137686 research outputs found
Sort by
Career Equality Through the Lens of Liberal Feminism in The Queen’s Gambit Netflix Series.
Kesetaraan karier dalam bidang yang secara tradisional didominasi oleh laki-laki
seperti catur masih menjadi isu yang signifikan. Penelitian kualitatif ini bertujuan
untuk memahami dan menganalisis bentuk stereotip negatif terhadap perempuan yang
digambarkan dalam serial The Queen's Gambit dan bagaimana tokoh utama
mengatasinya demi mencapai kesetaraan dalam bidang karier. Penelitian ini
menggunakan teori feminisme liberal dan stereotip negatif perempuan untuk
menganalisis perjalanan tokoh utama. Penelitian ini mengidentifikasi empat bentuk
stereotip negatif yang dihadapi oleh karakter utama: perempuan secara bawaan lebih
lemah daripada laki-laki, perempuan pendiam dan kurang berani, perempuan harus
tunduk dan patuh pada perintah, dan nilai perempuan tidak lebih dari penampilannya.
Melalui analisis pada serial ini, terbukti bahwa karakter utama dengan tegas melawan
stereotip ini, menegaskan dirinya untuk mendapatkan pengakuan dan mencapai
kesetaraan karier pada akhir naras
Pemaknaan Simbolik Pada Motif Kangkung Setingkes Khas Banyuwangi
Batik Banyuwangi merupakan perwujudan nilai estetika ragam hias yang
mempunyai nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat Banyuwangi. Batik di
Banyuwangi memiliki lebih dari dua puluh motif berbeda yang mempunyai makna
tersendiri, namun memiliki keindahan dekoratif. Kangkung Setingkes merupakan
salah satu batik yang juga menjadi identitas batik di Banyuwangi dan menjadi
kebanggaan masyarakat Banyuwangi serta mempunyai filosofi untuk selalu
mengedepankan dan memupuk kerukunan dan persatuan untuk membangun
Banyuwangi menjadi lebih baik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberadaan dari motif Batik
Kangkung Setingkes pada masyarakat Banyuwangi. Mengetahui seperti apa bentuk
dan gambaran dari Batik bermotif Kangkung Setingkes seperti apa serta makna
terkandung pada motif batik Kangkung Setingkes. Teori yang untuk membahas
pemaknaan batik Kangkung Setingkes menggunakan teori semiotika menurut
Charles Sander Pierce yaitu Sign, Object dan Interpretant. Pendekatan penelitian
akan menggunakan kualitatif deskriptif untuk menjelaskan setiap rumusan masalah
dalam penelitian ini dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil analisis yang didapatkan adalah batik Kangkung Setingkes merupakan
batik tertua di Banyuwangi. Penggambaran batik Kangkung Setingkes dengan
motif utama sayur kangkung yang diikat menjadi satu ikatan dan maknanya sangat
erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat dan budaya Banyuwangi yang
didukung oleh motif pendukung dan pinggiran. Motif ini memiliki makna tentang
kerukunan dan kebersamaan. Harapannya melalui selembar kain batik menjadi
pengingat bagi masyarakat Banyuwangi bahwa hidup harmonis di masyarakat itu
sangat penting dengan melalui selembar kain batik tersebut dapat didapatka
Continuty and Change: Hukum Larangan Kawin Sasuku Pada Masyarakat Minangkabau di Nagari Talang
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk Continuity and Change pada
hukum larangan kawin sasuku pada masyarakat Minangakabu Nagari Talang. Selain
itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifkasi faktor-faktor dan dampak dari
Continuity and Change pada hukum ini. Lokasi penelitian ini terletak di Nagari Talang,
Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk memahami realitas social dalam
kehidupan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan
wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh yang paham dengan hukum larangan kawin
sasuku ini. Teori Reproduksi kebudayaan oleh Irwan Abdullah digunakan untuk
melihat bagaimana hukum adat ini direkontruksi untuk mencapai keberlanjutan dalam
penerepannya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa perubahan pada tata pelaksanaan
dalam hukum larangan kawin sasuku ini bertujuan agar penerapan hukum ini tetap
berkelanjutan dari generasi ke generasi. Selain itu adanya pengurangan sanksi dan
denda terhadap pelanggar hukum ini dipandang sebagai pelonggaran agar hukum ini
melanggar hak-hak individu maupun masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan
pemahaman mendalam tentang Continuty and Change hukum larangan kawin sasuku
pada masyarakat Minangkabau Nagari Talang in
Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik (RME) pada Klinik Pratama menggunakan Technology Acceptance Model
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia berkembang pesat
se ap tahun, salah satunya pada sektor kesehatan. Berdasarkan Peraturan
Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 24 Tahun 2022, seluruh fasilitas layanan
Kesehatan diwajibkan menerapkan system Rekam Medis Elektronik (RME).
