137686 research outputs found
Sort by
Efektivitas Plant Growth Promoting Bacteria Asal Tanaman Platycerium Terhadap Pertumbuhan dan Intensitas Penyakit Tanaman Caisim (Brassica chinensis var. parachinensis).
Tanaman caisim atau sawi hijau (Brassica chinensis var. parachinensis) menjadi salah satu jenis tanaman yang banyak diminati oleh masyarakat di Indonesia dikarenakan caisim memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Namun produksi caisim atau sawi hijau mengalami penurunan pada tahun 2013-2015 karena disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu serangan hama dan penyakit di lahan produksi. Melakukan tindakan pengendalian yang tidak tepat seperti penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimia menjadi salah satu penyebab menurunnya produktivitas tanaman caisim. Sebaliknya, pengaplikasian bakteri antagonis terhadap tanaman yang berupa Plant Growth Promoting Bacteria (PGPB) dapat menjadi solusi pengendalian yang berpotensi meningkatkan produksi tanaman caisim. PGPB merupakan mikroba menguntungkan yang berasosiasi dengan tanaman dan berperan dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, agens antagonis, dan meningkatkan ketahanan tanaman. Tanaman Platycerium wandae merupakan tanaman paku-pakuan yang mengandung bakteri endofit yang dapat dimanfaatkan sebagai PGPB. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hasil yang diperoleh dari aplikasi PGPB dari P. wandae dalam mendukung pertumbuhan dan ketahanan tanaman caisim terhadap serangan penyakit.
Penelitian dilaksanakan pada bulan September-November 2023. Lahan yang digunakan dalam pengamatan pengaruh PGPB terhadap tanaman caisim yaitu di Lahan pertanian Lily Harvest, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur dan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Adapun tahap-tahap dilakukannya penelitian ini dimulai dari pembuatan PGPB, persiapan media tanam, pembibitan, persiapan lahan, aplikasi PGPB dari P. wandae, perawatan (penyiraman dan penyiangan), pengamatan (tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah dan bobot kering tanaman, bobot basah dan bobot kering akar tanaman. Analisis data menggunakan ANOVA dan diuji lanjut menggunakan DMRT dengan signifikansi 5%.Hasil penelitian yang dilakukan membuktikan bahwa aplikasi isolat bakteri P. wandae berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah dan berat kering tanaman, berat basah dan berat kering akar, serta intensitas penyakit terutama pada perlakuan aplikasi isolat bakteri PW1d, PW4d dan PW4b yang memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pada parameter intensitas penyakit, aplikasi isolat bakteri asal tanaman P. wandae memberikan pengaruh nyata dalam menekan intensitas penyakit pada tanaman caisim. Perlakuan PW1d menjadi perlakuan dengan hasil tertinggi pada setiap parameter pengamatan dan menjadi perlakuan dengan intensitas penyakit terendah
Hubungan Akne Vulgaris dengan Faktor Risiko Insomnia di Rumah Sakit Dokter Saiful Anwar Malang Jawa Timur.
Akne Vulgaris pada dasarnya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya (self limited disease), dan penyakit ini ditemukan di berbagai golongan usia dengan penyebab berbagai multifactor. Tujuan dilakukannya penulisan ini yakni untuk melihat hubungan antara acne vulgaris dengan insomnia di rumah sakit umum daerah Saiful Anwar Malang. Dalam penelitian ini digunakan metode observasional dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini yakni terdapat hubungan antara akne vulgaris dengan insomnia
Analisis Kelayakan Usahatani Benih Semangka Stock Seed Pada Tanah Pasir Dan Lempung Berpasir Petani Mitra PT. Benih Citra Asia.
