University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Pengaruh Budaya Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes, Kota Batu, Jawa Timur.

    No full text
    Pada era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, kinerja karyawan menjadi salah satu faktor yang memegang peran sentral dalam menentukan keberhasilan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang tepat dapat membantu perusahaan mencapai keberhasilan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kinerja karyawan mencakup sejauh mana mereka dapat mencapai target, menjalankan tugas dengan efektif, dan memberikan kontribusi yang berarti dalam mencapai tujuan perusahaan. Beberapa faktor yang berpotensi mempengaruhinya adalah budaya kerja, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Menganalisis pengaruh budaya kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes (2) Menganalisis pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes (3) Menganalisis pengaruh variabel mediasi kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja) dengan menggunakan Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes, Batu, Jawa Timur sebagai objek penelitian. Penelitian dilaksanakan selama bulan November 2023. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus atau sampel jenuh dengan menggunakan responden seluruh karyawan yang ada di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes, Batu, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner menggunakan skala likert sebagai pengukuran variabel penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis PLS-SEM (Partial Least Squares SEM) dengan menggunakan software SmartPLS. Penelitian ini menggambarkan pengaruh budaya kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan serta pengaruhnya melalui variabel mediasi kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode analisis PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.0 ditemukan hasil antara lain; budaya kerja Pada era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, kinerja karyawan menjadi salah satu faktor yang memegang peran sentral dalam menentukan keberhasilan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang tepat dapat membantu perusahaan mencapai keberhasilan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kinerja karyawan mencakup sejauh mana mereka dapat mencapai target, menjalankan tugas dengan efektif, dan memberikan kontribusi yang berarti dalam mencapai tujuan perusahaan. Beberapa faktor yang berpotensi mempengaruhinya adalah budaya kerja, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Menganalisis pengaruh budaya kerja, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes (2) Menganalisis pengaruh variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes (3) Menganalisis pengaruh variabel mediasi kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja) dengan menggunakan Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes, Batu, Jawa Timur sebagai objek penelitian. Penelitian dilaksanakan selama bulan November 2023. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus atau sampel jenuh dengan menggunakan responden seluruh karyawan yang ada di Pusat Oleh-Oleh Ken Dedes, Batu, Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuisioner menggunakan skala likert sebagai pengukuran variabel penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis PLS-SEM (Partial Least Squares SEM) dengan menggunakan software SmartPLS. Penelitian ini menggambarkan pengaruh budaya kerja, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan serta pengaruhnya melalui variabel mediasi kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode analisis PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.0 ditemukan hasil antara lain; budaya kerj

    Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Perbaikan Kadar SGPT dan SGOT Hewan Model Fibrosis Hati.

    No full text
    Fibrosis adalah suatu proses dinamis dan reversible yang merupakan hasil keseimbangan dari fibrogenesis dan degredasi materiks. Pada fibrosis hati terjadi kerusakan sel hepatosit yang memicu peningkatan kadar SGOT dan SGPT. SGOT adalah salah satu enzim biomarker adanya gangguan hati. SGPT adalah enzim yang hanya ada di hati dan merupakan suatu penanda spesifik untuk kerusakan sel hati. Pada fibrosis hati yang tidak ditangani akan mengarah pada sirosis hati. Untuk mencegah penyakit menjadi lebih parah maka digunakan Moringa oleifera untuk memberikan efek hepatoprotektif dengan baik serta dapat mengurangi terjadinya kerusakan sel hati. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh esktrak Moringa oleifera dapat memperbaiki kadar SGOT dan SGPT pada fibrosisi hati. Pada penelitian ini digunakan 8 kelompok tikus Rattus norvegicus, dibagi menjadi kelompok kontrol ngetaif (KNEG) yang tidak diberikan perlakuan, Kelompok kontrol positif (KPOS) yang diinjeksi CCl4, Kelompok perlakuan (KP) yang diberikan MO, dan Kelompok Kontrol Perlakuan (KKP) yang tidak diberikan MO. Ekstrak Moringa oleifera diberikan pada Minggu ke 3,6, dan 10. Hasil SGOT dan SGPT dari kelompok perlakuan nantinya akan dibandingkan dengan kelompok kontrol perlakuan. Analisis data menggunakan uji OneWay Anova dengan software SPSS. Hasil uji OneWay Anova diketahui bahwa pemberian esktrak MO tidak signifikan terhadap perbaikan kadar SGOT dan SGPT. Pemberian MO menunjukan nilai yang tidak signifikan pada perbaikan kadar SGOT dan SGPT dibandingkan dengan kelompok tanpa pemberian MO. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian MO berpengaruh terhadap SGPT tetapi tidak signiffikan, sedangkan pada SGOT tidak terdapat pengaruh MO terhadap perbaikan SGO

