137686 research outputs found
Sort by
Analisis Naratif Storytelling Marketing Rania Yamin pada Video TikTok Promosi Puro Mangkunegaran
Storytelling marketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang dimanfaatkan
beberapa brand ternama sebab strategi ini tidak hanya mampu meningkatkan hasil
penjualan produk, namun juga menciptakan keterikatan emosi antara brand dengan
audiens. Penelitian ini menggunakan paradigma naratif Walter Fisher sebagai dasar
untuk menganalisis bagaimana narasi storytelling marketing brand Puro
Mangkunegaran diproduksi oleh Rania Yamin pada media sosial TikTok.
Penelitian ini bersifat kualitatif menggunakan metode analisis naratif Walter Fisher
dan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Temuan penelitian ini
menunjukkan bahwa dalam memproduksi narasi storytelling marketing, content
creator dapat memanfaatkan beberapa pilar storytelling seperti emotion, plot,
structure, voice, hero, conflict, dan villain. Selain itu, produksi narasi storytelling
marketing dapat dipersonalisasi sesuai respon audiens dan data engagement konten
sebelumnya untuk memaksimalkan ketersampaian pesan kepada audiens.
Kolaborasi strategi pemasaran soft-selling dan pemanfaatan fitur-fitur TikTok juga
dapat diaplikasikan guna meningkatkan ketertarikan dan mempersuasi audiens
untuk mengunjungi Puro Mangkunegaran. Beberapa strategi pemasaran soft-selling
yang ditemukan pada objek penelitian ini adalah; (1) menggunakan respon audiens
sebagai bahan narasi konten berikutnya; (2) menyajikan rekam video beberapa
lokasi tempat wisata untuk memunculkan rasa penasaran; (3) mempersonalisasi
pesan dengan memperkenalkan tokoh-tokoh yang memiliki peran signifikan pada
budaya di Puro Mangkunegaran; dan (4) menceritakan peristiwa kebudayaan dan
filosofi yang terkandung di dalamnya. Pemanfaatan personalisasi narasi storytelling
marketing oleh Rania Yamin dinilai dapat menghadirkan nilai dan memberi kesan
kepada audiens untuk melihat, merasakan, dan mengingat konten yang disajikan
sehingga terpersuasi mengunjungi Puro Mangkunegaran
Pengaruh Kualitas Pesan Dan Kredibilitas Sumber Host Shopee Live Terhadap Minat Beli Produk Skincare Skintific
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kajian Elaboration likelihood model yang mengusung dua asumsi dalam teorinya, yaitu pemrosesan pesan oleh komunikan dengan melalui rute sentral dan rute periferal pada Live streaming Shopee Skintific Official Shop. Kualitas pesan sebagai rute sentral dan kredibilitas sumber sebagai rute periferal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kualitas pesan dan kredibilitas sumber host Shopee Live terhadap minat beli produk skincare Skintific. Variabel (X1) adalah kualitas pesan, variabel (X2) adalah kredibilitas sumber, dan variabel (Y) adalah minat beli. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Data diperoleh dari sampel berjumlah 384 responden yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Hasil temuan pada membuktikan bahwa kualitas pesan dan kredibilitas sumber host Shopee Live memiliki pengaruh terhadap perubahan sikap konsumen, khususnya terkait minat beli produk skincare Skintific. Namun, penelitian menegaskan bahwa kualitas pesan sebagai rute sentral memiliki peran dominan yang lebih kuat dibandingkan kredibilitas sumber sebagai rute periferal dalam mempengaruhi minat beli. Implikasi dari penelitian ini memberikan wawasan bagi praktisi pemasaran untuk meningkatkan efektivitas kampanye melalui Live streaming, dengan penekanan pada peningkatan kualitas pesan yang disampaikan oleh host
Analisis Advokasi Kebijakan Dalam Pengesahan RUU Konvensi Internasional Untuk Perlindungan Semua Orang Dari Penghilangan Paksa (Studi Kasus Peranan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS))
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses advokasi yang kebijakan yang dilakukan oleh Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dalam upaya pengesahan RUU Konvensi Internasional Untuk Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa. Sejak 1998, KontraS hadir sebagai lembaga yang konsisten membantu keluarga korban ‘menagih janji’ pemerintah untuk mengatasi kasus penghilangan paksa lampau melalui suatu cara, yaitu pengesahan RUU Konvensi Internasional Untuk Perlindungan Semua Orang dari Penghilangan Paksa. Advokasi yang dilakukan bisa dikatakan berhasil karena menarik perhatian Presiden Joko Widodo pada tahun 2022 lalu. Analisis penelitian ini menggunakan Multiple Stream Framework (MSF) menurut Kingdon (2010) melalui enam indikator utama yaitu aliran masalah, aliran politik, aliran kebijakan, pengusaha kebijakan, jendela