137686 research outputs found
Sort by
Penyelesaian Sengketa Hak Atas Tanah Ulayat Antara Pemerintah Dengan Masyarakat Hukum Adat Anamburung Sumba Timur
Tesis ini menganalisis mengenai sengketa tanah ulayat yang terjadi
pada tahun 2021 di Kabupaten Sumba Timur melibatkan hak atas tanah ulayat
yang digunakan Pemerintah Provinsi menjadi lahan peternakan sapi.
Pemerintah yang bersengketa dengan masyarakat hukum adat Anamburung
terkait pemberian Hak Guna Usaha kepada PT. ASIABEEF. Pemerintah di
anggap telah mengambil hak atas tanah ulayat mereka, karena tanah ulayat
tersebut dikatakan tercatat dalam aset Pemerintah Provinsi. Klaim sepihak
tersebut yang mengatakan bahwa tanah ulayat telah dialihkan yang membuat
awal mula pemicu sengeketa antara pemerintah dengan masyarakat hukum
adat anamburung. Rumusan masalah dalam tesis ini makna tanah ulayat bagi
masyarakatadat Anamburung, dan bagaimana proses penyelesaian sengketa
hak atas tanah ulayat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
empiris dengan pendekatan Atropologi Hukum. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan dan menganalisis makna tanah ulayat di masyarakat hukum
adat Anamburung Sumba Timur serta mendeskripsikan dan menganalisis
bagaimana penyelesaian sengketa atas tanah ulayat antara pemerintah dan
masyarkat hukum adat sumba.
Hasil dari studi menjelaskan makna tanah ulayat bagi masyarakat
adat Anamburung sendiri, tanah ulayat mengandung arti yang sangat penting.
Tidak hanya sekedar memiliki nilai ekonomis, tetapi juga memiliki nilai religius.
Pandangan filosofis masyarakat adat Anamburung menganggap tanah
sebagai “ibu” bagi mereka, sehingga apapun dan bagaimanapun caranya
harus dipertahankan. Kemudian Proses penyelesaian sengketa hak atas tanah
di Masyrakat Anamburung dilakukan secara non litigasi yaitu secara
musyawarah untuk diperoleh kesepakatan antara masyarakat adat dengan
Pemerintah Provinsi. Terdapat tiga (3) tahapan yaitu negosiasi, tahapxii
musyawarah dan tahap pelaksanaan putusan damai. Pada tahap negotiation
belum adanya bukti otentik, pada tahap musyawarah dicapai kesepakatan
yaitu masalah tanah yang di sengketakan merupakan tanah ulayat yang sudah
dialihkan (tetapi tidak beralih menjadi hak tanah negara) oleh kepala adat
Anamburung. Pada tahap pelaksanaan putusan damai (Hori Pandami)
dilakukan upacara adat dengan menyediakan binatang ternak (dua babi dan
dua sapi) serta pengakuaan dan penghormatan dari pemerintah kepada
masyarakat adat bahwa hak ulayat boleh digunakan oleh pemerintah untuk
kepentingan pembangunan berupa (uang sirih pinang) yang tidak disebutkan
nominalnya diberikan kepada Kepala Adat (Maramba) Anamburung Desa
Kabaru. Saran bagi pemerintah perlu dibentuknya Perda tentang ketentuan
tanah-tanah ulayat di Kabupaten Sumba Timur, sehingga terlihat jelas aturanaturan tentang eksistensi tanah-tanah ulayat di Kabupaten Sumba Timur, dan
penggunaan tanah ulayat yang dilakukan oleh pemerintah seharusnya,
bersifat adil juga kepada masyarakat agar tidak merugikan masyarakat adat
setempat, karena status tanah ulayat tersebut tidak beralih menjadi tanah
negara. Bagi masyarakat adat Kepala adat (Maramba) melakukan upaya
secara aktif untuk mensosialisasikan kepada anggota masyarakatnya
mengenai status tanah ulayat disertai dengan luas, batas dan cara
pemanfaatannya. Bagi investor dalam Kawasan tanah ulayat terdapat zonazona sakaral yang harus di jaga dan tidak dirusak keberadaannya, serta
pemanfaatnya harus sesuai dengan konservasi, dan perlu di tambakan lagi
pekerja di PT.ASIABEEF
Perbandingan Resistensi Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus (Mrsa) Terhadap Trimethoprim-Sulfamethoxazole Pada Isolat Klinis Antara Metode Ast Automatic (Vitek-2) Dengan Manual (Kirby-Bauer)
Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan hasil uji resistensi Methicillin-Resistant
Staphylococcus aureus (MRSA) terhadap Trimethoprim-Sulfamethoxazole pada
isolat klinis antara metode AST Automatic (Vitek-2) dengan metode AST Manual
(Kirby-Bauer).