    Profil Lipid Darah Terhadap Status Koagulasi Pasien Sirosis Hepatis.

    No full text
    Profil lipid darah menjadi salah satu tes lini pertama dalam mendiagnosis beberapa penyakit hati, salah satunya sirosis hepatis. Gejala awal pada pasien sirosis hepatis ditandai dengan perasaan mudah lelah dan tubuh lemas, perut terasa kembung, berat badan yang menurun dikarenakan nafsu makan yang berkurang, dan bahkan pada pasien laki-laki bisa menyebabkan impotensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan profil lipid darah terhadap status koagulasi pada pasien sirosis hepatis. dengan rentang waktu penelitian pada bulan Januari – Juli 2023. Sampel pada penelitian ini berjumlah 30 pasien sirosis hepatis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian Cross Sectional. Desain penelitian Cross Sectional memiliki tujuan untuk mengetahui korelasi profil lipid darah terhadap status koagulasi antar pasien sirosis hepatis berdasarkan tromboelastografi. Variabel independen dan variabel dependen dalam penelitian di observasi pada saat yang sama (point time approach). Setiap subjek dalam penelitian diobservasi sekali saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil lipid darah pada pasien sirosis hepatis terbanyak mendapatakn gambaran normal dan status koagulasi pada pasien sirosis hepatis terbanyak mendapatkan gambaran normal, sehingga profil lipid darah dan status koagulasi berdasarkan tromboelastografi pada pasien sirosis hepatis tidak selalu memiliki hubungan

    Profil Kadar Solid Non Fat dan Laktosa Susu Sapi Peranakan Friesian Holstein di KUD Kertajaya, Kandangan, Kediri yang Diberi Pakan Daun Ubi Jalar dan Konsentrat KS

    No full text
    Susu merupakan salah satu sumber nutrisi penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Komposisi susu seperti Bahan Kering Tanpa Lemak (BKTL) dan Laktosa dapat menentukan kualitas susu. Kualitas pakan yang diberikan kepada ternak dapat mempengaruhi komposisi susu. Pada penelitian ini, sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH) laktasi ketiga pada KUD Kertajaya, Kandangan, Kab. Kediri diberi pakan berupa daun ubi jalar dan konsentrat KS. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui kadar bahan kering tanpa lemak (BKTL) dan laktosa susu serta korelasi antara nilai energi pakan daun ubi jalar dan konsentrat KS terhadap kualitas susu. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan yaitu teknik purposive sampling dan penentuan jumlah sampel minimum dihitung menggunakan rumus Isaac and Michael. Pada penelitian ini ditetapkan sampel diambil dari 20 ekor sapi perah Peranakan Friesian Holstein laktasi ketiga yang diberi pakan daun ubi jalar dan konsentrat KS. Sampel susu diuji menggunakan lactoscan milk analizer sedangkan sampel pakan dilakukan identifikasi kandungan nutrisinya dengan metode analisis proksimat. Data yang diperoleh berupa kadar BKTL dan laktosa susu serta kandungan nutrisi pada pakan. Data tersebut kemudian diuji secara deskriptif dan korelasi dengan uji Pearson untuk menentukan hubungan antara kandungan nilai energi pakan dengan kualitas susu yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukan rata-rata kadar BKTL susu 8,09% dan laktosa 4,42%. Hasil uji korelasi menunjukan positif signifikan (P<0,05) antara kualitas nilai energi pakan dari ransum daun ubi jalar dan konsentrat KS dengan nilai BKTL dan laktosa susu