Usahatani merupakan suatu ilmu yang mempelajari bagaimana petani menentukan, mengorganisasikan, dan mengkoordinasikan penggunaan faktor produksi secara efektif dan efisien agar usahatani tersebut mendapatkan keuntungan yang maksimal. Dalam hal ini, melakukan usahatani benih semangka dapat meningkatkan kesejahteraan petani, karena semangka termasuk komoditas yang memiliki nilai permintaan tinggi. Pada penelitian ini, petani mitra PT. Benih Citra Asia mengalami penurunan produksi. Dimana hal tersebut terjadi pada petani mitra di tanah lempung berpasir karena cuaca dan kurangnya perhatian dalam kebutuhan air tanaman. Pada tanah pasir petani mitra membutuhkan biaya yang tinggi untuk tenaga kerja dan input unsur hara, karena produksi di tanah pasir membutuhkan perawatan yang intensif. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambian sampel secara sensus yaitu seluruh populasi menjadi sampel. Adapun kriteria sampel yaitu petani mitra PT. Benih Citra Asia yang melakukan produksi benih semangka stock seed. Populasi dalam penelitian berjumlah 14 petani di tanah pasir dan 16 petani di tanah lempung berpasir. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama mengenai pola kemitraan yang dijalankan oleh petani mitra dengan PT. Benih Citra Asia dilakukan dengan metode deskriptif, sedangkan tujuan kedua dan ketiga dijawab dengan analisis pendapatan usahatani dan analisis kelayakan usahatan menggunakan R/C ratio serta BEP. Tujuan penelitian keempat mengenai perbandingan pendapatan dijawab dengan menggunakan uji Mann Whitney (uji u). Hasil penelitian ini yaitu pola kemitraan yang dijalankan oleh PT. Benih Citra Asia dengan petani mitra adalah pola kemitraan sub kontrak. Usahatani benih semangka stock seed dinilai menguntungkan, dimana petani mendapatkan keuntungan sebesar Rp 13.510.870/ha untuk tanah pasir dan Rp 16.495.867/ha untuk tanah lempung berpasir. Selain itu usahatani tersebut layak untuk dijalankan karena nilai R/C ratio > 1 yaitu pada tanah pasir 1,235 dan lempung berpasir 1,468 dengan nilai BEP unit sebesar 21,386 kg/ha di tanah pasir dan lempung berpasir 16,519 kg/ha, serta nilai BEP harga tanah pasir sebesar Rp 2.901.468/kg dan lempung berpasir sebesar Rp 1.858.364/kg. Berdasarkan hasil analisis Mann Whitney, rata-rata pendapatan di tanah pasir lebih rendah dibandingkan tanah lempung berpasir. Hal ini diketahui dari nilai mean rank tanah pasir sebesar 13,86 dan lempung berpasir sebesar 16,94. Selain itu, secara uji statistik tidak ada perbedaan rata-rata pendapatan petani mitra tanah pasir dan lempung berpasir karena nilai Asymp. Sig lebih besar dari 0,05 yaitu 0,339
Analisis Pengaruh Fitur Aplikasi Instagram dan Instagram Lite dalam Aspek Performa Transfer Data terhadap Kepuasan Pengguna
Media sosial memiliki beragam manfaat antara lain sebagai platform untuk
berinteraksi sosial, akses ke berita dan informasi, pengambilan keputusan, dan
pemasaran digital. Salah satu media yang sering digunakan adalah Instagram.
Instagram memungkinkan pengguna untuk mengunggah foto dan video,
ditambah dengan filter dan tagar. Untuk memenuhi kebutuhan pengguna
dengan meningkatkan kepuasan pengguna, Meta Platforms meluncurkan
Instagram Lite, versi ringan dari aplikasi Instagram. Instagram Lite dirancang
untuk memberikan pengalaman Instagram yang berkualitas tinggi kepada
masyarakat yang tinggal di pedesaan dan wilayah yang terpencil dengan
menggunakan jaringan internet yang buruk dan data minimal. Namun, hal
tersebut belum sepenuhnya bisa dibuktikan karena untuk mengetahui
peningkatan pengalaman pengguna itu tidak hanya berdasarkan asumsi belaka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fitur aplikasi Instagram dan
Instagram Lite dalam aspek performa transfer data terhadap kepuasan
pengguna. Atribut performa transfer data yang diteliti adalah latensi dan
penggunaan data, sedangkan atribut kepuasan pengguna yang diteliti adalah
perspicuity, dependability, efficiency, dan stimulation. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dua tools tambahan untuk
mengukur performa transfer data. Dari pengumpulan data tersebut dilakukan
analisis menggunakan metode Generalized Linear Model (GLM). Berdasarkan
hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa fitur Instagram dan Instagram Lite
dalam aspek performa transfer data mempengaruhi kepuasan pengguna.
