137686 research outputs found
Sort by
Desain Ui/Ux Sistem Penjualan Barang Pada Toko Putra Mebel Desa Leces Berbasis Website Dengan Metode Design Thinking
Toko Putra Mebel merupakan salah satu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan
Menengah) yang bergerak dalam bidang mebel dan bahan-bahan material.
Dengan berkembangnya UMKM saat ini, maka Toko Putra Mebel akan
dirancang dan dibangun sebuah website. Untuk membangun sebuah
website, maka diperlukan sebuah rancangan desain tampilan antarmuka
atau User Interface dan desain pengalaman pengguna atau User
Experience. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk menjangkau luas
target pasar dan mempermudah masyarakat dalam memesan berbagai
mebel dan bahan material dengan cepat dan aman. Untuk memberikan
pengalaman yang menarik ketika berbelanja secara online bagi pengguna,
perancangan ini menggunakan metode Design Thinking dalam memberikan
suatu ide dalam memecahkan masalah menjadi sebuah inovasi. Terdapat
beberapa tahapan dalam proses design thinking yang dilakukan dalam
perancangan ini diantaranya adalah emphatize, define, ideate, prototype,
dan test. Pada tahap emphatize, penulis melakukan wawancara dan
observasi untuk memahami permasalahan pengguna secara langsung. Pada
tahap define, di mana penulis mengamati permasalahan dan
mengidentifikasi kebutuhan pengguna berdasarkan riset. Pada tahap
ideate, penulis mengumpulkan ide kreatif atau menciptakan solusi
berdasarkan hasil riset yang telah dikumpulkan pada tahap empathize dan
define. Kemudian pada tahap prototype, penulis merancang desain UI/UX
yang interaktif. Tahap terakhir adalah test, di mana penulis menguji website
dengan pengujian menggunakan alat ukur System Usability Scale (SUS) di
mana didapatkan nilai rata-rata sebesar 78,5, dari hasil penilaian tersebut
dapat dikategorikan bagus dikarenakan perancangan tersebut telah
mencapai tingkat kegunaan yang baik dan dapat memberikan pengalaman
pengguna yang memuaskan
Evaluasi Penanganan Arsip Surat Masuk di Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang
Penulis melakukan penelitian ini pada Bagian Organisasi Sekretariat
Daerah Kota Malang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
evaluasi penanganan arsip surat masuk pada Sekretariat Daerah Kota
Malang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan
data sekunder merupakan data yang didapat langsung dari Bagian
Organisasi Sekretariat Daerah Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan
melalui observasi, wawancara, pengambilan data dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan arsip surat masuk
di Bagian Organisasi Setda Kota Malang belum optimal. Beberapa masalah
yang perlu diperbaiki antara lain adalah penataan arsip yang kurang rapi,
kurangnya tempat penyimpanan arsip, dan ketiadaan SDM khusus yang
menangani tugas kearsipan.
Diharapkan SDM meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan
pengarsipan surat agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -
undangan. Dalam Permenpan 35 Tahun 2012 tentang pedoman
penyusunan SOP
Proses Knowledge Sharing Pada Pelatihan Kerja Dalam Upaya Mengurangi Kemiskinan (Studi Pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang),
Kemiskinan merupakan permasalahan umum yang sering dihadapi oleh
negara-negara yang sedang berkembang di dunia, termasuk di Indonesia. Kota
Malang hingga saat ini masih mengalami masalah kemiskinan yang menjadi
sasaran program Dinas Sosial. Program penanggulangan kemiskinan telah
dilaksanakan dan salah satunya dalam bentuk knowledge sharing melalui program
pelatihan kerja bagi warga miskin di Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses knowledge sharing pada program
pelatihan kerja dan faktor-faktor penghambat serta pendorongnya, yang di hadapi
oleh Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fakus utama dalam penelitian ini adalah
proses knowledge sharing program pelatihan kerja bagi warga miskin, dan faktor
pendukung dan penghambat knowledge sharing. Pengumpulan data melalui
observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan informan. Dan menggunakan
metode analisis data interaktif Miles, Huberman dan Saldana yaitu pengumpulan
data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa knowledge sharing program pelatihan kerja sudah berjalan
cukup baik dengan mengikuti empat tahap proses knowledge sharing yaitu
initiation, requirement, implementation, dan follow-up. Namun dalam
pelaksanaannya ditemukan faktor penghambat yaitu keterbatasan anggaran dan
kurang maksimalnya penggunaan portal. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari
penelitian ini adalah proses knowledge sharing program pelatihan kerja bagi warga
miskin di Kota Malang oleh Dinsos P3AP2KB sudah baik sesuai dengan teori
proses knowledge sharing. Serta dalam pelaksanaannya terdapat faktor pendukung
yaitu kesempatan, komunikasi, kemanfaatan, dan kesesuaian konteks. Sedangkan
untuk faktor penghambat, ditemukan dua hambatan yaitu hambatan internal dan
eksternal
Multi-Stakeholder Perspective Terkait Event Jember Fashion Carnaval Sebagai Representasi City branding Jember: World Fashion Carnival City.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis multi-stakeholder
perspective terkait event Jember Fashion Carnaval sebagai representasi city
branding Jember: World Fashion Carnival City, (2) Menganalisis city branding
Jember:World Fashion Carnival City yang direpresentasikan dalam Pelaksanaan
Event Jember Fashion Carnaval, (3) Menganalisis multi-stakeholder perspective
terkait pelaksanaan event Jember Fashion Carnaval yang ideal dalam
merepresentasi city branding Jember:World Fashion Carnival City.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Lokasi pengambilan data berada di Kabupaten Jember.
