University of Brawijaya

bkg
Not a member yet
    137686 research outputs found

    Analisis Pengaruh Kepemimpinan Berorentasi Inovasi, Persepsi Dukungan Organisasi Dan Kecerdasan Budaya Terhadap Perilaku Kerja Inovatif Dan Berbagi Pengetahuan Sebagai Variabel Moderasi (Studi di Bank BNI Wilayah 4 Bandung)

    No full text
    Inovasi merupakan pendorong utama yang mendasari keunggulan kompetitif organisasi dan perilaku inovatif karyawan merupakan fondasi mikro dari inovasi organisasi. Organisasi inovasi mempunyai hubungan positif dengan praktek manajemen sumber daya manusia terutama bagi industri perbankan. Organisasi jasa yang fokus terhadap perilaku inovatif karyawan akan lebih meningkatkan inovasi layanan, memperkuat hubungan antara pelanggan dan organisasi serta meningkatkan kinarja dan daya saing organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan penelitian/research gap tentang pentingnya membangun suatu model terintegrasi yang menempatkan Kepemimpinan, Persepsi Dukungan Organisasi, dan Kecerdasan Budaya sebagai tiga variabel independen yang pada penelitian-penelitian terdahulu sudah terbukti konsisten berpengaruh terhadap Perilaku Kerja Inovatif. Selain itu, berbeda dengan konsep Kepemimpinan pada berbagai penelitian terdahulu, dalam penelitian ini variabel Kepemimpinan dikonseptualisasikan sebagai Kepemimpinan yang Berorentasi Inovasi Sampel penelitian adalah karyawan Bank BNI yang bekerja di wilayah 4 Bandung. Pemilihan Sampel didasarkan pada wilayah yang memiliki cakupan area dan kepadatan jumlah penduduk terbesar. Pengambilan sampel dilakukan dengan proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara daring kepada responden sebanyak 469 kuesioner. Metode statistik yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Dukungan Organisasi dan Kecerdasan Budaya terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Perilaku Kerja inovatif, namun Kepemimpinan Berorentasi Inovasi tidak terbukti berpengaruh signifikan. Begitu pula halnya dengan peran moderasi variabel Berbagi Pengetahuan yang terbukti memperkuat hubungan Persepsi Dukungan Organisasi dan memperlemah Kecerdasan Budaya terhadap Perilaku Kerja Inovatif, serta berbagi pengetahuan tidak memoderasi hubungan Kepemimpinan Berorentasi Inovasi terhadap Perilaku Kerja Inovatif. Kepemimpinan yang pada beberapa penelitian terdahulu konsisten signifikan meningkatkan perilaku kerja inovatif, pada penelitian dengan konteks karyawan perbankan ini ternyata konsep Kepemimpinan Berorentasi Inovasi tidak berpengaruh signifikan

    PENGARUH KUALITAS DIPA DAN KETEPATAN PENYELESAIAN TAGIHAN TERHADAP KUALITAS PENYERAPAN ANGGARAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh perencanaan dan pelaksanaan anggaran menggunakan variabel revisi DIPA, deviasi pada halaman III DIPA dan ketepatan penyelesaian tagihan terhadap kualitas penyerapan anggaran yang ada pada satuan kerja (satker) di wilayah pembayaran KPPN Samarinda yang didasari pada Teori Goal Setting dan Teori Stewardship. Revisi DIPA, deviasi halaman III DIPA dan ketepatan penyelesaian tagihan diukur menggunakan hasil perhitungan bedasarkan PER-5/PB/2022 tentang petunjuk teknis penilaian IKPA belanja kementerian negara/lembaga. Penelitian ini menggunakan SPSS sebagai alat bantu untuk menganalisa data, terdapat tiga uji yang dilakukan oleh peneliti untuk mendapatkan hasil yang dibutuhkan yaitu Uji Normalitas, Regresi Linier Berganda dan Uji Parsial t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revisi DIPA dan deviasi halaman III DIPA secara signifikan mempengaruhi nilai kualitas penyerapan anggaran. Sedangkan ketepatan dalam penyelesaian tagihan secara siginifikan tidak viii mempengaruhi nilai kualitas penyerapan anggaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan pemahanan kepada satker untuk menganalisis kebijakan yang diterapkan agar nilai kualitas penyerapan anggaran menjadi lebih optimal

    Desain Interleaved Full Bridge Circuit Dc Dc Converter Dengan Sumber Tenaga Fuel Cell Pada Kereta Api Hybrid.