Fasilitas layanan Kesehatan sudah banyak yang menerapkan sistem RME, namun
masih ditemukan kendala dan permasalahan dalam penerapannya. Peneli an ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan
pengguna terhadap sistem RME pada klinik pratama. Peneli an ini menggunakan
pemodelan Technology Acceptance Model (TAM). Peneli an ini menemukan
adanya pengaruh dari faktor Kondisi yang Memfasilitasi (KM) terhadap Persepsi
Kemanfaatan (PK) dan Persepsi Kemudahan Penggunaan (PKP), faktor Persepsi
Kemanfaatan (PK) terhadap Sikap Menggunakan RME (SM), dan faktor Sikap
Menggunakan RME (SM) terhadap Penggunaan RME (PR). Namun dak ditemukan
pengaruh dari faktor Pengaruh Sosial (PS) terhadap Persepsi Kemanfaatan (PK) dan
Persepsi Kemudahan Penggunaan (PKP). Dalam peneli an ini juga dak ditemukan
pengaruh faktor Persepsi Kemudahan Penggunaan (PKP) terhadap Sikap
Menggunakan RME (SM). Penerapan RME pada fungsionalitas fasyenkes dapat
di ngkatkan dengan perbaruan sistem yang berkala dan pengontrolan
pemahaman pengguna terkait penggunaan RME secara ru n
Effect Of Exposure Time On Wettability Using Atmospheric Pressure Plasma Jet On Teflon Surface
Dalam beberapa dekade terakhir, Teflon (PTFE) telah banyak
digunakan dalam berbagai aspek dikarenakan propertinya lah yang
membuat unggul. Penelitian ini terutama difokuskan pada bagaimana
interaksi permukaan Teflon yang dilakukan perlakuan dengan plasma
jet pada tekanan atmosfer (APPJ). Gas argon sebagai gas yang
digunakan dalam eksperimen ini dengan tegangan 3,6KV. Spesies
plasma yang dihasilkan dapat diamati dengan Spektrometer Emisi
Optik (OES). Setelah proses perlakuan, kebasahan (Wettability)
permukaan Teflon diukur. Rentang nilai sudut kontak sebelum
perlakuan cukup bervariasi, dengan sudut kontak terendah mencapai
35,4° dan termasuk hidrofilik. Dari eksperimen ini dapat disimpulkan
bahwa spesies plasma argon merangsang oksigen kemudian
berinteraksi dengan ikatan C − H dalam permukaan Teflon, dan
perlakuan ini menyebabkan kehilangan sebagian fluorin dan produksi
ikatan C = C. Pada permukaan PTFE, radikal dari lingkungan sekitar,
seperti oksigen dan uap air di udara, membentuk radikal karbon (-CH)
dan memasukkan gugus-gugus yang mengandung oksigen ke
permukaan PTFE
Improvisasi Model Yolov7 untuk Deteksi Kerusakan Jalan
Hampir setiap negara di dunia menggunakan jalan raya untuk
menghubungkan wilayah mereka, dengan total panjang mencapai 64 juta
kilometer. Di Indonesia, panjang jalan raya mencapai 550 ribu kilometer,
meskipun sebagian besar masih tidak layak dan berbahaya. Deteksi dini kerusakan
jalan penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menurunkan biaya
pemeliharaan. Metode deteksi kerusakan jalan mencakup inspeksi manual,
inspeksi otomatis, dan teknik pemrosesan gambar. Inspeksi manual mahal dan
memakan waktu, sementara inspeksi otomatis dengan sensor juga kompleks.
