JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA
This research is purposed to know the correlation between the tendon achilles and agility towards speed of dribble. The researcher hope that it will be benefit for the other researchers and the teachers of penjaskes as media in teaching learning process especially on the speed of dribble. This research design for this research is correlational method. It was conducted on the students in extracurricular football of SMAN 2 Padang Cermin consisting of 18 students. In collecting the data, the researcher used all sampling. The data shows that it is gotten the strangeness of tendon achilles have the correlation significantly towards speed of dribble is 0,91. The coefficients of correlation between the agility towards speed of dribble is 0,724. It means that there were very strong and strong positive correlation between the strangeness of tendon achilles and agility towards speed of dribble.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dan kelincahan dengan hasil kecepatan menggiring bola. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti, guru penjaskes, pelatih sepakbola, dan pembina ekstrakurikuler sepakbola di sekolah sebagai bahan acuan mengajar dalam kegiatan pembelajaran khususnya cabang olahraga sepakbola. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional. Sampel yang digunakan adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 2 Padang Cermin yang berjumlah 18 siswa. Pengumpulan data menggunakan instrument tes dan pengukuran dan pengolahan data menggunakan rumus korelasi linier. Dari hasil penelitian didapat bahwa kekuatan otot tungkai dan kelincahan memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil kecepatan menggiring bola. Hasil penelitian menunjukan korelasi kekuatan otot tungkai dengan hasil kecepatan menggiring bola sebesar 0,91 selanjutnya koefesien korelasi kelincahan dengan hasil kecepatan menggiring bola sebesar 0,724. Ini berarti ada hubungan yang sangat kuat dan cukup kuat antara kekuatan otot tungkai dan kelincahan terhadap hasil kecepatan menggiring bola.Kata kunci: kekuatan, kelincahan, menggiring, sepakbol
Pengembangan Model Pengenalan Air Cabang Renang Tingkat Sekolah Dasar
The purpose of this research are as follows: (1) to find out the need of development of swimming pool introduction model at primary school level for swimming ability and (2) to know how to develop water swimming pool introduction model at elementary school level. The research method used is research and development (R & D) with Borg and Gall development model. Data analysis using t-test to know the effectiveness of product development of water recognition model, that is the result of expert material assessment get very good result. The population in this study amounted to 65 students and the sample in this study were 32 students. Based on the result of the research, it can be concluded that: (1) there is a need to develop a swimming pool introduction model at the elementary level for swimming skills (2) there is a way to develop a swimming pool introduction model at elementary school level.Tujuan penelitian ini sebagai berikut: (1) untuk mengetahui kebutuhan pengembangan model pengenalan air cabang renang pada tingkatan sekolah dasar untuk keperluan kemampuan berenang dan (2) untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan model pengenalan air cabang renang pada tingkatan sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Analisis data meggunakan t-test untuk mengetahui efektivitas produk pengembangan model pengenalan air, yaitu hasil penilaian ahli materi memperoleh hasil sangat baik. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 65 siswa dan sample dalam penelitian ini adalah 32 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) ada kebutuhan pengembangan model pengenalan aircabang renang pada tingkatan sekolah dasar untuk keperluan kemampuan berenang (2) ada cara mengembangkan model pengenalan air cabang renang pada tingkatan sekolah dasar.Kata kunci: pengenalan air, renang, sekolah dasa
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TERHADAP PENINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA PUTRI
The purpose of this study was to determine the effect of circuit training on the improvement of physical of female student. The method used was a true experiment. The sample used was a sample population with 30 students. It has conducted the preliminary tests and the a final test by using a physical fitness test Indonesia(TKJI). Data were collected by the t-test. The results showed that the value of t count = 14,701> t table = 2,042 this means that there is a significant effect of exercise circuit training to increase the level of physical fitness in female student.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa putri. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen murni (true experiment). Sampel yang digunakan adalah populasi sample dengan jumlah 30 siswa. Telah dilakukan tes awal dan tes akhir dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Data dikumpulkan dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai t hitung = 14,701> t tabel = 2,042 artinya ada pengaruh yang signifikan dari latihan sirkuit terhadap peningkatan tingkat kebugaran jasmani pada siswa putri.Kata kunci: Latihan Sirkuit, Tingkat Kebugaran Jasmani, Siswa S
STUDI PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWI YANG TIDAK DAN MENSTRUASI
