Psikologia : Jurnal Psikologi
Not a member yet
    142 research outputs found

    The Relationship Between Dysmenorrhea Pain And Academic Flow Of Psychology Study Program Students At Muhammadiyah University Of Sidoarjo For The 2022 – 2023 Academic Year: Hubungan Nyeri Dysmenorrhea Dengan Flow Akademik Mahasiswi Prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Tahun Akademik 2022-2023

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi karena ditemukan fenomena flow akademik yang rendah diantaranya sulit berkonsentrasi, tidak dapat beraktivitas dengan normal, merasa tidak nyaman dengan kondisi fisik, kurang tertarik dengan aktivitas yang dijalaninya saat mengalami menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri dysmenorrhea dengan flow akademik mahasisiwi prodi psikologi univeritas muhammadiyah sidoarjo. Penelitian ini variabel yang terdapat adalah nyeri dysmenorrhea sebagai variabel bebas dan flow akademik sebagai variabel tergantung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, Populasi dalam penelitian ini sebanyak 447 mahasiswi prodi psikologi dan penentuan sampelnya dengan menggunakan teknik non random sampling dan sampel yang digunakan sebanyak 170 mahasiswi yang pernah mengalami nyeri saat menstruasi. Alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan skala nyeri dysmenorrhea dan skala flow akademik. Analisis data hasil penelitian yang dilakukan menggunakan perhitungan statistik korelasi pearson untuk mengetahui hubungan antara variabel nyeri dysmenorrhea dengan variabel flow akademik dengan bantuan program SPSS versi 24 for windows. Hasil dari penelian ini menunjukan koefisien korelasi product moment sebesar -0,096 dengan nilai signifikansi 0,000 < (0,05). Hal ini menunjukan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, yaitu ada hubungan negatif antara nyeri dysmenorrhea dengan flow akademik. Artinya semakin tinggi nyeri dysmenorrhea maka semakin rendah flow akademik yang dialami mahasiswi, sebaliknya jika semakin rendah nyeri dysmenorrhea yang dialami mahasiswi maka semakin tinggi flow akademik mahasiswi. Nilai sumbagan efektif pengaruh nyeri dysmenorrhea terhadap flow akademik memperoleh hasil sebesar 1,1%

    The Relationship between School Well-Being and Achievement Motivation in Vocational School Students: Hubungan School Well-Being dengan Motivasi Berprestasi pada Siswa SMK

    No full text
    Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara school well-being dengan motivasi berprestasi pada siswa SMK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis korelasional. Variabel yang digunakan yakni school wellbeing sebagai variabel bebas dan motivasi berprestasi sebagai variabel tergantung. Populasi penelitian ini yakni siswa SMK sejumlah 180 siswa. Sampel penelitian terdiri dari 119 siswa yang dipilih dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala school wellbeing dan motivasi berprestasi. Skala motivasi berprestasi dalam penelitian ini mengacu aspek motivasi berprestasi McClelland yang diadopsi dari penelitian Sinurat dengan koefisien reliabilitas 0,985. Sedangkan skala school well-being menggunakan aspek school well-being Alanen, Konu dan Rimpela yang diadopsi dari penelitian Kalsum dengan koefisien reliabilitas 0,851. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,448 dengan signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) sehingga uji hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan positif antara school well-being dengan motivasi berprestasi. Pengaruh variabel school well-being terhadap motivasi berprestasi sebesar 20,1%. Dengan demikian ada pengaruh dari faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi berprestasi sebesar 79,9%

    Correlation Between School Well-Being and Self-Regulated Learning in Taman State Junior High School 2 Students.: Hubungan Antara School Well Being dan Self Regulated Learning pada Siswa SMPN 2 Taman

    Get PDF
    This research was conducted because of the phenomenon of the lack of self-regulated learning that the author encountered in junior high school students such as not having an independent study schedule at home, needing help from friends in doing assignments, not yet having further education targets. This study aims to determine the relationship between school well being and self-regulation learning in junior high school students. His research is a relational quantitative research. 270 research samples were taken from 1119 students based on the Issac & Michael table with a significance of 5%, and the sampling technique used proportinated stratified random sampling. Data collection was carried out using the scale of school well being and self regulated learning. Data analysis used simple regression statistical analysis with the JASP program. The results of the analysis show the correlation coefficient F = 44.954, p=0.001. This result means that the hypothesis is accepted, namely that there is a positive relationship between school well being and self-regulated learning in junior high school students. Keywords: School Well Being, Self Regulated Learning, Middle School Student

