JUPE (Jurnal Penjaskesrek)
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
Latihan Tendangan Menggunakan Kaki Bagian Dalam Dan Punggung Kaki Terhadap Ketepatan Shooting Ke Gawang
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan menggunakan kaki bagian dalam dan punggung kaki terhadap ketepatan shooting kegawan gpada club SSB BMC. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Eksperiment Sampel sebanyak 22 orang atlet. Analisis data menggunakan ujiprasyarat danuji t.Hasil penelitian menunjukan hasil uji pengaruh variabel pertama sebesar 2.77 hasil uji pengaruh variabel kedua sebesar 3.58 Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh latihan menggunakan kaki bagian dalam danpunggung kaki terhadap ketepatan shooting kegawang pada club SSB BMC. Kata Kunci: kaki bagian dalam, punggung kaki, shootin
Hubungan Kekuatan Otot Lengan Dan Panjang Lengan Terhadap Ketepatan Servis Atas Permainan Bola Voli Pada Siswa Putra Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan panjang lengan terhadap ketepatan servis atas permainan bola volipada siswa putra kelas VII SMP Negeri 5 Metro. Metode penelitian yang digunakan yaitu korelasional. Sampel penelitian adalah siswa putra kelas VII SMP Negeri 5 Metro yang terdiri dari 30 siswa. Instrumen ini di peruntukan untuk mengetahui kekuatan otot lengan ini menggunakan pull and push, panjang lengan menggunakan antrophometer, dan servis atas menggunakan tes ketepatan servis atas bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya siswa 1) adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan terhadap ketepatan servis atas permainan bolavoli pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 5 Metro, dengan nilai r hitung = 0,713 > r tabel = 0,374. 2) adanya hubungan yang signifikan antarapanjang lengan terhadap ketepatan servis atas permainan bola voli pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 5 Metro, dengan nilai r hitung = 0,553 > r tabel = 0,374. Dan 3) adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan panjang lengan terhadap ketepatan servis atas permainan bola voli pada siswa putra kelas VII SMP Negeri 5 Metro, dengan nilai r hitung = 0,771 > r tabel = 0,374
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP KECEPATAN INDIANA DRIBBLE PERMAINAN HOCKEY INDOOR PADA TIM PUTRA HOCKEY KOTA BANDAR LAMPUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kecepatan indiana dribble dalam permainan hoki pada tim putra hoki Kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes push and pull dynamometer untuk mengukur kekuatan otot lengan, tes goniometer untuk mengukur kelentukan pergelangan tangan, dan tes kecepatan indiana dribble menggunakan stopwatch. Hipotesis penelitian: 1) ada hubungan kekuatan otot lengan terhadap kecepatan indiana dribble, 2) ada hubungan kelenetukan pergelangan tangan terhadap kecepatan indiana dribble, 3) ada hubungan kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kecepatan indiana dribble. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kecepatan indiana dribble (r hitung = 0,622 > r tabel = 0,444), 2) terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan pergelangan tangan dengan kecepatan indiana dribble (r hitung = 0,588 > r tabel = 0,444), 3) Secara simultan, kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan juga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kecepatan indiana dribble (r hitung = 0,6046 > r tabel = 0,444) dengan kontribusi sebesar 36,48%
