EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Not a member yet
    315 research outputs found

    Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Di Masa Pandemi Covid-19 Pada Siswa Kelas V SDN 1 Poso

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas V SDN 1 Poso pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V dengan jumlah total 23 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data maka faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa di SDN 1 Poso terdiri dari dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi (1) faktor psikologi yang terdiri dari kesiapan, intelegensi, bakat dan minat. (2) faktor perhatian dan (3) faktor cacat tubuh. Faktor Eksternal terkait dengan metode mengajar. Hasil analisis data menunjukan bahwa faktor internal masuk dalam kategori sangat layak dan faktor eksternal dalam kategori layak

    Revitalisasi Civic Disposition Melalui Mata Kuliah Kewarganegaraan

    No full text
    Tujuan khusus penelitian ini untuk menganalisis apakah mata kuliah Kewarganegaraan dengan materi-materi yang ada didalamnya dapat dijadikan alat revitalisasi karakter kewarganegaraan (civic disposition). Keutamaan penelitian ini adalah untuk mengembangkan materi-materi yang menjadi substansi kajian dalam mata kuliah kewarganegaraan ditingkat perguruan tinggi Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana tehknik pengumpulan data yang digunakan studi literatur. Tekhnik analisis datanya dilakukan dengan cara membaca buku-buku yang dijadikan referensi dan selanjutnya dilakukan analisis. untuk memudahkan memilih materi yang cocok dengan pokok bahasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Kewarganegaraan dapat menjadikan karakter kewarganegaraan menjadi penting melalui pokok-pokok bahasannya. Kesimpulannya menunjukkan bahwa pokok bahasan filsafat Pancasila memberi pengetahuan kepada mahasiswa agar menjadi manusia yang mempunyai tanggung jawab moral. Pokok bahasan identitas nasional bertujuan agar mahasiswa memiliki kesopanan dalam bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat. Pokok bahasan politik dan negara bertujuan menjadikan setiap mahasiswa memiliki sikap disiplin agar dapat mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah yang telah disusun. Pokok bahasan hak dan kewajiban warga Negara bertujuan agar mahasiswa dapat mengindahkan aturan-aturan yang ada. Materi dari pokok bahasan demokrasi bertujuan memberi pengetahuan kepada mahasiswa agar menjadi individu yang mampu mendengar pendapat orang lain dengan cara negosiasi dan kompromi. Sebagai calon pemimpin, maka mahasiswa juga harus mampu berpikir kritis dan memiliki kepedulian kepada sesamanya. Kedua sikap tersebut akan didapat setelah mempelajari pokok bahasan geopolitik dan geostrategi

    Analisis Bahan Ajar PPKn Bertematik Pendidikan Karakter Anti-diskriminasi di SDN Unggulan Mongisidi 1 Makassar

    Get PDF
    Penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan ini diarahkan pada kondisi nyata di lapangan sebagai lokus penelitian, sehingga membuat penelitian ini adalah juga penelitian lapangan yang berfokus pada analisis bahan ajar PKn dengan tema anti-diskriminasi. Dilakukan selama dua bulan, tepatnya dari April hingga Maret 2022. Bertempat di SDN 1 Mongisidi Makassar; jalan Mongisidi No. 13; Desa Maricaya Baru; Kabupaten Makassar; kota Makassar; Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini secara eksplisit menganalisis bahan ajar tertulis dan tidak tertulis yang digunakan secara terintegrasi dalam transmisi pendidikan karakter di SD Unggulan Mongisidi 1 Makassar. Semua sumber, termasuk buku, jurnal terindeks (nasional dan internasional) dan dokumen pendukung lainnya yang digunakan, mempertimbangkan relevansi dan kekuatan eksplanasinya terhadap fokus penelitian, untuk memungkinkan elaborasi. Aspek kebaruan dari keseluruhan literatur juga diandalkan sebagai alat konseptual-teoritis untuk menganalisis bahan ajar yang digunakan, baik dalam upaya mengkritik maupun memverifikasi relevansi bahan ajar yang digunakan. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar PPKn bertema pendidikan karakter anti diskriminasi di SD Unggulan Mongisidi 1 Makassar, dapat dikatakan cukup baik dan memenuhi syarat sesuai kurikulum dari aspek kelayakan. isi bahan ajar. Sedangkan dari aspek kelayakan penyajian dan kontekstualitas belum sepenuhnya baik karena rata-rata unsur bahan ajar yang dinilai masih dalam kategori kurang baik bahkan sangat kuran

    Penggunaan Model Discovery Learning Dalam Pembelajaran Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas VIII SMP

    Get PDF
    penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran menggunakan model discoveri learning dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi dan menganalisis penggunaan model discoveri learning dalam meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Benteng ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode descriptif-analisis. Adapun populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VIII SMP Koto XI Tarusan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 sampel yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Dalam penelitian ini juga menggunakan angket terbuka sebagai instrumen pendukung yang disebarkan kepada 25 orang sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya, penggunaan model discoveri learning dapat meningkatkan hasil teks eksplanasi karya siswa. Peningkatan hasil tersebut dapat ini dari penggunaan struktur dan deret proses yang ada pada teks karya siswa. Selain itu penggunaan model ini juga dapat meningkatkan semangat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran menulis teks eksplanasi. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya antusias siswa selama melakukan pembelajaran menulis teks eksplanasi

