JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
    236 research outputs found

    PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA ATLET PUTRA CLUB PERUMNAS BASKETBALL KATEGORI USIA 17-19 TAHUN

    Get PDF
    ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh circuit training terhadap peningkatan Vo2Max pada atlet putra club Perumnas basketball kategori usia 17-19 tahun. Metode yang digunakan adalah eksperimen murni, dengan desain pre-test dan post-test. Sampel yang digunakan sebanyak 20 atlet putra. Instrumen yang digunakan adalah tes Vo2Max melalui tes bleep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ada pengaruh yang signifikan circuit training terhadap peningkatan Vo2Max, dengan hasil t hitung = 9,479> t tabel = 2, 262. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan circuit training terhadap peningkatan Vo2Max pada atlet putra club Perumnas basketball kategori usia 17-19 tahun.

    Hubungan Power Otot Tungkai Dan Keseimbangan Dengan Kecepatan Tendangan Ap Chagi Pada Atlet Taekwondo Gatam Di Bandar Lampung

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujian untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan keseimbangan dengan tendangan ap chagi pada atlet Taekwondo Gatam di Bandar Lampung.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional. Populasi dalam penelitian adalah atlet Taekwondo di Kota Bandar Lampung sebanyak 25 atlet putri dan teknik sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran berdasarkan hasil power otot tungkai, keseimbangan dan kecepatan tendangan ap chagi. Analisis data penelitian menggunakan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan ap chagi, dengan nilai rx1.y = 0,788 > r(0,05)(23) = 0,413, 2) Ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dengan kecepatan tendangan ap chagi, dengan nilai rx2.y = 0,646 > r(0,05)(23) = 0,413, Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan keseimbangan dengan kecepatan tendangan ap chagi, dengan nilai F hitung 18,050 > F tabel 3,443. Kata Kunci: keseimbangan, power otot tungkai, tendangan ap chag

    Manajemen Pembinaan Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung

    Get PDF
    Tujuannpenelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pembinaanfpada Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung, untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung.Metodeeyang digunakan adalah deskriptif kuantitatif yang kemudian data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasiedan triangulasi. Setelah data dikumpulkan, hasil penelitian direduksi dan selanjutnya dianalisis.Hasil penlitian menunjukkan bahwa, (1) Manajemen Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung berfungsi dengan baik, (2) Sistem pembinaan prestasi Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung dikatakan baik, karena walaupun dalam keadaan pandemi covid akan tetapi untuk tahapan pembinaan prestasi Klub seperti pemasalan, pembinaan, dan peningkatakn prestasi sudah dilaksakan delam jangka waktu 2 tahun terakhir dan akan secara konstan ditingkatkan. Kesimpulan penelitian ini yaitu, (1) Planning Pengurus Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampungsudah menerapkan langkah-langkah untuk menjalankan organisasi sesuai dengan fungsi manajemen. (2) Organizing Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung berjalan dengan baik, dibuktikan dengan ketua umum dan bidang-bidang ahlinya memiliki tugas masing-masing. (3) Actuating Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung dibuktikan dengan program kerja yang telah dilakukan seperti terbentuknya pengurus, berjalannyaeroda organisasi, komunikasi yang baik, keikutsertaan Atlet Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung pada berbagaikompetisi dan kondisi organisasi yang baik. (4) Controlling Pengurus Klub Rakata Atletik Lampung Kota Bandar Lampung sudah melakukan fungsi dengan baik, terbukti dengan setiap bidang cakap dalam menjalakan tugas dan mampu membuat laporan pertanggung jawaban dengan baik.Kata Kunci: manajemen, pembinaan, POAC, Pengprov IWbA lampung

    Model Latihan Tendangan Jarak Jauh Sepak Bola pada Siswa SMP Negeri 2 Merbau Mataram

    No full text

    Perbedaan Daya Tahan (Cardiovasculer) Antara Siswa-Siswi Kelas Xi Sma Negeri 3 Bandar Lampung Dan Siswa-Siswi Kelas Xi Smk Negeri 1 Bandar Lampung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan daya tahan antara siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung dan siswa-siswi kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan cara pengambila data menggunakan tes multistage fitness test (MFT). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung berjumlah 30 orang dan siswa-siswi kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung yang berjumalah 30 orang. Teknik analisis data menggunakan uji t (beda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan daya tahan siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung dan siswa kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung dengan nilai t hitung 0,8215 < 1,754 t tabel maka dapat disimpulkan bahwaperbedaan daya tahan siswa kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung dan siswa kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung tidak memiliki perbedaan yang signifikan maka hipotesis ditolak. Perbedaan daya tahan siswi kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung dan siswi kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung dengan nilai t hitung 0,727 < 1,754 t table maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan daya tahan siswi kelas XI SMA Negeri 3 Bandar Lampung dan siswi kelas XI SMK Negeri 1 Bandar Lampung tidak memiliki perbedaan yang signifikan maka hipotesis ditolak

    Pengaruh Model Latihan Diamond Tripartite dan Diamond Fourpartite Terhadap Ketepatan Passing Anak Sekolah Sepak Bola Tunas Muda Simbaringin Usia 13-15 Tahun Natar Lampung Selatan

