University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Pengaruh Modal Sosial Terhadap Resiliensi Pasca Pandemi Covid-19 Pada Pengolah Ikan Trasak di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Modal sosial memiliki unsur seperti, kepercayaan sosial, jaringan, dan nilai-nilai yang bermanfaat bagi masyarakat guna membuat kehidupan mereka lebih meningkat dan berkualitas. Modal sosial memiliki keterkaitan dengan usaha bertahan dalam hidup atau resiliensi. Resiliensi merupakan usaha bertahan hidup dari segala hal yang terjadi. Masyarakat memiliki lingkungan yang dinamis, dimana memiliki perubahan hidup yang bermacam-macam. Hal tersebut juga dilakukan masyarakat untuk menyikapi pandemi COVID-19 yang mulai merambah di dunia pada tahun 2019. Adanya virus COVID-19 membuat gempar dan mempengaruhi kehidupan manusia. Berbagai bidang kehidupan terganggu, seperti pendidikan politik, sosial, dan ekonomi. Begitupun yang terjadi di Kabupaten Pasuruan, tepatnya di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok. Kegiatan pengolahan ikan trasak yang sudah menjadi mata pencaharian sebagian masyarakatnya menjadi terganggu. Sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh modal sosial terhadap resiliensi pasca pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 hingga Januari 2024. Penelitian ini menggunakan beberapa jurnal pendukung sebagai referensi. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data sekunder dan data primer. Data sekunder diambil dari Kantor Desa Jatirejo, BPS, dan Dinas KKP setempat. Data primer didapatkan dari wawancara, observasi, dokumentasi, serta kuesioner. Calon responden atau populasi dalam penelitian ini sebanyak 45 orang pengolah ikan trasak yang diambil menjadi sampel sebesar 40 orang pengolah ikan trasak. Hasil penelitian ini diolah menggunakan aplikasi SPSS dengan melakukan uji keabsahan data, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasilnya didapatkan bahwa unsur modal sosial yang diimplementasikan oleh pengolah ikan trasak Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan yaitu norma, jaringan, dan kepercayaan. Penerapan modal sosial tersebut dilakukan dalam rangka resiliensi pasca pandemi COVID-19. Variabel Norma, Jaringan, dan Kepercayaan secara bersama-sama mempengaruhi resiliensi pasca pandemi COVID-19 karena didapatkan nilai signifikansi 0,000 2,87. Pada uji T, disimpulkan bahwa variabel norma tidak berpengaruh pada resiliensi, variabel jaringan berpengaruh secara negatif pada resiliensi, dan variabel kepercayaan berpengaruh secara positif pada resiliensi

    Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan EWOM terhadap Kepuasan Konsumen dengan Keputusan Pembelian Online sebagai Variabel Mediasi pada UMKM “Dapoer Naycha”, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