    Pendekatan Saintifik Berbasis Lingkungan dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas IV SD Inpres Koya Kabupaten Morowali Utara

    No full text
    Pembelajaran pada abad ke-21 didesain dengan berdasar pada pendekatan belajar kontekstual konstruktivis. Melalui desain ini, siswa kelas IV SD Inpres Koya akan dibiasakan untuk membangun pengetahuannya sendiri berdasarkan konteks nyata yang bermakna bagi dirinya melalui kegiatan saintifik seperti pengamatan, eksperimen, observasi, maupun melakukan atiktivitas pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti di lingkungan sekitar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis lingkungan di SD Inpres Koya. Metode penelitian menggunakan rancangan model hopkins, yang terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tempat pelaksanaan penelitian adalah di SD Inpres Koya subyek penelitian sebanyak 12 orang siswa, yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 2 orang siswa perempuan. Teknik pengambilan data menggunakan metode observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan analisis data secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa pada ranah kognitif untuk daya serap klasikal (DSK) pratindakan (57,50%), siklus I (74,14%) dan siklus II (85,83%) peningkatan sebesar 11,69% dan ketuntasan belajar klasikal (KBK) pratindakan (41,66%), siklus I (75%) dan siklus II (100%) peningkatan sebesar 25%; pada ranah afektif sikap siswa menunjukkan perubahan positif (mereka sadar bahwa tindakan menjerat burung Alo dan kegiatan lainnya yang merusak lingkungan adalah tindakan tidak baik; pada ranah psikomotor siklus I diperoleh kategori cukup (71,33%), meningkat pada siklus II kategori sangat baik (86,66%) dengan peningkatan sebesar 15,33%. Berdasarkan hasil tersebut maka disimpulkan bahwa penerapan pendekatan saintifik berbasis lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA di kelas IV SD Inpres Koya Kabupaten Morowali Utar

    Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Berbantu Media Visual pada Materi Sistem Pencernaan Siswa Kelas V SDN 3 Surutanga Palopo

    Get PDF
    Bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Surutanga palopo dan membandingkannya, penelitian ini merupakan riset kuantitatif eksperimental. Dilakukan untuk menguji pengaruh satu variabel bebas dan dua variabel terikat. Dimulai pada April hingga Juni 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V yang berjumlah 53 orang dan terdiri dari dua kelas dengan 26 orang siswa pada kelas 5 B dan 27 orang siswa di kelas 5 C di mana jumlah keseluruhan adalah 53 menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan melakukan tes, observasi dan dokumentasi. Sementara data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji independen sampel test, seluruh analisis statistik dilakukan dengan perangkat software SPSS 23.0 For Windows dan pada taraf signifikansi 0,05 (p 0,05). Desain Quasi-Experiment juga rancangan pre dan post-test control group desain dalam penelitan ini bertujuan, selain memungkinkan pengambilan sampel yang telah diorganisasikan ke dalam kelompok tertentu (intact group) juga dikarenakan pada penelitian ini dibentuk dua kelas, yaitu kelas Eksperimen dan kelas Kontrol yang mempunyai kemampuan seimbang. Ini diupayakan sebab pembelajaran IPA masih mengunakan pembelajaran konvensional. Dari temuan yang peneliti peroleh, memang terdapat pengaruh model Probelem Based Learning berbantuan media visual terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Pengaruh tersebut memang memiliki signifikansi lebih terhadap hasil belajar, namun baik gradual maupun simultan, siignifikansi hasil belajar juga mengindikasikan di dalamnya kemampuan berpikir kritis dari para siswa

    Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas Atas di UPT SPF SD Negeri Mangkura IV Makassar

    Get PDF
    Inovasi perangakat maupun model pembelajaran telah cukup berkembang dalam dunia pendidikan Indonesia, menawarkan berbagai pendekatan dan model yang sangat variatif. Namun demikian, tidak begitu signifikan dalam praktiknya. Para guru sebagai salah satu instrumen mikro dalam dunia pendidikan yang berkaitan dengan penguasaan dan pengguanan model pembelajaran, di nilai masih terbatas secara metodologis setidaknya dalam praktik pengembangan model pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi kuantitiatif dengan pendekatan Quasi-experiment untuk mengetahui perbedaan kemampuan kelas yang diberi perlakuan dan kelas yang tidak diberikan perlakuan dengan asumsi dan prediksi teknis, bahwa variabel-variabel eksternal yang mungkin mempengaruhi eksperimen tidak sepenuhnya dapat dikontrol.. Sampel ditentukan dengan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, angket dan observasi proses pembelajaran. Sementara analisis deskriptif (N-Gain dan Infernsial) juga digunakan setelah prasyarat uji lainnya dilakukan untuk memastikan kelayakan data. Normalitas dan homogenitas data akan ditetapkan apabila nilai signifikansi hasil 0,05 sebagai syarat menguji hipotesis. Non-equivalent control group design dalam penelitan ini digunakan untuk mengetahui keadaan awal juga signifikansi perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang diberikan perlakuan berbeda. Hasil yang ditemukan memperlihatkan bahwa model pembelajaran project based learning akan dapat ditawarkan dengan keandalan hasil dalam penelitian ini secara statistik sebagai sebuah alternatif model pembelajaran bagi para gruru dalam usaha meningkatkan motivasi dan hasil belajar para sisw