kebijakan, dan agenda pemerintah. Data penelitian diolah melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa advokasi kebijakan yang dilakukan oleh KontraS berhasil karena mampu menarik massa dalam mengawal isu pengesahan, meski belum ada tindak lanjut pengesahan dari pemerintah. Dalam aspek aliran masalah, isu penghilangan paksa terpenuhi karena urgensinya sangat mendesak. Dalam aspek aliran politik, pengesahan ini menjadi hal yang cukup diperhatikan oleh partai politik tertentu. Dalam aspek aliran kebijakan, penerapan RUU tersebut sudah sesuai dengan norma masyarakat, hanya diperlukan pendalaman lebih dalam kepada eksekutor. Dalam aspek aktor pengusaha kebijakan, sudah berhasil mengelaborasi ketiga aspek sebelumnya hingga membuka peluang kebijakan dan berhasil menjadi aspek agenda pemerintah
“Tatalaksana Pemeliharaan Parent Stock Broiler Fase Layer Di PT. Dinamika Megatama Citra Farm 5 Kabuh, Jombang”
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung kulit bawang putih (Allium sativum L.), kulit bawang merah (Allium ascalonicum L.), dan kulit bawang bombay (Allium cepa L.) sebagai pakan aditif terhadap penampilan produksi. Materi yang digunakan adalah 189 DOC (Day Old Chick) ayam pedaging (unsexing). Penelitian ini terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (-): Pakan basal tanpa antiobiotik, P0(+): Pakan basal + antibiotik (zinc bacitracin) 0,1%, P1: Pakan basal + 0,5% kulit bawang putih, P2: Pakan basal + 0,5% kulit bawang merah, P3: Pakan basal + 0,5% kulit bawang bombay, P4: Pakan basal + 0,25% kulit bawang putih dan 0,25% kulit bawang merah, P5: Pakan basal + 0,25% kulit bawang putih dan 0,25% kulit bawang bombay, P6: Pakan basal + 0,25% kulit bawang merah dan 0,25% kulit bawang bombay, P7: Pakan basal + 0,17% kulit bawang putih + 0,17% kulit bawang merah dan 0,17% kulit bawang bombay. Variabel yang teliti adalah penampilan produksi (konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, Indeks Produksi, IOFC), dan profil darah (hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit). Data di analisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), jika didapatkan hasil berbeda nyata maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan’s (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung kulit bawang memberikan perbedaan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap penampilan produksi (konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, Indeks Produksi, Income Over Feed Cost) dan profil darah (hemoglobin, hematokrit, eritrosit dan leukosit). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi tepung kulit bawang putih 0,25% dan tepung kulit bawang merah 0,25% memberikan hasil terbaik pada profil darah dan dapat meningkatkan penampilan produksi ayam pedaging
Status Keberlanjutan Usaha Budidaya Rumput Laut (Gracilaria sp.) Di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
Potensi perikanan budidaya yang kaya ragam menjadikan Indonesia sebagai negara terbesar kedua sebagai eksportir rumput laut. Rumput laut budidaya berjenis Gracilaria sp., yang sering dijumpai pada media tambak dengan sistem polikultur menjadi prioritas pembudidaya tambak karena menghasilkan keuntungan yang besar. Pengembangan kawasan budidaya rumput laut telah disahkan secara hukum sebagai Kampung Perikanan Budidaya. Dimana diharapkan Desa Kupang, Kecamatan Jabon mampu mengintegrasikan pada dimensi menyokong status keberlanjutan usaha budidaya rummput laut di kawasan tersebut. Status keberlanjutan usaha budidaya rumput laut di Desa Kupang dimaksudkan untuk mengetahui gambaran terkait tingkat keberlanjutan terhadap dimensi serta atribut yang mewakili pada kondisi asli sehingga menjadi evaluasi bagi pelaku usaha beserta stakeholder dalam perencanaan tujuan budidaya berkelanjutan.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024 di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Status keberlanjutan menitikberatkan pada penilaian 5 (lima) dimensi yang mampu mewakili dalam kegiatan budidaya sehari – hari. Kelima dimensi tersebut yakni dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial, dimensi teknologi dan dimensi kelembagaan. Setiap dimensi memiliki indikator dengan penilaian secara skoring. Penilaian tersebut didapatkan melalui pembudidaya rumput laut secara acak dengan memberikan skoring sesuai keadaan yang dialami. Data sekunder didapatkan melalui jenis penelitian dan cetusan terdahulu yang dipergunakan dalam menilai status keberlanjutan bidang perikanan. Dalam mencari status keberlanjutan, penggunaan metode Multi Dimensional Scalling baik dipasangkan dengan Rapfish.