    Psycho-Social Approach in Developing the Empowerment Model for Poor Communities with Disabilities in East Java: Pendekatan Psiko-Sosial untuk Memberdayakan Masyarakat Miskin Penyandang Disabilitas

    No full text
    There are many models of community empowerment but few are based on a psycho-social approach. Even though the psycho-social approach to empowering poor people with disabilities will be able to understand the psycho-social aspects of the people with disabilities who will be empowered. This study aims to analyze the role of the psycho-social approach in developing a model for empowering poor people with disabilities in East Java. The approach in this research is qualitative with the type of instrumental case study with the aim that the case under study will be a model for other cases. There were 8 interview participants who were involved in this study, consisting of 2 representatives from Bapemas East Java, 2 representatives from Bapemas Sidoarjo Regency and 4 representatives from the Joint Business Group (KUBE) whose members are persons with disabilities who are economically disadvantaged. Interview data were analyzed using thematic analysis so as to collect the role of psychology which became the basis for developing the empowerment model, namely social initiative (cognitive), synergy (affective) and sustainability (conative). This empowerment model was then developed by involving the role of a psycho-social approach to equip less well-off persons with disabilities to be more independent and have an economic impact on the surrounding community

    Differences In Academic Self-Efficacy From Tutoring Of Upper Grade Elementary School Students In Sidoarjo: Perbedaan Efikasi Diri Akademik Ditinjau Dari Bimbingan Belajar Siswa Kelas Atas Sekolah Dasar Di Sidoarjo

    No full text
    Efikasi diri akademik merupakan suatu keyakinan yang ada pada diri seseorang terkait kemampuan yang dimilikinya dalam mengerjakan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efikasi diri akademik ditinjau dari bimbingan belajar siswa kelas atas sekolah dasar di sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan yaitu komparasi kuantitatif. Skala yang digunakan dalam penelitian adalah skala Efikasi diri Akademik dengan jumlah aitem sebanyak 27 aitem. Sedangkan, bimbingan belajar diperoleh dari pernyataan 185 siswa kelas atas IV, V SDN Larangan dan MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng. Populasi penelitian adalah siswa sekolah dasar negeri Larangan dan MI Muhammadiyah 2 Kedungbanteng kelas IV, V dengan total subjek 185 siswa. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 27 aitem yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan teknik two independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tingkat efikasi diri akademik siswa yang mengikuti bimbingan belajar dengan yang tidak mengikuti menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p > 0.5). Hasil uji Alpha Cronbach’s menggunakan SPSS 26,0 for windows skala efikasi diri akademik didapatkan sebesar 0,890, yang artinya skala efikasi diri akademik ini reliabel. Karena jika koefisien reliabilitas mendekati angka 1, maka skala tersebut dinyatakan reliabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan efikasi diri akademik siswa yang mengikuti bimbingan belajar dengan yang tidak mengikuti bimbingan belajar

    The Effect of Substance Abuse on Domestic Violence: Pengaruh Penyalahgunaan Narkoba terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    Get PDF
    find out the relationship between drug abuse and domestic violence . descriptive study design. A sample of (50) couples were introduced. A two questionnaire self-report w used to gather data from drug users and abused women .data were gathered in 2024 between January and March The results indicate that the average age of the male is 27±4, then 24 ±4 female, are married, and (38%) were graduated from secondary school while 36% of their wives are graduated from intermediate schools. 82% of clients with substance use are working with free works while 78% of their wives are housewives. 42% of participants are within monthly income of 601000 – 900000 Iraqi dinars. 60% of wives betrayed by their clients with substance use problems. there is positive significant relationship between substance use among clients and domestic violence among their wives at p-value= .037.Among substance abuse and domestic violence are positive correlated, as shown by significant reverse correlation with p-valy67uue=. 037. Domestic abuse is prevalent and unacceptable in both lifetime and present times. Regardless of age, economic standing, or educational attainment, women will at some point in their lives become victims of abuse. Abuse of drugs increases the chance of violence. Spreading the culture of the danger of drugs and treatment from them by opening rehabilitation centers in various cities and villages  Focus on protecting women and developing work to protect them from the risk of violence in coordination with community police.&nbsp

    101 Online Classroom Strategies Training Playgroup Teachers to Improve Bonding: 101 Strategi Kelas Online Pelatihan Pada Guru Playgroup Untuk Meningkatkan Bonding