Pemrosesan gambar, terutama dengan teknologi deep learning, menawarkan
solusi yang lebih efisien dan luas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
metode deteksi kerusakan jalan menggunakan dataset Road Damage Detection
dengan YOLOv7 yang mengintegrasikan Swin Transformer. Penelitian sebelumnya
menunjukkan bahwa YOLO, terutama YOLOv7, efektif untuk deteksi objek real
time. YOLOv7 menggunakan tiga metode utama: grid-based detection, bounding
box regression, dan Intersection over Union (IoU) untuk menghindari tumpang
tindih objek. Penelitian ini juga mengimplementasikan modul CBAM dan
SPPFCSPC untuk meningkatkan kinerja deteksi objek. Swin Transformer
menggunakan mekanisme self-attention dan strategi Shifted Windows untuk
efisiensi komputasi, memberikan hasil yang kompetitif dalam berbagai tugas
pengenalan visual. Modul CBAM meningkatkan fokus pada fitur relevan,
sedangkan SPPFCSPC dioptimalkan untuk deteksi objek cepat. Hasil penelitian
menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai mAP dan efisiensi waktu
komputasi. Modifikasi STCSPC pada YOLOv7 meningkatkan kinerja secara
signifikan, dengan varian STCSPC, STCSPC2, dan STCSPC3 menunjukkan
peningkatan mAP dan F1-score. Penambahan modul CBAM dan SPPF juga
meningkatkan kinerja deteksi, dengan varian YOLOv7 CBAM dan SPPF
menunjukkan hasil yang baik. Pengujian pada AI Center menunjukkan bahwa
model YOLOv7 dan YOLOv7 SPPF sangat efisien dalam pemrosesan, meskipun
penambahan modul CBAM dan SPPF cenderung meningkatkan waktu inferensi.
Secara keseluruhan, integrasi modul seperti STCSPC, CBAM, dan SPPF pada
YOLOv7 menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kinerja deteksi
kerusakan jalan
“Pengembangan Pembagian Beban Kerja Server Cluster Docker Swarm Berbasis Raspberry Dengan Metode Loadbalancer IP HASH Serta Terautomasi Ansible
Perkembangan teknologi telah mengubah lanskap informasi, mempercepat
penyebaran data, dan meningkatkan kemampuan teknologi pada masyarakat. Hal
ini meningkatkan lalu lintasinternet dan menempatkan tekanan pada infrastruktur
server. Dalam era ini, akses internet telah merasuki hampir semua aspek
kehidupan, memungkinkan akses cepat dan fleksibel kapanpun dan dimanapun.
Dalam menghadapi perubahan ini, sebuah sistem yang baik harus handal, tersedia,
dan mudah dipelihara. Salah satu solusi yang menarik adalah menggunakan
Raspberry Pisebagaiserver. Keunggulan Raspberry Piterletak padaukurannya yang
kecil sehingga dapat diberi daya melalui powerbank dan biayanyayang terjangkau.
Raspberry Pi juga dapat terhubung ke jaringan baik melalui kabel LAN maupun
nirkabel. Penelitian ini fokus pada perancangan dan implementasi sistem berbasis
empat Raspberry Pi, dengan tiga di antaranya berperan sebagai server web
menggunakan Nginx, dan satu sebagai kontroler. Sistem ini menggunakan
teknologi containerization di lingkungan Docker Swarm dan diintegrasikan dengan
Ansible untuk otomatisasi tugas administratif. Tujuan penelitian ini adalah
menciptakan sistem yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, memanfaatkan
Raspberry Pi untuk keefisienan daya, dan memberikan manfaat dalam hal
skalabilitas dan otomatisasi. Sistem ini menggunakan empat Raspberry Pi yang
diberi daya dan menggunakan algoritma IP HASH untuk pembagian beban kerja.
Komponen utama sistem ini mencakup input dari pengguna, pemrosesan beban
kerja oleh load balancer, dan output melalui antarmuka web browser. Load
balancer bertanggung jawab atas distribusi lalu lintas dan pemantauan status
server untuk mengalihkan lalu lintas jika diperlukan. Dalam pengujian, sistem
dengan load balancer menunjukkan penggunaan CPU yang lebih efisien
dibandingkan dengan sistem tanpa load balancer. Fitur pengecekan status server
juga terbukti efektif, mampu mengalihkan semua request ketika server mengalami
masalah. Dengan demikian, sistem ini membuktikan kehandalan, ketersediaan,
dan kemudahan pemeliharaan, serta memberikan solusi yang ramah lingkungan
dengan menggunakan Raspberry Pi
Perbandingan Performa Microframework Node Js Dan Php Dalam Aplikasi Rest (Studi Kasus: Aplikasi Bengkel Jok Mobil
Saat ini, perkembangan teknologi informasi semakin cepat untuk mendukung
efisiensi kinerja suatu individu atau organisasi. Teknologi informasi dapat
mendukung adanya sistem informasi dengan saling terintegrasi satu sama lain.