Pernyataan tersebut didukung oleh latensi yang memiliki pengaruh terhadap
perspicuity, efficiency, dependability, dan stimulation untuk kasus uji posting
gambar pada aplikasi Instagram Reguler. Selain itu latensi juga memiliki
pengaruh terhadap efficiency dan stimulation untuk kasus uji mengirim direct
message pada aplikasi Instagram Reguler. Kasus uji posting gambar pada aplikasi
Instagram Lite menunjukkan bahwa penggunaan data memiliki pengaruh
terhadap perspicuity. Pada aplikasi Instagram Lite juga menunjukkan bahwa
penggunaan data dan latensi juga memiliki pengaruh terhadap efficiency untuk
kasus uji mengirim direct message
Sosok Rajamala Dulu Dan Kini: Persepsi Masyarakat Tentang Perubahan Ikon Tradisi Kota Surakarta Di Kampung Mojo, Surakarta
Rajamala merupakan ikon tradisional milik Keraton Kasunanan Surakarta
berupa pusaka canthik di ujung perahu Kyai Rajamala. Ikon Rajamala menjadi ikon
legendaris karena hanya dimiliki oleh Kota Surakarta. Namun, sosoknya dianggap
menyeramkan karena miliki elemen visual yang menonjol. Maka dari itu,
Pemerintah Kota Surakarta melalui kebijakan city branding mengangkat Rajamala
menjadi maskot kota yang tentunya merubah sosok tersebut menjadi animasi
berkarakter menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak
perubahan sosok Rajamala menjadi ikon populer di kalangan masyarakat kota
Surakarta. Metode ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan
etnografi. Penelitian ini menggunakan teori grotesque, komodifikasi budaya, dan
semiotika Charles Sanders Peirce. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi
partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Teknik analisis
data menggunakan cara reduksi data, penyajian data, penarikan, kesimpulan dan
validitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rajamala tergolong dalam
visual grotesque yang mana setiap elemennya menunjukkan aspek-aspek menonjol
dan menyeramkan. Namun, aspek tersebut mulai hilang karena bertransformasi
menjadi maskot Kota Surakarta yang didesain dengan tampilan animasi
menyenangkan. Tujuannya untuk mengembangkan industri pariwisata agar dapat
menyejahterakan masyarakat Surakarta. Namun, perubahan tersebut dimaknai
berbeda di setiap kalangan masyarakat, khususnya Kampung Mojo. Meskipun
transformasi ini mendapat tanggapan positif dari sebagian kalangan muda, kalangan
tua cenderung merasakan kekhawatiran terkait kehilangan nilai budaya dan sakra
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Berbantu Media Ubur-Ubur Penunjuk Terhadap Keaktifan Siswa pada Materi Menganalisis Teks Anekdot
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan pengaruh model
pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantu media ubur-ubur
penununjuk terhadap keaktifan belajar siswa pada materi teks anekdot pada siswa
kelas X di SMA Brawijaya Smart School. Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksperimen dengan desain penelitiannya adalah Quasi Eksperiment (eksperimen
semu). Sampel dalam penelitian ini terdiri dua kelas yakni kelas eksperimen
sebanyak 32 siswa di kelas X2 dan kelas kontrol sebanyak 32 siswa di kelas X1.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan
angket/ kuisioner, sedangkan untuk teknik analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu dengan teknik analisis data deskruptif dan analisis data
inferensial yang meliputi perhitungan uji normalitas data, uji homogenitas data, uji
hipotesis statistik dengan teknik uji independent sample t-test dan analisis skor Ngain. Adapun hasil penelitian ini yaitu guru sudah mampu menerapkan model
pembelajaran TGT berbantu media ubur-ubur penunjuk dengan sangat baik, hal
tersebut dibuktikan dengan hasil rata-rata nilai analisis angket aktivitas guru sebesar
3,218 dengan kategori “sangat tinggi” dan hasil observasi aktivitas guru juga
menunjukkan rata-rata sebesar 3, 53 dengan kategori “sangat tinggi”.
Penerapan model pembelajaran tersebut terdiri dari tiga tahapan yakni tahapan
persiapan pembelajaran, pelaksanaan atau penerapan model pembelajaran TGT,
serta tahap evaluasi pembelajan dengan model TGT berbantu media ubur-ubur
penunjuk. Tidak hanya itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya pengaruh
model pembelajaran TGT berbantu media ubur-ubur penunjuk terhadap keaktifan
belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil uji- T atau uji hipotesis memiliki nilai
signifikansi (sig.2- tailed) yakni 000, dan karena 0,000 < 0, 05 maka diputuskan
bahwa Hipotesis Nihil (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Hasil
tersebut juga diperkuat dengan selisih nilai rata-rata pretes-postes kelas eksperimen
sebesar 5,0312, sedangkan pada kelas kontrol selisih nilai rata-rata pretes-postes
hanya sebesar 0,562, artinya siswa kelas eksperimen lebih aktif jika dibandingkan
siswa kelas kontrol
The Harmony Between Human and Animal Depicted in Upin & Ipin the Movie: Geng The Adventure Begins.