    No full text
    Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki wilayah laut serta pesisir yang tersebar potensi perikanannya yang dinilai sangat besar dimana jumlah produksi perikanan lut secara keseluruhan mencapai hingga 111,29 ribu ton. Adanya potensi perikanan tersebut dapat menjadi peluang usaha baik usaha kecil maupun besar. Tidak hanya itu, permintaan yang semakin meningkat ini juga didasari atas adanya kesadaran masyarakat untuk memulai hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh. Adanya kesadaran dari masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan sehat seperti ikan menyebabkan semakin meningkatnya jumlah permintaan konsumen akan produk perikanan, sejalan dengan perkembangan dari bisnis kuliner maupun UMKM yang menjualkan produk perikanan tersebut. Salah satu UMKM yang ada di Jawa Timur yang menjualkan produk perikanan yakni UMKM Dapoer Naycha dengan produk keripik kulit ikan patin merek “Rechista”. UMKM Dapoer Naycha ini berdiri sejak akhir tahun 2019 dan mengalami banyak kemajuan. UMKM ini menjualkan produknya secara online dan ada pun konsumen yang memberikan ulasan terkait kualitas produk, serta harga dari produk UMKM Dapoer Naycha ini. Oleh karenanya, penting sekali bagi UMKM Dapoer Naycha untuk memperhatikan strategi pemasaran yang digunakan, dengan melihat pengaruh dari kualitas produk, harga, dan eWOM terhadap kepuasan konsumen dengan keputusan pembelian online sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap kepuasan konsumen, pengaruh harga terhadap kepuasan konsumen, pengaruh eWOM terhadap kepuasan konsumen, hubungan antara keputusan pembelian online dalam memediasi hubungan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen, hubungan antara keputusan pembelian online dalam memediasi hubungan harga terhadap kepuasan konsumen, hubungan antara keputusan pembelian online dalam memediasi hubungan eWOM terhadap kepuasan konsumen, dan hubungan antara keputusan pembelian online terhadap kepuasan konsumen Penelitian ini dilaksanakan selama Februari – Maret 2024 di UMKM Dapoer Naycha dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini, adapun sampel yang digunakan berjumlah 140 responden yakni konsumen yang pernah membeli produk keripik kulit ikan patin merek “Rechista” dengan kriteria minimal 17 tahun. Adapun analisis data yang digunakan pada penelitian ini ialah dengan menggunakan warpPLS SEM Method serta analisis deskriptif.Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, dan eWOM memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian online. Kualitas produk, harga, dan eWOM memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen. Keputusan pembelian online sebagai variabel mediasi mampu memutuskan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen, keputusan pembelian online sebagai variabel mediasi mampu memutuskan harga terhadap kepuasan konsumen, keputusan pembelian online sebagai variabel mediasi tidak mampu memutuskan eWOM terhadap kepuasan konsumen, serta keputusan pembelian online sebagai variabel mediasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Saran yang diberikan yakni perusahaan harus mampu mempertahankan serta meningkatkan strategi pemasaran dengan pendekatan variabel kualitas produk, harga, dan eWOM agar UMKM ini lebih mampu memberikan kepuasan konsumen dan menciptakan adanya keputusan pembelian yang berulang dari konsumen yang puas terhadap produk dari UMKM ini. Adapun saran bagi peneliti selanjutnya yakni dengan menggunakan variabel yang berbeda dan memperluas variabel-variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini, serta diharapkan bagi peneliti selanjutnya yakni mengambil sampel yang lebih banyak sehingga data yang diperoleh pun lebih akurat

    Pengaruh Perbedaan Jenis Pupuk Terhadap Pelepasan dan Ketersediaan Unsur Hara NPK, Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium cepa).

    No full text
    Bawang merah merupakan komoditas penting bagi perekonomian di Indonesia yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia, produksi dan kualitas tanaman bawang merah dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara pada tanah yang dapat diserap tanaman. Pemberian pupuk (pemupukan) merupakan upaya untuk menambahkan unsur hara pada tanah. Pemupukan dengan cara dan waktu yang tepat juga berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pupuk, salah satu caranya dengan pengaplikasian pupuk controlled release fertilizer (CRF). Kelebihan pupuk CRF yaitu pengaplikasian pupuk CRF hanya dilakukan satu kali selama masa tanam karena lapisan pelindung yang dapat melepas unsur hara secara bertahap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk terhadap pelepasan, ketersediaan, pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah serta hubungan pelepasan dan ketersedian terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Kegiatan penelitian dilakukan dari bulan Oktober 2022 sampai April 2023 di Kebun Percobaan Jatimulyo, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Laboratorium Kimia dan Biologi Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 11 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari Perlakuan F0: Kontrol (tanpa pemupukan), F1: Pupuk CRF 0% pelapis, F2: Pupuk CRF 3-4% pelapis, F3: Pupuk CRF 5-6% pelapis, F4: Pupuk CRF 7-8% pelapis, F5: Pupuk CRF 11-12% pelapis, F6: Pupuk NPK Pelangi Joss, F7: Pupuk Nitralite, F8: Pupuk Urea Coating Microorganisme, F9: Pupuk Urea Granule, F10; Urea CRF. Parameter penelitian meliputi parameter tingkat pelepasan pupuk: N total, P total, dan K total; parameter tanah: pH, N total, P tersedia, K tersedia, Amonium, dan Nitrat; parameter pertumbuhan: panjang tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan; parameter produksi: jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, berat basah umbi per rumpun, berat kering umbi per rumpun. Analisis data menggunakan analysis of variance (ANOVA) taraf 5% dilanjutkan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hubungan antar parameter dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan pengaruh antar parameter dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis pupuk yang diaplikasikan memiliki tingkat pelepasan unsur hara N, P, K yang berbeda, yang berpengaruh terhadap K tersedia, N tersedia tanah. Namun, perbedaan jenis pupuk yang diaplikasikan tidak memberikan pengaruh yang berbeda terhadap P tersedia, pertumbuhan dan produksi bawang merah. Perlakuan pupuk CRF berpelapis 12% (F5) mampu mengontrol pelepasan unsur hara N, P, dan K lebih baik dibandingkan perlakuan yang lain. Perlakuan pupuk nitralite (F7) menunjukkan hasil pertumbuhan dan produksi lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya sebesar 5-35%. Hasil analisis menunjukkan korelasi positif antara pelepasan pupuk, ketersediaan, pertumbuhan dan produksi. Pelepasan N dan P pupuk berpengaruh pada panjang tanaman sebesar 28% dan 40%, pelepasan K pupuk berpengaruh pada berat kering umbi per rumpun sebesar 36%, dan P tersedia berpengaruh pada jumlah anakan sebesar 48%. Pupuk CRF berpelapis 7-8% mampu mendukung pertumbuhan dan produksi apabila pelepasan sesuai dengan kategori pelapis yang mampu menyesuaikan kebutuhan unsur hara tanaman bawang merah