Status keberlanjutan didapatkan Setelah melalui analisis ordinasi, analisis sensitiftas (leverage) dan analisis anomali (monte carlo). Budidaya rumput laut (Gracilaria sp.) memiliki indek keberlanjutan cukup berkelanjutan dengan kategori nilai 51–75 pada dimensi ekologi dan ekonomi, berkelanjutan dengan kategori nilai 76–100 pada dimensi teknologi dan kurang berkelanjutan dengan kategori nilai 26–50 pada dimensi sosial dan kelembagaan. Analisis sensitifitas (leverage) merujuk pada atribut yang mendapat nilai tertinggi sehingga paling mempengaruhi dimensi yang ada. Sedangkan analisis anomali (monte carlo) sebagai pendeteksi kesalahan galat (error) dari pemberian skor pada atribut setiap dimensi dengan batas error <5% sehingga tingkat kepercayaan yaki 95%. Selisih nilai MDS dan analisis anomali (monte carlo) tidak melebihi dari batas error yang telah ditentukan sehingga hasil secaran unit cenderung padat dan memiliki makna bahwa tidak adanya gangguan yang cukup signifikan terkait perhitungan dimensi dan mewakili keadaan asli
Analisis Pengaruh Utang Domestik Dan Utang Luar Negeri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Pada Tahun 2014-2023
Selama periode kepemimpinan pemerintah di Indonesia pada periode 2014 - 2023, pemerintah memasang target rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada tahun 2014-2020 dan 6% pada tahun 2020-2025. Salah satu kebijakan fiskal yang diambil oleh pemerintah untuk mencapai hal tersebut adalah menggunakan instrument utang. Berdasarkan pemahaman Keynesian, pemerintah dapat melakukan utang untuk membiayai defisit anggaran dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode ordinary least square (OLS) karena penelitian ini berusaha mencari tahu hubungan antara variabel peningkatan PDB per kuartal dengan peningkatan utang domestik per-kuartal dan peningkatan utang luar negeri per kuartal. Berdasarkan hasil estimasi, ditemukan bahwa variabel pertumbuhan utang domestik dan utang luar negeri per kuartal hanya dapat menjelaskan pertumbuhan nilai PDB per kuartal sebesar 16.00%. Secara simultan utang domestik dan utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, pertumbuhan per kuartal dari nilai utang domestik berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan nilai PDB per kuartal dan pertumbuhan nilai per kuartal dari utang luar negeri berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan nilai PDB per kuartal
Efek Penambahan Acidifier Pada Pakan Bentuk Pelet Terhadap Karakteristik dan Gambaran Histomorfometri Villi Sekum Kelinci New Zealand White
kelinci merupakan hewan yang rentan terhadap berbagai penyakit, penyakit pada sistem pencernaan merupakan faktor utama penyebab kematian. Angka kematian akibat penyakit pencernaan berkisar antara 15-40%, dengan tingkat kematian terutama terjadi pada periode menyusui hingga penyapihan. kasus kematian pada kelinci setelah disapih dan selama masa pertumbuhan terkait dengan masalah makanan, gangguan pencernaan pakan, dan kondisi mikroflora usus. Acidifier adalah jenis asam organik yang tergolong kedalam feed aditif dimana kegunaannya berkaitan dengan mempertahankan pH optimal, peningkatan proses penyerapan nutrisi dan terjadinya keseimbangan mikroba yang terdapat didalam saluran pencernaan. Hingga saat ini, belum ditemukan penelitian terkait efek penambahan acidifier dalam pakan pelet terhadap karakteristik dan histomorfometri villi sekum kelinci New Zealand White. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa efek penambahan acidifier dalam pakan pelet terhadap karakteristik dan histomorfometri villi sekum kelinci New Zealand White. Sebanyak 32 ekor kelinci New Zealand White dibagi menjadi empat (4) kelompok berbeda yaitu kelompok perlakuan pakan kontrol tanpa tambahan acidifier (K0), pakan kontrol +acidifier 0,1% (P1), pakan kontrol+acidifier 0,2% (P2), dan pakan kontrol +acidifier 0,3% (P3). Dengan masing-masing perlakuan terdiri dari 8 ulangan. Hipotesis pada penelitian yaitu adanya penambahan acidifier dalam pakan pelet akan berpengaruh positif terhadap karakteristik dan histomorfometri villi sekum kelinci New Zealand White. Data yang didapatkan dari penelitian kemudian akan dianalisa menggunakan software SPSS dengan analisa karakteristik Ph, viskositas, histomorfometri villi sekum dilakukan dengan uji One Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan penambahan acidifier dalam pakan pelet dengan konsentrasi 0,1%, 0,2%, 0,3% pada kelinci New Zealand White berpengaruh baik pada pH, Viskositas, serta tinggi Villi sekum kelinci New Zealand White, dengan hasil signifikan berada pada konsentrasi penambahan acidifier 0,3% (P<0.05)
Implementasi School branding untuk Membangun Citra Positif di Lembaga Pendidikan (Studi Pada SMA IT UBA Dompu, NTB)