Metode: Sampel berasal dari isolat klinis MRSA teridentifikasi vitek2 di
Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSSA pada Februari hingga Maret 2024 yang
memenuhi kriteria inklusi, dengan hasil uji AST vitek2 terhadap cotrimoxazole.
Isolat dilakukan uji AST metode Kirby-Bauer dengan cotrimoxazole. Hasil zona
hambat yang didapatkan dari AST metode Kirby-Bauer dibandingkan dengan hasil
AST vitek-2 dengan uji Kappa.
Hasil: Dari total 30 isolat MRSA, hasil uji AST Vitek2 berupa sensitif
cotrimoxazole sebanyak 15 isolat (MIC ≤ 10 µg/ml), dan resisten cotrimoxazole
sebanyak 15 isolat (MIC 160 dan ≥ 320 µg/ml). Sedangkan hasil uji AST manual
(Kirby-Bauer) berupa sensitif cotrimoxazole sebanyak 29 isolat (zona hambat 21-
34 mm), dan resisten cotrimoxazole sebanyak 1 isolat (zona hambat 6 mm). Dari
15 isolat resisten cotrimoxazole dari uji AST Vitek2, 14 isolat sensitif (93%) dan 1
isolat resisten cotrimoxazole berdasarkan uji AST manual (Kirby-Bauer).
Kesimpulan: Terdapat perbedaan hasil uji resistensi Methicillin-Resistant
Staphylococcus aureus (MRSA) terhadap Trimethoprim-Sulfamethoxazole pada
isolat klinis antara metode AST Automatic (Vitek-2) dengan metode AST Manual
(Kirby-Bauer)
“Pengaruh Ekstrak Nano Silver Moringa Oleifera Terhadap Ekspresi Protein Snail Pada Sel Kanker Serviks Hela”
Kanker serviks merupakan kondisi keganasan karena sel berkembang
secara abnormal dan mengabaikan sinyal apoptosis. Kasus kanker serviks di
dunia menduduki urutan keempat terbanyak dengan tingkat mortalitas yang tinggi.
Epithelial-Mesenchymal Transition (EMT) merupakan proses penting terjadinya
metastasis ke organ atau jaringan lain. EMT berkaitan erat dengan beberapa
protein faktor transkripsi. Protein Snail pada sel kanker serviks HeLa berperan
penting dalam aktivitas metastasis dengan cara menekan beberapa EMTassociated gene seperti E-cadherin dan meningkatkan ekspresi vimentin. Terapi
konvensional kanker seperti radioterapi dan kemoterapi menunjukkan adanya efek
samping pada pasien sehingga diperlukan terapi komplementer untuk terapi
konvensional yang sudah ada pada saat ini dengan menggunakan tanaman
herbal, salah satunya adalah tanaman kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini
bertujuan untuk menguji potensi ekstrak nano silver Moringa oleifera terhadap
ekspresi protein Snail pada sel Hela dan menguji kemampuannya dalam
menghambat migrasi atau pergerakan sel yang masif. Penelitian ini adalah
penelitian eksperimental secara in vitro yang terdiri dari kelompok kontrol dan tiga
kelompok perlakuan dengan tingkat konsentrasi yang berbeda. Data yang didapat
dianalisis menggunakan software ImageJ dan diolah secara statistik
menggunakan GraphPad. Hasil uji komparasi One-Way ANOVA ekspresi Snail
dengan metode indirect immunofluerescence menunjukkan perbedaan yang
signifikan (p < 0.001) antara kelompok kontrol dengan kelompok dosis 3000 μg/ml.