    No full text
    Tesis ini menyajikan rangkaian Interleaved Full Bridge Circuit DC DC Converter (IFBC) yang menggunakan sistem kendali linier bertipe Sliding Mode Control untuk mengendalikan tegangan keluaran sistem yang diakibatkan karakteristik Fuel Cell (FC) pada pengaplikasian kereta api hybrid. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi dengan software Simulink MATLAB. Spesifikasi tegangan keluaran FC yang digunakan sebagai tegangan input IFBC sebesar 36V, sedangkan tegangan keluaran IFBC sebesar 600V dengan daya keseluruhan sistem 1kW. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengontrol tegangan keluaran yang dihasilkan oleh IFBC dengan tegangan input yang disuplai dari sumber FC. Proses penelitian pertama yang dilakukan yaitu mendesain rangkaian elektrik FC. Hasil simulasi pada tegangan dan arus keluaran pada FC memiliki karakteristik yaitu berbanding terbalik. Adapun respon pada kedua parameter tersebut berisolasi. Hal tersebut disebabkan respon sangat bergantung pada keluaran yaitu IFBC. Respon yang dihasilkan IFBC berisolasi dikarenakan IFBC menerapkan sistem Switch agar mencapai tegangan yang dinginkan. Selanjutnya dilakukan desain IFBC, dimana respon tegangan output yang diperoleh memiliki performasi yang cukup baik. Parameter performasi tersebut yaitu nilai setting time 0,259 s, overshoot 0%, dan steady state error 0,5%, Error output Voltage FC sebesar 0,0225%. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut diperlukan kontrol dimana pada tesis ini menggunakan SMC. Dalam desain SMC dilakukan persamaan kontrol, sehingga mendapatkan hasil perhitungan persamaan yaitu Ka = -7.3156984714 dan Kb = -9.2589308616. Respon tegangan keluaran memiliki performansi yang lebih baik dari sebelum dikontrol. Adapun performansinya yaitu setting time 0,248 s, overshoot 0%, dan steady state error 0%, Error output Voltage FC sebesar 0,0225%

    Mitigasi Risiko Pada Rantai Pasok Berkelanjutan Komoditas Tembakau Di Ud Sari Makmur.

    No full text
    Indonesia merupakan negara agraris yang dimana sebagian besar penduduknya bermatapencaharian sebagai petani. Di Indonesia sangat banyak perkebunan tembakau. Namun tembakau hanya dapat ditanam pada saatmusim kemarau dan tidak dapat ditanam pada saat musim penghujan. Oleh karena itu para pelaku bisnis tembakau harus bisa mempertahankan rantai pasoknya. Penelitian ini di lakukan di UD Sari Makmur Kabupaten Bojonegoro dengan responden petani, pengepul dan UD Sari Makmur. Penelitian ini dilatar belakangi oleh oleh rantai pasok tembakau yang tidak menentu.Hal ini membuat para pebisnis tembakau mengalami ketidak pastian stok tembakau di setiap waktu. Upaya menyelamatkan rantai pasok tembakau sangat dibutuhkan, karena dengan Upaya ini para pebisnis tembakau bisa memenuhi permintaan. Dalam Upaya ini, tentunya para pebisnis tembakau harus bisa menemukan cara yang efektif agar dapat menjaga pasokan tembakau yang telah didapatkan agar bisa memenuhi kebutuhan para mitranya. Para pebisnis harus bisa menimbun tembakau dengan baik dan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kualitas timbunan tembakau, para pebisinis harus memperhatikan bagaimana kondisi tembakau yang ditimbun. Hal ini dilakukan untuk menjaga stok tembakau yang dimiliki agar dapat diterima oleh para mitra. Hasil penelitian, ada empat risiko yang ditemui oleh masing – masing pelaku bisnis dalam menjaga stok tembakau agar dapat diterima oleh mitra pada saat kapanpun, meskipun tidak sedang dalam musim tembakau. Risiko paling tinggi yang di alami oleh UD Sari Makmur yaitu risiko kerusakan / cacat produk akhir dengan nilai 8,565. Risiko yang di alami oleh pengepul yaitu ketidaktentuan iklim selama proses penanaman dengan nilai 6,663. Kemudian risiko tertinggi yang di alami oleh petani adalah risiko fluktuasi harga tembakau pada saat panen dengan nilai sebesar 9,861

    Pengaruh Litter Size Terhadap Pertambahan Bobot Badan Harian (Pbbh) Prasapih Dan Bobot Sapih Pada Kambing Sapera Di Bhumi Nararya Farm Yogyakarta

