktor pertama yaitu lama ekuilibrasi suhu dingin dengan waktu tertentu (1 jam, 1.5 jam, 2 jam, 2.5 jam). Faktor kedua yaitu lama ekuilibrasi uap nitrogen cair selama (5 menit, 10 menit, 15 menit). Pengamatan dilakukan yaitu evalusai semen segar, before freezing, dan post thawing. Seluruh perlakukan dilakukan sebanyak 5 kali. Data yang diperoleh dianalisi menggunkaan analisis ragam ANOVA secara statistik dengan bentuk Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4 x 3. Faktor pertama adalah lama ekuilibrasi suhu dingin 5⁰C selama waktu yang ditentukan (1 jam, 1.5 jam, 2 jam, 2.5 jam). Faktor kedua adalah lama ekuilibrasi uap nitrogen dengan waktu yang ditentukan (5 menit, 10 menit, 15 menit). Total perlakuan kombinasi sebanyak 12 dan dilakukan sebanyak 5 kali ulangan. Apabila diperoleh hasil yang berbeda nyata (P<0.05) atau berbeda sangat nyata (P<0.01) maka dilanjutkan dengan uji jarak bergand Duncan (DMRT). Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan software IBM SPSS (Stastical Package for the Social Science) Statistik versi 25.
Hasil dari penelitian didapatkan bahwa lam ekuilibrasi suhu dingin pengaruh nyata (P0,05) terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan integirtas membran. Selian itu interaksi antara lama ekuilibrasi suhu dingin dan lama ekuilibrasi uap nitrogen memberi pengaruh yang sangat nyata terhadap kualitas viabilitas, abnomalitas, dan integritas membran spermatozoa.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama ekuilibrasi suhu dingin selama 2 jam dan lama ekuilibrasi uap nitrogen selama 5 menit memiliki presentase terbaik dalam mempertahankan motilitas spermatozoa domba Merino yang disuplementasi antioksidan quercetin 30 μM sedangkan lama ekuilibrasi selama 2,5 jam memiliki presentase terbaik dalam mempertahankan viabilitas, abnormalitas, dan integritas membran dengan lama ekuilibrasi uap nitogen masing masing 15 menit, 10 menit, dan 5 menit. Lama ekuilibrasi 2,5 jam dan lama ekuilibrasi uap nitrogen 15 menit merupakan kombinasi waktu terbaik untuk viabilitas seprmatozoa serta lama ekuilibrasi 2 jam dan lama ekuilibrasi uap nitrogen 5 menit merupakan kombinasi waktu terbaik untuk integritas membran spermatozoa domba Merino yang disuplementasi antioksidan quercetin 30 μM untuk menyesuaikan dengan suhu lingkungan yang berubah sehingga mampu mempertahankan kualitas dan dapat meminimalisir kematian spermatozoa yang berlebihan akibat cold shock dan ROS (Reactive Oxygen Species)
Pengaruh Penambahan Tepung Kunyit (Churcuma Domestica) dan Enzim Pada Ransum Terhadap Efektivitas Performa Itik Alabio (Anas platyrhynchos Borneo)
Itik adalah jenis unggas air dengan famili yang sama dengan entok, anatidae, tetapi dengan genus yang berbeda. Karena selaput renang kaki pada bagian kakinya, itik ini dikategorikan sebagai unggas air. Itik adalah unggas monogamus, atau hidup berpasangan, dan mereka mengerami dan menetaskan telur selama musim kawin. Akibatnya, sifat itik seperti mengerami, bentuk tubuh, dan perkawinannya berubah dari monogamus menjadi poligamus. Itik petelur jenis alabio berasal dari persilangan itik peking (itik pedaging) dan itik Kalimantan di Indonesia. Nama itik ini berasal dari daerah Alabio di Kalimantan Selatan. Faktor-faktor seperti pakan, manajemen, dan pembibitan itik petelur memengaruhi produktivitas dan efisiensi. Peternak sering menghadapi masalah dengan ketersediaan pakan ternak, yang memiliki kandungan nutrisi yang rendah. Jika pakan yang diberikan tidak sesuai dengan standarisasi kebutuhan itik, itik petelur akan mengalami kondisi yang tidak ideal, seperti kurangnya nafsu makan dan rentan terhadap penyakit.