    Get PDF
    Pengaruh Model Latihan Diamond Tripartite dan Diamond Fourpartite Terhadap Ketepatan Passing Anak Sekolah Sepak Bola Tunas Muda Simbaringin Usia 13-15 Tahun Natar Lampung Selatan ABSTRAK              Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya model latihan diamond tripartite dan diamond fourpartite terhadap ketepatan passing.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen diartikan sebagai metode yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Metode ini digunakan atas dasar pertimbangan bahwa sifat penelitian eksperimental yaitu mencoba sesuatu untuk mengetahui atau akibat dari suatu perlakuan. Dengan populasi berjumlah 20 sampel yang di ambil 20 dengan tektik random sampel.Hasil Penelitan ini aadalah 1) Adanya pengaruh yang signifikan latihan diamond tripartite terhadap ketepatan passing sepakbola di SSB tunas muda simbaringin usia 13-15 tahun. Dengan(t hitung = 13,607> t tabel = 2,228), 2) Adanya pengaruh yang signifikan latihan diamond fourpartite terhadap ketepatan passing sepakbola di SSB tunas muda simbaringin usia 13-15 tahun. Dengan(t hitung = 26,229> t tabel = 2,228), 3) Tidak Ada perbedaan antara latihan diamond tripartite dan diamond fourpartite terhadap krtepatan passing sepakbola di SSB tunas Kata Kunci: latihan diamond tripartate dan diamond fourpartit

    HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP HASIL TENDANGAN T PADA ATLET PENCAK SILAT SMI KOTA BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP HASIL TENDANGAN T PADA ATLET PENCAK SILAT SMI KOTA BANDAR LAMPUN

    Pengaruh Latihan Interval dan Latihan Interval Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa

    No full text
    Abstrak: Pengaruh Latihan Interval dan Latihan Sirkuit Tehadap Kebugaran Jasmani Siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMP Negeri 2 Sekincau Lampung Barat setelah diberikan perlakuan yaitu latihan interval dan latihan sirkuit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test dan post-test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B  dengan jumlah 30 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. Berdasarkan hasil analisis uji pengaruh dan uji t, maka hasil penelitian ini adalah: 1) ada pengaruh yang signifikan dari latihan interval terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa dengan analisis data diperoleh t hitung = 16.87 > t tabel 2,145 taraf nyata 5%, n = 15, 2) ada pengaruh yang signifikan dari latihan sirkuit terhadap kebugaran jasmani siswa dengan hasil analisi data t hitung = 23,90 > t tabel 2,145 taraf nyata 5%, n=15. 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara latihan interval dan latihan sirkuit terhadap kebugaran jasmani siswa dengan analisis data t hitung 2,147 > t tabel 2,048 taraf nyata 5%, n=30. Jika t hitung > t table maka Ha diterima H0 ditolak. Dari perhitungan uji pengaruh latihan interval adalah 16,87 sedangkan latihan sirkuit adalah 23,90 dengan demikian latihan sirkuit lebih baik dalam meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMP Negeri 2 Sekincau. Kata kunci: kebugaran jasmani, latihan interval, latihan sirkuit

    ANALISIS FAKTOR TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ATLET BOLA BASKET PUTRA LAMPUNG UTARA DI MASA PANDEMI COVID-19

    Get PDF
    Penelitian ini dilator belakangi hasil pengamatan peneliti bahwa munculnya covid-19 berpengaruh terhadap altlet Poprov bola basket Lampung Utara untuk persiapan. Hal ini terjadi akibat menerapkan PSBB, PPKM dan tetap dirumah dan melaksanakan kegiatan secara online, kemudian physical and social distancing.  Penelitian ini bertujuan penelitian ini adalah, “untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani atlet Poprov bola basket putra Lampung Utara di masa pandemi covid-19”.  Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penelitian survey dan wawancara. Dalam pengambilan data dilapangan, sebanyak 15 orang atlet putra harus melakukan tes TKJI usia 16-19 tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kebugaran jasmani atlet Porprov bola basket putra Lampung Utara usia 16-19 tahun, dari 15 atlet terdapat 3 atlet dengan prosentase 20% memiliki hasil tes “kurang” dan 12 atlet dengan prosentase 80% memiliki hasil tes “sedang”. Hasil dari tingkat kebugaran jasmani 15 atlet berada pada kategori “sedang”, dengan  rata-rata hasil 14,73. Dengan demikian dapat disimpulkan dari hasil tes TKJI para atlet hasil mendapatkan pemamtauan dan pengarahan lebih terhadap kebugaran jasmani dan juga pola hidup atlet, guna mempersiapkan atlet agar lebih maksimal dalam bertanding. Kata Kunci: Kebugaran jasmani, atlet, bola basket, covid-1

    Pengaruh Latihan Shuttle Run dan Lari The Corner Drill Terhadap Kelincahan dalam Bermain Sepak Bola

    No full text
    The aim to be achieved in this study was to determine the increase in agility through the practice of shuttle run and the corner drill. This research is using experimental method. The sample in this study amounted to 30 students. Based on the results of the study, it was found that the exercise using the shuttle run and the corner drill method had a significant influence on students' agility. The results showed that the average agility of students in the final test exercise shuttle run was 16.1 seconds better than the corner drill training with an average student final test time of 16.5 seconds. The conclusion of this study was that the shuttle run method was more effective compared to the corner drill training to increase the agility of football extracurricular students at Muhammadiyah Middle School Gisting.Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kelincahan melalui latihan shuttle run dan the corner drill. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian di dapat bahwa latihan dengan menggunakan metode shuttle run dan the corner drill memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelincahan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelincahan siswa pada tes akhir latihan shuttle run adalah 16.1 detik lebih baik dibandingkan dengan latihan the corner drill dengan rata-rata waktu tes akhir siswa 16.5 detik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan dengan metode shuttle run lebih efektif dibandingkan dengan latihan the corner drill terhadap peningkatan kelincahan siswa ekstrakurikuler sepakbola SMP Muhammadiyah Gisting.Kata kunci : kelincahan, latihan shuttle run, latihan the corner dril

    194

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