    No full text
    The objective of this research was to determine and evaluate the relationship between litter size with average daily gain pre weaning and weaning weight of Sapera goat at Bhumi Nararya Farm Yogyakarta. This research was conducted at Bhumi Nararya Farm, Turi Sub-District Sleman Regency on February 2021. The materials used for this research was 68 females Sapera goats which gave birth in June 2021 with different litter sizes and 106 young sapera goats based on the results of reproduction recordings. The data taken are primary and secondary data. The method was used is the case study method, which is an in-depth study of a particular case. The data were analyzed using simple correlation analysis and linier reggresion and the result of the study showed that there are negative correlation between litter size and weaning weight r= 0,293 and R2= 8,6% with regression Y= 12,26 – 1,05X. While the correlation result between litter size and preweaning average daily gain showed that there no correlation between both of them. So, it can be concluded that litter size has a significant effect on weaning weight (P<0.01) but hasn’t any effect with preweaning average daily gai

    Pengaruh Dosis Pupuk Cair Ajifol Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Fodder Padi (Oryza Sativa) Varietas Inpari 42 Hidroponik Pada Umur Panen Berbeda

    No full text
    The results showed that differences in fertilizer doses had a very significant effect (P>0.01) on plant height P0 (8.47 ± 1.77 cm), P1 (11.52 ± 2.17 cm), P2 (13, 92 ± 2.06 cm), on root length P0 (4.66 ± 0.98 cm), P1 (6.35 ± 1.17 cm), P2 (7.65 ± 1.13 cm), on material production dry P0 (9.03 ± 1.90 tons/Ha), P1 (9.52 ± 2.37 tons/Ha), P2 (11.67 ± 3.01 tons/Ha), on organic matter production P0 (7 .55 ± 1.73 tons/Ha), P1 (7.69 ± 1.96 tons/Ha), P2 (9.73 ± 2.64 tons/Ha), on crude fiber production P0 (3.05 ± 0.56 tons/ Ha), P1 (3.30 ± 0.47 tons/Ha), P2 (3.98 ± 1.25 tons/Ha), on crude protein production P0 (1.10 ± 0.19 tons/Ha), P1 (1.37 ± 0.30 tons/Ha), P2 (2.05 ± 0.18 tons/Ha). Meanwhile, differences in harvest age had a very significant influence (P>0.01) on plant height L1 (9.30 ± 2.65 cm), L2 (11.32 ± 2.62 cm), L3 (13.29 ± 2 .93 cm), on root length L1 (5.12 ± 1.46 cm), L2 (6.22 ± 1.44 cm), L3 (7.31 ± 1.61 cm), on dry matter production L1 ( 7.43 ± 0.75 tons/Ha), L2 (10.60 ± 1.81 tons/Ha), L3 (12.19 ± 1.68 tons/Ha), on organic matter production L1 (6.08 ± 0.69 tons/Ha), L2 (8.63 ± 1.40 tons/Ha) L3 (10.27 ± 1.57 tons/Ha), on crude fiber production L1 (2.72 ± 0.21 tons/Ha), L2 (3.39 ± 0.58 tons/Ha), L3 (4.22 ± 0.84 tons/Ha) The conclusion from the research results is that the use of different doses of ajifol liquid organic fertilizer of 3 ml/liter is the best dose for growth in plant height, root length, dry matter production, water content production, organic matter production, crude fiber production and crude protein production. The best results for growth in plant height and root length, dry matter production, organic matter production, crude fiber production and crude protein production are at harvest age of 20 days. Based on the research results, it is recommended to carry out further research on the influence of planting location and watering intervals on the growth and production of hydroponic rice (Oryza sativa)

    Studi Tentang Metode Pengadaan Pakan Hijauan Oleh Peternak Sapi Perah Di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang.

    No full text
    Sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Kabupaten Malang, ketersediaan padang penggembalaan semakin terbatas, dan lahan untuk pakan hijauan terus menyusut akibat perubahan fungsi lahan, seperti alih fungsi dari lahan pertanian menjadi kawasan industri, termasuk pabrik, perkantoran, dan perumahan. Kondisi ini membuat para peternak semakin sulit untuk mendapatkan pakan hijauan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pengadaan pakan hijauan oleh peternak sapi perah di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang dengan jumlah pemeliharaan sapi perah yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Metode survei merupakan penelitian yang dilakukan di lapangan atau di lokasi penelitian, suatu tempat yang terpilih sebagai lokasi penelitian. Penelitian kualitatif digunakan untuk mengamati obyek secara alamiah, dimana peran peneliti menjadi instrumen utama. Survei dalam penelitian dilakukan melalui wawancra dengan menggunakan kusioner kepada para responden. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa peternak sapi yang memiliki 1-5 ekor sapi, 6-10 ekor sapi dan >10 ekor sapi di kecamatan pujon tidak menggunakan metode pengadaan pakan hijauan dengan mengarit di lahan umum. Peternak sapi yang memiliki 1-5 ekor sapi, 6-10 ekor sapi dan >10 ekor sapi di kecamatan pujon menggunakan metode pengadaan pakan hijauan dengan mengarit di lahan sendiri pada musim hujan dengan jenis hijauan yang diperoleh yaitu kolonjono. Peternak sapi yang memiliki 1-5 ekor sapi, 6-10 ekor sapi dan >10 ekor sapi di kecamatan pujon menggunakan metode pengadaan pakan hijauan dengan membeli di musim kemarau dengan jenis hijauan yang diperoleh yaitu tebon jagung