Sedangkan, hasil uji komparasi One-Way ANOVA migrasi sel HeLa dengan
metode scratch test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0.0332) antara
kelompok kontrol dengan kelompok dosis 1000 μg/ml. Dapat disimpulkan bahwa
ekstrak Moringa oleifera berpotensi sebagai anti metastasis dengan menghambat
ekspresi Snait dan migrasi sel kanker serviks HeLa
Penyisihan Ion Kalsium Menggunakan Karbon Limbah Sekam Padi Dengan Aktivasi Naoh
Sekam padi dimanfaatkan menjadi karbon aktif tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh
konsentrasi aktivator NaOH pada penyisihan ion dimana untuk mengetahui perbandingan
karakteristik seperti diameter pori, volume pori dan luas permukaan pori dari adsorben serta
persentase penyisihan ion kalsium yang dihasilkan. Pengujian dalam penelitian ini dilakukan
uji SNI 06-3730-1995, XRF, FT-IR, BET, adsorpsi dan Titrasi Kompleksometri, massa
adsorben 0,5 gram; 1 gram; 1,5 gram; 2 gram; 2,5 gram dan 3 gram. Hasil pengujian dalam
penelitian ini yaitu SNI 06-3730-1995 karbon sekam padi diperoleh kadar air 5,53%; kadar abu
9,33%; kadar volatil 23,58% dan karbon murni 67,08%, sedangkan karbon aktif sekam padi
diperoleh kadar air 4,70%; kadar abu 9,25%; kadar volatil 23,52% dan karbon murni 67,23%,
Pada karbon sekam padi diameter pori 0,716848 nm, volume pori 0,01650 cm3/gr luas
permukaan 83,4998 m2/gr, sedangkan karbon aktif sekam padi diameter pori 1,93313 nm,
volume pori 0,07330 cm3/gr luas permukaan 186,642 m2/gr. Persentase penyisihan ion kalsium
pada karbon limbah sekam padi sebelum aktivasi dengan NaOH ada berada massa adsorben
2,5 gram di menit ke-60 sebesar 63,8% sedangkan pada karbon limbah sekam padi setelah
aktivasi dengan NaOH ada di massa adsorben 3 gram dengan menit ke-5 sebesar 70,3%
Pembentukan Portofolio Optimal Melalui Diversifikasi Saham Berbagai Sektor Dengan Metode Markowitz
Investasi dinilai penting karena dapat membantu individu atau
organisasi mengelola keuangan secara efektif. Investasi dilakukan
investor pada sekuritas tertentu dengan tujuan mendapatkan
keuntungan yang tinggi dan risiko yang rendah. Semakin tinggi return
saham, maka semakin besar pula risiko yang akan didapat. Oleh
karena itu, penentuan sekuritas (saham) perlu dilakukan dengan tepat
agar dapat menciptakan portofolio optimal. Portofolio optimal dapat
dibentuk melalui diversifikasi dengan menyebarkan investasi ke
berbagai sektor, sehingga dapat memaksimalkan keuntungan dan
meminimalkan risiko. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah
menentukan proporsi alokasi dana pada saham dengan sektor yang
berbeda. Pembentukan portofolio optimal dapat dilakukan dengan
berbagai metode, salah satunya yaitu metode Markowitz. Penelitian
ini menerapkan metode Markowitz dikarenakan metode Markowitz
dapat mempermudah investor untuk mengidentifikasi kombinasi aset
yang optimal dalam portofolio untuk memaksimalkan keuntungan
pada tingkat risiko tertentu. Penelitian ini menggunakan harga
penutupan saham dari berbagai sektor karena pergerakannya tidak
terlalu terkait, seperti TLKM, BBCA, ADRO, ASII, dan ICBP periode
1 Maret 2023 hingga 29 Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan
seleksi saham dilakukan dengan penentuan dari perhitungan expected
return. Saham dengan expected return negatif disarankan untuk
mengeliminasi saham tersebut dari daftar portofolio. Berdasarkan
penelitian ini, investor dapat membentuk portofolio optimal dengan
mengalokasikan dana pada saham TLKM, BBCA, dan ICBP dengan
masing-masing bobot saham TLKM sebesar 31,7%, saham BBCA
sebesar 47,47%, dan saham ICBP sebesar 20,82%. Berdasarkan bobot
tersebut, expected return portofolio dihitung dan diperoleh sebesar
0.0005106720895 dan risiko portofolio sebesar 0.007148940811,
yang mana portofolio ini lebih menguntungkan dibanding investasi
hanya pada satu saham, sehingga portofolio optimal terbentuk
Model Multistatus Rantai Markov Diskret untuk Menghitung Premi Asuransi Critical Illness Stand-Alone Benefit (Studi Kasus: Prevalensi Penyakit Strok 2018)
Di dunia ini manusia hidup berdampingan dengan risiko. Terdapat
berbagai macam risiko, salah satunya adalah risiko mengidap
penyakit kritis. Risiko kerugian finansial seringkali dialami oleh para
pengidap penyakit kritis. Oleh karena itu, asuransi hadir untuk
meminimalisir risiko tersebut. Asuransi Critical Illness adalah
asuransi yang memberikan uang pertanggungan berupa lump sum
ketika pemegang polis didiagnosis mengidap penyakit kritis. Pada
asuransi ini, terdapat beberapa keadaan yang dapat dialami oleh
seseorang, oleh karena itu digunakan model multistatus dalam
memodelkan asuransi tersebut. Menggunakan model tersebut,
asuransi dapat menilai risiko dengan lebih akurat dalam penentuan
preminya. Tujuan penelitian ini adalah menghitung premi bersih
tahunan pada Asuransi Critical Illness Stand-Alone Benefit
menggunakan model multistatus rantai markov diskret untuk
penyakit strok. Data yang digunakan adalah Tabel Mortalitas
Penduduk Indonesia Tahun 2023 dan Riset Dasar Kesehatan Tahun
2018. Berdasarkan perhitungan, pada salah satu studi kasus
didapatkan premi tahunan untuk seorang pria berusia 20 tahun
dengan jangka waktu asuransi 5 tahun adalah Rp2.455.338,846.
Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa premi dipengaruhi oleh
tingkat prevalensi, jangka waktu asuransi, umur, dan jenis kelamin
Peran Loneliness Terhadap Para-Social Interaction Pada Wanita Dewasa Penggemar Serial Korea.
Para penggemar yang terpapar serial Korea terus menerus dan secara berlebih dapat
menciptakan interaksi parasosial atau pengalaman ilusi seolah-olah mengalami
interaksi tatap muka dengan aktor/aktris atau karakter dalam serial. Perkembangan
interaksi parasosial semakin jelas saat konten media seperti serial Korea digunakan
oleh orang-orang yang kesepian, dimana mereka cenderung lebih rendah dalam
kemampuan berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui peran kesepian terhadap munculnya interaksi parasosial pada
penggemar serial Korea, khususnya pada penggemar wanita. Penelitian dilakukan
pada 110 responden wanita dewasa berusia minimal 18 tahun menggunakan teknik
accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif
korelasional. Instrumen penelitian yang akan digunakan yakni UCLA Loneliness
Scale Revised Version 3 untuk mengukur variabel kesepian dan para-social
Interaction Short Version untuk mengukur variabel interaksi parasosial. Analisis
data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kesepian berperan dalam memunculkan interaksi
parasosial pada wanita dewasa penggemar serial Korea
Analisis Retorika Visual Dalam Konten Promosi Film Jumbo Pada Instagram @Visinema.Animation
Saat ini tayangan ramah anak di Indonesia masih minim, tetapi perlahan
produksinya semakin berkembang. Keberadaan media sosial dimanfaatkan sebagai
media promosi, untuk memperkenalkan identitas film dan menjangkau target audiens
seperti halnya yang dilakukan Visinema Animation dalam mempromosikan Film
Jumbo. Sebagai film berbasis animasi, komposisi aspek visual dalam konteks strategi
pemasaran menjadi prioritas sebagai bentuk representasi film. Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen retorika visual
dalam konten First Look, Official Teaser film Jumbo dan konten Reveal aktor suara
karakter Ayah Don digunakan sebagai strategi promosi film melalui media sosial
Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode
analisis retorika visual milik Sonja K.Foss untuk mendeskripsikan dan menganalisis
konten promosi Film Jumbo pada Instagram @visinema.animation. Berdasarkan hasil
analisis retorika visual pada ketiga konten sebagai bentuk pemasaran media sosial film
Jumbo, diketahui bahwa berbagai unsur seperti warna, objek, narasi dan backsound
telah dipadupadankan untuk memberikan gambaran terkait visualisasi film Jumbo
secara keseluruhan, baik secara implisit maupun eksplisit maknanya dengan tujuan
mampu mempersuasi audiens dalam menginterpretasi elemen visualisasinya dan
memiliki pertimbangan keputusan untuk menonton film Jumbo di bioskop sebagai film
keluarga
Pengaruh Penambahan Whey Protein Concentrate (Wpc) Pada Es Krim Ditinjau Dari Viskositas, Kadar Air, Dan Mutu Organoleptik
Susu merupakan bahan pangan yang mudah rusak, sehingga diperlukan pengawetan agar
susu dapat disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama. Es krim merupakan salah satu produk
olahan susu yang dibuat dengan cara mencampur dan membekukan susu dan bahan lainnya
secara bersama-sama dengan tujuan memperpanjang masa simpan susu. Tahap pembuatan es
krim terdiri dari pencampuran bahan, pasteurisasi, homogenisasi, pematangan, pembekuan, dan
penyimpanan. Penambahan bahan penunjang dalam pembuatan es krim dapat mempengaruhi
kualitas es krim. Bahan penunjang yang dapat ditambahkan pada pembuatan es krim yaitu whey
protein concentrate yang bersifat mengikat air, meningkatkan kekentalan, dan menambah nilai
gizi pada es krim.