    Strategi Pembelajaran Aktif dan Peran Warga Sekolah dalam Membangun Sekolah Berkualitas

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori-teori tentang peran sekolah dalam membangun pendidikan berkualitas. Tentunya membangun sekolah dengan pelaksanaan pembelajaran berkualitas bukan hanya tugas pendidik, namun juga terkait peran kepemimpinan kepala sekolah juga seluruh tenaga pendidik untuk Bersama-sama menciptakan visi sekolah yang baik. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data adalah Literature Review melalui kajian-kajian teori terkait topik bahasan utama, serta studi dokumentasi yang diperoleh melalui data E-book, Thesis, dan E-Journal untuk memperoleh data yang terpercaya tentang strategi pembelajaran aktif tipe peer lesson dalam meningkatkan keaktifan belajar mengajar di sekolah dan peran Kepala Sekolah, pendidik, dan Peserta didik dalam menciptakan system Pendidikan yang berkualitas. bahwa dalam proses belajar mengajar di kelas tentunya seorang pendidik akan dapat dinilai bagaimana profesionalitasnya dalam mengajar. Melalui kajian buku William Glasser dan Edwards Deming tentunya dimulai dari peran dan tanggungjawab kepala sekolah tentunya penting untuk memiliki sikap positif dalam mengambil Tindakan. Sikap positif pemimpin atau kepala sekolah dapat ditunjukkan dengan upaya-upaya untuk memajukan kualitas sekolahnya dari berbagai hal mulai dari pengembangan kurikulum belajar, fasilitas sekolah, dan bahkan sumber daya manusianya mulai dari pendidik tenaga pendidik dan para peserta didik. Pelaksanaan kegiatan-kegiatan tentang profesionalitas pendidik tentunya dapat dilakukan agar keinginan kepala sekolah dan peningkatan profesionalitas pendidik saling bersinergi dalam membangun iklim sekolah yang lebih baik

    Analisis Pengaruh Resilensi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa DI MTs Ruhul Islam Sialambue

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh resiliensi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Ruhul Islam Sialambue Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas kelas Vlll. Teknik pengumpulan data meliputi penyebaran angket resiliensi matematis, soal kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Instrumen utama dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri (human instrument) dan instrumen pendukungnya meliputi angket resiliensi matematis dan soal kemampuan pemecahan masalah matematis. Subjek dalam penelitian ini diambil 1 subjek dari masing-masing kategori resiliensi matematis yang dipilih secara purposive. Data hasil penelitian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa subjek penelitian yang memiliki resiliensi matematis tinggi mampu menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis menggunakan empat langkah pemecahan masalah menurut Polya, subjek penelitian yang memiliki resiliensi sedang mampu menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis dua langkah pemecahan masalah menurut Polya dan subjek penelitian yang memiliki resiliensi matematis rendah hanya mampu menggunakan satu langkah pemecahan masalah menurut Polya yaitu memahami masala

    Inovasi Guru dalam Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas V SD Integral Hidayatullah Tondo

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Inovasi Guru Dalam Pembelajaran IPS Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kelas V SD Integral Hidayatullah Tondo. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas V di SD Integral Hidayatullah Tondo dengan jumlah total 25 siswa perempuan. Nilai rata- rata jawaban responden terhadap angket yaitu sebesar 54% siswa yang menjadi responden menjawab sangat setuju, 23% siswa yang menjadi responden menjawab setuju, 14% siswa yang menjadi responden menjawab kurang setuju, dan 9% siswa menjawab tidak setuju. Dari hasil yang diperoleh maka inovasi pembelajaran guru kelas V SD Intgral Hidayatullah pada pembelajaran IPS masuk dalam kategori baik. Inovasi yang diterapkan guru SD Integral Hidayatullah pada masa pandemic covid- 19 sudah menggambarkan sejauh mana pengadaan perubahan yang berdasarkan situasi dan kondisi saat ini dengan langkah-langkah yang teratur dengan memanfaatkan bahan-bahan atau media yang ada. Bimbingan yang diberikan guru mendorong dan mengarahkan siswa untuk belajar, mengajukan pertanyaan, mencari penyelesaian terhadap masalah yang diperoleh oleh siswa sendiri. Siswa juga belajar untuk menyelesaikan tugas-tugas-nya secara mandiri dengan memanfaatkan media dengan bijaksana. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring dan luring, yang menyesuaikan dengan keadaan. Guru melakukan pemetaan sebaran siswa berdasarkan alamatnya untuk membagi siswa. Proses belajar mengajar kemudian dilakukan dalam kelompok kecil supaya bisa lebih efektif dan tetap mematuhi protokol yang ada

    253

    full texts

    315

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