    Pengaruh Pemberian Modified Platelet Rich Plasma (Mprp) Terhadap Pencegahan Terjadinya Rekurensi Striktur Uretra Pada Model Hewan Coba Kelinci New Zealand Melalui Perubahan Matriks Ekstraselular, Ekspresi Inos Dan Tnf

    No full text
    Striktur uretra merupakan penyempitan lumen uretra karena terbentuknya jaringan parut pada dinding uretra, sehingga mengganggu aliran urin dari kandung kemih. Uretra normal dilapisi oleh lapisan pseudo-stratified columnar epithelium yang menempel ke membran basalis. Pada epitel terdapat jaringan ikat yang terdiri dari fibroblas dalam matriks ekstraseluler yang terdiri dari kolagen, proteoglikan dan glikoprotein. Perubahan patologi yang terkait dengan striktur uretra menunjukkan bahwa epitel normal tergantikan oleh jaringan metaplasi skuamosa. Urethroplasty merupakan standar emas untuk tatalaksana striktur uretra. Angka keberhasilan urethroplasty mencapai 85-95%. Kelemahannya adalah tidak semua ahli urologi dapat melakukan dan tingkat kesulitan yang tinggi. Internal urethrotomy dan dilatasi uretra masih merupakan prosedur yang paling sering dipilih untuk tatalaksana striktur anterior. Namun tindakan ini mempunyai kegagalan yang tinggi (40-60%). Selain angka kegagalan yang tinggi, angka rekurensi terhadap striktur untuk tindakan ini juga tinggi. Untuk menekan angka rekurensi terdapat beberapa terapi adjuvan antara lain penambahan Mitomycin C (MMC) dan Triamcinolone. Kombinasi DVIU dan MMC dapat mencegah pembentukan bekas luka dengan cara menghambat proliferasi fibroblas. Direct Visual Internal Urethrotomy dan Triamcinolone sebagai antifibroblas dan anti kolagen. Penggunaan adjuvan ini mengakibatkan rekurensi sebesar 50%. Terapi terbaru untuk mencegah rekurensi adalah penggunaan paclitaxel. Terapi paclitaxel mencegah terjadinya rekurensi striktur selama satu tahun pertama dan penelitian ini terus diikuti sampai 5 tahun kedepan

