University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Relasi Pertetanggaan Warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Buring 1 Kota Malang

    No full text
    Relasi pertetanggaan di Rusunawa Buring 1 Kota Malang menampilkan dinamika unik, dengan variasi dalam keakraban dan keterlibatan sosial antar penghuni dari latar belakang budaya berbeda. Maka dari itu, peneliti ingin melakukan penelitian lebih lanjut guna memahami bagaimana relasi pertetanggaan di Rusunawa Buring 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam semi terstruktur dan observasi. Informan berjumlah lima orang dipilih menggunakan teknik purposeful sampling berdasarkan kriteria, yaitu warga rusunawa Buring 1 dan dewasa yang tinggal sejak peresmian rusunawa pada 2014. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik Boyatzis, sementara kredibilitas data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menggambarkan relasi pertetanggaan sebagai entitas kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor latar belakang. Dimensi interaksi sosial menunjukkan variasi frekuensi interaksi, keterlibatan warga dalam kegiatan sosial, dan gaya komunikasi. Frekuensi interaksi dibagi menjadi ikatan kuat dan lemah, sementara keterlibatan warga dalam kegiatan sosial menunjukkan partisipasi yang kuat. Gaya komunikasi antar warga diklasifikasikan menjadi santai dan serius. Dimensi dukungan sosial menyoroti bentuk dan dampak dukungan sosial. Bentuk dukungan terbagi menjadi terbatas dan multifaset, dengan dampak utama menciptakan perasaan senang pada penerima. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika relasi pertetanggaan, menegaskan kompleksitas hubungan antarindividu di lingkungan tersebut. Implikasi dari temuan ini dapat menjadi landasan untuk merancang strategi intervensi sosial yang lebih spesifik serta memahami peran penting setiap dimensi dalam membentuk relasi pertetanggaan yang sehat dan harmonis

    Diagnosa dan Penanganan Suspect Wet Feline Infectious Peritonitis pada Kucing di Klinik Hewan Calico Blotan, Yogyakarta

    No full text
    Feline Infectious Peritonitis (FIP) disebabkan oleh virus Feline Coronavirus (FCoV) dari famili Coronaviridae, genus Alphacoronavirus. FIP memiliki dua tipe: dry FIP (non-effusive form) dan wet FIP (effusive form). Tipe basah lebih ganas, menyebabkan sekitar 70-80% dari keseluruhan kasus. Gejala klinis yang didapat adalah distensi abdomen. Diagnosa dari penyakit FIP dilakukan melalui anamnesa, gejala klinis, pemeriksaan laboratoris. Diagnosa kasus ini didukung oleh pemeriksaan laboratorium lengkap termasuk hematologi, kimia darah dan uji Rivalta. Hasil hematologi dan kimia darah menunjukkan monositosis, eritropenia, penurunan albumin, dan total protein darah. Berdasarkan uji Rivalta positif didapatkan cairan eksudat yang mengandung tinggi protein dan fibrinogen, penurunan rasio A/G dengan nilai 0,4 ascites pada kucing didiagnosis suspect FIP. Terapi yang diberikan termasuk Doxycycline sebagai antibiotik, Dexamethasone sebagai antiinflamasi, Molnupiravir sebagai antivirus, dan Furosemide sebagai diuretik. Pengobatan dilakukan selama sepuluh hari dengan hasil progresif, namun beberapa minggu kemudian kucing kembali dengan keluhan yang sama, sehingga prognosis tetap infausta

    Evaluasi Eritrosit Tikus Penelitian Jenis Wistar Dengan Defect Telinga dari Peternakan Lokal di Malang

