137686 research outputs found
Sort by
Pengaruh Motivasi, Disiplin Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Loyalitas Karyawan Pada Bang Raden Food
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, disiplin kerja,
dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan di Bang Raden Food. Pengaruh
yang ingin diketahui adalah pengaruh langsung motivasi kerja, disiplin kerja, dan
lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan di Bang Raden Food. Jenis penelitian
ini adalah penelitian dengan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory
research. Sampel pada penelitian ini diambil dengan Teknik sampling jenuh yang
berjumlah 40 orang responden. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan
analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, dan uji
hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Motivasi kerja
berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas karyawan di Bang Raden Food.
Disiplin kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap loyalitas karyawan di Bang
Raden Food. Lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas
karyawan di Bang Raden Food
Implementasi Kebijakan Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Melalui Program Desa Ramah Perempuan Dan Peduli Anak
Kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan
bagian integral dari agenda pembangunan nasional yang bertujuan untuk
menciptakan masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Di tingkat desa,
implementasi kebijakan ini diwujudkan melalui program Desa Ramah Perempuan
dan Peduli Anak, yang bertujuan untuk mengatasi berbagai tantangan yang
dihadapi oleh perempuan dan anak-anak.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Fokus penelitian diarahkan untuk memperoleh informasi terbaru tentang
implementasi program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, yang
dieksplorasi melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara dan
dokumentasi. Validitas dan akurasi informasi yang diperoleh selama pengumpulan
data diolah dan dianalisis untuk memastikan kredibilitas penelitian.
Penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor memengaruhi
implementasi kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak
melalui program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Faktorfaktor tersebut meliputi tujuan kebijakan yang jelas, sumber daya manusia yang
berpengalaman, anggaran memadai, waktu pelaksanaan yang singkat, serta
komunikasi yang efektif antar organisasi pelaksana. Selain itu, badan pelaksana
memiliki standar operasional prosedur yang jelas, dan relawan SAPA
menunjukkan komitmen tinggi. Dukungan masyarakat, kondisi ekonomi yang perlu
dioptimalkan, dan dukungan politik dari elite desa juga berperan penting. Output
program meliputi terbentuknya Forum Anak Desa dan Forum Wanita, data
kuantitatif dan kualitatif yang mendukung kebijakan, serta Peraturan Desa Nomor
2 Tahun 2022 sebagai payung hukum. Dana desa dialokasikan untuk pelatihan,
penyuluhan, dan operasional program. Keterwakilan perempuan meningkat di
berbagai lembaga desa, dan kapasitas perempuan dalam berwirausaha
ditingkatkan. Pengasuhan berbasis hak anak diterapkan dengan pendekatan
positif tanpa kekerasan. Pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap
perempuan dan anak dilakukan melalui kerja sama lintas sektor dan edukasi
berkelanjutan. Upaya pencegahan pekerja anak dan perkawinan anak
dilaksanakan melalui kerja sama, edukasi, dan program pendidikan alternatif bagi
anak putus sekolah
Pengaruh Rasio Susu Dan Yoghurt Terhadap Kualitas Es Krim Probiotik Ditinjau Dari Kadar Air, Warna L A* B*, Ph Dan Total Asam Tertitrasi.
Es krim merupakan produk yang dijadikan sebagai dessert karena memiliki cita rasa
manis dan bisa dinikmati oleh semua kalangan. Bahan dasar utama dalam formulasi es krim
berasal dari susu yang didalamnya memiliki kandungan laktosa sehingga tidak baik untuk para
penderita lactose intolerance. Dibutuhkan penambahan bahan yang membantu dan baik untuk
dikonsumsi oleh penderita lactose intolerance. Yoghurt merupakan produk olahan susu yang
difermentasi dengan menambahkan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus
thermophilus sebagai starternya. Perkembangan yoghurt yang digunakan sebagai bahan
probiotik dalam pembuatan es krim probiotik mampu meningkatkan manfaat es krim bagi
kesehatan, meningkatkan gizi, dan aman dikonsumsi untuk penderita lactose intolerance.