School branding merupakan upaya dan proses yang dibangun atas visi misi yang selaras dengan strategi organisasi, memuat nilai dan budaya orgnisasi yang mencerminkan kebutuhan dan loyalitas pelanggan yang mendalam, yaang dalam konteks pendidikan agar membentuk identitas, reputasi dan kepercayaan publik dan agar menarik pelanggan potensial mau menggunakan layanannya. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana implementasi School branding di SMA IT UBA Dompu sebagai upaya membangun citra positif lembaga pendidikan tersebut; (2) bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis terkait faktor pendukung dan faktor penghambat dalam implementasi School branding di SMA IT UBA Dompu. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif metode studi kasus yang bertujuan untuk mengkaji lebih dalam fenomena topik terkait. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa upaya implementasi school branding SMA IT UBA Dompu sudah baik, dapat dilihat dari beberapa aspek yang diteliti melalui telah terintegrasi tujuan dan visi misi sekolah sebagai rujukan proses branding melalui berbagai kegiatan yang dilakukan sekolah seperti: 1) peningkatan sumberdaya yang kompeten sebagai fungsional sekolah, 2) menyediakan sumber dana untuk memenuhi operasional pengelolaan kegiatan pendidikan di sekolah, 3) pengelolaan komunikasi yang baik oleh tim humas sekolah melalui media online, kerja sama, alumni, kunjungan langsung sekolah ke pelanggan potensial. Ditemukan juga terdapat faktor pendukung yaitu SDM yang kompeten, penggunaan sarana pendidikan yang cukup memadai, prestasi siswa, dan reputasi petinggi yayasan. Sedangkan faktor penghambat implementasi branding yaitu sistem manajerial internal yang belum optimal, sumber dana masih terbatas, kurangnya dukungan penuh orang tua dan peserta didik sebagai warga sekolah yang bertanggung jawab atas keberlangsungan lembaga pendidikan bersama
Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan IALF Bali)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh variabel Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) IALF Bali. Jenis penelitian ini merupakan Explanatory Research memiliki tujuan mengetahui kedudukan variabel sebagai pengaruh dan sebab akibat dari antara variabel independen dan variabel dependen yang ada dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yakni sampling jenuh. Total responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden. Mekanisme penelitian ini adalah menggunakan kuesioner dalam mengumpulkan data kepada sampel dari populasi yang ditentukan. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja (X2) secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Motivasi Kerja (X1) dan Disiplin Kerja (X2) secara simultan atau bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y)
Pengaruh Multinationality, Transfer Pricing, Thin Capitalization, dan Intangible Asset terhadap Pemanfaatan Negara Tax Haven (Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia (Basic Materials) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2019-2022)
Penelitian ini dilakukan mengingat rendahnya perkembangan tax ratio Indonesia dibandingkan dengan rata-rata Asia Pasifik yang disebabkan salah satunya karena kebocoran pajak. Berbagai contoh praktik kebocoran pajak yang umum ditemui adalah praktik penghindaran pajak menggunakan skema income shifting dengan memanfaatkan negara tax haven. Praktik income shifting dapat dilakukan melalui berbagai instrumen atau penunjang yaitu multinationality, transfer pricing, thin capitalization, dan intangible assets. Penghindaran pajak dengan menggunakan skema income shifting dengan memanfaatkan negara tax haven sendiri merupakan salah satu masalah agensi atau agency problem antara investor sebagai pihak principal dan perusahaan sebagai pihak agent. Keputusan para investor dalam penggunaan negara tax haven mengharapkan adanya keuntungan dari skema yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Namun, peluang bagi pihak manajemen tinggi untuk mendapat keuntungan sendiri.
Tujuan dari penelitian ini tentunya untuk mengetahui apakah income shifting yang diproksi oleh multinationality, transfer pricing, thin capitalization, dan intangible assets mempengaruhi pemanfaatan negara tax haven. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif kausal. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur pada sektor industri dasar dan kimia (basic materials) pada tahun 2019-2022 yang terdapat di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 20 perusahaan yang terpilih dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan regresi data panel dengan bantuan software Eviews12.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa multinationality dan transfer pricing berpengaruh terhadap pemanfaatan negara tax haven. Sedangkan thin capitalization dan intangible assets tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan negara tax haven. Koefisien determinasi menunjukkan angka 0,953 atau 95,3% variabel independen dapat menjelaskan variabel dependennya. Sedangkan sisanyasebesar 4,7% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar variabel independen dalam penelitian