    No full text
    Tikus wistar merupakan kelompok hewan rodensia yang sering dijadikan sebagai hewan uji coba dalam sebuah penelitian. Pemilihan hewan coba dalam sebuah penelitian haruslah memenuhi syarat tertentu, seperti hewan coba harus dalam keadaan yang sehat dan terbebas dari patogen agar hasil dari sebuah penelitian dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penelitian ini didapatkan kasus tikus wistar (Rattus norvegicus) yang memiliki defect telinga. Defect tersebut dicirikan dengan adanya luka seperti keropeng pada salah satu maupun kedua telinga tikus. Terjadinya defect telinga pada tikus menandakan bahwa tikus dalam keadaan tidak normal. Salah satu parameter yang terpengaruhi dari kejadian tersebut adalah eritrosit. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui profil serta abnormalitas morfologi eritrosit yang terjadi pada tikus wistar dengan defect telinga. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus non eksperimental dengan rancangan cross sectional. Metode pengambilan data berupa data primer melalui pemeriksaan hematologi dan ulas darah. Data yang sudah diperoleh kemudian dibandingkan dengan literatur lalu disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara defect pada telinga tikus dengan nilai hematologi dan morfologi eritrosit. Pada pemeriksaan hematologi terjadinya penurunan nilai RBC, PCV dan Hb, sedangkan pada pemeriksaan morfologi eritrosit terjadinya abnormalitas morfologi bentuk meliputi akantosit, ekinosit, sferosit, skistosit, ovalosit, keratosit dan tear drop cell. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa seluruh tikus sampel mengalami anemia dan terjadinya abnormalitas morfologi eritrosit

    Identifikasi Diatom Bentik dari Ekosistem Terumbu Karang di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

    No full text
    Diatom merupakan mikroalga dari kelas Bacillariophyceae yang memiliki memiliki kromatofor berwarna kuning-coklat. Diatom merupakan salah satu kelompok fitoplankton yang memiliki persebaran yang sangat luas. Salah satu substrat yang dijadikan tempat hidup diatom adalah ekosistem terumbu karang. Salah satu daerah di Indonesia yang dikelilingi oleh terumbu karang adalah Pulau Bawean. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis diatom yang di temukan di area sekitar terumbu karang Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur berdasarkan perbedaan frustule yang dimilikinya dengan menggunakan Light Microscopy (LM) dan Scanning Electron Microscopy (SEM). Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-November 2023 di Ekowisata Mangrove Hijau Daun, Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Pengambilan sampel diatom dilakukan pada area sekitar terumbu karang di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur pada pagi hari sekitar pukul 10.00 WIB. Sampel diambil dari substrat pasir, karang mati, makroalga dan air. Analisis sampel dilakukan di Pusat Penelitian Alga dan Lingkungan, Universitas Brawijaya dan Faculty Chemical Technology and Engineering, West Pomeranian University of Technology, Poland. Hasil penelitian ini ditemukan lima spesies diatom di area sekitar terumbu karang Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur yaitu Psammodictyon sp., Halamphora oceanica, Halamphora yudangensis, Halamphora sp. dan Nitzschia arauraie. Psammodictyon sp. memiliki bentuk valve panduriform atau broadly linear dengan mengecil pada bagian margin (tengah). Pengamatan menggunakan SEM menunjukan keberadaan raphe eccentric serta fibulae pada internal view. Halamphora sp. memiliki bentuk single H plastid yang tidak meluas ke dorsal girdle, frustule hanya memiiki raphe legde pada satu sisi bagian dorsal dan striae berbentuk uniseriate atau biseriate, Halamphora oceanica dan Halamphora yudangensis memiliki bentuk dorsi ventral dan semi elliptical lanceolate. Pengamatan menggunakan SEM pada spesies Nitzschia arauriae menunjukan bentuk valve linear-elliptic dan membulat lebar (broadly rounded) terdapat keel system yang ditemukan pada bagian tepi sel

    Resolusi Konflik Pembangunan Rumah Ibadah (Studi Kasus Pembangunan Gereja Kristen Jawi Wetan Di Desa Sumberejo, Kab. Malang)