Teknik pengumpulan data untuk memperoleh data primer melalui wawancara
dengan informan diantaranya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten
Jember, Yayasan Jember Fashion Carnaval, volunteer, talent, penonton/wisatawan,
media partner, sponsorship, penggerak pariwisata daerah, dan penggerak ekomoni
daerah, sedangkan untuk memperoleh data sekunder melalui studi dokumen pada
dokumen-dokumen yang relevan. Analisis data menggunakan empat tahap
diantaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Multi-stakeholder memiliki
pandangan yang beragam terkait dengan persepsi, ekspektasi, keterlibatan, dan
manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan acara JFC. Mayoritas Stakeholder
memiliki perspektif dan harapan positif terkait JFC sebagai upaya city branding.
Meski terdapat kekurangan namun secara keseluruhan JFC mampu melibatkan
beragam stakeholder serta dapat memberikan manfaat bagi stakeholder. (2) JFC
sebagai city branding Jember direpresentasikan melalui logo, tagline, tema,
partisipasi dan narasi acara serta mengintegrasikan visi dan strategi city branding
dalam setiap acara dan JFC konsisten mewujudkan city branding Jember sebagai
'World Fashion Carnival City' melalui elemen-elemen acara yang mengangkat nilai
budaya global dan nasional. (3) Mayoritas stakeholder setuju JFC efektif memenuhi
syarat attributes, message, differentiation, dan ambassadorship sebagai city
branding. Evaluasi dan saran menunjukkan pandangan beragam untuk peningkatan
kualitas JFC selanjutnya
Redesain Stasiun Kertosono Melalui Penataan Ruang Dalam Rangka Untuk Menunjang Pendapatan Stasiun
Seiring bertambahnya zaman teknologi berkembang pesat.
Perkretaapian merupakan salah satu moda transportasi massal, yang tidak
dapat dipisahkan dari moda transportasi lainnya. Stasiun merupakan bagian
terpenting dari perkeretaapian dimana keberangkatan dan kedatangan
penumpang dilakukan antar Stasiun. Stasiun kereta api memiliki potensi
yang dapat dikembangkan mulai dari alur sirkulasi, fasilitas, hingga aksesnya
yang dapat membuat penumpang merasa nyaman saat pergi menuju
Stasiun. Stasiun Kertosono merupakan Stasiun Kelas Besar B yang memiliki
jumlah penumpang yang cukup banyak, karena menjadi salah satu Stasiun
transit Kereta Lokal dan Kereta Jarak Jauh. Meskipun kelas Besar B, Stasiun
Kertosono belum memiliki fasilitas sesuai Standart Pelayanan Minimum PT
KAI, seperti jumlah toilet, letak toilet, letak mushola, ruang Pos Kesehatan,
ruang Laktasi, dan ruang bebas juga elevasi lantai yang tidak friendly untuk
difabel. Juga penempatan tenant yang membuat sirkulasi terjadi konta flow
antara penumpang dengan antrian kerumunan pembeli tenant. Penulis
berharap dengan adanya perencanaan desain, Stasiun Kertosono akan
mendapatkan benefit dari segi eksternal yaitu kepuasan pelayanan
penumpang, dan juga internal seperti penurunan angka laporan komplain
penumpang dan juga meningkatkan pendapatan pada penjualan bangunan
untuk tenant. Metode yang digunakan adalah Analisa deskriptif dengan cara
survey lokasi
Peran Editor dalam Memvisualisasikan Konten “Apa Iya?” dalam Program Agropolitan News di Agropolitan Televisi Kota Batu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran seorang
editor dalam memvisualisasikan konten “Apa Iya?” dalam program
Agropolitan News di Agropolitan Televisi Kota Batu, mulai dari tahap pra
produksi, produksi, dan pasca produksi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang
menekankan pada aspek analisis berpikir dengan tujuan untuk menjelaskan
fenomena dengan mengumpulkan data sebanyak-banyaknya sesuai fakta
di lapangan, kemudian disajikan dalam bentuk bahasa disertai dengan
laporan yang rinci.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
observasi dan dokumentasi. Dari penelitian yang telah dilakukan di
lapangan, didapatkah hasil seperti berikut: (1) Editor memiliki peran penting
dalam memvisualisasikan sebuah video, (2) Saat pra produksi editor
sesekali membantu pembuatan naskah dengan melihat di website resmi,
(3) Pada tahap produksi, editor bertugas mencari bahan-bahan serta datadata
sesuai dengan isi dari naskah, (4) Di tahap pasca produksi editor
melakukan pengeditan dengan teknik penyeleksian, pemotongan, dan
penggabungan foto video maupun audio. Visualisasi dilakukan sesuai
denganisi naskah yang meliputi menambahkan animasi, u, simbol atau
tanda, grafik, dan highlight
Analisis Layanan Sistem Pada Produk Kreasi Ultra Mikro Di Pegadaian Cabang Kotalama
Sebuah pelayanan sistem saat ini sangat dibutuhkan di berbagai
perusahaan menjadi sebuah keunggulan tersendiri. Pelayanan ini ada
untuk memberikan kepuasa bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana sistem pelayanan sebuah produk bernama
kreasi ultra mikro terkait dengan perusahaan PT. PEGADAIAN CABANG
KOTALAMA. dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang ada dan
dialami saat melayani masyarakat terkait pelayanan produk ini. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan
mendeskripsikan hasil wawancara melakukan pinjaman Kreasi UMI di
Pegadaian Cabang KOTALAMA bagi nasabah dan berdasarkan hasil
jawaban dari pertanyaan dalam wawancara kepada salah satu pegawai
pelayanan kreasi UMI Pegadaian Cabang KOTALAMA sebagai narasumber.