    Deteksi Fase Estrus Pada Vulva Sapi Menggunakan VGG16 Berbasis Raspberry Pi

    No full text
    Industri peternakan sapi memiliki peran penting dalam pemenuh kebutuhan pangan bagi masyarakat. Produksi susu dan daging yang dihasilkan oleh peternakan menyumbang nilai signifikan terhadap ekonomi dan ketahanan pangan nasional. Susu dan daging sapi yang menjadi bahan pangan umum bagi masyarakat menyebabkan meningkatnya permintaan pasar. Sayangnya, peningkatan permintaan ini tidak sebanding dengan jumlah produksi susu sapi dan daging sapi di Indonesia. Permasalahan ini terjadi karena kecilnya produktivitas sapi dan kurang tepatnya pendeteksian fase estrus pada sapi, sehingga sapi kerap gagal dikawinkan atau dilakukan inseminasi buatan (IB). Oleh karena itu, penelitian dan perancangan sistem deteksi fase estrus berdasarkan citra vulva sapi dibuat. Penelitian ini dilakukan untuk memudahkan dan membantu peternak dalam mendeteksi fase estrus pada sapi berdasarkan vulva. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap, diantaranya menganalisis kebutuhan, melakukan perancangan alat dan sistem, implementasi program, pengujian, dan pemeliharaan alat dan sistem. Pembuatan sistem deteksi menggunakan model arsitektur VGG16 untuk pengklasifikasian citra. VGG16 sendiri merupakan salah satu model klasifikasi citra yang memakai arsitektur Convolutional Neural Network (CNN). Model arsitektur VGG16 untuk deteksi fase estrus dibangun dengan transfer learning dan pelatihan terhadap dataset citra yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu Estrus dan Normal. Pelatihan model menggunakan VGG16 mendapatkan nilai hasil akurasi model sebesar 0,98. Model yang sudah selesai dibangun selanjutnya akan digunakan dalam program yang diimplementasikan ke dalam sistem deteksi. Model tersebut dimuat untuk dapat melakukan proses deteksi dan klasifikasi dalam waktu nyata dan hasilnya akan ditampilkan pada OLED Display yang terdapat pada alat. Dari pengujian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa akurasi model dalam melakukan deteksi dalam waktu nyata adalah sebesar 70% dengan ratarata waktu komputasi sebesar 16,2865 detik

    Pengembangan Sistem Pembelajaran Teori Dasar Paduan Suara Menggunakan Metode Gamifikasi (Studi Kasus: E-lite Voice)

    No full text
    Paduan suara merupakan sekelompok orang yang bernyanyi bersama yang terdiri dari dua atau lebih jenis suara. E-lite Voice merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang bergerak pada bidang paduan suara. Menurut hasil wawancara dengan pelatih E-lite Voice, para anggota dinilai awam mengenai paduan suara dan membutuhkan pembelajaran untuk hal-hal dasar paduan suara seperti membaca notasi, menerjemahkan partitur, dan lain-lain. Para singer juga selalu dituntut dan dihimbau untuk melakukan pembelajaran secara mandiri. Pelatih E-lite Voice berharap bahwa hal-hal dasar mengenai paduan suara menjadi tanggung jawab singer sepenuhnya. Berdasarkan hasil survei terhadap anggota E-lite Voice menyatakan bahwa 88,9% anggota masih merasa kesulitan untuk melakukan pencarian materi mengenai teori dasar paduan suara secara lengkap. Pada Januari 2022, tercatat 94,5% pengguna internet Indonesia yang berusia 16-64 tahun memainkan game. Berdasarkan hal tersebut, terdapat peluang dan motivasi dalam pengembangan sistem pembelajaran teori dasar paduan suara dengan metode gamifikasi yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam melakukan proses pembelajaran. Pengembangan sistem dilakukan dengan metode waterfall dengan pengujian validasi menggunakan black box testing, pengujian komparasi skor pretest dan skor posttest, pengujian usability bersama 8 responden menggunakan USE Questionnaire, serta pengujian kompatibilitas terhadap beberapa web browser yaitu Chrome, Edge, Mozilla Firefox, dan Safari. Hasil pengujian didapatkan hasil pengujian validasi memiliki tingkat keefektifan 100%. Hasil pengujian kompatibilitas memiliki tingkat keberhasilan 100%. Dari hasil pengujian komparasi skor pretest dan posttest didapatkan peningkatan sebesar 15%. Hasil pengujian usefulness mendapatkan hasil 87,78%, ease of use mendapatkan hasil 88,5%, ease of learning mendapatkan hasil 91,87%, dan satisfaction mendapatkan hasil 87,14%. Hasil total keseluruhan pengujian dengan menggunakan USE Questionnaire mendapatkan hasil 88,42% yang masuk ke dalam kategori “sangat layak”