    Analisis Permintaan Telur Ayam Ras Di Kota Malang Jawa Timur

    No full text
    Penelitian ini dilakukan di Kota Malang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan manganalisis kondisi permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur dan faktorfaktor yang mempengaruhi tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur. Telur merupakan salah satu produk hasil peternakan yang kaya gizi karena mengandung protein hewani, asam lemak tak jenuh, vitamin dan mineral. Kandungan fosfor dan vitamin A dalam telur jauh lebih tinggi daripada kandungannya dalam daging ayam. Jenis telur yang biasanya dikonsumsi oleh masyarakat yaitu telur ayam, telur itik dan telur puyuh. Telur ayam ras mudah ditemukan di mana-mana, mulai dari warung, pasar tradisional, hingga swalayan. Permintaan terhadap telur akan terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertambahan penduduk. Selain itu, peningkatan pendapatan, perubahan gaya hidup dan pola konsumsi, perbaikan tingkat pendidikan serta kesadaran gizi masyarakat juga menjadi penyebab meningkatnya permintaan telur di pasaran. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi pemerintah atau pengusaha untuk mememuhi permintaan telur ayam ras di Kota Malang. Penelitaian ini dilakukan pada tanggal 10 November 2021 sampai dengan tanggal 01 Desember 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Penelitian dilakukan dengan menganalisis data sekunder yang diperoleh dari BPS Kota Malang yaitu mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda digunakan untuk melakukan prediksi mengenai bagaimana variabel terikat bila nilai variabel bebas diturunkan atau dinaikkan dan mengukur seberapa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Harga telur ayam ras dan harga daging biasanya dipengaruhi fluktasi harga pakan dan bahan baku pakan utama seperti jagung, bungkil kedelai, tepung ikan, tepung tulang dan dedak/bekatul. Harga telur ayam ras pada penelitian ini mengalami pertumbuhan yang signifikan terjadi pada tahun 2013 yaitu sebesar 12,15% dan terjadi penurunan pada tahun 2020 yaitu sebesar -1,64%. Harga daging pada tahun 2020 adalah pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 10,70% dan terendah terjadi pada tahun 2019 yaitu sebesar 0,12%. Pendapatan perkapita pada penelitian ini bertujuan untk menentukan kesejahteraan masyarakat suatu negara. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 60,876,912 dengan persentase 10,60% dan pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar 71,350,340 dengan persentase -1,34%. Harga ikan lele cenderung menunjukkan adanya peningkatan, dimana peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2014 yaitu sebesar 18,75% dan terendah yaitu sebesar 2,86% terjadi pada tahun 2021. Selanjutnya peningkatan tertinggi harga ikan mujair terjadi pada tahun 2017 yaitu sebesar 19,73% dan peningkatan terendah yaitu sebesar 1,88%. Adapun untuk harga beras pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2016 yaitu sebesar 6,67%.vi Permintaan telur tertinggi yaitu terjadi pada Tahun 2014 dengan peningkatan persentase sebesar 15,08% dan penurunan tertinggi yaitu terjadi pada tahun 2016 apabila dibandingkan dengan tahun 2015 yaitu sebesar 6,34% dan setiap tahunnya terjadi pertumbuhan dan penurunan yang tidak terlalu signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur tahun 2012-2021dapat diketahui bahwa permintaan tertinggi yaitu terjadi pada Tahun 2014 dengan peningkatan persentase sebesar 15,08% dan penurunan tertinggi yaitu terjadi pada tahun 2016 apabila dibandingkan dengan tahun 2015 yaitu sebesar 6,34%. Hasil analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur dapat diuraikan sebagai berikut: Harga telur ayam ras, harga daging, pendapatan konsumen, jumlah anggota keluarga, harga ikan mujair dan harga beras memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur. Harga ikan lele tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat permintaan telur ayam ras di Kota Malang Jawa Timur di pengaruhi oleh harga telur ayam ras, harga daging, pendapatan konsumen, jumlah anggota keluarga, harga ikan mujair, dan harga beras, sedangkan harga ikan lele tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat permintaan telur ayam ras. Jumlah permintaan telur ayam ras tertinggi yang dapat diketahui di Kota Malang Jawa Timur terjadi pada tahun 2014 dengan persentase peningkatan sebesar 15,8% yaitu sebesar 5.516.954,42. Saran yang dapat diberikan kepada peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan variabel lain yang mempengaruhi tingkat permintaan telur ayam ras dengan harapan hasil penelitian ini dapat lebih berkembang. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat sebagai bahan informasi dan pertimbangan bagi pemerintah atau pengusaha untuk mememuhi permintaan telur ayam ras di Kota Mal

    Identifikasi Senyawa Bioaktif Polen Lebah Dan Propolis Cair Sebagai Bahan Tablet Effervescent Antioksidan

    No full text
    Tujuan penelitian untuk memperoleh penggunaan suhu yang tepat pada pengeringan polen lebah dan ekstraksi dengan panas gas bio murni sehingga menghasilkan kualitas polen lebah dan ekstraksi propolis yang memiliki kemampuan bioaktif yang dapat dijadikan sebagai sediaan tablet effervescent sebagai suplemen kesehatan. Polen lebah dan propolis berasal dari lebah Trigona sp yang dipelihara di wiliyah Sumatera Barat dengan tanaman pakan multi flora. Bahan pembuatan tablet effervescent berupa bahan aktif (polen lebah, ekstraksi propolis, royal jelly), bahan asam dan basa, bahan pengikat dan bahan pelicin. Penelitian tahap I menggunakan metode eksperimental dengan Racangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak 4 perlakuan dengan 3 ulangan, sedangkan pada tahap II menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak 3 ulangan dan 3 perlakuan. Hasil analisis ANOVA tahap I menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata (P<0,01) terhadap warna L*a*b, total fenol, aktivitas antioksidan, dan protein polen lebah, serta warna L*

    80,320

    full texts

    137,686

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    bkg
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