    Respon Pertumbuhan Bibit Nanas (Ananas cosmosus L.) Terhadap Aplikasi Berbagai Isolat Bakteri Rizosfer Antagonis

    No full text
    Nanas (Ananas comosus L.) adalah salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Lampung merupakan provinsi yang menjadi penghasil nanas terbesar pertama di Indonesia. Namun dalam proses produksinya terdapat kendala yang sangat berdampak terhadap hasil tanaman nanas tersebut yakni ketersediaan bibit nanas yang semakin sedikit serta serangan penyakit pada tanaman nanas oleh patogen tular tanah. Peningkatan produksi nanas setiap tahunnya berdampak pada kebutuhan ketersediaan bibit dalam jumlah banyak, namun mengingat pertumbuhan bibit nanas yang cukup lama membutuhkan waktu yang lebih cepat untuk menghasilkan bibit nanas. Selain itu, terdapat serangan penyakit pada tanaman nanas oleh patogen tular tanah berupa serangan oleh patogen Phytophthora nicotianae. Dimana serangan patogen tersebut menyebabkan tanaman nanas dalam pertumbuhannya terganggu, sehingga hal ini juga menjadi masalah yang serius bagi pertumbuhan tanaman nanas. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan aplikasi isolat bakteri antagonis. Bakteri antagonis adalah bakteri yang mampu menghambat serangan patogen melalui mekanisme antagonis berupa persaingan hidup, parasitisme, antibiosis, dan mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman melalui produksi senyawa fitohormon yang akan merangsang pertumbuhan akar sehingga dapat memacu pertumbuhan tanaman secara maksimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September hingga November 2023 di Laboratorium Research & Development PT. Great Giant Pineapple Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan yaitu P0 = Tanpa isolat bakteri , P1 = Isolat bakteri Rizosfer Nanas 1 (RN 1), P2 = Isolat bakteri Rizosfer Nanas 2 (RN 2), P3 = Isolat bakteri Rizosfer Nanas 3 (RN 3), P4 = Konsorsium bakteri Rizosfer Nanas 1&2 (RN 1&2), P5 = Konsorsium bakteri Rizosfer Nanas 1&3 (RN 1&3), serta P6 = Konsorsium bakteri Rizosfer Nanas 2&3 (RN 2&3) dengan masing-masing perlakuan dengan 4 ulangan, sehingga menghasilkan 28 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan non destruktif memerlukan 10 sampel bibit nanas, sedangkan sampel destruktif memerlukan 7 sampel bibit nanas. Adapun variabel yang diamati pengamatan non- destruktif yaitu tinggi tanaman, panjang daun, lebar tanaman, jumlah daun, luas daun, kandungan klorofil, untuk pengamatan destruktif yaitu panjang akar, jumlah akar, diameter akar, bobot segar akar, dan bobot kering akar. Data yang didapatkan dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan taraf 5%, apabila didapatkan hasil yang berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi bakteri antagonis mampu mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Aplikasi bakteri antagonis konsorsium (RN 1&2) dan (RN 2&3) lebih efektif dalam mempengaruhi pertumbuhan tanaman

    The Influence Of Advertising Value On Customers Attitudes Toward Advertising And Attitudes Toward Brand