Hubungan Antara Power Otot Tungkai dan Kelenturan Tungkai Terhadap Kemampuan Tendangan Jauh Dalam Permainan Futsal Pada Siswa Ekstrakulikuler Futsal SMA Negeri 1 Sekampung Udik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot tungkai dan kelenturan terhadap kemampuan tendangan jauh pada siswa ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sekampung Udik. Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya komponen kebugaran jasmani seperti kekuatan dan fleksibilitas dalam mendukung keterampilan menendang jauh dalam permainan futsal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan kelenturan dengan kemampuan tendangan jauh, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan pengukuran. Sampel berjumlah 20 siswa yang tergabung dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal. Instrumen yang digunakan adalah tes squat jump untuk power otot tungkai, sit and reach untuk kelenturan, dan tes tendangan jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kemampuan tendangan jauh dengan koefisien korelasi r = 0,742, dan antara kelenturan dengan kemampuan tendangan jauh sebesar r = 0,682. Sementara itu, hasil korelasi ganda antara kedua variabel bebas dengan variabel terikat menunjukkan nilai r = 0,829, yang berarti hubungan sangat kuat. Dapat disimpulkan bahwa power otot tungkai dan kelenturan memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan tendangan jauh, dengan power otot tungkai memberikan pengaruh yang lebih besar
Hubungan Kedisplinan dan Kecerdasan Motorik Terhadap Keterampilan Bermain Futsal Ekstrakurikuler Futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kedisiplinan dan kecerdasan motorik terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional dengan pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran. Subjek penelitian yang digunakan adalah siswa SMA Al-Huda Lampung Selatan yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mendapatkan data kedisiplinan yaitu angket, untuk kecerdasan motorik menggunakan tes kemampuan motorik dan untuk keterampilan bermain futsal menggunakan tes keterampilan futsal. Hipotesis penelitian yaitu: Ha 1 ada hubungan antara kedisiplinan terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan, Ha 2 ada hubungan antara kecerdasan motorik terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan, dan Ha 3 ada hubungan antara kedisiplinan dan kecerdasan motorik terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Ada hubungan yang signifikan antara kedisiplinan terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan, dengan nilai r hitung = 0,689 > r tabel = 0,468. 2) Ada hubungan yang signifikan antara kecerdesan terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan, dengan nilai r hitung = 0,848 > r tabel = 0,468. Dan 3) Ada hubungan yang signifikan antara kedisiplinan dan kecerdasan motorik terhadap keterampilan bermain futsal SMA Al-Huda Lampung Selatan, dengan nilai r hitung = 0,852 > r tabel = 0,468. Kata Kunci: kedisiplinan, kecerdasan motorik, futsa
Hubungan Power Otot Lengan dan Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas 50 Meter
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara variabel-variabel penelitian. Dalam penelitian ini metode yang digunakan peneliti adalah metode Deskriptif Korelasional. Didalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah seluruh dari jumlah populasi, yaitu 30 anak. Teknik Pengambilan data tes power otot lengan menggunakan tes Seated Medicine Ball Throw, sedangkan pengambilan data tes power otot tungkai menggunakan alat Digital Vertical Jump serta pengambilan data tes kecepatan renang gaya bebas 50 meter dilakukan dikolam Tirta Intan Kencana Kotabumi, Lampung Utara menggunakan stopwatch. Hipotesis penelitian (1) Diduga terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m. (2) Diduga terdapat hubungan yang signifikan antara power otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m. (3) Diduga terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dan tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m. Hasil penelitian menunjukkan (1) Adanya hubungan yang signifikan antara power otot lengan terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m dengan r hitung sebesar 0.736, (2) Adanya hubungan yang signifikan antara power otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m dengan r hitung sebesar 0.522, (3) Ada hubungan yang signifikan dari power otot lengan dan otot tungkai terhadap kecepatan renang gaya bebas 50 m 0.767 dengan R Square 0.588.Kata Kunci: power otot lengan, power otot tungkai, kecepatan, renang gaya bebas.
