JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
    236 research outputs found

    HUBUNGAN TINGGI, BERAT BADAN, PANJANG LENGAN, PANJANG TUNGKAI TERHADAP RENANG GAYA DADA

    Get PDF
    This study aimed to determine the relationship of height, weight, arm length, and leg length to the basic motion of swimming breaststroke. The method used was survey data by one shoot models. The data analysis was using descriptive correlational. The population used was students class VIII SMP N 3 South Lampung Natar totaling 33 students. Sampling was using proportional random sampling. Data were collected by engineering test and measurement and data analysis techniques by using product moment. The results showed that height, weight, arm length, and leg length has 0.797 with a correlation coefficient of 79.7%. Conclusion of this study showsed that the height, weight, arm length and leg length was given a greater correlation to the basic motion swimming breaststroke in the class VIII SMPN 3 Natar, South LampungPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungkai terhadap gerak dasar renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data one shoot model. Analisis data menggunakan deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Natar Lampung Selatan berjumlah 33 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan prodak moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungakai memiliki koefisien determinasi 0,797 dengan korelasi sebesar 79,7%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan dan panjang tungkai memberikan korelasi lebih besar terhadap gerak dasar renang gaya dada pada siswa kelas VIII SMPN 3 Natar Lampung Selatan.Kata kunci : berat badan, hubungan, panjang lengan, panjang tungkai, renang gaya dada

    Hubungan Antara Panjang Tungkai Dan Power Tungkai Dengan Hasil Tendangan Dollyo Chagi

    Get PDF
    The purpose of this research is to know the relationship between the length of leg and the power of leg to the result of dollyo chagi kick. The method that is used in this research is correlational and product moment. The sample is population sample including 30 athletes at THJC Bandar Lampung. The instruments that are used to collect the data is antrophometer, vertical jump, and kicking a sandsack. the result of this research showed that correlation coefficient value or r quantity between X1 and Y is 0,714, and Y is 0,764, X1 X2 and Y is 0,649 and the value of r table is 0,361. Since the value of rquantity ? r table then it can be concluded that there is a relationship between the length of leg and the power of leg to the result of dollyo chagi kick.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara panjang tungkai, dan power tungkai dengan hasil tendangan dollyo chagi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasional dan product moment. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yang berjumlah 30 atlet di THJC Bandar Lampung. Pengumpulan data menggunakan antrophometer, vertical jump dan menendang sandsack. Dari hasil penelitian didapatkan hasil nilai koefisien korelasi atau r hitung antara X1 dan Y sebesar 0,714, X2 dan Y sebesar 0,764, X1 X2 dan Y sebesar 0,649 dan nilai r tabel sebesar 0,361. Oleh karena nilai r hitung ? nilai r tabel maka dapat diambil kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan panjang tungkai, dan power tungkai dengan hasil tendangan dollyo chagi.Kata kunci : dollyo chagi, power, tungka

    KONTRIBUSI KEKUATAN TUNGKAI, POWER LENGAN, KEKUATAN PERUT, DAN KELENTUKAN TERHADAP KEMAMPUAN HANDSPRING

    Get PDF
    This study aimed to determine the contribution of leg strength, arm power, abdominal strength and flexibility to the handspring ability. The method used in the research was descriptive. Sample of this study were 39 students. Data were collected through leg strength test with leg dynamometer, the arm power with the medicine ball, abdominal strength with sit-ups, flexibility with extention trunk, handspring with a handspring ability measurement and data analysis tehnique used regression. The results showed that the strength of the leg has a coefficient of determination 0.545 with a contribution of 22.1%, arm power has a coefficient of determination 0.748 with a contribution of 30.3%, abdominal strength has a coefficient of determination 0.519 with a contribution of 21.0%, flexibility has a coefficient of determination 0.654 with a contribution of 26.5%. From the analysis it can be concluded that the arm power make greater contributions to the handspring capabilities compared with other variables.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan tungkai, power lengan, kekuatan perut dan kelentukan terhadap kemampuan handspring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dari penelitian ini berjumlah 39 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes kekuatan tungkai dengan leg dynamometer, power lengan dengan medicine ball, kekuatan perut dengan sit-up, kelentukan dengan extention trunk, handspring dengan tes kemampuan handspring dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tungkai memiliki koefisien determinasi 0,545 dengan kontribusi sebesar 22,1%, power lengan memiliki koefisien determinasi 0,748 dengan kontribusi sebesar 30,3%, kekuatan perut memiliki koefisien determinasi 0,519 dengan kontribusi sebesar 21,0%, kelentukan memiliki koefisien determinasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 26,5%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa power lengan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan handspring dibandingkan dengan variable lainnya.Kata kunci : handspring, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kelentukan, power lengan

    KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, PERUT, TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL KAYANG