    No full text
    Di Indonesia, konflik keagamaan terkait pendirian rumah ibadat, terutama gereja, seringkali mencuat, tak terkecuali di wilayah Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab pertanyaan bagaimana resolusi konflik dan siapa saja aktor-aktor yang terlibat dalam konflik pembangunan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) di Kelurahan Sumberejo, Kabupaten Malang. Penelitian dianalisis menggunakan teori Resolusi Konflik Johan Galtung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan Teknik Pengumpulan Data melalui Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan Studi Kepustakaan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa resolusi konflik terkait pendirian Rumah Ibadah GKJW di Kelurahan Sumberejo, Kabupaten Malang, telah dilakukan secara optimal. Pengawasan di lokasi konflik dilakukan secara rutin, dengan koordinasi antara pihak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Malang, pihak GKJW, dan pihak Pimpinan Ranting Nadhatul Ulama (PRNU) Sumberejo untuk menjaga situasi yang kondusif. Melalui proses musyawarah dan negosiasi, tercapai solusi yang disetujui oleh kedua belah pihak terkait pendirian rumah ibadah. Pihak penolak juga menarik surat keberatan dan atau penolakan terkait pembangunan tersebut. Dengan demikian, terjalinlah kerjasama yang diharapkan dapat menjaga keadaan damai dalam jangka panjan

    Pengaruh Pelatihan Kerja, Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Kasus pada Pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang

    No full text
    Sumber Daya Manusia (SDM) adalah bagian integral organisasi dan memainkan peran dalam setiap kegiatan atau proses organisasional. Manajemen SDM yang efektif berdampak pada kinerja organisasi, dengan kompetensi, motivasi individu dan kepuasan sebagai faktor kunci. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang menghadapi tantangan dalam meningkatkan kinerja pegawai akibat kurangnya kolaborasi dan meningkatnya pelanggaran. Pelatihan kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja diupayakan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh pelatihan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang. Lokasi penelitian adalah di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Mojongapit, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner tertutup, wawancara langsung, dan dokumentasi, sementara data sekunder berasal dari studi pustaka, buku, jurnal ilmiah, data instansi, statistik dan sumber resmi terkait. Sampel menggunakan metode sensus dari 66 pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang. Penelitian ini mengkaji tiga variabel independen: Pelatihan Kerja (X1), Motivasi Kerja (X2), dan Kepuasan Kerja (X3), serta satu variabel dependen yaitu Kinerja Pegawai (Y). Indikator Pelatihan Kerja (X1) mencakup isi pelatihan, metode, sikap dan keterampilan instruktur, lama waktu, dan fasilitas pelatihan. Indikator Motivasi Kerja (X2) meliputi kebutuhan fisiologis, rasa aman, hubungan sosial, pengakuan, dan aktualisasi diri. Indikator Kepuasan Kerja (X3) mencakup pekerjaan, gaji, promosi, pengawas, dan rekan kerja. Indikator Kinerja Pegawai (Y) mencakup kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas, dan komitmen. Metode analisis data dalam penelitian ini terdiri dari uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji statistik. Uji instrumen meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Uji asumsi klasik mencakup uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Uji statistik mencakup regresi linear berganda, uji parsial (uji T) dan uji simultan (uji F). Analisis determinan menunjukkan kontribusi variabel X terhadap variabel Y dalam rentang 0 < R² < 1. Semua pengujian dilakukan dengan software SPSS versi 25. Berdasarkan hasil penelitian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang melaksanakan program peningkatan kinerja pegawai melalui pelatihan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Program pelatihan mencakup pelatihan manajerial untuk kemampuan kepemimpinan dan administratif, serta pelatihan teknis untuk keterampilan spesifik seperti teknik budidaya ikan dan pengolahan hasil perikanan. Program motivasi kerja ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pegawai dengan memenuhi kebutuhan fisiologis, rasa aman, hubungan sosial, pengakuan, dan aktualisasi diri. Kepuasan kerja dijaga melalui penugasan sesuai keahlian, gaji yang adil,peluang promosi, kualitas pengawasan, dan interaksi positif dengan rekan kerja. Diketahui bahwa karakteristik 66 responden berdasarkan jenis kelamin didominasi perempuan, usia didominasi oleh usia 41-45 tahun, pendidikan terakhir didominasi oleh lulusan S1/S2/S3, status kepegawaian didominasi oleh pegawai tetap, masa kerja didominasi oleh masa kerja lebih dari 4 tahun dan penghasilan didominasi oleh penghasilan 3 sampai 6 juta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan pengaruh sebesar 87,5%