This research aims to know physical fitness of woman students who get menstruating and those who are not. Result of research expected to be useful for parents to add knowledge of how physical fitness level at daughter who are menstruating and not. Research methodology used survey method with the quantitative and qualitative approach. Population in this research amount to 413, while sampel used is 41. Data collecting use interview, observation, documentation and the Physical Tes Fitness of Indonesia. This research result can be concluded descriptively quantitative that physical fitness level of woman student menstruating moderate majority on the classification, with the percentage each classification that is, for the classification of very well 0%, both 10%, medium 17%, less 5%, and less so for 3%. While, woman student which is not menstruated the moderate majority on the classification also, with the percentage each classification that is, very well 7%, both 12%, medium 22%, less 12%, and less so 12%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani pada siswi yang mengalami menstruasi dan tidak. Hasil penelitian bermanfaat bagi orangtua untuk menambah pengetahuan bagaimana tingkat kebugaran jasmani anak perempuan saat sedang menstruasi dan tidak. Metodologi penelitian yang digunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatf dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 413, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 41. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan Tes Kebugaran Jasmani. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan secara deskriptif kuantitatif bahwa tingkat kebugaran jasmani siswi menstruasi mayoritas pada klasifikasi sedang, dengan persentase masing-masing klasifikasi yaitu, untuk klasifikasi baik sekali 0%, baik 10%, sedang 17%, kurang 5%, dan kurang sekali 3%. Sedangkan, siswi tidak menstruasi mayoritas pada klasifikasi sedang pula, dengan persentase masing-masing klasifikasi yaitu, baik sekali 7%, baik 12%, sedang 22%, kurang 12%, dan kurang sekali 12%.Kata kunci: kebugaran jasmani, menstruasi, metode trianggulasi
Pengaruh Latihan Memukul Bola Digantung Terhadap Ketepatan Smash Bola Voli
This study aims to determine the effect of hitting the ball is hung on improving the accuracy of smash participants extracurricular volleyball high school girls Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung. This research uses pseudo experimental method, this research design is "pre-test and post-test". Subjects in this study were students extracurricular participants bolavoli Putri SMA Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung which amounted to 30 students. The instrument used to test smash accuracy is the smash accuracy test. Data analysis using t test, based on result of analysis indicate the difference between experimental group treated and control group that is not treated to the accuracy of smash on women volleyball at extracurricular SMA Paramarta 1 Seputih Many Central Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan memukul bola digantung terhadap peningkatkan ketepatan smash peserta ekstrakurikuler bola voli putri SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, desain penelitian ini adalah “pre-test dan post-test”. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler bolavoli Putri SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah yang berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan untuk tes ketepatan smash adalah tes ketepatan smash. Analisis data menggunakan uji t, berdasarkan hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan antara kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan terhadap hasil ketepatan smash bola voli putri pada ekstrakurikuler SMA Paramarta 1 Seputih Banyak Lampung Tengah.kata kunci: memukul bola digantung, ketepatan smash
PENGARUH LATIHAN SENAM IRAMA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI
This research is aimed to find out the inflvence of rhy thic gymnastic exerase towards the students’vitalty improvement at smp negeri 2 Abung Tengah north lampung. The result of this research is hoped to be use ful as a literature physicacal exercise teacher. The methodology of this research that will be used is experimental method, by conducting the treatment,gymnastics,twice a week for at least 8 weeks or 24 meetings.the sample that used is totally sample, all students of class VII 30 students in experimental class and 30 students in control class the data collecting technigve is TKJI test-T.Based on the result of data analysis gottenis gymnastics exercise in twice a week influences the level of vitality of students, which means that the test is woeked successfully with 6,990.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui jelas pengaruh latihan senam irama terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa smp negeri 2 abung tengah lampung utara.hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi guru penjaskes sebagai bahan rujukan yang berguna sebagai pedoman dalam menggambarkan keadaan siswa tentang kebugaran jasmani. Metodologi peneliti menggunakan metode eksperimen, melaksanakan treatment yaitu latihan senam irama 2 kali seminggu atau 24 kali pertemuan. Sampael yang digunakan adalah sampel total.Seluruh siswa kelas VII yang mengikuti ekstra kulikuler olahraga senam irama sebanyak 60 siswa. 30 orang kelas eksperimen dan 30 orang sebagai kelas control. Teknik pengumpulan dengan tkji teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil perhitungan dan analisis data yang diperoleh dari tes pengukuran, latihan senam irama dua kali seminggu berpengaruh terhadap tingkat kebugaran jasmani secara bermakna, hasil uji signifikan menunjukan angka sebesar 6,990.Kata kunci: berpengaruh, kebugaran jasmani, senam irama
Pengaruh Alat Bantu terhadap Akurasi Shooting Penalty
The problem in this research is to know the effect of the exercise by using tools to the accuracy of shooting penalty. The method used in this research is the experimental method. Samples and population are students of extracurricular in SMK 2 Mei Bandar Lampung, amounting to 28 students. The study showed that in the initial test and the final test there are differences in penalty shooting results before and after being given the treatment of penalty shooting practice using tools. The conclusions of this study showed that kicking exercises using tools gave a very significant effect on the accuracy of penalty shooting.Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh latihan dengan menggunakan alat bantu terhadap akurasi shooting penalty. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel dan populasi adalah siswa ekstrakurikuler SMK 2 Mei Bandar Lampung yang berjumlah 28 siswa. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa tes awal dan tes akhir ada perbedaan hasil shooting penalty sebelum dan sesudah diberikan nya perlakuan latihan shooting penalty menggunakan alat bantu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan latihan menendang menggunakan alat bantu memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap akurasi shooting penalty.Kata kunci : akurasi, alat bantu, shooting penalty
