137686 research outputs found
Sort by
Pengaruh Likuiditas, Perputaran Modal Kerja, Ukuran Perusahaan Dan Leverage Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2017-2020)
Peneliti ini fokuskan Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi. Perusahaan sektor barang konsumsi termasuk perusahaan sub sektor yang sangat berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia. Sektor barang konsumsi terdapat industri makanan dan minuman yang sangat strategis peranannya terhadap perekonomian di Indonesia, dimana memiliki rata-rata terbesar diantara perusahaan yang lainnya dalam kelompok manufatur yaitu sebesar 8,31% selama periode tahun 2016-2020. Faktor lain yang berpengaruh adalah jumlah penduduk yang sangat besar, dimana menurut Badan Statistik Indonesia pada tahun 2020 jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 266 juta jiwa. Kondisi tersebut menjelaskan bahwa betapa besarnya kebutuhan akan barang konsumsi di Indonesia. Semakin banyak permintaan akan barang konsumsi akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan laba pada perusahaan barang konsumsi.
Jenis Penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil Penelitian ini bahwa secara parsial yaitu Current Ratio (CR) berpengaruh tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA), Working Capital Turnover (WCT) Secara parsial Berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA), Firm Size (FS) Secara parsial Berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA) dan Debt of Equity Ratio (DER) berpengaruh tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Sedangkan secara simultan Variabel (CR), (WCT), (FS), (DER) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Return On Asset (ROA)
Pengaruh Value, Sales promotion, Dan Religiusitas Terhadap Loyalitas Konsumen Café Pesantren Giras
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sales promotion, value, dan religiusitas terhadap loyalitas pelanggan pada Café Pesantren Giras di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang. Perkembangan dunia usaha yang kompetitif mendorong perusahaan untuk mencari cara untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, serta membangun loyalitas pelanggan sebagai salah satu strategi penting. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 150 responden dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu pelanggan yang pernah mengunjungi Café Giras dan memiliki pengetahuan mengenai konsep dan lingkungan kafe. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sales promotion (X2) dan religiusitas (X3) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Y), dengan nilai t hitung masing-masing sebesar 3.912 dan 2.325, serta nilai signifikansi yang lebih rendah dari 0.05. Namun, value (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (Y), dengan nilai t hitung sebesar 0.777 dan nilai signifikansi lebih tinggi dari 0.05. Hasil ini menyimpulkan bahwa Café Pesantren Giras dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dengan fokus pada peningkatan value yang ditawarkan kepada pelanggan serta memperkuat faktor religiusitas dalam pelayanan dan produknya. Meskipun Sales promotion tidak terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam penelitian ini, strategi ini tetap dapat digunakan dalam upaya mempertahankan pelanggan
Pengaruh Pendapatan, Literasi Zakat, dan Pendidikan Agama Terhadap Kepatuhan Individu dalam Mengeluarkan Zakat Maal (Studi Kasus KJPRI UB)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, literasi zakat, dan pendidikan agama terhadap kepatuhan individu dalam mengeluarkan zakat maal (studi kasus KJPRI UB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif studi kasus. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendapatan, literasi zakat dan pendidikan agama dinyatakan berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan membayar zakat maal secara simultan. Pendapatan tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepatuhan individu dalam mengeluarkan zakat maal. Sedangkan Literasi Zakat dan Pendidikan agama memiliki pengaruh positif secara parsial terhadap kepatuhan individu dalam mengeluarkan zakat maal
Analisis Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang Periode 2019-2024
DPRD Kota Malang merupakan lembaga legislatif tingkat daerah yang sejajar dengan lembaga eksekutif daerah. DPRD Kota Malang dalam kinerjanya menjalankan 3 fungsi sebagai lembaga legislatif. Yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Namun pada faktanya, ketiga fungsi tersebut dalam kinerjanya seringkali berjalan tidak optimal. Untuk itu penelitian ini dibuat agar mengetahui bagaimana kinerja DPRD Kota Malang dalam menjalankan ketiga fungsinya tersebut. Dengan menggunakan teori dari Dwiyanto (2006), yaitu terdapat 3 indikator yang dapat digunakan untuk meneliti sebuah kinerja lembaga. Yaitu indikator produktivitas, responsivitas, dan akuntabilitas. Serta juga dengan menggunakan teori dari yang dipakai khusus untuk fungsi pengawasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan 3 indikator, fungsi legislasi dapat diketahui bahwa masih kurang karena inisiatif DPRD dalam hal peraturan daerah sangat sedikit dan penyelesaian propemperda Kota Malang masih jauh dari target harapan. Dengan menggunakan 3 indikator pula, fungsi anggaran sudah baik, karena prinsip kenaikan APBD unuk pemberdayaan masyarakat, dan cenderung tidak memihak para OPD yang merupakan mitra komisi. Serta terkait dengan pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Kota Malang dalam hal penanganan aduan masyarakat sudah sangat baik. Dengan secara langsung menangani aduan / keluhan yang diterima secara cepat dan tepat, yaitu segera memerintahkan OPD terkait untuk menangani permasalahan yang dialami. Namun terkait dengan objektivitas dalam hal usulan ranperda, kemampuan anggota DPRD untuk menelaah apa yang terjadi di masyarakat masih rendah.
Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan terdapat ruang untuk perbaikan dalam fungsi legislasi dan dalam fungsi pengawasan di DPRD Kota Malang, sementara fungsi anggaran berjalan dengan baik. Evaluasi ini dapat menjadi landasan untuk mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja DPRD dalam menjalankan tiga fungsi utamanya
Pengaruh Belanja Modal Dan Angkatan Kerja Terhadap Ketimpangan Pendapatan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota Provinsi Banten
Beberapa faktor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyebabkan ketimpangan pendapatan diantaranya belanja daerah terutama pada aspek belanja modal dan angkatan kerja. Tujuannya untuk memahami dampak langsung belanja modal dan angkatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi, serta dampak tidak langsung pada ketimpangan pendapatan dengan pertumbuhan ekonomi sebagai jalurnya. Selain itu, untuk menilai dampak pertumbuhan ekonomi pada ketimpangan pendapatan kabupaten/kota Provinsi Banten. Dengan metode analisis jalur model trimming. Temuan penelitian tidak sejalan dengan Teori Keynesian yang menunjukkan belanja modal memiliki dampak yang signifikan arah negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan dampak tidak langsung yang positif pada ketimpangan pendapatan. Selain itu, angkatan kerja berdampak positif yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi yang mana ini sejalan dengan Teori Solow dan dampak tidak langsung yang negatif pada ketimpangan pendapatan. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga berdampak signifikan negatif pada ketimpangan pendapatan tidak sejalan dengan Teori Neo-Marxis. Penelitian ini diharapkan bisa membantu pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Banten dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menurunkan ketimpangan pendapatan melalui kebijakan terkait
Menelisik Fraud Laporan Keuangan Di Sektor Keuangan: Kajian Terhadap Model S.C.C.O.R.E, Kompetensi Audit Internal, Dan Whistleblowing System
Penelitian ini menguji pengaruh penerapan model S.C.C.O.R.E dan kompetensi audit internal terhadap fraud laporan keuangan, dengan Whistleblowing System sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menjawab tujuan penelitian dengan menggunakan regresi logistik dan Moderated Regression Analysis. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 46 perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2022. Hasil penelitian menunjukkan tekanan eksternal, target keuangan, kerjasama dengan proyek pemerintah, nature of industry, jumlah gambar dewan direksi, dan audit internal ahli keuangan berpengaruh signifikan terhadap fraud laporan keuangan. Kemudian, Whistleblowing System mampu memoderasi dengan kuat audit internal ahli keuangan terhadap fraud laporan keuangan. Penelitian ini menyarankan mempertimbangkan variabel moderasi lainnya untuk model S.C.C.O.R.E, serta menggunakan mix method untuk pembahasan yang lebih komprehensif
Pengaruh Flexible Working Arrangement dan Individual Characteristics melalui Sleep Quality terhadap Family Time Availability (Studi pada Karyawan Bagian Produksi PT Indostar Building Material Malang)
PT Indostar Building Material Malang merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di industri fiber cement yang menerapkan sistem kerja shift sebagai salah satu bentuk flexible working arrangement. Sebagian pekerja tidak mengalami kesulitan dengan adanya sistem kerja shift karena memberikan mereka waktu untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, jika diterapkan sistem kerja shift, pekerja yang bekerja pada shift malam cenderung berisiko memiliki kualitas tidur yang buruk dan mengalami kelelahan yang tinggi. Jumlah waktu tidur yang diperlukan seseorang tidak dapat ditentukan dengan pasti, karena kebutuhan tidur setiap individu dapat bervariasi satu sama lain, bergantung pada kebutuhan dan karakteristik masing-masing individu. Individu yang mengalami gangguan tidur atau memiliki kualitas tidur yang buruk mungkin cenderung merasa lelah dan kurang bertenaga saat berada di rumah bersama keluarga. Ini dapat mengurangi interaksi positif dan partisipasi dalam aktivitas keluarga. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Flexible Working Arrangement dan Individual Characteristics melalui Sleep Quality terhadap Family Time Availability.
Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Variabel independen yang digunakan adalah Flexible Working Arrangement dan Individual Characteristics, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah Family Time Availability. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 92 karyawan bagian produksi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan secara langsung dengan mendatangi lokasi penelitian kepada 92 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) dan dilanjutkan dengan uji sobel untuk mengetahui pengaruh mediasi dari variabel Sleep Quality. Berdasarkan hasil uji-t dan uji sobel, menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 yang berarti Flexible Working Arrangement dan Individual Characteristics secara parsial berpengaruh positif signifikan melalui Sleep Quality terhadap Family Time Availability
Pengaruh Tingkat Kepadatan Kandang Broiler Terhadap Fisiologi Dan Penampilan Produksi Broiler
Broiler merupakan ras ayam pedaging yang paling umum di ternakkan di Indonesia untuk menghasilkan daging dalam jangka waktu yang singkat dengan dipelihara dalam waktu 21-35 hari (Jumiati, dkk., 2017). Keunggulan ini didukung oleh sifat genetik serta manajemen pemeliharaan yang diterapkan dengan baik. Salah satu aspek dalam manajemen pemeliharaan yang harus di perhatikan adalah manajemen perkandangan berupa Tingkat kepadatan kandang. Tingkat kepadatan kandang dapat mempengaruhi performa produksi broiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari tingkat kepadatan kandang terhadap frekuensi pernapasan, suhu shank, rasio konversi pakan, pertambahan bobot badan dan mortalitas dari pemeliharaan broiler.
Penelitian dilaksanakan di kandang percobaan yang berlokasi di Kedung Kandang, Kelurahan Wonokoyo, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan broiler strain cobb berjumlah 180 ekor dengan tingkat kepadatan kandang berbeda dimulai pada P1 (6 ekor/m2), P2 (8 ekor/m2), P3 (10 ekor/m2) dan P4 (12 ekor/m2) dengan masing-masing perlakuan diberikan 5 kali ulangan. Kandang yang digunakan pada penelitian ini ialah kandang tipe cage dengan ukuran tiap kandang 100 cm x 100 cm sebanyak 20 cage. Pakan yang digunakan pada penelitian ini merupakan pakan komersil dari perusahaan pakan ternak PT. Japfa Comfeed dengan kode produksi G-511 pada periode starter dan pakan komersil milik perusahaan pakan ternak PT. Jawara dengan kode produksi BR1 1781 sebagai pakan finisher
Penelitian ini menggunakan metode penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian mengenai pengaruh perbedaan tingkat kepadatan kandang terhadap fisiologis dan penampilan produksi broiler menunjukan hasil perbedaan yang sangat nyata (P0,05). Pada mortalitas tidak ditemukan kematian pada ternak broiler. Hasil penelitian pada frekuensi pernapasan menghasilkan rataan pada P1 (37,16x/30 detik), P2 (42,14x/30 detik), P3 (47,78x/30 detik) dan P4 (55,87x/30 detik). suhu shank menghasilkan rataan pada P1 (34,58ºC), P2 (35,40ºC), P3 (36,01ºC), P4 (37,28ºC). FCR menghasilkan rataan pada P1 (2,00%), P2 (1,73%), P3 (1,60%), P4 (1,82%). pertambahan bobot badan menghasilkan rataan P1 (975,64g), P2 (1103,60g), P3 (1152,80g), P4 (1023,40g). Kesimpulan pada penelitian ini adalah pada variabel frekuensi pernapasan dan suhu shank memiliki hasil terbaik pada P1 dengan tingkat kepadatan kandang 6 ekor/m2 dan pada variabel rasio konversi pakan dan pertambahan bobot badan memiliki hasil terbaik pada P3 dengan tingkat kepadatan kandang 10 ekor m2
Pengaruh Level Penambahan Acidifier Dan Tepung Bawang Putih Dalam Pakan Terhadap Performa Broiler
Broiler merupakan komoditi ternak jenis ayam hasil budidaya teknologi peternakan dengan karakteristik pertumbuhan yang singkat dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Karakteristik pertumbuhan broiler yang cepat harus diimbangi oleh efisiensi penggunaan pakan yaitu penyerapan nutrien dalam pakan. Pemberian asam sitrat sebagai acidifier mampu meningkatkan bobot relatif usus halus. Semakin luas vili maka area absorpsi akan meluas, sehingga sistem transportasi nutrien ke seluruh tubuh akan lancar. Tujuan pengaplikasian aditif acidifier pada pakan adalah menurunkan pH dalam saluran pencernaan ayam serta mempertahankan keseimbangan mikroba dalam sistem pencernaan broiler sehingga nutrien dalam pakan dapat terserap secara optimal. Tepung bawang putih (Allium sativum) merupakan fitobiotik yang memiliki fungsi utama meningkatkan pencernaan, stimulan, bersifat antiseptik, mampu meningkatkan pertambahan bobot badan broiler dan mencapai efisiensi pakan. Sifat sinergisme kombinasi acidifier dan fitobiotik diharapkan memberi efektifitas dalam proses pencernaan sehingga nutrien dalam pakan dapat terserap secara optimal, dengan demikian maka efisiensi produksi dapat tercapai.