Salah satu metode integrasi yang sering digunakan adalah REST. NodeJS dan PHP
merupakan teknologi yang popular digunakan untuk mengembangkan aplikasi
REST. Hal ini membuat peneliti ingin melakukan penelitian terkait perbandingan
performa antara microframework NodeJS yaitu NestJS dan microframework PHP
yaitu Lumen untuk pengembangan aplikasi bengkel jok mobil. Aspek performa
yang dibandingkan adalah rata-rata waktu respon, penggunaan CPU dan
penggunaan memory. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
performa yang lebih baik antara kedua teknologi. Hasil dari penelitian ini dapat
digunakan sebagai pertimbangan dalam pemilihan teknologi pengembangan
aplikasi bengkel jok mobil. Peneliti menggunakan alat JMeter untuk mendapatkan
data dari setiap aspek. Perbandingan kedua teknologi ini akan dilakukan pengujian
signifikansi data. Setelah melakukan penelitian, peneliti memberikan hasil
perbandingan dimana kedua teknologi tidak memiliki perbedaan dalam kecepatan
waktu respon karena hanya memiliki selisih 40ms atau 0,04 detik. Dalam aspek
lain, terdapat perbedaan antara kedua teknologi dalam penggunaan CPU dengan
selisih 6% dan memori dengan selisih 1%. NestJS lebih baik dalam efisiensi
penggunaan CPU dan memory dibandingkan Lumen berdasarkan hasil
perhitungan rata-rata
Klasifikasi Suara Sirene Kendaraan Berbasis Mfcc Untuk Meningkatkan Efisiensi Sistem Keamanan Lalu Lintas
Ketertiban berlalu lintas di jalan raya merupakan salah satu faktor krusial
dalam membangun keamanan dan kenyamanan dalam berlalu lintas. Hal
tersebut dapat dilihat pada situasi lalu lintas yang padat seperti di perkotaan
besar. Terlebih lagi jika terdapat situasi darurat yang membutuhkan kendaraan
darurat dalam menangani hal tersebut. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah sistem
untuk mengenali dan melakukan klasifikasi kendaraan darurat sesuai dengan
prioritasnya berdasarkan suara sirenenya. Sistem pengenalan suara sirene
merupakan salah satu teknologi dalam membantu mengatur dan mengelola
keamanan berlalu lintas. Penelitian ini membahas mengenai klasifikasi suara
sirene kendaraan darurat dan menyesuaikan prioritasnya menggunakan metode
MFCC yang dibantu dengan pelatihan dan evaluasi suara menggunakan CNN.
Hasil dari penelitian ini yaitu sistem dapat mengenali suara sirene dengan cukup
baik, yang memiliki akurasi sebesar 94% terhadap suara sirene yang telah
dikenali dan memiliki akurasi sebesar 56% terhadap pengujian eksternal suara
sirene. Hal ini menandakan bahwa sistem dapat membantu pengguna dalam
mengatur dan mengola lalu lintas agar terjadinya kenyamanan dan keamanan
berlalu lintas
Perancangan Dan Implementasi Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis Website (Studi Kasus: Pt. Bhineka Ciptabahana Pura)
Proses penggajian karyawan menjadi salah satu hal penting dalam manajemen
sumber daya manusia perusahaan. Saat ini proses penggajian pada PT. Bhineka
Ciptabahana Pura masih dilakukan secara manual dengan bantuan Microsoft
Excel. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sebuah sistem
informasi penggajian berbasis website yang dapat meningkatkan efisiensi
perhitungan gaji dan kemudahan dalam melakukan rekapitulasi laporan. Penulis
menggunakan metode Scrum yang dimulai dari tahap pengumpulan kebutuhan
sampai dengan penarikan kesimpulan. Sistem dikembangkan dengan
menggunakan bahasa pemrograman PHP dan bantuan framework Laravel. Dari
hasil pengumpulan kebutuhan didapatkan 11 item backlog, 1 backlog
refinement, dan 1 kebutuhan non-fungsional, serta berhasil melakukan
identifikasi aktor sebanyak 3 aktor. Sistem diimplementasikan dengan memiliki
fitur utama yaitu perhitungan penggajian karyawan dan rekapitulasi laporan
penggajian secara otomatis. Dari hasil pengujian efisiensi waktu didapatkan hasil
bahwa penggajian dengan menggunakan sistem lebih efisien dengan waktu 59
detik dibandingkan secara manual dengan waktu selama 10.11 menit atau 611
detik. Pada pengujian user acceptance yang telah dilakukan oleh setiap aktor
yang terlibat dalam sistem diperoleh nilai akhir sebesar 83.98% yang masuk
kedalam kriteria sangat setuju bahwa sistem informasi penggajian sudah
diterima dan memenuhi kebutuha