JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KEKUATAN TUNGKAI PANJANG TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA TERHADAP AKURASI PASSING
The purpose of this study was to determine the relationship between leg muscle strength of limb length and the circumference of the thigh to the passing accuracy. The method used in this study was correlational. The sample used was sample population that was football extracurricular in Dharma Pala Panjang High School of Bandar Lampung totaling 30 students. Collecting data was using leg dhynamometer, antrophometer and passing accuracy tests. From the research results, it was gotten the correlation coefficient or r count between X1 and Y at 0.739, X2 and Y at 0.534, X3 and Y at 0.416, X1 and X2 X3 Y at 0.768 and r table value of 0.361. Therefore, the value of r count was greater than the value of r table. It can be concluded that there is a significant relationship between leg length leg muscle strength and thigh circumference against passing accuracy in football game.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu ekstrakulikuler sepakbola SMP Dharma Pala Panjang Bandar Lampung yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan leg dhynamometer, antrophometer dan tes akurasi passing. Dari hasil penelitian didapatkan hasil nilai koefisien korelasi atau r hitung antara X1 dan Y sebesar 0,739, X2 dan Y sebesar 0,534, X3 dan Y sebesar 0,416, X1 X2 X3 dan Y sebesar 0,768 dan nilai r tabel sebesar 0,361. Oleh karena nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai panjang tungkai dan lingkar paha terhadap akurasi passing dalam permainan sepakbola.Kata kunci : kekuatan, paha, passing, sepakbola, tungkai
Kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Tungkai Terhadap Hasil Lempar Lembing
This study aimed to determine the contribution of arms length, arm muscle strength and leg length to the results of javelin throwing in grade XI students SMA Negeri 3 Gunung Sakti. The research way survey research. Samples were taken using random sampling with 25 students. Data were taken using the javelin test. After data collected then analyzed using t test. The result of analysis showed that the result of calculation of significance test Overall obtained the result of R value equal to 0,625 with probability value (Sig. Fchange) = 0,000. Because the value of Sig. Fchange <0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected, meaning significance. Thus, it can be concluded that the contribution of Arm Length, Strength of Arm Sleeve and Leg Length of Javelin Throw Results in Student Class XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi panjang lengan, kekuatan otot lengan dan panjang tungkai terhadap hasil lempar lembing pada siswa kelas XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survei. Sampel diambil menggunakan random sampling dengan jumlah 25 siswa. Data diambil menggunakan tes lempar lembing. Setelah data terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukan bahwa hasil dari perhitungan uji signifikansi Secara keseluruhan diperoleh hasil nilai R sebesar 0,625 dengan nilai probabilitas (Sig. Fchange ) = 0,000. Karena nilai Sig. Fchange < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya signifikansi.Jadi, dapat disimpulkan bahwa adanya kontribusi Panjang Lengan, Kekuatan Otot Lengan dan Panjang Tungkai terhadap Hasil Lempar Lembing Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Gunung Sakti.Kata Kunci : kekuatan otot lengan, lempar lembing, panjang lengan, panjang tungkai
KONTRIBUSI FLEKSIBELITAS TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA DOLPHIN (TANPA GERAKAN TANGAN)
This study aims to determine flexibility contributions to the style of dolphin swimming speed (no hand movement) in penjas student 2012 Unila academic year 2014. Methodology used is correlation. The method used is quantitative research , as well as using the Student penjas force Unila 2012 academic year 2014. Its population is a population sample of 60 students. From the results of that research can no Flexibility Contributions to the style of dolphin swimming speed (no hand movement) by 0.73 (53.29 %). This means that there is a positive relationship between Flexibility to style dolphin swimming speed (no hand movement) outdoor sports. There fore coaches or teachers in order to improve the ability to provide exercise Flexibility exercise Flexibility without forgetting the nature of the other components.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi fleksibelitas terhadap kecepatan renang gaya dolphin (tanpa gerakan tangan) pada mahasiswa penjas unila angkatan 2012 tahun ajaran 2014. Metedologi penelitian yang digunakan adalah korelasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kwantitatif, serta menggunakan pada mahasiswa penjas unila angkatan 2012 Tahun ajaran 2014. Populasinya merupakan populasi sample yang berjumlah 60 mahasiswa. Dari hasil penelitian di dapat bahwa ada kontribusi fleksibelitas terhadap kecepatan renang gaya dolphin (tanpa gerakan tangan) sebesar 0,73 (53,29 %). Hal ini berarti adanya hubungan yang positif antara fleksibelitas terhadap kecepatan renang gaya dolphin (tanpa gerakan tangan) cabang olahraga renang. Oleh karena itu seorang pelatih atau guru agar dapat meningkatkan kemampuan fleksibelitas dengan memberikan latihan yang sifatnya melatih fleksibelitas tanpa melupakan komponen yang lainnya.Kata kunci: fleksibelitas, gaya dolphin, kecepatan, renan
HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN DENGAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA
This research was aimed to find out the correlation between explosive power of leg muscle and agility toward dribbling skill in football team U-15 at football school Roworejo Pesawaran. The method used in this research was correlational descriptive. The population of this research was football team U-15 at football school Roworejo Pesawaran. The data collecting techique used in this research was one shoot model and was analized by using product moment correlation. The result of the research showed that the correlation coefficient of explosive power of leg muscle toward dribbling skill was 52,3%, and correlation coefficient of agility toward dribbling skill was 63,3%. Based on the result of the research it can be concluded that agility had more significant correlation than other variables toward dribbling skill in football team U-15 at football school Roworejo Pesawaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak otot tungkai, dan kelincahan terhadap keterampilan mengggiring bola pada tim sepakbola U-15 SSB Roworejo Pesawaran. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi adalah siswa tim sepakbola U-15 SSB Roworejo Pesawaran. Teknik pengumpulan data dengan one shoot model atau satu kali pengambilan data dan data dianalisis dengan korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diperoleh hasil koefisien korelasi antara daya ledak otot tungkai dengan keterampilan menggiring bola sebesar 52,3%, selanjutnya koefesien korelasi antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola sebesar 63,3%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel kelincahan memiliki hubungan yang lebih besar dibanding dengan variabel yang lain terhadap keterampilan menggiring bola pada tim sepakbola U-15 SSB Roworejo Pesawaran.Kata kunci : daya ledak otot tungkai, kelincahan, keterampilan menggiring bol
Hubungan antara Panjang Tungkai, Kekuatan Otot Tungkai dan Lingkar Paha dengan Hasil Tendangan
This study aims to determine the relationship between leg length, leg muscle strength and thigh range with kick results at ukm university lampung. The research method used in this research is survey with test technique and correlation technique. The population in this study is all students ukm football university lampung. The sample used is total sampling, so the sample in this study amounted to 20 students. Data analysis technique using linearity test, and hypothesis testing. The results of this study show that (1) t arithmetic> ttable or 6.833> 1.734, there is a significant relationship between the length with kick results, (2) t count> ttable or 3.484> 1.734, there is a significant relationship between muscle strength with kick results (3) t count> ttable or 1.646> 2.747, there is a significant relationship between the thighs to the kick results.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai, kekuatan otot tungkai dan lingkar paha dengan hasil tendangan pada ukm universitas lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik tes dan teknik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa ukm sepakbola universitas lampung. Sampel yang digunakan adalah total sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan uji linieritas, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) t hitung > ttabel atau 6,833 > 1,734, ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan hasil tendangan, (2) t hitung > ttabel atau 3,484 > 1,734, ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dengan hasil tendangan, (3) t hitung > ttabel atau 1,646 > 2,747, ada hubungan yang signifikan antara lingkar paha dengan hasil tendangan.Kata Kunci: hasil tendangan, kekuatan otot tungkai, lingkar paha, panjang tungkai
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN DASAR LOMPAT JAUH GAYA HANG STYLE MELALUI METODE DRILL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran gerak dasar lompat jauh gaya menggantung melalui latihan drill dengan alat bantu pada siswa kelas X1 di SMA Negeri 1 Trimurjo. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Trimurjo kelas X1 yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data diambil dari tes berupa pengamatan keterampilan gerak dasar yang meliputi posisi awal, posisi persiapan, posisi akhir. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan gerak dasar lompat jauh gaya menggantung melalui latihan drill penggunaan alat tes holahop, keset, dan tiang bambu pada setiap siklusnya, adapun peningkatan pada setiap siklus adalah sebagai berikut: siklus pertama sebesar 50%, siklus kedua sebesar 63%, dan siklus ketiga sebesar 91%.This study aims to determine the improvement of learning outcomes basic motion long jump style hanging through drill practice with the tools for X1 grade students at SMAN1 TRIMURJO. The method used in this study is classroom action research. Subjects in this study were students of SMAN 1 TRIMURJO class X1 total 32 students. Collection of data taken from the test observations form the basis of movement skills that include initial position, the position of the preparations, the end position. Results of this study showed an increase in basic motor skills through the hanging style long jump drill exercise test kits use holahop, mats, and bamboo poles at each cycle, while the increase at each cycle are as follows the first cycle is 50%, the second cycle is 63%, and third cycle is 91%.Kata kunci: hang stlye, kemampuan, metode dril
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KETERAMPILAN SEPAKBOLA