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the contribution of arm muscle strength, the strength of the abdominal muscles, leg muscle strength, and flexibility, to the results of kayang in class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. The method used was survey. The samples used were male and female students of class VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu amounted to 32 students. Sampling technique was using random sampling. The results showed that the strength of the arm has a correlation coefficient of 0.654 with a contribution of 42.8%, the strength of the stomach has a correlation coefficient of 0.704 with a contribution of 49.6%, the strength of the leg has a correlation coefficient of 0.482 with a contribution of 23.2%, flexibility has a correlation coefficient of 0,711 with a contribution of 50.5%. It can be concluded that the flexibility gave a higher contributions to the results of kayang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, kekuatan otot tungkai, dan kelentukan, terhadap hasil kayang pada siswa kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Sampel yang digunakan adalah siswa putra,putri kelas VIII SMP N 1 Sukoharjo Pringsewu jumlah 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki koefisien korelasi 0,654 dengan kontribusi sebesar 42,8%, kekuatan perut memiliki koefisien korelasi 0,704 dengan kontribusi sebesar 49,6%, kekuatan tungkai memiliki koefisien korelasi 0,482 dengan kontribusi sebesar 23,2%, kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,711 dengan kontribusi sebesar 50,5%. Dapat disimpulkan bahwa kelentukan memberikan kontribusi lebih besar terhadap hasil kayang.Kata kunci : kayang, kelentukan, kekuatan lengan, kekuatan perut, kekuatan tungkai, kontribusi

    HUBUNGAN POWER TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENENDANG KE ARAH GAWANG

    No full text
    The purpose of this study was to determine the relationship of the leg power and agility to speed towards goal kick. The method used is descriptive correlational. The samples used were 18 boys class 1 class xi ips with a population of 18 students. Sampling using total sampling technique. Data analysis using product moment correlation. The results showed that leg power has a correlation coefficient of 0.798 with a contribution of 63.7% and agility have a correlation coefficient of 0.623 with a contribution of 38.8%, it can be concluded that power the legs to make greater contributions to speed kick toward the goal. Recommendations from these results that the motion to obtain success in doing kick towards the goal, need to pay attention to elements of the physical condition, especially power leg.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan power tungkai dan kelincahan terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 18 siswa putra kelas kelas xi ips 1 dengan jumlah populasi 18 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,798 dengan kontribusi sebesar 63,7% dan kelincahan memiliki koefisien korelasi 0,623 dengan kontribusi sebesar 38,8%, dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan menendang ke arah gawang. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh keberhasilan gerak dalam melakukan tendangan ke arah gawang, perlu memperhatikan unsur kondisi fisik terutama power tungkai.Kata kunci : hubungan, kelincahan, power tungkai, menendang ke arah gawang, shooting

    HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN TUNGKAI DENGAN GERAK DASAR RENANG GAYA DADA

    Get PDF
    The goal of this research was to determine the relationship of muscle strength arm and leg muscles with basic motion breaststroke swimming. The method used was descriptive correlations. The population used as much as 116 students with research samples numbered 30 students. Sampling technique used was random sampling. Data analysis of calculation results on the relations of arm muscle strength and leg muscles with basic motion breaststroke swimming used pearson product moment. Correlation the results showed: first, arm muscle strength had a correlation coefficient of 0,887 with the relationship of 78,67 %, leg muscles have a correlation coefficient of 0,698 with the relationship of 48,72 %, strength of arm muscles and leg muscles have a correlation coefficient of 0,931 with a relationships of 86,67 %.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan tungkai dengan gerak dasar renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan sebanyak 116 siswa dengan sampel penelitian berjumlah 30 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling. Analisis data hasil perhitungan hubungan kekuatan otot lengan dan otot tungkai dengan gerak dasar renang gaya dada menggunakan pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0,887 dengan hubungan sebesar 78,67 %, tungkai memiliki koefisien korelasi 0,698 dengan hubungan sebesar 48,72 %, kekuatan otot lengan dan tungkai memiliki koefisien korelasi 0,931 dengan hubungan sebesar 86,67 %.Kata kunci : hubungan, kekuatan otot lengan, tungkai, renang gaya dada

    HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DAN KECEPATAN LARI TERHADAP KCEPATAN TENDANGAN PENALTI

    Get PDF
    This study aimed to determine the relationship of limb muscle power and running speed to the speed of a penalty in football extra-curricular of SMAN 7 Bandar Lampung students. The method used was the correlation method. The samples used were students in football extracurricular of SMAN 7 Bandar Lampung amounting to 24 students. Data collecting was using test and measurement instruments and data processing was using linear correlation formula. The result is that the leg muscle power and running speed has a significant relationship with the result of penalty kick speed. The results showed that the correlation of limb muscle power with the result of penalty kick speed was 0.84, then the correlation coefficient of the running speed with the results of pinalty kick speed was 0.75. This means that there is a very strong relationship and strong enough between the leg muscle strength and agility to dribble speed results.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan kecepatan lari terhadap kecepatan tendangan penalti pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA N 7 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional. Sampel yang digunakan adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola di SMA N 7 Bandar Lampung yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrument tes dan pengukuran dan pengolahan data menggunakan rumus korelasi linier. Dari hasil penelitian didapat bahwa power otot tungkai dan kecepatan lari memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil kecepatan tendangan penalti. Hasil penelitian menunjukan korelasi power otot tungkai dengan hasil kecepatan tendangan penalti sebesar 0,84 selanjutnya koefesien korelasi kecepatan lari dengan hasil kecepatan tendangan penalti sebesar 0,75. Ini berarti ada hubungan yang sangat kuat dan cukup kuat antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan terhadap hasil kecepatan menggiring bola.Kata kunci: kekuatan otot tungkai, kelincahan, menggiring bola, sepakbola