    Analisis Dampak Promosi Instagram Terhadap Minat Pembelian Ikan Cupang (Betta sp.) Studi Kasus Pada UMKM Pak Haji Siddiq Kota Malang

    No full text
    Budidaya ikan hias merupakan salah satu budidaya yang populer dengan prospek yang cukup bagus. Ikan cupang hias memiliki daya tahan tubuh yang kuat yang mana ikan cupang mampu hidup dalam tempat yang tidak terlalu luas dengan minim air dan oksigen. Itulah mengapa ikan cupang hias dapat dijadikan ladang bisnis. Salah satu kendalanya adalah kurang efektifnya kegiatan promosi yang dilakukan. Hal tersebut dikarenakan mereka kurang memanfaatkan sistem promosi melalui media sosial salah satunya adalah instagram. Penelitian ini akan berfokus pada dampak promosi lewat platform instagram terhadap minat pembelian ikan cupang di UMKM Pak Haji Siddiq. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan Research and development. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari owner UMKM Pak Haji Siddiq dan responden yang berasal dari pengikut instagram @cupang.coups. Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan metode sampling accidental serta pengumpulan data menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan beberapa kegiatan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Dalam kuisioner sendiri berupa pertanyaan yang akan ditanggapi oleh responden dengan skala pengukuran Guttman. Lalu hasil pengumpulan data dianalisis menggunakan analisis kualitatif dengan aktivitas dalam analisis data, yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Dari hasil penelitian, penggunaan fitur instagram @cupang.coups sudah dimanfatkan seperti feed atau postingan instagram, profile bio, reels, instastory hingga sorotan. Akun @cupang.coups juga aktif dalam pemberian promosi. Lalu respon hasil kuisioner terhadap instagram usaha pak Haji Siddiq dapat dilihat bedasarkan informatif, persuasif dan intensi konsumen terhadap usaha ikan hias Pak Haji Siddiq. Dalam variabel informatif didapatkan hasil yaitu sebesar 93,2% dari hasil tersebut dapat deskripsikan bahwa promosi UMKM Pak Siddiq produk Ikan cupang sangat efektif dan dapat dianjutkan lebih lanjut. Lalu variabel persuasif presentase bahwasanya responden yang memberikan jawaban ya adalah sebanyak 89,9%, yang dapat diartikan bahwa pada instagram UMKM Pak Siddiq (Cupang.coups) menarik perhatian dan bersisi ajakan melalui tampilan foto atau promosi bahkan ajakan langsung. Pada variabel Intensi pembelian ikan hias mendapatkan hasil presentase sebanyak 89,3% yang disimpulkan bahwa minat pembellian kembali atau intensi responden karena promosi instagram dinillai sesuai atau tinggi

    “Dampak Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian pada Customer Alfamart (Survei Online pada Mahasiswa di Kota Malang)”.