This study aims to describe the relationship of body mass index with football skills on the PGSD students of the University of Lampung. The methodology used was descriptive correlational method. The samples used were male students of PGSD at the University of Lampung totaling 28 students. Data analysis technique is using product moment correlation coefficient analysis. The results showed a correlation coefficient with a body mass index of 0.601 football skills. The coefficient of determination of 0.362 which indicates that the contribution to the body mass index of 36.2% of football skills. Thus it can be concluded that the body mass index has a significant relationship with football skills. Body mass index had the greatest contribution that is equal to 41.1% of the skills passed short compared to other skills in football.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan indeks massa tubuh dengan keterampilan sepakbola pada mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Lampung. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa laki-laki pada program studi PGSD Universitas Lampung yang berjumlah 28 mahasiswa. Teknik analilis data menggunakan analisis koefisien korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan koefisien korelasi indeks massa tubuh dengan keterampilan sepakbola sebesar 0,601. Koefisien determinasi sebesar 0,362 yang menunjukkan bahwa kontribusi indeks massa tubuh terhadap keterampilan sepakbola sebesar 36,2%. Dengan demikian didapat kesimpulan bahwa indeks massa tubuh memiki hubungan yang sangat signifikan dengan keterampilan sepakbola. Indeks massa tubuh memiliki kontribusi yang paling besar yaitu sebesar 41,1% terhadap keterampilan short passed dibandingkan dengan keterampilan lainnya dalam sepakbola. Kata kunci : indeks massa tubuh, keterampilan, kontribusi, sepakbola, short passe
HUBUNGAN MINAT DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI BERMAIN SEPAK BOLA
This study aims to look at the contribution of the relationship of interest and level of physical fitness to play football. The methodology of the study is descriptive correlation data analysis simple linear regression. Collecting data using questionnaires, the sample used from 30 population is hindu youth banjar puspasari amounted to 30 people. The results obtained by analysis of the significance level of 0,000b which means significant value obtained is less than 0.05 and even 0.01, so that H0 is rejected at the 0.05 significance level and 0.01 or Fhit> F table (170.606> 4.20), so there is a relationship which significantly between the interest level of physical fitness to play football. Conclusion This study shows that the interest in having a relationship with the level of physical fitness.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sumbangan atas hubungan minat dan tingkat kebugaran jasmani bermain sepakbola. Metodelogi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan analisis data regresi linier sederhana. Pengumpulan data menggunakan angket, sampel yang digunakan dari 30 populasi adalah pemuda hindu banjar puspasari berjumlah 30 orang. Hasil analisis diperoleh taraf signifikansi 0,000b yang artinya nilai signifikan yang didapat kurang dari 0,05 bahkan 0,01, sehingga H0 ditolak pada tingkat signifikansi 0.05 maupun 0,01 atau Fhit > Ftabel (170,606>4,20), jadi ada hubungan yang signifikan antara minat dengan tingkat kebugaran jasmani bermain sepakbola. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa minat memiliki hubungan dengan tingkat kebugaran jasmani.Kata kunci : kebugaran jasamani, minat, sepakbol
HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT
The problem in this research is to determine the relationship between the explosive power leg muscle and abdominal muscle strength to speed pesilat tendangan sabit UKM Tapak Suci Lampung University. The method used in this research is survey method and the population in this study is a pesilat UKM Tapak Suci Lampung University in 2016 as many as 17 Pesilat. Data were analyzed using product moment. The results of data analysis showed that there is a relationship between the explosive power leg muscle and abdominal muscle strength to speed tendangan sabit (17.417> 3.74). Based on the results of this study concluded that there is a relationship between the explosive power leg muscle and abdominal muscle strength against the speed of the tendangan sabit UKM Tapak Suci Lampung University in 2016.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap kecepatan tendangan sabit pesilat UKM Tapak Suci Universitas Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Survey dan populasi pada penelitian ini adalah pesilat UKM Tapak Suci Universitas Lampung tahun 2016 sebanyak 17 pesilat. . Teknik analisis data menggunakan product moment. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap kecepatan tendangan sabit (17,417 > 3,74). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara daya ledak otot tungkai dan kekuatan otot perut terhadap kecepatan tendangan sabit pada pesilat UKM Tapak Suci Universitas Lampung tahun 2016.Kata kunci : daya ledak, kecepatan, kekuatan, otot perut, otot tungkai, tendangan sabit
HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG
The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used was descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class XI IPS with a population of 18 students. Sampling was using total sampling technique. Data analysis was using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci: hubungan, kelincahan, menendang ke arah gawang, power tungkai, shooting