Kandungan tersebut bisa mempengaruhi karakteristik fisik es krim probiotik yang ditinjau dari
kadar air, warna l a* b*, pH dan total asam tertitrasi.
Tujuan dari penelitian yang dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023 di
Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang
untuk mengetahui pengaruh rasio susu dan yoghurt terhadap kualitas es krim probiotik yang
ditinjau dari kadar air, warna l a* b*, pH dan total asam tertitrasi. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menambah informasi dan meningkatkan kreativitas serta inovasi dalam menerapkan
gagasan untuk kemajuan ilmu pengetahuan terkait pengaruh rasio susu dan yoghurt terhadap
kualitas es krim probiotik yang ditinjau dari kadar air, warna l a* b*, pH dan total asam tertitrasi.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah es krim probiotik yang ditambahkan
yoghurt dari hasil fermentasi bakteri asam laktat yaitu Lactobacillus bulgaricus dan
Streptococcus thermophillus. Bahan penelitian yang digunakan yaitu susu segar, susu skim,
gula pasir, inulin, dan yoghurt. Metode penelitian menggunakan metode Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan penelitian terdiri dari perlakuan
kontrol yaitu P0 (rasio susu 80% dan yoghurt 0%) serta penambahan rasio yoghurt dengan 3
konsentrasi yaitu P1 (rasio susu 75% dan yoghurt 5%), P2 (rasio susu 70% dan yoghurt 10%),
dan P3 (rasio susu 65% dan yoghurt 15%). Variablel yang diamati pada penelitian ini adalah
kadar air (%), warna l a* b*, pH, dan total asam tertitrasi (%). Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila diperoleh hasil yang berbeda atau signifikan
maka dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan.
Hasil analisis ragam menunjukan bahwa rasio susu dan yoghurt dengan starter
Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus pada pengolahan es krim probiotik
memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar air, warna a* (redness), pH,
dan total asam tertitrasi, sedangkan warna l (lightness) memberikan pengaruh yang nyata
(P0,05). Hasil
rataan kadar air berkisar 40,75-61,5%, warna l (lightness) 84,3-86,54, warna a* (redness) -3,33
hingga -1,89, warna b* (yellowness) 9,91-11,09, pH 5,18-6,53, dan total asam tertitrasi 0,29
0,8%.
`Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa rasio susu
dan yoghurt dengan starter Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus sebesar
5-15% berpengaruh terhadap penurunan pH, warna b*(yellowness) dan meningkatkan kadar
air, warna l (lightness) dan a* (redness), dan total asam tertitrasi. Berdasarkan hasil penelitian
ini, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh mengonsumsi es krim probiotik
terhadap penderita lactose intolerance
Implementasi Strategi Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Stunting (Studi di Dinas Kesehatan Kota Surabaya).
Stunting merupakan masalah serius di Indonesia yang menghambat pembangunan
berkelanjutan, sehingga menuntut setiap wilayah untuk menurunkan angka
prevalensinya. Pada tahun 2023, angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi,
yaitu mencapai 17,8%, di atas target nasional 14% pada tahun 2024. Kota
Surabaya menjadi kota dengan angka stunting terendah secara nasional pada tahun
2023, yaitu 0,7%. Namun, di balik keberhasilan ini, beberapa wilayah di Kota
Surabaya ternyata masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis strategi-strategi yang diimplementasikan oleh
Pemerintah Daerah Kota Surabaya dalam mengatasi stunting, serta
mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh
Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan
melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan, seperti program intervensi gizi dan
peningkatan akses layanan kesehatan, berhasil menurunkan angka stunting secara
keseluruhan. Faktor pendukung keberhasilan ini termasuk sumber daya manusia
yang berkualitas, anggaran pendanaan yang memadai, serta dukungan kebijakan
dari pemerintah. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor
penghambat, seperti kurangnya pengetahuan masyarakat, serta pengaruh budaya
dan kepercayaan yang menghambat penerimaan program kesehatan di beberapa
wilayah. Kesuksesan ini dapat dijadikan acuan bagi wilayah lain dalam upaya
menurunkan stunting, dengan menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dan
kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta
Analisis Strategi Pengembangan Destinasi Theme Park oleh Dinas Pariwisata Daerah (Studi pada Surabaya
Kebun Binatang Surabaya dalam pengembangannya menambah inovasi baru
yakni dengan membuka wahana baru Surabaya Night Zoo. Dengan
mengembangkan inovasi baru, berhasil menarik daya tarik berkunjung wisatawan
yang cukup tinggi dimana hal ini dapat membantu pemasukan dana pada daerah. Namun, ditemukan beberapa masalah dan temuan dari peneliti terdahulu pada
Kebun Binatang Surabaya. Dalam hal ini, selain dari pengelola, pemerintah
daerah memiliki peran dan kewenangan agar destinasi ini tetap berjalan dan
berkembang untuk daya tarik wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini
dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang
dilakukan, yakni: (1) Peran dinas pariwisata daerah dalam pengembangan
destinasi (2) Komponen pendukung yang ada pada Kebun Binatang Surabaya (3)
Analisis SWOT dala
Pengaruh Persepsi Keadilan Pajak, Ekspektasi Normatif, Sanksi Hukum, dan Patriotisme Terhadap Niat Kepatuhan Pajak Pekerja Freelance (Studi Pada Pekerja Freelance di Pulau Jawa),
Perkembangan teknologi serta dampak globalisasi telah memicu perubahan
besar terhadap cara pandang seseorang dalam berbagai sektor kehidupan, salah
satunya ialah sektor ekonomi. Dampak perkembangan teknologi tersebut membuka
banyak lapangan pekerjaan baru yang salah satunya adalah sebagai seorang
freelance. Kemudahaan yang dilakukan freelance ternyata menimbulkan masalah
akuntabilitas, terutama yang berkaitan dengan perpajakan. Pesatnya pertumbuhan
freelance memungkinkan tumbuhnya perekonomian sektor informal dimana
penghasilan kena pajak tidak dilaporkan dengan benar kepada pemerintah, sehingga
berdampak pada melemahnya perekonomian nasional. Hal tersebut dibuktikan
melalui rasio kepatuhan pajak orang pribadi non-karyawan di Indonesia yang masih
rendah. Penelitian ini mengadopsi theory of planned behavior untuk meneliti faktor�faktor yang mempengaruhi niat kepatuhan pajak. Faktor-faktor yang diteliti
tersebut adalah persepsi keadilan pajak, ekspektasi normatif, sanksi hukum, dan
patriotisme.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung persepsi
keadilan pajak, ekspektasi normatif, sanksi hukum, dan patriotisme terhadap niat
kepatuhan pajak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan
pendekatan explanatory research. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data
primer yang didapat dari hasil penyebaran kuesioner secara online melalui google
form dengan total responden terkumpul sebanyak 167 responden. Sampel pada
penelitian ini ialah para pekerja freelance di Pulau Jawa. Sampel dipilih melalui
teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Analisis data
yang digunakan yaitu metode SEM-PLS dengan bantuan tools SmartPLS 4.0.0.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi keadilan pajak, ekspektasi
normatif, sanksi hukum, dan patriotisme berpengaruh positif signifikan terhadap
niat kepatuhan pajak
Pengaruh Iklim Organisasi Terhadap Motivasi Kerja dan Intention To Stay (studi pada Karyawan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia Cikarang, Kab Bekasi),
Intention to stay (niat untuk bertahan) untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat
membuat karyawan bertahan lebih lama dalam suatu perusahaan. Karyawan merupakan aset
penting yang dimiliki oleh perusahaan karena karyawan yang akan menjalankan dan
mewujudkan tujuan strategis perusahaan. Namun fenomena turnover intention masih cukup
marak terjadi. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi fenomena turnover intention pada