Pembudidayaan itik Alabio di desa ini terbukti relatif mudah dan ekonomis, memungkinkan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ini tanpa kendala yang berarti. Selain itu, kemampuan bertelur itik Alabio yang tinggi, mencapai sekitar 200-250 butir per tahun, menjadi tujuan utama dalam pemilihan jenis itik ini. Telur itik Alabio, dengan kualitas baik dan kadar protein tinggi, tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi lokal tetapi juga menjadi produk yang dapat dijual di pasar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober 2023. Bertempatan di Desa Ngampel, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur
Materi dalam penelitian ini adalah menggunakan Itik alabio usia rata-rata 4,5 – 5 bulan sebanyak 54 ekor. Itik alabio akan menghasilkan telur yang dimana pada telur terseut akan digunakan sebagai bahan penelitian.Pakan yang diberikan dalam penelitian berupa pakan basal dengan penambahan kalsium fitobiotik dan diberikan sesuai perlakuan. Bahan pakan yang digunakan adalah nasi aking (20%); Jagung (17%); konsentrat itik (26,3%) dan bekatul (37,5%).Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan 3 perlakuan. Percobaan perlakuan Penelitian masing-masing menggunakan 1 jantan dan 5 betina. adapun perlakuan yang digunakan adalah, P0 : pakan basal (pakan kontrol positif), P1 : pakan basal + 0,2 % enzim &fitobiotik , P2 : pakan basal + 0,4 % enzim & fitobiotik
Senyawa kurkumin dan kandungan enzim dalam tepung kunyit dapat meningkatkan nafsu makan itik Alabio, meningkatkan daya terima pakan, meningkatkan konsumsi pakan, produksi telur, tebal kerabang, serta mengoptimalkan proses konversi pakan. Senyawa aktif dalam tepung kunyit dapat membantu itik alabio meningkatkan palatabilitas pada ransum pakan
Kualitas Dan Proporsi Permatozoa X Dan Y Hasil Sexing Menggunakan Metode Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll 3 Gradien Pada Pengencer Berbeda Pada Sapi Belgian Blue Cross
Penelitian ini dilaksanakan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari dan Laboratorium Reproduksi Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dimulai pada bulan Juli-Agustus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dan proporsi spermatozoa X dan Y hasil sexing metode sentrifugasi gradien densitas percoll menggunakan 3 gradien pada pengencer berbeda pada sapi Belgian Blue Cross. Penelitian yang dilakukan ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan metode sexing SGDP dan sumber informasi mengenai kualitas dan proporsi spermatozoa X dan Y sebagai metode yang tepat untuk memisahkan spermatozoa X dan Y dengan hasil terbaik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratorium untuk mengetahui kualitas dan proporsi spermatozoa X dan Y hasil sexing menggunakan metode sentrifugasi gradien densitas percoll 3 gradien pada pengencer andromed® dan tris aminomethane + kuning telur 20%. Kemudian dilakukan pengumpulan data primer, meliputi uji motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan konsentrasi, total spermatozoa motil, serta uji morformetri untuk menentukan proporsi spermatozoa X dan Y. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test berpasangan. Sampel semen yang digunakan semen segar sapi Belgian Blue Cross yang diberi nama pejantan Blue Fontain berumur 6 tahun dan memiliki bobot badan 800 kg yang diperoleh dari Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari. Persyaratan semen segar untuk dilakukan proses pengenceran yaitu memiliki motilitas individu > 70% dan motilitas massa minimal 2+. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan pengencer tris aminomethane + KT 20% pada proses sexing dengan metode SGDP 3 gradien tidak berpengaruh terhadap kualitas semen hasil sexing pada lapisan atas dilihat dari motilitas, viabilitas, abnormalitas, konsentrasi dan total spermatozoa motil (TSM) (P>0,05) sedangkan berpengaruh terhadap kualitas semen lapisan bawah ditinjau dari motilitas, konsentrasi dan total spermatozoa motil (TSM) (P<0,05). Pengencer andromed® dan tris aminomethane + kuning telur 20% dapat digunakan karena mampu mempertahankan kualitas dan proporsi spermatozoa dalam proses sexing SGDP 3 gradien. Diperlukan evaluasi lebih lanjut dan keterampilan pada proses pippeting dalam proses sexing
Efektivitas Patch Transdermal Greeny Maternity Pad dengan Formulasi Teh Hijau sebagai Konsentrasi Dominan Terhadap Proses Penyembuhan Luka Perineum Pasca Persalinan Pervaginam.
