EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
315 research outputs found
Sort by
Analisis Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Di Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat Kabupaten Langkat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan dapat menjabarkan: 1) bagaimana kepemimpinan kepala madrasah di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat, 2) bagaimana kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat, dan 3) bagaimana kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, naturalistik dan teknik triangulasi. Teknik pengambilan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 4 bulan, dimulai dari bulan Februari 2020 sampai dengan bulan Mei 2020. Subjek dan informan penelitian ini adalah Kepala Madrasah dan beberapa Guru di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kepemimpinan kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat memiliki kemampuan untuk mempengaruhi para guru dan staf dalam mengarahkan, memotivasi, dan kerjasama untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi madrasah. Kepemimpinan Kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat tergolong menerapkan 2 tipe kepemimpinan, Pertama kepemimpinan situasional, yakni fleksibel dan toleransi dalam memimpin para guru dan staf. Kedua kepemimpinan demokrasi (Democratic Leadership) kepala madrasah memperhitungkan aspirasi dan kepentingan para guru dan staf dan mengusahakan agar para guru dan staf ikut berperan aktif dalam mengambil keputusan dan dalam menjalankan kepemimpinannya. Kepemimpinan kepala madrasah juga mengunakan pendekatan dengan norma-norma ajaran Islam yakni kepala madrasah dalam menjalankan kepemimpinan dengan menanamkan prinsip tanggung jawab (bahwa apa yang telah diperbuat di dunia pasti akan dimintai pertanggung jawabannya di akhirat oleh Allah Swt). 2) Kompetensi guru di Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah Stabat tergolong baik, ditinjau dari kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. 3) Kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Jabal Rahmah dalam meningkatkan kompetensi guru dengan menerapkan beberapa metode pendekatan yang mencakup pelatihan yakni berupa bimbingan teknis, keteladanan, kebersamaan, kedisiplinan, kemandirian dan ketulusan
Pengaruh Sistem Finansial Pendidikan Terhadap Mutu Lulusan di SMK Swastaabdi Nusantara Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban
This study aims to determine the effect of the financial system of lipering the quality of graduates in the Abdi Nusantara Sei Bamban Vocational School, Sei Rampah District, Serdang Bedagai Regency. The method used in data collection of researchers is to carry out activities to encounter research respondents and ask them to fill in the research questionnaire (questionnaire refers to the Likert scale). The results of the study there was a significant influence of the financial education system on the quality of graduates in the Private Vocational School Abdi Nusantara Sei Bamban Sei Bamban sub-district with a correlation value of 0.851 meaning that the financial system of education has a correlation of the quality of graduates at ABDI Nusantara Sei Bamban Sei Rampah Subdistrict, Sei Rampah Regency, Bedagai. Enough or 72.35%
Investigating the Impact of Code-Switching on English Foreign Language Students Speaking Confidence
Code-switching has attracted many studies in recent years especially in non-native English speaking countries. In some parts of Indonesia, code-switching has been the topic of research. This paper particularly seeks to examine the effect of code-switching on Indonesian Medanese students speaking confidence and investigate their attitude towards it. A total of 34 students from English Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara were chosen purposely to be involved as the participants in the study. An interview and observation were applied to assess their spoken English skill and examine how they interact with each other throughout the sessions. While the ten item questionnaires with a Likert scale were distributed to students to collate their feedback on the implementation of code-switching. It was then explicitly analyzed based on each indicator of speaking, including vocabulary, grammar, fluency, pronunciation and lecturers role. Our findings lead to the conclusion and suggest that code-switching can be harnessed as a technique in enhancing students speaking confidence since students think positively towards the implementation of code-switching. Hence, based on our findings, it is recommended that lecturers use English and Indonesian at an interchange to lower proficient students so as to give students better comprehension of grammar rules, structure, pronunciation, and subsequently improve their fluency and confidence in speaking
Perencanaan Strategik Program Studi Agroteknologi Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Yashafa Kabupaten Aceh Singkil