suatu perusahaan antara lain beban dan stress kerja yang dirasakan oleh karyawan, hingga iklim
organisasi. Faktor lainnya yang dapat mempengaruhi intention to stay yaitu motivasi kerja. PT
Kimia Farma Sungwun Pharmacopia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Farmasi
yang aktif dalam pembuatan dan pengembangan berbagai produk farmasi dan kosmetik.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif explanatory research. Dengan sampel
yang digunakan sebanyak 38 responden karyawan PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia
dengan pembagian kuesioner secara langsung melalui perantara gform dan analisis pengolahan
data menggunakan bantuan software SmartPLS SEM (Partial Least Square – Structural
Equation Modeling) versi 4. Hasil yang didapatkan yaitu 1) Iklim organisasi berpengaruh
signifikan terhadap motivasi kerja, 2) Motivasi kerja berpengaruh namun tidak signifikan
terhadap intention to stay, dan 3) Iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap intention to
sta
Dinamika Pemenuhan Hak Dan Inferioritas Kelompok Kerohanian Di Kota Malang
Studi ini bermula atas dasar kejadian masa lalu yang dialami oleh kelompok kerohanian
di Kota Malang yang berkaitan dengan hak serta kehidupan sosialnya. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemenuhan hak serta kehidupan kelompok
kerohanian pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan bahwa agama
kepercayaan menjadi legal dan dapat dimasukkan pada kolom KTP sejak 2017. Untuk
itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode analisis studi
kasus eksplanatif dalam kajian politik kewargaan. Penelitian ini menemukan adanya
keterkaitan antara kehidupan masa lalu kelompok kerohanian ini dengan kehidupan
yang dijalankan saat ini. Terkait pemenuhan hak, kelompok kerohanian telah
sepenuhnya mendapatkan hak bahkan dipermudah untuk pemenuhan haknya. Namun
yang masih menjadi problem adalah belum secara sepenuhnya diterapkan pada tiap lini
pemerintahan. Riset ini juga menemukan adanya tirani yang dilakukan oleh kelompok
mayoritas terhadap kelompok kerohanian(minoritas). Tirani yang dirasakan itu dapat
berupa penolakan oleh mayoritas maupun bentuk stigma buruk yang dibangun oleh
kelompok mayoritas. Namun hal tersebut tidak di hiraukan oleh kelompok kerohanian
ini atas dasar keyakinan ajaran kepercayaannya. Pada akhirnya temuan peneliti ini
berpotensi untuk mengembangkan timbulnya sifat inferioritas yang hanya dilihat dari
perspektif kelembagaan maupun budaya dan pemenuhan hak agar diperluas
implementasinya. Inferioritas ini dipandang sebagai bentuk kepasrahan agar tidak
terjadi masalah yang sama seperti pada peristiwa kelompok mereka di masa lalu
Representasi Maskulinitas Make Up Artist (M.U.A) Bubah Alfian Pada Akun Instagram
Penelitian ini mengeksplorasi representasi maskulinitas Make Up Artist
(M.U.A) Bubah Alfian di Instagram, platform media sosial yang secara signifikan
mempengaruhi konstruksi identitas gender. Studi-studi sebelumnya telah
membahas peran media dalam mengonstruksi maskulinitas, namun terbatas pada
konteks pria di industri kecantikan, khususnya MUA. Salah satunya penelitian dari
Martinez-Sanz R & Fernandez (2018) memfokuskan pada industri fashion
khususnya pada influencer pria. Sebagian besar kajian masih terfokus pada
representasi maskulinitas tradisional yang mengaitkan pria dengan kekuatan fisik
dan dominasi, sementara penelitian tentang bagaimana pria di industri yang
dianggap feminin membangun identitas maskulinitas mereka belum banyak
dilakukan.
Kesenjangan akademik ini ditutupi oleh penelitian ini, yang mengkaji
bagaimana seorang MUA pria, Bubah Alfian, menghadirkan identitas maskulinnya
di Instagram melalui konten visual dan tekstual. Menggunakan pendekatan
penelitian deskriptif kualitatif dan analisis data dengan Critical Discourse Analysis
(CDA) dari Norman Fairclough. Ada 25 video reels Bubah Alfian dianalisis untuk
memahami cara tanda-tanda maskulinitas direpresentasikan dan dinegosiasikan.