Penelitian dilakukan pada 10 September – 05 Oktober 2024 di Laboratorium Teknologi
Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang. Materi penelitian yang
digunakan pada penelitian ini yaitu es krim dengan penambahan whey protein concentrate.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian laboratorium dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuannya adalah P0
(tanpa penambahan WPC), P1 (1% penambahan WPC), P2 (3% penambahan WPC), dan P3
(5% penambahan WPC). Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), apabila
terdapat pengaruh nyata atau sangat nyata akan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan
(UJBD)
Kualitas Kimiawi Sosis Ayam Kombinasi Isp (Isolated Soy Protein) Dengan Penambahan Tepung Suweg Amorphophallus Campanulatus Bi
Sosis ayam merupakan produk olahan daging ayam
dalam selongsong yang berisi campuran dari daging ayam
giling halus, tepung, bumbu, dan dengan atau tanpa bahan
tambahan pangan lainnya yang diizinkan yang dapat
meningkatkan daya terima produk. Suweg (Amorphophallus
campanulatus BI) merupakan jenis tanaman lokal yang dapat
dimanfaatkan umbinya menjadi tepung, dengan harapan dapat
mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu. ISP
(Isolated Soy Protein) merupakan kedelai dalam bentuk halus
dengan kandungan 90% protein kedelai, umumnya
ISPdigunakan sebagai bahan campuran produk olahan daging
dan susu untuk memperbaiki sifat emulsi, menambah cita rasa,
dan pemberi tekstur kenyal.
Penelitian dilaksanakan pada bulan 4 September hingga
27 Oktober 2023. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium
Teknologi Hasil Ternak Gedung IV Fakultas Peternakan
Universitas Brawijaya, Malang. Materi penelitian ini
menggunakan sosis ayam yang dibuat dari ayambroiler berumur
35 hari sebagai bahan utama dikombinasikan dengan ISP dan subtitusi tepungsuweg sebagai bahan pengisi. Metode
penelitian yang digunakan adalah rancang acak lengkap (RAL).
Perlakukan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4
perlakuan yang masing- masing perlakukan akan diulang
sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. P1:
Persentase penambahan tepung suweg 10 gram dalam sosis
daging ayam, P2: Persentase penambahan tepung suweg 15
gram dalam sosis daging ayam, P3: Persentase penambahan
tepung suweg 20 gram dalam sosis daging ayam, P4: Persentase
penambahan tepung suweg 25 gram dalam sosis daging ayam.
Pengujian yang dilakukan pada sosis daging ayam dengan
penambahan tepung suweg meliputi pengujian kualitas kimiawi
yang mencakup kadar lemak, kadar protein, kadar air, dan serat
kasar pangan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan
microsoft excel. Setelah didapatkan rata – rata dilanjutkan
dengan analisis statistik menggunakan analisis ragam
(ANOVA), apabila terdapat perbedaan pengaruh yang nyata
atau sangat nyata maka dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata
Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukan bahwa Penambahan tepung
suweg dengan kombinasi ISPtidak mempengaruhi kadar lemak
pada sosis daging ayam. Kadar lemak pada sosis ayam dengan
penambahan tepung suweg dengan kombinasi ISPmasih dalam
kategori atau standar yang normal. Penambahan tepung suweg
dengan kombinasi ISPtidak mempengaruhi kadar protein pada
sosis dagingayam. Kandungan protein hasil penelitian ini
berada pada kategori yang baik Penambahan tepung suweg
dengan kombinasi ISP tidak mempengaruhi kadar air pada sosis
daging ayam. Hasil uji kadar air yang diperoleh dalam
penelitian ini memiliki rataan kadar air yang tinggi dengan standar sosis menurut SNI (2015). Hal ini berarti penambahan
tepung suweg dengan kombinasi ISP mempengaruhi kadar serat
kasar pada sosis daging ayam. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah penambahan tepung suweg pada sosis daging ayam
dapat meningkatkan nilai kualitas kimiawi yang mencakup
kadar lemak, kadar protein, kadar air serta serat kasar. Sosis
dengan perlakuan P3 dengan konsentrasi penambahan tepung
suweg sebesar 20% memberikan tingkatan gizi terbaik ditinjau
dari mencakup kadar air, kadar lemak, kadar protein dan serat
kasar. Saran dari penelitian ini adalah untuk dapat dilakukan
penelitian lebih lanjut mengenai masa simpan dan daya simpan
sosis