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang Perencanaan Strategik Program Studi Agroteknologi dalam Meningkatkan Mutu pendidikan di kampus STIP Yashafa Kabupaten Aceh Singkil, disamping itu untuk mengetahui peningkatan mutu pendidikan di kampuis STIP Yashafa. Pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Naturalistik dan tekhnik Triangulasi, Pengambilan data dengan menggunakan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 3 bulan mulai dari bulan Mei 2020 sampai dengan bulan Agustus 2020, Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Yayasan kampus, Dosen, Ketua Prodi Staf Dan Mahasiswa. Sementara yang menjadi objek penelitian adalah kegiatan Perancanaan Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses Perencanaan Strategik di Program Studi Agroteknologi sudah tergolong bagus tapi pelaksanaannya yang belum efektif sehingga pencapaian Akreditasi Program Studi masih dibawah Standar atau mendapat Akreditasi C, ini menunjukkan bahwa program Studi Agroteknologi masih jauh ketinggalan dibandingkan dengan Program Studi Agribisnis yang sudah mendapatkan Akreditasi B.dan Perlunya perencanaan yang lebih matang lagi sehingga kedepannya Program Studi Agroteknologi bisa mendapatkan Akreditasi yang memuaskan minimal mendapatkan Akreditasi B, serta membangun sarana dan prasarana yang lebih memadai seperti gedung Laboratorium sehingga memudahkan mahasiswa untuk praktek. Implementasi mutu pendidikan di kampus STIP Yashafa sudah tergolong bagus dibuktikan dengan Qualiatas lulusan yang sudah banyak berkiprah atau yang bekerja sebagai ASN(Aparatur Sipil Negara), dan telah banyak Alumni yang bekerja di bidang pertanian ke kancah daerah, Nasional bahkan ada yang bekerja di perusahaan Internasional
Analisis Manajemen Kurikulum Dalam Pelaksanaan Mutu Pendidikan Pada Program Studi Sastra Inggris di Fakultas Sastra Universitas Islam Sumatera Utara
This research aims to obtain and determine the concept of English Literature at The Faculty Literature Islamic University of North Sumatera. This study uses a qualitative approach, naturalistic and triangulation techniques. The data collection techniques are using observation, interviews and documentation. The purpose of this research is to know and understand the concepts of the English Literature study program curriculum at the Faculty of Letters, Islamic University of North Sumatra. The results of the study showed that in the planning section it was seen from the readiness of the lecturer in providing a special time to make lectures by achieving the number of semester credits. In addition lecturers have the ability to predict the readiness of students in completing courses per semester. The planning of making English literature curriculum is in line with the output that will be produced by English literature study programs. In implementing the curriculum that is realized in the lecture process, the lecturers will adjust the face-to-face hours to what will be achieved by students at the end of the lecture, making Semester learning plans, giving their own space to lecturers in providing appropriate media selection courses to help students quickly understand material precisely. In addition, lecturers are able to realize the total number of Semester Credit System by adjusting the number of student attendance. Meanwhile the Evaluation section is also to give freedom to lecturers. To work more wisely and in applying and implementing policies during the lecture process
Penerapan Multimedia dalam Pembelajaran PPKn
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang penerapan multimedia dalam pembelajaran PPKn di SMK Negeri Kabupaten Sikka. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 informan yang terdiri dari tenaga pengajar dan peserta didik di sekolah. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan alat ukur pengambilan data penelitian menggunakan wawancara terstuktur, semi terstruktur dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan multimedia dalam pembelajaran PPKn di SMK Negeri Kabupaten Sikka dengan kategorikan sangat efektif. Hal ini dapat diketahui dari hasil motivasi dan antusias sehingga proses kegiatan belajar mengajar berlangsung secara aktif dan interaksi antara peserta didik dan tenaga pengajar.Namun, penerapan multimedia juga memiliki kendala tersendiri yaitu kurangnya fasilitas yang dapat berpengaruh terhadap proses kegiatan belajar mengajar dikelas
Model Pembelajaran Creative Problem Solving Dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model creative problem solving efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertempat di SMP Al- Hidayah Medan. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP Al-Hidayah Medan. Prosedur penelitian terdiri dari empat tahapan, yaitu : perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Keberhasilan penerapan model creative problem solving tercapai setelah diterapkannya tiga siklus. Penyebab kurangnya cara berpikir siswa pada tahap awal sebelum diterapkannya model creative problem solving adalah siswa kurang aktif dan kurang termotivasi dalam proses pembelajaran sehingga hanya ada beberapa orang yang mengerjakan soal yang diberikan guru. Hasil tindakan pada siklus pertama diperoleh hasil kemampuan berpikir kreatif siswa secara umum mencapai rata rata 57,91% dengan kategori cukup. Pada siklus kedua, kemampuan siswa meningkat mencapai rata-rata 67,66% dan pada siklus ketiga telah menunjukkan hasil peningkatan yang memuaskan dengan rata-rata 81,41% dengan kategori bai
Supervisi Akademik Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar Swasta Islam Terpadu Al-Fauzi Medan