    No full text
    Penelitian ini berjudul “Dampak Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian pada Customer Alfamart (Survei Online pada Mahasiswa di Kota Malang)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan adanya pengaruh variabel Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian konsumen Alfamart. Digital Marketing merupakan kegiatan pemasaran yang menggunakan media digital dengan menggunakan internet untuk meningkatkan pemasaran serta target konsumen. Sedangkan, Brand Awareness merupakan kekuatan suatu merek untuk dapat dikenali oleh konsumen, dimana konsumen dapat mengingat merek tersebut dan mempertimbangkannya sebagai alternatif dalam pengambilan keputusan. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah Explanatory Research dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 97 orang responden yang merupakan mahasiswa aktif Perguruan Tinggi di Kota Malang, berusia minimal 17 tahun, dan pernah melakukan pembelian produk pada Alfamart minimal satu kali yang dilakukan secara online melalui platform belanja Alfamart yakni Alfagift. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan software SPSS 29 for Windows dengan metode pengumpulan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil Uji Simultan (Uji-F) diperoleh nilai 0,001 < 0,05, yang artinya terdapat pengaruh antara Digital Marketing (X1) dan Brand Awareness (X2) terhadap Keputusan Pembelian (Y) secara simultan atau bersama-sama. Pada Uji Parsial (Uji-t) menunjukkan bahwa variabel Digital Marketing dan Brand Awareness memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Keputusan Pembelian. Hasil Koefisiensi Determinasi (R2) menunjukkan bahwa besarnya pengaruh variabel Digital Marketing dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian sebesar 0,656 atau 65,5%. Sisa dari nilai Adjusted R Square adalah 34,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini

    Partisipasi Pemilih Difabel dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Kota Magelang

    No full text
    Pemilihan umum merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan pada Negara dengan sistem pemerintahan demokrasi. Pada penyelenggaraan Pemilu setiap orang memiliki kesamaan hak dalam berpartisipasi pada Pemilu begitu juga dengan kaum difabel, hal ini tertuang dalam pasal 5 undang-undang nomor 7 tahun 2017. Partisipasi menjadi aspek yang penting dalam proses berjalannya demokrasi. Dalam penelitian ini, akan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang dianggap sesuai untuk mengeksplorasi masalah dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini akan menjelaskan mengenai tingkat partisipasi pemilih difabel dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 di Kota Magelang. Dalam proses penyelenggaraan Pemilu terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat bagi penyandang difabel dalam menggunakan hak suaranya. Faktor tersebut dibagi menjadi 2 (dua) kategori yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kegiatan sosialisasi dan program yang dilakukan oleh KPU diatur sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 10 tahun 2018 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu. Peran KPU Kota Magelang sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Pemilu terkait dengan peningkatan partisipasi pemilih penyandang difabel didasarkan pada tugas dan fungsi inti KPU. Hal ini mencakup pemenuhan dan penyediaan fasilitas yang diperlukan untuk memfasilitasi hak pilih penyandang difabel sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku, yang dijalankan sepanjang tahapan-tahapan Pemil

    Representasi Perempuan Dalam Film Disney Princess “Raya and The Last Dragon”

    No full text
    Film sebagai media massa memiliki fungsi untuk merepresentasikan dan menyebarkan suatu realitas kehidupan sosial yang ada di masyarakat, terutama untuk melihat bagaimana realita perempuan di zaman modern ini dalam suatu masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana representasi perempuan modern dalam kehidupan sosial melalui film animasi Disney Princess “Raya and the Last Dragon”. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi pustaka. Metode yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah semiotika John Fiske dengan 3 (tiga) level pengkodean televisi, yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Hasil penelitian menemukan bahwa pada level realitas, Raya merepresentasikan perempuan modern melalui cara berpakaian dan cara berperilaku. Pada level representasi, Raya merepresentasikan perempuan modern melalui teknik pengambilan gambar yang lebih banyak berfokus ke Raya, komunikasi yang dilakukan Raya secara verbal, dan musik yang mengiringi aktivitas Raya sebagai tokoh utama pada setiap adegan. Raya merepresentasikan perempuan modern sebagai sosok yang kuat, cerdas, percaya diri, pemberani, dan mampu untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Walau begitu, Raya juga masih menunjukkan perasaan emosionalnya untuk merepresentasikan sisi feminin seorang perempuan. Selain itu, penulis menemukan adanya ideologi feminisme yang terkandung dalam film sehingga secara tidak langsung mendorong pendobrakan terhadap stereotip negatif gambaran perempuan modern di kehidupan sosial

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