    No full text
    Dalam era kontemporer, media sosial TikTok yang berkembang pesat memberikan peluang bagi pemasar untuk menarik perhatian konsumen melalui penayangan iklan video singkat. Oleh karena itu, pemahaman terhadap faktor-faktor yang dapat memengaruhi sikap konsumen menjadi sangat penting agar strategi pemasaran dapat berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak berbagai elemen dalam iklan TikTok, termasuk Entertainment, Informativeness, Irritation, Credibility, Personalization, and Interactivity terhadap Attitude toward Brand. Pengaruh ini diuji melalui faktor Advertising Value dan Attitude toward Advertising Survei dilakukan, mengumpulkan tanggapan dari 98 pengguna aktif TikTok yang merupakan mahasiswa S1 di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Temuan menunjukkan bahwa, kecuali hiburan, semua elemen iklan video di TikTok memiliki dampak terhadap nilai iklan, yang selanjutnya memengaruhi sikap konsumen terhadap iklan dan merek. Di antara elemen-elemen signifikan yang berkontribusi pada nilai iklan, personalisasi memiliki dampak positif terbesar, diikuti oleh kredibilita

    Evaluasi Pelaksanaan Event Marketing Untuk Meningkatkan Jumlah Pengunjung di Lippo Plaza Batu

    No full text
    Persaingan yang semakin ketat dalam industri ritel, penting bagi mal untuk terus berinovasi dan menciptakan pengalaman menarik bagi pelanggan, maka dari itu, penulis mengevaluasi pelaksanaan event marketing yang menjadi sarana penting untuk memahami sejauh mana strategi tersebut berhasil mencapai tujuan peningkatan jumlah pengunjung. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian diolah melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan informan manajemen mal, peserta, dan pengunjung event marketing di Lippo Plaza Batu. Hasil dari tugas akhir ini adalah event marketing berhasil menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Lippo Plaza Batu, serta pada evaluasi yang telah dibuat menunjukan lomba mewarnai dan Ramadhan Fest terutama pada lomba patrol adalah event yang paling berhasil menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan

    Pengaruh Penambahan Kadar ZnO Terhadap Laju Korosi Pada Pelapisan Baja A36 dengan Nanokomposit Selulosa-ZnO

    No full text
    Korosi oleh reaksi elektrokimia terjadi pada kehidupan sehari-hari. Fenomena ini dapat terjadi karena kecenderungan unsur untuk kembali ke senyawa yang stabil. Metode pengendalian korosi yang digunakan adalah pelapis. Pelapis dapat menggunakan nanokomposit yang terdiri dari dua bahan atau lebih yang saling menutupi kekurangannya satu dengan yang lain. Nanokomposit yang digunakan adalah gabungan HEC sebagai matriks selulosa dan ZnO sebagai filler. Pada penelitian ini, permukaan logam baja A36 dilapisi menggunakan nanokomposit HEC/ZnO. Pengujian laju korosi dengan metode elektrokimia menggunakan larutan HCl 1 M. Variasi komposisi nanokomposit adalah ZnO 5-15%. Hasil pengujian menunjukkan pada variasi komposisi ZnO 10% memiliki laju korosi terkecil sebesar 0,69 mm/yr dengan efisiensi mencapai 88,9%. Pada pengujian UV�Vis terhadap pelapis nanokomposit HEC/ZnO didapatkan bahwa komposisi ZnO 10% memiliki nilai absorbansi yang paling tinggi. Hal ini menandakan komposisi ZnO 10% memiliki kemampuan untuk merekat pada permukaan baja A36 paling baik dibandingkan dua variasi lainnya. Hasil pengujian FTIR ditemukan gugus O-H dan C=C yang merupakan senyawa fenol dan aromatik yang berperan aktif dalam proses penghambatan korosi. Penelitian ini menunjukkan bahwa nanokomposit HEC/ZnO merupakan alternatif pelapis yang baik untuk baja A3

    Capacity Building dalam Penanganan Limbah B3 di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik

    No full text
    Pengelolaan Limbah B3 menjadi perhatian belahan dunia dalam menangani berbagai potensi akibat yang dapat ditimbulkan, baik degradasi lingkungan, risiko kesehatan, implikasi hukum, dan lain sebagainya. Capacity building atau pengembangan kapasitas menjadi salah satu upaya pemerintah pusat maupun daerah dalam upaya peningkatan kemampuan, ketrampilan, dan keahlian individu, kelompok, hingga organisasi dalam mempertahankan kualitas kinerja yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk 1) mengetahui capacity building dalam penanganan limbah B3 di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Gresik dan 2) mengetahui kendala apa saja dalam upaya tersebut. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa DLH Kabupaten Gresik melakukan berbagai upaya capacity building seperti menyediakan personel profesional dan teknis memadai, menyediakan sistem berupa aplikasi pelaporan limbah B3, dan melaksanakan prosedur sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. Prinsip pelaksanaan upaya capacity building oleh DLH Kabupaten Gresik berfokus pada dimensi 1) SDM, 2) penguatan organisasi pada sistem dan tatanan manajemen, dan 3) penguatan kelembagaan pada sektor kelembagaan, sistem, dan makro struktur. Kendala internal yang dihadapi berupa kurangnya personil yang menjadikan pekerjaan kurang optimal, demikian pula optimalisasi aplikasi Si PeNa Limbah. Sedangkan, kendala eksternal yang dihadapi berupa kurang aktifnya pelaku usaha dalam mendaftarkan limbah perusahaannya. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu DLH Kabupaten Gresik telah berupaya dalam mengembangkan kapasitas dinas dari segi SDM, sistem dan tatanan manajemen, dan penguatan lembaga. Dalam menangani kendala dinas, perlu dilakukan penguatan kerjasama dengan industri, melakukan upaya industri teknologi hijau, monitoring dan evaluasi berkelanjutan, kampanya kesadaran masyarakat, dan/atau pengembangan tim internal

    Pengaruh Marketing Campaign Selalu Ada Selalu Bisa Tokopedia Dan Influencer Marketing Terhadap Purchase Intention (Survei pada Mahasiswa Universitas Brawijaya)

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh Campaign Marketing "Selalu Ada Selalu Bisa" Tokopedia dan Influencer Marketing terhadap Purchase Intention dengan survei kepada Mahasiswa Universitas Brawijaya. Jenis penelitian pada skripsi ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori (Explanatory research) dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan pada mahasiswa yang pernah melihat Campaign Marketing Selalu Ada Selalu Bisa Tokopedia di Universitas Brawijaya dengan 135 responden melalui perhitungan rumus Hair et al dengan teknis purposive sampling serta pengumpulan data melalui kuesioner Google form Online. Analisis yang digunakan menggunakan Software SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) 23 for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukan (1) Campaign Marketing Selalu Ada Selalu Bisa Tokopedia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention, (2) Influencer Marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Purchase Intention (Survei pada mahasiswa Universitas Brawijaya) dan (3) Campaign Marketing Selalu Ada Selalu Bisa Tokopedia dan Influencer Marketing secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap Purchase Intentio

    Strategi Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Mojokerto (Studi pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto)

    No full text
    Pariwisata merupakan sektor yang sangat penting dalam mendorong ekonomi nasional, termasuk di Kabupaten Mojokerto. Pemerintah daerah telah menetapkan strategi pembangunan pariwisata melalui Peraturan Daerah Nomor 08 Tahun 2019. Namun, beberapa tantangan menghambat optimalisasi strategi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran stakeholder, faktor pendukung dan penghambat, serta strategi pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data primer berupa wawancara mendalam dan data sekunder berupa dokumen terkait pariwisata. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode interaktif Miles dan Huberman serta analisis SWOT oleh Fredi Rangkuti. Hasil penelitian ini adalah jawaban atas rumusan masalah antara lain bagaimana peran stakeholder dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Mojokerto, apa saja yang menjadi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Mojokerto, bagaimanakah strategi pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Mojokerto. Berikut merupakan hasil dari penelitian ini adalah menemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan strategi yang telah dibentuk belum dapat berjalan secara optimal, diantaranya adalah kurangnya fasilitas sarana dan prasarana penunjang pariwisata, Flexibilitas izin kepemilikan lahan untuk obyek wisata, kurangnya pemandu pariwisata yang mahir bahasa asing (Bahasa Inggris). Melalui analisis SWOT, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman teridentifikasi terdapat empat strategi alternatif diusulkan, termasuk meningkatkan peran pemerintah daerah, meningkatkan kualitas pemandu wisata, memperkuat kerja sama dengan pihak terkait, meningkatkan fasilitas pariwisata, dan melibatkan partisipasi masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder diperlukan untuk mengatasi hambatan dan mengoptimalkan potensi pariwisata secara berkelanjutan di Kabupaten Mojokert

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