Pendekatan CDA memungkinkan peneliti mengeksplorasi bagaimana teks dan
konteks sosial berinteraksi dalam menciptakan makna maskulinitas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bubah Alfian secara konsisten
menampilkan citra maskulinitas yang berbeda dari stereotip tradisional, dengan
tetap menonjolkan elemen profesionalisme, kekuatan, dan kepemimpinan,
meskipun berprofesi di industri kecantikan yang umumnya diasosiasikan dengan
perempuan. Penemuan ini memperkaya diskusi akademik tentang maskulinitas di
era media digital, khususnya bagaimana platform seperti Instagram dapat menjadi
ruang di mana identitas gender dikonstruksi, dinegosiasikan, dan dipertanyakan.
Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap studi gender, media
sosial, dan industri kecantikan dalam konteks budaya Indonesia
Peran Utang Dalam Memediasi Pengaruh Kesempatan Pertumbuhan, Profitabilitas, Aset Riil Terhadap Nilai Perusahaan Dimoderasi Pengungkapan Risiko (Studi pada Perusahaan small mid cap Di Bursa Efek Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan peran pengungkapan risiko dalam
mendukung efektivitas utang sebagai sinyal dan atribut relevan yang memediasi pengaruh
kesempatan pertumbuhan, profitabilitas, dan aset riil terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh adanya perubahan minat pelaku pasar pada perusahaan small mid cap,
dan keterbatasan penelitian sebelumnya berupa; inkonsistensi hasil penelitian determinan nilai
perusahaan, keterbatasan peran pengungkapan risiko, serta lingkup penelitian yang sebagian
besar mengunakan perusahaan berkapitalisasi besar di BEI. Pengujian dalam penelitian ini
menggunakan metode analisis conditional process model, agar peran pengungkapan risiko
dan utang dapat diketahui secara langsung dari pengujian dalam moderated mediation
analysis berdasarkan kerangka konsep penelitian ini. Pengujiannya dilakukan pada
perusahaan small mid cap di BEI, dengan karakteristik yang berbeda dengan perusahaan
berkapitalisasi besar yang terdaftar di BEI.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan risiko dan utang hanya memiliki
peran pada pengaruh kesempatan pertumbuhan dan aset riil, namun tidak demikian halnya
pada profitabilitas. Terdapatnya complementary mediation dan omitted variabel pada hasil
analisis, menunjukkan terdapat variabel lain yang diduga sebagai variabel perantara lain selain
utang yang memiliki peran dalam memberi sinyal spesifik dan menjadi atribut relevan yang
menentukan persepsi dan ekspektasi pelaku pasar terhadap perusahaan. Profitabilitas
merupakan sinyal spesifik dan menjadi atribut relevan yang sangat efektif dalam meningkatkan
nilai perusahaan, karena tidak memerlukan perantara utang dan pengungkapan risiko.
Profitabilitas juga yang dapat menjelaskan kemunculan peran omitted variable oleh
perusahaan small mid cap dalam penelitian ini.
Keterbaruan penelitian ini adalah pengungkapan risiko mendukung peran utang sebagai
perantara dalam pengaruh kenaikan kesempatan pertumbuhan dan aset riil terhadap nilai
perusahaan, namun tidak saat terjadi kenaikan profitabilitas perusahaan. Profitabilitas ekonomi
dan kepentingan pemegang saham terhadap free cash flow mengakibatkan ketidakrelevanan
pengungkapan risiko dan utang saat kenaikan profitabilitas. Peningkatan utang menjadi
penting karena berkaitan dengan keberlangsungan bisnis perusahaan meski menimbulkan
konsekuensi peningkatan resiko. Peran pengungkapan risiko sukarela dapat menimbukan
kepercayaan dan rasa aman bagi pemegang saham dan ditangkap sebagai sinyal spesifik dan
atribut yang relevan dalam mengantisipasi risiko yang dihadapi, sehinga peningkatan nilai
perusahaan yang diinginkan tetap dapat dicapai