Upaya Meningkatkan Teknik Dasar Lay-Up Permainan Bola Basket Melalui Alat Modifikasi Garis-Garis dan Bola Banyak
The purpose of the study was to describe the results of the basic techniques of basketball lay-up learning through many balls and lines on eighth grade students of SMP 19 Bandar Lampung. The method used in this study is Classroom Action Research. Subjects in the study were eighth grade students totaling 30 students. This study uses a Class Action Research approach with research procedures covering planning, acting, observation, and reflecting as much as 2 cycles. The results of the study showed that the application of modification in learning could improve the learning outcomes of basketball lay-up for students at SMP 19 Bandar Lampung. From the results of the analysis obtained there is an increase in conditions from the beginning to cycle 1, and cycle II. From the study of all aspects of learning obtained the percentage of completeness of the results of learning the basketball lay-up in the initial conditions (0%). Cycle I (50%) and cycle II (86.67%).Tujuan penelitian adalah untuk medeskripsikan hasil pembelajaran teknik dasar lay-up bola basket melalui bola banyak dan garis-garis pada siswa kelas VIII SMPN 19 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur penelitian meliputi planning, acting, observation, dan reflecting sebanyak 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan modifikasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar lay-up bola basket pada siswa SMPN 19 Bandar Lampung. Dari hasil analisis yang diperoleh terdapat peningkatan kondisi dari awal ke siklus 1, dan siklus II. Dari penelitian seluruh aspek pembelajaran diperoleh prosentase ketuntasan hasil belajar lay-up bola basket pada kondisi awal (0%). Siklus I (50%) dan siklus II (86,67%). Kata kunci : garis-garis, lay-up, modifikasi ala
Hubungan Panjang Tungkai dan Power Otot Tungkai dengan Kemampuan Tendangan Penalty
This study aimed to determine the correlation of leg length, leg muscle power and with the result of penalty kicks in the game of football on extracurricular students in SMA city 13 Bandar Lampung. The research method was descriptive correlation. The population was athletes or students SMA city 13 Bandar Lampung city, amounting to 20. Data collection techniques in this study was one shoot model or one time data capture and data analysis techniques using product moment correlation. The results showed correlation of limb length with the result of penalty kick accuracy of 56.25% Then the correlation coefficient of leg muscle strength with a penalty yield of 67.24%, Of the two variables, the largest contribution to penalty kick result is leg muscle power that is equal to 67,24%. The results it can be concluded that long leg and leg muscle power with penalty.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang tungkai, power otot tungkai dan dengan hasil tendangan penalty dalam permainan sepakbola pada siswa ekstrakulikuler di sma negri 13 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah atlet atau siswa sekolah sma negri 13 Bandar Lampung yang berjumlah 20. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan korelasi panjang tungkai dengan hasil ketepatan tendangan penalty sebesar 56,25% kemudian koefesien korelasi kekuatan otot tungkai dengan hasil tendangan penalty sebesar 67,24%. Dari ke dua variabel tersebut kontribusi terbesar terhadap hasil tendangan penalty adalah power otot tungkai yaitu sebesar 67,24%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa panjang tungkai dan power otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil kemampuan tendangan penalty.Kata kunci: panjang tungkai, power tungkai, tendangan penalt
Pengaruh Menstruasi Terhadap Performance Atlet
The method used is descriptive qualitative. Data collection procedure through observation (observation), interview and documentation. Based on the results of this study can be concluded that, the perceived grievances for athletes PPLP reviewed in terms of physical and psychological terms are divided into two categories namely junior category and senior category. Complaints felt in terms of physical for the category of junior athlete is pain in the abdomen, breasts, groin and legs, and feel sore. While for the category of senior athletes are not perceived complaints. Similarly, the complaints felt in terms of psychological for the category of junior athletes are easily offended, irritable, feeling unstable, anxious, feeling depressed, sensitive and appearing excessive feelings or out of control. While for the senior category that there is no difference in feelings when menstruating or not.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lebih luas dampak dari menstruasi terhadap berbagai aspek yang muncul pada penampilan atlet pelajar putri (atlet PPLP) Lampung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data melalui pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, keluhan yang dirasakan bagi atlet PPLP ditinjau dari segi fisik maupun segi psikologis dibagi menjadi dua kategori yaitu kategori yunior dan kategori senior. Keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi fisik bagi kategori atlet yunior yaitu nyeri pada bagian perut, payudara, selangkangan dan kaki, serta terasa pegal-pegal. Sedangkan bagi kategori atlet senior tidak dirasakannya keluhan. Begitu pula keluhan yang dirasakan ditinjau dari segi psikologis bagi kategori atlet yunior yaitu mudah tersinggung, mudah marah, perasaan tidak stabil, cemas, merasa tertekan, sensitive dan muncul perasaan berlebihan atau lepas kendali. Sedangkan bagi kategori senior yaitu tidak terdapat perbedaan perasaan ketika menstruasi atau tidak.Kata kunci : menstruasi, performance atlet, pplp lampun