    Get PDF
    The rise of online teaching is currently being carried out due to a pandemic which results in everyone having to limit interactions, this is aimed at reducing transmission of the coronavirus. Likewise, the existence of online teaching has resulted in the teaching staff, especially playgroup teachers having difficulty making a bonding with their students. They feel limited space and interaction between teachers and students. The existence of this, the researcher conducted a training to increase bonding between teachers and students by providing training in the form of “101 Online Class Strategies” in this training there were 5 teachers involved in this activity. There are 4 female teacher’s and 1 male teacher with the mean pre-test 111.00 and post-test of 115.40. Keywords: Training, Playgroup, Bounding, Teacher, Pandemi

    The Relationship Between Self-Efficacy And Acadmic Stress In Psychology Study Program Student At Muhammadiyah University Of Sidoarjo: Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

    Get PDF
    Penelitian ini mempunyai tujuan guna menguji hubungan antara self efficacy dengan stress akademik pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 762 dengan jumlah sampel 238 mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dalam pengmbilan sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu skala self efficacy dan stres akademik dengan menggunakan penyusunan skala psikologi yang menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan kolerasi product moment dengan bantuan SPSS for windows. Hasil dari nilai R-Square pada penelitian ini adalah 0,102 atau 10,2% sehingga membuktikan bahwa self efficacy memiliki pengaruh terhadap stres akademik. Hasil dari uji hipotesis menunjukkan hasil rxy = -319 dengan taraf signifikansi 0,000. Hal ini membuktikan bahwa variabel self-efficacy dan stress akademik pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo memiliki hubungan yang negatif. Hubungan negatif ini dapat diartikan jika self efficacy semaki ntinggi maka tingkat stres akademik akan semakin rendah, begitupun sebaliknya apabila self efficacy semakin rendah yang dimiliki oleh mahasiswa maka tingkat stres akademik yang dirasakan oleh mahasiswa akan semakin tinggi

    Hubungan Antara Problem Focused Coping Dengan Subjective Well-Being Pada Karyawan CV

    Get PDF
    Karyawan merupakan sumber daya manusia yang sangat penting dalam mendukung aktifitas perusahaan.  Perasaan tidak menyenangkan, emosi negatif, tidak nyaman, permasalahan kerja maupun relasi sangat bisa menghambat aktifitas kerja karyawan. Subjective well-being pada diri karyawan akan mempengaruhi banyak hal, seperti meningkatkan kesehatan fisik, tingkat kreativitas dan pemecahan masalah, mendorong perilaku pro-sosial dan meningkatkan partisipasi karyawan di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Problem focused coping dengan Subjective well-being pasa karyawan. Hipotesis yang peneliti ajukan adalah adanya hubungan positif antara Problem focused coping dengan Subjective well-being pada karyawan. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 118 karyawan, teknik pengambilan sampel yang digunakan yakni Teknik Sampling Jenuh, sehingga seluruh populasi digunakan sebagai subjek. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi dengan model penskalaan Likert yaitu subjective well being (SWLS dan PANAS) dan Problem focused coping. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode korelasi product moment dengan bantuan program SPSS 25.0.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan korelasi positif yang sangat signifikan (rxy = 0,413; p<0,05). Hal ini menunjukkan semakin tinggi problem-focused coping maka semakin tinggi pula subjective well-being pada karyawan, dan sebalikny

    Coping Stress of Orphaned Teenagers During a Pandemic: Coping Stress Remaja Yatim Piatu Saat Masa Pandemi

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi bagaimana cara remaja yatim piatu di panti asuhan ini untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Berdasarkan masalah di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Coping Stress Remaja Yatim Piatu Saat Masa Pandemi. Penelitian yang diterapkan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Jumlah responden 100 orang remaja yatim. Teknik sampling yang digunakan sampling jenuh. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Proses analisis data yang dilakukan menggunakan menggunakan SPSS versi 17,0. Hasil uji reliabilitas terhadap skala coping stress menunjukkan  koefisien reliabilitas sebesar 0,894. Hasil analisis data sebanyak 25 responden laki-laki menggunakan emotion focused coping dengan prosentase sebesar 39%. Sebanyak 30 responden berjenis kelamin perempuan menggunakan emotion focused coping dengan prosentase sebesar 83%. Kemudian  sebanyak 39 responden remaja yang berjenis kelamin laki-laki menggunakan problem focused coping dengan persentase sebesar 61%. Sementara itu responden remaja yang berjenis kelamin perempuan menggunakan problem focused coping sebanyak 6 orang dengan persentase sebesar 17%

    62

    full texts

    142

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Psikologia : Jurnal Psikologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