Hubungan Kekuatan Otot Perut Dan Kelentukan Otot Punggung Terhadap Kemampuan Heading
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot perut dan kelentukan otot punggung terhadap kemampuan heading pada SSB Fortuna Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Sampel penelitian adalah pemain sepak bola di SSB Fortuna Tulang Bawang Barat yang berjumlah 42 pemain. Instrumen yang digunakan, kekuatan otot perut (tes sit up), kelentukan otot punggung (tes sit and reach), dan kemampuan heading (tes memainkan bola dengan kepala). Hipotesis penelitian: 1). Diduga ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut terhadap kemampuan heading pemain SSB Fortuna Tulang Bawang Barat, 2). Diduga ada hubungan yang signifikan antara kelentukan otot punggung terhadap kemampuan heading pemain SSB Fortuna Tulang Bawang Barat, 3). Diduga ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dan kelentukan otot punggung terhadap kemampuan heading pemain SSB Fortuna Tulang Bawang Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan heading dengan koefisien korelasi rhit = 0,512 dengan rtab = 0,312 dan antara kelentukan otot punggung dengan kemampuan heading sebesar rhit = 0,488 dengan rtab = 0,312. Sementara itu, hasil korelasi ganda antara kedua variabel bebas dengan variabel terikat menunjukkan nilai rhit = 0,611 dengan rtab = 0,312, yang berarti hubungan kuat. Dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot perut dan kelentukan otot punggung memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan heading, dengan kekuatan otot perut memberikan pengaruh yang lebih besarKata Kunci: kekuatan otot perut, kelentukan otot punggung, heading, sepak bol
HUBUNGAN ANTARA KESEIMBANGAN DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN NAERYO CHAGI PADA CABANG OLAHRAGA TAEKWONDO
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keseimbangan dan power otot tungkai terhadap kecepatan tendangan Naeryo Chagi pada atlet Taekwondo Club Nawesena Kota Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan korelasional dengan sampel sebanyak 30 atlet. Instrumen yang digunakan meliputi tes keseimbangan dengan standing stroke test, power otot tungkai dengan vertical jump, serta pengukuran kecepatan tendangan Naeryo Chagi menggunakan stopwatch selama 15 detik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keseimbangan dengan kecepatan tendangan Naeryo Chagi (r hitung = 0,441 > r tabel = 0,374) serta antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan Naeryo Chagi (r hitung = 0,525 > r tabel = 0,374). Secara simultan, kedua variable juga berhubungan signifikan terhadap kecepatan tendangan Naeryo Chagi (r hitung = 0,687 > r tabel = 0,374) dengan kontribusi sebesar 47,19%
Dampak Pola Tidur Terhadap Performa Atletik pada Mahasiswa Atlet: Literature Review
Pola tidur yang baik sangat berpengaruh terhadap performa atletik, terutama bagi mahasiswa yang terlibat dalam olahraga secara intensif. Tidur yang cukup memungkinkan tubuh untuk melakukan pemulihan fisik, meningkatkan kinerja, dan mengurangi risiko cedera. Selain itu, tidur juga berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi, pengambilan keputusan, dan pengelolaan stres, yang semuanya mempengaruhi kemampuan atlet untuk berprestasi. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan daya tahan, kekuatan fisik, serta keseimbangan emosional yang dibutuhkan untuk berkompetisi dengan baik. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang sehat dan cukup merupakan faktor penting dalam mendukung performa atletik mahasiswa
Perbandingan High Intensity Interval Training (HIIT) dan Circuit Training untuk meningkatkan Vo2Max Pada Atlet Bulutangkis
Sebagai seorang atlet bulutangkis, sangat vital bagi mereka untuk memiliki berbagai faktor yang mendukung kinerja mereka, termasuk kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen secara efisien. Berbagai jenis latihan seperti High Intensity Interval Training dan Circuit Training diperlukan untuk meningkatkan penggunaan oksigen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan antara HIIT dan Circuit Training dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dimana peneliti mempelajari artikel dan jurnal yang membahas topik penelitian dengan teliti. Artikel dan jurnal berasal dari berbagai sumber data seperti Google Scholar, Pubmed, NCBI, dan Proques. Penelitian menyeluruh yang diterbitkan dari tahun 2010 sampai 2021. Menurut kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, terdapat lima jurnal yang sesuai dalam hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High Intensity Interval Training lebih efektif dalam meningkatkan Vo2max atlet bulutangkis dibandingkan Circuit Training. Kata Kunci: Bulutangkis, Latihan Sirkuit, Latihan Interval Intesitas Tinggi, Vo2MAX