Skripsi ini menganalisis Upin & Ipin The Movie (Geng: Pengembaraan
Bermula) mengenai hubungan harmonis yang tergambar pada manusia dan
hewan di film ini. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bagaimana
representasi dari hubungan antara manusia dan hewan disajikan pada film ini.
Serta menganalisis mengapa manusia dan hewan bisa saling mempengaruhi
satu sama lain. Penelitian ini menggunakan teori Ecocriticism dari Glotfelty
dan Garrard sebagai teori utama dengan dua teori pendukung yaitu Animals
in Ecocriticism dan Human-animal Relationship. Peneliti menggunakan
metode kualitatif sebagai panduan dalam penelitian. Dalam film ini,
hubungan antar manusia dan hewan dapat saling mempengaruhi satu sama
lain. Hubungan ini juga dapat dipengaruhi oleh keadaan lingkungan dimana
hewan tersebut tinggal. Hewan yang terbiasa hidup berdampingan bersama
manusia akan lebih mudah membangun hubungan yang harmonis ketimbang
hewan yang berasal dari alam liar akan lebih bersifat agresif dan defensif
terhadap manusia
EXPLORING GENERATION Z PERSPECTIVE: THE USE OF SHORT CLIPS ENGLISH CONTENT VIDEO IN LEARNING ENGLISH
Penelitian ini menyelidiki perspektif Generasi Z tentang penggunaan video
klip pendek konten bahasa Inggris dalam pembelajaran bahasa Inggris. Menanggapi
permasalahan yang dihadapi peneliti yaitu tidak adanya sarana pendukung
pembelajaran seperti buku teks atau lembar kerja siswa yang diselenggarakan
secara individu, maka video klip pendek konten berbahasa Inggris dapat menjadi
pilihan pembelajaran. Mulai generasi Z kehidupan sosial lebih banyak dihabiskan
untuk mengakses dan memanfaatkan dunia maya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian ini
adalah siswa generasi Z kelas XI dari XI TL A, XI TL B, dan XI MM A di SMKN
4 Malang yang berjumlah 100 orang. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan
data yang terdiri dari 3 kategori dengan total 19 item. Kategorinya adalah kegunaan,
alat motivasi, dan keterampilan berbahasa menggunakan klip pendek video konten
bahasa Inggris dalam pembelajaran bahasa Inggris. Analisis data dilakukan dengan
menggunakan SPSS dan Microsoft Excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perspektif positif
terhadap penggunaan video klip pendek konten bahasa Inggris dalam pembelajaran
bahasa Inggris. Disimpulkan bahwa video klip pendek konten berbahasa Inggris
dapat menjadi pilihan pembelajaran sebagai media pembelajaran di kelas karena
fleksibel dalam kategori kegunaan, mengandung konten menarik untuk
menstimulasi generasi Z yang rendah fokus sebagai alat motivasi, dan juga
membantu dalam meningkatkan keterampilan
The Changes of Conflict from Little Women Novel by Louisa May Alcott into Korean series by Kim Hee Won.
Pengaruh Variasi Jumlah Bola terhadap Ukuran Partikel pada Pembuatan Nano-Tooth Graft dengan Menggunakan High Energy Ball Mill
Perkembangan kerusakan tulang alveolar yang seringkali tidak
menimbulkan rasa sakit tetap harus menjadi perhatian karena dapat
memengaruhi fungsi fisiologis jaringan periodontal. Pemulihan
jaringan yang telah rusak ini memerlukan terapi periodontal
regeneratif tulang, secara alami ataupun dengan implantasi bone
graft. Gigi memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi bahan
bone graft. Keunggulan sifat nanopartikel mendorong inovasi
pembuatan nano-tooth graft dengan menggunakan high energy
milling. Hasil pengujian dengan particle size analyzer diperoleh
ukuran nano-tooth graft yang berbeda-beda pada proses milling
dengan jumlah bola 10, 20, dan 30 butir. Ukuran nano-tooth graft
terkecil yang diperoleh adalah dengan menggunakan 10 bola, yaitu
505.8 nm. Analisis data dengan uji normalitas Shapiro-Wilk,
homogenitas Levene Test, uji Kruskal Wallis, uji Mann Whitney, dan
korelasi Pearson menunjukkan adanya pengaruh yang sangat kuat
(>0.8) antara variasi jumlah bola pada tahapan milling dengan
ukuran nano-tooth graft. Semakin banyak jumlah bola maka ukuran
partikel yang dihasilkan juga akan semakin besar. Sebaliknya
semakin sedikit jumlah bola maka ukuran partikel yang dihasilkan
juga makin kecil