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan kegiatan supervisi akademik pengawas sekolah di Sekolah Dasar Swasta Islam Terpadu Al Fauzi Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan supervisi akademik pengawas sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di Sekolah Dasar Swasta Islam Terpadu Al-Fauzi. Pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik pengawas sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru Sekolah Dasar Swasta Islam Terpadu Al-Fauzi Medan adalah sebagai berikut: Pertama, pelaksanaan supervisi akademik pengawas sekolah pada SDS IT Al Fauzi Medan belum maksimal. Kedua, profesionalisme guru SDS IT Al Fauzi Medan memiliki tingkat kemampuan yang berbeda. Ketiga, supervisi akademik pengawas sekolah di SDS IT Al-Fauzi belum dapat meningkatkan profesionalisme guru. Untuk itu diharapkan pelaksanaan supervisi akademik pengawas sekolah yang meliputi pembinaan, pemantauan dan penilaian serta bimbingan profesionalitas guru hendaknya dilaksanakan secara terjadwal, sistematis dan berkesinambungan, profesionalisme guru dalam bidang penguasaan bahan ajar, pengelolaan kelas, penggunaan media dan sumber pengajaran harus lebih ditingkatkan, serta pengawas sekolah dasar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal dengan memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan kinerjanya yang akan berimbas pada peningkatan profesionalisme guru di SDS IT Al Fauzi Medan
Exploration Of Multicultural Values Of Literation Activities Community In Pamekasan District As A Basis For Character Education
Multicultural values are the answer to the diversity of society and the demands of equal rights for every citizen. Another aspect of multicultural values is that development provides multiple perspectives and concerns. Learning about multiculturalism cannot be separated from the existence of society itself, because they play a major role in the series of life, it is natural that the government tries to improve the quality of literacy every year. Despite various efforts, the packaging has not produced clear results. On the other hand, the process of learning history as a kind of understanding and knowledge can be a source of inspiration and can foster a sense of nationality and a sense of responsibility towards students as citizens. Therefore, it is possible to instill a spirit of nationalism in the younger generation among the youth. This situation states that if there is no idealism regarding the homeland and nation, the appreciation of the state and nation will feel shallow, especially for Indonesia as a multi-ethnic country. This type of research is a qualitative method designed to reveal events based on actual conditions. The implementation of this research was carried out in the city of Pamekasan, Pamekasan Regency, East Java. The main information provider is the community of literacy activists in Pamekasan District. Data collection techniques used: observation and interviews, while data analysis techniques used 1) data collection; 2) data reduction; 3) data presentation, and 4) Conclude. The contribution of the literacy community in Pamekasan district is to open the understanding and application of multicultural values to youth and the community of Pamekasan district, especially for students and students
Pengembangan Model Pembelajaran Students Facilitator And Explaning Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas XI MIA di MAN I Medan Tahun Akademik 2019-2020
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan model pembelajaran students facilitator and explaning dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI MIA I di MAN I MEDAN..PenelitianinidilaksanakandiSekolahMANIMedan.Subjek dari penelitian ini peserta didik kelas XI MIA I di MAN I MEDAN. Yang berjumlah lebih kurang 29 orang peserta didik tahun ajaran 2018/2019 sedangkan objek pada penelitian ini adalah model pembelajaran students facilitator and explaning dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang mengembangkan model pembelajaran students facilitator and explaning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (define, design , develope, dan disseminate). Dapat dilihat bahwa persentase dari aspek pertama peserta didik yang menyatakan senang terhadap materi pelajaran mencapai 100%, peserta didik yang senang terhadap bahan ajar keterampilan menulis cerpen dengan model pembelajaran students facilitator and explaning 96,3%, peserta didik yang senang terhadap suasana belajar di kelas sebanyak 85,2% dan persentase peserta didik yang senang terhadap cara guru dalam mengelola pembelajaran sebanyak 96,3%. Pada aspek respon peserta didik terhadap komponen perangkat pembelajaran juga terlihat sangat baik hal ini terlihat dari persentase peserta didik yang menyatakan komponen perangkat pembelajaran tergolong baru untuk masing-masing ketegori mencapai 100%, 96,3%, 88,9%, dan 96,3%. Pada aspek keempat persentase yang diperoleh rata-rata kategori adalah 92,6%. Dari hasil respon peserta didik pada aspek keempat ini dapat dilihat bahwa peserta didik sudah dapat memahami bahasa yang digunakan dalam komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan aspek kelima persentase yang diperoleh rata-rata kategori adalah memperoleh 88,9%