    Hubungan Minat Menjadi Guru dan Persepsi Kesiapan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) terhadap Kesiapan Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi

    No full text
    Pendidikan merupakan aktivitas dengan tujuan untuk menjamin hidup menjadi lebih baik yang dapat tercapai jika diimbangi adanya guru yang baik dan profesional. Menumbuhkan minat menjadi guru merupakan salah satu indikator keberhasilan mahasiswa untuk mengembangkan dan menguasai kesiapan menjadi guru. Pendidikan Teknologi Informasi Universitas Brawijaya menyusun program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) sebagai upaya mendukung pembentukan guru yang baik. Penelitian yang dilakukan ini termasuk pada penelitian kuantitatif korelatif yang menggali hubungan antar berbagai variabel. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara minat menjadi guru dengan kesiapan menjadi guru, hubungan persepsi kesiapan dalam Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan kesiapan menjadi guru. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan simultan antara minat menjadi guru dan persepsi kesiapan PLP terhadap kesiapan menjadi guru. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebar ke 63 mahasiswa aktif Pendidikan Teknologi Informasi yang sedang mengikuti PLP pada tahun 2023 untuk mengumpulkan informasi yang relevan untuk analisis hubungan antar variabel. Uji korelasi product moment dari Pearson digunakan untuk melakukan uji hipotesis pada penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan positif antara minat menjadi guru dengan kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05 dan nilai kekuatan hubungan sebesar 0,455 yang berarti sedang/cukup.; (2) terdapat hubungan positif antara persepsi kesiapan PLP dengan kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05 dan nilai kekuatan hubungan sebesar 0,484 yang berarti sedang/cukup; (3) terdapat hubungan positif secara simultan antara minat menjadi guru dan persepsi kesiapan PLP terhadap kesiapan menjadi guru berdasarkan nilai signifikan 0,001 < 0,05 dan nilai kekuatan hubungan dari ketiga variabel ini sebesar 0,56 yang berarti sedang/cukup

    Pengaruh Pemberian Air Kelapa dan Pupuk Kandang Ayam pada Pertumbuhan Tanaman Selada Krop (Lactuca sativa var. great alisan).

    No full text
    Tanaman selada krop merupakan sayuran yang disajikan dengan mentah sebagai tambahan pada makanan. Hal tersebut tentunya membuat tanaman selada krop harus dalam kualitas yang baik. Kualitas yang baik pada tanaman selada krop mampu dicapai apabila tanaman mendapatkan asupan unsur hara yang cukup dari tanah. Maka dari itu diperlukan suatu bahan masukan yang dapat memperbaiki, menambah hara, dan tidak merusak tanah yaitu dengan menggunakan pupuk kandang ayam. Selain penggunaan pupuk kandang ayam, diperlukan juga bahan organik yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman yaitu dengan penggunaan zat pengatur tumbuh organik seperti air kelapa. Penggunaan ZPT yaitu membantu meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan tanaman budidaya. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2023 yang berlokasi di Dusun Jeding, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Alat yang diperlukan pada penelitian ini antara lain, timbangan, meteran, alat tulis, gawai, ember, gelas takar, dan plastik. Sementara itu, bahan yang dibutuhkan terdiri dari air kelapa, air, pupuk kandang ayam, dan benih selada krop varietas great alisan. Pada penelitian ini menerapkan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 10 kombinasi perlakuan dosis air kelapa dan pupuk kandang ayam dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 30 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan memiliki 27 sampel tanaman sehingga total tanaman sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 810. Parameter yang ingin diamati meliputi tinggi tanaman, bobot segar per tanaman, jumlah daun, uji organoleptik, dan hasil panen. Hasil data yang sudah dikumpulkan pada pengamatan nantinya dianalisis dengan ANOVA yang nantinya hasil akhirnya jika didapatkan F Hitung > F Tabel selanjutnya dilakukan uji BNJ dengan taraf 5% agar bisa mendapatkan perbedaan pada setiap perlakuan. Pemberian air kelapa dan pupuk kandang ayam memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil panen selada krop pada perlakuan air kelapa 100 ml dengan pupuk kandang ayam 300 g. Perbedaan tersebut diakibatkan karena adanya kandungan zat pengatur tumbuh alami yang terdapat pada air kelapa meliputi auksin, giberelin, dan sitokinin (Aishwarya et al., 2022). Komposisi unsur hara yang terdapat pada pupuk kandang ayam bisa memaksimalkan pertumbuhan karena memiliki kandungan N, P, K, dan C-Organik lebih tinggi jika dilakukan perbandingan dengan pupuk kandang lainnya (Leku et al., 2015)