Ayam pedaging yang digunakan dalam penelitian ini adalah Day Old Chick (DOC) ayam pedaging galur New Lohman MB202 P grade platinum produksi Poultry Breeding Division PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Jumlah ayam yang digunakan dalam penelitian sebanyak 240 ekor dan tidak dibedakan jenis kelaminnya (unsexed) dengan rata-rata bobot badan DOC sebesar 42 gram dan rata-rata bobot badan broiler umur 9 hari atau awal perlakuan 280 ± 10 gram, menggunakan 5 perlakuan dengan 4 ulangan, masing-masing ulangan berisi 12 ekor ayam. Kandang yang digunakan dalam penelitian ini yaitu closed house dengan alas litter yang diberi sekat membentuk 20 petak. Metode yang digunakan adalah percobaan lapang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan yang terdiri dari P0 : Pakan lengkap, P1: Pakan lengkap + acidifier 0,1% + tepung tepung bawang putih 0,25%, P2= Pakan lengkap + acidifier 0,1% + tepung tepung bawang putih 0,30%, P3: Pakan lengkap + acidifier 0,2% + tepung tepung bawang putih 0,25%, P4= Pakan lengkap + acidifier 0,2% + tepung tepung bawang putih 0,30%. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan Income Over Feed Cost (IOFC).
Hasil analisis ragam menujukkan bahwa perlakuan penambahan acidifier dan tepung bawang putih sangat berbeda nyata (P0,05) terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan. Hasil rata-rata nilai konsumsi pakan selama penelitian P0, P1, P2, P3, dan P4 berturut-turut adalah 3645,91 g ; 3380,92 g ; 3243,75 g ; 3413,02 g ; 3478,06, rata-rata pertambahan bobot badan selama penelitian adalah 2008,41 g ; 2014,17 g ; 2042,20 g ; 2105,42 g ; 2064,62 g, rata-rata konversi pakan adalah 1,78 ; 1,68 ; 1,59 ; 1,62 ; 1,69, rata-rata nilai IOFC adalah 31985,42 ; 33386,14 ; 34871,77 ; 35979,04 ; 34478,83.
Kesimpulan penelitian ini bahwa perlakuan kombinasi acidifier dan tepung bawang putih memberikan penampilan produksi yang terbaik pada level pemberian acidifier 0,2% dan tepung bawang putih 0,25% dan disarankan menggunakan level tersebut. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah agar peneliti mempertimbangkan untuk melakukan penambahan kombinasi acidifier dan tepung bawang putih (Allium sativum) dan diaplikasikan pada jenis unggas lain untuk diketahui pengaruhnya
Persepsi Dan Minat Pelaku Umkm Pengolahan Hasil Ternak Terhadap Sertifikasi Halal Di Kota Kediri
Kota Kediri dianggap memiliki peluang yang cukup besar untuk mengembangkan suatu industri pasar halal. Jumlah penduduk Muslim Kota Kediri dengan jumlah 271.215 menurut Kecamatan dan Agama yang Dianut di Kota Kediri 2022. Dengan mayoritas penduduk di Kota Kediri adalah muslim, hal tersebut dapat menjadi peluang besar bagi para pelaku UMKM untuk terus mengembangkan produknya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap konsumsi produk halal di Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan minat pelaku UMKM pengolahan hasil ternak terhadap sertifikasi halal di Kota Kediri dengan menggunakan metode kualitatif. Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisis faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi minat pelaku UMKM dalam sertifikasi halal terhadap produknya.
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus-29 September 2023 di Kota Kediri. Penentuan sampel pada penelitain ini menggunakan pusposive sampling dan snowball sampling. Terdapat dua jenis informan pada penelitian ini, yaitu informan ahli 2 orang yang terdiri dari Dinas Koperasi dan UMKM, dan Kementeriaan Agama setempat, serta inforaman kunci sebanyak 10 orang yakni pelaku UMKM pengolahan hasil ternak