Hasil penelitian ini menunjukkan jika dilihat dari produktivitas dan
efektivitas pelayanan sudah dilakukan cukup baik, dalam hal penyampaian
syarat-syarat pengajuan kredit produk ini kurang baik, di brosur atau iklan
tidak di tampilkan syarat mendalam membuat masyarakat tidak lolos
pengajuan juga tentunya menjadi kendala tersendiri bagi pegawai. Saran
dari penelitian ini adalah sebaiknya syarat dan kelengkapan atas
pengajuan kreasi ultra mikro dalam iklan maupun brosur lebih di lengkapi
sehingga masyarakat bisa mengerti dan mempersiapkan syarat mendalam
tentang pengajuan kreasi ultra mikro ini
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Saham Syariah : Studi Kasus Mahasiswa di Malang
Dalam konteks berinvestasi di dunia pasar modal, Islam menitikberatkan pada etika
instrumen, kegunaannya bahkan kebermanfaatannya bagi umat Islam. Faktanya,
perilaku investor muslim di pasar modal belum tentu menjadi alasan untuk memilih
saham yang sesuai dengan standar syariah Islam.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang
menyebabkan seorang memilih memilih investasi di saham syariah. dengan
menggunakan teori perilaku yang direncanakan (Theory Planned Behavior), Penelitian ini
menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner pada para responden.
Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif karena menggunakan
angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta
penampilan dari hasilnya. Selanjutnya untuk menganalisis pengaruh dan hubungan
tersebut peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Structural Equation
Model Partial Least Square (SEM-PLS)
Pengaruh Aktivitas Sosial Media, Interaksi Pelanggan, dan Ulasan Dalam Mempengaruhi Keinginan Pembelian Konsumen Terhadap Produk SUCEAN
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak aktivitas media
sosial, interaksi dengan pelanggan, dan ulasan terhadap keinginan pembelian
konsumen terhadap produk SUCEAN, sebuah usaha yang bergerak di bidang
fashion tas vintage di Kota Malang. Dengan menggunakan metode kuantitatif,
penelitian ini mengeksplorasi bagaimana ketiga variabel tersebut mempengaruhi
perilaku pembelian konsumen, terutama di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Brawijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas
media sosial, interaksi pelanggan, dan ulasan memiliki pengaruh signifikan
terhadap keinginan pembelian. Ulasan konsumen terbukti menjadi faktor penting
yang mempengaruhi keputusan pembelian calon konsumen
Pengaruh Kompetisi Bank Terhadap Stabilitas Sistem Keuangan Perbankan (Studi Kasus Pada KBMI IV Tahun 2019-2022)
Munculnya perbankan sebagai lembaga intermediasi berperan sangat
penting dalam perekonomian karena sebagai jantung yang harus memompa
“uang” dan mendistribusikan ke semua organ yang membutuhkan uang
tersebut. Maka dari itu, sangat penting untuk menjaga kestabilan sistem
keuangan perbankan. Perkembangan sistem perbankan dapat memicu
terjadinya kompetisi dalam industri perbankan yang dapat berpengaruh
terhadap stabilitas perbankan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh kompetisi bank terhadap stabilitas sistem keuangan perbankan.
Penelitian ini berfokus pada data KBMI 4 yang merupakan bank besar HHI
index, market share dan Loan to Deposit Ratio (LDR) digunakan sebagai proksi
kompetisi serta Non Performing Loan (NPL) sebagai proksi stabilitas
keuangan perbankan. Teknis analisis yang digunakan adalah Regresi Data
Panel dengan data triwulan KBMI 4 tahun 2019-2022. Dari tiga variabel
tersebut, variabel HHI index dan Loan to Deposit Ratio (LDR) berpengaruh
signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL). Sedangkan variabel market
share tidak berpengaruh signifikan terhadap Non Performing Loan (NPL)