    Manajemen Pembinaan Sekolah Sepakbola (SSB)

    Get PDF
    This study aims to reveal the various problems that exist in the Bina Bangsa Bandar Lampung Football School (SSB). The approach used is descriptive qualitative method. Data collection techniques using interview methods, observation methods, questionnaires and documentation methods. Data validity with triangulation techniques. Data analysis with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Rom the collected results, the management conditions at Bina Bangsa SSB have run smoothly, In managing the Bina Bangsa SSB organization run rudely, because lack of support from the local government to help with the Football School financial problems. the implementation of the coaching program at Bina Bangsa SSB uses the Chemo theory development pattern, which starts from the grafting, nursery and performance improvement carried out by SSB Bina Bangsa, the achievement of Bina Bangsa SSB can be said to be good enough in Lampung Province.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan berbagai persoalan yang ada di Sekolah Sepakbola (SSB) Bina Bangsa Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, metode observasi, angket dan metode dokumentasi. Validitas data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, kondisi manajemen di SSB Bina Bangsa sudah berjalan dengan lancar, dalam pengelolaan organisasi SSB Bina Bangsa dijalankan seadanya, karena kurangnya dukungan dari pemerintah daerah untuk membantu masalah keuangan, pelaksanaan program pembinaan di SSB Bina Bangsa menggunakan pola pembinaan teori kamiso, yaitu mulai dari pemassalan, pembibitan dan peningkatan prestasi SSB Bina Bangsa dapat dikatakan cukup baik untuk di Provinsi Lampung.Kata Kunci : manajemen, organisasi olahraga, sepakbol

    PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BAGIAN DAN KESELURUHAN TERHADAP PUKULAN FOREHAND TENISMEJA

    Get PDF
    This research purpose is to know and to get the data empirically about : (1) is there any influence of part  learning method in improving forehand hit in table tennis : (2) is there any influence whole learning method in improving forehand hit in table tennis. Method of the research is experiment. Population is 80 student, however some of the logic consider, then sample technique of this research used is proportional random sampling. Sample of the research is only 40 students random. The instrument used is value of basic movement forehand hit in the table tennis game. The results of the research show: first , there is influence of part learning method in improving forehand hit in table tennis ; Second, there is significant influence of whole learning method in improving forehand hit in table tennis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan data secara empiris : (1) ada tidaknya pengaruh metode pembelajaran bagian terhadap  peningkatan pukulan forehand tenismeja; (2) ada tidaknya pengaruh  metode pembelajaran keseluruhan terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi sebanyak 80 siswa, namun dengan beberapa pertimbangan yang logis maka teknik sampel yang digunakan adalah proporsional random sampling. Sampel penelitian diambil hanya sejumlah 40 siswa secara acak. Instrumen yang digunakan ialah penilaian gerak dasar pukulan forehand. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran bagian terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja; kedua, ada pengaruh yang signifikan metode pembelajaran keseluruhan terhadap peningkatan pukulan forehand tenismeja pada permainan tenismeja.Kata kunci: gerak dasar, metode, tenismej

    PENDEKATAN TAKTIS UNTUK MENINGKAT KEMAMPUAN SHOOTING KE GAWANG PADA CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA

    Get PDF
    This study aimed to determine the effect of a tactical approach in improving the ability of shooting on goal in football. The method used in this research was experimental. The sample in this study amounted to 20 students. The sampling technique was using ordinal pairing. The survey results revealed that the results of initial tests showed the ability of shooting on goal in the two groups did not differ significantly which was 32.65. Furthermore, it was given the treatment with tactical approach model for the experimental group and the final test, the results showed that the ability of shooting on goal two groups differed significantly from the average of the experimental group which was 53, 20 and the control group was 47.80. While the significance value is 0.23 <0.05 indicates a significant difference. From the results we can conclude that the model of tactical approach has a significant influence on the improvement of the ability of shooting on goal in SSB River Natar students.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan taktis terhadap peningkatan kemampuan shooting ke gawang pada cabang olahraga sepakbola.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa. Teknik sampling menggunakan ordinal pairing. Hasil penelitian diketahui bahwa hasil tes awal kemampuan shooting ke gawang pada kedua kelompok 32,65 tidak berbeda secara signifikan. Selanjutnya diberikan perlakuan dengan model pendekatan taktis untuk kelompok eksperimen dan hasil tes akhir menunjukan bahwa kemampuan shooting ke gawang kedua kelompok berbeda secara signifikan dengan rata rata kelompok eksperimen 53, 20 dan kelompok kontrol 47,80. Sedangkan nilai signifikansi yaitu 0,23 < 0,05 menunjukan ada perbedaan yang signifikan.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model pendekatan taktis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan shooting ke gawang pada siswa SSB River Natar. Kata kunci : pendekatan taktis, sepak bola, shooting ke gawan

    194

    full texts

    236

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