Luka Perineum merupakan faktor predisposisi terjadinya infeksi pada masa nifas akibat proses penyembuhan luka jahitan perineum yang lama. Ibu nifas yang merasa kurang puas dengan pengobatan yang ada, menciptakan sediaan herbal alternatif untuk menyembuhkan luka, yang apabila tidak digunakan sesuai anjuran maka dapat meninggalkan sisa sehingga area luka menjadi lembab dan sembuh lebih lama. Peneliti mengajukan inovasi Greeny Maternity Pad atau pembalut nifas dari bahan herbal ekstrak teh hijau, pegagan, dan lidah buaya dengan kemampuan mempercepat penyembuhan luka serta menampung darah nifas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan Greeny Maternity Pad serta membuktikan efektivitasnya. Metode : Penelitian ini merupakan true experimental research design dengan pendekatan the post test only control group design terhadap hewan coba Rattus norvegicus yang dikelompokkan menjadi 4 kelompok perlakuan dan 1 kelompok kontrol dengan indikator redness, edema, approximation. Analisis data dilakukan dengan ANOVA one-way test dan analisis post-hoc. Hasil penelitian : Didapatkan ada perbedaan nyata antara kelima kelompok dalam waktu penyembuhan luka sayat. Analisis post-hoc mendapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara waktu penyembuhan luka sayat di beberapa kelompok. Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembuatan Greeny Maternity Pad dapat diketahui serta Patch-nya terbukti efektif dalam penyembuhan luka sayat Rattus norvegicus berdasarkan perbedaan rerata waktu penyembuhan luka dengan formulasi yang paling berpengaruh adalah kelompok Rattus norvegicus F2 (2:1:1) selama 12 hari dibandingkan dengan kelompok formulasi lainnya pada rentang 14-19 hari
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Food And Beverage Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2022
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis rasio likuiditas yang
diproksikan dengan current ratio berpengaruh positif, rasio solvabilitas diproksikan
dengan debt to equity berpengaruh negatif, rasio rentabilitas diproksikan dengan
return on equity berpengaruh positif, dan rasio aktivitas diproksikan dengan Total
assets turnover berpengaruh positif terhadap return saham pada perusahaan food
and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2022.
Populasi dari penelitian ini sebanyak 32 perusahaan food and beverage yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia, selama tiga tahun dari 2020 sampai dengan tahun
2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive
sampling, dengan melakukan pengambilan sampel dari populasi berdasarkan suatu
kriteria tertentu. Diperoleh sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 21
perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020
sampai dengan tahun 2022. Hasil penggujian menunjukkan bahwa rasio likuiditas
yang diproksikan dengan current ratio tidak berpengaruh, rasio solvabilitas
diproksikan dengan debt to equity berpengaruh positif, rasio rentabilitas
diproksikan dengan return on equity berpengaruh positif, dan rasio aktivitas
diproksikan dengan Total assets turnover tidak berpengaruh terhadap return saham
pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada
periode 2020-2022
Penggunaan Economic Production Quantity (EPQ) Multi Items dan Goal Programming dalam Mengoptimalkan Perencanaan Produksi Komponen Konstruksi (Studi Kasus: UD Pilar Beton, Magetan)
Dalam menjaga dan memenuhi permintaan dalam penyaluran barang yang diproduksi, perusahaan perlu memiliki analisis yang tepat dalam melakukan perencanaan produksi agar dapat memperoleh volume persediaan yang optimal dalam suatu perusahaan. Metode Economic Production Quantity (EPQ) Multi Items digunakan untuk memperhitungkan kuantitas produksi dan total biaya persediaan yang optimal sehingga dapat meminimalkan risiko kehilangan penjualan dalam konteks kerugian. Melalui hasil dari perhitungan mencari kuantitas produksi optimal komponen kontruksi terlaku tahun 2021 dengan menggunakan metode EPQ Multi Items menghasilkan kuantitas masing-masing produk setiap siklusnya adalah 981 biji untuk Paving Block Bata, 987 biji untuk Paving Block 3D, 792 biji untuk Paving Pres Segi Enam, 1.516 biji untuk Batako Block, 679 untuk Batako Biasa dengan biaya produksi sebesar Rp628.865.810,626 selama 32 siklus produksi. Variabel keputusan pada metode Goal Programming, yaitu banyaknya Paving Block Bat
Analisis Hubungan Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pengangguran di Indonesia
Tujuan pembangunan suatu negara adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Para
pemangku kebijakan makroekonomi saat ini fokus pada tingkat pertumbuhan
ekonomi, inflasi dan pengangguran. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis hubungan antara pertumbuhan ekonomi, inflasi dan pengangguran
di Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis Uji Kausalitas Granger. Hasil
dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan pertumbuhan ekonomi terhadap
inflasi tidak terdapat hubungan, inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi tidak
terdapat hubungan. Pengangguran tehadap pertumbuhan ekonomi tidak terdapat
hubungan, pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran tidak terdapat
hubungan. Sedangkan pengangguran terhadap inflasi tidak terdapat hubungan,
dan inflasi terhadap pengangguran tidak terdapat hubungan. Dari hasil hasil
tersebut, diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan pengangguran
secara bersama – sama tidak memiliki hubungan kausalitas antar variabel
Pengaturan Yang Tepat Dalam Memberikan Perlindungan Hukum Terhadap Merek Yang Diberikan Hak Prioritas Dalam Konsep First To File Di Indonesia
Pada skripsi ini, penulis mengangkat permasalahan dalam Pasal 9 dan Pasal 10
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan
Indikasi Geografis terkait dengan ketidaklengkapan pengaturan mengenai
pendaftaran merek dengan hak prioritas. Pada undang-undang tersebut masih
memiliki banyak celah dan ruang kosong yang dapat menimbulkan sengketa
maupun gugatan antara merek asing dengan merek dalam negeri di masa yang
akan datang. Salah satunya, dalam undang-undang tersebut masih memiliki celah
terkait diterimanya 2 (dua) merek yang merupakan merek asing dengan hak
prioritas dan merek dalam negeri yang terlebih dahulu didaftarkan di Indonesia
yang memiliki atau berpotensi memiliki persamaan pada pokoknya. Dalam hal ini,
tidak ada peraturan yang menjelaskan bagaimana pengaturan yang tepat terkait
perlindungan merek dengan hak prioritas dalam konsep first to file di Indonesia
ditinjau dari konsep tanggal penerimaan serta syarat dan prosedur pendaftaran
merek.