    Pengalaman Health-Seeking Behaviour Penderita Hipertensi dalam Implementasi Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di Puskesmas Singosari, Kabupaten Malang.

    No full text
    Hipertensi merupakan penyakit sistemik yang dapat berakibat fatal dan membutuhkan perhatian khusus dalam penanganannya. Perilaku pencarian pengobatan menjadi jalan yang banyak dipilih oleh pasien hipertensi dalam menangani penyakitnya. PIS-PK hadir sebagai program nasional yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan meningkatkan kepatuhan (compliance) terhadap perilaku pengobatan, termasuk pengobatan hipertensi. Penelitian ini ditulis untuk mengetahui perilaku pencarian pengobatan pasien hipertensi selama masa implemetasi PIS-PK di wilayah kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan desain penelitian narrative inquiry. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam menggunakan pertanyaan terbuka dan semi-terstruktur, kemudian dianalisis dengan mengolah kategori dan tema yang didapatkan dari hasil pengambilan data penelitian. Dari hasil penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa masyarakat masih melakukan kegiatan pengobatan secara mandiri serta melakukan pencarian pengobatan ke tenaga kesehatan, yaitu ke bidan desa, kader desa, posyandu, puskesmas, dan rumah sakit. Puskesmas Singosari perlu melakukan perencanaan ulang mengenai proses kegiatan PIS-PK agar dapat memudahkan proses pencarian pengobatan masyarakat binaan

    Faktor Risiko Infeksi Aliran Darah Oleh Bakteri Enterobacterales Penghasil Extended- Spectrum Beta-Lactamase Di Rsud Dr. Saiful Anwar Malang

    No full text
    lnfeksi aliran darah (IAD) merupakan kondisi ditemukannya kultur darah positif disertai tanda dan gejala infeksi yang telah menyebabkan peningkatan mortalitas sebesar 4,8% pertahunnya. Bakteri resisten terutama bakteri Entterobacterales penghasil extended-spectrum beta-lactamase (ESBL) menjadi penyebab tersering IAD dan memiliki dampak yang signifikan terhadap outcome pasien termasuk morbiditas, mortalitas, lama perawatan, biaya rumah sakit, serta pemilihan antibiotik selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganaiisis faktor risiko infeksi aliran darah oleh bakteri Enterobacterales penghasil ESBL di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik menggunakan data sekunder rekam medis dengan desain case control study pada pasien dewasa yang dirawat dari Januari 2022 hingga Juli 2023. Sebanyak 12 pasien yang memiliki hasil kultur darah positif bakteri Escherichia coli atau Klebsiella pneumoniae penghasil ESBL akan dibandingkan dengan 44 pasien dengan kultur darah positif bakteri Enterobacterales yang bukan resistan atau kultur darah steril sebagai kelompok kontrol. Hasil analisis multiple logistic regression menunjukkan bahwa lama perawatan di unit perawatan intensif (UPI) 2 8 hari (OR = 52,687; Cl 95% = 5,279 - 525,822; p = 0,001) dan penyakit keganasan (OR = 12,111; Cl 95% = 1,312-111,788; p = 0,028) merupakan faktor risiko signifikan dari IAD oleh bakteri Enterobacterales penghasil ESBL di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama perawatan di UPI 2 8 hari dan penyakit keganasan merupakan faktor risiko independent dari IAD oleh bakteri Enterobacterales penghasil ESBL

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