Berdasarkan latar belakang yang sudah dipaparkan, penelitian ini mengangkat
rumusan masalah: (1) Bagaimana analisis perlindungan hukum terhadap pemilik
hak prioritas dalam konsep first to file di Indonesia dibandingkan dengan Malaysia
dan Amerika Serikat? (2) Bagaimana pengaturan yang tepat dalam memberikan
perlindungan hukum terhadap merek yang diberikan hak prioritas dalam konsep
first to file di Indonesia?
Untuk menjawab permasalahan yang ada, penulis menggunakan jenis penelitian
yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan (statute
approach), pendekatan perbandingan hukum (comparative approach), pendekatan
kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan
hukum primer, sekunder, dan tersier akan penulis analisis menggunakan
penafsiran gramatikal dan penafsiran sistematis (logis).
Berdasarkan hasil penelitian, penulis mendapatkan jawaban terkait adanya
ketidakselarasan antara konsep hak prioritas dan konsep first to file. Dalam hal ini,
kedua merek sudah sama-sama terdaftar di Indonesia, namun memunculkan
permasalahan terkait persamaan pada pokoknya yang diakibatkan masih lemahnya
pengaturan mengenai merek di Indonesia. Untuk mencegah dan meminimalisir hal
terkait, dapat dilakukan perubahan rumusan peraturan di Indonesia yaitu dengan
mengadopsi Laws of Malaysia Act 815 (Trademarks Act 2019) dan Lanham Act.
Oleh karena itu, saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini yaitu menegaskan
konsep tanggal penerimaan pendaftaran merek dengan hak prioritas serta
melengkapi syarat dan prosedur pendaftaran merek dengan bukti dan lampiran
global brand database WIPO yang telah terverifikasi sebagai bukti itikad baik
pendaftaran merek serta prosedur verifikasi sebagai prosedur tambahan
Hubungan Antara Gaya Kepemimpinan Autentik Dan Work-Life Balance Pada Organisasi Fatayat Nu
Fatayat NU merupakan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dibawah naungan
Nahdlatul Ulama (NU). Anggota dari Fatayat NU sendiri berasal dari latar belakang
yang beragam, mulai dari wanita pekerja formal dan non formal, wanita yang sudah
menikah dan berkeluarga, hingga anggota dan/atau pemimpin legislatif. Untuk itu,
anggota Fatayat NU memiliki peran lain di luar organisasi dan mereka harus
menyeimbangkan peran-peran tersebut sehingga work-life balance yang baik dapat
tercapai. Seimbang atau tidaknya peran tersebut, dapat dipengaruhi oleh banyak faktor,
salah satunya adalah gaya kepemimpinan. Gaya kepemimpinan memiliki tipe-tipe yang
berbeda namun pada Fatayat NU sendiri, gaya kepemimpinan yang diterapkan sesuai
dengan aspek-aspek yang ada pada gaya kepemimpinan autentik. Terdapat perbedaan
antara anggota dengan pengurus harian Fatayat NU dimana para pengurus terlepas dari
apapun jabatannya harus memimpin anggotanya, terlebih struktur organisasi Fatayat
sendiri menggunakan sistem hierarki. Untuk itu, tujuan dari dilakukannya penelitian
ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan autentik dan work�life balance dengan pengurus harian Fatayat NU sebagai responden penelitian (N =
87). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional.
Analisis data menggunakan Pearson’s product moment correlation menunjukkan
adanya hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan autentik dan work�life balance (p <.001). Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan gaya kepemimpinan
yang autentik pada organisasi Fatayat NU dapat meningkatan kualitas work-life
balance anggotanya